Sabtu, 31 Juli 2021

SAAT JARI BERBICARA DI MEDIA SOSIAL



OLeH  : Ustadzah Tely Herliyani

•┈•◎❀★❀◎•★•◎❀★❀◎••┈•

❀ MaTeRi, TJ & CLoSSiNG ❀

•┈•◎❀★❀◎•★•◎❀★❀◎••┈•


Silahkan Lihat Di Youtube Perindu Surga


🌸https://youtu.be/Tofd73bc2Cg


Wallahu a'lam

TETAP BERSANDAR HANYA KEPADA-NYA KETIKA BERBAGAI MASALAH DATANG MENERPA

 


OLeH  : Ibu Hj. Irnawati  Syamsuir Koto

•┈•◎❀★❀◎•┈•
❀ M a T e R i ❀
•┈•◎❀★❀◎•┈•

🌸TETAP BERSANDAR HANYA PADA-NYA  KETIKA MASALAH DATANG MENERPA

Sahabat-sahabatku....

Dunia sejatinya adalah tempat bagi manusia menjalani berbagai macam ujian dan cobaan dari Alloh ﷻ. 

Sebagai orang yang beriman kepada-Nya, kita pun diperintahkan untuk senantiasa bersabar dan bertawakal selama menjalani ujian-ujian tersebut.

Ada tiga macam ujian yang dihadapi manusia di dunia ini, yaitu ujian kesulitan, kesenangan, dan kesalahan. 

Ujian kesulitan dapat muncul dalam bentuk kekurangan harta, kelaparan, penyakit, dan musibah-musibah lainnya. 

Sementara, ujian kesenangan dapat berupa harta yang banyak, istri yang cantik atau suami yang ganteng, dan kedudukan sosial yang tinggi.

Di antara ketiga ujian itu, ujian kesulitan adalah yang paling ringan. Mengapa demikian? Karena ujian tersebut tidak hanya dialami oleh orang-orang beriman, tetapi juga orang kafir.

Banyak manusia yang berhasil menjalani ujian kesulitan dengan baik, meskipun mereka tidak beriman kepada Alloh ﷻ. 

Tetapi, sedikit sekali orang kafir yang mampu melewati ujian kesalahan disebabkan tidak adanya petunjuk yang mereka dapatkan dari Alloh ﷻ. 

Akibatnya mereka terus mengulangi kesalahan dan dosa yang sama dari waktu ke waktu.

Begitu juga halnya dengan ujian kesenangan. Tidak sedikit manusia yang terlena oleh berbagai kesenangan dunia yang mereka rasakan sehingga mereka pun lupa kepada Alloh ﷻ.

Dalam menghadapi berbagai ujian tersebut, ada beberapa sikap yang harus dilakukan seorang mukmin. Pertama, tetap merasa yakin atau optimistis bahwa akan datang pertolongan Alloh ﷻ kepada kita. Kedua, segera mengucapkan innaa lillaahi wainnaa ilaihi rajiuun setiap kali mendapat musibah. Sikap selanjutnya adalah bertawakal kepada Alloh ﷻ.

Sahabat-sahabatku yang dicintai Alloh ﷻ...

Tawakal menjadi salah satu syarat bagi seseorang mendapat pertolongan Alloh ﷻ. 

Untuk itu, ada empat hal yang mesti kita perhatikan saat bertawakal. 

✓ Pertama
Jangan menyandarkan hati kepada selain Alloh ﷻ. "Jika kita menyandarkan hati kepada selain Alloh ﷻ saat menghadapi satu masalah atau musibah, pertolongan Alloh ﷻ akan semakin jauh dari kita."

✓ Kedua
Dalam bertawakal, jangan melakukan ikhtiar dengan mudarat yang lebih besar daripada manfaat. Berikutnya, menyelesaikan segala urusan dengan cara-cara yang syar'i, bukan dengan cara yang haram. Misalnya, ketika seorang istri menghadapi suatu masalah dengan suaminya, dia dianjurkan untuk melakukan shalat hajat, meminta pertolongan kepada Alloh ﷻ supaya diberikan jalan keluar yang terbaik. Bukan malah mencari pelarian dengan curhat atau menceritakan persoalan rumah tangganya dengan lelaki lain.

✓ Ketiga 
Ketika bertawakal, kita harus berserah diri sepenuhnya kepada Alloh ﷻ dari awal hingga berakhirnya urusan. "Dengan berserah diri kepada Alloh ﷻ, kita akan menjadi tenang sehingga dapat menerima apapun hasil ikhtiar dengan lapang dada. Karena itu, jangan setengah-setengah dalam memasrahkan diri kepada Alloh ﷻ."

✓ Keempat 
Segera mengucapkan innaa lillaahi wainnaa ilaihi rajiuun setiap kali mendapat musibah.

Tawakal merupakan salah satu sikap terpuji yang menunjukkan keimanan seseorang kepada Alloh ﷻ. Bukan hanya itu, terdapat beberapa keutamaan yang bisa didapat ketika seseorang menerapkan sikap terpuji ini dalam kehidupan sehari-hari.

🔷Beberapa keutamaan sikap tawakal adalah sebagai berikut :

◾1. Tawakal Adalah Bagian Dari Iman

Keutamaan yang pertama bahwa tawakal adalah bagian dari upaya seseorang beriman atau menyakini keberadaan dan Keesaan Alloh ﷻ. Hal ini seperti yang tercantum dalam QS. AL-Maidah ayat 23 yang berbunyi :

Berkatalah dua orang laki-laki di antara mereka yang bertakwa, yang telah diberi nikmat oleh Alloh ﷻ, “Serbulah mereka melalui pintu gerbang (negeri) itu. Jika kamu memasukinya niscaya kamu akan menang. Dan bertawakal lah kamu hanya kepada Alloh ﷻ, jika kamu orang-orang beriman.”

◾2. Memperoleh Kecukupan Dari Alloh ﷻ

Kedua keutamaan tawakal adalah untuk memperoleh kecukupan dari Alloh ﷻ. Di mana saat seseorang bertawakal atau menyerahkan diri kepada Alloh ﷻ, berati dirinya meyakini bahwa Alloh ﷻ selalu memberikan rezeki dan kecukupan yang paling baik bagi umatnya. Dalam QS. At-Talaq ayat 65, Alloh ﷻ berfirman :

“Dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barangsiapa bertawakal kepada Alloh ﷻ, niscaya Alloh ﷻ akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Alloh ﷻ melaksanakan urusan-Nya. Sungguh, Alloh ﷻ telah mengadakan ketentuan bagi setiap sesuatu.”

◾3. Mendapatkan Kebaikan Dunia Akhirat

Selanjutnya, keutamaan tawakal juga bisa memberikan kebaikan dunia akhirat bagi setiap umat yang melakukannya. Hal ini pun tercantum dalam QS. An Nahl ayat 41- 42 yang artinya :

“Dan orang yang berhijrah karena Alloh ﷻ setelah mereka di zalimi, pasti Kami akan memberikan tempat yang baik kepada mereka di dunia. Dan pahala di akhirat pasti lebih besar, sekiranya mereka mengetahui, (yaitu) orang yang sabar dan hanya kepada Tuhan mereka bertawakal.”

◾4. Tidak Dikuasai Oleh Setan

Keutamaan tawakal yang terakhir adalah menjaga dan melindungi seseorang dari godaan setan. Dalam hal ini, setan tidak akan mampu menguasai dan memberikan pengaruh buruk bagi umat muslim yang bertawakal kepada Alloh ﷻ.

Sebab orang yang bertawakal selalu dekat dengan Alloh ﷻ dan senantiasa mendapatkan pertolongan-Nya. Hal ini juga ditegaskan dalam QS. An Nahl ayat 99 yang berbunyi :

“Sungguh, setan itu tidak akan berpengaruh terhadap orang yang beriman dan bertawakal kepada Tuhan.”

Wallahu a'lam

Demikian dari saya, semoga bermanfaat. Majlis saya kembalikan ke nduk Hanny sebagai momod malam ini.

•┈••◎◎❀★❀◎◎••┈•
❀ TaNYa JaWaB ❀
•┈••◎◎❀★❀◎◎••┈•

0️⃣1️⃣ Riyanti ~ Yogja
1. Untuk materi poin kedua tentang bertawakal. 

Untuk poin ini saya punya cerita.

Ada karyawati yang sedang bermasalah dengan suaminya. Karena sering ijin kantor dipanggil bos laki.

Akhirnya karena ditanya bos nya, si karyawati ini "curhat" ke bosnya.

Ujung cerita, karyawati ini jadi istri kedua bosnya yang ternyata juga Lagi ada masalah dengan istrinya.

Ah kayak sinetron ya. 

Menurut dzah Ir, ini musibah atau anugerah?

2. Materi di poin ke tiga.
Kebaikan dunia itu seperti apa saja Dzah? 
Mohon bimbingannya.

3. Ujung dari ikhtiar itu tawakal. Bagaimana kita mengukur usaha kita luar biasa sungguh-sungguh sampai akhirnya kita berada di posisi tawakal?

🌸Jawab:
1. Bismillahirrahmanirrahim...

Jawaban saya sesuai dengan apa yang diceritakan saja ya...

Karyawati tersebut telah melakukan dosa besar. Dia MENIKAH DENGAN BOS, padahal dia masih punya suami. Berdasarkan cerita di atas, dia masih ada suami.

Maka, pernikahannya haram dan tidak sah. Jika mereka berhubungan maka itu zina. Mereka wajib bertobat, dan dipisahkan karena tidak sah. 

Ini bukan anugerah, ini perilaku buruk yang diliputi dengan hawa nafsu.

Jika punya masalah dengan suami, maka selesaikanlah dengan suami. Atau pihak-pihak yang bertanggungjawab dan bisa memberikan jalan keluar, bukan dengan cara selingkuh dan nikah lagi sehingga memiliki dua suami. 
Na'udzubillah min dzalik...

Wallahu A’lam

2. Allah Ta'ala akan berikan kecukupan dalam hidup.

Allah Ta'ala berfirman:

وَيَرۡزُقۡهُ مِنۡ حَيۡثُ لَا يَحۡتَسِبُۚ وَمَن يَتَوَكَّلۡ عَلَى ٱللَّهِ فَهُوَ حَسۡبُهُۥٓۚ إِنَّ ٱللَّهَ بَٰلِغُ أَمۡرِهِۦۚ قَدۡ جَعَلَ ٱللَّهُ لِكُلِّ شَيۡءٖ قَدۡرٗا

"...dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barangsiapa bertawakal kepada Alloh ﷻ, niscaya Alloh ﷻ akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Alloh ﷻ melaksanakan urusan-Nya. Sungguh, Alloh ﷻ telah mengadakan ketentuan bagi setiap sesuatu."
(QS. Ath-Thalaq, Ayat 3)

Kecukupan di sini memiliki banyak arti dan cakupan, bisa kesehatan, ketenangan, persahabatan, keuangan, dan apapun yang baik-baik. Jadi, tidak terbatas bermakna  cukup harta saja. 

Wallahu A’lam

3. Tolak ukur itu ada pada diri kita sendiri. Bagaimana kita bisa memaksimalkan apa yang ada di dalam diri. Tidak berpasrah dan hanya berpangku tangan.

Setelah berusaha sekuat tenaga dan berdoa, pasrahkan hasilnya kepada Alloh ﷻ. Kepasrahan kepada Alloh ﷻ akan membuat hidup kita tenang dan senantiasa bersyukur. Tidak sedikit orang yang berprasangka buruk kepada Alloh ﷻ karena cita-cita atau keinginannya tidak tercapai. Alloh ﷻ Maha Berkehendak, manusia hanya bisa berusaha sedangkan Alloh ﷻ yang menentukan.

Wallahu a'lam

0️⃣2️⃣ Erni ~ Yogja
Assalamualaikum,

Ustadzah, bertanya sehubungan dengan poin ke dua.

Bagaimana caranya bisa menjadi istri yang qona'ah terhadap keberadaan suami, dan anak-anak, serta pandai mensyukuri nikmat Alloh ﷻ yang hadir lewat suami dan anak-anak, agar di akhirat nanti dipertemukan bukan sebagai musuh antar anggota keluarga yang saling tuduh, saling nuntut dan saling menjatuhkan di mahkamahnya Alloh ﷻ? Mohon pencerahan. 

🌸Jawab:
Waalaikummussalam warahmatullah wabarakatuh

Lihatlah kepada yang lebih bawah. Sudah punya suami, anak-anak, tempat tinggal (terlepas dari sewa atau beli), ada makanan, kesehatan, dan lainnya.

Sementara di hadapan kita mungkin ada saudara-saudara kita yang masih menanti jodohnya, atau sudah dapat tapi menanti anak, atau mereka yang suaminya tidak bertanggungjawab, dan sebagainya.

Sebenarnya sangat banyak alasan bagi kita untuk bersyukur dan qana'ah, selama mata kita tidak memandang yang lebih di atas kita.

Wallahu A’lam

•┈•◎❀★❀◎•★•◎❀★❀◎•┈•
❀CLoSSiNG STaTeMeNT❀
•┈•◎❀★❀◎•★•◎❀★❀◎•┈•

Sahabat-sahabatku semuanya...

Dekatkan diri selalu hanya kepada-Nya, melaksanakan semua perintah dan menjauhi larangan-larangan-Nya.

Wallahu a'lam

Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh

ROMANTISNYA HATI DAN JIWA



OLeH  : Ustadz Mukhtar Azizi, S.Pd.I

•┈•◎❀★❀◎•┈•
❀ M a T e R i ❀
•┈•◎❀★❀◎•┈•

🌸ROMANTISNYA HATI DAN JIWA

Kata romantis secara islami untuk kekasih bisa membuat kalian berdua selalu berada di jalan Allah Subhanahu wata'ala.

Gambaran soal jodoh terangkum dalam Quran surat Ar Rum ayat 21 yang memiliki arti:
"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir."

Berbicara mengenai cinta, menjalin hubungan cinta yang baik itu tidaklah mudah. Pasti akan ada begitu banyak rintangan yang datang.

Rasulullah ﷺ bersabda: “Hiduplah sesukamu maka sesungguhnya kamu akan mati. Cintailah sesuatu sesukamu maka sesungguhnya kamu akan berpisah. Berbuatlah sesukamu maka sesungguhnya kamu akan bertemu dengannya.” - Hadits riwayat Hakim.

Alloh ﷻ berfirman:

قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ

"Jika kalian (benar-benar) mencintai Alloh ﷻ, ikutilah aku, niscaya Alloh ﷻ mengasihi kalian." (QS. Ali Imran: 31)

Ibnu Katsir menerangkan maksud ayat di atas yakni kalian akan memperoleh balasan yang lebih daripada apa yang dianjurkan kepada kalian agar kalian mencintai-Nya, yaitu Dia mencintai kalian. Kecintaan Alloh ﷻ kepada kalian dinilai lebih besar daripada yang pertama, yaitu kecintaan kalian kepada-Nya. Seperti yang dikatakan oleh sebagian ulama yang bijak, bahwa duduk perkaranya bukanlah bertujuan agar kamu mencintai, melainkan yang sebenarnya ialah bagaimana supaya kamu dicintai.

Terdapat berbagai berkah di balik pernikahan, baik di dunia maupun di akhirat kelak. Meski aktivitas bersama pasangan halal itu terlihat sederhana, namun sebenarnya bernilai pahala dan sedekah. Selain itu, ikatan suci pernikahan menjamin keharmonisan, kebahagiaan, dan ketenangan, selama dijalankan dengan tulus.

Seperti firman Alloh ﷻ dalam Al Quran surat An Nisa ayat 19: "Pergaulilah mereka (istrimu) dengan cara sepatutnya. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Alloh ﷻ menjadikan padanya kebaikan yang banyak."

Apalagi ditambah dengan meneladani romansa Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi Wassalam bersama istrinya. Banyak kisah yang tertuang dalam hadist, menceritakan keindahan romantisme Rasul kala itu. Begitu luar biasanya, beliau menghormati sang istri.

Wallahu a'lam

•┈••◎◎❀★❀◎◎••┈•
❀ TaNYa JaWaB ❀
•┈••◎◎❀★❀◎◎••┈•

0️⃣1️⃣ Riyanti ~ Yogja
Ustadz, mengapa sebuah pernikahan itu disebut dengan separuh Dien?

Secara manusiawi, perempuan terkadang butuh di romantisi suaminya ala-ala film novel.

Bolehkah itu Tadz?
Syukron untuk pencerahannya.

🌸Jawab:
Romantis ya hanya dapat indah bila dinikmati bersama bukan untuk ditebar. Melainkan saling mengayomi dan melindungi. 

Pernikahan separuh agama, karena berlayar untuk berjalan bersama agar keluarganya menjadi sakinah mawaddah warahmah.

Wallahu a'lam

0️⃣2️⃣ Kiki ~ Dumai
Ustadz, ijin bagaimana maksud dari kata-kata "Berbuatlah sesukamu maka sesungguhnya kamu akan bertemu dengannya" dari hadist ini ustadz?

"Rasulullah ﷺ bersabda: “Hiduplah sesukamu maka sesungguhnya kamu akan mati. Cintailah sesuatu sesukamu maka sesungguhnya kamu akan berpisah. Berbuatlah sesukamu maka sesungguhnya kamu akan bertemu dengannya.” (HR. Hakim)

🌸Jawab:
Berbuat sesukamu menunjukan kepada kebaikan dan berhati-hati dalam menjalani kehidupan, sesuai dengan petunjuk dari Alloh ﷻ dan Rasul-Nya. Bila mengikuti nya akan bertemu dengan hamba yang Mukhlis dan penyabar.

Wallahu a'lam

0️⃣3️⃣ Erni ~ Yogja
Assalamualaikum Ustadz,

1. Bagaimana caranya agar dalam menempuh pernikahan ini bisa dijalani misi ibadah kepada Alloh ﷻ, menjadi istri yang qona'ah atas keadaan suami dan anak-anak dan mensyukuri seluruh pemberian suami dan keadaan anak-anak?

2. Disaat WFH begini, bagaimana caranya  meriilkan nasehat orang-orang bijak yang intinya kita tidak sedang diisolasi. Tapi hati dan jiwa kita sedang didekatkan kembali  untuk saling mengenal kembali tabiat antar   anggota keluarga, agar semua masalah dunia bisa terurai dan termasfan secara kaffah didunia, sehingga di akhirat nanti dipertemukan bukan sebagai anggota keluarga yang menjadi musuh. Mohon di riilkan, agar lebih mudah untuk diamalkan dan menentukan langkah awal apa yang mesti dijalani.

🌸Jawab: 
Waalaikummussalam warahmatullah wabarakatuh

1. Cara bersikap qana'ah, senantiasa selalu bersyukur yang Alloh ﷻ berikan dan saling memupuk rasa keharmonisan dengan saling mensuport menuju ridho ilahi.

2. Keadaan WFH tetap isi dengan dzikrullah dan ayat suci Al-Qur'an agar di rutinkan untuk di baca serta memahami isinya. Beramal shalih dengan menebarkan kebaikan dan menyeru ke dalam dinul Haq. Langkah awal menyiapkan diri dengan ibadah dan beramal shalih, meski pun dalam WFH.

Wallahu a'lam

•┈•◎❀★❀◎•★•◎❀★❀◎•┈•
❀CLoSSiNG STaTeMeNT❀
•┈•◎❀★❀◎•★•◎❀★❀◎•┈•

Romantis yang terbaik memiliki iman dan takwa yang kokoh mengantarkan hati dan jiwa mengikuti jalan yang Alloh ﷻ Ridhoi.

Wallahu a'lam

HAKIKAT KEBAJIKAN DALAM SURAH AL BAQARAH AYAT 177

 


OLeH  : Ustadz M. Lukmanul Hakim

•┈•◎❀★❀◎•┈•
❀ M a T e R i ❀
•┈•◎❀★❀◎•┈•

🌀 HAKIKAT KEBAJIKAN DALAM SURAH AL BAQARAH AYAT 177

Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh.

Alhamdulillah di grup ini kita bisa bersilaturahim baik yang langsung online live, atau yang membaca kajian setelahnya.

Shalawat serta salam semoga Alloh ﷻ limpahkanlah kepada Nabi Besar Rasulullah ﷺ, beserta keluarga, sahabat, tabiin, ulama, serta kepada kita selaku ummat-Nya.

Sahabat Perindu Surga yang di rahmati Alloh ﷻ.

Izinkan pada kesempatan ini untuk berbagi kajian yang ana tulis di blog ane risalahluqman.wordpress.com

Di mana pada malam ini mengambil tema HAKIKAT KEBAJIKAN DALAM SURAT AL BAQARAH 177, silahkan buka link ini untuk membaca materinya : 

https://risalahluqman.wordpress.com/2021/02/12/menurut-al-quran-apa-sih-berbuat-baik-itu/

Pedoman berbuat kebajikan itu sudah terangkum dalam satu ayat Al-Qur’an surah Al-Baqarah ayat 177 berbunyi :

۞ لَيْسَ الْبِرَّاَنْ تُوَلُّوْا وُجُوْهَكُمْ قِبَلَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ وَلٰكِنَّ الْبِرَّ مَنْ اٰمَنَ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ وَالْمَلٰۤىِٕكَةِ وَالْكِتٰبِ وَالنَّبِيّٖنَ ۚ وَاٰتَى الْمَالَ عَلٰى حُبِّهٖ ذَوِى الْقُرْبٰى وَالْيَتٰمٰى وَالْمَسٰكِيْنَ وَابْنَ السَّبِيْلِۙ وَالسَّاۤىِٕلِيْنَ وَفىِ الرِّقَابِۚ وَاَقَامَ الصَّلٰوةَ وَاٰتَى الزَّكٰوةَ ۚ وَالْمُوْفُوْنَ بِعَهْدِهِمْ اِذَا عَاهَدُوْا ۚ وَالصّٰبِرِيْنَ فِى الْبَأْسَاۤءِ وَالضَّرَّاۤءِ وَحِيْنَ الْبَأْسِۗ اُولٰۤىِٕكَ الَّذِيْنَ صَدَقُوْا ۗوَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُتَّقُوْنَ

"Kebajikan itu bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan ke barat, tetapi kebajikan itu ialah (kebajikan) orang yang beriman kepada Alloh ﷻ, hari akhir, malaikat-malaikat, kitab-kitab, dan nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabat, anak yatim, orang-orang miskin, orang-orang yang dalam perjalanan (musafir), peminta-minta, dan untuk memerdekakan hamba sahaya, yang melaksanakan shalat dan menunaikan zakat, orang-orang yang menepati janji apabila berjanji, dan orang yang sabar dalam kemelaratan, penderitaan dan pada masa peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar, dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa." (QS. Al Baqoroh: 177)

Dalam tafsir tahlili Kemenag RI di jelaskan bahwa ayat 177 bukan saja ditujukan kepada umat Yahudi dan Nasrani, tetapi mencakup juga semua umat yang menganut agama-agama yang diturunkan dari langit, termasuk umat Islam.

Pada ayat 177 ini Alloh ﷻ menjelaskan kepada semua umat manusia, bahwa kebajikan itu bukanlah sekadar menghadapkan muka kepada suatu arah yang tertentu, baik ke arah timur maupun ke arah barat, tetapi kebajikan yang sebenarnya ialah beriman kepada Alloh ﷻ dengan sesungguhnya, iman yang bersemayam di lubuk hati yang dapat menenteramkan jiwa, yang dapat menunjukkan kebenaran dan mencegah diri dari segala macam dorongan hawa nafsu dan kejahatan. Beriman kepada hari akhirat sebagai tujuan terakhir dari kehidupan dunia yang serba kurang dan fana. Beriman kepada malaikat yang di antara tugasnya menjadi perantara dan pembawa wahyu dari Alloh ﷻ kepada para Nabi dan rasul. Beriman kepada semua kitab-kitab yang diturunkan Alloh ﷻ, baik Taurat, Injil maupun Al-Qur′an dan lain-lainnya, jangan seperti Ahli Kitab yang percaya pada sebagian kitab yang diturunkan Alloh ﷻ, tetapi tidak percaya kepada sebagian lainnya, atau percaya kepada sebagian ayat-ayat yang mereka sukai, tetapi tidak percaya kepada ayat-ayat yang tidak sesuai dengan keinginan mereka. Beriman kepada semua Nabi tanpa membedakan antara seorang Nabi dengan Nabi yang lain.

Iman tersebut harus disertai dan ditandai dengan amal perbuatan yang nyata, sebagaimana yang diuraikan dalam ayat ini, yaitu:

★ 1. (a) Memberikan harta yang dicintai kepada karib kerabat yang membutuhkannya. Anggota keluarga yang mampu hendaklah lebih mengutamakan memberi nafkah kepada keluarga yang lebih dekat.
(b) Memberikan bantuan harta kepada anak-anak yatim dan orang-orang yang tidak berdaya. Mereka membutuhkan pertolongan dan bantuan untuk menyambung hidup dan meneruskan pendidikannya, sehingga mereka bisa hidup tenteram sebagai manusia yang bermanfaat dalam lingkungan masyarakatnya.
(c) Memberikan harta kepada musafir yang membutuhkan, sehingga mereka tidak terlantar dalam perjalanan dan terhindar dari berbagai kesulitan.
(d) Memberikan harta kepada orang yang terpaksa meminta minta karena tidak ada jalan lain baginya untuk menutupi kebutuhannya.
(e) Memberikan harta untuk menghapus perbudakan, sehingga ia dapat memperoleh kemerdekaan dan kebebasan dirinya yang sudah hilang.

★ 2. Mendirikan shalat, artinya melaksanakannya pada waktunya dengan khusyuk lengkap dengan rukun-rukun dan syarat-syaratnya.

★ 3. Menunaikan zakat kepada yang berhak menerimanya sebagaimana yang tersebut dalam surah at-Taubah ayat 60. Di dalam Al-Qur′an apabila disebutkan perintah: “mendirikan shalat”, selalu pula diiringi dengan perintah: “menunaikan zakat”, karena antara salat dan zakat terjalin hubungan yang sangat erat dalam melaksanakan ibadah dan kebajikan. Sebab salat pembersih jiwa sedang zakat pembersih harta. Mengeluarkan zakat bagi manusia memang sukar, karena zakat suatu pengeluaran harta sendiri yang sangat disayangi. Oleh karena itu apabila ada perintah salat, selalu diiringi dengan perintah zakat, karena kebajikan itu tidak cukup dengan jiwa saja tetapi harus pula disertai dengan harta. Oleh karena itulah, sesudah Nabi Rasulullah ﷺ wafat, para sahabat sepakat tentang wajib memerangi orang yang tidak mau menunaikan zakat hartanya.

★ 4. Menepati janji bagi mereka yang telah mengadakan perjanjian. Segala macam janji yang telah dijanjikan wajib ditepati, baik janji kepada Alloh ﷻ seperti sumpah dan nazar dan sebagiannya, maupun janji kepada manusia, terkecuali janji yang bertentangan dengan hukum Alloh ﷻ (syariat Islam) seperti janji berbuat maksiat, maka tidak boleh (haram) dilakukan, hal ini dikuatkan oleh sabda Rasulullah ﷺ:

اٰيَةُ الْمُنَافِقِ ثَلاَثٌ : إِذَا حَدَّثَ كَذَبَ وَإِذَا وَعَدَ أَخْلَفَ وَإِذَا اؤْتُمِنَ خَانَ (رواه مسلم عن أبي هريرة)

"Tanda munafik ada tiga: yaitu apabila ia berkata, maka ia selalu berbohong, apabila ia berjanji, maka ia selalu tidak menepati janjinya, apabila ia dipercayai, maka ia selalu berkhianat." (Riwayat Muslim dari Abu Hurairah r.a.)

★ 5. Sabar dalam arti tabah, menahan diri dan berjuang dalam mengatasi kesempitan, yakni kesulitan hidup seperti krisis ekonomi; penderitaan, seperti penyakit atau cobaan; dan dalam peperangan, yaitu ketika perang sedang berkecamuk.

Mereka itulah orang-orang yang benar dalam arti sesuai dengan sikap, ucapan dan perbuatannya dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa.

Wallahu a'lam

•┈••◎◎❀★❀◎◎••┈•
❀ TaNYa JaWaB ❀
•┈••◎◎❀★❀◎◎••┈•

0⃣1⃣ Phity ~ Yogja
Ustadz, bagaimana fenomena akhir-akhir ini yang menunjukkan kemewahan dan kekayaan diupload di media sosial, sementara ada masyarakat yang kesulitan, bahkan untuk makan pun susah. Apakah ini termasuk ketidakbijaksanaan mereka?

Bagaimana mengatasi fenomena seperti ini?

💎Jawab:
Mbak Fitri, fenomena ini memang terjadi bukan saja pada masa sekarang, itulah godaan setan agar manusia tersesat dengan kemewahan yang mendukung untuk perbuatan dosa melalui sifat setan: Sombong, riya, ujub, takabur. 

Sebagai solusinya satu yaitu mendekatkan di pada Alloh ﷻ dengan melakukan shalat 5 waktu di awal waktu. 
"Sesungguhnya shalat itu mencegah perbuatan keji dan mungkar."

✓ Yang kedua, bersilaturahim lah dengan orang-orang yang soleh atau solehah. Hal ini akan membawa kita ke jalan yang baik melalui saling mengingatkan dalam kebaikan dan kesabaran, merupakan implementasi dari surat Al ashr ayat 3.

Kemudian memahami hakikat kebajikan dalam surat Al Baqarah ayat 177. Insyaallah tidak akan terjerumus dalam hawa nafsu yang dibisikan setan termasuk diantaranya memamerkan harta, keturunan dan tahta.

Selanjutnya jika ada yang berlaku demikian, berikanlah pemahaman secara halus tanpa menyinggungnya, ajak ke majlis ilmu agar bisa memperkuat akidahnya.

Jika tidak mau jangan ngambek dan jangan di paksa, insyaallah pada saatnya akan timbul hidayah, tapi tetap diingatkan ketika dekat dengan orang yang bersangkutan.

Wallahu a'lam

0⃣2⃣ Kiki ~ Dumai
Ustadz, untuk kategori musafir yang membutuhkan disini contohnya seperti apa ya ustadz? Apakah misalnya ada seorang perantau yang dalam kesulitan ekonomi seperti itukah ustadz?

💎Jawab:
Yang dimaksud musafir adalah orang yang berada dalam perjalanan. Tapi ditekankan pada musafir yang membutuhkan. 
Ada musafir yang memiliki banyak uang, ketika singgah dia pasti membutuhkan tempat yang nyaman. Jika kita miliki maka perbolehkan tempat kita untuk singgah tawarilah air minum atau makanan yang kita punya. 

Ada juga musafir yang memang benar kehabisan persediaan uang dan makanan, maka ini harus kita bantu. Sehingga musafir itu kembali ke rumahnya, atau tempat tujuannya.

Wallahu a'lam

0️⃣3️⃣ Phity ~ Yogja
Ustadz, kalau sepeninggal Nabi, sahabat sepakat untuk memerangi orang yang tidak mau bayar zakat harta nah, tentu tujuannya adalah menyadarkan orang mampu untuk membayar zakat mal. Apakah hal ini dapat diterapkan pada umat muslim di indonesia? Maksudnya, memastikan terbayarnya zakat mal oleh umat muslim yang mampu.

💎Jawab:
Iya sangat bisa, setiap yang dilakukan Nabi Rasulullah ﷺ baik perkataan dan perbuatan merupakan suri tauladan bagi ummatnya. 
Ketika hukum Islam sudah terkontaminasi dengan hukum negara yang tidak pro Islam, maka diperlukan seorang pemimpin yang berani melakukan hal tersebut.

Wallahu a'lam

•┈•◎❀★❀◎•★•◎❀★❀◎•┈•
❀CLoSSiNG STaTeMeNT❀
•┈•◎❀★❀◎•★•◎❀★❀◎•┈•

Alhamdulillah kajian malam ini tentang hakekat kebajikan dalam surat Al Baqarah 177 sudah terlaksana, mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua. 

Demikian yang bisa disampaikan, mohon maaf jika ada kekurangan. 

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh

INGAT DENGAN AKHIRAT

 


OLeH  : Ustadz Mukhtar Azizi, S.Pd.I.

•┈•◎❀★❀◎•┈•
❀ M a T e R i ❀
•┈•◎❀★❀◎•┈•

🌸INGAT DENGAN AKHIRAT

Kalimat "kejarlah akhirat jangan lupakan dunia" terdapat dalam Surat Al-Qashash ayat 77, yaitu:

“Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Alloh ﷻ kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah [kepada orang lain] sebagaimana Alloh ﷻ telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di [muka] bumi. Sesungguhnya Alloh ﷻ tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan."

Pada ayat ini, Alloh ﷻ menjanjikan kebahagiaan di akhirat, tetapi Alloh ﷻ juga mengingatkan untuk tidak melupakan kebahagiaan diri sendiri yang sesuai dengan tuntunan agama Islam. Kebahagiaan untuk diri sendiri seperti pada contoh di atas lainnya adalah makan dan minum yang halal dan mengeyangkan, memiliki rumah untuk berteduh, dan lain-lain.

Kegelisahan demi kegelisahan. Di sini kita perlu terus membaca perihal apa itu dunia secara hakiki.

Jabir ibn ‘Awn al-Asadi berkata, “Dalam sambutan pertamanya sebagai khalifah pada masa Bani Umayyah (715-717)  Sulaiman ibn Abdul Malik mengatakan, ‘Segala puji bagi Alloh ﷻ yang telah menciptakan, menghilangkan, dan merendahkan sesuatu yang dikehendaki-Nya; memberi dan menghalangi siapa saja yang dikehendaki-Nya.

Sesungguhnya dunia adalah negeri tipu daya, tempat kebathilan, dan perhiasan yang tidak stabil; sebentar tertawa kemudian menangis; sebentar menangis kemudian tertawa; sebentar menakutkan kemudian mengamankan; sebentar mengamankan kemudian menakutkan; mengubah orang yang kaya jadi fakir; dan mengubah orang fakir menjadi kaya.

Wahai hamba Alloh ﷻ jadikanlah kitab Allah Ta’ala sebagai imam, ridhailah, dan jadikanlah ia sebagai panutan. Ia menghapus (nasakh) kitab sebelumnya dan tidak akan ada kitab setelahnya yang menghapusnya.

"Ketahuilah, wahai hamba Alloh ﷻ, Al-Qur’an ini dapat menyingsingkan tipu daya dan kedengkian setan laksana cahaya subuh ketika fajar menyingsing selepas malam yang meninggalkan gelapnya."

Oleh karena itu, jangan pernah gelisah karena keadaan hidup kita di dunia. Sejauh yang kita miliki halal, walaupun sedikit, atau bahkan mungkin mengundang orang lain memandang kita dengan pandangan yang merendahkan, itu jauh lebih baik jika benar-benar halal dan tidak mengandung unsur yang mengundang murka Allah Ta’ala.

Sebaliknya, tidak perlu berbangga dengan apa yang berhasil dicapai dalam urusan duniawi. Sebab, belum tentu semua aset yang kita miliki benar-benar bersih dari unsur yang dapat memberatkan hisab kita di dunia dan akhirat.

◾Sabar Atas Ujian

Bentuk Cinta pada Rasulullah ﷺ
Bentuk Cinta pada Rasulullah ﷺ

Tiga Kelezatan Iman
Tiga Kelezatan Iman

Oleh karena itu, menarik kita simak nasihat Ali bin Abi Thalib kepada Salman Al-Farisi.

“Dunia laksana ular. Siapapun yang memegangnya bakal dibinasakan dengan bisanya. Berpalinglah dari barang-barang dunia yang menakjubkan mu karena bagian dunia yang bisa kamu dapatkan hanya sedikit. Jangan gelisah karena dunia lantaran jelas-jelas kamu bakal meninggalkannya. Jadikanlah sesuatu yang membuatmu bahagia di dunia adalah hal yang paling ditakuti olehnya. Setiap kali budak dunia merasa damai dan mendapatkan kebahagiaan, setiap kali itu pula ada ketidaknyamanan yang mengganggunya.”

Demikianlah dunia yang dibanggakan oleh sebagian manusia dan digelisahkan oleh sebagian yang lain. Mereka benar-benar lupa bahwa dunia bukanlah tempat yang layak dibanggakan ataupun digelisahkan. Sebab dunia tidak diciptakan melainkan untuk menguji keimanan.

“Sesungguhnya dunia itu manis dan hijau. Dan sesungguhnya Alloh ﷻ menjadikan engkau semua sebagai khalifah di bumi itu. Maka Alloh ﷻ akan melihat bagaimana yang engkau lakukan. Oleh sebab itu, waspadalah terhadap dunia dan waspadalah terhadap wanita. Karena awal fitnah bagi Bani Israil adalah wanita.” (HR. Muslim).

Selanjutnya kita dapat melihat hakikat dunia ini dari firman Allah Ta’ala.

إِنَّا جَعَلْنَا مَا عَلَى الْأَرْضِ زِينَةً لَّهَا لِنَبْلُوَهُمْ أَيُّهُمْ أَحْسَنُ عَمَلاً

“Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang ada di bumi sebagai perhiasan baginya, agar Kami menguji mereka siapakah di antara mereka yang terbaik perbuatannya.” (QS. Al-Kahfi: 7).

Dengan demikian janganlah bersusah payah dalam kehidupan dunia ini kecuali pada apa yang dapat terus menemani kita hingga ke akhirat, yakni ilmu dan amal.

Gelisah lah jika tidak memiliki ilmu sehingga merasa diri terus butuh terhadap ilmu. Gundah lah jika tidak punya amal, sehingga harta di tangan tidak sempat membuat hati sombong, karena harta itu akan binasa dan membinasakan, kecuali di infakkan di jalan Allah Ta’ala.

Wallahu a'lam

•┈••◎◎❀★❀◎◎••┈•
❀ TaNYa JaWaB ❀
•┈••◎◎❀★❀◎◎••┈•

0️⃣1️⃣ Marsya ~ Tangerang
Assalamu'alaikum ustadz.

Bagaimana caranya agar istiqomah dalam mengejar akhirat, tapi iman kadang naik turun ustadz? 

Jazakumullah ustadz.

🔷Jawab:
Waalaikummussalam warahmatullah wabarakatuh

Caranya kuatkan niat dengan amal shalih secara kontinyu beserta mengkaji maupun mengamalkan ya dalam kebaikan.

Wallahu a'lam

0️⃣2️⃣ Sifa ~ Bogor
Assalamu'alaikum ustadz.

Apa maksud dari menyimbangkan antara kehidupan dunia dan akhirat?
Dan bagaimana sikap atau menjalankan agar kehidupan di dunia dan akhirat seimbang?

🔷Jawab:
Waalaikummussalam warahmatullah wabarakatuh

Dengan beramal akhirat, dengan ikhlas dunia akan mengikuti. Sikapnya ya dengan menjalani dengan ilmu yang barokah.

Wallahu a'lam

0️⃣3️⃣ Safitri ~ Banten 
Ustadz, bagaimana cara bisa menjalani hidup biar seimbang 50:50 dunia dan akhirat bagaimana?

🔷Jawab:
Menyeimbangkan dunia dan akhirat dengan jalan bersemangat mengkaji Islam dan istiqomah dalam beramal shalih, dengan sabar dan ikhlas menjalani ya.

🌸Kalau kita cuma bisa dengar lewat youtube maksimal tidak sih ustadz?

Tidak punya guru dan mau ikut secara offline juga tidak bisa karena waktu kerja full sekali.

🔷Akan menjadi maksimal bila mengkaji ya secara online dan offline serta para guru dan Mukhlisin yang Hanif mendampingin ke jalan yang Alloh ﷻ Ridhoi.

Wallahu a'lam

0️⃣4️⃣ iiN ~ Boyolali
Ustadz begini, sebenarnya kita sudah memahami dan tahu mana yang membuat gelisah itu perlu atau tidaknya. Tapi, kenapa lagi-lagi kami (saya sendiri) masih sering gelisah dengan hal yang tidak perlu, gelisah dalam lahiriyah. Saya belum seperti dia, dia bisa, kenapa saya masih belum bisa.

Mohon pencerahannya ustadz, agar gelisah nya yang lebih bermanfaat.

🔷Jawab:
Senantiasa berpikir positif dan senantiasa bersihkan hati dengan istighfar serta rutin membaca ayat suci Al-Qur'an setelah shalat fardhu.

Wallahu a'lam

0️⃣5️⃣ Siti ~ Yogja
Ustadz mohon pencerahannya, 

Bagaimana supaya saya sebagai ibu tetap kuat tidak mudah menyerah atau lelah menghadapi anak saya yang sering berprilaku tidak seperti pada umumnya anak sebaya dia atau remaja. Saya punya dosa kesalahan di masa lalu sehingga membuat psikologis anak saya tidak stabil.

Terimakasih pak ustadz. 

🔷Jawab:
Tetap bersabar dan do'akan yang terbaik. Setiap akan tidur bacakan surah Ar Rahman, insyaAllah akan menjadi tenang dan hidayah akan sampai kepada-Nya.

Wallahu a'lam

•┈•◎❀★❀◎•★•◎❀★❀◎•┈•
❀CLoSSiNG STaTeMeNT❀
•┈•◎❀★❀◎•★•◎❀★❀◎•┈•

Akhirat tempat kembali dan dunia jembatan menuju akhirat. Maka hiasilah kehidupan dunia dengan beramal maka akan selamat dunia dan di akhirat. Alloh ﷻ meridhoi hambanya akan di tempatkan ke Jannah-Nya.

Wallahu a'lam

GASLIGHTING

 


OLeH  : Bunda Heradini Faizah, S.Psi

•┈•◎❀★❀◎•┈•
❀ M a T e R i ❀
•┈•◎❀★❀◎•┈•

بسم الله الرحمن الرحيم
الســـلام عليــكم ورحــمة اﻟلّـہ وبركاته

إِنَّ الْحَمْدَ لله نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَ نَتُوْبُ إِلَيْهِ وَنَعُوْذُ بلله مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ الله فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إله إلا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لا نَبِيَّ بَعْدَهُ

Alhamdulillah kita bisa berkumpul lagi di room Perindu  Surga.
Malam ini tema kita adalah tentang fenomena gaslighting.

Akhwati fillah yang dirahmati Alloh ﷻ.....

Pernah mendengar istilah “GASLIGHTING”?
Masih asing ditelinga kita ya.....

Gaslighting adalah bentuk manipulasi yang biasanya terjadi dalam hubungan yang tidak sehat Atau toxic relationship.
Bentuk manipulasi ini dilakukan oleh seseorang untuk terlihat berkuasa dan dapat mengontrol orang lain dengan cara membuat korbannya tidak yakin dengan dirinya sendiri. 

Gaslighting merujuk kepada salah satu bentuk penyiksaan secara psikologi (psikologis) yang terjadi dalam hubungan interpersonal, di mana penyiksa melemahkan rasa percaya diri korban dengan membuat mereka mempertanyakan ingatan, sudut pandang, atau kewarasan mereka. Dengan menggunakan penyangkalan yang berulang-ulang, manipulasi, contradiksi, dan kebohongan, sang penyiksa berusaha untuk menggoyahkan kondisi psikologis korban dan melemahkan rasa percaya dirinya

Jadi disini ada pelaku dan ada korban.
Pernah kah kita berada diposisi tersebut? Jadi pelaku? Atau jadi korban?

Pelaku bisa jadi teman atau pimpinan atau sahabat, bahkan pasangan. Korban pun bisa siapa saja.

Akhwati fillah....

🔸Mari kita bicara dari sudut pandang pelaku

Mengapa seseorang melakukan gaslighting?

Menurut ilmuwan  psikolog dari SHINE Consulting Lina Karlina S.Psi, orang yang melakukan gaslighting biasanya memiliki kepribadian narsistik, yakni diktator dan sosiopat.
“Biasanya punya kepribadian narsistik, yaitu bersifat diktator bahkan sosiopat. Makanya dia cenderung pintar memanipulasi sebuah kebohongan seolah menjadi suatu pembenaran yang nyata,” ungkapnya.

Seseorang dengan kepribadian narsistik cenderung menganggap dirinya paling benar, meski ia melakukan kesalahan. Bahkan ia juga kerap menutupi kesalahannya dengan cara berbohong.

“Jadi karena dia punya sifat narsistik, dia cenderung ingin selalu dianggap benar, sekalipun ia melakukan kesalahan. Nah, untuk menutupi kesalahannya itu, ia harus berbohong berkali-kali sampai akhirnya mampu memanipulasi lawan bicaranya,” paparnya.

Jadi sang pelaku pada dasarnya memiliki gangguan kepribadian. Seberapa parah dia akan melakukan gaslighting tergantung pada seberapa besar tingkat gangguan kepribadian yang dia derita.

🔸Berikut ini gejala seseorang yang memiliki sifat gaslighting:

✓1. Berbohong

Seorang gaslighter akan berbohong secara terang-terang dan kita akan bertanya-tanya apakah yang dikatakannya benar atau tidak. Tujuan utama dari  gaslighter adalah untuk membuat korbannya tidak stabil dan tidak bersemangat sehingga mereka bisa melancarkan taktik selanjutnya.

✓2. Menyangkal

Orang dengan  gaslighting akan menyangkal apapun yang  kita katakan atau pikirkan walaupun kita memiliki bukti yang jelas. Mereka akan terus menyangkal hingga kita merasa bahwa dia benar dan kita akan mempertanyakan realitas diri kita sendiri. Semakin kita menanyakan kebenaran diri kita sendiri, maka secara tidak langsung kita sudah menerima penyangkalan yang mereka buat.

✓3. Mengancam kita dengan Benda atau Orang yang kita Sayangi

Sebagai contoh  gaslighting dalam rumah tangga, pasangan kita akan menggunakan anak sebagai amunisi untuk menyatakan bahwa dirinya benar. Hal ini dilakukan karena pasangan kita tahu bahwa anak kita adalah segalanya untuk kita sehingga dia menggunakannya untuk menyerang kita.
Pasangan yang seorang gaslighter akan menyalahkan kita bahwa kita akan menjadi orang yang pantas atau orang yang baik bila kita tidak memiliki segala sifat buruk. Seorang gaslighter akan mengancam kita dengan pondasi sifat dan perilaku kita sendiri.

✓4. Menjatuhkan

Hal paling berbahaya dari gaslighting adalah orang tersebut akan menjatuhkan kita setiap waktu dengan kebohongan, komentar sinis, atau pernyataan jahat yang tidak kita sadari.

Perilaku ini dilakukan sedikit demi sedikit dari hal-hal kecil hingga kita tidak menyadari jika orang tersebut sedang menjatuhkan kita pelan-pelan.

🔸Sekarang kita berbicara dari sudut pandang korban ya...

Apa yang harus kita lakukan ketika berada diposisi korban gaslighting?

★1. Ambil Jarak Sejenak

Ambil jarak itu perlu.
Setelah tahu mereka menunjukkan perilaku gaslighting, cobalah menjauh dari situasi yang terjadi. Ketika mengalami gaslighting mungkin kita akan kesulitan untuk mengontrol kondisi emosional. Marah, frustasi, khawatir, sedih, takut, dan perasaan lainnya bisa kita rasakan dalam waktu bersamaan. Maka dari itu, penting untuk ambil jarak sementara waktu agar tetap tenang. Hal ini bisa membantu kita untuk mengontrol emosi dan fokus untuk mencari jalan keluar.

★2. Cintai Diri Sendiri

Jangan lupakan kesehatan dan kebahagiaan kita. Memenuhi kebutuhan fisik dan emosional mungkin tidak akan membantu mengatasi masalah gaslighting secara langsung, tetapi perawatan diri yang baik bisa membuat pikiran kita tertuju pada hal-hal yang positif. Kita perlu mengembalikan energi yang terkuras saat menghadapi pasangan kita. Hal yang bisa kita lakukan misalnya menghabiskan waktu bersama teman dan keluarga, melakukan hobi, melakukan refleksi diri, atau menumpahkan perasaan dengan menulis. 

★3. Cari Bantuan

Jika jarak dan konfrontasi dengan pasangan kita tidak membuat mereka berubah, mungkin kita perlu melibatkan orang lain untuk membantu mengambil langkah selanjutnya. Bantuan pihak ketiga dapat melihat situasi yang kita alami secara keseluruhan, sehingga mungkin bisa membantu kita melihat apa yang sebenarnya terjadi. Ajaklah seseorang yang netral dan dapat dipercaya.

★4. Bicara Dengan Pasangan

Jika kita mengalami gaslighting, kita tidak bisa hanya diam saja dan selalu menerima. Melakukan perlawanan kepada pasangan mungkin tidak mudah, tetapi jika sudah membuat kita tidak nyaman dan mengganggu kehidupan kita maka kita harus angkat bicara. Tunjukkan bukti yang kita punya. Jika mereka menyadari kesalahan, meminta maaf, dan berubah, mungkin hubungan kita pantas untuk dipertahankan. Tetapi jika mereka tetap memanipulasi kita dan mengatakan kita berlebihan, hmmm... Mungkin sudah saatnya kita mengakhiri hubungan.

★5. Kumpulkan Bukti

Langkah lain yang penting adalah mengumpulkan berbagai bukti termasuk percakapan kita dengan pasangan. Bukti-bukti ini dapat membantu memahami apa yang sebenarnya terjadi. Kita bisa menyimpan screenshot chat dengan pasangan, merekam percakapan di telepon, mencatat waktu dan kronologis kejadian, serta meringkas percakapan (dengan kutipan langsung jika memungkinkan). Ketika pasangan kita menyangkal sebuah fakta, dengan adanya bukti kita bisa memeriksa kebenarannya dan tidak akan mempertanyakan atau meragukan diri sendiri. Kepercayaan kita pada diri sendiri akan meningkat dan kita menjadi siap jika pacarmu melakukan aksinya di masa mendatang.

In syaa Allah ini yang bisa saya sampaikan malam ini. Silakan dibaca dulu selanjutnya saya kembalikan pada momod acara.

Wallahu a'lam

•┈••◎◎❀★❀◎◎••┈•
❀ TaNYa JaWaB ❀
•┈••◎◎❀★❀◎◎••┈•

0️⃣1️⃣ Phity ~ Yogja
Bunda, apakah fenomena gaslighting ini muncul begitu saja? Dan pelaku itu secara sadar melakukannya?

🔷Jawab :
Benar.
Muncul begitu saja seiring munculnya gangguan kepribadian (narsistik). Dan pelaku sadar ketika melakukannya. Jadi dia mengintimidasi orang lain. Ada kepuasan tersendiri ketika dia berhasil mengintimidasi.

🌷Tapi ini kalau dalam pasangan pun bisa saja istri yang jadi pelaku dan suami jadi korban ya bun? 

🔷Bisa.
Macam KDRT tapi secara verbal ya.
Ada bapak-bapak yang tidak melakukan perannya dengan baik, terutama sebagai pencari nafkah, kemudian si istri menghujatnya setiap hari, maka lama-lama si lelaki hilang percaya dirinya, hilang pula harga dirinya, jadi ibarat seonggok sampah yang tidak bisa melakukan apapun.

Nah itu benar sekali, ditambah lagi suaminya orangnya kalem, diam tapi tahu-tahu hancur mentalnya.

🌷Nah, berarti sebenarnya pelaku gaslighting pun tidak bisa berhasil, kalau sasarannya orang yang kuat ya bun, bahkan bisa membalikkan keadaan juga ya?

🔷Benar.
Namun dia bisa mencari korban lain. Apalagi jika didukung dia memiliki jabatan yang cukup penting atau menjadi orang terpandang, akan lebih mudah untuk melakukan gaslighting.
Bagi korban, bisa tidaknya dia menahan serangan dari gaslighter tergantung pada seberapa kokoh kepribadiannya. Ketika dia memiliki kepercayaan diri yang baik, maka itu tidak berarti apa-apa. Namun sebaliknya, jika dia memiliki kepercayaan diri yang rendah, nilai diri yang rendah pula, maka akan mudah dihancurkan.

Wallahu a'lam

0️⃣2️⃣ Safitri ~ Banten
Bun, kalau dalam hubungan, gaslasthing ini mengurus pada kekerasan fisik semata atau dalam hal-hal lain bisa. 

Misal si cowok tidak pernah melakukan kekerasan fisik sama si cewek tapi secara tidak langsung si cowok selalu menyakiti si cewek entah dengan kelakuan, sifat, dan lainnya?

🔷Jawab:
Kekerasan fisik tidak termasuk gaslighting. Bisa jadi itu karena luapan emosi.
Kekerasan verbalpun tidak termasuk, tergantung bagaimana cara dia menyakiti. Misal dia menyakiti dengan meninggalkannya atau di php in.

Yang termasuk gaslighting adalah ketika dia merendahkan pasangannya. Misal : kamu tu cewek yang tidak bisa apa-apa, tidak bisa membahagiakan, kucel, kumel, tidak menarik.

Atau, istri macam apa kamu ini, ngurus anak tidak becus, beberes rumah tidak bisa, nyuci tidak bersih, benar-benar istri tidak berguna. Dan kata-kata itu disampaikan berulang-ulang.

🌷Ehemmmm iya jadi seperti begitu, oiya bun kenapa tiba-tiba sepasang suami atau istri bisa melakukan gaslighting dengan sadar atau tanpa disadari padahal mereka sudah menjalin rumah tangga sudah lama?

🔷 Karena sifat dasar yang dia bawa sejak zaman masih jomblo. Memang dia punya kepribadian yang buruk. Kemudian karena keadaan, sifat itu muncul kembali.

Misal, dia kecewa pada pasangan, pasangan tidak se ideal gambarannya dan lain-lain. Maka muncullah gaslighting.

Wallahu a'lam

0️⃣3️⃣ Phity ~ Yogja
Bunda, apakah fenomena ini dapat terjadi pada anak usia remaja? Entah mereka yang berpacaran, ataupun terhadap temannya. Kalau iya, apakah artinya gaslighting itu bisa semakin lama semakin parah? 

Terima kasih atas penjelasannya.

🔷Jawab :
Sebenarnya secara sederhana, hal itu sudah dilakukan sejak anak-anak. Usia TK sekalipun. Karena saya guru TK, kadang menyaksikan hal itu. Ada anak bertubuh besar yang membully temannya. Entah dengan kata-kata atau dengan mimik muka. Namun hal itu belum bisa dikategorikan sebagai gangguan psikologis. Seiring dengan berjalannya waktu, hal-hal tersebut dapat muncul mulai dari usia remaja hingga dewasa.

Bebasnya orang berekspresi di media sosial, memberikan ruang tersendiri bagi para pelaku gaslighting. Banyak kan kita saksikan orang berseteru di media massa. Berkata-kata buruk dan menjatuhkan. Kalau itu dibiarkan, maka siapapun korbannya akan mengalami rasa percaya diri yang rapuh, runtuh, dan hancur.

Wallahu a'lam

•┈•◎❀★❀◎•★•◎❀★❀◎•┈•
❀CLoSSiNG STaTeMeNT❀
•┈•◎❀★❀◎•★•◎❀★❀◎•┈•

Manusia adalah makhluk sosial yang setiap hari berhadapan dengan manusia lain.

Banyak jenis perilaku yang ada dan kita terima.

Maka kita perlu menjadi pribadi yang kuat, agar perilaku buruk orang lain tidak membawa akibat buruk pada diri kita.

Wallahu a'lam

MUSIBAH MENGANGKAT DERAJAT

 


OLeH  : Ustadz Abdillah Noor Rahmat

•┈•◎❀★❀◎•┈•
❀ M a T e R i ❀
•┈•◎❀★❀◎•┈•

Bismillahirrohmaanirrohiim

Assalamualaikum warahmatullah 
wabarakatuh.

Alhamdulillah alhamdulillahilladzi hadana lihadza wama kunna linahtadiyalaula an hadanalloh.

Asyhadu alla ilaha illallah wahdahula syarikalah wa Asyhadu anna muhammadan abduhu warosuluh.

Akhwatal iman rahimani wa rahmatullah kaum muslimah yang berbahagia. 
Semoga senantiasa Allah Subhanahu Wa Ta'ala berikan limpahan rahmat dan maghfiroh-Nya untuk kita. 

Baik sebagaimana materi yang sudah ditetapkan, atau judul yang sudah ditetapkan, kita akan membahas berkenaan dengan musibah yang akan mengangkat derajat kita.

🌸MUSIBAH MENGANGKAT DERAJAT

Saudaraku yang berbahagia, setiap manusia yang Allah Subhanahu Wa Ta'ala lahirkan atau hadirkan ke alam dunia ini pasti akan diuji oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Tidak ada satu manusia pun juga yang sudah Allah subhanahuwata'ala hadirkan dalam dunia ini melainkan pasti akan diuji-Nya. Dan kawan-kawan sekalian perlu kita ingat, Allah subhanahu wa ta'ala berfirman, "Dialah Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang telah menetapkan, yang telah menjadikan kehidupan dan kematian itu sebagai ujian, agar Allah Subhanahu Wa Ta'ala mengetahui siapa saja orang yang Ahsan dalam amalnya, yakni siapa yang paling baik dalam beramal."

Dan kita ketahui kalimat "ahsanu 'amala" ditafsirkan oleh sahabat, oleh seorang sahabat Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam yakni Fudhoil bin Iyad, dia mengatakan bahwasanya "yakni siapa yang paling ikhlas dan paling sowab. Ikhlas ini adalah ketika beramal hanya semata-mata mencari wajah Allah subhanahu wa ta'ala dan yang "sowab" ini adalah yang sesuai amalnya itu dengan apa yang telah dicontohkan oleh Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala menghadirkan kita ke alam dunia ini salah satu ujian dan kita ketahui bahwasannya di dalam surah Al Baqarah pun juga Allah Subhanahu Wa Ta'ala firmankan bahwasannya, 

Yakni Allah Subhanahu Wa Ta'ala mengabarkan, "walanabluwannakum minal syain wal khauf" dan Allah Subhanahu Wa Ta'ala niscaya akan menguji kita sekalian, dengan sedikit (al khauf) rasa takut, (wal ju') rasa lapar, haus, dahaga dan lain sebagainya. Wa nafsi minal amwal (keurangan harta) dan anfus (jiwa), wassamarots (begitupun juga dengan buah-buahan hasil pertanian).

Kawan-kawan sekalian yang pertama Allah Subhanahu Wa Ta'ala sudah sampaikan bahwasannya, Alloh ﷻ akan menguji kita dengan sedikit rasa takut dan saat ini telah berada ditengah-tengah kita wabah yang sangat mengerikan Corona virus atau covid-19.

Kita ketahui bahwasannya setiap manusia, ini banyak yang merasa takut akan wabah ini, yang dikatakan oleh WHO sebagai pandemi.
Kawan-kawan sekalian hadirnya rasa takut ini adalah sebagai ujian dari Allah subhanahu wa ta'ala bagi kita sekalian dan dengan rasa takut ini jangan sampai menjauh dari Allah subhanahu wa ta'ala. Alloh ﷻ menguji kita dengan sedikit rasa takut ini, agar kita kembali kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Agar kita semakin mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala, jangan sebaliknya, jangan semakin menjauh.

Memperbanyak istighfar perbanyak membaca Al Quran, kemudian perbanyak berdakwah, jangan malah menjauh dari Allah Subhanallahu wata'ala. 

Kemudian Allah Subhanahu Wa Ta'ala pun juga menyampaikan, Alloh ﷻ akan menguji tiap-tiap kita ini, dengan rasa lapar. Ini setiap manusia pasti mengalaminya, baik itu pada saat puasa ataupun diluar puasa. Baik dia itu sedang diet atau memang tidak memiliki makanan sama sekali. Rasa laparnya ini, jangan sampai menjadikan dirinya tidak sabar atas ketetapan Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Menjadikan dirinya ini malah melakukan tindakan pencurian yang memang dilarang oleh syariat.

Kawan-kawan sekalian Rahmani wa Rahimakumullah, Alloh ﷻ menguji hambanya itu bukan atas dasar benci, tetapi Allah subhanahu wa taala menguji hambanya itu dikarenakan menghendaki kebaikan, yakni menghendaki menghapuskan dosa-dosa hambanya tersebut dan juga mengangkat derajatnya.

Perlu kita bedakan sedikit, ketika Alloh ﷻ menguji hambanya yang beriman, maka ini diantara dua kondisi, yakni Allah Subhanahu Wa Ta'ala ingin menghapuskan dosanya, atau yang kedua Allah Subhanahu Wa Ta'ala ingin mengangkat derajatnya.

Seorang hamba apabila banyak dosa, seorang muslim apabila banyak dosa kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala, maka ujian ini sebagai penggugur dosa. Tetapi apabila hamba ini memang shalih, senantiasa beramal shalih taat kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala dan masih juga di uji, berarti ujian ini sebagai pengangkat derajat. 

Sebagaimana yang telah terjadi pada Nabi-nabi dan rasul. Kita ketahui Nabi Adam alaihissalam melakukan satu dosa saja Allah subhanahu wa ta'ala dengan diturunkannya daripada surga. Kemudian Nabi Adam alaihissalam bertaubat beristighfar kepada Allah Subhanahu wa ta'ala dan Alloh ﷻ menerima taubatnya.

Kemudian Nabi Syu'aib, kemudian Nabi-nabi yang lainnya sampai kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Semuanya diuji oleh Allah subhanahu wa ta'ala, tetapi para Nabi dan rasul semuanya bersabar dan hendaknya kita mengikuti teladan mereka dalam hadapi ujian.

Adapun bagi orang-orang yang memang kufur terhadap Allah Subhanahu Wa Ta'ala, maka ujian ataupun musibah ini bukan sebagai penghapus dosa, bukan juga sebagai peninggi derajat, tetapi memang azab yang Allah Subhanahu Wa Ta'ala segerakan bagi mereka atas kekufuran mereka.

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman di dalam Al Quran surah Annisa ayat yang ke 79,

"Dan apa saja bencana yang menimpamu, maka hal itu semuanya dari kesalahan dirimu sendiri."

Dan para mufassir ahli tafsir mengatakan maksudnya disebabkan oleh dosa-dosanya.
Jadi Allah subhanahu wa taala menguji seorang hamba dikarenakan Allah Subhanahu Wa Ta'ala ingin menggugurkan dosanya tersebut. Apabila seorang hamba itu ketika diuji bersabar bukan malah mengeluh atau bahkan tidak jarang orang yang berputus asa daripada rahmat Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

Kemudian di dalam Quran surah asy-syura ayat yang ke-30 Alloh ﷻ aku pun juga berfirman, 

"Apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri dan Alloh ﷻ memaafkan sebagian besar dari kesalahan-kesalahanmu." 

Jadi jelas kawan-kawan sekalian, musibah apa saja yang menimpa kita dikarenakan dosa-dosa kita dan Allah Subhanahu Wa Ta'ala menghendaki pengampunan dosa.

Kemudian akhwatal iman Rahmani wa Rahimakumullah, Allah Subhana wa ta'ala itu akan meninggikan derajat bagi orang-orang yang bersabar diatas ujiannya. Adapun orang-orang yang tidak bersabar, malah mengeluh berputus asa atau bahkan sampai memaki Allah Subhanahu Wa Ta'ala dikarenakan ujian tersebut, maka tidak adanya pengampunan dosa bagi orang tersebut dan juga tidak adanya jaminan mengangkat derajat bagi orang yang melakukan hal demikian. 

Maka sungguh rugi orang yang melakukan hal demikian. Ujian sudah datang kemudian malah diikuti oleh Alloh ﷻ laknat kepada Allah subhanahu wa ta'ala. 

Subhanakallahumma La ilaha illa anta astaghfiruka wa atubu ilaik. 

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

•┈••◎◎❀★❀◎◎••┈•
❀ TaNYa JaWaB ❀
•┈••◎◎❀★❀◎◎••┈•

0️⃣1️⃣ Kiki ~ Dumai
Ustadz, bagaimana tips nya ustadz, agar diri ini bisa tetap semangat bangkit kembali dan husnudzhon terhadap musibah yang menimpa ustadz, terutama jika terjadi secara beruntun ustadz?

🌸Jawab:
Yakinkan dalam hati bahwa ujian tersebut karena Alloh ﷻ mencintai anti, ingin menghapus dosa-dosa anti dan orang tua anti, sampai pada saat meninggal sudah tidak membawa dosa. 

Kemudian baca dan tadaburi siroh Nabi dan orang-orang sholeh, yang tentu ujiannya lebih besar dari ujian yang Alloh ﷻ berikan pada kita.

Berdoa selalu kepada Alloh ﷻ agar Alloh ﷻ kuatkan iman diri dan perbanyak istighfar agar masalah terasa ringan. "Katakan pada masalah bahwa anti punya Alloh ﷻ tempat bersandar."

Dan bermajelislah dengan orang-orang sholeh yang selalu semangat dalam saling mengingatkan dalam kebaikan dan kesabaran. 

Wallohu a'lam

•┈•◎❀★❀◎•★•◎❀★❀◎•┈•
❀CLoSSiNG STaTeMeNT❀
•┈•◎❀★❀◎•★•◎❀★❀◎•┈•

Selalu sabar syukur dan khusnuzhon kepada Alloh ﷻ agar hidup kita bahagia.

Wallahu a'lam

VAKSIN COVID-19

 


OLeH  : dr. Rahma Fauza Fitriani

•┈•◎❀★❀◎•┈•
❀ M a T e R i ❀
•┈•◎❀★❀◎•┈•

اعوذبالله من الشيطان الرجيم
بسم الله الرحمن الرحيم
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَسْتَهْدِيْه
ِ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَهَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنِ اهْتَدَى بِهُدَاهُ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ.

Puji syukur kehadirat Allah ﻋﺰّﻭﺟﻞّ  atas segala nikmat dan karunia-Nya sehingga kita bisa berjumpa diacara kajian kesehatan dengan tema VAKSINASI COVID-19
Marilah kita bertaqarrub kepada Allah, menguatkan Azzam dalam jamaah, memaksimalkan potensi dakwah, menyemaikan syariah dalam bermuamalah hingga dunia bersemai indah.

Shalawat dan salam kita haturkan pada baginda Rasulullah ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ , yang berahklak mulia, uswatun hasanah. Semoga terus memotivasi kita untuk terus menjadi lebih baik. 

Aamiin Allahumma Aamiin

💎 COVID-19

✓ Indonesia terus berjuang untuk mengatasi pandemi COVID-19. Berbagai pengendalian terus dilakukan, salah satunya melalui pelaksanaan vaksinasi COVID-19.
Indonesia menjadikan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 sebagai bagian dari strategi penanggulangan pandemi COVID-19, 
dimana pelaksanaan vaksinasi COVID-19 ini bertujuan untuk melindungi masyarakat dari infeksi SARS-CoV-2 yang dapat menyebabkan kesakitan dan kematian akibat COVID-19.

✓ Vaksinasi COVID-19 merupakan upaya yang dilakukan untuk menimbulkan atau meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit sehingga apabila suatu saat terpanjan dengan penyakit tersebut maka tidak akan sakit
atau hanya mengalami sakit ringan. 

✓ Vaksinasi COVID-19 telah dilaksanakan sejak Januari 202 dan diharapkan dapat menjangkau seluruh terget sasaran secara bertahap. Agar pelaksanaan vaksinasi dapat berjalan dengan lancar dengan cakupan yang tinggi maka diperlukan dukungan dan partisipasi aktif masyarakat.

★ Vaksinasi adalah pemberian Vaksin dalam rangka menimbulkan atau meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit, sehingga apabila suatu saat terpajan dengan penyakit tersebut tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan dan tidak menjadi sumber penularan.

★ Vaksin adalah produk biologi berisi antigen berupa mikroorganisme atau bagiannya atau zat yang dihasilkannya yang telah diolah sedemikian rupa sehingga aman, yang apabila diberikan kepada seseorang akan menimbulkan kekebalan spesifik secara aktif terhadap penyakit tertentu.

★ Vaksin bukanlah obat, vaksin mendorong pembentukan kekebalan spesifik tubuh agar terhindar tertular atau sakit berat.

◾Bagaimana Vaksin bisa bekerja dalam tubuh untuk melindungi kita?

1. Vaksin adalah produk biologi yang diberikan kepada seseorang untuk melindunginya dari penyakit yang melemahkan, bahkan mengancam jiwa. 

2. Vaksin akan merangsang pembentukan kekebalan terhadap penyakit tertentu pada tubuh seseorang. 

3. Tubuh akan mengingat virus atau bakteri pembawa penyakit, mengenali dan tahu cara melawannya.

Kekebalan kelompok atau herd Immunity merupakan situasi dimana sebagian besar masyarakat terlindung atau kebal terhadap penyakit tertentu. Melalui kekebalan kelompok, akan timbul dampak tidak langsung (indirect effect
), yaitu 
turut terlindunginya kelompok masyarakat yang rentan dan bukan merupakan sasaran vaksinasi. Kondisi tersebut hanya dapat tercapai dengan cakupan vaksinasi yang tinggi dan
merata.

◾Apa bukti vaksinasi bisa menghentikan penyebaran penyakit menular?

Vaksinasi tidak hanya  bertujuan untuk memutuskan rantai penularan penyakit dan menghentikan wabah saja tetapi
juga dalam jangka panjang untuk mengeliminasi bahkan 
mengeradikasi (memusnahkan atau menghilangkan) penyakit  itu sendiri.

Indonesia memiliki sejarah panjang dalam upaya penanggulangan penyakit menular dengan vaksinasi atau imunisasi. Indonesia juga berkontribusi terhadap penanggulangan penyakit di muka bumi ini melalui pemberian vaksinasi. Sebagai contoh sejak pertama kali imunisasi cacar dicanangkan pada tahun 1956, akhirnya penyakit cacar bisa dieradikasi yaitu dimusnahkan atau dihilangkan di seluruh dunia pada tahun 1974 sehingga pelaksanaan imunisasi cacar dihentikan pada tahun 1980.

Demikian dengan polio, sejak imunisasi polio dicanangkan pertama kali tahun 1980, Indonesia akhirnya mencapai bebas polio tahun 2014. Saat ini dunia, termasuk Indonesia sedang dalam proses menuju eradikasi (pemberantasan) polio yang ditargetkan pada tahun 2023.

Contoh lain Indonesia dengan upaya gencar pemberian imunisasi tetanus pada bayi dan anak (melalui vaksin DPT HB-Hib DT dan Td) serta pada Wanita Usia Subur (vaksin Td), Indonesia akhirnya mencapai status eliminasi tetanus maternal dsn neonatal pada tahun 2016.

◾Secara medis, apa resikonya tidak mendapatkan vaksinasi?

Vaksinasi bertujuan untuk memberikan kekebalan spesifik
terhadap suatu penyakit tertentu sehingga apabila suatu sakit atau hanya mengalami sakit ringan. Tentu, apabila dicegah dengan pemberian vaksinasi tersebut.
Namun, jika suatu saat anak tersebut keluar dari wilayah risiko untuk tertular penyakit karena pada dasarnya ia belum memiliki kekebalan spesifik yang didapat dari imunisasi. Dalam hal pelaksanaan vaksinasi COVID-19, orang dewasa atau lansia tidak mendapatkan vaksinasi COVID-19 lengkap sesuai jadwal serta mengabaikan protokol kesehatan maka akan menjadi rentan tertular dan jatuh sakit akibat COVID-19.

◾Siapa sasaran penerima Vaksinasi COVID-19?

✓ Kelompok prioritas penerima vaksin adalah penduduk yang berdomisili di Indonesia yang berusia ≥ 18 tahun. 

✓ Kelompok penduduk berusia di bawah 18 tahun dapat diberikan vaksinasi apabila telah tersedia data keamanan vaksin yang memadai dan persetujuan penggunaan pada masa darurat (emergency use authorization)
atau penerbitan nomor izin edar (NIE) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan.

◾Bagaimana pentahapan dan waktu pelaksanaan Vaksinasi Covid-19?

Dilaksanakan dalam 3 tahapan dengan mempertimbangkan
ketersediaan, waktu kedatangan Tahapan pelaksanaan vaksin COVID-19 dilaksanakan sebagai berikut:

1. Tahap I, dilaksanakan mulai bulan Januari 2021 dengan sasaran kelompok prioritas tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan, dan tenaga penunjang serta mahasiswa yang sedang menjalani pendidikan profesi kedokteran yang bekerja pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan, yang berusia 18 tahun ke atas. 

2. Tahap 2, dilaksanakan mulai minggu ketiga bulan  Februari 2021 dengan sasaran kelompok prioritas: 
a. Kelompok usia lanjut (≥ 60 tahun). 

b. Petugas pelayanan publik yaitu Tentara Nasional Indonesia atau Kepolisian Negara Republik Indonesia, 
aparat hukum, dan petugas pelayanan publik lainnya terminal, perbankan, perusahaan listrik negara, dan perusahaan daerah air minum, serta petugas lain yang terlibat secara langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat. 

3. Tahap 3 dengan sasaran kelompok prioritas masyarakat rentan dari aspek geospasial, sosial, dan ekonomi, yang berusia 18 tahun ke atas dan masyarakat lainnya selain kelompok prioritas yang dilakukan vaksinasi pada tahap I dan tahap II yang dilaksanakan bulan Juli 2021.

Pelayanan vaksinasi COVID-19 dilaksanakan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan milik Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah Provinsi, Pemerintah Daerah Kabupaten atau Kota atau milik masyarakat atau swasta yang memenuhi persyaratan, 
1. Puskesmas Pembantu
2. Klinik
3. Rumah Sakit dan atau
4. Unit Pelayanan Kesehatan di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP)

Dinas Kesehatan Kabupaten atau Kota dan Puskesmas juga dapat membuat pos pelayanan vaksinasi COVID-19, dahulu terkait jadwal layanan masing-masing fasilitas pelayanan kesehatan atau pos pelayanan vaksinasi.

◾Siapa yang melakukan Vaksinasi COVID-19?

Pemberian vaksinasi COVID-19 dilakukan oleh dokter, perawat atau bidan yang memiliki kompetensi yang dibuktikan dengan STR.

◾Berapa dosis dan interval yang dibutuhkan untuk vaksinasi COVID-19 agar terbentuk kekebalan optimal?

Dosis dan cara pemberian harus sesuai dengan yang direcombinasikan untuk setiap jenis vaksin COVID-19.

◾Siapa saja yang boleh dan tidak boleh diberikan vaksinasi COVID-19?

Vaksin diberikan hanya untuk mereka yang sehat. 
Ada beberapa kriteria individu atau kelompok yang tidak boleh di vaksinasi COVID-19:

1) Orang yang sedang demam dengan suhu > 37,5°C.

2) Orang dengan hipertensi tidak terkontrol, yaitu tekanan darah > 180/110 mmHg (Jika tekanan darah >180/110 mmHg) pengukuran tekanan darah diulang 5 (lima) sampai 10 menit kemudian tensi vaksinasi ditunda sampai terkontrol).

3) Orang yang mengalami alergi berat setelah divaksinasi mendapatkan vaksinasi COVID-19 dosis kedua.

4) Orang yang sedang hamil, ditunda sampai melahirkan.

5) Orang yang menghisap autoimun seperti asma, lupus. Vaksinasi ditunda jika sedang dalam kondisi akut atau belum terkendali.

6) Orang yang sedang mendapat pengobatan untuk gangguan pembekuan darah, kelainan darah, defisiensi imun dan penerima produk darah atau transfusi. Vaksinasi ditunda dan dirujuk.

7) Orang yang sedang mendapat pengobatan immunosupresant seperti kortikosteroid dan kemoterapi Vaksinasi
ditunda dan dirujuk.

8) Orang yang memiliki penyakit jantung berat dalam keadaan sesak. Vaksinasi ditunda dan dirujuk.

9) Lansia yang dalam pemeriksaannya (sesuai format skrining) menjawab lebih dari 3 pertanyaan dengan jawaban "ya."

10) Orang yang memiliki riwayat alergi berat setelah divaksinasi COVID-19 sebelumnya maka vaksin tidak dapat diberikan.

◾Apakah orang yang sudah pernah terkonfirmasi COVID-19 boleh diberikan vaksin?

Penyintas COVID-19 dapat di vaksinasi 3 bulan setelah sembuh. Apabila setelah dosis pertama sasaran terinfeksi COVID-19 maka dosis pertama vaksin tidak perlu diulang
tetap diberikan dosis kedua dengan interval yang sama yaitu 3 bulan sejak dinyatakan sembuh.

◾Bagaimana dengan seseorang tidak tahu dirinya terkonfirmasi COVID-19 tetapi terlanjur divaksinasi?

Apabila seseorang tidak tahu dirinya positif COVID-19 dan tidak ada gejala klinik yang dicurigai atau kondisi sehat lalu diberikan vaksin COVID-19, secara medis  tidak ada efek samping yang ditimbulkan.

◾Apakah seseorang harus menjalani pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu sebelum vaksinasi?

Meskipun tidak diwajibkan. Sasaran dapat memeriksakan terlebih dahulu kondisi kesehatannya sebelum datang ke tempat pelayanan vaksinasi COVID-19. Di tempat pelayanan
vaksinasi, juga akan dilakukan skrining atau penapisan sebelum vaksinasi berupa pemeriksaan fisik meliputi cek suhu tubuh dan tekanan darah serta penggalian informasi status kesehatan sasaran melalui pertanyaan standar yang diajukan petugas kesehatan.

◾Apakah vaksin covid-19 bisa diberikan bersamaan dengan jenis vaksin lainnya?

Vaksin COVID-19 bisa diberikan bersama vaksin lain. Namun karena vaksin COVID-19 adalah jenis vaksin baru maka sebaiknya diberikan dengan jeda 28 hari/satu bulan dengan vaksin lainnya.

◾Bagaimana jika vaksinasi COVID-19 diberikan kepada seseorang yang sedang berpuasa? Apakah tetap aman?

Puasa bukan merupakan kondisi kontraindikasi pemberian vaksin COVID-19 sehingga vaksin COVID-19 tetap aman untuk diberikan kepada seseorang yang sedang berpuasa.

◾Apakah manfaat dari Vaksin COVID-19?

Sebagaimana manfaat dari vaksin lainnya, Vaksin COVID-19 memberi perlindungan agar tidak tertular atau sakit berat akibat COVID-19 dengan cara menim dengan pemberian vaksin. Vaksinasi COVID-19 dosis lengkap dan sesuai jadwal yang dianjurkan serta penerapan perilaku 5M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer, menjaga  jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas) adalah upaya perlindungan yang bisa kita lakukan agar terhindar dari penyakit COVID-19.

◾Apa vaksin COVID-19 itu aman?

✓ Vaksin yang diproduksi masal sudah melewati proses panjang dan harus memenuhi syarat utama yaitu Aman, Ampuh, Stabil,dan Efisien dari segi biaya.

✓ Aspek keamanan Vaksin dipastikan melalui beberapa tahapan uji klinis yang benar dan menjunjung tinggi kaidah ilmu pengetahuan, sains dan standar-standar kesehatan.

✓ Pemerintah hanya menyediakan vaksin COVID-19 yang terbukti aman dan lolos uji klinis dan sudah mendapatkan Izin Penggunaan Pada Masa Darurat (Emergency Use /EUA) dari BPOM.

◾Apakah vaksin COVID-19 akan melindungi kita dalam jangka panjang? Dan seberapa ampuh vaksin ini melindungi kita dari penularan?

✓ Masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui
rentang periode jangka panjang dari perlindungan vaksin COVID-19.

✓ Efektivitas atau seberapa ampuh suatu vaksin dapat melindungi dari penularan penyakit dapat dilihat dari hasil uji klinis. Berdasarkan data hasil uji klinis, vaksin yang tersedia terbukti aman dan dapat menimbulkan
kekebalan terhadap COVID-19.

◾Apakah ada efek samping dari vaksinasi?

✓ Secara umum, efek samping yang timbul beraneka ragam pada umumnya ringan dan sementara dan tidak
selalu ada, serta bergantung pada kondisi tubuh. Efek seperti demam, nyeri otot, atau kemerahan pada bekas suntikan.

✓ Manfaat vaksin jauh lebih besar dibandingkan risiko sakit karena infeksi bila tidak divaksin.

✓ Apabila terjadi Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), dapat dilaporkan kepada Fasyankes tempat pemberian vaksinasi kemudian akan ditindak lanjuti
focal point yang ada di masing-masing Dinas Kesehatan dan dikaji oleh Komite Pengkajian dan Penanggulangan KIPI yang ada di setiap daerah maupun Nasional.

◾Jenis vaksin COVID-19 yang akan digunakan di Indonesia

Jenis vaksin COVID-19 yang dapat digunakan di Indonesia adalah:

~ Sinovac
~ AstraZeneca
~ Sinopharm
~ Novavax
~ Moderna
~ Pfizer
~ Cansino
~ Sputnik V

Penggunaan vaksin tersebut hanya dapat dilakukan setelah mendapatkan izin edar atau Izin Penggunaan Pada Masa Darurat (Emergency Use of Authorization
/EUA) dari BPOM.

◾Apakah vaksin yang hadir sudah dipasti kehalalannya?


✓ Komisi Fatwa MUI Pusat sudah menetapkan vaksin CoronaVac produksi Sinovac Lifescience Co
diajukan oleh PT Biofarma sebagai produsen vaksin yang akan memproduksi vaksin COVID-19, konsorsium dengan Sinovac, suci dan halal. 

✓ Sedangkan untuk vaksin COVID-19 produksi AstraZeneca, Komisi Fatwa MUI menetapkan bahwa penggunaannya diperbolehkan (mubah) karena kondisi darurat dan pertimbangan lainnya.


✓ Untuk vaksin COVID-19 lainnya, Pemerintah dan produsen farmasi di Indonesia terus melibatkan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Lembaga Pengkajian Pangan, 
Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOMUI) dan Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia dalam proses pengujian aspek kehalalan vaksin COVID-19.

Wallahu a'lam

•┈••◎◎❀★❀◎◎••┈•
❀ TaNYa JaWaB ❀
•┈••◎◎❀★❀◎◎••┈•

0️⃣1️⃣ Dwi ~ Bondowoso
Assalamualaikum Dokter Rahmah,

Saya sudah sembuh dari Covid Desember tahun kemarin dan saat sembuh Alhamdulillah badan secara fisik sehat dan tidak pernah sesak dan setelah 3 bulan saya vaksin yang pertama ditolak karena ada alergi, namun karena saya seorang guru akhirnya dipanggil kembali oleh dinas untuk di vaksin, ternyata akhirnya di tempat berbeda saya di vaksin, namun setelah 2 minggu vaksin saya sering sesak, namun bukan sesak seperti saat terkena covid dulu dan akhirnya saya harus ke opname lagi, namun di swab hasilnya 2 kali negatif. Akhirnya setelah tiba vaksin ke 2 saya tidak berani vaksin lagi, menunggu saya benar-benar sehat dulu dok. Karena saya takut kalau vaksin lagi malah tidak sembuh-sembuh sesak ini. Catatan saya batuk sudah 3 tahun lebih mulai sebelum Covid sampai sekarang masih batuk meski sudah diberi obat rutin.

Yang saya tanyakan, apa sudah benar tindakan saya untuk menunda vaksin ke 2?

🌴Jawab:
Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh. 

Vaksin diberikan harus kondisi sehat. Jika ada riwayat alergi dan sakit lebih baik ditunda dulu. 
Kalau memang sudah diperiksa dan diberi obat masih batuk. Berarti batuknya bisa karena alergi. Lebih baik hindarkan faktor pencetusnya. Untuk mengetahui alergi apa, lebih baik dilakukan tes alergi supaya jelas apa saja yang tidak boleh dilakukan. Hal ini jika foto thorak dan tes darah  normal.

Wallahu a'lam

0️⃣2️⃣ Indika ~ Semarang
1. Untuk ibu menyusui, setelah divaksin apakah vaksin akan masuk ke ASI sehingga bayi juga ikutan ke vaksin?

2. Kenapa ada yang setelah 2x Vaksin malah kena Corona? Apakah Vaksinnya tidak bekerja?

3. Ada berita yang beredar, Astrazeneca bikin lumpuh setelah di vaksinkan ke orang. Apakah benar? Atau ada penyebab lain kelumpuhan itu?

4. Adakah vaksin untuk anak umur 27 bulan?

🌴Jawab:
1. Vaksin untuk busui diperbolehkan karena tidak mempengaruhi kualitas ASI.

2. Dasarnya vaksin bekerja dengan cara mengenalkan sebagian dari virus untuk dikenali oleh imun tubuh. Dengan harapan imun nantinya bisa dengan cepat mengidentifikasi dan melawan bila virus yang asli datang.

Hanya saja yang perlu diketahui adalah tidak ada vaksin yang bisa bekerja 100 persen efektif pada 100 persen penerimanya. Artinya respons imun tiap orang bisa berbeda-beda terhadap vaksin. Sehingga ada yang sudah di vaksin masih terkena . Jadi wajar jika sudah di vakasin masih terkena. Hanya tidak sampai parah.

3. Mungkin sebelumnya ada penyakit yang menyertai. Seperti darah tinggi atau diabet. Sehingga menimbulkan efek samping berupa kelumpuhan. Oleh karena itu jika ada penyakit jantung atau diabet, vaksin ditunda dulu.

4. Untuk vaskin Corona bagi balita belum ada. Selama anak sudah dapat vaksin dasar lengkap, insya Allah imun anak sudah cukup bagus.

Wallahu a'lam

0️⃣3️⃣ Fatimah ~ Cibitung
Assalamu'alaikum,

Dok, ibu hamil boleh vaksin tidak ya?
Apa ada syarat dan efeknya jika hamil pada bayi nantinya kalau vaksin?

🌴Jawab:
Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh. 

In sya Allah aman untuk ibu hamil. Selama tidak ada penyakit yang menyertai. Lebih baik sebelum vaksin Konsultasi ke dokter Obgyn nya.

Wallahu a'lam

0️⃣4️⃣ Nisa ~ Solo
Assalamu'alaikum,

Dok, jikalau saya HB (Henoglobin) 8, anemia, kira-kira vaksin bisa tidak ya?

🌴Jawab:
Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.  

Mba Nisa, Kekurangan zat merah darah (hemoglobin/hb) disebut juga sebagai anemia. Seseorang dinyatakan mengalami hal ini bila kadar hb-nya lebih rendah dari 12 g/dL (untuk wanita). Berikut adalah gejala yang dapat dialami seseorang dengan anemia :

~ Lemas, mudah lelah.
~ Pusing.
~ Mengantuk.
~ Sering berdebar-debar.
~ Nafas pendek.
~ Nyeri dada.

Tingkat keparahan anemia dapat bervariasi antar individu, semakin rendah kadar Hemoglobin maka umumnya gejala yang ditimbulkan akan semakin berat.

Sejauh ini anemia bukanlah kondisi yang menjadi kontra indikasi dilakukannya vaksin. Namun demikian dikarenakan mba memiliki Hemoglobin kurang dari 8 yang biasanya terjadi karena penyakit penyerta atau kronis maka tetap perlu berkonsultasi terlebih dahulu secara langsung dengan dokter  melakukan vaksinasi agar dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh guna memastikan boleh mendapat vaksin atau tidak. 

Wallahu a'lam

0️⃣5️⃣ Ida ~ Tanjungpinang
Assalamu'alaikum bu dokter,

1. Bagaimana vaksin bisa dinyatakan aman sedangkan virus masih bermutasi, apalagi ada masuk lagi virus varian baru?

2. Jika virus varian baru tersebut merebak artinya akan menyusul vaksin berikutnya bukan?

🌴Jawab:
Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh

1. Vaksin dikatakan aman jika sudah dilakukan ujin klinis. Sekali lagi vaksin bukan obat tapi suatu bentuk pencegahan supaya jika terpapar virus maka tidak bertambah parah.

2. Pemerintah terus berusaha untuk melakukan penelitian untuk membuat vaksin yang cocok dengan varian virus yang merebak sekarang ini. Jadi tetap protokol kesehatan dan pola hidup sehat.

Wallahu a'lam

0️⃣6️⃣ Andita ~ Jakbar
Assalamu'alaikum,

Dok, untuk yang rutin donor darah maupun tidak, perlu ditunda berapa lama setelah vaksin baru bisa mendonorkan darah?

🌴Jawab:
Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh. 

Minimal 3 bulan.

Wallahu a'lam

0️⃣7️⃣ Phity ~ Yogja
Dok, kalau habis di vaksin, terutama AZ kan katanya kipi nya lebih berat dari pada sinovac, kalau pas kondisi mengalami kipi, apakah benar kalau dites maka positif covid?

🌴Jawab:
Bisa positif jika imun belum terbentuk saat setelah KIPI terjadi.

Wallahu a'lam

0️⃣8️⃣ Yanti ~ Jabar
Assalamualaikum dok, Menyambung pertanyaan tentang alergi.

Apakah seseorang dengan semua jenis alergi tidak bisa divaksin?

Anak saya alergi udang dan kulit kerang, dari beberapa artikel yang sudah dibaca seseorang dengan alergi kulit kerang tidak bisa di vaksin.

Atau apakah ada vaksin yang lebih aman, pfeizer misalnya, atau tidak boleh untuk di vaksin?

Terima kasih atas penjelasannya.

🌴Jawab:
Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh. 

Tidak semua alergi dilarang vaksin. Alergi berat yang tidak dianjurkan untuk vaksin. Oleh karena itu sebelum vaksin harus Konsultasi ke dokter spesialis kulit atau spesialis paru jika ada asma. Apa boleh atau tidak untuk vaksin.

Wallahu a'lam

0️⃣9️⃣ Kiki ~ Dumai
Bu dokter,  jika seseorang positif covid lagi isoman di rumah (dikarenakan kamar di rumah sakit full dok) tetapi nafsu makan pasien tersebut sama sekali tidak ada, dan suka mual muntah, itu bagaimana solusi nya ya dok, apakah bisa di infus dirumah atau bagaimana ya dok?

🌴Jawab:
Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh. 

Benar mba, kalau memang bisa gejala ringan dengan saturasi masih lebih dari 95 maka lebih baik isoman di rumah. Pertama diberikan obat minum jika masih mual muntah memang harus di infus. Boleh diinfus di rumah, tapi dalam pengawasan ketat oleh tenaga kesehatan yang merawatnya.

Wallahu a'lam

1️⃣0️⃣ Bunda Rida ~ Bekasi
Assalamu'alaikum dok, 

Apakah benar vaksin ada chipnya, sungguh ini mengganggu niat dan keinginan untuk divaksin dok?

Syukron.

🌴Jawab:
Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh. 

Chip dengan maksud untuk memantau pasca vaksin, mba Positif thinking saja dan terus berdoa supaya tetap sehat.

🌸Memang benar ada chipnya dok?

🌴Untuk Vaksin Sinovac yang saya baca itu berisikan virus yang sudah dilemahkan dan nantinya akan membantu tubuh untuk merangsang antibodi. Jadinya vaksin ini akan membentuk antibodi untuk melawan virus corona.

Selain virus yang dilemahkan, beberapa isian lain dari vaksin Sinovac adalah alumunium hidroksida yang berfungsi untuk meningkatkan kemampuan vaksin.
Lalu, ada juga kandungan Fosfat yang berfungsi sebagai penstabil. Di dalam vaksin Sinovac juga ada larutan garam atau bisa disebut juga dengan natrium yang berfungsi sebagai Isotonis. Cairan ini berguna untuk memberi kenyamanan pada saat proses penyuntikan. 

Dalam bidang kesehatan, microchip sendiri bisa dimanfaatkan untuk memantau obat yang dikeluarkan.

Untuk studi pada manusia, penggunaan microchip masih dibatasi untuk mengobati beberapa penyakit tertentu, seperti diabetes.
Penanaman microchip bisa saja menimbulkan efek samping seperti infeksi. 

Karena ini (microchip) termasuk benda asing. Jadi bisa saja terjadi reaksi peradangan lokal di tempat dimasukkannya microchip. Bisa saja nanti timbul infeksi atau bengkak.

Wallahu a'lam

1️⃣1️⃣ Rini ~ Parung
Assalamualaikum bu dokter,  

Tanggal 7 juli kemarin suami vaksin pertama menggunakan vaksin Astra, selang 3 hari swab rutin mingguan dikantor hasilnya positif padahal tidak ada gejala. Yang saya ingin tanyakan apakah benar kalau baru di vaksin lalu di swab apakah hasilnya pasti positif?

Ini yang membuat saya maju mundur buat vaksin dok, vaksin kedua tetap dilanjutkan atau mundur ya dok?

🌴Jawab:
Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh. 

Mba Rini, vaksin covid 19 dilakukan untuk pencegahan namun tetap sudahnya pemberian vaksin resiko untuk terinfeksi virus covid masih memungkinkan namun dengan resiko yang rendah dan biasanya gejala yang ringan. Jika suami mba positif setelah vaksin kemungkinan suami mba sudah terpapar virus corona ini sebelum pemberian vaksin. Dimana kekebalan tubuh terhadap virus covid tidak langsung terbentuk setelah di vaksin.

Wallahu a'lam

•┈•◎❀★❀◎•★•◎❀★❀◎•┈•
❀CLoSSiNG STaTeMeNT❀
•┈•◎❀★❀◎•★•◎❀★❀◎•┈•

✓ Vaksinasi adalah pemberian Vaksin dalam rangka menimbulkan atau meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit, sehingga apabila suatu saat terpajan dengan penyakit tersebut tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan dan tidak menjadi sumber penularan.

✓ Vaksin adalah produk biologi berisi antigen berupa mikroorganisme atau bagiannya atau zat yang dihasilkannya yang telah diolah sedemikian rupa sehingga aman, yang apabila diberikan kepada seseorang akan menimbulkan kekebalan spesifik secara aktif terhadap penyakit tertentu.

✓ Vaksin bukanlah obat, vaksin mendorong pembentukan kekebalan spesifik tubuh agar terhindar tertular atau sakit berat.

✓ Jika ada komorbid lebih baik vaksin ditunda dulu. 

✓ Terus terapkan protokol kesehatan dan pola hidup sehat.

Wallahu a'lam

BADAI KEHIDUPAN

 


OLeH  : Ustadz Mukhtar Azizi, S.Pd.I

•┈•◎❀★❀◎•┈•
❀ M a T e R i ❀
•┈•◎❀★❀◎•┈•

🌸BADAI KEHIDUPAN

Di samudra yang luas badai dahsyat menghantam sebuah perahu, terombang ambing ditengah amukan badai.

Penumpang tidak boleh beranjak dari tempatnya demi keselamatan, hampir semua penumpang berpikir bahwa kapal akan hancur.

Akhirnya seorang penumpang ditugaskan untuk mencari informasi apakah masih ada harapan untuk selamat kepada kapten kapal. Sambil berpegangan pada dinding dan melewati tangga, ia berjalan menuju geladak.

“Tidak ada satu musibah yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Alloh ﷻ. Dan barangsiapa yang beriman kepada Alloh ﷻ, niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Alloh ﷻ Maha Mengetahui Segala Sesuatu.” (QS. At-Taghaabun :11)

Diruang kemudi ia melihat kapal yang sudah mendekati daratan meski harus melewati batu karang yang terjal dan tajam. Sementara kapten sedang sibuk untuk menyelamatkan kapal dan penumpangnya.

Ditengah suara deburan ombak dan deru angin, kapten kapal memandangnya tanpa mengucapkan sepatah kata lalu tersenyum.

Merasa lega dan ia kembali ke para penumpang kapal yang lainnya kemudian mengatakan,

“Tenang saja, tidak akan terjadi apapun. Saya tadi lihat kapten dan dia tersenyum.“

Begitulah dalam kehidupan ketika datang badai yang menghempas.

Kita mudah menyerah dan putus asa. Namun bila kita yakin dan mempercayai-Nya, Kita akan menemukan ketenteraman meski hidup ditengah badai, ujian dan cobaan, keimanan kita kepada Alloh ﷻ lah yang membawa kita selamat dari badai kehidupan.

Jangan menyerah … 
Jangan menyerah … 
Jangan menyerah ...
Alloh ﷻ menciptakan manusia sebagai mahkluk sempurna dalam artian memiliki kekurangan dan memiliki kelebihan, setiap orang memiliki banyak potensi berbeda-beda dan satu sama lain saling ketergantungan (membutuhkan) Seperti:

Orang kaya membutuhkan orang miskin ataupun sebaliknya, dokter membutuhkan pasien ataupun sebaliknya, dan sebagainya.
Itu semua bagaikan langit dan bumi, siang dan malam, tanpa keduanya dunia ini tidak akan sempurna, jadi kenapa harus merasa diri rendah, merasa diri memiliki banyak kekurangan dari orang lain.

Berhentilah merasa diri rendah, merasa diri hina, merasa diri banyak memiliki kekurangan dibanding orang lain, tapi syukurilah apa yang ada karena hidup adalah anugerah. Yakinlah bahwa kemuliaan dalam pandangan Alloh ﷻ dilihat dari sisi ketakwaan nya dan ketaatannya.

Wallahu a'lam

•┈••◎◎❀★❀◎◎••┈•
❀ TaNYa JaWaB ❀
•┈••◎◎❀★❀◎◎••┈•

0️⃣1️⃣ Mila ~ Tegal
Ustadz, jika sedang menghadapi ujian kehidupan seringkali perempuan itu panik duluan, bagaimana tipsnya ya ustadz agar tetap tenang? 

🌸Jawab:
Bersabar dan di isi dengan amal shalih serta hiasi kehidupan ya dengan ayat suci Al-Qur'an dan hadist, hidup ya akan stabil dan bahagia.

Wallahu a'lam

0️⃣2️⃣ Marsya ~ Tangerang
Assalamu'alaikum Ustadz.

Bagaimana caranya agar kita senantiasa bersyukur atas semua ketetapan Tuhan beri, sedangkan manusia selalu merasa kurang atas apa yang sudah ditetapkan Alloh ﷻ.

🌸Jawab:
Waalaikummussalam warahmatullah wabarakatuh

Caranya dengan senantiasa berbaik kebaikan dan kokoh dalam beribadah secara ikhlas dalam menjalani ya.

Wallahu a'lam

0️⃣3️⃣ Resma ~ Sukabumi
Ustadz, amalan apa yang bisa kita amalkan saat kita sedang mendapat musibah?

🌸Jawab:
Dengan membaca dzikir pagi dan petang serta beramal shalih secara ikhlas.

Wallahu a'lam

•┈•◎❀★❀◎•★•◎❀★❀◎•┈•
❀CLoSSiNG STaTeMeNT❀
•┈•◎❀★❀◎•★•◎❀★❀◎•┈•

Badai berlalu akan datang cahaya iman, maka selalu istiqamah mengkaji ajaran Islam dan berusaha untuk menerapkannya berbagai aspek kehidupan.

Wallahu a'lam