Kamis, 22 Februari 2018

Psikologi Anak Dalam Menghadapi Perceraian Orang Tua



OLeh   : Bunda Nurhamida

Bismillah walhamdulillah
Akhwatifillah, mari kita simak ya paparan berikut ini. Jika sudah selesai membaca mohon diberi tanda. Agar bisa masuk ke sesi diskusi dan tanya jawab.

Bagaimana Jika Harus Bercerai?

🔹 Setiap pasangan saat berumah tangga tidak akan pernah terlintas dalam pikirannya
untuk bercerai. Mereka mengharapkan pernikahan yang dilakukan akan menjadi
pernikahan sekali seumur hidup dan memiliki sakinah, mawaddah, dan penuh rahmat
dari Allah swt.

🔹 Dalam perjalanannya, tidak sedikit pasangan suami istri yang berjatuhan dalam
mempertahankan biduk rumah tangganya. Mereka kalah dalam memperjuangkan
tujuan pernikahan yang dapat disebabkan oleh banyak faktor, eksternal dan internal.
Seringkali runtuhnya mahligai perkawinan disebabkan hal-hal seperti ekonomi,
perbedaan prinsiphidup, strata sosial, campur tangan orang lain, hadirnya orang ketiga,
LDR karena suami ditugaskan di negeri lain ( pisah pulau), dan beberapa alasan lainnya.

🔹 Namun, apapun penyebab terjadinya perceraian, minimnya dasar keimanan dan
pemahaman akan tugas dan tanggung jawab sebagai suami dan istri, serta kurang
kuatnya komitmen bersama dalam mewujudkan tujuan pernikahan, menjadi faktor
terbesar dalam menyumbang runtuhnya sebuah perkawinan.

Dampak Negatif Perceraian Terhadap Anak

◼Penyebab utama penyimpangan sikap dan perilaku anak serta hilangnya harga diri anak.
◼Penyebab utama terjadinya perasaan serba kekurangan karena tidak terpenuhinya standar kondisi hubungan keluarga yang damai dan penuh kasih sayang.
◼Meninggalkan luka jiwa yang dalam yang memerlukan penanganan yang panjang dan intensif sampai anak dapat memahami dan memiliki motivasi untuk melakukanpenyembuhan secara mandiri dibantu lingkungan.

🌸🌷🌸
Menginformasikan Perceraian Pada Anak

🔸Jelaskan kepada anak secara singkat bahwa perceraian tidak berarti salah satu atau kedua orang tua tidak baik, namun penyebabnya adalah perbedaan pendapat orang tua dalam beberapa permasalahan.
🔸Jelaskan bahwa perceraian bukan berarti anak akan kehilangan salah satu orang tuanya, namun peraturan kehidupan saja yang mengalami perubahan. Anak tetap dapat bertemu dengan kedua orang tua kapan saja, tetap bisa berkomunikasi via telepon kapan saja.
🔸Mengajarkan pada anak bagaimana menjawab pertanyaan seseorang tentang kondisi anak paska perceraian, khususnya pertanyaan teman dan gurunya di sekolah agar anak tidak merasa bahwa ia memiliki titik lemah yang membuatnya malu ketika permasalahannya tersebut dibicarakan sehingga dapat mengurangi kepercayaan diri anak.
🔸Kedua orang tua bersepakat tentang jawaban yang akan diberikan kepada anak jika anak bertanya dan keduanya bersepakat untuk saling menghormati ketika berbicara tentang salah satunya. Dengan demikian misi kedua orang tua jelas mudah dipahami bahwa kedua orang tuanya tidak dapat hidup bersama karena perbedaan sikap dan tidak mungkin lagi disatukan. Keduanya bersepakat untuk mendidikanak bersama-sama tanpa saling menyalahkan, tanpa meunjukkan siapa yang benar dan siapa yang salah, tetap berlaku penuh kasih sayang, sehingga anak benar-benar merasakan bahwa percerainan itu memangkarena disebabkan oleh perbedaan sikap semata.

Kiat Melindungi Anak dari Dampak Negatif Perceraian

🔹Kedua orang tua harus saling pengertian dan rela berkorban demi kebaikan anak.
🔹Berusaha mengendalikan dan mengelolarasa pahit, kecewa, marah dan sedih akibat perceraian dan tidak memperlihatkannyadi depan anak.Biasanya orang yang bercerai tanpa sadar sering terlibat pertengkaran di depan anak. Pertengkaran ini jangan sampai memberikan kesan salah satu dari orang tuanya telah jahat sehingga menyebabkan perceraian.
🔹Sebisa mungkin orang tua menjauhkan diri dari tempat-tempat yang mengingatkan dirinya pada kenangan buruk, melakukan pertemuan dengan anak di tempat-tempat rekreasi yang dapat memberikan suasana batin yang menyenangkan sehingga anak memiliki rasa aman dan nyaman meski kedua orang tuanya sudah bercerai.
🔹Seorang bapak tetap harus berkonsultasi dalam masalah-masalah yang berkaitan dengan masa depan anak dan pendidikannya, khususnyajika anak tinggal bersama ibunya. Bapak tetap memiliki peranan dalam merencanakan kehidupan anaknya agar anak juga merasa memiliki keluarga yang sempurna.

Kiat Melindungi Anak dari Dampak Negatif Perceraian

🔹Kedua orang tua memastikan bahwa mereka mencintai anak, anak adalah sesuatu yang berharga bagi mereka.
🔹Mematikan kedua orang tua saling menghormati dan tidak membicarakan keburukan salah satunya saat bertemu dengan anak. Karena gambaran buruk tentang salah satu dari kedua orang tua, bagi anak adalah luka batin yang akan mempengaruhi cara pandang terhadap dirinya sendiri. Jika ayah mengatakan hal buruk tentang ibu, atau sebaliknya, maka kedua orang tua tanpa sadar telah membentuk self esteem yang buruk pada anak.
🔹Memberikan dukungan pada anak untuk menyampaikan apayang ada dalam pikiran dan perasaannya terkait perceraian. Jika mereka merasa marah, dengarkan luapan kemarahan mereka. Jika mereka berperilaku yang tidak biasa ( bersikap kasar, memusuhi kedua orang tuanya, menjauh dari keluarga dan mencari pihak lain sebagai tempat bersandar), maka hadapilah, dan bersabarlah karena anak memerlukan waktu untuk dapat mencernasituasi yang baru tersebut dan masa untuk beradaptasi.
🔹Memastikan dukungan finansial tidak menjadi kendala bagi anak sehingga tetap merasa nyaman dan terlindungisecara materil.

Kiat Melindungi Anak dari Dampak Negatif Perceraian

🔹Jangan jadikan anak-anak sebagai informan yang memberikan kabar tentang kondisidan tempat tinggal pihak lain.
🔹Menjalin hubungan antara keluarga mantan istri dan mantan suami demi kebaikan anak-anak.
🔹Doronglah anak untuk dapat mengatasi persoalannya sendiri dan dukunglah untuk dapat mencapai keberhasilannya. Keberhasilan ini jangan dikaitkan dengan kondisi perceraian, melainkan memangorang tua memandanganak memiliki kemampuan untuk mencapainya sendiri.
🔹Jangan terbawa oleh anak bila anak membanding-bandingkan orang tuanya dengan pihak lain secara negative. Sebaiknya keduanya memberikan yang terbaikdan membiarkan anak memberikan penilaian yangwajar tntang ayah dan ibunya.
🔹Fungsikan peran kakek dan nenek anak bila mereka mampu memberikan rasa cinta dan kasih
sayang, perhatian, motivasi, dan kepercayaan.
🔹Ajari anak untuk bersandar pada orang tua dalambeberapa persoalan hidup agar anak selalu merasa kedua orang tuanya ada pada setiap saat ia membutuhkan.
🔹Jangan berkecil hati bila ada masanya anak menolak berrtemu, karena pada masa-masa
tertentu, anak sedang tumbuh dan memerlukan privasinya sendiri. Hal ini juga normal dialami anak-anak yang keluarganya tidak bercerai.
🔹Tidak saling berprasangka antara kedua orang tua agar menghindarkan munculnya perasaan memihak pada anak pada salah satu orang tua. Karena pada dasarnya anak tidak ingin berpihak pada salah satu dari kedua orang tuanya.


🔷🔷🔷🌟🌟🌟🔷🔷🔷
         💘TaNYa JaWaB💘

0⃣1⃣ Tritiya
Bu, teman saya sekarang homo karena orang tuanya telah bercerai. Apa yang menyebabkan teman saya itu sampai sebegitunya ya bu?
Lalu apa yang bisa saya lakukan untuk dia?

🌷Jawab:
Teman Mbak Tri ini menjadi homo setelah orang tunya bercerai atau sebelumnya juga sudah penderita?

Bila dilihat dari pola pengasuhan, anak yang orang tuanya bercerai, pada saat terjadi perceraian, ia merasakan konflik yang hebat dalam batinnya. Ia mengalami situasi yang tidak aman karena orang tua (ayah dan ibu) yang semestinya menjadi tempat untuk bersandar, tiba tiba hilang. Kepercayaan dirinya runtuh, dan ia merasakan kehilangan pegangan.

Keluarga yang bercerai, akan memorak porandakan seluruh tatanan yang ada, terkait hubungan anak dan orang tua. Ia merasakan bahwa ia menjadi anak termalang di dunia, anak yang tidak dihargai oleh orang tua (dalam pandangannya), merasa menjadi tidak berarti karena keberadaannya tidak cukup untuk merekatkan kedua orang tuanya untuk tetap bersama. Dalam kondisi seperti ini, jika kedua orang tuanya lengah, anak mencari cara agar persoalan psikis yang dialaminya dapat teratasi.

Ia akan mencari peer groupnya untuk memenuhi rasa amannya. Dan bila peer groupnya kelompok yang suka ke masjid, itu akan membawanya menuju Allah. Tetapi jika peer groupnya adalah kumpulan anak anak yang sama dengan nya dan memiliki hobi yang tidak pantas, maka ia akan dengan mudah terseret pada pola peer groupnya.

Para penderita homoseksual atau lesbian umumnya memiliki dua peran. Peran sebagai pelindung (laki-laki) dan sebagai yang dilindungi (perempuan).
Jika teman Mbak Tri ini, ketemu dengan teman homo yang berperan sebagai laki-laki, dapat dipastikan, ia merasakan kebutuhan batinnya untuk diperhatikan, dilindungi, disayangi, tercukupi oleh pria ini. Tanpa disadari, ia mengikuti permainan pria tadi sehingga perlahan ia mulai menjadi sama dengan pria yang mendekatinya.

Bagaimana caranya agar teman itu bisa kembali? Perlu beberapa upaya yang intens ya.
Pertama, jadilah sahabatnya tempat ia berkeluh kesah. Ajaklah ia mengobrol secara santai, agar isi hatinya keluar. Jika Mbak sudah tahu apa yang ia rindukan, maka mulailah buat strategi. Jangan hakimi dulu perbuatannya ya karena boleh jadi dia lakukan itu juga sebagai upaya protesnya pada orang tuanya.

Langkah berikutnya, harus bekerja sama dengan pihak yang bisa mendekatinya secara psikologis (jangan Mbak Tri, karena akan sedikit riskan kalau berduaan ya), ajaklah ke komunitas muslim yang memiliki aktivitas yang bagus. Tanya hobinya apa, carikan komunitasnya. Ajaklah ia untuk mulai aktif di situ.

Nah dari komunitas ini, diharapkan dia memiliki pilihan lain dalam memenuhi kebutuhan akan perasaan dipercaya, dilindungi, disayangi, dihormati, dicintai, dan dihargai keberadaannya.
Pastikan dia selalu dipantau, dan jika teman Mbak itu sudah merasa nyaman, barulah masuk ke pembicaraan perilakunya. Maukah ia meninggalkan perilaku buruknya tersebut.

Ini perlu proses ya Mbak. Jadi butuh kesabaran yang tinggi dalam membantunya. Jika perlu, lakukan ruqyah syar'iyyah untuk membantu mengeluarkan jin yang boleh jadi ikut andil dalam mempengaruhi teman Mbak ini. Demikian ya Mbak semoga membantu.

💎 Saya dan suami menitipkan anak-anak dipesantren, tapi kadang ada rasa khawatir kalau mereka merasa terbuang.

🌷Insyaallah tidak akan ada perasaan tersebut selama ayah dan ibu dapat mengkomunikasikan tujuan anak-anak belajar di pesantren dan yang penting selalu ada kesempatan menjenguk ya.

0⃣2⃣ Nada
1. Disaat orang tua cekcok depan anak umur 2 th. Bagaimana psikologi anak Bun?
Apakah akan tersimpan di memori nya sampai dia besar?

2. Menjelaskan kondisi orang tuanya yang bercerai itu di usia anak berapa tahun (misal orang tua bercerai, saat umur anak 2,5 th?

3. Salah tidak bund jika sang anak dipisahkan dengan ayahnya, karena ayahnya tidak memberikan nafkah kepadanya? Padahal si ayah sudah tahu ngaji dan sudah di ingat berulang kali tapi responnya tidak ada!

🌷Jawab:
Baik Mbak
1. Jika cekcoknya terus menerus dan langsung dihadapannya, akan mempengaruhi psikologisnya secara langsung. Biasanya anak menjadi agresif, mudah marah, penyendiri, sulit berinteraksi dengan teman.
Namun jika segera ditangani, diberi perlakuan yang lebih baik, menghindarkan anak dari perilaku kekerasan, memperlakukan anak dengan lembut tapi tegas dengan aturan di rumah yang diberlakukan secara adil dan sesuai dengan tahapan perkembangan, insyaallah ingatannya akan percekcokan tersebut  perlahan akan memudar. Dan anak akan tumbuh dengan perilaku yang lebih baik selama lingkungannya selalu mencontohkan yang baik.

2. Pada dasarnya, meski usia anak masih sangat muda, saat org tua bercerai,  anak sudah dapat mengenalinya dan mengerti bahwa orang tuanya tidak lagi bersatu. Anak melihatnya melalui fakta bahwa ayah dan ibunya sering cekcok, ayah sudah tidak tinggal lagi serumah, jika ingin ketemu ayah, anak harus pergi ke suatu tempat dan tanpa ibu. Ia bisa bersama ayah tanpa didampingi ibu.

Penjelasan pada anak bahwa orang tua sudah bercerai, sebenarnya hanya untuk menegaskan saja tentang kondisi yang dihadapi saat ini. Penyampaian bahwa orang tua sudah bercerai, bisa melalui obrolan atau cerita meski anak baru berusia 2,5 th.

Misalnya, membacakan buku cerita tentang single parent yang sedang bermain dengan anaknya. Kaitkan dengan kondisi si anak. Misal: Wah, kisahnya mirip Adek ya. Papanya tidak tinggal serumah dengan mama dan anaknya. Pada saat anak memasuki usia 7 tahun, boleh disampaikan bahwa penyebab pisahnya ayah dan ibu adalah karena perbedaan prinsip.

3. Kalau menurut aturan, tidak boleh ya memisahkan anak dari ayahnya walau telah bercerai. Tapi realitanya tidak seperti teori ya Mbak. Paska perceraian, seorang ibu harus bisa memilah dan bersikap bijak (demi memberi contoh yang baik untuk anak), meski ayahnya tidak memberi nafkah untuk anak (ini urusannya dengan Allah. Dosanya ia tanggung kelak di akhirat), peran ibu adalah tetap menjaga agar kehormatan ayah tidak tercedarai di mata anak. Akan sangat menyedihkan jika anak tumbuh dengan informasi buruk tentang ayahnya ( biarkan kelak ia melihat sendiri seperti apa sosok ayahnya tersebut dan dia yang memutuskan akan bersikap bagaimana, tugas ibu adalah mendidiknya dengan norma dan nilai yang benar) , maka harga diri anak akan sangat rendah, ia tidak memiliki rasa percaya diri selalu merasa tidak aman karena sosok yang seharusnya memberinya rasa aman, ternyata dipandang buruk oleh ibunya.

Nah pilihan nya ada di ibu. Apakah akan mengikuti rasa marahnya pada mantan suami atau bersikap bijak untuk kepentingan masa depan anak. Apalagi jika anaknya perempuan, kelak jika akan menikah, harus oleh ayah kandungnya. Mau sakit hati seperti apapun wali tetap ayah kandung ya bunda?

💎Tidak bisa Diwali hakim Bun?

🌷Benar Mbak memang tidak mudah, ini terkait keimanan ya Mbak. Jika mengikuti rasa sakit hati dan kecewa, tidak akan pernah selesai. Namun bila dilihat dari kaca mata keimanan ini adalah ujian, maka ini akan lebih mudah dilakukan.

0⃣3⃣ Ani
Ini pengalaman saya, Ustadzah saya sedikit curhat ya semenjak bercerai saya sangat anti menjalin komunikasi dengan mantan suami tersebab rasa sakit yang tidak bisa hilang, tapi saya tidak memisahkan dia sama anak-anaknya dia bebas menemui anak-anak nya dan komunikasi sama anak-anaknya lewat orang tua saya dulu sebelum dia menikah masih sering nengokin anak-anak juga nelphone, tapi semenjak menikah sudah tidak pernah sama sekali, bahkan anaknya sudah tidak bisa hubungi dia dan anak-anak jadi sangat membenci bapaknya.
Selalu ungkapan tidak suka setiap kali saya bahas tentang bapaknya mereka lebih sayang sama Ayah tirinya daripada bapaknya padahal saya dan suami tidak pernah ngajari anak-anak untuk benci bapaknya. Apakah ini bentuk trauma?

🌷Jawab:
Iya Mbak.
Anak anak tumbuh besar mereka mulai bisa menilai sosok orang tuanya, mereka punya penilaian sendiri. Umumnya hal ini terjadi pada saat anak sedang memasuki masa pubertas di mana emosi mereka lebih mudah meledak. Tapi jika Mbak tidak pernah mengajarkan hal buruk tentang ayahnya, ini bagus untuk anak anak. Kelak, saat mereka masuk fase dewasa, cara berpikir meraka tentang ayah mereka akan kembali membaik karena dasar yang Mbak sebagai ibunya buat tentang ayah kandungnya tetap baik. Insyaallah. Sambil terus mendoakan ya semoga saja ayahnya nanti digerakkan kembali oleh Allah untuk tetap berkomunikasi dengan anak-anak.

0⃣4⃣ Aliyah
Kakak saya seorang single parent juga. Dia punya anak 2 perempuan semua usia perceraian baru berjalan sekitar 3 tahunan. Sekarang ngasuh dan biayain anak sendirian. Karena suami tidak peduli sama sekali. Jangankan kasih nafkah, nelpon saja sudah tidak pernah. Baiknya bagaimana ketika berkomunikasi dengan anak kelak ketika anak menanyakan ayahnya.
Untuk saat ini anaknya memang belum menanyakan. Karena kalau anak pertama sepertinya memang sudah benci bapaknya. Dulu ketika mamanya dipukulin bapaknya dia sering lihat. Jadi mungkin trauma. Sedangkan anak yang kedua belum paham bapaknya. Ketika ditinggal usia baru 2 tahunan jadi tidak ingat bapaknya. Jadi bagaimana cara terbaik untuk berkomunikasi dengan mereka?

🌷Jawab:
Perceraian apalagi dibarengi dengan tindakan kekerasan, selalu berakibat buruk pada anak.
Semoga saja luka trauma anak pertama bisa perlahan sembuh ya seiring dengan berjalannya waktu dan bertambahnya usia anak.
Tetap berikan gambaran yang baik tentang ayah ya. Walau sang ayah seakan tidak peduli pada anak. Berikan saja pemahaman bahwa ayah mungkin sibuk atau jika sudah menikah lagi, katakan saja ayah sekarang sedang bersama keluarga barunya. Kemungkinan mengalami kesulitan secara ekonomi untuk bisa membantu ananda. Doakan agar ayah suatu saat menjenguk nanda.

Jadi berikan info yang positif saja. Untuk apa, agar luka akibat perceraian tidak bertambah dalam. Setidaknya memori anak tentang ayah tetap baik ini sangat penting dalam membangun rasa percaya diri anak dan citra diri anak.
Memang susah ya karena istri adalah orang yang dirugikan oleh mantan suami. Tapi sekali lagi harus dilihat, ini untuk kepentingan anak bukan kepentingan ibunya.

0⃣5⃣ Sulami
Bagaimana menghadapi suami yang temperamen ya ustadzah memang benar tinggal serumah tapi jadi sering berantem di depan anak  itu kan sama aja anak berasa seperti keluarga yang tidak utuh ya ustadzah?

🌷Jawab:
Jika Bunda sudah mengenali suami temperamental, maka kenali apa penyebab suami suka meledak amarahnya. Jika misalnya rumah yang berantakan, anak yang ribut bermain, atau selalu ingin dilayani meski ia bisa ambil sendiri, maka hindari pemicunya ini.
Sehingga perilaku emosionalnya tidak sering dilihat anak.
Jika ayahnya sedang marah dan penyebab marahnya bukan anak, kebetulan anak-anak sedang di dekat ayahnya, bimbinglah anak untuk menjauh dahulu dari situasi tersebut lalu hadapi suami dengan tenang dan sabar. Jangan lupa selalu mendoakan ya Bun.

Orang yang temperamental biasanya memiliki luka jiwa pada masa kecil nya. Dengan memahami hal ini, kita tidak mudah terpengaruh dengan polanya. Usahakan untuk selalu menjadi penyejuk suami ya walau susah sekali. Bagaimana mau tersenyum ya kalau mendengar ia bicara sudah membentak bentak?
Sebagai istri, tentu tahu kapan saat suami tenang, nah pada saat seperti itu ajaklah ia berbincang tentang perilakunya. Boleh jadi ia tidak menyadarinya mintalah suami agar lebih bisa menahan diri.
Di satu sisi, Bunda buatkan air ruqyah Syar'iyyah di rumah agar setiap yang meminumnya, setan yang kemungkinan ikut andil membuat suasana hati panas bisa tenang. Karena setan dan jin tidak suka minuman yang telah dibacakan ayat. Setan dan jin amat senang dengan orang pemarah. Marahnya itu salah satu pintu masuknya.

Selain itu kiatnya menghadapi suami yang pemarah, saat suami mulai naik nadanya, cepatlah beristighfar. Jika ia terus.memarahi, jangan bantah. Dengarkan saja (Aduh mana tahan Bun dimaki-maki atau dikata katai yang jelas bukan salah saya maunya ya balik menyahut, nah pola ini yang harus diubah). Saat suami marah, tunjukkan bahwa kita tidak terpengaruh. Lalu bersikap tenang dan mendengarkan apa penyebab marahnya. Sepanjang itu beristighfarlah, baca ayat kursi dan berlindung dari gangguan setan. Pertengkaran tidak akan terjadi jika salah satu tidak membalas. Maka saat suami sudah mulai tenang, usap punggungnya, beri ia minum, lalu minta maaflah. Minta maaf bukan karena kalah tetapi untuk memulai sesuatu yang baik dan mengajak suami bersikap tenang.

Bila polanya seperti ini terus menerus, anak akan belajar dari ibunya, bahwa sikap pemarah ayah tidak selalu berakhir dengan perang antara ayah dan ibu, mereka juga belajar bahwa ibunya seorang yang hebat, lembut hati, tenang, tapi bisa memberi solusi. Bukankah ini akan menjadi gizi ruhani yang sangat baik bagi anak-anak?
Kembali kepada komitmen kita sebagai orang tua, bahwa apapun yang kita kerjakan dalam rumah tangga kita pada dasarnya adalah sebagai penyiapan lingkungan yang baik untuk masa depan anak.

💎  Umm , kurang faham ana , apa maksud dari kalimat "dengan memahami hal ini , kita tidak mudah terpengaruh dengan polanya." pola apa maksudnya?

🌷Orang pemarah maunya diladeni amarahnya akhirnya ujungnya berantem. Dan kita tahu penyebab marahnya adalah ini, ini, dan itu, nah hindarilah ini, ini, dan itunya tadi sehingga suami tidak terpancing marahnya.

0⃣6⃣ Chie
1. Bagaimana hukumnya jika ada keluarga yang memaksa pasutri untuk bercerai Karena pihak menantu laki-laki dalam posisi kehilangan pekerjaan dan ekonomi keluarga sedikit goyah?

2. Bagaimana cara mengasuh anak-anak korban perceraian tersebut saat sebelumnya anak-anak tersebut selalu dijejali hal-hal kurang baik terkait ayah mereka oleh pihak keluarga Ibu mereka?

3. Adakah tips cara menghindarkan anak-anak tersebut dari hal-hal yang negative. Serta memberi trauma healing. Mengingat salah satu anak-anak tersebut pernah menjadi korban sodomi teman-teman sekolahnya?

🌷Jawab:
1. Tentu tidak boleh keluarga memaksa pasutri bercerai hanya karena persoalan ekonomi. Seharusnya keluarga kedua belah pihak mendukung pasutri ini dalam melewati ujian yang sedang dihadapi.
Memisahkan pasutri tanpa alasan syar'i tentu tidak disukai Allah. Bercerai itu meski halal, tetapi dibenci Allah. Keluarga yang memaksa pasutri bercerai, tentu tidak diridhai Allah.

Saran saya, jika tidak ada alasan yang syar'i untuk berpisah, pertahankan. Jika memungkinkan, menjauhlah sementara dari keluarga besar agar tenang dalam menghadapi persoalan ekonomi. Mintalah nasihat dari orang yang dihormati keluarga tetang pentingnya dukungan untuk pasutri ini agar bisa menjalani tahapan ujian kehidupan.  Bagi pasutri ini sendiri, kuatkan komitmen pernikahan dan lihat kembali tujuan menikahnya. Kuatkan hubungan dengan Allah. Minta pertolongan Nya. Mungkin ada ibadah yang kurang sehingga mendapat ujian tekanan dari keluarga. Rizki itu di tangan Allah. Mohonlah kepada Nya. Mohonkan juga agar pihak keluarga dilunakkan hatinya dan tidak mendesak pasutri ini untuk bercerai. Semoga Allah mudahkan untuk mendapatkan jalan keluar.

2. Pertama, jauhkan anak darr keluarga yang berbicara buruk tentang ayahnya. Lalu, perlakukan anak dengan baik,  selipkan terus kalimat kalimat positif seperti ayah dan ibu sayang anak-anak namun saat ini ayah sedang menghadapi ujian, harus kehilangan pekerjaan. Tugas  anak-anak adalah mendukung ayah untuk tetap bersemangat, mendoakannya agar Allah segera memberikan ayah pekerjaan.
Jika ada perilaku yang menyimpang dari anak anak ini, maklumi tetapi segera tangani. Perilaku menyimpang tersebut pada dasarnya adalah ungkapan perasaan mereka terhadap apa yang tengah terjadi.

Mohon dalam kondisi ini, jika anak-anak bersama keluarga ayah, jangan dibalik keadaannya dengan menjelek jelekkan keluarga ibu. Nanti anak anak tambah bingung. Sehingga, akan tumbuh kebencian dalam hati mereka pada ayah dan ibunya. Mereka akan menyalahkan orang tuanya yang bercerai dan menganggap kelak apa yang terjadi pada mereka akibat kesalahan ayah dan ibu. Ini sangat buruk dalam pembentukan self esteem mereka.
Semangati anak-anak ini bahwa bagaimanapun keadaannya, jika dekat dengan Allah, Allah lah yang akan melindungi dan menjaga anak-anak.

3. Innalillah saya turut prihatin dengan kondisi ananda ya Mbak.
Trauma healing pada anak korban sodomi dapat dilakukan keluarga secara bersama sama.
◼Pertama, berikan perhatian, pelukan, dan kasih sayang pada ananda. Pada saat ia merasa takut, hiburlah ananda dan berikan pengertian bahwa keluarga (ayah, tante, nenek, kakek,) semua ada bersama ananda.

◼Kedua, jauhkan ananda dari lingkungan yang pernah membuatnya trauma. Usahakan ia berada di lingkungan baru karena jika bertemu lagi dengan anak anak yang pernah menyodominya, akan mengingatkan kembali pada kejadian tersebut. Efeknya, bisa membuat anak ini selalu dalam kondisi cemas, atau sebaliknya ia akan tertulari perilaku tersebut.

◼Ketiga, berikan motivasi positif. Apa yang terjadi padanya adalah takdir yang harus diterima. Katakan bahwa  ananda tidak.sendirian. Banyak temannya di tempat lain mengalami hal serupa. Minta maaflah pada ananda karena pada saat kejadian, tidak ada keluarga yang tahu sehingga dapat menolong.

◼Keempat, hindari ananda dari gadget yang tanpa pengawasan. Karena ini bisa jadi alat penularan melalui internet. Anak dengan mudah mengakses berbagai hal terkait perilaku sodomi.

◼Kelima, bila memungkinkan masukkan anak ke lingkungan yang religius (tidak mesti pesantren karena ini juga lingkungan rentan perilaku homoseksual), dekatkan anak pada kegiatan ibadah seperti menghapal Al Qur'an sehingga ada pengalihan fokus. Insyaallah dengan Al Qur'an, Allah akan berikan kesembuhan.

0⃣7⃣ Nada
Jika jarak anak dan ayah atau ibunya jauh, ayah atau ibunya jarang komunikasi dan berkunjung  sekalinya telpon si anak tidak mau bicara di telpon Bun..
Betul yang dikatakan bunda tadi anak ini mudah marah, dikit-dikit nangis, dirumah kalau main suka bicara nada tinggi, kalau sekolah dan dirumah susah komunikasi sama temannya bagaimana bunda?

🌷Jawab:
Yang bisa dilakukan keluarga terdekatnya adalah menjadi sandaran anak saat anak sedang tumbuh kembang. Selalu berikan kalimat positif bahwa ayah dan ibu sebenarnya sayang ananda tetapi saat ini belum bisa mendampingi ananda karena harus mencari rizki agar ananda dapat sekolah, terpenuhi kebutuhan fisiknya.

Tekankan terus bahwa keluarga tempat ananda bernaung sekarang adalah tempat ananda bersandar, boleh ceritakan apa saja yang ananda rasakan.
Ajaklah ananda berkreasi seperti jika ia punya keluarga yang utuh. Penuhi kebutuhannya akan perhatian, cinta dan kasih sayang karena itu yang saat ini sedang ananda butuhkan.

Lalu, teruslah meminta pada kedua orang tuanya untuk sering berkomunikasi, dijenguk dan ditelateni ingatkan ayah dan ibunya bahwa jika mereka abaikan anak ini, jangan salahkan anak jika kelak saat mereka beranjak tua, mereka tidak mendapatkan bakti yang semestinya dari anak.


🔷🔷🔷🌟🌟🌟🔷🔷🔷
 💘CLoSiNG STaTeMeNT💘

Bahwa perceraian adalah perkara halal tetapi dibenci Allah..mengapa halal?

Karena boleh jadi itu menjadi jalan keluar masalah yang sedang dihadapi oleh pasangan. Dan ia dibenciNya karena dampak yang ditimbulkan oleh perceraian tadi utamanya pada anak-anak.

Anak-anak korban perceraian umumnya mengalami keadaan yang lebih menurun dibanding anak-anak yang berasal dari keluarga yang utuh. Baik terkait kesehatan fisiknya, perkembangan mentalnya, kebebasan dirinya, maupun prestasi belajarnya. Ia juga mengalami kesulitan dalam.membangun relasi dengan lingkungan serta mudah stress dan emosi.

Oleh karenanya, yakinkan pada setiap diri jika telah berkomitmen menikah, maka jangan putuskan komitmen tersebut di tengah jalan apapun cobaannya, apapun ujiannya.

Long Distance Maarriage Perspective Islam



OLeh   : Ustadzah Rizqi Maulida Amalia

إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ
> وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا و مِنْ َسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا
> مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ

> Puji syukur kehadirat Allah SWT yang masih memberikan kita nikmat iman, islam dan Al Qur'an semoga kita selalu istiqomah sebagai shohibul Qur'an dan ahlul Qur'an dan dikumpulkan sebagai keluarga Al Qur'an di JannahNya..

> Shalawat beriring salam selalu kita hadiahkan kepada uswah hasanah kita, pejuang peradaban Islam, Al Qur'an berjalan, kekasih Allah SWT yakninya nabi besar Muhammad SAW, pada keluarga dan para sahabat nya semoga kita mendapatkan syafaat beliau di hari akhir nanti. Insya Allah..
> Aamiin..Allahumma Aamiin...

🌷Data dari Pengadilan Agama menunjukkan bahwa pasca reformasi, yaitu 10 tahun terakhir ini angka perceraian di Indonesia cenderung meningkat.  Bila pada sebelum reformasi, angka menunjukkan berkisar 10-20 ribu per tahunnya. Adapun setelah reformasi ini angka menunjukkan 2,5 juta pertahunnya.

🌷Berbagai faktor yang menjadi penyebab hal ini terjadi, terlebih fenomena yang terjadi ialah yang melakukan gugat cerai adalah dari pihak istri.

🌷Fenomena yang demikian ini, tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga hampir di dunia seperti di Amerika Serikat, yaitu;
“ As the divorce rate surged to 50% in the United States and close to that level in the rest of the Western world in the last quarter of the 20th century, divorce and remarriage virtually became ‘‘normal’’."

Disebutkan lebih lanjut  bahwa  di Jepang angka perceraian yang diajukan wanita meningkat tajam sekitar 16,8% dengan 2,5 lebih banyak wanita yang menggugat dan  terus berlangsung hingga 10 tahun berselang.

🌷Faktor yang sering menjadi pencetus hal ini ialah adanya kekerasan dalam rumah tangga, adanya kesenjangan ekonomi, kemudian ketidak cocokan antara pasangan suami istri, pemahaman agama yang kurang dan faktor lainnya. Hal ini tentu saja bukanlah hal yang dikehendaki dalam suatu pernikahan. Karena pernikahan sendiri ialah bertujuan untuk menciptakan ketentraman dengan penyatuan dua insan. Lebih lanjut (Altareb, 2009,) menyebutkan bahwa 35% pasangan yang menikah akan mengalami perceraian dan 18% diantaranya telah bercerai berulang kali.

🌷Islam memandang pernikahan sebagai kemuliaan yang sangat tinggi derajatnya. Allah menyebut ikatan pernikahan sebagai mitsaqan-ghalizha(perjanjian yang sangat berat). Hanya tiga kali istilah ini disebutkan dalam Al-Qur'an, dua lainnya berkenaan dengan tauhid. Sedang tauhid adalah inti agama. Islam menganjurkan ummatnya untuk menikah.

🌷Demikian tingginya kedudukan pernikahan dalam Islam, sehingga menikah merupakan jalan penyempurnaan separuh agama. Rasulullah Saw. bersabda, "Apabila seorang hamba telah berkeluarga,berarti dia telah menyempurnakan separuh dari agamanya. Maka takutlah kepada Allah terhadap separuh yang lainnya." (HR Ath Thabrani).

🌷Tujuan pernikahan dalam agama Islam ialah dalam rangka melaksanakan perintah Allah dan mengikuti Sunnah Rasul, melaksanakan pemenuhan kebutuhan biologis, melahirkan generasi baru, mendapatkan ketentraman, cinta dan kasih sayang, meluaskan silaturahim dan sebagainya ( Adhim, 2005).

🌷Allah Ta’ala berfirman, ”Dan diantara tanda-tanda kekuasanNya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya dan dijadikanNya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagai kaum yang berpikir.” (QS. Ar-Rum:21).

 Kemudian sebagaimana dalam QS.An-Nur ayat 32 disebutkan bahwa, ”dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu dan orang-orang yang layak menikah dari hamba sahayamu yang lelaki dan hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin maka Allah akan mengkayakan mereka dengan karunianya. Dan Allah Maha Luas (pemberianNya) dan Maha Mengetahui."

🌷Pada kenyataannya, setelah pernikahan berlangsung tidak semua pasangan dapat selalu bersama. Misalnya salah satu pasangan ada yang tugas di lain wilayah, menuntut ilmu atau bahkan harus terpaut ruang dan waktu. Kenyataan ini yang di hadapi oleh pasangan dengan istilah Long Distance Marriage, yaitu pasangan dengan hubungan jarak jauh.

🌷Dengan keadaan yang demikian, kedua pasangan ini memerlukan pola hubungan yang tidak biasa agar keduanya tetap mempertahankan hubungan.  Dalam keadaan ini pula individu di tuntut untuk mampu mengatur dengan baik antara karir dengan hubungan keluarga.

🌷Keadaan yang demikian pun mempengaruhi kualitas dan stabilitas dalam hubungan rumah tangga yang salah satunya disebabkan perbedaan jarak antar pasangan suami dan istri.

🌷Dalam Lijuan (2009), dikatakan bahwa, ”In the rapidly changing world, it is becoming more and more common for people to be separated from their significant others, due to various reasons such as study abroad, work in another city, or military service.” 

Stafford, mendefinisikan long distance relationship, yaitu,sebuah hubungan dikatakan berada dalam pola hubungan jarak jauh (long distance) bila komunikasi dan hubungan yang umumnya berjalan lancar, kini terhalang oleh kendala geografi dan waktu. Yaitu berkurangnya waktu tatap muka dengan pasangan suami maupun istri dan harapan-harapan antar pasangan yang sering kali terhalang keadaan.

🌷Pasangan suami istri yang menjalani long distance marriage ini, memiliki harapan-harapan kepada pasangan lainnya di tempat yang berbeda. Misalnya, untuk istri yang dirumah, sang suami menginginkan rumah dalam keadaan baik, tertata baik, segala pembayaran listrtik, telpon dan lainnya dapat dilaksanakan dengan baik. Demikian juga dengan pengasuhan anak anak. Adapun bagi pasangan yang diluar diharapkan untuk sesering mungkin berkomunikasi dengan pasangan yang dirumah untuk membicarakan dan mendiskusikan banyak hal. Kedua pasangan saling dukung dan menyemangati serta mendoakan. Pasangan dengan pola hubungan demikian tetap menjalankan fungsi masing-masing walaupun dipisahkan oleh waktu dan jarak.

🌷Mineko (1991) mendefinisikan long distance marriagesebagai situasi dimana pasangan suami istri terpisah karena sang suami mendapat tugas atau mutasi sekurangnya selama 6 bulan dan selama tidak lebih dari satu bulan sekali sang suami pulang untuk mengunjungi keluarga, dimana waktu kunjungan tidak lebih dari 2 hari.

🌷Kondisi pola hubungan jarak jauh (long distance) dalam sebuah pernikahan yang demikian, sering kali menimbulkan konflik dan permasalahan. Bukan hanya karena kendala jarak dan waktu tetapi beberapa faktor yang menimbulkan tingginya angka perceraian khususnya pada pasangan yang menjalankan pola hubungan jarak jauh (long distance marriage),

🌷Tidak hadirnya salah satu pasangan dalam kehidupan rumah tangga, karena sedang bertugas atau lainnya, dapat menyebabkan stress bagi kehidupan rumah tangga. Hal ini dikarenakan adanya satu atau lebih tugas rumah tangga yang seharusnya dapat dilakukan bersama, menjadi dilakukan sendiri tanpa dampingan pasangan lainnya yang sedang bertugas.

🌷Menjalani permasalahan yang demikian memerlukan perencanaan, saling percaya, komunikasi dan komitmen yang baik antar kedua pasangan dan seluruh keluarga pada umumnya.

🌷Fries (2000) menyebutkan beberapa kiat untuk menjaga keutuhan rumah tangga dalam long distance marriage, yaitu menjalani kehidupan dan menyibukkan diri dengan kegiatan bermanfaat. Hal demikian agar hubungan dan komunikasi yang sehat dalam rumah tangga tetap terjalin. Kedua, sikap saling percaya antar pasangan dan mengerti yang boleh dan tidak boleh antar kedua pasangan. (Misalnya, mana hal-hal yang membuat pasangan suka, maka lakukan dan begitupun sebaliknya). Masalah yang sering dihadapi para pasangan adalah rasa cemburu yang berlebih dan ketidak percayaan seutuhnya pada pasangannya. Sebenarnya factor hubungan jarak jauh bukanlah alasan bagi ketidak percayaan pada pasangan. Karena perselingkuhan pun dapat dilakukan dimana saja walaupun tanpa pola hubungan jarak jauh. Ketiga, komunikasi yang baik antar pasangan. Misalnya menggunakan e-mail, IM, telephone, skype dan lainnya. Hal ini perlu dilakukan secara berkala agar satu sama lain tidak terjadi kesalahan pahaman dan untuk saling berbagi antar suami dan istri dalam menghadapi berbagai persoalan.

🌷Keluarga yang sedang maupun akan menjalani kehidupan long distance marriage mengalami dilematis dalam menjalaninya. Di satu sisi pasangan ingin bersama keluarga bagaimanapun keadaanya, tetapi di sisi lain, kendala-kendala yang muncul sering kali tidak mendukung akan hal ini. Misalnya saja, seperti yang dikutip dalam Mineko (1991), bahwa bila pasangan yang mendapat tugas di wilayah yang berbeda dengan tempat dimana ia dan keluarga bermukim, keputusan menolak tawaran mutasi dari tempat bekerja akan mengakibatkan kehilangan kesempatan promosi dan kenaikan jabatan. Lebih lanjut disebutkan ialah, beberapa alasan tidak membawa keluarga dalam urusan pekerjaan, studi maupun tugas lainnya ialah, pertama, faktor anak yang akan menggangu pendidikannya, yang berakibat pada penyusuaian diri dan kelangsungan pendidikan anak kelak. Kedua, ialah faktor keuangan rumah tangga yang tidak memungkinkan untuk membawa seluruh keluarga menuju tempat tugas yang baru. (Mineko, 1991).


🔷Dalam suatu riwayat, Dari Jarir bin Hazm dari Ya'la bin Hakim dari Sa'ad bin Jubair bahwa Umar bin Khattab r.a. , Umar menemui Hafsha (Putri beliau) dan bertanya" berapa lama biasa nya wanita sanggup berpisah dengan suaminya?" Lalu Hafshah menjawab: " satu bulan, dua bulan, atau tiga bulan. Setelah empat bulan kesabaran itu pasti akan habis."
Sejak saat itu, Umar r.a menetapkan waktu maksimal pengoriman pasukan ke Medan perang sebagaimana yang disebutkan hafshah. Waktu tersebut juga sama dengan batas waktu yang ditetapkan Allah dalam perkara 'illa.

🌷Untuk itu, dalam Islam, bagi yang terpaksa menjalankan LDM dengan suami atau istrinya, dapat di jalan kan dengan catatan yaitu kemampuan menjaga diri (iffah), menjaga amanah, setia, menjauhi segala yang ikhtilath bukan dengan mahram, berkomunitas agar dapat saling menguatkan.


🌸🌸🌸🌟🌟🌟🌸🌸🌸
        💎TaNYa JaWaB💎

0⃣1⃣ Rifa
Bagaimana status LDM dalam psikologi islam?  Apakah LDM sebuah bentuk ujian, pilihan,  atau keegoisan?

💘Jawab:
Panduannya adalah sebagaimana dalam Al Quran, hadits atau atsar atau ijtihad ulama, para shahabi. Dalam materi di atas telah di sebutkan sebuah riwayat Umar bin khattab yang bertanya kepada putrinya perihal lama nya suami istri dapat berjauhan. Riwayat tersebut menyebutkan 4 bulan. Dari riwayat tersebut kita dapat ambil hikmah dan jadi kan panduan. Bila pun dalam kondisi LDM tidak lebih Dari 4 bulan. Setelahnya di sebut egois.

Tetapi dalam jangka waktu tersebut ada usaha dan upaya suami istri untuk bersama, bersatu, mungkin. Ini yang dilalui sebagai ujian. Tetap sabar dan mohon pada Allah agar segera menyatukan.

0⃣2⃣ Helmy 
Bagaimana mengatasi rasa cemburu suami, padahal kita merasa tidak ada yang perlu dicemburui, karena sudah sama-sama saling komitmen dan percaya?

💘Jawab:
Selalu open komunikasi, hindari hal hal yang membuat cemberu atau marah. Perlu quality time bersama. Redakan ego.

0⃣3⃣ Winda,
Apakah LDM bisa mempengaruhi kondisi psikologis anak?

💘Jawab:
Tentu ya, baik langsung ataupun tidak. Karena berbeda antara suami istri anak yang bersama dengan suami istri anak yang berpisah sementara karena lokasi adalah Dina's dan lainnya. Juga hal ini tentang pola asuh. Ada peran double misalnya di salah satu orang tua karena sebab yang satu berjauhan.

0⃣4⃣ Ani
Saya termasuk yang menjalani LDM,tapi baik-baik saja, dulu justru waktu masih belum pulang kampung saya masih kerja, sama kerja di kota. Justru lebih sering debat, menyalahkan satu sama lain padahal itu awal menikah, saat suami telat jemput dijadikan permasalahan, banyak sekali hal-hal kecil yang terlalu dibesar-besarkan. Tapi sekarang justru lebih nyaman malah seperti orang pacaran, saling rindu, becanda. Bahkan hampir tidak pernah ada perselisihan, justru masalahnya di anak.
Yang memang masih balita terkadang kalau abinya nelpon males ngomongnya, trus yang paling kecil 2,5 tahun dia tidak mau sama abinya kalau pas abinya pulang.
Apakah itu akan mengganggu psikologisnya Bun?

💘Jawab:
Apakah ada hal-hal yang urgent atau syar'i yang menyebabkan bunda menjalankan LDM? Jika tidak terlalu urgent sebaiknya bisa tinggal bersama saja. Mohon pada Allah agar dimudahkan jalan nya. Anak-anak akan ada langsung quality time dengan orang tua.

0⃣5⃣ Ana
Apakah isteri berdosa kalau LDM disebabkan karena isteri yang tugas luar daerah dan harus tinggal jauh dari suami..??

💘Jawab:
Cek ke Ridho an suami..   indikatornya terlihat ya, bukan. Hanya ucap di mulut. Sebaikya ikuti suami

0⃣6⃣ iTsna
Ustadzah, mau tanya...
Jadi rencana saya mau nikah, tapi LDM (2 minggu sekali, calon pulang rumah (dari tmpt kerja)), ada tips tidak buat menghadapi hal tersebut?
Atau adakah yang perlu di sepakati sebelum akad ?

💘Jawab:
Mungkin di awal di komitmen kan tentang komunikasi, dan hal lainnya. Juga segera persiapan untuk tinggal bersama. Misal anti siap-siap ikut suami merantau dan lainnya.

0⃣7⃣ Dii
Bagaimana pandangan seks ketika LDM?  Untuk memuaskan satu sama lain dengan vidio call atau telepon?
Apakah berfantasi seks dengan suami atau istri itu halal?

💘Jawab:
Ini sebetulnya hal yang di Jaga bagi suami istri.
Maka ada panduan Islam demikian untuk tidak lama bilapun harus berjauhan salah satunya dilihat dari aspek  kebutuhan fisik atau seksual.  Juga zaman sekarang yang banyak sekali godaan, maka yang halal dan sah yang dipilih.

0⃣8⃣Dian
Aasif ustadzah bertanya diluar pembahasan..
Boleh minta tips ustadzah, sebagai orang yang menikah muda cara membagi waktu yang benar dan baik antara urusan suami, urusan rumah, urusan pekerjaan dan urusan kuliah. Agar tetap selalu eksis!!!

Jazakillah khair

💘Jawab:
Jika sudah berkeluarga maka yang diutamakan sekarang adalah Ridho dan izin suami. Selalu komunikasi dengan suami. Malah kalau sudah klop dan saling Bantu, bisa jadi malah jadi mudah, misalnya suami bersama-sama bantu atau support kuliah, tugas rumah tangga dan lainnya.

0⃣9⃣ Evi
1. Bagaimana caranya agar hubungan suami istri tetap terjaga dengan baik walaupun pihak keluarga terutama orang tua menginginkan suami istri ini bercerai dikarenakan adanya ketidaksukaan pada menantunya meskipun awal pernikahan telah merestui??

2. Apa hukumnya suami yang tidak menafkahi anak istri selama setahun lebih dikarenakan sakit dan jauh dari keluarga karena merantau luar pulau?

💘Jawab:
1. Kalau belum talak, perkuat hubungan, cari cara atau mediator untuk mempererat hubungan. Cari orang yang dua belah pihak bisa di percaya atau punya wibawa. Jalin komunikasi selalu, turunkan ego. Doa kepada Allah agar kuatkan keluarga sakinah mawadah warahmah.

2. Sebetulnya kalau di sighat talat, 6 bulan saja bisa jadi jatuh talak. Jika tidak ada nafkah. Namun, kembali kepada keluarga dan istri, apakah Ridho dengan kondisi suami.
Semoga Allah memudahkan dan menyatukan selalu. Bila mungkin dan upayakan untuk bersama dengan suami. Barangkali dengan merawat suami sakit jadi ada Ridho nya, Ridho Allah juga.


1⃣0⃣ Sulami
Saat suami tidak di rumah atau tugas luar kota,,, Hal-hal yang memerlukan tenaga laki-laki, semisal benerin listrik, itu sebaiknya saya pilih bayarin orang luar (tukang) atau bayarin tetangga yaa ustadzah...kan hitungannya sama-sama masukin bukan mahram ke dalam rumah ???

💘Jawab:
Izin suami dulu, atau suami yang pilihkan siapa yang boleh. Lalu dijaga agar tidak ikhtilath, artinya dalam kondisi tersebut jangan berudaan tapi harus banyak orang.

1⃣1⃣ iNdah
Bagaimna sikap istri seharusnya saat ingin ikut suami tugas keluar provinsi dalam waktu yang cukup lama tetapi suami tidak mengijinkan. Kondisi istri ditinggal dirumah kontrakan.

💘Jawab:
Ajak komunikasi, tanya Alasannya melarang. Juga ajak dialog bagaimana Islam menganjurkan untuk yang terpaksa LDM. Juga sebagai istri kita siapkan diri sewaktu-waktu sudah harus ikut dinas suami.

1⃣2⃣Chie
Ustadzah, bagaimana hukumnya jika ada suami yang memilih tinggal jauh terpisah karena berat meninggalkan Ibunya sendiri padahal memiliki adik laki-laki dewasa. Sementara anak-anak masih butuh kasih sayang dan figure ayah ?

Jazakillah khoir

💘Jawab:
Jangan terpisah, ikut suami atau bila mungkin mertua di ajak dengan kita.
Kalau suami mau rawat ibunya itu artinya suami sholih. Tinggal sebagai istri yang ikuti suami.


🌸🌸🌸🌟🌟🌟🌸🌸🌸
 💎CLoSiNG STaTMeNT💎

LDM adalah kondisi yang terpaksa dijalankan dengan sebab syari tertentu. Maka wajib upaya kita untuk mengusahakan agar segera dipersatukan oleh Allah...entah bagaimana caranya.
Doa yang terbaik. Jikapun dalam kondisi LDM wajib menanamkan sikap iffah, mahabbah, mawaddah, amanah dan qanaah.

Demikian

Wallahu'alam

Anemia Pada Kehamilan



OLeh   : Devi Inggerianie, S.ST.,M.Kes

Assalamu'alaikum wr. wb.

Ada yang tahu dengan anemia?


🔹Kurang darah dik
🔹Kekurangan sel darah merah mungkin Bu bidan

Iya.. Hampir benar

Kita bahas...yah..
Bismillahirrohmanirrohim..

🌷1. Pengertian
Anemia adalah kondisi ibu dengan kadar haemoglobin (Hb) dalam darahnya kurang dari 12 gr% (Wiknjosastro, 2002). Sedangkan anemia dalam kehamilan adalah kondisi ibu dengan kadar haemoglobin dibawah 11 gr% pada trimester I dan III atau kadar <10,5 gr% pada trimester II (Saifuddin, 2002).

Anemia adalah kondisi dimana sel darah merah menurun atau menurunnya hemoglobin, sehingga kapasitas daya angkut oksigen untuk kebutuhan organ-organ vital pada ibu dan janin menjadi berkurang.

Selama kehamilan, indikasi anemia adalah jika konsentrasi hemoglobin kurang dari 10,50 sampai dengan 11,00 gr/dl (Varney H, 2006).

Anemia pada wanita hamil jika kadar haemoglobin atau darah merahnya kurang dari 10,00 gr%. Penyakit ini disebut anemia berat. Jika haemoglobin < 6,00 gr% disebut anemia gravis. Jumlah haemoglobin wanita hamil  adalah 12,00-15,00 gr% dan hematokrit adalah 35,00-45,00% (Mellyna, 2005).

Anemia dalam kandungan ialah kondisi ibu dengan kadar Hb < 11,00 gr%. Pada trimester I dan III atau kadar Hb < 10,50 gr% pada trimester II. Karena ada perbedaan dengan kondisi wanita tidak hamil karena hemodilusi terutama terjadi pada trimester II (Sarwono P, 2002).

🌷2. Etiologi
Kebanyakan anemia dalam kehamilan disebabkan oleh defisiensi besi dan perdarahan akut bahkan tidak jarang keduanya saling berinteraksi (Safuddin, 2002).

Menurut Mochtar (1998) penyebab anemia pada umumnya adalah sebagai berikut:

1. Kurang gizi (malnutrisi)
2. Kurang zat besi dalam diit
3. Malabsorpsi
4. Kehilangan darah banyak seperti persalinan yang lalu, haid dan lain-lain
5. Penyakit-penyakit kronik seperti TBC paru, cacing usus, malaria dan lain-lain

🌷3. Patofisiologi
Darah bertambah banyak dalam kehamilan yang lazim disebut hidremia atau hipervolemia, akan tetapi bertambahnya sel-sel darah kurang dibandingkan dengan bertambahnya plasma, sehingga pengenceran darah. Pertambahan tersebut berbanding plasma 30,00%, sel darah merah 18,00% dan Hemoglobin 19,00%. Tetapi, pembentukan sel darah merah yang terlalu lambat sehingga menyebabkan kekurangan sel darah merah atau anemia.

Pengenceran darah dianggap penyesuaian diri secara fisiologi dalam kehamilan dan bermanfaat bagi wanita, pertama pengenceran dapat meringankan beban jantung yang harus bekerja lebih berat dalam masa kehamilan, karena sebagai akibat hidremia cardiac output untuk meningkatkan kerja jantung lebih ringan apabila viskositas rendah. Resistensi perifer berkurang, sehingga tekanan darah tidak naik, kedua perdarahan waktu persalinan, banyaknya unsur besi yang hilang lebih sedikit dibandingkan dengan apabila darah ibu tetap kental. Tetapi, pengenceran darah yang tidak diikuti pembentukan sel darah merah yang seimbang dapat menyebabkan anemia.

Bertambahnya volume darah dalam kehamilan dimulai sejak kehamilan 10 minggu dan mencapai puncaknya dalam kehamilan 32 dan 36 minggu (Setiawan Y, 2006).

🌷4. Tanda dan Gejala
Gejala anemia pada kehamilan yaitu ibu mengeluh:
- Cepat lelah,
- Sering pusing,
- Mata berkunang-kunang,
- Malaise,
- Lidah luka,
- Nafsu makan turun (anoreksia),
- Konsentrasi hilang,
- Nafas pendek (pada anemia parah) dan
- Keluhan mual muntah lebih hebat pada hamil muda.

🌷5. Klasifikasi
Klasifikasi anemia dalam kehamilan menurut Mochtar (1998), adalah sebagai berikut:

a. Anemia Defisiensi Besi
Adalah anemia yang terjadi akibat kekurangan zat besi dalam darah. Pengobatannya yaitu, keperluan zat besi untuk wanita hamil, tidak hamil dan dalam laktasi yang dianjurkan adalah pemberian tablet besi. Pengobatannya adalah:

Dengan Terapi Oral
Yaitu dengan memberikan preparat besi yaitu fero sulfat, fero glukonat atau Na-fero bisirat. Pemberian preparat 60 mg/ hari dapat menaikan kadar Hb sebanyak 1 gr%/ bulan. Saat ini program nasional menganjurkan kombinasi 60 mg besi dan 50 nanogram asam folat untuk profilaksis anemia (Saifuddin, 2002).Terapi Parenteral baru diperlukan apabila penderita tidak tahan akan zat besi per oral, dan adanya gangguan penyerapan, penyakit saluran pencernaan atau masa kehamilannya tua (Wiknjosastro, 2002). Pemberian preparat parenteral dengan ferum dextran sebanyak 1000 mg (20 mg) intravena atau 2 x 10 ml/ IM pada gluteus, dapat meningkatkan Hb lebih cepat yaitu 2 gr% (Manuaba, 2001).

Untuk menegakan diagnosa Anemia defisiensi besi dapat dilakukan dengan anamnesa. Hasil anamnesa didapatkan keluhan cepat lelah, sering pusing, mata berkunang-kunang dan keluhan mual muntah pada hamil muda. Pada pemeriksaan dan pengawasan Hb dapat dilakukan dengan menggunakan alat sachli, dilakukan minimal 2 kali selama kehamilan yaitu trimester I dan III. Hasil pemeriksaan Hb dengan sachli dapat digolongkan sebagai berikut:

1)  Hb 11 gr% : Tidak anemia
2)  Hb 9-10 gr% : Anemia ringan
3)  Hb 7 – 8 gr%: Anemia sedang
4)  Hb < 7 gr% : Anemia berat

Kebutuhan zat besi pada wanita hamil yaitu rata-rata mendekatai 800 mg. Kebutuhan ini terdiri dari, sekitar 300 mg diperlukan untuk janin dan plasenta serta 500 mg lagi digunakan untuk meningkatkan massa haemoglobin maternal. Kurang lebih 200 mg lebih akan dieksresikan lewat usus, urine dan kulit. Makanan ibu hamil setiap 100 kalori akan menghasilkan sekitar 8–10 mg zat besi. Perhitungan makan 3 kali dengan 2500 kalori akan menghasilkan sekitar 20–25 mg zat besi perhari. Selama kehamilan dengan perhitungan 288 hari, ibu hamil akan menghasilkan zat besi sebanyak 100 mg sehingga kebutuhan zat besi masih kekurangan untuk wanita hamil (Manuaba, 2001).

b. Anemia Megaloblastik
Adalah anemia yang disebabkan oleh karena kekurangan asam folik, jarang sekali karena kekurangan vitamin B12.

Pengobatannya:
1)  Asam folik 15 – 30 mg per hari
2)  Vitamin B12 3 X 1 tablet per hari
3)  Sulfas ferosus 3 X 1 tablet per hari
4)  Pada kasus berat dan pengobatan per oral hasilnya lamban sehingga dapat diberikan transfusi darah.

c. Anemia Hipoplastik
Adalah anemia yang disebabkan oleh hipofungsi sumsum tulang, membentuk sel darah merah baru. Untuk diagnostik diperlukan pemeriksaan-pemeriksaan diantaranya adalah darah tepi lengkap, pemeriksaan fungsi ekternal dan pemeriksaan retikulosi.

d. Anemia Hemolitik
Adalah anemia yang disebabkan penghancuran atau pemecahan sel darah merah yang lebih cepat dari pembuatannya. Gejala utama adalah anemia dengan kelainan-kelainan gambaran darah, kelelahan, kelemahan, serta gejala komplikasi bila terjadi kelainan pada organ-organ vital.

Pengobatannya:
Tergantung pada jenis anemia hemolitik serta penyebabnya. Bila disebabkan oleh infeksi maka infeksinya diberantas dan diberikan obat-obat penambah darah. Namun pada beberapa jenis obat-obatan, hal ini tidak memberi hasil. Sehingga transfusi darah berulang dapat membantu penderita ini.

🌷6. Efek Anemia Pada Ibu Hamil
Bahaya Pada Trimester I

Pada trimester I, anemia dapat menyebabkan terjadinya missed abortion, kelainan congenital, abortus  atau keguguran.

Bahaya Pada Trimester II

Pada trimester II, anemia dapat menyebabkan terjadinya partus premature, perdarahan ante partum, gangguan pertumbuhan janin dalam rahim, asfiksia intrapartum sampai kematian, gestosis dan mudah terkena infeksi, dan dekompensasi kordis hingga kematian ibu.

Bahaya Saat Persalinan

Pada saat persalinan anemia dapat menyebabkan gangguan his primer, sekunder, janin lahir dengan anemia, persalinan dengan tindakan-tindakan tinggi karena ibu cepat lelah dan gangguan perjalanan persalinan perlu tindakan operatif (Mansjoer dkk, 2000)

🌷🌸🌷
Video

AYO HIDUP SEHAT
proudly present

DAFTAR MAKANAN PENAMBAH DARAH TERBAIK DAN SUPER CEPAT

Makanan penambah darah bisa dengan mudah kita dapatkan di sekitar kita, sehingga untuk itu anda tidak perlu repot repot membeli berbagai macam obat penambah darah yang dijual di apotek. Salah satu makanan terbaik dan seringkali menjadi andalan sebagai penambah darah alami adalah daging kambing. Daging kambing memiliki kandungan zat besi yang cukup tinggi, sehingga sangat baik dikonsumsi oleh orang - orang yang mengalami anemia atau kekurangan darah. Kandungan zat besi pada daging kambing akan sangat mudah diserap oleh tubuh kita, sehingga tak heran dengan mengkonsumsi daging kambing maka zat besi di dalam tubuh anda kembali meningkat dengan cepat. Apabila zat besi di dalam tubuh kita sudah terpenuhi, maka hal ini akan menyebabkan produksi haemoglobin di dalam tubuh juga dapat berjalan dengan baik. Kemudian jika produksi haemoglobin di dalam tubuh lancar, maka tentunya anda akan terhindar dari namanya anemia atau kekurangan darah.

Nah, selain daging kambing, berikut ini ada beberapa daftar makanan penambah darah, yang bisa menambah darah secara cepat. Makanan penambah darah terbaik  :


1. Daging Merah
Daging merah bisa sangat cepat dalam menambah darah, sehingga untuk itu bagi anda yang pada saat ini sedang mengalami anemia atau kekurangan darah, dapat mengkonsumsi daging merah seperti daging kambing ataupun daging sapi. Mengapa harus daging merah? Seperti yang sudah dijelaskan di atas, bahwa daging merah zat besi tinggi yang mana kandungan tersebut dapat dengan cepat diserap oleh tubuh sehingga manfaatnya dapat anda rasakan dalam waktu singkat. So, ketika anda mengalami gejala anemia seperti pusing, lemas, letih, lesu dan selalu lelah, maka segeralah konsumsi daging merah seperti daging kambing atau daging sapi.

2. Daging Unggas
Bagi anda yang tidak suka mengkonsumsi daging merah seperti daging kambing atau daging sapi, maka bisa menggantinya dengan daging unggas. Daging unggas seperti daging ayam atau daging bebek juga mengandung zat besi yang cukup tinggi, sehingga dapat membantu meningkatkan produksi haemoglobin di dalam tubuh.

3. Ikan
Sama seperti daging, ikan juga sangat baik dikonsumsi oleh orang - orang yang mengalami anemia atau kekurangan darah. Ikan adalah salah satu makanan penambah darah yang sangat baik untuk dikonsumsi. Selain ikan, anda juga dapat mengkonsumsi hati atau makanan laut seperti udang dan tiram.

4. Sayuran Hijau
Beberapa sayuran tertentu bisa bermanfaat sebagai makanan penambah darah. Sayuran hijau seperti bayam, brokoli, sawi dan lobak merupakan sayuran yang memiliki kandungan zat besi cukup tinggi sehingga dapat diandalkan untuk mengatasi anemia atau kekurangan darah. Selain sayuran di atas, anda juga dapat memasukkkan ubi ke dalam  daftar makanan penambah darah anda.

5. Buah yang Mengandung Vitamin C
Mengkonsumsi buah juga sangat penting, terutama buah yang mengandung vitamin C seperti buah mangga dan buah jeruk. Mengkonsumsi buah yang mengandung vitamin C akan sangat membantu dan mempercepat proses penyerapan zat besi dalam tubuh kita. So, apa bila anda ingin mendapatkan hasil terbaik, maka selain mengkonsumsi daging merah, maka anda harus mendukungnya dengan mengkonsumsi buah buahan yang mengandung vitamin C agar tubuh dengan cepat dapat mengkonsumsi zat besi yang terdapat di dalam makanan tersebut.

Apabila, kebutuhan zat besi di dalam tubuh sudah terpenuhi, maka kita akan terhindar dari anemia atau kekurangan darah.

6. Kacang Polong
Selain makanan di atas, kacang polong juga daoat diandalkan sebagai makanan penambah darah dan bisa membantu meningkatkan haemoglobin secara cepat sama seperti makanan di atas. Kacang polong mengandung zat besi yang cukup tinggi, sehingga tak heran jika makanan yang satu ini bisa dijadikan sebagai makanan penambah darah secara alami.

7. Kuning Telur
Makanan penambah darah selanjutnya yaitu kunjng telur. Ketika kita sudah merasakan gejala - gejala anemia menghampiri kita, maka segeralah mengkonsumsi kuning telur untu mengatasi hal tersebut. Kuning telur mengandung zat besi yang cukup tinggi, sehingga sangat bisa diandalkan untuk mengatasi anemia.

Itulah daftar makanan penambah darah terbaik dan super cepat. Namun, diantara makanan penambah darah di atas, jujur saya lebih suka mengkonsumsi daging kambing, karena efeknya sangat cepat.

Jangan lupa menjaga gaya hidup dan pola makan, agar anda terhindar dari penyakit anemia atau kekurangan darah ini.

Semoga Bermanfaat


🌷🌷🌷🔹🔹🔹🌷🌷🌷
        💎TaNYa JaWaB💎

0⃣1⃣ Puji
Apa bedanya penanganan dengan tensi rendah bu bidan?
Apa ada hubungannya dengan anemia? Maaf masih suka bingung.

💊Jawab :
Tensi darah rendah... Harus tahu dulu...
Tensi darah biasanya berapa... Contoh saya normalnya 90/60.. Saya 130/100.. Sudah masuk tinggi. 
Rendah saya: 70-80/50-60

Itu tensi darah.. Untuk menegakan HB... Harus diperiksa dengan sachli or alat hb... Jika rendah <11..

Untuk penanganannya hampir sama yaitu minum tablet Fe... Untuk berapa kali seharinya sesuai data penunjang...
Ingat minum tablet Fe yang maksimal dengan air putih dan air jeruk.

🌷Kemarin pas periksa itu kata susternya rendah, tapi HB saya 11,59 bu bidan.., tapi kenapa sering pusing yah?

💊Kalau pusing di cek juga...ada keluhan pada lambung tidak?
Istirahatnya bagaimana...
Nah bisa dari tensinya juga...

🌷Oh iya ada maag juga saya bu bidan... Baik kalau begitu. Jazaakillaah khoiron

💊iya...obati asam lambungnya dan pola makan jangan atau kurangi mie, es, kopi, santan, soda, pedas dan  asam.
Insya Allah perlahan lambung sembuh pusingnya menghilang. Amin

0⃣2⃣ Annisa
Bu bidan waktu saya hamil saya makan semua yang disarankan di atas cuma tidak makan daging kambing, kurang ikan serta kambing dan tidak makan kuning telur karena takut pembekuan darah jadi lebih banyak makan sayur, buah dan putih telur, saya juga minum osfit dan genio yang di dalamnya ada zat besi juga.
Tapi, kenapa saya masih kena anemia ya dan juga pengentalan darah?

💊Jawab:
Untuk pengentalan darah.. memang dari faktor hamil juga mempengaruhi..

Bunda minum tablet Fe tidak? Asam folat? B12?

ingat ketika kita hamil.. Kita minum tablet fe.. 90 tablet hanya menaikan 1.... Jadi, jika kita rutin minum Fe selama 9 bulan (270 tablet).. (90 tablet= 3 bulan) hanya akan naik 3.. Itupun jika tidak bolong minum dan minumnya benar.

🌷Minum cuma asam folat saja dari sebelum hamil juga sudah minum bu bidan...
Nanti hamil berikutnya bisa terkena pengentalan darah lagi ya bu bidan?

💊Semoga tidak, tergantung bawaan dari bayi. Untuk mengetahuinya cek darah dan konsul dokter Sp. OG

0⃣3⃣ Ummu Bariq
Saya hamil 22 minggu yang trimester pertama Hb 11,9 dan sekarang turun jadi 9,6.. lalu diberikan maltofer 1x1, folamil 1x1, ascardia dan cavit d3.. dengan Hb itu apakah harus transfusi darah? Atau apakah harus tambah vitamin lagi? Jazakillah khair

💊Jawab :
Tidak bu...
Yang ditransfusi darah biasanya dibawah 7.. Tapi ada pihak rumah sakit yang <8 sudah di transfusi..
Hb 9.6 masih bisa di kejar...
Dan insyaAllah bisa lahir normal.. Jika tidak ada indikasi penafisan..

Ingat minum vitamin tambah darah tidak boleh berbarengan dengan kalsium karena tidak akan maksimal penyerapannya.

🌷Iya bu saya makan maltofer pagi bagun tidur setelah makan buah pisang atau kurma.. lalu agak siang folamil barulah malam ascardia+cavit d3..itu resep dr. Sp.OG ada lagi dokter puskesmas biosanbe 2x1 apa harus diminum juga bu bid? Jazakillah khair bu bid

💊Boleh bun....
Sari kurma mempercepat kenaikan Hb ,Bisa 1 botol perhari.
Masih ada waktu... Evaluasi 4-8 minggu untuk cek HB ulang

🌷1 botol sehari bu?

💊ini saya lakukan jika pasien mau melahirkan dengan Hb 8-9 alhamdulillah... Pas melahirkan bahkan sehari pernah saya kasih 5 botol paska persalinan....naik Hb dari 8.3 jadi 10.2

Untuk ibu kan baru 22 minggu....konsumsi saja dulu vitamin dari dokter dan puskesmas....nanti di cek ulang  <32 minggu atau > 36 minggu...  Jika memang harus tambahan, bisa dilakukan.

🌷Sari kurma merknya bebas kan ya bu bidan?

💊iya.. Intinya sari kurma


🌷🌷🌷🔹🔹🔹🌷🌷🌷
 💎CLoSiNG STaTeMeNT💎

Jaga buah hati dengan kita memberikan nutrisi yang baik...

Minum tablet tambah darah dengan air putih atau air jeruk...

Ingat 90 tablet tambah darah hanya akan menaikan Hb 1gr% dan bahkan ada ibu hamil yang hanya  menjaga Hb nya tetap dan tidak naik.
Konsumsi menu seimbang lakukan GERMAS

JARING (JaM SHaRiNG)



OLeh     : Ustadz Hizbullah Ali

 💘TaNYa JaWaB💘

0⃣1⃣ Sulami
Ustadz,,,ana mau tanya tentang baitul ma'mur.....?

🌷Jawab:

بسم الله

Baitul Ma'mur adalah Ka'bahnya penduduk langit, lihat QS. at-Thur : 4-6

Dan menurut riwayat posisinya sejajar dengan Ka'bah yang ada di bumi (tempat thawaf manusia)

والله أعلم

0⃣2⃣ Tritiya
Ustadz, kemarin saya ikut pengajian.
Salah satu ustadnya bilang kalau "hati-hati dengan orang yang ajaran islamnya pakaiannya tidak sama dengan kita. Saya langsung nangkep yang bercadar dan bercelana cingkrang. Saya pernah ikut kajian Ustadz Adi Hidayat yang menjelaskan tentang Mazhab dan manhaj. Saat itu hati saya panas pak, rasanya mau saya sanggah dengan perlahan tapi lidah sepertinya kelu sekali. Karena saya melihat jamaahnya yang kurang lebih sama pemikirannya dengan ustadz tersebut.

Namun, saya akhirnya menjelaskan tentang mazhab dan manhaj ke rekan saya yang saya dekat dengannya. Ternyata mereka juga tidak suka dengan perkataan ustadz tersebut tentang cadar dan sirwal.

Berarti saya belum melakukan amar ma'ruf nahi munkar dengan sebenarnya ya pak? Apa yang harus saya lakukan untuk mnghilangkan rasa bersalah saya pak? saya masih kepikiran sampai sekarang...

🌷Jawab:

بسم الله

Madzhab itu adalah pandangan yang kita gunakan, terutama dalam masalah Fiqih, ia menjadi landasan aturan syari'at.

Manjah itu adalah aturan-aturan kaidah yang menjadi dasar dalam mempelajari ilmu syari'at.

〰〰〰
Pasal pakaian itu adalah pendapat,

Karena banyak pandangan untuk pakaian, jadi ketika ada seseorang yang menyudutkan pasal pakaian, jangan emosi, bukankah dalam ajaran Shalafush Saleh kita diajarkan untuk bersabar, apalagi dengan banyaknya sudut pandang.

Kalau emosi, artinya tingkat iman kita masih bergejolak,

Sabar dan belajar itu lebih baik sesuaikan dengan manhaj, jadi kalau mengambil salur shalafush shalih, ikuti kajian shalafush shalih, jangan malah membaur di kajian umum.

Boleh membaur, tapi ekstra sabar.

0⃣3⃣ Serra
Bolehkah sudah memberikan perasaan suka atau bagaimana kepada calon suami kita?
Bolehkah komunikasi dari pagi sampai jam 8 malam agar komunikasi seperlunya! Terimakasih

🌷Jawab:

بسم الله

Kan belum resmi, masih calon jadi seperlunya saja, karena masih termasuk bagian khalwat (belum mahram).

Kalau ada keperluan, silahkan telpon atau apa, namun harus ada mahram yang memantau.

والله أعلم

0⃣4⃣ Fitri
Jika ada seseorang yang terkena santet, guna-guna dan lain-lain apakah itu juga termasuk takdir allah?

🌷Jawab:

بسم الله

Apa yang dialami setiap manusia termasuk bagian dari ketentuan Allah.

والله أعلم

0⃣5⃣ Erna
Saya pernah di tegur sama temen kantor katanya kalau sholat itu walaupun pakai baju panjang harus pakai mukena, tidak boleh pakai kaos kaki,? Apa benar?

🌷Jawab:
Jika baju yang dikenakan menutup aurat secara sempurna sama seperti mengenakan mukena, tidak perlu menggunakan mukena, karena tidak semua yang dikatakan baju syar'i menutup aurat dengan sempurna, ada pakaian syar'i mode dan ada pakaian yang sesuai syari'at, itu berbeda.

0⃣6⃣ Sulami
Tanya lagi ya ustadz ...kalau bintang syi'ra...?

🌷Jawab:
Bintang Syi'ra ialah bintang yang disembah oleh orang-orang Arab pada masa jahiliyah. Allah سبحانه وتعالى menerangkan, bahwa apa yang disembah kaum musyrikin itu diatur Allah dan diciptakan-Nya. Oleh karena itu, mengapa ia dijadikan sesembahan selain Allah سبحانه وتعالى.

QS. an-Najm : 49

والله أعلم

0⃣7⃣ Ani
Supaya hati terjaga dari kecintaan terhadap dunia, terutama kepada pasangan dan anak-anak, harus bagaimana cara mencintai mereka sesuai porsi agar tidak berlebihan. Sebab terkadang saya tidak bisa menjaga hati, takut rasa cinta ke mereka melebihi rasa  cinta kepada Allah!

🌷Jawab:
Cintai mereka karena Allah.

Artinya, ajarkan mereka segala perintah Allah yang sesuai dengan al-Qur'an dan Sunnah dan jaga mereka dari hal yang dilarang Allah.

Itulah wujud cinta yang sebenarnya terhadap anak.

0⃣8⃣ Mei
Mohon ijin bertanya, jika ada seorang ikhwan yang ingin mengajukan khitbah pada akhwat,, tapi selama ini si ikhwan belum ikut kajian-kajian (belum bertholabul ilmi) dan si akhwat adalah orang yang suka bertholabul ilmi,, sebaiknya bagaimana si akhwat seharusnya mengambil sikap? Sedangkan nantinya kan suami harus membimbing istri dengan ilmu.

🌷Jawab:
Terserah putusan si wanita.

Ada sebuah kisah di satu tempat, yang ia tidak tahu calon istrinya adalah seorang penghapal al-Qur'an, pemahaman agamanya jangan ditanya, karena ia bukan hanya penghapal saja, namun apa yang ia baca telah ditadabburkan dalam hidupnya.

Calon suaminya adalah orang biasa-biasa saja, ibadahnya biasa, namun akhlaknya terpuji.

Mereka menikah, tanpa si lelaki tahu istrinya adalah seorang yang luar biasa dalam agama, orang tua nya pun merahasiakan.

Hingga satu saat lelaki itu menyadari bahwa istrinya seorang yang luar biasa, sungguh bahaginya ia, telah mendapatkan permata, dan ia dibimbing dan diajarkan istrinya dengan cara yang sangat lembut, akhirnya ia menjadi seorang hafidz.

Akhlak
Lihat akhlaknya, karena akhlak adalah penentu.

0⃣9⃣iNdah
Apabila saya berkeinginan menggunakan cadar atau niqob tetapi tidak di semua kondisi ataupun tempat apakah di katakan bahwa saya mempermainkan Sunnah Rasulullah ???

🌷Jawab:

لا

Tidak, apalagi tahapan awal, semua butuh proses, bukan simsalabim seperti negara sihir.

Wujudkan niat baik itu, sabar, utamanya jika yang sudah mengenakan cadar yang berkata seperti itu.
Karena belum tentu orang yang bercadar, memiliki hati lembut, dan paham agama dengan kaffah.

1⃣0⃣ Kiki
Assalamualaikum Ustadz
1. Bagaimana batasan-batasan seorang istri bekerja di luar rumah?

2. Bagaimana batasan-batasan seorang wanita dalam mempercantik dirinya?

Syukron katsiiran ustadz

🌷Jawab:
1. ia keluar harus seizin suaminya, ia hanya menuju tempat sesuai izin yang diberikan suaminya. ia tidak mengikuti kegiatan yang membuat ia jauh dari. Suaminya (bermalam di tempat lain). ia jaga kehormatan dirinya dan kehormatan suaminya.

2. ia tidak memperlihatkan riasannya kepada laki-laki lain, selain hanya untuk suaminya. jika tuntutan pekerjaan, lebih ahsan untuk tidak berhias berlebihan (ingin dipuji cantik oleh orang lain yang melihatnya, apalagi laki-laki lain selain suaminya).

1⃣1⃣ iNka
Assalamu'alaikum ustadz.
1. Adakah dalil yang menganjurkan wanita memakai pakaian hitam?

2. Kiat-kiat apa saja yang bisa meneguhkan hati kita untuk berhijrah, sedangkan setelah kita berhijrah semua seolah menjauhi kita, termasuk keluarga?

Syukron

🌷Jawab:
1. Tidak ada dalil yang memerintahkan.

2. Sabar, proses, jangan merasa diri ekslusif.

1⃣2⃣ Shoffia
Assalamualaikum..
1. Afwan ustadz, shof mau minta pendapatnya.. Dulu waktu masih kecil pernah mengalami kekerasan nonFisik dari laki-laki hingga pernah buat saya berfikir kalau semua laki-laki itu jahat.. Dan sekarang sudah tidak berfikir seperti itu lagi, tapi masih takut kalau dekat laki-laki.

Sekarang shof bukan anak-anak lagi (20 th).. Dan akhir-akhir ini mulai ada laki-laki yang mendekat tapi saya benar-benar takut. Menurut ustadz sebagai laki-laki, Baiknya sikap shof padanya harus bagaimana? Saya belum terbiasa kontak dengan laki-laki, jadi bingung harus bersikap dan takut kalau sampai menyakiti orang lain. Kemarin saja pas ia mulai berani mau Call saya sampai kaget dan langsung menonaktifkan Nomor.

2. Bagaimana mengatasi kalau kita gampang bapeer dalam artian perasaannya sensitif mudah sedih, tersinggung dan lain-lain (maksudnya bukan baper ke cowok).

🌷Jawab:
1. Belum bertemu atau dipertemukan dengan jodoh saja, bersabarlah dan perbanyak berdo'a, nanti hati akan melemah sendiri jika bertemu atau dipertemukan Allah dengan orang yang tepat.

Dan memang tidak harus berinteraksi secara langsung.

Kalau laki-laki ada yang merasa tertarik, dan ada yang menyatakan perasaannya, lalu ukhty merasa ada getaran khusus, langsung jawab silahkan kk datang langsung ke abi dan khitbah ana, kalau tidak cocok katakan silahkan datang ke abi (namun bicara dengan abi kalau ada lelaki yang namanya ini datang bertanya, jawab saja ukhty tidak mau dengan perantaraan beliau).

2. Belajar ikhlas dan sabar, semua sudah ketentuan Allah.

1⃣3⃣ Kiki
Assalamualaikum ustadz. Ta'aruf yang sesuai ajaran islam itu seperti apa ya ustadz?

🌷Jawab:
Urutannya

Khitbah - ta'aruf - opsi...

Ta'aruf dilakukan di rumah si wanita, dan ditemani mahram laki-laki si wanita, tidak boleh berduaan.

▫Jika cocok nikah
▫Jika tidak batal

🔷Kok bukan ta'aruf khitbah ustadz?

🌷Memang bukan
ikhwan lihat si akhwat tertarik, cari info mahram si akhwat, khitbah dulu, baru bisa ta'aruf, kalau dibalik pacaran namanya.

Akwat lihat ikhwan, jatuh hati, ia bilang ke orang tua, orang tua cari jalan hingga si ikhwan (entah bagaimana cara) datang khitbah, atau ia tenangkan anak gadisnya, karena dari hasil usaha ikhwan memang tidak tertarik dengan anaknya.
Itu yang benar.

🔷Waahh berarti yang ngetrend di sosmed ta'aruf,khidbah salah ya tadz.

🌷Jadi proses ta'aruf itu proses untuk menyakinkan kedua belah pihak, dan segala kekurangan yang diterima diantara keduanya, wajib sama-sama merahasiakan, termasuk mahram si wanita.
Prosesnya pun tidak lama, 3x maksimal. 5x bertemu di rumah akhwat setelah khitbah (dan wajib disertai mahram laki-laki si akhwat), harus muncul putusan nikah atau tidak.

1⃣4⃣ Serra
Kalau sebelumnya tukar biodata, istikharah lalu khitbah boleh ustadz?

🌷Jawab:
Biodatanya seperti apa, boleh ana lihat contoh:

🔷Berupa form yang mirip kayak punya saya ustadz.
Riwayat. Pribadi
Nama lengkap :
Nama panggilan:
Tempat tanggal lahir:
Tinggi:
Berat badan:
Warna:
Agama:
Suku:
Status:
Nama ayah:
Nama ibu :
Alamat rumah:
Riwayat pendidikan:
Keahlian khusus:
Makanan kesukaan:
Minuman favorite:
3. Hal yang di suka :
3. Hal yang tidak di suka:
5 positive:
5 negative:
Riwayat penyakit :
KEBIASAAN SEHARI
MAKAN :
MINUM:
IBADAH WAJIB :

🌷lebih riweuh daripada mendaftar CPNS, ini terlalu jauh, apalagi kalau disertai photo

🔷Jadi bagaimana boleh gitu?
daN yang tukar biodata + taaruf+istikharah gimana ustadz.
Hmm atau emang beda ya?
Ya sudah kalau begiitu terima kasih untuk ilmunya ustadz.

🌷Beda, jadi tiddak bisa dibenturkan.
Ana akan anggap itu kurang tepat apapun alasannya.

🔷Waalaupun jawabannya dari istikharah sampai akad kalau perlu ya ustadz.  Soalnya banyak yang tunangannya sama siapa Akadnya beda orang.

🌷Tunangan bukan budaya Islam.

1⃣5⃣ Kiki
Syukran atas jawabannya ustadz.  Mau tambah lagi nanya nya ustadz. 
Ada seorang laki-laki yang lagi deketin saya, jadi saya suruh untuk langsung menemui wali saya. Tapi dia bilang belum siap karena dia sekarang belum punya pekerjaan. Jadi saya harus bersikap bagaimana ya ustadz?
Syukran sekali lagi ustadz.

🌷Jawab:
Kalau ada perasaan suka simpan, buat seperti tidak mengenalnya, kembali seperti awal cerita

🔷Maaf sebelumnya ustadz. Kurang faham ustadz.

🌷Lepaskan ia

🔷Berarti kalau dia chat saya tidak usah saya balas bigitu ustadz?

🌷Hu'um

1⃣6⃣ Eva
Ustadz ijin nanya, saya pernah dengar kalau sebaiknya kita merahasiakan ibadah kita, saat ini banyak komunitas ibadah tertentu yang mewajibkan anggotanya laporan jika sudah melakukan ibadah tersebut. Bagaimana menurut pak Ustadz?

🌷Jawab:
Kalau ikut komunitas artinya ada aturan yang harus ditaati, jaga niat ibadah jangan sampai berubah, yakinkan ibadah yang harus dilaporkan tadi memang karena Allah, karena jika niat melenceng, misal kejar laporan dan sebagainya, sayang ama ibadahnya (coba baca hadits arbain nomer 1)

1⃣7⃣ Nida
Memang form nya harusnya gimana uhiz?? Soalnya banyak juga form ta'aruf yang saya tahu seperti itu

🌷Jawab:
Kalau ta'aruf versi biro jodoh seperti itu, ana tidak ikut campur ranah pemahaman biro jodoh.

Beda dengan apa yang ana pahami.
Intinya ndak bisa dibenturkan.

Kalau ana simpel saja,
Namanya siapa:
Alamat orang tuanya di mana:
Sowan, cari orang tua bukan anaknya

1⃣8⃣ Helmi
Ketika saya yang sudah menikah awalnya memang baik-baik saja karena kemudian ada konflik-konflik hingga pada akhirnya orang tua saya dan orang tua suami menyuruh kami berpisah... Apa salah jika saya tetap bertahan pada suami ?

🌷Jawab:
Setiap rumah tangga pasti ada masalah, pilihan ada ditangan kalian berdua.

Selama konflik tadi tidak merugikan salah satu pihak, dan bisa diselesaikan dengan baik, dan kalian putuskan bertahan, maka bertahan.

🔷Tapi ustadz jika bertahan maka saya tidak dianggap anak lagi oleh orang tua saya bahkan orang tua saya sudah berniat menjodohkan saya dengan orang lain... Sedang suami juga begitu suami diusir dari rumah hanya karena masih mau bertahan dengan saya... Apa saya salah terhadap orang tua saya jika saya yakin dan memilih bertahan ?

🌷Saat menikah ada kalimah serah terima, peralihan tanggung jawab kewajiban ketaatan dari orang tua kepada suami.
Jadi perintah yang wajib ditaati oleh seorang istri adalah perintah suaminya dibanding perintah orang tunya.

Pasal konflik, apapun yang terjadi usahakan tidak diceritakan dan diketahui orang tua.

🔷Saya hanya takut jika bertahan pada suami nanti saya dianggap anak pembangkang terhadap orang tua... konflik sebenarnya ada apa ibu saya dan mertua... bukan ada pada saya dan suami.

🌷Ikut apa kata suami saja, do'akan kebaikan untuk orang tua.

1⃣9⃣ Rini
Assalamualaikum ustadz mau bertanya...suami saya belum akikah tapi apakah boleh ber akikah di waktu qurban? Saya pernah mendengar kalau aqiqah pada saat hari raya haji sama seperti kita berkurban...benarkah ustadz?

🌷Jawab:
Perlu disadari bahwa aqiqah itu kewajiban orang tua yang mampu melaksanakannya,

Jika orang tua tidak mampu sampai si anak baligh, hukum aqiqah gugur.

Tidak berlaku bagi orang tua yang mampu namun sengaja menunda, maka mereka berkewajiban melaksanakan meski anak sudah baligh.

Untuk anak yang ingin aqiqah sendiri, yang jadi pertanyaan apakah dulunya orang tuanya mampu, lalu sengaja menunda, dan orang tua meninggal, namun lalai, dan beliau sempat berwasiat pelaksaan aqiqah tersebut?

Jika jawabannya iya, maka anaknya bisa melaksanakan aqiqah atas dirinya.

Jika jawabnya tidak, maka tidak perlu pelaksanaan aqiqah untuk diri sendiri.

والله أعلم

🔷Karena orang tua nya tidak mampu ustadz... Jadi bolehkan langsung berkurban nanti nya ustadz?

🌷Tentu saja

2⃣0⃣ Mila
Assalamu'alaikum,,,

Ustadz, jika ikhwan mau ketemu keluarga akhwat tapi ayahnya akhwat tersebut masih ragu. Lalu apa yang harus dilakukan akhwat tersebut?

🌷Jawab:
Jangan akhwatnya yang sibuk mikirin.

ikhwannya yang berusaha cari cara untuk menyakinkan orang tua si akhwat.

ikhwan yang baik tidak akan mengejar akhwatnya, ia akan sibukkan dirinya menyakinkan orang tua si akhwat.

🔷Lagi yaa,,,
Si ayah sudah siap bertemu, tapi ikhwan malah tidak kunjung datang. Berapa lama si akhwat kasih waktu ke ikhwan tersebut?

🌷Putuskan

2⃣ 1⃣ Fia
Afwan Ustadz saya pernah dengar kalau panitian zakat fitri tidak berhak dapat zakat fitrah yaa kalau bukan amil resmi dari pemerintah??

🌷Jawab:
hu'um

Dan di Indonesia kan memang tidak ada amil yang ditunjuk oleh pemerintah (dasar negara kita bukan Islam).

Bukan hanya fitrah, zakat harta juga.

So hati-hati kalau bekerja di tempat pengumpulan zakat, gajih yang diterima harus bukan berasal dari uang zakat.

🔷Ustadz kalau kita pernah mendapatkannya bagaimana???

🌷Salurkan lagi
Jika saat itu tidak tahu, tidak berdosa.

🔷Astaghfirullah.. saya sering mendapatkannya ustadz. Apalagi setiap akhir ramadhan dan berniat menghatamkan Al Quran sama teman-teman dari subuh sampai siang, itu pasti pagi-pagi sekali ada orang yang ngumpulin zakat tapi belum ada pengurusnya jadinya kami jadi pengurus dadakan tanpa bekal ilmu mengenai zakat bagaimana..??

🌷Salurkan dalam bentuk sedekah, banyak-banyak memohon ampunan Allah, kini sudah tahu maka jangan diulang.

2⃣2⃣ Rusti

QS 12: 53
..,....karena sesungguhnya nafsu itu mendorong kepada kejahatan ,kecuali nafsu yang diberi Rahmat oleh Tuhan...
Mohon penjelasannya ustadz!

🌷Jawab:
Nafsu biasanya memerintahkan kepada keburukan, sehingga dijadikan kendaraan oleh setan untuk menguasai diri manusia.

Kecuali yang terjaga, nafsunya tentram ketika mendekat dengan Tuhannya, tunduk kepada seruan hidayah, menjauhi seruan kesesatan, dan yang demikian bukanlah karena kehebatan nafsu itu, akan tetapi karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepada hamba-Nya.


🔷🔷🔷🌟🌟🌟🔷🔷🔷
💘CLoSiNG STaTeMeNT💘

Muhasabah Diri

بسم الله

أَفَمَنْ شَرَحَ اللَّهُ صَدْرَهُ لِلْإِسْلَامِ فَهُوَ عَلَى نُورٍ مِنْ رَبِّهِ فَوَيْلٌ لِلْقَاسِيَةِ قُلُوبُهُمْ مِنْ ذِكْرِ اللَّهِ أُولَئِكَ فِي ضَلَالٍ مُبِينٍ

Maka apakah orang-orang yang dibukakan oleh Allah hatinya untuk (menerima) agama Islam lalu ia mendapat cahaya dari Rabb-nya (sama dengan orang yang hatinya keras)? Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka yang hatinya keras untuk mengingat Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata (QS. az-Zumar : 22)

Sifat-Sifat Hati

Setiap manusia memiliki sifat yang berbeda-beda. Sifat-sifat tersebut pun bisa berubah-ubah setiap waktu. Begitu pula hati, dia pun memiliki sifat. Hati bisa menjadi sehat dan juga bisa menjadi sakit. Allah سبحانه وتعالى berfirman,

وَالَّذِينَ فِي قُلُوبِهِمْ مَرَضٌ غَرَّ هَؤُلَاءِ دِينُهُمْ

Dan orang-orang yang ada penyakit di dalam hatinya berkata, Mereka itu (orang-orang mu'min) ditipu oleh agamanya (QS. al-Anfal : 49)

Hati juga bisa menjadi lunak dan juga bisa menjadi sekeras batu. Allah سبحانه وتعالى,

ثُمَّ قَسَتْ قُلُوبُكُمْ مِنْ بَعْدِ ذَلِكَ فَهِيَ كَالْحِجَارَةِ أَوْ أَشَدُّ قَسْوَةً

Kemudian setelah itu hati kalian menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi (QS. al-Baqarah : 74)

Begitu pula hati bisa mengkilap, bersinar dan bisa juga menjadi hitam kelam sebagaimana diterangkan di beberapa hadits Rasulullah صلى الله عليه وسلم.

Oleh karena itu, sebisa mungkin kita memperhatikan kondisi hati kita setiap saat. Jangan sampai hati kita menjadi hati yang keras atau mulai mengeras sehingga nantinya akan menjadi keras.

Bahaya Hati yang Keras

Ayat di atas dengan jelas menerangkan bahwa orang yang hatinya keras sangat tercela dan dalam kesesatan yang nyata.

Malik bin Dinar رحمه الله pernah berkata,

مَا ضُرِبَ عَبْدٌ بِعُقُوْبَةٍ أَعْظَمِ مِنْ قَسْوَةِ قَلْبٍ، وَمَا غَضِبَ اللهُ -عَزَّ وَجَلَّ- عَلَى قَوْمٍ إِلَّا نَزَعَ مِنْهُمُ الرَّحْمَةَ

Seorang hamba tidaklah dihukum dengan suatu hukuman yang lebih besar daripada hatinya yang dijadikan keras. Tidaklah Allah عز وجل marah terhadap suatu kaum kecuali Dia akan mencabut rasa kasih sayang-Nya terhadap mereka

Seseorang yang hatinya keras ia tidak akan mampu membedkan mana hal yang ma'ruf dan mana hal munkar.

Tidak terpengaruh hatinya dengan berbagai ujian, musibah dan cobaan yang diberikan oleh Allah سبحانه وتعالى. Allah سبحانه وتعالى berfirman,

أَوَلَا يَرَوْنَ أَنَّهُمْ يُفْتَنُونَ فِي كُلِّ عَامٍ مَرَّةً أَوْ مَرَّتَيْنِ ثُمَّ لَا يَتُوبُونَ وَلَا هُمْ يَذَّكَّرُونَ

Dan tidakkah mereka (orang-orang munafiq) memperhatikan bahwa mereka diuji sekali atau dua kali setiap tahun, dan mereka tidak (juga) bertaubat dan tidak (pula) mengambil pelajaran? (QS. at-Taubah : 126)

Ciri-ciri orang yang hatinya mengeras,
▪Tidak merasa takut akan janji dan ancaman Allah سبحانه وتعالى
▪Bertambahnya kecintaan terhadap dunia dan mendahulukannya atas akhirat.
▪Tidak tenang hatinya dan selalu merasa gundah.
▪Bertambahnya dan meningkatnya kemaksiatan yang dilakukannya.

Dan Sesungguhnya kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia. Mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah), mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah) dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu seperti binatang-binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. mereka Itulah orang-orang yang lalai (QS. al-A'raf : 179)

اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنْ عِلْمٍ لاَ يَنْفَعُ وَمِنْ قَلْبٍ لاَ يَخْشَعُ وَمِنْ نَفْسٍ لاَ تَشْبَعُ وَمِنْ دَعْوَةٍ لاَ يُسْتَجَابُ لَهَا

Ya Allah! Aku berlindung kepada Engkau dari ilmu yang bermanfaat, dari hati yang tidak khusyu', dari jiwa yang tidak kenyang dan dari do'a yang tidak dikabulkan

أمين

Menumbuhkan Cinta Anak Pada Al-Qur'an



OLeh   : Bunda Endria Soediono

Bismillah
Alhamdulillah

 ‎اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ، وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِينَ

Dengan menyebut nama Allah diiringi memohon pertolongan kepadaNya semoga Allah membimbing tangan ini menggoreskan kata yang bermanfaat bagi jama’ah grup ini.

آمِيْن يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ.

Puji syukur atas karuniaNya. Karena pada malam hari ini kita dapat berbincang-bincang bab yang sangat penting. Karena terkait dengan Al Qur’an, Kalam Suci yang Allah turunkan untuk manusia melalui manusia yang paling mulia. Nabi Muhammad ﷺ....

Oleh karena itu ... saya harap pada kesempatan yang sangat terbatas ini nanti, seluruh jama’ah benar-benar mengihlaskan hati untuk bermajelis disini, dan mengambil apa yang baik darinya kemudian mengamalkannya karena mengharap kebaikan-kebaikan yang banyak dari Al Qur’an dan point yang tertinggi adalah kita semua meraih ridho Allah ‎ ‎سبحانه وتعالى

Sekali lagi saya tegaskan ...

Bahwa topik malam ini adalah topik yang sangat berat.

Mungkin terasa mudah dibaca. Tetapi tidak mudah untuk dilaksanakan. Bukan tidak mungkin dapat dilaksanakan akan tetapi untuk mencapai keberhasilan sebagaimana yang diharapkan membutuhkan perjuangan spiritual dan pengorbanan mental yang besar.
Karena tidak mudah itulah kita harus mulai dari satu titik yang kokoh yakni membangun visi terlebih dahulu.


Sebelum kita bicara bagaimana mendidik anak kita agar bisa mencintai al Qur’an seharusnya kita sudah mengetahui tentang diri kita. Apakah kita sudah memiliki visi dan misi dalam membangun kekuarga Qur’ani ini.


🌷🌸🌷
Wahai ukhtifillah rohimakumullah... tanpa keduanya tertata dengan rapi dalam pikiran dan hati kita.

Sungguh sulit seseorang menjalaninya kecuali Allah memudahkannya.

 ‎والله أعلم بالصواب

Perjuangan Qur’ani ini akan sangat panjang ...
yang jelas tidak cukup jika kita bahas dalam 1 atau 2 jam ke depan.

Mungkin malam ini saya hanya bisa bercerita sedikit saja untuk membuka paradigma awal untuk memulai tema yang dimaksud.
Karena perjuangan ini tidak bisa dipelajari dalam kali satu atau dua sesi perbincangan saja ....

Jika Allah menghendaki saya ingin berbagi banyak hal yang telah Allah ajarkan pada diri saya melalui pengalaman demi pengalaman ...

Walau hanya sedikit ilmu, insyaAllah kalau pengalaman jatuh bangunnya hati dan lain-lain... Allah benar-benar telah tarbiyah saya dengan sangat baik...

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Baik ... insyaAllah rizkinya yang menyimak malam ini semoga Allah tambahkan rahmat dan keberkahan ...

 آمِيْن يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ.

Saya merasa ilmu ini sangat mahal bukan karena saya Yang menyampaikan. Saya mah bukan siapa-siapa ... tetapi karena Al Qur’an yang sedang kita bicarakan, sehingga tema atau ilmu yang sedang kita bahas malam ini adalah sesuatu yang mahal.
Bisa jadi semua menyimak tetapi Allah berikan hidayah pemahaman dan keberkahannya berbeda-beda satu dengan yang lain ...

Karena itu bersungguh-sungguhlah ..
Berlombalah untuk meraih kebaikan yang terbanyak dari Allah ‎ ‎سبحانه وتعالى dalam majelis ini ...
Baik ... saya lanjutkan ya

🌷 Bab Visi duluuu...

Tentu tidak ada yang lebih mulia dari visi kita selain ingin mengharap ridhoNya Allah terhadap apa saja yang akan kita perjuangkan didalamnya nanti.

Ini point vital ya ...
Dan tidak bisa ditawar !!!

Yang menawar tidak akan sampai pada hasil yang maksimal atau bahkan kalau berhasilpun justru akan menjadi beban di kemudian hari ...

Na’udzubillahi mindzalik

Mengapa bab visi ini harus dipastikan dulu ada pada diri kita ?

1. Karena kita adalah seorang ibu.  Kita yang akan mendidik langsung anak-anak kita. Jika kita yang mendidik saja tidak punya visi yang jelas. Lantas bagaimana bisa berharap anak didik kita mampu menterjemahkan bahasa ruhiyah guru pembimbingnya ?

2. Karena perjuangan ini adalah istimewa. Kita sedang mencetak ahlul Qur’an. Jika tidak memiliki visi yang jelas ... ujian yang ada didalam perjuangan ini sangatlah berat. Sulit bertahan dalam ujian jika tak punya landasan visi penyangga yang kuat.

*3. Karena perjuangan ini adalah amal yang besar sehingga suatu amalan besar tanpa niat yang benar bagaikan gedung menjulang tak berpenghuni. Tak ada ruh yang membuat perjuangan itu hidup. Tidak bisa jadi tidak pula ada alasan bagi Allah  untuk memberikan pahala Yang sempurna karena niatnya tidak jelas.
Na’udzubillahi mindzalik.*

 ‎والله أعلم بالصواب

Oleh karena itu ...
Jangan heran jika kita melihat diantara para pendidik yang kepayahan bahkan tidak sedikit yang putus ditengah jalan tidak mampu melanjutkan ...
Karena awalnya mereka hanya ikut-ikutan ... Terbawa eforia tidak belajar benar filosofi niat yang seharusnya mengapa mereka mengambil jalan ini.
Demikian sekilas urgensi visi atau niat yang kokoh yang terarah dan fokus. Yakni hanya mengharap ridho Allah ‎ ‎سبحانه وتعالى
Dan mungkin masih panjang lagi seharusnya bab niat ini untuk dibahas.

Saya hanya menyampaikan intinya saja semoga bisa difahami dengan baik ...
Sebelum lanjut sekali lagi saya tekankan kepada jama’ah yang benar-benar ingin mengambil jalan perjuangan membangun keluarga Qur’ani ini maka tetapkan visi yang teguh didalam hati.

Yang mana visi ini harus berfungsi sebagai niat, motivasi serta sumber acuan dari segala strategi yang akan kita jalankan.

Visi ini harus selalu dihidupkan sepanjang waktu. Tidak boleh dilupakan apalagi dibuang dari ingatan. Karena jika demikian maka syetan yang akan mengisi hati kita hingga perjuangan hilang ruh nya ... ikhlas melayang dan riya’ subur berkembang.

Na’udzubillahi mindzalik


🌷🌸🌷
Setelah visi kuat.
Selanjutnya adalah kita menerapkan apa yang ingin kita ajarkan kepada anak kita.

Maksudnya jika kita ingin anak kita mencintai Al Qur’an. Maka diri kita sendiri harus mampu menunjukkan dalam realitanya bahwa ibundanya seorang pecinta Al Qur’an.

Berbagai bentuk interaksi kita dengan Al Qur’an harus kita tunjukkan didepan mata dan kepala anak-anak kita. Hingga mereka tidak ada alasan mencibir kita. Dan tidak pula bertanya mengaoa kita tidak melakukan apa yang kita ajarkan kepada mereka.
Anak itu secara tidak sadar akan menjadi mentor kita. Mereka selaku memperhatikan tabiat kita dan akan mencontohnya. Ini fakta. Suka atau tidak realita ini terjadi pada kehidupan kita dan anak-anak kita.

Oleh karena itu berhati-hati dalam berprilaku. Jika kita menginginkan mereka mencintai Al Qur’an maka beri teladan terlebih dahulu. Tunjukkan bahwa kita mencintai Al Qur’an lebih dulu daripada mereka.

1. Harus mempunyai visi yang dijadikan sebagai motivasi
2. Harus bisa menjadi teladan bagi anak-anak

Ini jawaban yang sudah mendekati benar hanya jauh dari lengkap.

Apa visinya ?
Visi tersebut adalah mencari ridho Allah. Ini harus disebut.
Karena kalau sekedar kita sebutkan Visi saja. Apaaa visinya ... padahal yg vital adalah justru penyebutan komitmen bahwa kita ingin mendapatkan ridhonya Allah dalam liku-liku perjuangan ini nanti.

By the way ...
Kebawelan saya dalam menerapkan masalah VISI ini karena tanpa visi yang devinitif atau yang jelas dan mendarah daging di dalam diri kita. Sulit kita untuk mampu bertahan dalam perjuangan ini.

Karena itu saya ingin sekali memastikan jama’ah benar-benar faham dan menjiwai bab visi ini.

Ok

🌷Bab menjadi teladan !!!

Saya mengira bahwa rata-rata jawaban singkat yang ditulis tadi merupakan pemahaman riil yang ada salam pikiran antuna...

Padahal bab ini jika kita kupas akan sangat luaaas hal nya ...

Tetapi mungkin akan kita bahas lain waktu ya InsyaAllah


Selanjutnya setelah dua pilar diatas ada pada diri kita dan “sempurna” adanya ...

Maka insyaAllah mudah kita merajut ikhtiar mengarahkan anak-anak kita untuk mencintai al Qur’an.

Karena dua point diatas yang kita bahas panjang lebar tadi memang merupakan starting point yang utama yang menjadi titik awal indikasi kesuksesan perjuangan.
Baru setelah itu ... kita akan masuk pada detail ikhtiarnya ya

Pada dasarnya semua anak adalah sama. Karena mereka memiliki fitrah yang sama. Kecuali hal-hal tertentu yang merupakan takdir Allah atas dirinya.

Oleh karena itu, setiap ibunda punya peluang yang sama untuk meraih kesuksesan sebagaimana kesuksesan yang telah diraih orang tua yang lain atas anaknya.

Karena Allah itu adil. Siapa yang benar niatnya dan kuat ikhtiarnya maka Allah akan beri kesusesan.
Jadi yang membuat out put anak berbeda satu dengan yang lain adalah karena masing-masing orang tua kekuatan visinya berbeda, keteladanan yang diberikan kepada anak-anak nya berbeda. Serta kecerdikan dalam membuat strategi dan penerapannya juga berbeda. Inilah yang menyebabkan Allah memberi hasil yang berbeda pula.

 ‎والله أعلم بالصواب


🌷🌸🌷
Ukhtifillah rohimakumullah...
Apa pun yang sudah kita capai saat ini syukurilah ... agar Allah berkenan menambahkan nikmatnya.

Jika pun ada koreksi sana sini setelah kita mendapat ilmunya maka segera lakukan pembenahan. Jangan tunda-tunda lagi ...
Anak-anak kita tergantung kemana kita arahkan dan bagaimana mita mendidik mereka...
Karena itu bersungguh-sungguh lah dalam mendidik mereka. Mulailah dengan awalan yang baik dan benar. Tempuh perjalanan dengan sabar dan tawakal. Selanjutnya pertahankan yang baik dan perbaiki yang kurang.
Dan terakhir berusahalah untuk istiqomah.


Kita akhiri dulu sampai disini.
InsyaAllah yang akan datang kita lanjutkan dengan detail pembinaan nya yaa

 ‎والله أعلم بالصواب

Billahi taufiq wal hidayah

 الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
 اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ


🌸🌸🌸🌟🌟🌟🌸🌸🌸
         💎TaNYa JaWaB💎

0⃣1⃣ Ani
1. Apakah memasukkan anak ke pesantren itu termasuk bentuk ikhtiar Bund? Sebab saya sangat fakir dalam ilmu agama, dirumah saya hanya bisa ngajar ngaji saja, selebihnya saya sendiri masih belajar.

Kadang saya takut kalau anak merasa terbuang berada di pesantren, setiap saya jenguk saya berikan perhatian lebih, saya tanya segala macam agar anak tidak merasa jauh dari saya!

2. Dua anak saya dipesantren, yang 3
Ke Tiga dirumah.
Bagamana cara memberikan pengertian kalau saya tidak membeda-bedakan  mereka?
Jazakillah.

🌷Jawab:

 ‎بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Untuk pertanyaan pertama,
Ibu adalah madrasah pertama bagi anak. Ini adalah suatu idealisme dan mengandung nilai fitrah. Akan tetapi dalam kondisi tertentu seperti yang bunda alami, hal iti saya rasa tidak ada salahnya. Menyekolahkan anak memang sesuatu yang hampir tidak bisa ditinggalkan di zaman sekarang. Dan memilihkan sekolah yang islami yang mampu mendidik anak-anak kita cinta pada Al Qur’an dan mau mengamalkannya adalah suatu kwajiban utama bagi orang tua.

Langkah bunda insyaAllah sudah tepat. Namun bagi bagi bunda yang lain yang anaknya masih kecil agar kondisi ini dapat diambil pelajaran terutama dari sisi ketidak mampuan kita mendidik agama pada anak-anak kita karena keterbatasan ilmu. Sehingga kita hanya mengandalkan sekolah.

Artinya bukan anak tidak harus disekolahkan tetapi cukup dididik sendiri. Pada saatnya sekolah maka sekolahkan anak tersebut. Pilihkan sekolah yang tepat. Akan tetapi asupan ilmu yang tidak diberikan oleh sekolah tidak juga harus kita lalaikan.

Dengan demikian khusunya bagi orang tua yang masih memiliki anak usia dini atau balita, kejarlah ilmu agama. Fahami syariat Allah seluas-luasnya. Buka wacana pergaulan islam yang positif sehingga hati antuna menjadi hidup dan berenergi.

Jangan terpetak pada rutinitas, nanti anti akan menemui kejenuhan yang justru akan berakibat pada tidak stabilnya emosional. Hal ini pasti berpengaruh negatif pada suasana kehidupan keluarga. Padahal kebahagiaan didalam rumah tangga itu penyangga utamanya adalah kita para ibunda.

Untuk pertanyaan kedua :
Tentang hal ini tentu bunda yang lebih tahu tentang situasinya. Mengapa atau apa sebab adanya perbedaan ini.

Saya kira dengan diskusi yang aktif dan produktif insyaAllah pasti dengan sendirinya akan menjadi penetral suasana hingga tidak terjadi kecemburuan diantara anak-anak bunda.

 ‎والله أعلم بالصواب

0⃣2⃣ Emmy
Assalamu alaikum wr.wb.

Bagaimana caranya agar anak-anak kita yang sudah remaja atau dewasa bisa kembali cinta kepada Al Qur'an bunda..??
Sebagai orang tua apa yang harus kami lakukan, mengingat mereka sudah terlalu sibuk dengan urusan mereka sendiri-sendiri yang terkadang sampai jauh dari Al Qur'an dengan kesibukan dunia mereka! Mohon jawabannya...
Syukron

🌷Jawab:

 ‎بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Memang materi yang saya sampaikan tadi malam sengaja saya sampaikan dari dasar.
Artinya tema yang diangkat coba saya jabarkan dari fondasinya. Dan prakteknya pun yang ideal adalah ketika anak masih usia dini.

Jika kondisi anak sudah dewasa maka kita butuh suatu start yang panjang juga untuk menjelaskannya.

Akan tetapi intinya, bunda tidak perlu merasa khawatir. InsyaAllah dengan bekal meluruskan niat kembali dan meminta pertolongan kepada Allah untuk mewujudkan niat ini insyaAllah harapan bunda untuk ananda yang sudah dewasa pasti akan ada hasilnya.

Akan tetapi tetap kaidah keduanya harus dikerjakan ya bunda (seperti materi yang sudah saya jelaskan panjang lebar) ... yakni mulailah menjadi contoh yang ideal.

Tunjukkan bahwa pribadi bunda sudah benar-benar menuju pada proses hijrah. Perbanyaklah berinteraksi dengan Al Qur’an dengan penuh rasa cinta dan ikuti dengan prilaku ahlaq yang selalu menuju pada tuntunan Rasulullah ﷺ .

Dengan demikian anak-anak bunda yang telah dewasa pun pasti akan mulai berfikir dan dari proses pikir tersebut jika ibundanya istiqomah dan terus mendoringnya dengan doa maka anak-anak pun akan mengikuti langkah-langkah hijrah sebagaimana yang sedang ditempuh oleh ibundanya.

Sesibuk apapun mereka tetap beri nasihat tentang pentingnya kita hidup kembali pada Al Qur’an. Jangan pernah bosan bunda ... dalam menasihati anak. Agar anak tidak semakin jauh.

Karena ya begitulah karakter dunia. Selalu melalaikan. Jika sudah dikuti seolah tuntutan kesibukan dunia tak pernah ada habisnya sedangkan masa hidup di dunia ini hanya sesaat saja semetara kehidupan akhirat adah abadi.

Tetapi karena keterbatasan ilmu dan keengganan manusia dalam mengikuti kebenaran yang dibawa oleh Rasulullah ﷺ mengakibatkan manusia lebih suka memilih yang fana daripada yang abadi.

Hal ini juga tidak terlepas dari pengaruh jerat syetan yang sangat hebat upayanya dalam menyesatkan manusia.

Oleh karena itu....
Lazimkan doa agar kita selalu dibimbing pada jalan Agama Allah ‎ ‎سبحانه وتعالى .
Rasulullah ﷺ mengajarkan doa :

Allahumma yaa Muqolibal Quluub
Tsabit qolbi ‘alaa Diinik.

Artinya :
Aku mohon kepada Allah yang membolak balikkan hati agar teguhkan hatiku condong pada AgamaNya.


Pesan terakhir adalah sering - sering ajak anak bunda diskusi tentang Agama. Ilmu akhirat. Proses kematian. Dan lain sebagainya.

Awalnya ditolak ... ?
Tidak apa - apa ... jangan pernah bosan. Dengan doa insyaAllah nanti hati ananda akan terbuka.
Nasihati pula tentang teman - teman pergaulannya. Sarankan agar mereka memilih teman-teman yang sholih.

Demikian bunda.  ‎

والله أعلم بالصواب

0⃣3⃣ Ana
Anak saya sudah usia 15 dan 12 tahun bund, strategi apa yang harus saya lakukan agar mereka tetep istiqomah dalam menjalankan perintah Allah, berhubung  saya sering keluar daerah, kalau saya di rumah mereka disiplin tapi suka bandel kalau saya tidak ada di rumah!

🌷Jawab:
Pertanyaan ini nanti akan terjawab pada sesi pembahasan tema pertemuan yang akan datang ya
InsyaAllah


🌸🌸🌸🌟🌟🌟🌸🌸🌸
          💎CLoSiNG STaTeMeNT💎

Berilah ruang waktu dalam kehidupan kita untuk merenung, ke arah mana kiranya kita akan mengajak anak-anak kita mendarat. Di kampung akhirat nanti hanya ada dua kampung pendaratan yakni Surga dan Neraka. Banyak jalan untuk menuju keduanya. Dengan menempuh jalan AL QUR’AN kita akan mencapai syurga. Teguhkan hati kuatkan jiwa. Hadapi segala rintangan demi mencapai jalan yang mulia.

 ‎والله أعلم بالصواب