Minggu, 29 November 2020

DUNIA SILAU

 



OLeH : Ustadz Mukhtar Azizi, S.Pd.I. 

  💎M a T e R i💎

🌸DUNIA SILAU

Sedih rasanya mendengar pemberitaan tersebut. Para pemangku jabatan tersebut seolah tidak puas dengan apa yang sudah ia peroleh, hingga jual beli jabatan pun ia halalkan. Mereka seolah tak sadar bahwa jabatan tersebut ialah amanah. Padahal pada masa kepemimpinan Rasulullah ﷺ,  para sahabat yang sudah tidak diragukan lagi kualitas keshalihannya  bergetar, ketakutan,  khawatir tidak bisa menjalankan amanah kepemimpinan dengan baik dan dapat dipertanggungjawabkan di hadapan Alloh ﷻ.

Mari kita renungkan sejenak kisah Abu Dzar Al-Ghifari pada masa kepemimpinan Rasulullah ﷺ yang tertuang dalam buku Sirah Nabawiyah.

Pernah sekali Abu Dzar menawarkan diri kepada Rasulullah ﷺ untuk menjadi pemimpin. Bukan karena ia tamak kepemimpinan. Tapi ia ingin lebih bermanfaat, menolong, dan berbagi untuk orang lain. 

Abu Dzar mengatakan, 
“Wahai Rasulullah ﷺ, tidakkah engkau menjadikanku sebagai pemimpin?” Mendengar permintaanku tersebut, beliau menepuk pundakku seraya bersabda:

“Wahai Abu Dzar, engkau seorang yang lemah sementara kepemimpinan itu adalah amanat. Dan nanti pada hari kiamat, ia akan menjadi kehinaan dan penyesalan kecuali orang yang mengambil dengan haknya dan menunaikan apa yang seharusnya ia tunaikan dalam kepemimpinan tersebut.” (HR. Muslim no. 1825).

Dalam riwayat lain, Rasulullah ﷺ bersabda:

“Wahai Abu Dzar, aku memandangmu seorang yang lemah dan aku menyukai untukmu apa yang kusukai untuk diriku. Janganlah sekali-kali engkau memimpin dua orang dan jangan sekali-kali engkau menguasai pengurusan harta anak yatim.” (HR. Muslim no. 1826).

Rasulullah ﷺ  sangat mencintai Abu Dzar. Tapi beliau memberikan pesan yang begitu jelas, jika ada dua orang, dia yang jadi pemimpin bukan engkau wahai Abu Dzar.

Wallahu a'lam

🌸🌸🌸🌟🌟🌟🌸🌸🌸
        💎TaNYa JaWaB💎

0️⃣1️⃣ Sumy ~ Bandung
Kalau manusia memandang dan menghormati orang cuma karena hartanya bagaimana itu Ustadz hukumnya, apa itu wajar?

🌴Jawab:
Ini hal yang tidak wajar, yang utama terpusat pada iman dan taqwa. 

Wallahu a'lam

0️⃣2️⃣ Yayuk ~ Pamekasan
Assalamualaikum Ustadz, 

Bagaimana seorang pemimpin yang selalu melakukan sistem sogok menyogok dalam urusan pekerjaan. Dan bahkan sudah dijadikan kebiasaan. Apa orang yang seperti ini perlu diingatkan juga?

🌴Jawab:
Waalaikummussalam warahmatullah wabarakatuh 

Wajib diingatkan agar berada dalam harta yang halal dan barokah, agar tidak masuk ke neraka. 

Wallahu a'lam

0️⃣3️⃣ Kiki ~ Dumai
Ustadz, apa kiat-kiatnya untuk kita dapat membentengi diri dari godaan kemilaunya dunia ini ya Ustadz?

🌴Jawab:
Dengan kuatkan iman dan mengaji beserta kumpul bersama hamba yang mu'min akan terjaga dari kemilauan dunia. 

Wallahu a'lam

🌸🌸🌸🌟🌟🌟🌸🌸🌸
 💎CLoSSiNG STaTeMeNT💎

Silau dunia terhapus dengan kuatnya iman dan taqwa.

Wallahu a'lam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar