Minggu, 22 November 2020

ISTRI IDAMAN


 

OLeH  : Ummu Nadia Alifulia

  💎M a T e R i💎

Bismillahirrahmanirrahim...

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarahkatuh shalihah

Selamat malam dan semoga sehat selalu dalam lindungan Alloh ﷻ, aamiin allahumma aamiin. 

Alhamdulillah jazakillahu khair katsir untuk moderator dan shalihah semuanya sudah memberikan kesempatan dan membuka majelis online pada malam hari ini dan insyaaAllah semoga berkah bernilai kebaikan untuk kita semua, aamiin allahumma aamiin

🌷ISTRI IDAMAN

Istri idaman istri yang bertauhid, bukan yang musyrik, sebaliknya juga demikian.

Ketika Hajar beserta putranya yang masih bayi yaitu Ismail ‘alaihimaassalam, ditinggalkan oleh sang suami sekaligus sang ayah yaitu Nabi Ibrahim ‘alaihissalam, di satu lembah tidak berpenghuni dan juga tidak nampak ada tanda-tanda sumber kehidupan...

Hajar 'alaihassalam tiada bertanya, kemana ia bisa belanja, atau memetik buah-buahan, atau tanaman, tetapi ia bertanya,

"Apakah Alloh ﷻ yang memerintahkanmu untuk melakukan hal ini (meninggalkan mereka berdua di lembah Makkah) ?"

Nabi Ibrahim ‘alaihissalam menjawab: "Benar..."

Segera Hajar 'alaihassalam menimpali jawaban suaminya dengan berkata,

إذن لا يضيعنا

"BIla demikian, niscaya Allah tiada mungkin menyia-nyiakan kami."

(HR. Bukhari dan lainnya)

Kisah Ini Begitu Indah dan Begitu Dalam Menyimpan Nilai-nilai Tauhid.

Walau, keduanya beriman, bertawakkal, dan berserah diri kepada Allah Ta'ala, namun demikian, Nabi Ibrahim setelah berada di tempat yang lumayan jauh, sehingga tidak lagi nampak oleh sang istri Hajar, beliau segera berdoa, memohonkan:

رَّبَّنَا إِنِّي أَسْكَنتُ مِن ذُرِّيَّتِي بِوَادٍ غَيْرِ ذِي زَرْعٍ عِندَ بَيْتِكَ الْمُحَرَّمِ رَبَّنَا لِيُقِيمُواْ الصَّلاَةَ فَاجْعَلْ أَفْئِدَةً مِّنَ النَّاسِ تَهْوِي إِلَيْهِمْ وَارْزُقْهُم مِّنَ الثَّمَرَاتِ لَعَلَّهُمْ يَشْكُرُونَ 

"Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati, ya Tuhan kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezkilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur." (QS. Ibrahim: 37)

Dan sebaliknya, Hajar 'alaihassalam juga tidak berpangku tangan, setelah merasa kehausan, beliau berusaha mencari air, berlari ke sana dan ke mari, sekali gagal, tiada putus asa, diulang lagi hingga tujuh kali.

Ada yang unik, beliau mengulang pencarian di tempat yang sama berkali-kali, padahal setiap kali berlari dari bukit Sofa ke Marwah, beliau tidak menemukan ada tanda-tanda kehidupan atau pertolongan...

Namun demikian, beliau tiada berputus asa, tetap optimis dengan ucapannya di atas, bahwa Alloh ﷻ tiada menyia-nyiakannya.

Bisa jadi anda merasa gagal, atau usaha yang anda lakukan sudah terbukti berkali-kali gagal, namun tidak sepatutnya anda pesimis...

Dan ada yang unik pula, dalam kondisi ini, Hajar ‘alaihassalam dihadapkan pada dua pilihan berat,

★ 1. Menunggui putranya agar tidak diserang burung elang, atau nasar, atau serigala atau hewan lainnya.

★ 2. Mencari air minum yang sangat urgen bagi kelangsungan hidup dirinya dan juga putranya tercinta.

Mungkin anda akan berkata, "Idealnya beliau membawa serta sang putra berlari ke sana dan ke sini, sambil mencari air minum..."

Tetapi itu tidak beliau lakukan, karena pilihan ini tentu sangat memberatkan langkahnya mencari air, atau bisa jadi tidak kuasa beliau lakukan, karena beliau memulai mencari air setelah kehausan.

Demikianlah hidup, sering kali kita terpaksa memilih pilihan yang pahit, namun orang bijak dengan izin Alloh ﷻ dapat menentukan pilihan yang tepat, yaitu memilih yang lebih ringan resikonya dan paling kuasa ia lakukan dibanding pilihan lain yang lebih berat resiko dan lebih susah utuk dia kerjakan.

Wallahu a'lam

🌸🌸🌸🌟🌟🌟🌸🌸🌸

        💎TaNYa JaWaB💎

0️⃣1️⃣ Lina ~ Cibitung Bekasi

Assalamualaykum warahmatullahi wabarakatuh

Afwan ummi, bagaimana kiatnya agar ta'adud bisa sukses? 

🌸Jawab:

Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarahkatuh shalihah

Pertanyaannya di luar materi pembahasan ya...  

Jadi ummu jawab singkat saja, perbanyaklah berdzikir dan bersedekah shalihah. 

Wallahu a'lam

0️⃣2️⃣ Mala hasan ~ Lampung

Ustadzah, jika pasangan yang kita nikahi bukanlah istri atau suami idaman seperti yang  dibayangkan, pantaskah menyesalinya atau justru itu adalah ujian buat melatih sabar akan sebuah ketentuan yang Alloh ﷻ takdirkan? 

Jazaakillahu khoir

🌸Jawab:

Jangan disesali shalihah, tapi dihadapi ya...  

Karena segala sesuatu itu atas kehendak dan ketetapan Alloh ﷻ, tugas kita menjalankannya dilandaskan karena Alloh ﷻ semata. Memang rumah tangga itu tidak selalu mulus shalihah, ada lika-likunya ya karena itulah pemanisnya. 

Wallahu a'lam

0️⃣3️⃣ Lina ~ Cibitung Bekasi

Ustadzah, bagaimana sikap seorang istri menghadapi suami yang melakukan perbuatan yang dilarang agama seperti hal yang berbau kesyirikan, padahal istri sudah memberitahu hukumnya?

🌸Jawab:

Jika sudah dinasihati dan dijelaskan secara baik-baik namun beliau tetap kekeh pada pendirian seperti itu, maka sebagai istri hanyalah terus berusaha dan berdoa kepada Alloh ﷻ agar diampuni segala hal yang telah ia perbuatkan. 

Wallahu a'lam

🌸🌸🌸🌟🌟🌟🌸🌸🌸

 💎CLoSSiNG STaTeMeNT💎

Baiklah shalihah semuanya, jazakillahu khair katsir sudah diberikan kesempatan untuk berbagi dan sharing ilmu yang insyaaAllah bermanfaat dan bernilai kebaikan untuk kita semua jangan putus untuk selalu menuntut ilmu yaa, karena ilmu itu luas dan ada dimana saja. 

Semoga bisa bertemu kembali, Aamiin allahumma aamiin


Tidak ada komentar:

Posting Komentar