Jumat, 30 Oktober 2020

MASIHKAH KAU MENINGGALKAN SHOLAT?

 



OLeH: Ibu Hj. Irnawati Syamsuir Koto

  💎M a T e R i💎

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh sahabat sahabatku

Bismilllah, segala puji hanya untuk Allah Azza wa jalla yang telah memberikan rahmat-Nya untuk kita semua,  sholawat dan salam kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam keluarga dan sahabat serta seluruh pengikut beliau hingga akhir zaman.

Sahabat sahabatku...

Islam dibangun di atas 5 perkara: "Bersyahadat bahwa tiada sesembahan yang haq kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan shalat, membayar zakat, haji ke Baitullah dan puasa Ramadhan.” (HR. Bukhari no.8, Muslim no. 16).

Shalat adalah ibadah yang agung. Ia juga merupakan ibadah yang urgen dan penting untuk senantiasa di jaga. Disisi lain, banyak pula keutamaan-keutamaan dari ibadah shalat. Maka dengan begitu tingginya kedudukan shalat dalam Islam, meninggalkan ibadah inipun berat konsekuensinya.

Jika di dunia ini ada emas dan uang sebagai investasi, maka shalat adalah investasi dari dunia hingga akhirat. Ya, shalat itu investasi bagi siapa saja yang ingin mengerjakan dan menegakkannya dengan iman dan kesungguhan. Bayangkan, shalat itu dengan izin Alloh ﷻ mampu mengubah dan mendatangkan segalanya. Shalat yang dikerjakan dengan kekhusyu’an, maka akan mendatangkan ketenangan, kedamaian, kebahagiaan, dan kesuksesan bagi yang melaksanakannya.

Coba tadabburi Quran surat Al Mukminun ayat 1 dan 2 yang artinya,  “Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, 2. (yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam shalatnya.”  (QS. Al Mukminun: 1-2). 

Shalat, menjadi bukti keberuntungan bagi siapa saja yang mengerjakannya dengan khusyu’. Siapapun yang ingin sukses dalam hidupnya, maka dalam surat Al Mukminun ini yang menjadi syarat utamanya adalah kerjakan shalat dengan khusyu’.

Siapa saja yang shalatnya benar sesuai aturan Alloh ﷻ dan Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, maka bangkit dan kerjakanlah shalat dengan khusyu’. Shalat adalah syarat untuk mendapatkan keberkahan, ketenangan dan kesuksesan dalam hidup. Shalat menjadi penentu suksesnya seseorang di dunia hingga akhirat.

Mari merenung sejenak. Mengapa di dunia ini, di negeri tercinta ini khususnya, begitu banyak kriminalitas terjadi dimana-mana? Tidak jarang, para pelaku kejahatan itu adalah orang-orang yang ber-KTP Islam. Mengapa justru umat Islam diantaranya nekad menjadi pelaku berbagai aneka kriminal itu? Bisa ditebak karena shalat sudah ditinggalkan sehingga fitrah sucinya jauh dari Alloh ﷻ dan cenderung mengikuti hawa nafsu.

Jika shalat sudah ditinggalkan, maka yang akan menjadi penuntun dalam diri seorang hamba itu bukan lagi Allah Ta’ala melainkan hawa nafsunya. Jika nafsu sudah menjadi penuntun, maka segala perbuatan buruk dianggap baik. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman yang artinya:

“59. Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, Maka mereka kelak akan menemui kesesatan, 60. kecuali orang yang bertaubat, beriman dan beramal saleh, Maka mereka itu akan masuk surga dan tidak dianiaya (dirugikan) sedikitpun.” (QS. Maryam: 59-60).

Sahabat-sahabatku yang dicintai Alloh ﷻ...

💎MENIGGALKAN SHALAT ADALAH MAKSIAT TERBESAR

Salah satu tanda syukur seorang hamba kepada Allah Ta’ala adalah dengan menegakkan shalat fardhu yang lima. Shalat mempunyai kedudukan yang sangat penting di hadapan Allah Ta’ala. Shalat juga menjadi pemisah antara orang mukmin dan orang kafir. Selain itu, shalat menjadi kunci utama diterimanya segala amal ibadah. Bahkan, shalat adalah amalan pertama kali yang kelak akan dihisab oleh Allah Ta’ala. Siapa yang shalatnya baik, maka dijamin oleh Alloh ﷻ baik semua amal ibadahnya yang lain. Pun sebaliknya, jika shalatnya tidak baik, maka akan tertolaklah segala amal ibadahnya yang lain.

Shalat adalah cara bagi seorang hamba untuk membangun komunikasi dan kedekatan dengan Rabb, Sang Maha Pencipta. Dialah Rabb yang Maha Mencukupi segala keperluan semua makhluk yang bernyawa. Artinya, betapa sombong seorang hamba bila ia mengaku beriman hanya kepada Alloh ﷻ semata, tapi berani-beraninya meninggalkan shalat lima waktu.

Meninggalkan shalat fardhu adalah suatu kemaksiatan terbesar (jika tanpa alasan syar’i) yang dilakukan seorang hamba kepada ‘Majikannya’ yakni Allah Ta’ala. Karena itu jika seorang hamba hendak meninggalkan shalat fardu, maka ingatlah nasihat Ibrahim bin Adham berikut ini.

Suatu ketika ada seorang pemuda yang datang kepada Ibrahim Ibn Adham Rahimahullah, dia curhat dan berkata, “Ya syaikh, sesungguhnya nafsuku mendorongku untuk melakukan kemaksiatan, tolong berikan kepadaku nasihat, mudah-mudahan dengan nasihat itu aku bisa menahan diri dari kemaksiatan.”

Ibrahim Ibn Adham Rahimahullah berkata, “Jika nafsumu mengajak untuk bermaksiat kepada Alloh ﷻ maka silakan, tidak mengapa tetapi ada 5 syarat.”

√ Pertama, “Jika engkau ingin bermaksiat kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala lakukanlah ditempat yang engkau tidak dilihat oleh Alloh ﷻ."

√ Kedua, “Jika engkau bermaksiat kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, maka jangan engkau bermaksiat di buminya Alloh ﷻ.”

√ Ketiga, “Jika engkau hendak bermaksiat kepada Alloh ﷻ silakan saja, tetapi jangan engkau makan rezeki yang Allah Subhanahu wata’ala berikan kepadamu.”

√ Keempat, “Jika engkau bermaksiat kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala kemudian datang Izrail (Malaikat Maut) hendak mencabut nyawamu, maka katakan kepadanya bahwa engkau belum mau mati.”

√ Kelima, “Jika engkau bermaksiat kepada Alloh ﷻ, dan kelak di hari kiamat saat Malaikat Zabaniyah mau menyeretmu dan memasukkanmu ke dalam neraka, maka bisakah engkau mengatakan, ‘Saya tidak mau masuk neraka… saya mau masuk surga.” 

Ibrahim bin Adham melanjutkan kata-katanya, “Jika engkau tidak mampu bersembunyi dari pandangan Alloh ﷻ, engkau tinggal di buminya Alloh ﷻ, engkau makan rezekinya Alloh ﷻ, engkau tidak mampu menolak datangnya malaikat maut dan engkau tidak mampu menolak dirimu ketika diseret ke dalam neraka, maka masihkah engkau akan bermaksiat kepada Alloh ﷻ saudaraku?” Akhirnya pemuda ini mengatakan: ”Astagfirullah Al adzhim”, dia beristighfar dan bertobat akhirnya ia kemudian tidak jadi melakukan kemaksiatan tersebut.

Pemuda itupun menangis tersedu-sedu dan bertekad untuk tidak pernah bermaksiat lagi selamanya kepada Allah Ta’ala.

🌸🌷🌸
Sahabat, jangan pernah lagi tinggalkan shalat fardhu. 

Sesibuk apapun kita, mari luangkan waktu untuk ‘berkomunikasi’ dengan Alloh ﷻ. 

Dengan shalat, hidup kita menjadi berkah. Harta kita menjadi berkah. Keluarga kita menjadi berkah. Anak-anak dan istri kita menjadi berkah. Ilmu dan harta kita menjadi berkah. 

Bahkan, dunia dan akhirat kita akan bahagia. Wallahi, tidak akan pernah bahagia seseorang yang berani meninggalkan shalat. 

Tidak akan pernah sakinah, mawaddah warohmah sebuah keluarga bila suami istri dan anak-anaknya terbiasa meninggalkan shalat.

Sahabat, banggakah kita akan kegagahan? 

Banggakah kita dengan wajah yang tampan dan cantik? 

Banggakah kita dengan harta kekayaan yang kita miliki? 

Banggakah kita dengan pengaruh yang besar karena kekuasaan yang dimiliki? 

Banggakah kita dengan luasnya ilmu dan pengalaman yang kita punya? 

Banggakah kita dengan gelar berderet yang kita raih dari lembaga-lembaga pendidikan? 

Apa arti semua kebanggaan itu jika kita jauh dari Alloh ﷻ. 

Semua itu sama sekali tidak bernilai di sisi Alloh ﷻ jika kita masih senang meninggalkan shalat.

Mari berlelah-lelah dalam menegakkan shalat, daripada kita berlelah-lelah selamanya di dalam neraka karena menanggung dosa akibat meninggalkan shalat. Selagi masih ada waktu dan usia, mari perbarui komitmen kita kepada Alloh ﷻ untuk menjaga shalat fardhu kita dan meningkatkan kualitasnya semata-mata karena rasa takut dan harap kepada Alloh ﷻ, wallahua’lam.

🌸🌸🌸🌟🌟🌟🌸🌸🌸
        💎TaNYa JaWaB💎

0️⃣1️⃣ Han ~ Jatim
Assalamu'alaikum, 

Bu, bagaimana cara dan kiat menasihati saudara atau keluarga sendiri yang sholatnya itu kadang ingat kadang tidak atau bahkan tidak sama sekali mengerjakannya. 

Kalau sama keluarga atau saudara sendiri itu biasanya luar bisa sulit untuk di dengarkan nasihat-nasIhat kita. Apalagi kalau yang menasihati lebih muda. 

Bagaimana bu? 

🌸Jawab:
Waalaikummussalam warahmatullah wabarakatuh 

Benar sekali, menasihati orang terdekat itu lebih sulit daripada orang lain. 

Jadi kembali lagi, tugas kita adalah terus mengajak dan mendakwahkan betapa pentingnya sholat bagi seorang muslim. Dan terus mendoakan agar Alloh ﷻ memberikan hidayah. 

Jalankan saja tugas kita, seraya terus berharap kepada Alloh ﷻ. 

Jangan pernah lelah untuk berdakwah dan mengajak kepada kebenaran meski kita diabaikan. 

Wallahu a'lam

0️⃣2️⃣ Frin ~ Surabaya
Bunda Irna, 
 
1. Saya lihat ada keluarga saya itu sering menjama' sholatnya padahal tidak pergi kemana-mana.  Pernah saya tanya katanya takut lupa. Bagaimana ya bunda sholatnya? 
(Biasanya sholat dhuhur sekalian ashar dan sholat maghrib sekalian sholat isya'). 
Bagaimana caranya saya harus mengingatkannya? 

2. Saya dulu masih zaman jahiliyah (awal-awal kerja) sering mengqodho' sholat. 
Misal pulang kerja jam 4 begitu tidak sholat ashar dulu di kantor langsung pulang bila macet begitu bisa-bisa sampai rumah maghrib. 
Bagaimana bun sholat saya atau harus bagaimana sekarang? 

Jazakillah khoir untuk pencerahannya. 

🌸Jawab:
1. Ajak kembali mempelajari syarat dan rukun sholat. Pelajari kembali apa syarat boleh menjamak sholat. Karena tidak semua kondisi boleh menjamak. Hal ini penting untuk dipelajari. Memang harus diingatkan. Islam itu memang memberi keringanan, tapi jangan meringan-ringankan. 

2. Seharusnya jam 4 itu sebelum pulang sholat dulu ya, karena itu udah masuk waktu sholat. Ini sudah sama dengan melalaikan sholat. 

Karena semua sudah terjadi, maka jalannya  adalah bertaubat, tidak ada jalan yang bisa kita tempuh untuk mengharap ridho Alloh ﷻ selain bertaubat atas kesalahan dan kelalaian kita. 

Wallahu a'lam

0️⃣3️⃣ Han ~ Jatim
1. Bu, bagaimana dengan makmum yang sholat berjamaah tapi mendahului imam atau bersamaan dengan imam gerakannya? Berdosakah atau batal sholatnya? 

2. Bagaimana dengan hukum orang yang bertato dalam melaksanakan sholat, sah atau tidak bu? 

🌸Jawab:
1. Makmum yang mendahului imam dan dia sadar telah mendahului imam, jika bukan dalam kondisi darurat, maka sholatnya tidak sah.  

Jika bersamaan dengan Imam, maka hukumnya makruh, dia tidak mendapatkan keutamaan sholat berjama'ah.

2. Sholatnya sah, karena syarat sah sholat adalah wudhu, dan tato tidak menghalangi air wudhu sampai ke kulit. Karena tato itu berada dibawah kulit. 

Akan tetapi perlu dicermati bahwa tato itu haram di dalam Islam, apalagi jika unsur-unsur tato sendiri ada barang yang haram untuk dibawa sholat. Karenanya para ulama dengan tegas menyatakan tato harus dihapus, meski itu menyakiti, tapi jika tidak bisa dihapus dan kalau dipaksakan menghapus akan membawa kemudharatan, maka taubat adalah jalan satu-satunya. 

Wallahu a'lam

0️⃣4️⃣ Frin ~ Surabaya
Bunda Irna, di mushollah dekat rumah itu ada beberapa jama'ah bila selesai sholat wajib, begitu imam masih baca-baca wiridan tapi ada beberapa yang langsung sholat sunnah ba'diyah, begitu itu bagamana nggeh? 

🌸Jawab:
Nggak masalah Mba Frind, yang wajib adalah sholatnya, wirid itu sunnah. Tidak harus ikut imam. 

Wallahu a'lam

0️⃣5️⃣ Frin ~ Surabaya
Awal-awal fokus, lama-lama lupa. 

Kiat-kiatnya bagaimana ya sampai akhir bisa tumu'nina? 

🌸Jawab:
Manusiawi mbak, disaat kita ingat bahwa kita sedang sholat, maka kembalilah untuk khusyuk. Dan itulah kadar khusyuknya manusia.

Wallahu a'lam

0️⃣6️⃣ Frin ~ Surabaya
Masalah wudhu bunda irna, 

Kalau pas sholat begitu,  kadang ingin (maaf mau buang angin) padahal kalau tidak sholat begitu biasa-biasa tidak terasa apa-apa begitu sebaiknya bagaimana nggeh. 

Ditahan apa dibatalin karena kadang pas jama'ah sama ibu.

🌸Jawab:
Hukum menahan buang angin itu makruh, ini juga kadang adalah godaan dari setan, ini perlu dipelajari juga, benar-benar buang angin atau rasa was-was saja. 

Wallahu a'lam

0️⃣7️⃣ Serra ~ Malang
Assalamualaikum, 

Ketika kita sudah sholat 5 waktu tapi gagal terus tepat waktu baiknya bagaimana ya? 

Terima kasih

🌸Jawab:
Waalaikummussalam warahmatullah wabarakatuh

Dipelajari gagalnya disebabkan oleh apa? 

Manajemen waktu harus kembali diperhatikan.

Semua terjadi karena malas dan diundur-undur tanpa sebab, atau karena bertabrakan dengan pekerjaan yang memang benar-benar tidak bisa ditinggalkan. 

Atur kembali manajemen waktunya. 

Wallahu a'lam

0️⃣8️⃣ Safitri ~ Banten 
Assalamualaikum bun, 

1. Kalau dia rajin ibadahnya cuma di bulan puasa saja bagaimana itu? Jadi setelah bulan puasa selesai ibadahnya pun malas-malasan lagi?
 
2. Jika dalam satu rumah hanya ada beberapa orang yang rajin dalam ibadah tapi yang lain masih malas-malasan disuruh dan di bilangin juga tetap masih belum berubah, jika seperti ini bagaimana bun apa yang rajin ibadah ini dia gagal dalam mengajak saudaranya dan dia belum bisa disebut muslim yang baik apa dia ikut-ikut dapat dosa karena tinggal satu rumah?

🌸Jawab:
Waalaikummussalam warahmatullah wabarakatuh 

1. Ini memang rata-rata terjadi pada kita, saat ramadhan rajin sekali ibadah, ini dan itu, setelah ramadhan semua jadi ambyar lagi, berarti ibadahnya karena ramadhan bukan karena Alloh ﷻ, dia kejar fadhilah ramadhan, tapi 11 bulan kemudian dia lupa fadillah dahsyat amal ibadah yang lain. Semoga Alloh ﷻ kuatkan kita untuk terus beribadah, baik dibulan ramadhan maupun diluar ramadhan. Aamiin. 

2. Bukan gagal, tapi Alloh ﷻ belum memberikan hidayah, terus saja mengajak dan mengingatkan. Jangan bosan. InsyaaAllah jika tidak ada pembiaran, maka anggota keluarga lain sudah lepas tanggungjawabnya. Tidak lagi dimintai pertanggungjawaban atas pembiaran orang yang tidak taat. 

Wallahu a'lam

0️⃣9️⃣ Han ~ Jatim
Assalamu'alaikum, 

Bu, bagaimana riwayat awal sholat wajib ini? Apakah sudah ada sejak Nabi Adam atau setelah turunnya wahyu Al Qur'an? 

🌸Jawab:
Waalaikummussalam warahmatullah wabarakatuh

Sebetulnya kewajiban shalat sudah ada sebelum peristiwa tersebut. Shalat diwajibkan kepada Nabi Muhammad ﷺ sedari awal ia diangkat sebagai Nabi dan menerima wahyu pertama.

Hal ini ditegaskan dalam hadis riwayat Ahmad dan Ad-Daraquthni; 

أن جبريل أتاه في أول ما أوحي إليه فعلمه الوضوء والصلاة

Artinya, “Jibril datang kepada Rasul ketika menyampaikan wahyu pertama dan mengajarkan Rasul wudhu’ dan shalat.” (HR. Ahmad dan Ad-Daraquthni).

Hanya saja sholat 5 waktu diwajibkan setelah isra' mi'raj. 

Wallahu a'lam

🔹Jadi sebelum Nabi Muhammad baginda kita  Rasulullah ﷺ sholat belum menjadi Kewajiban ya bu?

🌸Kalau kita dalami dari Al Quran, maka kita akan menemukan bahwa Rasul rasul sebelum Rasulullah ﷺ juga sholat. Mereka berdoa dalam sholatnya.

Wallahu a'lam

1️⃣0️⃣ Bunda khansa ~ Bekasi
Assalamualaikum bun, 

Bagaimana cara memberi pengertian kepada anak umur 9 tahun kalau sholat itu wajib dan harus dilakukan dengan sungguh-sungguh. Karena anak saya masih sering bohong kalau disuruh sholat, bukannya sholat malah mainan,  giliran mau, sholatnya tidak sesuai raka'atnya dan asal-asalan.

🌸Jawab:
Waalaikummussalam warahmatullah wabarakatuh

Kalau anak-anak memang harus berulang-ulang Bund, dan beri anak reward jika dia sholat dengan tepat waktu dan rutin, anak-anak itu suka dihargai atas usahanya. Karena itulah beri dia reward jika dia melakukan kebaikkan. Minimal pujian. 

Dan juga ajak sholat bareng kita. 

Perlahan-lahan ananda akan suka sholat. InsyaaAllah.

Wallahu a'lam

1️⃣1️⃣ Lina ~ Bekasi
Bismillah... 
Afwan ustadzah,
"Bagaimana agar sholat kita itu bisa benar- benar khusyu'?"

Jazakillah Khair atas kesempatan dan jawaban dari ustadzah. 

🌸Jawab:
Berikut ada beberapa tips agar sholat bisa khusyuk. 

(1) Mengikuti Tata Cara Dengan Benar. 

Dalam melaksanakan cara agar shalat khusyuk, shalat shalat wajib diharuskan untuk mengikuti tata cara shalat wajib yang baik mulai dari bagian wudhu, niat, gerakan, tuma’ninah, kekhusyu’an, dan lain-lain. Shalat wajib yang asal-asalan akan memperbesar resiko shalat sobat pembaca tidak diterima oleh Alloh ﷻ.

Diharapkan seluruh umat muslim laki-laki dan perempuan untuk selalu memperbaiki shalat wajibnya dari waktu ke waktu dengan mempelajari ilmu cara agar shalat khusyuk shalat dari sumber yang bisa dipercaya dan dijadikan panutan dengan dasar Hadits Nabi Muhammad ﷺ dan tuntunan para imam besar.

(2) Niat Tulus Ada. 

Banyak orang melalui banyak media pula yang mengajarkan tentang selama menjalankan shalat, namun yang perlu dipahami bahwa cara untuk mendapatkan shalat wajib yang khusyuk yang terpenting itu terletak pada diri sendiri, hanya perlu memahami kiat agar shalat wajib khusyuk dan pelaksanaannya sendiri yang menentukan, maka niat tulus dari dalam hati menjadi kunci utama.

(3) Hati. 

Dalam melakukan cara agar shalat khusyuk shalat shalat wajib, sehingga mendapatkan hikmah shalat yang sebenarnya seharusnya bukan hanya anggota tubuh yang mengikuti gerakan demi gerakan shalat wajib. Ini yang seringkali terjadi sehingga seseorang tidak meraih shalat wajib yang khusyuk. Namun, perlu untuk mengikutkan hati dalam setiap shalat wajib, dalam setiap gerakan dan bacaan dalam shalat wajib, menjadikan hati ikut melaksanakan shalat wajib bersama seluruh anggota tubuh .

(4) Memahami Arti Shalat Wajib. 

Dalam setiap gerakan dalam shalat wajib itu tidak lepas dari bacaannya, mulai dari lafadz takbiratul ihram hingga mengucapkan salam setelah tahiyyatul akhir dipenuhi dengan bacaan-bacaan suci yang berasal dari ayat-ayat Al-Qur’an hingga do’a-do’a dalam shalat wajib itu sendiri.

(5) Mendalami Makna Bacaan Shalat. 

Salah satu penyebab seseorang menjadi sulit mendapatkan shalat wajib yang khusyuk adalah tidak tahu apa arti dan makna lafadz yang dibacanya dalam shalat wajib yang akhirnya membuat shalat wajibnya berjalan begitu saja tanpa bisa dia hayati. Maka mulailah mempelajari dan memahami satu per satu bacaan shalat wajib begitu juga arti. Dan mencoba untuk terus menghayatinya dalam setiap shalat wajib yang lakukan.

(6) Fokus. 

Saat melakukan shalat wajib itu ditujukan di tempat sujud, tidak melirik apalagi menengok kiri dan kanan. Itu agar fokus dalam shalat wajib. Namun, yang lebih penting lagi pikiran juga harus fokus bahwa sementara melakukan shalat wajib, sedang menghadap kepada Alloh ﷻ. 

(7) Pusatkan Pikiran Hanya Kepada Alloh ﷻ. 

Netralkan pikiran dari berbagai hal-hal yang berbau dunia mulai dari masalah pekerjaan, keluarga, sekolah, kampus, harta, tahta, wanita, pria, dan lain sebagainya. Serahkan diri sepenuhnya hanya kepada-Nya untuk menjalankan kewajiban yang diperintahkan kepada.

(8) Menyadari Bahwa Sedang Menghadap Tuhan. 

Ciptakan suatu alam pikiran dimana sedang berhadapan dengan sesuatu yang luar biasa dahsyat dan tiada tandingannya di dunia maupun di akhirat.

(9) Munculkan Makna Bacaan Shalat dalam Hati. 

Mempelajari dan Memahami Arti dan Makna Bacaan Shalat wajib. Pelajarilah arti dan makna di balik ucapan-ucapan saat sedang shalat wajib, lalu pahami dan hafalkan. Munculkan arti dan makna bacaan shalat wajib sobat pembaca saat sedang shalat wajib.

(10) Menganggap Shalat Terakhir. 

Menganggap Shalat wajib Yang Sedang Dilakukan adalah Shalat wajib Terakhir. Setiap manusia maupun jin tidak ada yang mengetahui secara pasti apa yang akan terjadi di masa yang akan datang termasuk hari kematian.

(11) Mengingat Kematian. 

Anggap saja akan meninggal dunia saat shalat wajib berlangsung maupun setelah shalat wajib. Orang mukmin yang tahu dia mau wafat maupun mau kiamat besar, maka orang itu akan segera meningkatkan cara agar shalat khusyuk shalatnya serta menjalankan cara agar shalat khusyuk shalat dengan sebaik-baiknya.

(12) Konsentrasi. 

Jika pikiran terganggu segera kembali konsentrasi apabila tiba-tiba tersadar bahwa sedang terlena dengan buaian alam pikiran dunia, maka bersegeralah kembali kepada arti dan makna bacaan shalat wajib atau kembali mengingat Alloh ﷻ.

(13) Memperhatikan Kondisi Tubuh Sebelum Shalat Wajib. 

Pastikan bahwa sudah merasa nyaman dan siap untuk melaksanakan cara agar shalat khusyuk shalat-shalat wajib dengan baik, seperti sudah buang air, sudah makan yang cukup, pikiran sudah netral, bersih dari najis dan hadas dan lain sebagainya.

(14) Memperhatikan Kondisi Lingkungan Sebelum Shalat wajib. 

Usahakan cari tempat shalat wajib yang terbaik bagi dilihat dari aspek kebersihan, kenyamanan, kebisingan, gangguan orang lain, gangguan anak-anak, keamanan, perizinan, dan lain-lain.

(15) Shalat Tepat Waktu dan Tidak Terburu-Buru. 

Agar bisa shalat wajib dengan khusyuk harus sholat pada waktu yang paling utama, yaitu shalat wajib tepat waktu di awal waktunya. Untuk laki-laki shalat wajib berjamaah di masjid atau mushola setelah panggilan adzan dan komat, sedangkan untuk yang perempuan boleh dilaksanakan di rumah.

Shalat wajiblah dengan santai dengan menikmati setiap detiknya menghadap langsung kepada sang khalik walaupun sebenarnya sedang diburu waktu. Ikhlas semata-mata untuk mendapatkan ridho Alloh ﷻ buang jauh-jauh tujuan shalat wajib selain untuk mendapatkan ridho dari Alloh ﷻ seperti untuk pamer atau riya, ingin dilihat atasan, ingin dianggap orang sebagai orang alim, sekedar ikut-ikutan orang lain, dan lain sebagainya.

Berusaha untuk selalu memperbaiki shalat wajib, muslim laki-laki dan perempuan yang baik akan terpacu terus-menerus melakukan perbaikan cara agar shalat khusyuk shalat maupun hal-hal yang lain untuk menyempurnakan dirinya sesuai dengan Al-Qur’an dan tuntunan hadist Nabi Muhammad ﷺ.

Dan yang lebih penting lagi khusyu setelah sholat baik dalam perilaku maupun yang lainya dalam kehidupan sehari- hari. 

Wallahu a'lam

1️⃣2️⃣ Han ~ Jatim
Assalamu'alaikum, 

Bu, bagaimana dengan orang yang rajin ibadah sholat tapi kelakuan masih saja menyakiti orang sekitarnya? (Suka menggunjing, memfitnah, sombong dan lainnya). 

1. Apakah amal ibadah sholatnya masih dan tetap di terima? 

2. Bagaimana dengan mereka yang tidak sholat tapi amalan yang lainnya bagus? 

🌸Jawab:
Waalaikummussalam warahmatullah wabarakatuh

1. Amalan akan diterima sesuai dengan yang diniatkannya. Kalau niatnya ikhlas karena Alloh ﷻ tentu akan diterima. Hanya saja, pas pada penimbangan amalan baik dan buruk nanti akan dilihat mana yang lebih berat. 

🔹Kalau misal berat yang buruk amalannya apakah akan menggugurkan pahala sholatnya bu walau niat sholatnya tulus ikhlas? 

🌸Tidak gugur, tetap diterima. Hanya saja, timbangan amal keburukannya lebih berat, dan tentu hukuman yang dia terima sesuai dengan timbangan amalannya.

Wallahu a'lam

2. Kita lihat dan simak hadist berikut ini yang diriwayatkan oleh Bukhari sesungguhnya Nabi sallallahu alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ تَرَكَ صَلاةَ الْعَصْرِ فَقَدْ حَبِطَ عَمَلُهُ (رواه البخاري، رقم 553)

"Barangsiapa yang meninggalkan shalat asar, maka amalannya akan terhapus." (HR. Bukhari, no. 553)

Makna ‘Terhapus amalannya’ yakni batal dan tidak bermanfaat baginya. Hadits ini menunjukkan bahwa orang yang meninggalkan shalat, Alloh ﷻ tidak menerima amalan darinya. Maka orang yang meninggalkan shalat tidak bermanfaat sedikitpun amalannya. Tidak akan dinaikkan amalannya kepada Alloh ﷻ.

Ibnu Qoyyim rahimahullah berkata terkait makna hadits ini, "Yang tampak dari hadits ini, bahwa meninggalkan ada dua macam; Meninggalkan semuanya, tidak pernah melakukan sama sekali, maka ini akan menghilangkan semua amalannya. Meninggalkan sebagian pada hari tertentu, maka ini menghilangkan amalan pada hari itu. Gugurnya amal secara umum seimbang dengan meninggalkan secara umum, dan gugurnya sebagian seimbang dengan meninggalkan secara tertentu." (As-Shalat, hal. 65)

Wallahu a'lam

1️⃣3️⃣ Han ~ Jatim
1. Batalkah wudhu jika bersentuhan dengan wanita (istri atau bukan istri) dan sebaliknya?

2. Tapi kalau dulu pas di Mekah dan Madinah tidak masalah bu bercampur pas tawaf itu tidak batal? Atau batal juga bu bersentuhan bukan muhrimnya? 

3. Apa hukumnya membaca al fatihah bagi makmum bu? 

🌸Jawab:
1. Ada perbedaan pendapat para ulama delam hal ini, ada yang menyatakan batal, ada yang tidak. 

2. Waktu kita haji atau umrah, biasanya para pembimbing akan menjelaskan hal ini, akan dianjurkan mengikuti mazhab yang berpendapat bahwa bersentuhan tidak membatalkan wudhu, dan akan diajari tata cara wudhunya. 

3. Ini juga ada perbedaan pendapat para ulama. Ada yang mewajibkan makmum untuk membaca dan ada yang tidak. Dan ada yang juga yang memberi ketentuan bagi makmum membaca atau tidak.

Wallahu a'lam

🌸🌸🌸🌟🌟🌟🌸🌸🌸
 💎CLoSSiNG STaTeMeNT💎

Sahabat-sahabatku, mari kita lebih serius lagi memperhatikan dan menjaga shalat kita dan juga orang-orang yang terdekat dengan kita. 

Jangan sampai kita dan orang-orang terdekat kita meninggalkan shalat yang diwajibkan Alloh ﷻ. Karena beratnya konsekuensi bagi orang yang meninggalkan shalat.

Demikian dari saya, mudah-mudahan nanti kita bisa belajar tentang keutamaan sholat. 

Mohon maaf atas kesalahan dan kekurangan malam ini.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuuh.

JANGAN BIARKAN DIA BERPALING HATI

 



OLeH: Ummi Yulianti

 💘M a T e R i💘

بِسْــــــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمن الرَّحِيْمُ


السلام عليكم و رحمة الله و بركاته
 الحمد لله 
نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ...

ام بعد

Segalanya milik Alloh ﷻ apa yang ada di langit dan bumi, kenikmatan dan kesusahan asalnya dari Alloh ﷻ sudah selayaknya kita panjatkan puji dan syukur hanya kepada Alloh ﷻ. 

Agama Islam adalah agama yang mengangkat dan membebaskan manusia dari zaman jahiliah zaman kegelapan menuju ke zaman yang terang benderang, sudah selayaknyalah kita sebagai umatnya senantiasa menghaturkan sholawat dan salam hanya kepada Nabi Muhammad ﷺ. 

🌸JANGAN BIARKAN DIA BERPALING HATI


Menikah, menjadi salah satu impian terbesar semua orang. Menikah, menjalani hidup sebagai suami istri, dan membuat keturunan adalah cara manusia terhindar dari kepunahan. Setiap insan ingin menghabiskan masa tua bersama orang yang dicintai.

Membina hubungan suami istri itu tidaklah mudah. Ada banyak tanggung jawab besar yang harus dipikul. Masing-masing, suami dan istri punya kewajiban dan haknya. Jika salah satu saja dilanggar, hal itu dapat menggoyang biduk rumah tangga. Ada kalanya berbagai ujian dan cobaan datang menghadang. Seperti rasa lelah, bosan bertemu setiap hari, faktor ekonomi, perbedaan prinsip, dan masih banyak lagi lainnya.

Cara mujarab untuk bisa menghadapi segala ujian keluarga adalah dengan cinta. Rasa kasih sayang yang besar akan mampu membuat semuanya tetap indah. Tapi bagaimana jika sikap atau perilaku dari salah satu pasangan, berubah dan membuat kecewa?

Kita harus mampu sekuat tenaga menempuh cara lain untuk mempertahankan pernikahan. Jangan biarkan goyangan angin dan masalah membuat pernikahan hancur. Akan tetapi rasa kecewa yang teramat besar dan memuncak, tidak jarang membuat hati seakan meletup kesakitan. Setidaknya katakan dan utarakan apa yang sekiranya baik dan tepat demi keberlangsungan hubungan pernikahan.

Kita sebagai istri harus memperjuangkan agar pernikahan tetap langgeng. 

Berikut di bawah ini cara dia tidak berpaling hati:

🔹1. Istri Serius Mendalami Agama

Allah Ta’ala berfirman,

إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ

“Sesungguhnya yang takut kepada Allah diantara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama.” (QS. Fathir: 28).

Kalau istri mempelajari agama dengan baik, ia akan menjadi baik, pastinya ia akan mengarahkan suami untuk semakin takut kepada Alloh ﷻ hingga hatinya tidak selingkuh ke lain hati.

Dan ingatlah wanita yang baik pasti mendapatkan laki-laki yang baik,

الْخَبِيثَاتُ لِلْخَبِيثِينَ وَالْخَبِيثُونَ لِلْخَبِيثَاتِ وَالطَّيِّبَاتُ لِلطَّيِّبِينَ وَالطَّيِّبُونَ لِلطَّيِّبَاتِ

“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula).” (QS. An-Nuur: 26)

🔹2. Taat Kepada Suami Selama Dalam Kebaikan

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dia berkata,

قِيلَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ النِّسَاءِ خَيْرٌ قَالَ الَّتِي تَسُرُّهُ إِذَا نَظَرَ وَتُطِيعُهُ إِذَا أَمَرَ وَلَا تُخَالِفُهُ فِي نَفْسِهَا وَمَالِهَا بِمَا يَكْرَهُ

Pernah ditanyakan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Siapakah wanita yang paling baik?” Jawab beliau, “Yaitu yang paling menyenangkan jika dilihat suaminya, mentaati suami jika diperintah, dan tidak menyelisihi suami pada diri dan hartanya sehingga membuat suami benci.” (HR. An-Nasa’i, no. 3231 dan Ahmad, 2:251. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih).

Ingatlah, taat pada suami adalah jalan menuju surga. Dari ‘Abdurrahman bin ‘Auf radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا صَلَّتِ الْمَرْأَةُ خَمْسَهَا وَصَامَتْ شَهْرَهَا وَحَفِظَتْ فَرْجَهَا وَأَطَاعَتْ زَوْجَهَا قِيلَ لَهَا ادْخُلِى الْجَنَّةَ مِنْ أَىِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ شِئْتِ

“Jika seorang wanita selalu menjaga shalat lima waktu, juga berpuasa sebulan (di bulan Ramadhan), serta betul-betul menjaga kemaluannya (dari perbuatan zina) dan benar-benar taat pada suaminya, maka dikatakan pada wanita yang memiliki sifat mulia ini, “Masuklah dalam surga melalui pintu mana saja yang engkau suka.” (HR. Ahmad, 1:191 dan Ibnu Hibban, 9:471. Syaikh Syu’aib Al-Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shahih).

🔹3. Menuruti Ajakan Suami Untuk Urusan Ranjang

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا دَعَا الرَّجُلُ امْرَأَتَهُ إِلَى فِرَاشِهِ فَأَبَتْ أَنْ تَجِىءَ لَعَنَتْهَا الْمَلاَئِكَةُ حَتَّى تُصْبِحَ

“Jika seorang pria mengajak istrinya ke ranjang, lantas si istri enggan memenuhinya, maka malaikat akan melaknatnya hingga waktu Shubuh.” (HR. Bukhari, no. 5193 dan Muslim, no. 1436).

🔹4. Suka Dandan Di Hadapan Suami Tercinta

Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata,

كُنَّا نِسَاؤُنَا يَخْتَضَبْنَ بِاللَّيْلِ فَإِذَا أَصْبَحْنَ فَتَحْنَهُ فَتَوَضَّأْنَ وَصَلَّيْنَ ثُمَّ يَخْتَضَبْنَ بَعْدَ الصَّلاَةِ ، فَإِذَا كَانَ عِنْدَ الظُّهْرِ فَتَحْنَهُ فَتَوَضَّأْنَ وَصَلَّيْنَ فَأَحْسَنَّ خِضَابًا وَلاَ يَمْنَعُ مِنَ الصَّلاَةِ

“Istri-istri kami punya kebiasaan memakai pewarna kuku di malam hari. Jika tiba waktu Shubuh, pewarna tersebut dihilangkan, lalu mereka berwudhu dan melaksanakan shalat. Setelah shalat Shubuh, mereka memakai pewarna lagi. Ketika tiba waktu Zhuhur, mereka menghilangkan pewarna tersebut, lalu mereka berwudhu dan melaksanakan shalat. Mereka mewarnai kuku dengan bagus, namun tidak menghalangi mereka untuk shalat.” (HR. Ad-Darimi, no. 1093. Syaikh Abu Malik menyatakan bahwa sanad hadits ini shahih dalam Shahih Fiqh As-Sunnah li An-Nisa’, hlm. 419).

🔹5.  Ridha Pada Pemberian Suami Dan Memiliki Sifat Qana’ah (merasa cukup)

Karena ridha pada pemberian suami akan membuat seorang istri rajin bersyukur, suami pun akhirnya ridha padanya. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

انْظُرُوا إِلَى مَنْ أَسْفَلَ مِنْكُمْ وَلاَ تَنْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ فَوْقَكُمْ فَهُوَ أَجْدَرُ أَنْ لاَ تَزْدَرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ

“Pandanglah orang yang berada di bawahmu (dalam masalah harta dan dunia) dan janganlah engkau pandang orang yang berada di atasmu (dalam masalah ini). Dengan demikian, hal itu akan membuatmu tidak meremehkan nikmat Allah kepadamu.” (HR. Muslim, no. 2963).

Ingatlah bahwa sebab wanita banyak yang masuk neraka karena kurang bersyukur pada pemberian suami sebagai disebutkan dalam hadits dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وَرَأَيْتُ النَّارَ فَلَمْ أَرَ كَالْيَوْمِ مَنْظَرًا قَطُّ وَرَأَيْتُ أَكْثَرَ أَهْلِهَا النِّسَاءَ. قَالُوا: لِمَ يَا رَسُوْلَ اللهِ؟ قَالَ: بِكُفْرِهِنَّ. قِيْلَ: يَكْفُرْنَ بِاللهِ؟ قَالَ: يَكْفُرْنَ الْعَشِيْرَ وَيَكْفُرْنَ اْلإِحْسَانَ، لَوْ أَحْسَنْتَ إِلىَ إِحْدَاهُنَّ الدَّهْرَ، ثُمَّ رَأَتْ مِنْكَ شَيْئًا قَالَتْ: مَا رَأَيْتُ مِنْكَ خَيْرًا قَطُّ

“Dan aku melihat neraka. Aku belum pernah sama sekali melihat pemandangan seperti hari ini. Dan aku lihat ternyata mayoritas penghuninya adalah para wanita.” Mereka bertanya, “Kenapa para wanita menjadi mayoritas penghuni neraka, ya Rasulullah?” Beliau menjawab, “Disebabkan kekufuran mereka.” Ada yang bertanya kepada beliau, “Apakah para wanita itu kufur kepada Allah?” Beliau menjawab, “(Tidak, melainkan) mereka kufur kepada suami dan mengkufuri kebaikan (suami). Seandainya engkau berbuat baik kepada salah seorang istri kalian sepanjang waktu, kemudian suatu saat ia melihat darimu ada sesuatu (yang tidak berkenan di hatinya) niscaya ia akan berkata, ‘Aku sama sekali belum pernah melihat kebaikan darimu’.” (HR. Bukhari, no. 5197 dan Muslim, no. 907).

🔹6. Perbanyak Tinggal Di Rumah Demi Keluarga

Allah Ta’ala memerintahkan wanita agar banyak menetap di rumah,

وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَى

“Dan tinggallah kalian di dalam rumah-rumah kalian dan janganlah kalian berdandan sebagaimana dandan ala jahiliah terdahulu.” (QS. Al-Ahzab: 33).

Dari Abdullah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ الْمَرْأَةَ عَوْرَةٌ، وَإِنَّهَا إِذَا خَرَجَتْ مِنْ بَيْتِهَا اسْتَشْرَفَهَا الشَّيْطَانُ فَتَقُولُ: مَا رَآنِي أَحَدٌ إِلا أَعْجَبْتُهُ، وَأَقْرَبُ مَا تَكُونُ إِلَى اللَّهِ إِذَا كَانَتْ فِي قَعْرِ بَيْتِهَا”

“Sesungguhnya perempuan itu aurat. Jika dia keluar rumah maka setan menyambutnya. Keadaan perempuan yang paling dekat dengan wajah Allah adalah ketika dia berada di dalam rumahnya.” (HR. Ibnu Khuzaimah, no. 1685. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih).

🔹7. Perlu Mengingatkan Suami Ketika Salah

Allah Ta’ala berfirman,

وَأْمُرْ بِالْمَعْرُوفِ وَانْهَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَاصْبِرْ عَلَى مَا أَصَابَكَ إِنَّ ذَلِكَ مِنْ عَزْمِ الْأُمُورِ

“Dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah).” (QS. Luqman: 17)

Namun ingatlah karena suami yang dinasihati tentu tetap dengan cara yang halus. Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ الرِّفْقَ لاَ يَكُونُ فِى شَىْءٍ إِلاَّ زَانَهُ وَلاَ يُنْزَعُ مِنْ شَىْءٍ إِلاَّ شَانَهُ

“Setiap sikap kelembutan yang ada pada sesuatu, pasti akan menghiasinya. Dan tidaklah ia dicabut dari sesuatu, kecuali akan memperburuknya." (HR. Muslim, no. 2594)

Semoga Alloh ﷻ memberi taufik dan hidayah.

Wallahu a'lam

🔷🔷🔷🌟🌟🌟🔷🔷🔷
         💘TaNYa JaWaB💘

0️⃣1️⃣ Atin ~ Pekalongan
Assalamualaikum ustadzah, 

Bagaimana jika istri, dimata saya, sangat baik, sepenuhnya mengabdi pada suami. Kaidah agamanya juga cukup bagus. Akan tetapi suaminya tidak henti nyakitin hati baik lewat lisan maupun perbuatan.
Contoh : Setiap disajikan masakan selalu dicela, tidak disiapin marah marah. 

Anak rewel, istri dimarahi. 

Dan banyak hal yang nyakitin. 

Apakah istri harus bertahan juga?
Suami bukan jenis orang yang bisa diajak diskusi. 

🔷Jawab:
Waalaikummussalam warahmatullah wabarakatuh

Subhanallah ujian yang berat. Tetapi kalau mampu melewati ujian ini dengan kesabaran buahnya surga, bertahanlah sambil terus berusaha dan berdoa Alloh ﷻ melembutkan hati suami. 
Bertahanlah setidaknya demi anak-anak. 

Wallahu a'lam

0️⃣2️⃣ Safitri ~ Banten 
Assalamualaikum um, 

1. Sikap dan cara seperti apa yang harus dilakukan ketika dalam rumah tangga ada gesekan masalah sedikit sebelum masalah itu jadi besar? 

2. Kalau kita melihat sikap aneh suami tidak biasanya. (hemm...taruhlah 2 hari begitu dalam 2 hari ini dia berubah dan dia tidak mau diskusi atau berbicara sama istrinya dia pendam sendiri)  
Sebagai istri mesti bagaimana bun?

🔷Jawab:
Waalaikummussalam warahmatullah wabarakatuh

1. Komunikasi, buka kunci komunikasi, kalau kita seorang istri ada hal-hal yang membuat tidak nyaman, komunikasikan kepada suami sehingga suami memahami apa yang kita inginkan. 

2. Ada saat dimana seorang suami atau lelaki butuh me time, butuh menyendiri, ketika suami berdiam diri sepertinya ada masalah, jangan kita sebagai istri terus mendesak kepo ingin tahu. 
Suatu saat ketika masalahnya sudah selesai, suami akan cerita.

Wallahu a'lam

0️⃣3️⃣ Han ~ Jatim
Um, bagaimana menurut umi Suami idaman itu? 
Juga bagaimana Istri idaman? 

Yang bisa buat adem dan ayem dunia akhirat.

🔷Jawab:
Suami idaman dan istri idaman, adalah dimana keduanya menerima satu paket kelebihan dan kekurangan diantara keduanya. Saling melengkapi dan sama-sama berkeinginan berubah ke arah yang lebih baik. 

Wallahu a'lam

0️⃣4️⃣ Mala hasan ~ Lampung
Ustadzah, bagaimana sebaiknya istri bersikap menghadapi suami yang egois, tidak boleh ditegur salahnya, tidak boleh banyak bertanya dan tidak boleh banyak menuntut. 

Tapi sebenarnya suaminya sayang dengan keluarganya. 

Apa sikap egoisnya itu tanda sayangnya pada keluarga? 

Jazaakillahu khoiran ustadzah

🔷Jawab:
Kalau memang suami punya tipikal seperti ini, tidak ada kata lain bersabarlah, hindari hal-hal yang tidak disukai suami, yang terpenting suami sayang keluarga, fokus pada kebaikannya, bersabar dengan kekurangannya. 

Wallahu a'lam

0️⃣5️⃣ Nining ~ Sumenep Madura
Assalamualaikum wr.wb.

Ustadzah, ini terjadi bukan kepada saya (single) melainkan pengalaman sahabat. 

1. Bagaimana sikap yang seharusnya kita ambil, ketika suami bermasalah dengan orang tua dan suami mengajak keluar dari rumah, sedangkan orang tua melarang? 

2. Bagaimana cara kita sebagai istri yang maaf kalau punya suami dengan pekerjaan yang tidak menetap, kita hidup dengan orang tua. Sedangkan orang tua selalu mengungkit-ungkit pemberiannya kepada kita.

Mohon pencerahan ustadzah

🔷Jawab:
Waalaikummussalam warahmatullah wabarakatuh

1. Ketika sudah berumah tangga sebaiknya memang hidup terpisah, sehingga bisa lebih cepat mandiri, coba bicarakan baik-baik dengan orang tua. 

2. Tetap menyemangatinya, dan jangan kita terprovokasi dengan ikut menuntut lebih dari kemampuan suami. 

Wallahu a'lam

0️⃣6️⃣ Triyani ~ Rembang Jawa Tengah 
Assalamu'alaikum, 

Bismillah... 
Tujuan dengan berumah tangga mendapat keturunan dan hidup bahagia. 
Kalaupun ada yang berpaling itu sangat sangatlah sakiiitttt sekali. 

Tapi ini yang saya tanyakan apakah dengan berpalingnya suami ke ibu mertua dalam artian, maaf suami lebih mementingkan dengan ibunya ketimbang dengan istri dan anak-anaknya. 

Maaf umi, apakah itu berarti ada rada khawatir itu, maaf cemburu harus ada umi. Padahal dalam hadis diriwayatkan
Siapa yang harus kamu hormati adalah ibumu, ibumu dan ibumu. 

🔷Jawab:
Waalaikummussalam warahmatullah wabarakatuh

Kalau anak perempuan ketika menikah menjadi milik suaminya. 
Sebaliknya untuk anak laki-laki meski sudah menikah tetap anak ibu bapaknya, dimana anak laki-laki tetap bertanggungjawab terhadap ibu bapaknya. 

Selama suami tetap mencukupi kebutuhan keluarga, jangan dipermasalahkan ketika suami memperhatikan ibunya, semoga itu menjadi kunci rezeki bagi keluarga mba. 

Wallahu a'lam

0️⃣7️⃣ Mala hasan ~ Lampung
1. Bolehkah jika seminggu setelah menikah meminta izin pada orang tua untuk pindah rumah dan ingin belajar hidup bersama suami. Bagaimana sikap anak jika ibu melarang hal tersebut dengan alasan anak satu-satunya. 

2. Bagaimana sikap seharusnya seorang suami jika istrinya enggan pergi mengikuti suami dengan alasan dia masih bertanggung jawab pada orang tuanya. Sedang suami meminta istri bersikap adil padanya dan orang tua istri.

Jazaakillahu khoiran ustadzah

🔷Jawab:
Afwan ini maksudnya suami bermasalah dengan orang tua istri ya? 

1. Ketika sudah menikah tanggungjawab seorang wanita sudah beralih kepada suaminya, jadi seorang istri harus taat kepada suami, selama suami tidak memerintahkan bermaksiat kepada Alloh ﷻ. 

2. Dan orang tua ketika menikahkan anak perempuannya harus ikhlas melepaskannya untuk bersama dengan suaminya. Seorang istri harus rela mengikuti kemanapun suami pergi. Kecuali kalau suami ridho berjauhan.

Wallahu a'lam

0️⃣8️⃣ Han ~ Jatim
Assalamu'alaikum, 

Um, bagaimana jika dari salah satu pihak merasa tidak pantas atau sanggup merasa memberikan kebahagiaan kepada pasangannya. Padahal pasangannya tidak mempermasalahkan itu semua dan terima dia apa adanya dengan segala kelebihan dan kekurangannya. 

Harus bagaimana umm kita sebagai pasangannya itu?

🔷Jawab:
Waalaikummussalam warahmatullah wabarakatuh

Saling menguatkan, mendukung dan menghargai sehingga muncul rasa percaya diri diantara keduanya. 

Wallahu a'lam

0️⃣9️⃣ Qhieqie ~ Sumenep Madura
Assalamualaikum wr.wb. 

Ustadzah, bagaimana jika seorang istri ikut suami untuk pergi dari rumah orang tuanya tetapi orang tuanya tidak perbolehkan.  Dengan di ancam kalau pergi putus silaturahim. Apa yang harus dilakukan seorang istri untuk ambil keputusan?

🔷Jawab:
Waalaikummussalam warahmatullah wabarakatuh

Sama dengan nomor 07.

Afwan ini maksudnya suami bermasalah dengan orang tua istri ya? 

Ketika sudah menikah tanggungjawab seorang wanita sudah beralih kepada suaminya, jadi seorang istri harus ta'at kepada suami, selama suami tidak memerintahkan bermaksiat kepada Alloh ﷻ. Dan orang tua ketika menikahkan anak perempuannya harus ikhlas melepaskannya untuk bersama dengan suaminya. 

Seorang istri harus rela mengikuti kemanapun suami pergi. Kecuali kalau suami ridho berjauhan.

Tambahannya bicarakan baik-baik dengan orang tua keinginan hidup mandiri. 

Wallahu a'lam

🔷🔷🔷🌟🌟🌟🔷🔷🔷
 💘CLoSSiNG STaTeMeNT💘

Mencari cinta sejati bukan hanya menerima segala kelebihannya, namun juga mau menerima segala kekurangannya.

Kita bisa bercermin kepada pernikahan orang tua ataupun kakek nenek yang tetap bisa berjalan langgeng meskipun mereka bukan pasangan yang sempurna.

Kekurangan suami maupun istri menjadi pelengkap dalam kehidupan rumah tangga. Jadi, kunci kelanggengan pernikahan ialah mau menerima kekurangan pasangan kita.

Wallahu a'lam

GANGGUAN JIN, PRA & PASCA NIKAH

 



OLeH: Ustadz Abdul Rohim

💎M a T e R i💎
           
🌸GANGGUAN JIN, PRA DAN PASCA NIKAH


Pernikahan merupakan sunnah Rasulullah ﷺ yang sangat dianjurkan kepada umatnya yang sudah memiliki kemampuan, baik secara fisik, mental, keuangan dan sebagainya.

Karena pernikahan itu sesuatu yang sangat mulia, dapat menjaga agama dan harga diri seorang hamba, maka setan (jin jahat) sangat tidak menyukai terjadinya pernikahan.

Ketidaksukaan setan terjadi dengan berbagai macam cara dan strategi yang telah disusun dan direncanakannya. Kadang hal itu dilakukan sebelum terjadi pernikahan dan bisa juga dilakukan setelah terjadinya pernikahan.

🔶GANGGUAN JIN SEBELUM PERNIKAHAN

Sebelum pernikahan terjadi, baik setelah ada perencanaan maupun sebelum ada perencanaan, gangguan setan dapat berbentuk hal-hal berikut :

1) Godaan Wanita

Wanita merupakan senjata ampuh bagi setan untuk menjebak manusia agar masuk dalam perangkapnya. Orang yang mudah mendapatkan sentuhan dan belaian wanita serta terbuai dalam pelukannya, akan merasa puas dengan keadaan itu dan melupakan ikatan pernikahan yang sah. Bahkan sering terjadi, pernikahan dianggap sebagai beban dan menghambat kebebasan dirinya.

2) Penyimpangan Seksual

Penyimpangan seksual itu ada banyak jenis, antara lain :
a. Nonton Film Porno.
b. Masturbasi.
c. Zina (Pergaulan Bebas).

Itu semua merupakan bagian dari dorongan setan kepada anak Adam yang akan terus disesatkan dalam buaian hawa nafsu yang liar.

3) Sihir Ta'thiliz Zawaj

Sihir yang menyebabkan seseorang gagal menikah atau sama sekali tidak ada keinginan untuk menikah.

4) Dicintai Jin ('Isyqul Jinn)

Banyak kasus penolakan lamaran disebabkan oleh adanya gangguan jin. Kadang ada yang sampai menyebabkan jatuhnya korban jiwa. Ada contoh kasus yang pernah penulis tangani, seorang perempuan yang dilamar 3 orang pria dan semuanya meninggal secara mengenaskan. Ketika di ruqyah, jinnya mengaku tidak rela jika si wanita menikah dengan pria lain karena ia sangat mencintainya.

5) Dan Lain-lain

🔶GANGGUAN JIN PASCA PERNIKAHAN

√ Sesudah berhasil mendapatkan jodoh dan rumah tangga pun telah terbina, setan tidak akan berhenti melakukan gangguan. Berbagai macam cara dan strategi dia lakukan agar perjalanan rumah tangga manusia hancur.

√ Ada berbagai macam bentuk upaya setan melakukan gangguan kepada manusia setelah menikah, antara lain, yaitu:

1) Impotensi Atau Lemah Syahwat

Ketidakmampuan suami menjalankan tugasnya memberikan nafkah biologis, bisa disebabkan banyak faktor. Tapi impotensi bisa disebabkan oleh gangguan jin atas perintah tukang sihir karena adanya permintaan orang lain atau karena setan ingin membuat suami atau istri jatuh pada maksiat.

Impotensi ada beberapa jenis melihat kepada objek seksual, yaitu:

a. Ketidakmampuan melakukan hubungan seks dengan istri. Ini bisa jadi disebabkan oleh sihir pihak ketiga yang tidak menginginkan keharmonisan rumah tangga pasangan suami istri.

b. Ketidakmampuan melakukan hubungan seks dengan wanita lain kecuali dengan istrinya saja. Ini bisa jadi sihir dari istrinya sendiri agar suaminya tidak bisa menikah dengan wanita lain.

c. Ketidakmampuan melakukan hubungan seks dengan semua wanita (termasuk istrinya). Ini bisa disebabkan oleh sihir seorang wanita yang sakit hati dengan seorang laki-laki agar hidupnya menderita selama-lamanya.

2) Kemandulan ('Adamul Injaab)

Ini bisa disebabkan oleh sihir. Sihir jenis ini membuat pasangan suami istri tidak bisa mendapatkan keturunan. Atau bisa juga disebabkan oleh gangguan jin biasa karena beberapa sebab.

3) Perselingkuhan

Perselingkuhan merupakan strategi setan yang dapat menimbulkan berbagai persoalan rumah tangga.

4) Sihir Perceraian

Perceraian bisa disebabkan oleh sihir yang bertujuan agar suami istri berpisah. Ini yang disebut dengan "sihir tafriq".

5) Dicintai Oleh Jin ('Isyqul Jinn)

Setelah menikah pun, ada jin yang menyukai seseorang sehingga ia tidak mau membiarkan seseorang (suami - istri) harmonis dalam hubungan pernikahan mereka.

Salah satu tanda seseorang dicintai jin adalah mimpi melakukan hubungan seksual dengan seseorang yang tidak dikenal.

Efek dari mimpi tersebut beraneka ragam dan salah satunya adalah tidak tertariknya seorang suami atau istri dengan pasangannya. Ada juga yang menyebabkan impotensi atau frigit (dinginnya seorang istri terhadap suaminya).

6) Dan Lain-lain

Sangat beragam jenisnya tergantung masing-masing orang.

🔶APAKAH ADA GANGGUAN JIN DALAM TUBUH KITA?

Silahkan di cek pada ciri-ciri gangguan jin secara umum. 
Jika ada 5 saja terdapat ciri-ciri yang anda alami. Segera untuk lakukan Ruqyah Syar'iyah.

★ GANGGUAN PADA JIWA

🔹1. Emosional tinggi dan tidak terkendali. 

🔹2. Sering ragu, was-was, ketakutan tanpa sebab yang jelas.

🔹3. Adanya dorongan kuat untuk melakukan perbuatan maksiat yang berulang-ulang disertai kemalasan dan kelesuan luar biasa untuk melakukan shalat dan ibadah lain.

🔹4. Sulit khusyuk dalam mengerjakan sholat, sering lupa raka'at sholat. 

🔹5. Sesak nafas dan ngantuk berat saat membaca Al Qur'an (tidak bisa baca lebih dari 30 Ayat atau tenggorokan yang terhenti sama sekali, bahkan tertidur saat baru buka mushaf).

🔹6. Melemahnya hati, minder, suka menghayal atau melamun, menyendiri dan mengurung diri dikamar secara berlebihan atau mengasingkan diri dari sosial.

🔹7. Merasakan sakit yang tidak kunjung sembuh; semisal pusing di kepala, mendengung ditelinga, pegal di bahu, belikat dan paha, sakit gigi, mata, tenggorokan, lambung dan dada sesak tanpa sebab yang jelas.

🔹8. Malas dzikrullah.

🔹9. Depresi dan pikiran linglung, merasa sedih, jantung berdebar-debar keras.

🔹10. Sering kesurupan baik separuh ingatan 
atau secara total.

🔹11. Sering mendengar bisikan. 

🔹12. Paranoid dan cemas. 

🔹13. Sering mencium baubauan wangi kembang atau dupa, bau anyir atau busuk (bangkai) yang tidak terlihat sumber baunya.

🔹14. Pusing berlebih (vertigo)

🔹15. Melakukan tindakan-tindakan aneh tanpa disadari atau diluar kendali atau seperti ada yang mengendalikan dan tidak bisa menahan dalam kondisi sadar sekalipun.

🔹16. Memiliki kemampuan dapat meramal, menerawang, membaca pikiran orang lain atau mengetahui peristiwa yang akan terjadi.

🔹17. Melihat atau merasakan keberadaan mahluk halus. 

🔹18. Rasa sakit disalah satu anggota badan yang tidak terdeteksi dokter atau sakit menahun.

★ GANGGUAN SAAT TIDUR

◼️19. Susah tidur (insomnia), gelisah, cemas. 

◼️20. Susah bangun dan banyak tidur. 

◼️21. Tindihan atau Reprep. 

◼️22. Mimpi melihat berbagai binatang menyeramkan semisal ular, ulat, anjing, tikus besar, serigala, harimau dan lain-lain. 

◼️23. Sering ngigau, tertawa, menangis, berteriak, mengomel, merintih atau bahkan jalan-jalan pada saat tidur (kondisi mata tertutup).

◼️24. Mimpi seolah-olah jatuh dari tempat yang tinggi dan semua yang berkaitan dengan tempat tinggi; seperti mendaki tempat yang tinggi.

◼️25. Semua mimpi tentang kuburan. 

◼️26. Mimpi melihat orang yang aneh seperti tinggi sekali, pendek sekali, putih sekali atau hitam sekali.

◼️27. Mendengkur dengan keras (seperti harimau, dan sebagainya), mimpi-mimpi yang seram dan mengerikan.

◼️28. Mimpi bertemu dengan orang yang sama (laki atau perempuan) berkali-kali dan ingin bertemu dengan orang yang dimimpikan tersebut (mahabbah atau pelet).

◼️29. Mimpi melihat atau bertemu keluarga yang sudah meninggal. 

◼️30. Mimpi melihat suatu peristiwa dan keesokan harinya mengalami peristiwa persis seperti yang dialami dalam mimpi tersebut.

★ GEJALA LAIN YANG HARUS DIWASPADAI

Gejala ini adalah terjadi dalam kehidupan sehari-hari tanpa kita sadari ada campur tangan jin didalamnya.

🔹31. Gejala Tipes
Tubuh seperti terbakar atau terpanggang api panas namun ketika di check temperatur tubuh normal.

🔹32. Kecelakaan Kendaraan
Untuk mensukseskan keinginannya, kadang jin melakukan segala cara termasuk membuat orang ngantuk dijalan atau bahkan menggerakan tangan manusia yang dirasukinya hingga terjadi kecelakaan. Sering terjadi saat orang mau pergi ke peruqyah atau belajar ruqyah.

🔹33. Impotensi
Sering terjadi pada mantan praktisi ilmu hitam; dukun, berbagai ilmu tenaga dalam, amalan wirid overdosis (ribuan/malam) dan lain-lain. Atau terjadi karena kedzaliman jin baik karena disuruh penyihir atau maksud tertentu jin.

🔹34. Mandul
Jin bersarang di rahim dan menghalangi sel telur yang masuk ke rahim, atau bahkan sampai memakan setiap janin yang sudah jadi (dari pengakuan jin).

🔹35. Kista Atau Miom
Untuk membedakan penyakit kista medis atau sihir, kita bisa membacakan ayat ruqyah ditangan dan meletakannya diperut. Jika terasa hangat atau panas, maka geser keatas. Jika penyakit pindah maka itu adalah kista dari sihir.

🔹36. Pikiran Yang Kotor
Jin kadang bersarang dikemaluan (laki-laki) dan dada (berupa hawa panas, bagi perempuan) dan membuat fikirannya kotor saat melihat lawan jenisnya. Memunculkan semua sifat jelek hingga ia menjadi sampah masyarakat.

🔹37. Jomblo Menahun
Sulit menikah, sulit dapat jodoh yang cocok, tidak mau menikah, atau selalu melihat calon suami atau istri tiba-tiba menjadi mengerikan hingga akad yang direncanakan bubar.

Demikian berbagai macam gangguan jin, baik sebelum menikah ataupun sudah menikah. Semoga kita semua berada dalam lindungan Allah Ta'ala dari segala tipu daya setan.

Mohon maaf hanya materi singkat yang bisa saya sampaikan pada malam hari ini.

Wallahu a'lam

🌸🌸🌸🌟🌟🌟🌸🌸🌸
        💎TaNYa JaWaB💎
        
0️⃣1️⃣ Erni ~ Yogja 
Assalamualaikum, 

Ustadz, minta doa yang  redaksionernya runtut untuk berlindung kepada Alloh ﷻ agar terlindung dari jin warisan. Baik dari ibu suami untuk suami dan untuk saya dari paman saya tinggalan simbah saya, juga minta untaian doa untuk anak-anak kami agar tidak menjadi incaran jin warisan kedua setelah kami menolak.

🌷Jawab:
Wa alaikum salam,  

Jin nasab namanya, kalau warisan mah diterima saja ya.

Jin nasab biasanya karena ada amalan yang diwariskan atau menyimpan atau mempercayai benda-benda pusaka.

Rutinkan ruqyah mandiri (buat air minum ruqyah) 
Alfatihah, ayat kursi, Al-araf 54, Al-araf 117-122, 3 Qul

Barakallahu fiikum

0️⃣2️⃣ Mala Hasan ~ Lampung
Beberapa pekan lalu, ada saudara yang menikah tapi saat sesaat setelah akad, pengantin wanita beserta ibu, nenek dan 3 saudara perempuan ibunya, kesurupan dan ini berlangsung selama 5 jam. 

Mulai dari jam 4 sore hingga jam 9 malam.
Hal ini terulang lagi saat resepsi. Bahkan sampai menjelang magrib.

Nah, yang mau saya tanyakan, kenapa hal ini bisa terjadi dan berulang dan yang kesurupan bahkan lebih dari satu orang.

Apakah benar itu jin kiriman orang yang tidak suka dengan keluarga perempuan. Saya dari keluarga pihak ayah pengantin perempuan, sedih melihat kejadian itu.

Jazaakallahu khoiran tadz.

🌷Jawab:
Allahu a'lam, 

Yang pasti itu terjadi karena jiwanya lemah. Mohon maaf sebelum resepsi apakah ada melakukan ritual-ritual yang tidak ada tuntunan dari Rasulullah ﷺ? 

Kesurupan massal berawal dari satu orang. Penanganannya cukup fokus pada yang pertama kali kesurupan.

Barakallahu fiikum

💎Alhamdulilah, sebelum inti sudah di mulai dengan khatam Al Qur'an dan pengajian tadz.
Dan tidak ada acara diluar tuntunan Rasul. 

🌷Bisa jadi memang ada hasad orang yang dengki.
Allahu a'lam

0️⃣3️⃣ Nurul F. ~ Tangsel 
Assalamu'alaykum ustadz, 

Bismillaah, sekilas gejala-gajala penyakit yang ditunjukkan mirip dengan penyakit fisik.

Apa indikasi yang paling terlihat jika orang tersebut terkena gejala-gejala penyakit seperti di atas yang disebabkan oleh jin?

🌷Jawab:
Wa'alaikumsalam, 

Bisa dilihat saat kondisi tidur. Biasanya mengalami gelisah atau insomnia. Reprep atau titindihan, mimpi yang menyeramkan.

Allahu a'lam

Barakallahu fiikum

0️⃣4⃣ Nurjanah ~ Banten
Kemarin itu kita kan ruqyah bersama teteh itu, setelah ruqyah itu telapak kaki teteh sakit sampai sekarang juga masih kerasa apalagi pas berdiri sholat begitu.

Itu kira-kira kenapa ya apa memang setelah di ruqyah seperti itu ya? 

🌷Jawab :
Setelah diruqyah malah tambah sakit.

Bukan ruqyahnya yang membuat sakit. Tapi justru itu tanda terdeteksi adanya gangguan dalam tubuh, dalam ruqyah syar'iyyah hal itu di sebut masa "healing crisis" = detox. 

Istiqomah dengan ruqyah mandiri. 

Barakallahu fiikum

0️⃣5️⃣ Safitri ~ Banten
Assalamu'alaikum ustadz, 

Kalau orang yang mandul dia tidak hamil-hamil mungkin karena terkena jin itu kita bisa tahu dia terkena jinnya bagaimana ustadz dan batas dalam tidak hamilnya itu sampai kapan apakah bertahun-tahun dia tidak bisa hamil?

🌷Jawab:
Wa alaikum salam, 

Ada diagnosa yang detail dengan mengetahui dari ciri-ciri gangguan jin. 

Masalah waktu berapa lamanya itu semua perkara ghoib kita tidak memiliki kemampuan itu. Allahu a'lam

Barakallahu fiikum

0️⃣6️⃣ Hesti ~ Yogja
Assalamu'alaykum ustadz,

Saya sering sekali selesai wudhu terus buang angin (padahal dalam kondisi biasa tidak pernah terbelit buang angin),
kemudian disaat sholat, tiba-tiba wajah terasa gatal nyelikit dan berpindah-pindah, sering juga bersin-bersin dan juga nahan ingin buang angin yang tiba-tiba (dalam keadaan biasa tidak pernah). Apakah tanda-tanda di atas termasuk gangguan jin?

🌷Jawab:
Wa'alaikum salam,  

Ya. Gangguan was-was dalam sholat.
Perkuat jiwa dengan dzikir pagi-petang. 

Barakallahu fiikum

0️⃣7️⃣ Rani ~ Jakarta
Ustadz, jika yang kita alami seperti mulai susah khusyuk, sering lupa raka'at shalat, lesu dan malas ibadah. Apakah masih bisa melakukan ruqyah mandiri? Atau sudah harus ditolong atau diruqyah orang lain? 

🌷Jawab:
Silahkan istiqomah Ruqyah mandiri. Namun jika ingin di ruqyah pun tidak mengapa. 

Wallahu a'lam

0️⃣8⃣ AnnaKiky ~ Solo
Assalamualaikum tadz, 

Kira-kira setahun yang lalu saya pernah di ruqyah syar'i, alhamdulillah ada perubahan, semakin sayang dengan suami, bahkan lupa dengan mantan, namun beberapa bulan terakhir hubungan dengan suami makin memburuk, bahkan sekarang sudah berpisah, dan saya merasa nyaman dengan mantan.

Hari senin kemaren saya mendengarkan ayat-ayat ruqyah dari ustadz Abdul Rohim, dari materi kajian beberapa waktu yang lalu, efeknya langsung mual-mual, muntah-muntah, seperti saat saya di ruqyah dulu.

Apa bisa saya lanjutkan ruqyah mandiri dengan cara tadi tadz?

Terimakasih untuk jawabannya

🌷Jawab:
Wa'alaikumsalam, 

Subhanallah... 
Lanjutkan. Istiqomah ruqyah mandirinya. 
Semoga Alloh ﷻ berikan yang terbaik.

Barakallahu fiikum

 🌸🌸🌸🌟🌟🌟🌸🌸🌸
 💎CLoSSiNG STaTeMeNT💎

Intinya kembali kepada akidah yang lurus. Apapun masalah yang kita hadapi semua adalah ketentuan Allah Ta'ala. Jangan fokus dengan masalahnya tapi ambilah hikmah dari setiap masalah.

Semoga kita semua Alloh ﷻ izinkan memiliki rumah tangga yang sakinah mawaddah warohmah. Aamin 

Jazakumullah khoiron katsir atas kebersamaannya dimalam hari ini. Mohon maaf atas segala kekhilafan. 

Barakallahu fiikum. 

Wassalaamualaikum warohmatullahi wabarokaatuh

KISAH BATU

 



OLeH: Ustadz Syahrawi Munthe

 💘M a T e R i💘

Assalamu'alaikum wr.wb.   

Segala puji bagi Alloh ﷻ. 
Sholawat dan salam semoga tercurah kepada Rasulullah ﷺ, keluarga dan sahabatnya. InsyaAllah tema kajian kita sore ini adalah tentang kisah batu dalam Al Qur'an.  

🌸KISAH BATU 

Sudah ditakdirkan bahwa kelak selain jin dan manusia, batu akan menjadi bahan bakar api neraka. Firman Alloh ﷻ : 

....فَاتَّقُوا النَّارَ الَّتِي وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ ۖ أُعِدَّتْ لِلْكَافِرِينَ

"... Peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, yang disediakan bagi orang-orang kafir." (QS. 2 : 24)

Di ayat lainnya, Firman Alloh ﷻ : 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ

"Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Alloh ﷻ terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan." (QS. 66 : 6)

Ibnu Katsiir menjelaskan dalam tafsirnya bahwa al-hijarah dalam ayat ini ialah batu pemantik api yang sangat besar, hitam, keras, dan berbau busuk. Batu jenis ini paling panas jika dipanaskan. 

Di riwayat lain, masih dalam tafsiir Ibnu Katsiir, dari Abdullah ibnu Mas'ud dijelaskan bahwa batu yang dimaksudkan adalah batu kibrit (pemantik api), Alloh ﷻ telah menciptakannya di saat Alloh ﷻ menciptakan langit dan bumi, yaitu di langit yang paling rendah, sengaja disediakan buat orang-orang kafir. 

Tidak ada yang salah dengan batu, sebab ia benda mati yang tidak punya kehendak, tidak punya akal, tidak punya hati dan anggota tubuh yang harus dipertanggungjawabkan kepada Alloh ﷻ. Tetapi Alloh ﷻ takdirkan batu jadi bahan bakar api neraka, layaknya kayu bakar terkena api. Apinya pun sangat panas. 

Di kisah lainnya dalam Al Qur'an, batu, Alloh ﷻ gunakan seperti hujan yang turun dari langit untuk mengazab kaum Luth karena perilaku yang  menyimpang. Kaum sodom yang ditenggelamkan ke dalam tanah, sekaligus dihujani hujan batu (dari tanah yang terbakar). 

فَلَمَّا جَاءَ أَمْرُنَا جَعَلْنَا عَالِيَهَا سَافِلَهَا وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهَا حِجَارَةً مِنْ سِجِّيلٍ مَنْضُودٍ

"Maka tatkala datang azab Kami, Kami jadikan negeri kaum Luth itu yang di atas ke bawah (Kami balikkan), dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang terbakar dengan bertubi-tubi."

Batu jadi alat Alloh ﷻ untuk menghancurkan manusia-manusia yang melawan fitrah dan ketentuan Alloh ﷻ. Dan itu terjadi di dunia. Di akhirat nanti, mereka kembali akan dibakar dengan batu-batu yang lebih panas. Batu jadi 'amunisi' Alloh ﷻ di neraka untuk membakar seluruh isi neraka tanpa pernah padam. 

Kadang kala Alloh ﷻ juga menggunakan batu sebagai kiasan atas orang-orang yang riya'. Orang yang memberi kepada orang lain tapi ia sebut-sebut pemberian tersebut yang membuat  penerimanya tersakiti. Karena itu, orang tersebut tidak akan mendapat apa-apa dari Alloh ﷻ. 

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya' kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Alloh ﷻ dan hari kemudian. Maka perumpamaan orang itu seperti batu licin yang di atasnya ada tanah, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, lalu menjadilah dia bersih (tidak bertanah). Mereka tidak menguasai sesuatupun dari apa yang mereka usahakan; dan Alloh ﷻ tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir." (QS. 2 : 264)

Tetapi sesungguhnya yang paling keras sindiran Alloh ﷻ pada manusia adalah ketika batu dikaitkan dengan hati. Ternyata, hati manusia bisa lebih keras dari batu. Jika batu bisa pecah karena air yang mengaliri, tapi kenapa hati manusia begitu keras? Mengapa begitu kerasnya menentang Alloh ﷻ, bahkan banyak yang tidak mengakui adanya Alloh ﷻ. 

"Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi. Padahal diantara batu-batu itu sungguh ada yang mengalir sungai-sungai dari padanya dan diantaranya sungguh ada yang terbelah lalu keluarlah mata air dari padanya dan diantaranya sungguh ada yang meluncur jatuh, karena takut kepada Alloh ﷻ. Dan Alloh ﷻ sekali-sekali tidak lengah dari apa yang kamu kerjakan." (QS. 2 : 74)

Batu punya kisah. Masuk neraka bukan karena ingkarnya pada Alloh ﷻ. Tapi jadi 'amunisi' Alloh ﷻ untuk menyiksa para pendosa dan kafir. Demikian juga di dunia. Semoga kita terhindar darinya, dan semoga hati kita tidak lebih keras dari batu, untuk taat pada Alloh ﷻ. 

Aamiin

🔷🔷🔷🌟🌟🌟🔷🔷🔷
         💘TaNYa JaWaB💘

0️⃣1️⃣ Erti ~ Bekasi
Bagaimana caranya melunakkan hati yang sudah terlanjur keras,  menganggap perbuatan dosa atau maksiat adalah sesuatu yang biasa saja karena sudah terlanjur menjadi kebiasaan? 

🔷Jawab:
Satu-satunya cara adalah dengan taubat nasuha,  melakukan introspeksi (muhasabah) atas perjalanan hidupnya selama ini, kemudian melakukan mujahadah dengan sekuatnya dalam beribadah dan mencari ilmu, lalu mencari teman-temannya yang shalih dan lingkungan yang baik. Dengan hal semua itu, insyaAllah, hatinya akan bisa menjadi lunak kembali, bisa menerima kebenaran dan responsif atas ajakan kepada kebaikan.  

Wallahu'alam

0️⃣2️⃣ Triyani ~ Rembang
Bersabar ada batasnya, apakah dengan menghadapi orang yang keras kepala, kita diwajibkan untuk bersabar, berdoa, apakah dengan doa dan bersabar kerasnya hati bisa dilunakkan?

🔷Jawab:
Dakwah memang butuh kesabaran tingkat tinggi, apalagi mengajak kepada kebaikan dan ajaran Islam, untuk mengabdi secara totalitas kepada Alloh ﷻ. Itulah sebabnya Alloh ﷻ mencintai orang-orang yang sabar.  Menghadapi orang yang keras kepala, tidak usah bersedih hati, sebab kewajiban kita hanyalah menyampaikan kebaikan,  tidak lebih dari itu. 

Urusan hidayah, dan terbukanya hati seseorang adalah urusan Alloh ﷻ. Karena itu,  banyak-banyak berdoa,  agar usaha kita mengajak orang kepada kebaikan, diberi kesabaran oleh dan orang tersebut dapat hidayah dari Alloh ﷻ. 

Wallahu'alam

0️⃣3️⃣ Safitri ~ Banten
Assalamualaikum ustadz,  

Apa faktor utama yang dapat membuat hati sekeras batu, dan apa ketika ada orang yang memiliki hati sekeras batu jika dia sudah di nasihati dan di ingatkan tapi dia belum berubah sampai akhirnya dia meninggal apa artinya Alloh ﷻ sudah tidak memberikan dia kesempatan untuk bertaubat?

🔷Jawab:
Wa'alaykumussalam wr.wb. 

Biasanya hati akan sekeras batu jika sering berbuat maksiat. Jika hal tersebut sudah jadi kebiasaan, maka akan menjadi karakternya. 

Artinya bagi dia kebiasaan itu, tidaklah lagi menjadi dosa baginya. Tidak lagi mengenal dosa, halal atau haram. Dalam kondisi seperti ini, nasihat dari siapapun biasanya tidak lagi bermanfaat baginya. Maka, yang bisa menolong dirinya adalah kesadarannya sendiri atau mungkin lewat teguran dari Alloh ﷻ dengan cara-Nya, agar taubat dan tidak lagi melakukan perbuatan dosa. 

Jika, ia berhenti dan taubat, maka lambat laun hatinya akan bersih kembali. InsyaAllah. Jika ternyata ia meninggal dalam keadaan bermaksiat, maka ia meninggal dalam keadaan fasiq.  Wallahu'alam

🌷Berarti ustadz bisa jadi itu pengaruh lingkungan dan mungkin ada sebab lain seperti dia pusing dan lelah sama keadaan menurut dia tidak ada yang bisa mengerti dan paham sama diri dia akhirnya dia berlari ke hal-hal yang buruk?

🔷Bisa juga demikian, faktor lingkungan sesungguhnya faktor yang sangat besar memperngaruhi jiwa dan karakter seseorang. Karena itulah, kita harus mencari lingkungan (bi'ah) yang baik.

Lingkungan itu ibarat kolam, jika kita masuk ke dalamnya maka kita akan seperti warna air kolam itu, termasuk sama baunya dengan air di kolam itu. Kalau airnya jernih, insyAllah kita akan ikut bersih, tapi kalau airnya kotor, kita akan ikut kotor, bahkan ikut membusuk. Wallahu'alam.  

Kalau alasan tidak ada yang peduli dengan dia, itulah sebabnya kita harus menyuarakan dakwah kepada semua orang, peduli kepada sesama dan saling membantu. 

Wallahu'alam

0️⃣4️⃣ Titin ~ Jambi
Assalamu'alaikum ustadz, 

Ada si fulan yang hilang dari ingatannya bacaan sholat ustadz beberapa bulan sebelum wafat, dan dalam keadaan sakit tapi masih bisa beraktifitas hanya dia mengatakan tidak tahu lagi bacaan sholatnya sehingga dia tidak sholat. Itu kenapa ya ustadz apakah hatinya sudah menjadi batu?

🔷Jawab:
Wa'alaykumussalam wr.wb. 

Syairat Islam sesungguhnya hanya berlaku bagi yang sudah baligh dan sadar. Hukum Islam tidak berlaku bagi orang hilang ingatan (sebut saja misalnya orang gila). Jadi, jika yang bersangkutan dalam keadaaan gila, maka insyaAllah dia tidak berdosa, karena hilang ingatan. Kita serahkan saja kepada Alloh ﷻ, biarkan Alloh ﷻ yang menentukan hukuman-Nya bagi yang bersangkut. Wallahu'alam

🌷Tapi ustadz, tidak hilang ingatan dan tidak sakit yang sampai keras, beliau masih sadar dan beraktifitas seperti biasa, ustadz? 

🔷Jika demikian, maka wajib baginya untuk belajar dan memahami lagi sholat yang telah ia tinggalkan. Jika tidak sholat ya berdosa. Alloh ﷻ sudah menitipkan usia dan memberi kesempatan untuk belajar dan beribadah. Berarti ia lalai dan tidak peduli. Maka, ia berdosa atas kelalaiannya dan meninggalkan sholat tersebut. 

Wallahu'alam

0️⃣5️⃣ Mala Hasan ~ Lampung
Ustadz, apakah berhati batu adalah karakter watak seseorang yang terbentuk sedari kecil? Apakah pola didikan orang tua atau watak orang tua juga mempengaruhi karakter seseorang menjadi berhati batu?

Jazaakallahu khoiran tadz

🔷Jawab:
Dari perjalanan hidupnya sejak ia dewasa. Seseorang sejak ia lahir sampai baligh, belumnya mukallaf (belum dibebani dosa). Ketika sudah baligh maka ia mulai menanggung dosanya, artinya semua perbuatannya sudah menjadi tanggung jawabnya. 

Makanya dalam Islam, sebenarnya wajib baginya untuk belajar Islam secara utuh, dan mengenal Tuhannya.  Dia harus mencari kebenaran yang hakiki supaya menguatkan imannya. 

Sebaliknya, jika ia mengikuti arus kehidupan, dan terombang-ambing dalam kehidupannya, tanpa pernah mengenal al haq, tanpa pernah belajar agama maka saat itulah hatinya akan membatu. 

Wallahu'alam

🔷🔷🔷🌟🌟🌟🔷🔷🔷
 💘CLoSSiNG STaTeMeNT💘

Semoga kita jadi pengabdi Alloh ﷻ yang taat selamanya, dengan totalitas, dengan hati yang bersih, tidak menduakan Alloh ﷻ, hingga berjumpa dengan-Nya di surga nanti. Amin

Wallahu a'lam

KESABARAN YANG LUAR BIASA

 


OLeH: Ummu Nadia Alifulia

  💎M a T e R i💎

Bismillahirrahmanirrahim...

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarahkatuh shalihah

Selamat malam dan sehat selalu dalam lindungan Allah, Aamiin Allahumma Aamiin

Alhamdulillah jazakillah khair untuk moderator dan shalihah semuanya sudah memberikan kesempatan dan membuka majelis online pada malam hari ini dan in syaaAllah semoga berkah bernilai kebaikan untuk kita semua, Aamiin Allahumma Aamiin


🌸KESABARAN YANG LUAR BIASA


Ibnu Hibban meriwayatkan di dalam kitab “Ats-Tsiqat” kisah ini. Dia adalah imam besar, Abu Qilabah Al-Jurmy Abdullah bin Yazid dan termasuk dari perawi-perawi yang meriwayatkan dari Anas bin malik dan yang meriwayatkan kisah ini adalah Abdullah bin Muhammad. Berikut kisahnya:

Saya keluar untuk menjaga perbatasan di Uraisy, Mesir. Ketika aku berjalan, aku melewati sebuah perkemahan dan aku mendengar seseorang berdoa,

“Ya Allah, anugerahkan aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan agar aku mengerjakan kebajikan yang Engkau ridhoi. Dan masukkanlah aku dalam rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang shalih.” (QS. An-Naml: 19).

Aku melihat orang yang berdoa tersebut, ternyata ia sedang tertimpa musibah. Dia telah kehilangan kedua tangan dan kedua kakinya, matanya buta dan kurang pendengarannya. Beliau kehilangan anaknya, yang biasa membantunya berwudhu dan memberi makan…

Lalu aku mendatanginya dan berkata kepadanya, “Wahai hamba Alloh ﷻ, sungguh aku telah mendengar doamu tadi, ada apa gerangan?”

Kemudian orang tersebut berkata, “Wahai hamba Alloh ﷻ. Demi Allah, seandainya Alloh ﷻ mengirim gunung-gunung dan membinasakanku dan laut-laut menenggelamkanku, tidak ada yang melebihi nikmat Tuhanku daripada lisan yang berdzikir ini.” Kemudian dia berkata, “Sungguh, sudah tiga hari ini aku kehilangan anakku. Apakah engkau bersedia mencarinya untukku? (Anaknya inilah yang biasa membantunya berwudhu dan memberi makan)."

Maka aku berkata kepadanya, “Demi Allah, tidaklah ada yang lebih utama bagi seseorang yang berusaha memenuhi kebutuhan orang lain, kecuali memenuhi kebutuhanmu.” Kemudian, aku meninggalkannya untuk mencari anaknya. Tidak jauh setelah berjalan, aku melihat tulang-tulang berserakan di antara bukit pasir. Dan ternyata anaknya telah dimangsa binatang buas. Lalu aku berhenti dan berkata dalam hati, “Bagaimana caraku kembali kepada temanku, dan apa yang akan aku katakan padanya dengan kejadian ini?" Aku mulai berpikir. Maka, aku teringat kisah Nabi Ayyub ‘alaihis salam.

Setelah aku kembali, aku memberi salam kepadanya.

Dia berkata, “Bukankah engkau temanku?”

Aku katakan, “Benar.”

Dia bertanya lagi, “Apa yang selama ini dikerjakan anakku?”

Aku berkata, “Apakah engkau ingat kisah Nabi Ayyub?”

Dia menjawab, “Ya.”

Aku berkata, “Apa yang Allah perbuat dengannya?”

Dia berkata, “Alloh ﷻ menguji dirinya dan hartanya.”

Aku katakan, ”Bagaimana dia menyikapinya?”

Dia berkata, “Ayyub bersabar.”

Aku katakan, “Apakah Alloh ﷻ mengujinya cukup dengan itu?”

Dia menjawab, “Bahkan kerabat yang dekat dan yang jauh menolak dan meninggalkannya.”

Lalu aku berkata, “Bagaimana dia menyikapinya?”

Dia berkata, “Dia tetap sabar. Wahai hamba Alloh ﷻ, sebenarnya apa yang engkau inginkan?”

Lalu aku berkata, “Anakmu telah meninggal, aku mendapatkannya telah dimangsa binatang buas di antara bukit pasir.”

Dia berkata, “Segala puji bagi Alloh ﷻ yang tidak menciptakan dariku keturunan yang dapat menjerumuskan ke neraka.”

Lalu dia menarik nafas sekali dan ruhnya keluar.

Aku duduk dalam keadaan bingung apa yang kulakukan, jika aku tinggalkan, dia akan dimangsa binatang buas. Jika aku tetap berada disampingnya, aku tidak dapat berbuat apa-apa. Ketika dalam keadaan tersebut, tiba-tiba ada segerombolan perampok mendatangiku.

Para perampok itu berkata, “Apa yang terjadi?” Maka aku ceritakan apa yang telah terjadi. Mereka berkata, “Bukakan wajahnya kepada kami!” Maka aku membuka wajahnya, lalu mereka memiringkannya dan mendekatinya seraya berkata, “Demi Allah, Ayahku sebagai tebusannya, aku menahan mataku dari yang diharamkan Alloh ﷻ dan demi Alloh ﷻ, ayahku sebagai tebusannya, tubuh orang ini menunjukkan bahwa dia adalah orang yang sabar dalam menghadapi musibah.”

Lalu kami memandikannya, mengafaninya dan menguburnya. Kemudian, aku kembali ke perbatasan. Lalu, aku tidur dan aku melihatnya dalam mimpi, beliau kondisinya sehat. Aku berkata kepadanya, “Bukankah engkau sahabatku?” Dia berkata,” Benar.” Aku berkata, “Apa yang Alloh ﷻ lakukan terhadapmu?” Dia berkata, “Alloh ﷻ telah memasukkanku ke dalam surga dan berkata kepadaku, ‘Keselamatan atasmu berkat kesabaranmu.’” (QS. Ar-Ra’d: 24). 

“Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Ra’d: 28)

🌸🌸🌸🌟🌟🌟🌸🌸🌸
        💎TaNYa JaWaB💎
        
0️⃣1️⃣ Sasi ~ Bandar Lampung
Bismillah...

Ummu, benarkah sabar itu tak terbatas atau sebaliknya?

Terkadang kita sudah menahan diri atas suatu perkara tapi kok masih berat terasa dipikul yaa...

Syukron

🌷Jawab:
Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarahkatuh shalihah

Benar shalihah, sabar itu memang tak terbatas. 

Berarti itu balik ke ikhlas shalihah, terkadang kita sudah sabar tapi justru belum ikhlas. 

🌴Sabar itu berat ya, Umm tapi ikhlas itu lebih berat. 

🌷Hihihi... Jika seimbang, in syaaAllah tidak berat. 

Wallahu a'lam

0️⃣2️⃣ Afni ~ Garut
Assalamu'alaikum, 

Di saat kita menasihati orang tentang kesabaran dengan ilmu yang pernah kita pelajari tapi kadang ada perasaan dalam hati, "Apakah ketika di situasi yang sama, nasihat itu bisa kita lakukan?"

Yang Saya ingin tanyakan apakah karena rasa takut  menasihati orang lain tapi diri kita belum tentu mampu sehingga ilmu yang sudah dipelajari tidak disampaikan?

🌷Jawab:
Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarahkatuh shalihah

Memang biasanya seperti itu shalihah, makanya seringkali disebut diamalkan dulu baru mengingatkan, sama halnya dengan kesabaran shalihah, memang tiap ujian itu konteks yang Alloh ﷻ berikan berbeda-beda, tapi yang namanya ujian tidak ada yang mudah bukan?

Maka cobalah melatih diri untuk bisa sabar dan ikhlas dalam menghadapi apapun, in syaaAllah mudah untuk kita menerapkannya kepada orang lain, shalihah. 

🌴Jadi meskipun misalnya kita sudah tahu ilmunya, kalau belum diterapkan pada diri sendiri, jangan dulu menasihati ya.

Makasih.

🌷Na'am shalihah, mengamalkan dulu baru menyampaikan. 

🌴Iya Umm jaazakillah khair. 

🌷Wa jazakillahu khair katsir shalihah. 

0️⃣3️⃣ Safitri ~ Banten
Assalamualaikum, 

Um, apa maksud dari kesabaran manusia juga ada batasnya tapi bukannya kesabaran itu sendiri emang tidak ada batasnya yah?

🌷Jawab:
Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarahkatuh shalihah

Batas di sini maksudnya batas ketika ia sudah wafat shalihah, tapi selagi ia masih hidup maka tidak ada batas dalam kesabaran itu. 

Wallahu a'lam

0️⃣4️⃣ Hesti ~ Yogya
Assalamu'alaykum, 

Terkadang di saat capek, lelah, gundah, marah sering terucap ... kesabaran sudah habis atau sabar ada batasnya...

Apakah kalimat di atas termasuk bagian dari munafik karena menyangkal arti bahwa sabar tidak berbatas?

🌷Jawab:
Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarahkatuh shalihah

Tidak shalihah, itu termasuk ke dalam mengeluh, menurut ummu itu lumrah dan setiap manusia pasti pernah merasakannya. 

Wallahu a'lam

0️⃣5️⃣ Miyan ~ Sragen
Ustadzah bagaimana cara supaya kita bisa memiliki kesabaran yang luar biasa seperti kisah di atas, karena dalam realitanya tidak mudah untuk sabar dalam menghadapi musibah.

Jazakumullah khairan untuk jawabannya ustdzah.

🌷Jawab:
Terapkan hal ini ya, shalihah:
1) Selalu niatkan segala sesuatu itu karena Alloh ﷻ. 
2) Lakukanlah puasa sunnah. 
3) Jangan lupa rutin membaca Al-Qur'an. 
4) Kencengin dzikirnya ya. 
5) Berlatihlah untuk bersabar. 
6) Selalu husnudzon. 
7) Aturlah emosimu. 
8) Belajarlah untuk ikhlas dan tawakkal. 
9) Belajar juga dari kisah para Nabi dan sahabatnya. 
10) Lebih sering melihat ke bawah daripada ke atas. 
11) Ingatlah selalu janji-janji Alloh ﷻ. 
12) Dan tetap fokus pada tujuan hidupmu di dunia ini. 

🌴 MasyaaAllah... Jazakumullah khairan, Ustadzah, semoga bisa istiqomah mengamalkan. 

0️⃣6️⃣ Dias ~ Bandung
Assalamualaikum... 

Ustadzah, bagaimana kiat-kiat agar bisa memiliki kesabaran seluas samudra artinya tanpa batas baik pada saat diuji masalah rumah tangga dari anak maupun suami, dan ujian pada saat diberikan kenikmatan hidup.

🌷Jawab:
Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarahkatuh shalihah

Jawabannya sama dengan jawabannya yang pertama (nomor 5️⃣) ya shalihah. 

🌴Jazakillah khair, ustadzah. 

🌷Wa jazakillahu khair katsir shalihah semuanya. 

🌸🌸🌸🌟🌟🌟🌸🌸🌸
 💎CLoSSiNG STaTeMeNT💎

Baiklah shalihah semuanya, jazakillahu khair katsir sudah diberikan kesempatan untuk berbagi dan sharing ilmu yang insyaaAllah bermanfaat dan bernilai kebaikan untuk kita semua, jangan putus untuk selalu menuntut ilmu yaa, karena ilmu itu luas dan ada dimana saja. 

Semoga bisa bertemu kembali, Aamiin allahumma aamiin

MEMULAI BISNIS DI ERA PANDEMI

 



OLeH: Ustadz Asyari S.

   💘M a T e R i💘

Bismillaahirrohmaanirrohiim
Assalaamuálaykum Warahmatullahi wa baarokaatuh.

Apa kabar Sahabat Surga?
Semoga senantiasa dalam lindungan Alloh ﷻ dan dalam bimbingan-Nya.

Saya tertarik dengan materi tentang bisnis di masa pandemi dan ingin berbagi, siapa tahu akan muncul saudagar-saudagar muslim baru yang akan memperkuat ekonomi Islam dan membawa kemashlahatan buat ummat. 

🌸PELUANG BISNIS DI TENGAH PANDEMI

Virus corona sedang mewabah dan menjadi pandemi di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Kondisi ini memaksa semua orang harus tetap di rumah mengisolasi diri agar tidak terkena virus. Oleh karena itu, semua aktivitas menjadi terhambat, terutama yang berhubungan dengan pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Bahkan di beberapa daerah yang termasuk kategori zona merah sudah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). 

Pandemi ini menuntut semua orang untuk cepat menyesuaikan diri dengan pola kerja baru. Beberapa contohnya yaitu para pekerja harus merubah kegiatannya menjadi Work From Home (WFH), mahasiswa dan anak sekolah pun harus belajar secara online. Walaupun banyak kegiatan yang tidak dapat berjalan seperti biasanya, namun kita harus tetap optimis untuk mengambil peluang usaha. Berikut jenis-jenis usaha yang layak Anda coba di masa pandemi corona:

◼️1. Bisnis Online

Sebelum virus corona menjadi pandemi, bisnis online sudah menjadi pilihan banyak orang karena sistemnya yang sangat fleksibel: transaksi melalui m-banking, berjualan di rumah, dan barang siap untuk kirim. Bisnis online tidak hanya dapat berjualan barang, namun kita juga bisa menawarkan jasa, misalnya menyediakan kelas belajar online. Salah satu klien Gadjian, Kelasbos merupakan penyedia layanan kelas belajar online yang membahas tentang bagaimana cara membangun bisnis online. 

◼️2. Bisnis Hand Sanitizer

Permintaan pasar akan hand sanitizer dan masker berubah begitu pesat setelah wabah Covid-19 masuk ke Indonesia. Klaim bahwa hand sanitizer dapat membunuh virus corona, membuat penjualannya naik begitu tinggi. Beberapa klien Gadjian dan Hadirr seperti perusahaan kosmetik Mineral Botanica pun merasakan peningkatan permintaan ini. Hal tersebut membuat banyak orang memburu hand sanitizer dan sempat menyebabkan terjadinya kelangkaan. Hal ini dapat menjadi peluang bagi Anda untuk memulai usaha karena permintaan hand sanitizer yang tinggi. 

Cara membuat hand sanitizer sendiri tergolong cukup mudah dan dapat dilakukan sendiri saat kita #dirumahsaja. Pembuatan hand sanitizer sesuai standar WHO, Anda harus menyiapkan alkohol 70%. 

◼️3. Bisnis Masker Kain

Masker kain cukup bermanfaat untuk meminimalisir paparan droplet virus corona dalam aktivitas sehari-hati di luar ruangan, walaupun tidak seefektif masker N95 atau masker lain yang tersedia di apotik (biasanya tersedia dengan merek Sensi, Nexcare atau Altamed). Oleh sebab itu, kebutuhan masyarakat akan masker kain menjadi meningkat. 
 
◼️4. Bisnis Makanan Beku (Frozen Food)

Mengisolasi diri di rumah artinya tidak boleh keluar rumah kecuali untuk urusan mendesak. Situasi ini bisa menjadi peluang usaha bagi Anda untuk memulai bisnis makanan yang tahan lama dan praktis, karena banyak keluarga terpaksa menyimpan makanan agar intensitas keluar rumah bisa dikurangi. Anda dapat menjual makanan beku yang sudah dikemas sehingga akan bertahan lama ataupun makanan ringan yang bisa dicicipi sebagai cemilan di rumah. 

Jika Anda tidak terlalu mahir dalam memasak, Anda tetap dapat menggarap peluang ini dengan menjadi agen frozen food di wilayah Anda. Beberapa klien Gadjian yang bergerak di bidang makanan beku, seperti perusahaan pengolahan daging Bolesca Foodindo, mengalami kenaikan permintaan dimasa-masa ini dan membuka keagenan wilayah bagi pihak-pihak yang tertarik memasarkan produk-produk seperti Sosis Max, yaitu merek sosis yang diproduksi PT Bolesca Foodindo.

◼️5. Bisnis Ramuan Herbal

Virus corona hingga saat ini belum ada obat maupun vaksin-nya, tapi kita bisa mencegah penularannya ke tubuh kita dengan cara meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan selalu menjaga kesehatan. 

Di tengah pandemi, ramuan herbal alami yang mengandung bahan-bahan seperti kencur, kunyit, temulawak, jahe, dan daun sereh dipercaya dapat meningkatkan sistem imun. Oleh karena itu, bisnis ramuan atau minuman herbal dapat menjadi bisnis yang menjanjikan karena kebutuhan untuk menjaga sistem imun dan kesehatan sangatlah tinggi di situasi sekarang. Herbilogy dan Suwe Ora Jamu adalah contoh klien 
Gadjian dan Hadirr yang merasakan peningkatan permintaan di masa pandemi virus corona.

Perusahaan-perusahaan yang disebutkan di atas menggunakan aplikasi HR & payroll Gadjian untuk mengelola penggajian dan administrasi karyawan. Sedangkan untuk memonitor presensi dan absensi karyawan, apalagi dalam kondisi kerja dari rumah atau Work From Home (WFH) saat ini, sebagian besar perusahaan tersebut menggunakan sistem absensi hadir untuk memonitor kehadiran karyawan. Karyawan cukup melakukan swafoto (selfie) menggunakan kamera depan di smartphone mereka masing-masing. 

Pengelolaan karyawan secara digital bukan saja lebih praktis, tapi juga memudahkan pengelolaan perusahaan sekaligus menjaga agar seluruh anggota tim di perusahaan tetap sehat. 

Nah, bagaimana dengan perusahaan Anda?

√ Sumber : Diyan Faranayli

🔷🔷🔷🌟🌟🌟🔷🔷🔷
         💘TaNYa JaWaB💘

0️⃣1️⃣ Hesti ~  Surabaya
Mohon info mungkin ada bisa memberi pelatihan mengolah barang bekas atau daur ulang misal botol plastik dan lain sebagainya. 

🔷Jawab:
Apa yang dimaksud pelatihan untuk target dan tujuan seperti apa perlu diperjelas.

Buat dulu program untuk sendiri atau kelompok tikus dan target. Serta biaya sehingga jelas.

Wallahu a'lam

🔷🔷🔷🌟🌟🌟🔷🔷🔷
 💘CLoSSiNG STaTeMeNT💘

Dalam kondisi seperti saat ini mari masing-masing berbuat terbaik, baik ibadah maupun muamalah.

Wallahu a'lam