Senin, 05 November 2018

PERUSAK UKHUWAH



OLeH: Ustadz Ayah Undang S.

          💘M a T e R i💘

🌷PERUSAK UKHUWAH

Ukhuwah merupakan sesuatu yang sangat penting dan mendasar, apalagi hal ini merupakan salah satu ukuran keimanan yang sejati.

Karena itu, ketika Nabi Saw berhijrah ke Madinah, yang pertama dilakukannya adalah Al-Muakhah, yakni mempersaudarakan sahabat dari Makkah atau muhajirin dengan sahabat yang berada di Madinah atau kaum Anshar.

Ini berarti, ketika seseorang atau suatu masyarakat beriman, maka seharusnya ukhuwah Islamiyah yang didasari oleh iman menjelma dalam kehidupan sehari-hari.
Allah swt. berfirman,

“Sesungguhnya mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat.” (QS. Al-Hujurat:10).

Dalam Dekapan Ukhuwah ,Kita mengambil cinta dari langit.
Lalu menebarkannya di bumi...
Sungguh di surga menara-menara cahaya menjulang untuk hati yang saling mencinta, mari membangunnya di sini ,dalam dekapan ukhuwah.

UKHUWAH adalah satu konsepsi Islam yang menyatakan bahwa setiap Muslim dengan Muslim lain hakikatnya ialah bersaudara.

Banyak ayat Al-Qur’an maupun hadits Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassallam yang menjadi landasan konsep ini.

Bahkan dalam beberapa keterangan kerap sekali kata “ukhuwah” atau turunannya digandengkan dengan kata “iman”, “Islam” atau “mukmin”.

Hal ini mengindikasikan bahwa ukhuwah merupakan salah satu parameter utama keimanan dan keislaman seseorang.

Ukhuwah merupakan salah satu dari tiga unsur kekuatan yang menjadi karakteristik masyarakat Islam di zaman Rasulullah, yakni:

◼Pertama
Kekuatan iman dan aqidah.

◼Kedua
Kekuatan ukhuwah dan ikatan hati.

◼Ketiga
Kekuatan kepemimpinan dan senjata.

Dengan tiga kekuatan ini, Rasulullah Shallahu ‘Alaihi Wassallam. membangun masyarakat ideal, memperluas Islam, mengangkat tinggi bendera tauhid, dan mengeksiskan umat Islam di muka dunia kurang dari setengah abad.

🌷🌸🌷
Sejarah menceritakan kepada kita bahwa kaum Anshar sangat bahagia menerima tamu Muhajirin, hingga mereka berlomba-lomba untuk dapat menerima setiap sahabat Muhajirin yang sampai di Yatsrib (Madinah).

Karena para Anshar saling bersaing dan berlomba untuk dapat menerima sahabat Muhajirin hingga mereka harus diundi untuk menentukan siapa yang menang dan dapat giliran menerima tamu Muhajirin. Ini sungguh terjadi hingga disebutkan bahwa tidaklah seorang Muhajirin bertamu ke Anshar kecuali dengan undian.

Mungkin kita akan berdecak kagum dengan sikap unik para sahabat Anshar ini yang kita tidak mampu berbuat seperti mereka, mungkin kita juga bertanya apa yang membuat mereka bisa sampai seperti itu, tindakan mereka di luar batas kemampuan manusia?

Al-Quran telah menjawab pertanyaan-pertanyaan kagum kita, Al-Quran telah menjelaskan rahasia yang mendorong para Anshar melakukan itsar luar biasa walaupun keadaan mereka yang sangat fakir dan juga sangat membutuhkan. Allah SWT berfirman memuji mereka:

والذين تبوءوا الدار والإيمان من قبلهم يحبون من هاجر إليهم ولايجدون في صدورهم حاجة مما أوتوا ويؤثرون على أنفسهم ولو كان بهم خصاصة.. (الحشر: 9).

“Dan orang-orang (Anshar) yang telah menempati kota Madinah dan menempati keimanan (beriman) sebelum kedatangan mereka (Muhajirin), mereka (Anshar) mencintai orang yang berhijrah kepada mereka (Muhajirin). Dan mereka (Anshar) tiada menaruh keinginan dalam hati mereka terhadap apa-apa yang diberikan kepada mereka (Muhajirin) dan mereka mengutamakan (Muhajirin), atas diri mereka sendiri, sekalipun mereka dalam kesusahan.” (QS. Al-Hasyr: 9)

Ukhuwah.
Taakhi.
Cinta, dan itsar.
Sejatinya syarat kebangkitan dan kemenangan.

Itulah strategi yang ditempuh oleh Rasullah Shallahu ‘Alaihi Wassallam dengan mempersaudarakan sahabat Anshar dan Muhajirin dan membangun masjid tempat membina persaudaraan dan persatuan kaum Muslimin.

Satu hal yang harus diingat bahwa, ketika ukhuwah islamiyah hendak diperkokoh atau malah sudah kokoh, ada saja upaya orang-orang yang tidak suka terhadap persaudaraan kaum muslimin.
Mereka berusaha untuk merusak hubungan di antara sesama kaum muslimin dengan menyebarkan fitnah dan berbagai berita bohong.

Dalam kehidupan umat Islam, kita akui bahwa ukhuwah Islamiyah belum berwujud secara ideal namun musuh-musuh umat ini tidak suka bila ukhuwah itu berwujud,
Mereka terus berusaha menghambatnya. Karena itu, setiap kali ada berita buruk, kita tidak boleh langsung mempercayainya, tapi lakukan tabayyun atau cek dan ricek terlebih dahulu kebenaran berita itu.

Allah swt. berfirman,

“Hai orang-orang yang beriman, apabila datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya sehingga kamu akan menyesal atas perbuatanmu itu.” (QS. Al-Hujurat: 6).

Asbabun nuzul ayat tersebut di atas adalah, suatu ketika Al-Harits datang menghadap Nabi Muhammad saw., beliau mengajaknya masuk Islam, bahkan sesudah masuk Islam ia menyatakan kemauan dan kesanggupannya untuk membayar zakat. Kepada Rasulullah, Al-Harits menyatakan, “Saya akan pulang ke kampung saya untuk mengajak orang untuk masuk Islam dan membayar zakat dan bila sudah sampai waktunya, kirimkanlah utusan untuk mengambilnya.” Namun ketika zakat sudah banyak dikumpulkan dan sudah tiba waktu yang disepakati oleh Rasul, ternyata utusan beliau belum juga datang. Maka Al-Harits beserta rombongan berangkat untuk menyerahkan zakat itu kepada Nabi.

Sementara itu, Rasulullah saw. mengutus Al-Walid bin Uqbah untuk mengambil zakat, namun di tengah perjalanan hati Al-Walid merasa gentar dan menyampaikan laporan yang tidak benar, yakni Al-Harits tidak mau menyerahkan dana zakat, bahkan ia akan dibunuhnya. Rasulullah tidak langsung begitu saja percaya, beliau pun mengutus lagi beberapa sahabat yang lain untuk menemui Al-Harits. Ketika utusan itu bertemu dengan Al-Harits, ia berkata, “Kami diutus kepadamu.” Al-Harits bertanya, “Mengapa?” Para sahabat menjawab, “Sesungguhnya Rasulullah telah mengutus Al-Walid bin Uqbah, ia mengatakan bahwa engkau tidak mau menyerahkan zakat bahkan mau membunuhnya.”

Al-Harits menjawab, “Demi Allah yang telah mengutus Muhammad dengan sebenar-benarnya, aku tidak melihatnya dan tidak ada yang datang kepadaku.” Maka ketika mereka sampai kepada Nabi saw., beliau pun bertanya, “Apakah benar engkau menahan zakat dan hendak membunuh utusanku?” “Demi Allah yang telah mengutusmu dengan sebenar-benarnya, aku tidak berbuat demikian.” Maka turunlah ayat itu.

🌷🌸🌷
Apa saja Perusak Ukhuwah?
Lihat QS. Al Hujurat 11 dan 12

Dari ayat di atas, ada enam hal yang harus kita hindari agar ukhuwah islamiyah tetap terpelihara:

◼Pertama
Memperolok-olokan, baik antar individu maupun antar kelompok, baik dengan kata-kata maupun dengan bahasa isyarat karena hal ini dapat menimbulkan rasa sakit hati, kemarahan dan permusuhan.
Manakala kita tidak suka diolok-olok, maka janganlah kita memperolok-olok, apalagi belum tentu orang yang kita olok-olok itu lebih buruk dari diri kita.

◼Kedua
Mencaci atau menghina orang lain dengan kata-kata yang menyakitkan, apalagi bila kalimat penghinaan itu bukan sesuatu yang benar. Manusia yang suka menghina berarti merendahkan orang lain, dan iapun akan jatuh martabatnya.

◼Ketiga
Memanggil orang lain dengan panggilan gelar-gelar yang tidak disukai. Kekurangan secara fisik bukanlah menjadi alasan bagi kita untuk memanggil orang lain dengan keadaan fisiknya itu.
Orang yang pendek tidak mesti kita panggil si pendek, orang yang badannya gemuk tidak harus kita panggil dengan si gembrot, begitulah seterusnya karena panggilan-panggilan seperti itu bukan sesuatu yang menyenangkan. Memanggil orang dengan gelar sifat yang buruk juga tidak dibolehkan meskipun sifat itu memang dimilikinya, misalnya karena si A sering berbohong, maka dipanggillah ia dengan si pembohong, padahal sekarang sifatnya justru sudah jujur tapi gelar si pembohong tetap melekat pada dirinya. Karenanya jangan dipanggil seseorang dengan gelar-gelar yang buruk.

◼Keempat
Berburuk sangka.
Ini merupakan sikap yang bermula dari iri hati (hasad).
Akibatnya ia berburuk sangka bila seseorang mendapatkan kenimatan atau keberhasilan. Sikap seperti harus dicegah karena akan menimbulkan sikap-sikap buruk lainnya yang bisa merusak ukhuwah islamiyah.

◼Kelima
Mencari-cari kesalahan orang lain.
Hal ini karena memang tidak ada perlunya bagi kita, mencari kesalahan diri sendiri lebih baik untuk kita lakukan agar kita bisa memperbaiki diri sendiri.

◼Keenam
Bergunjing dengan membicarakan keadaan orang lain yang bila ia ketahui tentu tidak menyukainya, apalagi bila hal itu menyangkut rahasia pribadi seseorang. Manakala kita mengetahui rahasia orang lain yang ia tidak suka bila hal itu diketahui orang lain, maka menjadi amanah bagi kita untuk tidak membicarakannya.

Ketika ukhuwah islamiyah kita dambakan perwujudannya, maka segala yang bisa merusaknya harus kita hindari.

Bila ukhuwah sudah terwujud, yang bisa merasakan manfaatnya bukan hanya sesama kaum muslimin, tapi juga umat manusia dan alam semesta, karena Islam merupakan agama yang membawa rahmat bagi seluruh alam.

Karenanya mewujudkan ukhuwah Islamiyah merupakan kebutuhan penting dalam kehidupan ini.

Ukhuwah adalah cinta yang mengalir melalui keimanan…
Menguatkan...
Menjaga...
Memperbaiki...
Memberi...
Menghilangkan kelalaian & saling mengingatkan...

Ukhuwah adalah telaga bagi batin yang merindukan kesejatian cinta...
Tempat jiwa berlabuh untuk saling menguatkan, memberi & berbagi…
Didalamnya ada lantunan syahdu ketulusan untuk sahabat…

Ukhuwah tidak mengenal kesudahan, ia mengiringimu dalam kehidupan sebagai penyejuk, menyapamu dalam kesendirian yang melelahkan & menjagamu untuk tetap dalam senyuman...

Ukhuwah adalah persaudaraan yang kekal, ia tak mengenal kejenuhan, selalu punya sesuatu untuk dibagi, meski hanya sebait nasihat atau sebait do'a yang tidak nampak...


🔷🔷🔷🌟🌟🌟🔷🔷🔷
         💘TaNYa JaWaB💘

0⃣1⃣ Bund Adek
Assalamu'alaykum ustadz.

Bagaimana caranya membangun kembali ukhuwah dengan teman yang sedang bersedih dan kecewa dengan kita karena suatu sebab. Agar bisa kembali seperti dulu. Sedang kita segan untuk memulainya!

💎Jawab:
Bicarakan baik-bak di kala hanya berdua saja. Jangan meluruskan suatu ditengah ramai.
Sebab nasehat di depan banyak manusia terasa bagai hinaan yang membuat hatiku luka.
Kita semua anak adam, pernah melakukan kesalahan.

Dalam ukhuwah kelembutan nurani memberi kita sekeping mata uang yang paling mahal untuk membayarnya. Di keping  uang itu, satu sisi bertuliskan : akuilah kesalahanmu”, sisi lain berukir kalimat,” maaflah saudaramu yang bersalah”.
Tidak mudah untuk mengatakan  hal yang benar di waktu yang tepat namun agaknya yang lebih sulit adalah tidak menyampaikan hal yang salah.
Ketika tiba saat paling menggoda untuk mengatakannya, tidak pernah sama sekali ada ke kata dan perilaku orang.
Yang bisa menjadi penentu kemuliaan dan kehinaan kita. Dan tidak seorangpun bisa menyakiti, tanpa kita mengizinkannya.

Maka bercahayalah dalam gelora untuk meraih semua pahala.
Jika merasa bahwa segala yang disekitarmu gelap dan pekat, yakinlah bahwa kita yang dikirimkan Allah untuk menjadi cahaya baginya.
Sesungguhnya lubang jarum takkan terlalu sempit bagi dua orang yang saling mencintai.
Adapun bumi takkan cukup luas bagi dua orang yang saling membenci.

Saudara seiman itu adalah dirimu. Hanya saja dia itu orang lain.
Sebab kalian adalah satu jiwa, maka kalian adalah satu jiwa.
Hanya saja kini sedang hinggap di jasad yang berbeda.

Wallahualam bishahowab

 0⃣2⃣ Bunga
Assalamu'alaikum..

Bagaimana jika ada teman yang mendapatkan fitnah sehingga dia harus pindah halaqohnya, tetapi saya dan teman-teman takut sama guru kami mau hubungi dia. Lantas bagaimana caranya agar kami bisa kuminikasi lagi seperti dulu?

💎Jawab:
Wa'alaikumsalam wr.wb.

Seberat apapun masalah tetap bicarakan.
Jangan pernah takut dengan sesuatu yang belum pernah di coba. Bicarakan dengan baik-baik dengan penjelasan yang gamblang dan tidak bertele-tele. InsyaAllah hasil tidak akan membohongi ikhtiar selama niat kita baik akan selalu ada jalan keluar dari semua masalah.

Wallahualam bishahowab

0⃣3⃣ Serra
Bagaimana memulai ukhwah kepada yang belum paham agama Islam?
Terima kasih.

💎Jawab:
Lain ladang lain belalang.
Di mana bumi di pijak di sana langit di junjung.
Gunakan pendekatan dengan cara mereka.
Setelah itu warnai mereka jangan kita yang terwarnai mereka.

Wallahualam bishahowab

🔹Dasarnya agar tidak di warnai selain ilmu apa ustadz? Ada tips atau apa begitu?

💎Per dalam ilmu agama terus dan terus. Kuatkan pondasi aqidah kita.
Tetap bergaul dengan komunitas orang-orang yang sholeh. Jangan pernah melupakan amalan yaumiah. Dan tambahkan dengan amalan-amalan sunnah.

Wallahualam bishahowab

0⃣4⃣ Rizka
Assalamualaikum ustadz.

Bagaimana menyikapi seorang teman yang berbeda pendapat mereka sudah di lerai tapi tetap tidak mau, saya sebagai teman bagaimna ustadz agar mereka tetep akur?

💎Jawab:
Wa'alaikumsalam,

Biarkan dulu saja sampai amarah mereka mereda.
Memberikan nasihat pada orang yang sedang marah ibarat menggarami air lautan tidak akan di terima walaupun nasihat baik.

Ada beberapa tips.
1. Hanya mengharapkan ridha Allah Ta’ala.
2. Tidak dalam rangka mempermalukan mereka.
3. Menasehati secara rahasia setelah emosi mereka mereda.
4. Menasehati dengan lembut, sopan dan penuh kasih.
5. Tidak memaksakan kehendak.
6. Mencari waktu yang tepat.

Jika engkau inginkan kebaikan pada saudaramu, maka ajaklah ia untuk bergandengan dan beriringan menuju jalan-Nya.
Bertuturlah dengan baik.
Berilah senyuman tatkala ia tidak peduli.
Tunggulah… Bersabarlah… hingga pintu itu terbuka.

Jangan kau paksa dan jangan pula kau marahi. Sebab nasehat itu akan berubah menjadi pisau yang tajam yang hanya membuat goresan di hati dan akan membuat lari.

Jangan kau paksa dan jangan pula kau marahi, Sesungguhnya hidayah itu ada di tangan Sang Rabb
Yang Maha Membolak-balikkan hati.

Wallahualam bishahowab


🔷🔷🔷🌟🌟🌟🔷🔷🔷
 💘CLoSSiNG STaTeMeNT💘


Dalam ukhuwah
Bismillah... 
Hidup tidak selalu berjalan mulus...
Butuh "batu kerikil" supaya kita berhati-hati...
Butuh "semak duri" supaya kita waspada...
Butuh "air mata" supaya kita tahu arti kerendahan hati...
Butuh "masalah" supaya kita tahu bersandar hanya kepada Alloh swt...

Masalah sebesar apapun akan terasa ringan bagi hati yang BERSYUKUR...
Karena bukan kebahagiaan yang menjdikan kita bersyukur, tetapi hati yang bersyukur yang akan menjadikan kita berbahagia...
Insya Alloh...

TITIK AKUPRESUR UNTUK MEMPERLANCAR ASI & MERINGANKAN BATUK



OLeH: Devi Inggerianie, S.ST., M.Kes

           💎M a T e R i💎

Ijinkan Saya Devi, Sedikit berbagi tentang Akupresur

Apakah ada yang pernah dengar Istilah Akupresur?

💎Baru ini bu bidan. Yang sering dengar akupuntur.

🌷Bukan Bunda. Tetapi, cenderung  satu naungan dengan pengobatan tradisional.
Insha Allah nanti bisa membedakan akupuntur dan akupresur.

Kebijakan Pelayanan Kesehatan Tradisional

Merupakan Upaya Kesehatan diselenggarakan dalam bentuk Pendekatan promotif,  preventif,  kuratif dan Rehabilitatif.
Dengan dasar Hukum Undang-Undang nomor 36 thn 2009 tentang Kesehatan pada pasal 59.

Pada kesempatan kali ini ijinkan bunda solehah saya Devi Berpacu pada buku yang dikeluarkan oleh Direktorat Pelayanan Kesehatan Tradisional Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementrian Kesehatan RI 2018.
Dalam Judul buku Kurikulum dan Modul Peningkatan Kapasitas Tenanga Kesehatan dalam Pelayanan Akupresur di Puskesmas.

Akupresur bersal dari kata Accus dan Preasure,  yang berarti jarum dan menekan.  Jadi penyembuhan dengan cara penekanan dengan jari pada titik-titik akupuntur sebagai penganti penusukan jarum pada sistem penyembuhan akupuntur.
.
Nah... Tujuannya apa?
Adakah bunda yang bisa membantu menjawab....

💎Melancarkan peredaran darah.

🌷Betul... Kakak annisa.

Basmallah....
Kita buka...

Kenapa mesti melakukan penekanan titik-titik akupresur?
Yaitu untuk Melancarkan aliran energi vital pada saluruh bagian Tubuh

Titik-titik akupresur merupakan  pusat pusat dimana energi vital terkumpul.

Dalam akupresur, kita nanti dikenalkan dengan istilah Yin dan Yang. Seperti orang chines dan dalam menjalaninya kita dikenalkan tentang pergerakan 5 Unsur :
Kayu,  Api,  Tanah,  Logam,  Air

Cara Akupresur ada yang menggunakan alat seperti kayu ada juga yang memakai jari jemari.

Kontraindikasi:
A. Kegawatan darurat medik
B. Kasus yang memerlukan pembedahan
C. Keganasan
D. Penyakit menular seksual
E. Penyakit Infeksi
F. Sedang dalam pengobatan antikoagulansia atau diketahui ada riwayat kelainan pembekuan darah
G. Daerah luka borok, ulkus dan luka parut yang kurang dari 1 bulan

InshaAllah, kita akan masuk ke titik akupresur pelancar ASI dan akupresur Mengurangi batuk.

Titik akupresur pelancar ASI : ST15 ,ST16, ST18, SP18, CV17, PC6, SI1

Titik akupresur untuk batuk pilek: LI20, LI4, BL13, LU9, LU1, ST36, ST40, CV17
(baiknya dilakukan pada anak di atas 2 tahun).

Pada titik LU9 dan  LI4 tidak boleh pada ibu hamil, tetapi boleh untuk ibu menyusui.


🌷🌷🌷🔹🔹🔹🌷🌷🌷
        💎TaNYa JaWaB💎

0⃣1⃣ Bunda Sasi
Bunda bidan, jika mencoba akupresure titik di mana saja ya di sekitar punggung untuk meredakan sakit atau nyeri sekitar leher dan punggung?

Makasih.

🌸Jawab:
Siap nanti kita akan buka materi lagi.
InshaAllah jika diperkenankan di Class WUS ini.

0⃣2⃣ Kiki
Bunda devi, apakah akupresur ini bisa dipakai untuk semua jenis kelamin dan usia, mulai dari di atas 2 tahun dan di luar dari kontraindikasi di atas berarti bisa digunakan ya bubid?

🌸Jawab:
Iya bunda bisa, syaratnya adalah di atas 2 tahun, pria dan wanita boleh bunda, tapi dilihat kontraindikasinya ya.

0⃣3⃣ Bunda Sasi
Tanya lagi bunda, Sejauh atau sedalam apa bentuk penekanan ketika akupresure?

Makasih.

🌸Jawab:
Kalau pada anak-anak cukup perlahan saja.
Jika pada orang dewasa, ambang sakit tiap orang beda-beda.
Bunda bisa menekan secukupnya dan minta pendaoat klien atau pasien yang kita akupresur, jika sudah terasa, cukup tekanannya.


🌷🌷🌷🔹🔹🔹🌷🌷🌷
 💎CLoSSiNG STaTeMeNT💎


Manfaatkan aliran energi vital pada seluruh bagian tubuh kita.
Dengan titik akupresur ini.
Insha Allah dengan kita melakukan ini, dengan tenang, Ikhlas, dan niat baik.
Insha Allah ASI kita banyak dan batuk bisa berkurang dengan alami.
Sehat selalu untuk keluarga kita.
Aamiiin

MUNGKINKAH AKU SELALU BERSAMAMU?



OLeH: Ustadz Ayah Undang S. & Ustadzah Ummi Yulianti

           💎M a T e R i💎

Bismillahirrohmanirrohim
Assalamualaikum warohmatulloh wabarakaatuh..

Segala puji hanyalah milik Allah semata...
Karena berkat nikmat hidayah, inayah dan karunianya kita masih diberikan kesempatan untuk berkumpul dalam majelis ilmu di room wa ini.

Walaupun kita tidak bisa bertatap muka bertemu, secara fisik karena kajian online ini.
Tapi Insyaallah keberkahan ilmu akan kita dapatkan bagi mereka yang benar-benar sungguh sungguh dalam mencari ilmu.

Walaupun hanya via chat dan hanya mantengin layar gadget di rumah masing-masing.
Ada yang selonjoran...
Ada yang tengkurap...
Ada yang sambil makan kudapan....
Ada yang lagi di perjalanan...

Yang penting jangan  sambil telentang...

Itu semua semoga tidak menjadi penghalang bagi kita dalam tholabul ilmi.
Semoga jerih payah, lelah kita yang sengaja meluangkan waktunya di sela-sela rutinitas yang padat untuk mengikuti KOL ini bisa menjadi pemberat amal shaleh kita kelak di yaumil hisab...
Aamiin yaa mujiibassaa'iliin....

Semoga diri-diri ini senantiasa dalam keadaan iman dan islam.
Karena tanpa kedua nikmat ini, segala kegiatan yang kita lakukan tidak akan bernilai dihadapan Allah.
Dan perlu kita semua ketahui, nikmat islam ini tidak diberikan kepada semua orang.
Oleh karena itu kita selaku orang yang beriman kita harus senantiasa bersyukur, karena Allah telah menanamkan keimanan itu dihati kita.

Dengan begitu kita termasuk seorang hamba yang dipilih Allah, dan Allah juga menginginkan kita menjadi manusia yang baik.
Karena dalam sabda Rasulullah beliau menyebutkan,
“Siapa yang dikehendaki baik oleh Allah maka dia akan difahamkan tentang perkara agama.”

Tak lupa sholawat serta salam semoga tetap dilimpahkan kepada Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam. Karena berkat perjuangannya lah kita dapat menikmati manisnya islam yang masih bisa kita rasakan dan kita perjuangankan hingga hari, menit dan detik ini.

Malam ini ana bareng ummi yuli akan coba memaparkan materi tentang,
MUNGKINKAH AKU SELALU BERSAMAMU?

Kita saling sharing ilmu saja ya..., karena ana yakin di room ini juga sebenarnya banyak yang keilmuan nya lebih dari ana ...

Apalah ana yang dhoif  ini
Seperti bubuk rengginang dalam kaleng kong guan...
Hanya menjalankan amanah untuk menyampaikan saja...
Memandang jauh horizon tanpa batas...
melepas rasa tanpa kehendak....
Jauh dalam sanubari setiap insan memiliki getaran rasa yang sulit untuk dipungkiri...
Hak nurani untuk mengatakan kebenaran,
kejujuran,
keiklasan.

Inilah yang sanggup melewati tebalnya dinding lapisan bumi.
Dan melampaui tingginya lapisan langit.
kita selalu bersama Karena Allah.
Semoga Alloh Ridho dengan kebersamaan ini sampai di Jannah Nya.

🌷🌸🌷
Inget tema yang di minta mba Hanny kemarin...

MUNGKINKAH AKU SELALU BERSAMAMU?

Yang Terpenting Adalah Bukan Dengan Siapa Engkau Bersama....
Tapi Atas Dasar Apa Engkau Bersama...

Banyak hubungan rumah tangga yang kandas ditengah jalan hanya dengan alasan
“sudah tidak ada kecocokan lagi”

Padahal bila dikaji lebih dalam lagi adalah bukan dengan siapa kamu bersama, tapi atas dasar apa kamu bersama.

Karena bila keputusan bersamamu adalah dengan dasar yang lillahi ta’ala maka tentu untuk merasa bosan disaat keadaan tidak cukup baikpun tidak akan kamu rasakan.

Sebab, saat hatimu sudah terus-terusan kamu rujukkan pada Allah, maka sepelik dan sebanyak apapun perbedaan yang kamu miliki dengan pasanganmu tentu takkan membuatmu mati arang untuk tetap bertahan lama dalam kebersamaan.

Percuma Bila Alasan bersama karena Saling Cinta....
Bila Tidak Ada Dasar Dalam Hatimu Karena Lilahi Ta’ala...

Sebab, bila kamu hanya mengandalkan cinta semata, maka tentu kita akan merasa bosan bila akhirnya tercipta sebuah kesenjangan.

Sebaliknya, disaat yang menjadi pengikat kebersamaanmu adalah Allah maka insyaallah apapun yang terjadi tidak akan membuatmu jenuh untuk terus bersama-sama.

🌸🌷🌸
Karena Kebersamaan Yang Paling Berharga Itu Bukan Karena Kamu Telah Saling Cinta, Tapi Karena Adanya Kesadaran Untuk Selalu Bersama Menuju Ridho-Nya.

Dan tentang cinta, semua rasa itu akan hadir bila kamu telah pandai mengejar cinta Allah.
Ingat, Niat Adalah Yang Utama Dalam Menjalin Hubungan Pasti.

Maka Pastikan Niatmu Lillahi Ta’ala Agar Kamu Dapat Tumbuh Bersama Dengan Sempurna.
Karena kesempurnaan itu bukan dicari...
Tetapi dicipta...
Maka, ciptakanlah kesempurnaan bersama pasanganmu dengan terus saling melengkapi, dan saling memahami.

Buat yang belum dan akan menikah,
Ketahuilah, niat karena lillahi ta’ala akan senantiasa menghantarkanmu pada jalan menuju jannah-Nya.
Jadi, perbaikilah niatmu sebelum memutuskan untuk bersama, agar sampai kapanpun Allah memudahkanmu berjalan mencari ridho-Nya.

Lantas bagaimana dengan yang sudah menikah?
Harus pula diperbaiki bila merasa hubungan dengan pasanganmu saat ini kurang baik.
Karena bisa jadi masalah itu hadir, karena kurang ikhlasnya niat yang ada dalam hati selama ini.

Karena cinta, kasih sayang, dan kebersamaan yang senantiasa berkah tercipta bila hati keduanya sudah senantiasa merujuk pada sang pemilik hati.

Oleh karenanya, pandailah rujukkan hatimu selalu pada Allah, agar seperti apapun jalan pernikahanmu dimasa yang akan datang tetap sadar bahwa meraih surga Allah memang butuh yang namanya perjuangan, kesabaran, dan keikhlasan yang besar.

🌸🌷🌸
Jamaah BS yang di rindukan surga....

Tiada yang lebih mengerti perasaanmu, melainkan Allah. .
Tiada yang lebih dekat kepadamu melainkan Allah. .
Maka mintalah dan adukan segalanya dalam sujudmu kepadaNYA.

Raut wajah bisa menunjukkan apakah seseorang sedang sedih atau gembira, marah atau tidak suka. Maka tersenyumlah karena orang akan menyangka engkau selalu gembira. Senyuman bisa mendatangkan teman, senyuman bisa mendatangkan kebahagiaan dan juga kebaikan.
"Senyum kalian bagi saudaranya adalah sedekah, besamar makruf nahi mungkar yang kalian lakukan untuk saudaranya adalah sedekah, dan kalian menunjukan jalan bagi seseorang yang tersesat adalah sedekah." (HR. At-Tirmidzi dan Abu Dzar).

Senyum dulu yuk, karena senyum adalah tindakan sederhana yang mendatangkan kebaikan, menambah erat persahabatan dan menyembuhkan sayap-sayap cinta yang terluka.

Ketidaksempurnaan membuat kita menghargai akan sebuah nilai kelebihan, ketika semua kelemahan dipertanyakan..
Seharusnya keluasan dan keikhlasan hati menjadi jawabannya.

Karena Allah mempertemukan kita dalam semua kekurangan dan kelebihan yang ada pada diri kita masing-masing dan dengannya kita menjadi sempurna.
InsyaAllah. . .

Bukan karena membenci hadirnya tetapi menjaga kesuciannya.
Bukan kerana menghindari dunia.
Tetapi meraih syurga-NYA.
Bukan karena lemah untuk menghadapinya.
Tetapi menguatkan jiwa dari godaan.

Menyayanginya karena akidahnya …
Meluruskannya karena tidak ingin kau berbelok arah …
Mendo’akannya tanpa engkau tahu …
Ketika berlapang dada dengan teguranmu …

Jika Allah yang memintaku untuk mencintaimu…
Dan aku melakukannya, dengan izin Allah dan semoga hanya karena Allah…

Menyayangi sesuatu karena sebuah KELEBIHAN, itu biasa. Kagum sesuatu karena ada hal HEBAT yang dimiliki seseorang itu biasa.

Tapi BELAJAR MENYAYANGI KARENA SEBUAH KELEMAHAN YANG DIMILIKI, itu baru LUAR BIASA!

Lihat surat An Nisa: 28
Semua manusia diciptakan memiliki kelemahan,
AGAR KITA BISA SALING MENGISI DENGAN PENUH KEBAIKAN

Dari sanalah akan hadir, sebuah keajaiban hati yang Allah ciptakan untuk tiap manusia.
CINTAILAH kekuranganku niscaya engkau akan bahagia ketika engkau Menemukan KELEBIHANku...

Demikian Paparan kali ini.
Yang benar datang nya dari اللّه
Yang salah dari setan.
Karena ana dan istri tidak salah apa-apa.
Mohon maaf jika ada salah salah kata dalam penulisan, itu murni kesalahan keyboard.

Barang siapa yang menginginkan dunia maka hal itu dapat dicapai dengan ilmu, barang siapa yang menginginkan akhirat hal itu bisa didapat dengan ilmu, maka yang menginginkan keduanya dapat didapat dengan ilmu.

العلم بلاعمل كا لشجر بلا ثمر

Ilmu itu apabila tidak diamalkan bagaikan pohon yang tidak berbuah

جزاكم الله خير جزاء شكرا وعفوا منكم...
فا استبقوا الخيرات...
والسلام عليكم ورحمة الله و بر كاته


🌸🌸🌸🌟🌟🌟🌸🌸🌸
        💎TaNYa JaWaB💎

0⃣1⃣ Yayi
Assalamu'alaikum...

Saya baru saja bercerai, setelah 21 setengah tahun kami menikah, suami saya memutuskan bercerai setelah menikah lagi dan mendapat ridho saya. Selama sebulan lebih pernikahan suami dengan istri barunya saya dicerai dengan talak 3 sekaligus. Saya sabar selama ini... Dan berharap dapat terus mendampinginya walaupun banyak kekurangannya karena selain ingin beribadah juga karena beliau adalah ayah dari anak-anak. Tapi beliau yang tidak jujur dari awal termakan perbuatannya sendiri, daripada bohongnya ketauan beliau lebih memilih menceraikan saya.
Yang ingin saya tanyakan... Apakah talak yang saya terima tetap talak 3 atau hanya talak 1 saja, berhubung setelah mendengar pendapat ulama di tempat saya ada 2 pendapat...

🌸Jawab :
Wa'alaikumsalam,

Maaf mau tanya dulu,
Maksud talak 3 sekaligus di sini suami bicara seperti itu atau 3 kali nalak nya bu?
Jika seorang suami mentalak istrinya tiga kali sekaligus, seperti halnya kalau dia mengatakan: “Kamu saya talak tiga kali”, atau dia mentalaknya tiga kali talak berturut-turut, seperti: “Kamu saya talak, kamu saya talak, kamu saya talak”. Pendapat yang benar menurut para ulama bahwa talak seperti itu dianggap jatuh talak satu, berdasarkan riwayat Muslim (1472) dari Abdullah bin Abbas –radhiyallahu ‘anhu- berkata:

(كَانَ الطَّلَاقُ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَبِي بَكْرٍ وَسَنَتَيْنِ مِنْ خِلَافَةِ عُمَرَ طَلَاقُ الثَّلَاثِ وَاحِدَةً . فَقَالَ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ : إِنَّ النَّاسَ قَدْ اسْتَعْجَلُوا فِي أَمْرٍ قَدْ كَانَتْ لَهُمْ فِيهِ أَنَاةٌ فَلَوْ أَمْضَيْنَاهُ عَلَيْهِمْ ، فَأَمْضَاهُ عَلَيْهِمْ(

“Bahwa talak yang terjadi pada masa Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam- dan Abu Bakar dan dua tahun berjalan dari masa pemerintahan Umar, talak tiga kali sekaligus terhitung talak satu, lalu Umar bin Khattab berkata: “Sungguh banyak orang yang tergesa-gesa memutuskan perkara, padahal dahulu mereka mempertimbangkannya dengan matang terlebih dahulu, jika kita terapkan kepada mereka (talak tiga kali sekaligus terhitung tiga kali talak) maka dia memberlakukannya kepada mereka.”

Penerapan Umar bin Khattab –radhiyallahu ‘anhu- dalam masalah talak seperti ini dengan menjadikannya terhitung tiga kali talak adalah merupakan hukuman dan ta’ziir, dan bukan menjadi hukum syar’i.
Syeikh Islam Ibnu Taimiyah –rahimahullah- telah menyebutkan perbedaan para ulama tentang talak tiga kali sekaligus, apakah boleh dilakukan atau hukumnya haram?, apakah terhitung di talak tiga atau hanya dianggap satu kali?, beliau menyebutkan bebarapa pendapat:

1. Hukumnya boleh dilakukan dan terhitung talak tiga kali.

2. Haram; karena tidak dibolehkan bagi seorang suami mentalak istrinya tiga kali sekaligus, akan tetapi hendaknya dia mentalak satu kali kemudian jika masih berkenan merujuknya lagi atau membiarkannya sampai selesai masa iddahnya, namun jika dia tetap mentalak tiga kali sekaligus maka tetap terhitung jatuh talak tiga.

3. Haram hukumnya dan talak seperti itu tetap terhitung jatuh satu kali talak. Beliau berkata: “Pendapat ini dinukil dari beberapa ulama salaf dan kholaf dari generasi para sahabat Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam-, seperti; Zubair bin Awwam, Abdurrahman bin ‘Auf, dan diriwayatkan pula dari Ali, Ibnu Mas’ud dan Ibnu Abbas kedua pendapat tersebut. Inilah pendapat kebanyakan dari generasi Tabi’iin, juga merupakan pendapat sebagian pengikut Abu Hanifah, Malik dan Ahmad bin Hambal”. Kemudian beliau berkata: “Pendapat yang ketiga inilah yang sesuai dengan kitab dan sunnah.” (Majmu’ al Fatawa: 33/8-9)

Wallahualam bishahowab

🔷Jadi begini pak ustadz...
Awalnya dia bilang mau ceraikan saya tanpa kata talak. Kemudian saya bilang tunggu saya harus punya saksi, lalu dicari saksi terus kurang lebih 10 menit balik lagi tanpa bawa saksi saya minta suami tulis dikertas buat bukti. Selama menulis saya tanya mau kasih talak berapa? Dia tidak jawab karena mungkin dia tidak tahu bab talak, saya kasih opsi...1,2 atau 3 sekalian. Karena saya pikir dia sering denger lagi talak 3 di tempat kerjanya. Dia jawab "ya" sambil ditulis. Setelah saya beritahu talak 3 begini..begini... Dia diam, kemudian menulis lagi dikertas yang baru tanpa menuliskan talak berapa lengkap dengan tanda tangan dan materai. Itu kejadiannya pak ustadz...

Kalau mengikuti pendapat ulama di tempat kami bagaimana ya ustadz... Kata ulama disini itu talak 3.
Dan bagaimana juga masa iddah talak 3, karena kami masih suka bertemu untuk membicarakan masalah anak, utang piutang dan iddah yang belum dibayar.

🌸Ambil yang kita yakin kebenarannya dan ada dalil yang menguatkannya.
Bertemu silahkan saja tapi harus ada batasan-batasannya, karena sudah bukan mahramnya lagi.

Wallahualam bishahowab

0⃣2⃣ Key
Assalamualaikum,

Ada seorang teman, beliau selalu curhat di sosmed tentang suaminya yang selingkuh bukan hanya sekali, bagaimana mengingatkan dan menguatkan teman tersebut supaya tidak curhat lewat sosmed dalam mengatasi kepelikan rumah tangganya. Secara dia hidup seorang diri.
Ngapunten.

🌸Jawab:
Wa'alaikumsalam,

“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan pra-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari pra-sangka itu dosa. dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Hujurat. 12)

Ancaman Allah dalam Al-Quran

“Sesungguhnya orang-orang yang ingin agar (berita) perbuatan yang Amat keji itu tersiar di kalangan orang-orang yang beriman, bagi mereka azab yang pedih di dunia dan di akhirat. dan Allah mengetahui, sedang, kamu tidak mengetahui.” (QS. An-Nur : 19).

وَمَنْ سَتَرَ عَلَى مُسْلِمٍ فِي الدُّنْيَا سَتَرَ اللَّهُ عَلَيْهِ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ

“Dan barangsiapa yang menutupi (aib) seorang muslim sewaktu di dunia, maka Allah akan menutup (aibnya) di dunia dan akhirat.” (Hadits Riwayat Imam at-Tirmidzi).

مَنْ رَأَى عَوْرَةً فَسَتَرَهَا كَانَ كَمَنْ أَحْيَا مَوْءُودَةً

“Siapa melihat aurat (aib orang lain) lalu menutupinya, maka seakan-akan ia menghidupkan bayi yang dikubur hidup-hidup.” (HR. Abu Daud)

“Maka Apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan membuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan? mereka Itulah orang-orang yang dila'nati Allah dan ditulikan-Nya telinga mereka dan dibutakan-Nya penglihatan mereka.” (QS. Muhammad :22-23)

Rasulullah shallallah ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ قَاطِعٌ.

“Tidak akan masuk surga orang yang memutuskan (silaturahim).”

◼Jaga tali Silaturrohim karena itu pasti akan membawa kebaikan kepada kita semua.
◼Sosmed yang disediakan, mari kita pergunakan dengan sebaik-baiknya, pergunakanlah untuk pengantar tali silaturrohim, berdakwah dan masih banyak kebaikan-kebaikan lainnya dengaan memanfaatkan media sosial.
◼Jika menjumpai kemungkaran yang dilakukan keluarga kita, saudara kita, tetangga kita dan teman-teman kita suami atau istri kita, mari kita nasehati atau kita cegah dengan cara-cara yang islami yang tercantum dalam Hadits Arba’in No. 34

“Barangsiapa yang melihat kemungkaran maka hendaklah dia mencegah dengan tangannya, sekiranya dia tidak mampu, maka dengan lisannya, dan sekiranya dia tidak mampu (juga), maka dengan hatinya. Yang demikian itu adalah selemah-lemah keimanan.” (Riwayat Imam Muslim dalam Sahihnya dari hadis Abu Said r.a).
◼Datangi mereka yang melakukan kemungkaran itu dengan baik, cegahlah mereka dengan perkataan baik, Nasehati mereka dengan baik, ajaklah mereka kembali ke jalan yang benar dengan baik, Insya Allah hasilnyapun akan lebih baik, jangan di koment sosmednya bicara nasihati dari hati ke hati saja.

"Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk." (QS. An-Nahl: 125)

Wallohu ‘alam bish showab....

0⃣3⃣ Eyang Jenni
Jadi inget diri sendiri dan mau ikut tanya ,
Saya pernah di talak 1 dan saya diam tidak bicara sepatah kata pun karena kaget banget yang gak taunya memang ada selingkuhan, karena anak-anak masih sekolah lalu beliau bilang sendiri begini, yuk kita besarkan anak-anak bersama, dan sedikit-sedikit membaik tanpa ada kata-kata untuk rujuk kembali, ini terjadi 24 tahun yang lalu.
Pertanyaan saya ustadz, apakah boleh rujuk tanpa mengucapkan untuk rujuk kembali?

🌸Jawab:
Rujuk menurut bahasa artinya kembali, sedangkan menurut istilah adalah kembalinya.

Dalil-dalilnya :
QS. Al Baqarah: 228
QS. At-Thalaq: 2

Suami kepada istri yang telah dicerai dan masih berada dalam masa iddah dengan aturan tertentu.
Apabila telah habis masa iddahnya dan ingin kembali bersatu (suami isteri), maka harus dilaksanakan akad nikah yang baru.

Bila sesorang telah menceraikan istrinya, maka ia dibolehkan bahkan dianjurkan untuk rujuk kembali dengan syarat keduanya betul-betul hendak berbaikan kembali (islah).

Empat syarat-syarat rujuk :
1. Istri yang dirujuk sudah pernah digauli, jika istri yang telah di cerai belum pernah di setubuhi, maka tidak sah untuk rujuk, tetapi harus dengan perkawinan baru lagi.

2. Belum Habis Masa Iddah.

3. Talaknya raj’i bukan talak tiga.

4. Istri bersedia di rujuk. Disunnahkan ada saksi atau tidak harus.

Cara melakukannya rujuk ada dua cara:
1. Secara Tertulis – dengan surat : yang ditulis suaminya sendiri tetapi tidak dibaca dianggap sebagai kategori kinayah, artinya harus ada niat suami pada saat menulis surat tersebut.

2. Dengan ucapan (sighat).

Sedangkan ucapan rujuk ada sendiri dibagi menjadi dua :
1. Ucapan sharih, : ucapan yang tegas dan jelas maksudnya, misalnya : “aku kembalikan kau pada nikahku”, “aku rujuk engkau”, “aku terima kembali engkau.”
2. Ucapan kinayah, : ucapan yang tidak tegas maksudnya, misalnya : “aku nikahi engkau”, “ aku pegang engkau”. Pada yang bersifat kinayah ini disyaratkan memiliki niat dari suami. Disyaratkan ucapan tersebut tidak berta’liq (menggantung) seperti ucapan : “ kurujuk engkau jika engkau mau”, hal semacam ini tidak sah walaupun istrinya mau, begitupula merujuk berbatas waktu seperti ucapan : “ kurujuk engkau sebulan”.

Adapun syarat supaya ucapan itu bisa sah harus diperhatikan hal-hal sebagai berikut :

a. Lafaz yang menunjukkan maksud rujuk, misalnya kata suami “aku rujuk engkau” atau “aku kembalikan engkau kepada nikahku”.

b. Tidak bertaklik, tidak sah rujuk dengan lafaz yang bertaklik, misalnya kata suami “aku rujuk engkau jika engkau mau”. Rujuk itu tidak sah walaupun ister mengatakan mau.

c. Tidak terbatas waktu, seperti kata suami “aku rujuk engkau selama sebulan.

Wallahualam bishahowab

0⃣4⃣ Neng Ella
Ayah Boleh tidak kita berdoa buat orang yang Jomblo doanya semoga mendapatkan jodoh yang bisa selalu bersama sampai ke Surga, walaupun jodohnya belum ada?

🌸Jawab:
Boleh saling mendoakan jika itu doa untuk kebaikan.
Ingat ketika mendoakan kebaikan buat orang lain secara tidak langsung doa tersebut berbalik menjadi doa kebaikan buat diri kita, juga maka jangan sekali-kali mendoakan keburukan buat orang lain karena pada akhirnya doa tersebut akan kembali kepada orang yang memberikannya.

Wallahualam bishahowab

0⃣5⃣ Kiki
Jazakallah ayah undang atas materi indahnya.
Bagaimana cara atau tips untuk menyikapi perbedaan pemikiran antara suami dan istri ya yah? Misalkan ada hal-hal yang istri rasa benar, tapi suami merasa bukan itu yang baiknya!

🌸Jawab:
Perbedaan itu sunatulloh tergantung dari sudut mana kita memandang masalah tersebut dari satu sisi bisa terlihat salah tapi jika di pandang dari sisi lain belum tentu.
Kita kembalikan semuanya bahwa kebenaran hakiki hanya milik Alloh saja.
Kita boleh berdebat adu argument tapi kepala tetap dingin dan tetap mengedepankan berbaik sangka terhadap orang lain.

Wallahualam bishahowab

0⃣6⃣ Evi
Assalamualaikum

1. Bagaimana tindakan seorang istri yang baik terhadap suaminya yang masih belum mau menjadi imam di setiap shalat bahkan ketika datang waktu shalat harus diingatkan?

2. Apakah ketidakharmonisan dalam rumah tangga berdampak dari hubungan suami istri yang kurang baik dalam hal ibadah pada Allah?

3. Maaf melenceng dari topik, saya mempunyai adik ipar laki laki yang beristrikan janda dan mereka sudah punya anak satu, sekarang tinggal bersama ibu mertua saya,,tapi sehari hari adik ipar perempuan (istrinya) bersikap kurang baik pada ibu mertua sampai pernah suatu hari mereka bertengkar hebat. Saya mau tanyakan tindakan apa yang harus dilakukan suami saya sebagai kakak dari adiknya (suami) terhadap perilaku istrinya?

Terimakasih jawabannya maaf kebanyakan pertanyaan.

🌸Jawab:
Wa'alaikumsalam,

1. Ada beberapa kemungkinan suami mba evi tidak mau jadi imam, ada rasa kurang percaya diri dalam diri suami mba karena merasa belum mumpuni ilmunya, kemungkinan lain suami mba evi sudah memahami bahwa seorang laki-laki wajib berjamaah di masjid.
Teruslah mengingatkan dengan kesebaran sambil doakan.

2. Ya berbanding lurus. Ketika kita memperbaiki hubungan dengan Allah maka Allah akan memberikan sakinah mawadah pada keluarga kita.

3. Coba keduanya diajak duduk bersama. Sepertinya ada ada kemacetan komunikasi diantara keduanya sehingga menimbulkan kesalahpahaman.

0⃣7⃣ Bunda Yanti
Ustadzah, bila anak kita yang masih balita wafat, maka dia akan menjemput ayah ibunya di surga.

Bagaimana jika ayahnya wafat lebih dahulu, kemudian ibunya menikah lagi, berarti si ibu tidak dijemput anaknya karena sudah memiliki suami yang lain?

🌸Jawab:
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, bersabda:

أيما امرأة تُوفي عنها زوجها ، فتزوجت بعده ، فهي لآخر أزواجها

“Wanita mana pun yang ditinggal mati suaminya, kemudian si wanita menikah lagi, maka dia menjadi istri bagi suaminya yang terakhir.” (HR. Thabrani).

Hadits kudsi yang menyatakan bahwa anak balita yang wafat akan menjemput ayah ibunya di pintu surga tetap berlaku asalkan kedua orang tuanya mengikhlaskan kematiannya. Tapi perlu di ingat perkara di surga seseorang hidup di surga bersama siapa semua adalah hak preogratif Alloh.
Kita hanya punya keinginan Alloh jua yang menentukan. 
Dan ingat semua amal-amal kita akan di minta pertanggungjawabannya di akhirat kelak.

Wallahualam bishahowab.

0⃣8⃣ Tuti
Bagaimana caranya mencintai KEKURANGAN pasangan kita ustadz?

🌸Jawab:
Sadarilah jika tidak ada yang sempurna di dunia ini. Begitu juga kita dan pasangan. Orang yang patut kita cintai adalah orang yang mampu menerima kekurangan dan tidak meninggalkan ketika sedang marah atau sedih. Sifat ini sebaiknya kita tanamkan pada diri demi mencapai kebahagiaan hingga kakek dan nenek.

0⃣9⃣ Yuli
Ustadz, bagaimana jika awalnya pernikahan karena cinta pada hal yang bersifat duniawi (misal, cantik, ganteng, kaya dan lain-lain) bisakah jika kemudian ingin memperbaiki niat karena Allah, bagaimana caranya, dan bisakah apabila yang berubah hanya satu pihak?
Terimakasih.

🌸Jawab:
Alhamdulillah Allah berikan hidayah sehingga menyadari ada kesalahan niat di awal pernikahan. Pertama beristighfar atas kesalahan tersebut, luruskan kembali niat menikah lillahi ta'ala, pada saat ini baru ukhti yang berubah, in syaa Allah dengan kesebaran dan doa, suami ukhti akan ikut berubah juga.

Wallahualam bishahowab.

1⃣0⃣ Poppy
Ustadz, bagaimana menyikapi hati, dan doa apa yang harus diamalkan agar terus ikhlas menjalani rumah tangga yang makin tua usianya?

🌸Jawab:
Kembali lagi meluruskan niat Menikah karena Allah. Alasan inilah yang seharusnya menjadi faktor dasar untuk menikah. Karena semua yang kita lakukan atas dasar kecintaan kita kepada Allah S.W.T. sehingga kita tidak akan pernah merasa lelah dengan peran masing-masing. Istri yang sibuk mengurus rumah atau suami yang lelah mencari nafkah. Semua dijalani dengan ikhlas dan sunguh-sungguh. Bahkan setiap kebaikan yang hadir selalu disyukuri. Begitupun masalah yang hadir menjadi ujian yang patut pula untuk disyukuri dan hadapi. Karena pernikahan yang selalu bersandar pada Allah akan selalu berusaha menjalankan perannya dengan baik serta memetik hikmah dari setiap peristiwa. Sehingga lebih dewasa, ikhlas dan sabar dalam setiap cobaan yang dihadapi.

Wallahualam bishahowab.


🌸🌸🌸🌟🌟🌟🌸🌸🌸
💎CLoSSiNG STaTeMeNT💎

Sesungguhnya, bukan cinta yang menciptakan pernikahan, namun pernikahanlah yang menciptakan cinta. Meskipun dua insan memutuskan untuk menikah karena adanya rasa cinta, namun setelah menikah rasa cinta akan semakin dalam. Dengan komitmen kuat, janji untuk saling mencintai, setia, saling menguatkan dalam segala kondisi, maka pernikahan dapat berjalan dengan harmonis.
Semakin lama bersama, benih-benih cinta akan semakin tumbuh besar. Tugas suami dan istri ialah menjaga benih cinta tersebut agar tetap tumbuh. Rasa cinta bisa mati jika kedua belah pihak tidak menjaganya dengan baik.

LakSa JaWara



OLeH: Khoirunnisa Yurliyana, S.Si.T.,M.Kes

         💎M a T e R i💎

Alhamdulillah... Terimakasih mba fildzah.

Jazaakunnallah khairan untuk semua sahabat BKC lansia dan tim Perindu Surga yang berkenan untuk kita bersama sama disini, saling melepas kangen.
Sahabatqu...
Disini nisa mohon izin memperkenalkan program inovasinya Puskesmas Benda yaitu "Laksa Jwara"

LAKSA JWARA = Lansia Aktif Sehat Jiwa Raga

Aamiin

Puskesmas Benda adalah tempat nisa mengabdi-bekerja untuk negara oma.
Dan kami tahun ini sedang akreditasi, yang mengharuskan melahirkan program-program inovasi yang bisa meningkatkan kualitas pelayanan di puskesmas benda.

Dasar kami membuat program Laksa Jwara adalah berdasarkan = Permenkes RI No. 25 tahun 2016 tentang rencana aksi nasional kesehatan lanjut usia tahun 2016 sampai 2019.

Yang memiliki visi = terwujudnya lanjut usia yang sehat dan produktif tahun 2019.
Dan misi =
a) Mewujudkan upaya pelayanan kesehatan santun lanjut usia dengan pendekatan siklus hidup holistik komprehensif dan terpadu mulai dari keluarga, masyarakat, Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama, dan Fasilitas Kesehatan rujukan tingkat lanjutan.

b) Meningkatkan pemberdayaan lanjut usia keluarga dan masyarakat untuk mewujudkan lanjut usia yang sehat, mandiri, aktif dan produktif selama mungkin, dan meningkatkan derajat kesehatan lanjut usia untuk mencapai lanjut usia yang sehat, mandiri, aktif, produktif, dan berdaya guna bagi keluarga dan masyarakat.

🔹🌷🔹
Konsep lanjut usia sehat berkualitas.

Menjadi tua adalah proses umur hidup yang tidak bisa dihindari merupakan perubahan yang progresif terhadap fisik jiwa dan status sosial individu.
Keberhasilan pembinaan kesehatan dengan pendekatan siklus hidup yang dimulai sejak dari seorang ibu mempersiapkan kehamilannya sampai bayi lahir balita anak sekolah dan remaja dewasa dan pra Lanjut Usia akan sangat menentukan kuantitas dan kualitas kehidupan dan kesehatan lanjut usia di kemudian hari.
Bila pelayanan kesehatan di semua tahapan siklus hidup dilakukan dengan baik maka dapat dipastikan bahwa kualitas kehidupan di masa Lanjut Usia akan menjadi lebih tinggi.

Luar biasa cita-citanya dalam program Laksa Jwara ini, yaitu:
1) Agar para lanjut usia berkualitas.
2) Menjadi lansia yang mandiri.
3) Menjadi lansia yang produktif.
4) Yang tentunya sehat jiwa dan raganya.

Aamiin yaa robbal aalamiin.

🔹🌷🔹
Apa sih yang dimaksud dengan = Lansia berkualitas, mandiri, produktif, dan sehat jiwa raganya?

Lanjut usia berkualitas adalah lanjut usia yang sehat Mandiri aktif dan produktif lanjut usia sehat adalah lanjut usia yang tidak menderita penyakit atau walaupun menderita penyakit tetapi dalam kondisi yang terkontrol.

Lanjut usia Mandiri adalah lanjut usia yang memiliki kemampuan untuk melakukan aktivitas sehari-hari secara mandiri lanjut usia aktif adalah lanjut usia yang masih mampu bergerak dan melakukan pekerjaan sehari-hari tanpa bantuan orang lain dan beraktivitas dalam kehidupan sosialnya seperti mengikuti pengajian arisan mengajar dan sebagainya.

Lanjut Usia produktif adalah lanjut usia yang mempunyai kemampuan untuk berdaya guna bagi dirinya dan atau orang lain.

Sehat jiwa dan raga adalah kondisi dimana seorang individu dapat berkembang secara fisik mental spiritual dan sosial sehingga individu tersebut menyadari kemampuan sendiri dapat mengatasi tekanan dapat bekerja secara produktif dan mampu memberikan kontribusi untuk komunitasnya.

🔹🌷🔹
Dimana para lansia mendapatkan pelayanan ini semua?

Melalui kami petugas kesehatan di puskesmas sebagai perpanjangan tangan dari Dinas Kesehatan bekerjasama dengan para kader Posbindu Lansia dan tokoh masyarakat, juga keluarga para lansia itu sendiri saling membahu bekerjasama untuk mewujudkannya. insyaallah.

Adakah eyang, oma, ibu, bunda di kelas ini yang pernah datang ke puskesmas, atau Posbindu lansia?
Adakah yang sudah memiliki kartu KMS Lansia?

Di buku kesehatan lansia ada pemeriksaan ini eyang:
1. Activity of Daily Living (ADL) dengan instrumen Indeks Barthel Modifikasi.
2. Instrumental Activities of Daily Living (IADL) Lawton.
3. Risiko jatuh pasien lanjut usia.
4. Geriatric Depression Scale (GDS).
5. Mini Cog dan Clock Drawing Test (CDT4)*.
6. Mini Mental State Examination (MMSE)*.
7. Abbreviated Mental Test (AMT)*.
8. Mini Nutritional Assessment (MNA).

*Pilihlah salah satu

Adakah eyang disini yang sudah diperiksa ini?

Delapan Pemeriksaan ini ada didalam instrumen Pengkajian Paripurna Pasien Geriatri (P3G) yang masuk kedalam daftar buku kesehatan lansia.
Pembahasannya sangat panjang untuk masing-masing pemeriksaannya.

Pemeriksaan tersebut dilakukan setiap bulan di posbindu lansia atau di puskesmas yang diikutkan dalam program Prolanis yang dibiayai BPJS kesehatan.

Ada yang tau apakah "Program Prolanis" ?
Prolanis adalah program pengelolaan penyakit kronis yaitu program yang diselenggarakan BPJS merupakan sistem pelayanan kesehatan dan pendekatan proaktif yang melibatkan peserta fasilitas kesehatan dan BPJS Kesehatan dalam rangka memelihara kesehatan Peserta BPJS Kesehatan yang menderita penyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi sehingga dapat mencapai kualitas hidup yang optimal dengan biaya pelayanan kesehatan efektif dan efisien.

Karena rata-rata pesertanya adalah lansia maka semua hasil dari prolanis dimasukkan kedalam capaian program kesehatan lansia.


🌷🌷🌷🔹🔹🔹🌷🌷🌷
        💎TaNYa JaWaB💎

0⃣1⃣ Bund Yudith
Assalamualaikum mbak nissa,

Apa benar saat BPJS sudah tidak menanggung beberapa penyakit kronis seperti ginjal? Bahkan cuci darah sudah tidak di tanggung lagi apa dengan program ini bisa jadi masuk lagi tanggung bpjs?

🌸Jawab:
Waalaikumussalam wr.wb. bunda yudith

Sebenarnya nisa kurang begitu mengetahui tentang pelayanan apa saja yang ditanggung oleh bpjs terbaru, karena ada perubahan kebijakan.

Tapi, yang nisa tahu selama ini bpjs tidak menanggung:
1) Pelayanan kesehatan yang dilakukan tanpa melalui prosedur yang berlaku.
2) Pelayanan kesehatan yang dilakukan di fasilitas kesehatan yang tidak bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, kecuali dalam keadaan darurat.
3) Pelayanan kesehatan yang telah dijamin oleh program jaminan kecelakaan kerja hingga besaran biayanya mencapai kesepakatan maksimal.
4) Pelayanan kesehatan yang telah dijamin oleh program jaminan kecelakaan lalu lintas yang bersifat wajib hingga besaran biayanya mencapai kesepakatan maksimal.
5) Pelayanan kesehatan yang dilakukan di luar negeri.
6) Pelayanan kesehatan dengan tujuan estetika atau mempercantik tampilan diri seperti operasi plastik atau memutihkan gigi.
7) Pelayanan kesehatan untuk mengatasi infertilitas (masalah kesuburan) seperti bayi tabung.
8) Pelayanan kesehatan untuk meratakan gigi (ortodontis).
9) Penyakit dan gangguan kesehatan akibat ketergantungan obat-obatan atau alkohol.
10) Masalah kesehatan akibat sengaja menyakiti diri sendiri atau akibat dari hobi yang membahayakan diri sendiri.
11) Pengobatan tambahan, alternatif, dan tradisional seperti akupuntur, shin she, dan berbagai jenis pengobatan lainnya yang belum dinyatakan efektif berdasar pada penilaian teknologi kesehatan.
12) Pengobatan dan tindakan medis yang dikategorikan sebagai percobaan (eksperimen).
13) Pembayaran untuk alat kontrasepsi, kosmetik, makanan bayi, dan susu.
14) Perbekalan kesehatan rumah tangga.
15) Pelayanan kesehatan akibat bencana dan kejadian luar biasa atau wabah yang sedang menyerang.
16) Biaya pelayanan lainnya yang tidak berhubungan dengan manfaat jaminan kesehatan yang diberikan.
17) Klaim perorangan.

0⃣2⃣ Bund iiN
Assalamualaikum ...

Kalau lansia yang dilayani oleh Posbindu lansia itu usia berapa yaa?
Apakah posbindu ada di setiap desa?

🌸Jawab:
Waalaikumussalam wr.wb. bunda iin

Yang dilayani di posbindu lansia adalah usia lansia yaitu diatas usia 45 tahun.

Biasanya disetiap desa ada posbindu lansia bunda iin, tapi tergantung juga dari kebijakan puskesmas daerahnya masing-masing.

0⃣3⃣ Bund Ani
Assalamualaikum.

Bubid kalau usia 45 periksa di puskesmas akan menerima buku kms atau bagaimana.?

🌸Jawab:
Waalaikumussalam wr.wb. Bunda Ani

Betul bunda, jika bunda periksa ke puskesmas atau datang ke posbindu lansia, maka bunda akan menerima KMS atau buku kesehatan lansia.

Adakah di wilayah tempat tinggal bunda posbindu lansia?

Di puskesmas benda (tempat saya kerja), para lansia dikumpulkan 1 bulan sekali untuk mendapatkan pelayanan = penyuluhan seputar kesehatan lansia, senam lansia, pemeriksaan laboratorium, pemeriksaan kesehatan jiwa dan raga lansia, termasuk status emosional lansia.

Dan hasil pemeriksaan semuanya ini dimasukkan kedalam kartu KMS atau buku kesehatan lansia.
Begitu juga dengan lansia yang datang ke posbindu lansia, pelayanan yang sama tetap didapatkan seperti halnya di puskesmas.

Bedanya jika di posbindu lansia akses para lansia tidak terlalu jauh menjangkau fasilitas kesehatannya.


🌷🌷🌷🔹🔹🔹🌷🌷🌷
💎CLoSSiNG STaTeMeNT💎


Menuju LAKSA JWARA, maka Lansia haruslah BAHAGIA.
B erat badan berlebihan dihindari.
A turlah makan dengan gizi seimbang.
H indari faktor faktor risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) = hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung koroner, dan lain-lain.
A gar terus berguna, lakukan kegiatan atau hobi yang bermanfaat sesuai kemampuan.
G erak badan teratur wajib terus dilakukan.
I man dan taqwa ditingkatkan serta kelola stress.
A wasi dengan melakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur.

CERITA LANGIT TENTANG INDAHNYA KEMATIAN



OLeH: Ustadz Syahrawi Munthe

           💘M a T e R i💘

Assalamu'alaykum warhmatullahi wabarokatuh

Segala puji bagi Allah atas petunjukNya. Sholawat dan salam semoga tercurah kepada junjungan alam Rasulullah SAW. 
in sya Allah tema kajian kita hari ini adalah
"Cerita Langit Tentang Indahnya Kematian"

Sungguh kematian sangat mengerikan. Sakitnya menjelang ruh dicabut dari jasad, berpisah dan kembali kepada pemiliknya, tiada terkira. Sungguh sangat sakit. Bahkan Rasulullah juga merasakan sakitnya saat ruhnya hendak dicabut. Fathimah sampai mengatakan :
“Alangkah berat penderitaanmu ayahku” (HR. Bukhari)

Dalam satu riwayat dikisahkan bahwa “Kematian adalah kengerian yang paling dahsyat di dunia dan akhirat bagi orang yang beriman. Kematian lebih menyakitkan dari goresan gergaji, sayatan gunting, panasnya air mendidih di bejana. Seandainya ada mayat yang dibangkitkan dan menceritakan kepada penduduk dunia tentang sakitnya kematian, niscaya penghuni dunia tidak akan nyaman dengan hidupnya dan tidak nyenyak dalam tidurnya.

Tidak ada manusia yang mengingkari kematian karena sejahat apapun, seingkar dan sedzalim bagaimanapun seseorang, tetap saja ia sampai pada akhir ajalnya. Fir'aun yang mengaku tuhan pun juga meninggal walau jasadnya utuh.

Cerita langit dan cerita dunia tentang kematian amatlah beda. Kadang kematian secara kasat mata sangat pilu, sangat sedih dan penuh haru, tapi cerita langit tidaklah demikian. Malaikat memuji-muji naiknya ruh seorang mukmin ke langit, sedang bumi menangisinya karena berkurangnya hamba shalih yang bersujud di atasnya.

Sabda Rasulullah :
“Seorang hamba mukmin, jika telah berpisah dengan dunia, menyongsong akhirat, maka malaikat akan mendatanginya dari langit, dengan wajah yang putih. Rona muka mereka layaknya sinar matahari. Mereka membawa kafan dari surga, serta hanuth (wewangian) dari surga. Mereka duduk di sampingnya sejauh mata memandang. Berikutnya, malaikat maut hadir dan duduk di dekat kepalanya sembari berkata: “Wahai jiwa yang baik –dalam riwayat- jiwa yang tenang keluarlah menuju ampunan Allah dan keridhaannya”. Ruhnya keluar bagaikan aliran cucuran air dari mulut kantong kulit. Setelah keluar ruhnya, maka setiap malaikat maut mengambilnya. Jika telah diambil, para malaikat lainnya tidak membiarkannya di tangannya (malaikat maut) sejenak saja, untuk mereka ambil dan diletakkan di kafan dan hanuth tadi. Dari jenazah, semerbak aroma misk terwangi yang ada di bumi..” (HR. Ahmad dan Abu Dawud)

Begitulah indahnya kematian seorang mukmin namun cerita dunia tidak bisa mengungkapkannya. Hanya penduduk langit yang tahu keindahan tersebut. Saking indahnya, ruhnya para mujahid ingin dikembalikan kedunia agar bisa berjuang, lalu mati syahid lagi.

Kematian masing-masing tidak ada yang tahu dimana dan kapan, atau dalam keadaan apa. Kejadian yang baru saja terjadi, tidak ada yang tahu. Tingkat kesakitan dalam kematianpun beda-beda. Orang yang mati dalam keadaan normal, mungkin merasakan begitu dahsyatnya rasa sakit saat ruh dicabut. Sedang orang yang mati tiba-tiba, bisa saja tidak merasakan itu.

Sekarang tinggal bentuk kematian seperti apa yang diinginkan dan dalam kondisi yang bagimana. Jika mereka yang meninggal dalam musibah Allah ridhai, maka sesungguhnya kematian mereka termasuk kematian yang indah. Banyak niat baik yang tersemai di dalamnya. Menunaikan tugas negara, mencari rizki, dan menjalankan tugas-tugas penting, adalah rangkaian niat baik  saat maut menjemput. Tapi kejadian itu tiba-tiba, Allah berkehendak atas takdir tersebut. Semoga penduduk langit berkisah cerita indah tentang kematian mereka, ruhnya dipuji-puji saat kembali ke pemiliknya.

Ah....kematian adalah yang paling dekat dengan kita. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Allah sudah punya jadwal atas kematian setiap orang. Yang ditakutkan hanya satu, mati dalam keadaan tidak diridhai, dalam keadaan kafir dan kematian sia-sia. Nau'dzubillah.

Semoga Allah mewafatkan kita dalam keadaan husnul khatimah, dalam kebaikan, dalam keshalihan, dalam perjuangan menegakkan yang haq, dalam mencari rizki yang halal, dalam menjalankan kewajiban-kewajiban yang bermanfaat bagi umat, bangsa dan negara, dan menegakkan agama Allah.  Amin


🔷🔷🔷🌟🌟🌟🔷🔷🔷
         💘TaNYa JaWaB💘

0⃣1⃣ Bund Lisa
Afwan ustadz, jika Rasulullah ﷺ saja sakit saat sakaratul maut, bagaimana dengan kita?
Namun saat melihat disekeliling kita adanya musibah kematian yang begitu indah, seperti meninggal dalam keadaan sujud, dan lainnya dan seakan-akan Allah mencabut rasa sakit yang diderita hambaNya, apakah itu merupakan salah satu ampunan Allah pada mereka?
Afwan saya yang fakir ilmu ini ustadz.

🔹 Jawab:
Hakikatnya saat ruh ditarik dari tubuh memang sangat sakit, makanya kalau melihat yang sekarat, nafasnya satu-satu bisa jadi karena sakitnya. Mungkin beda dengan kondisi kematian yang 'tidak' normal, seperti terkena serangan jantung, atau musibah. Bisa jadi tidak merasakan itu, karena tiba-tiba dan atas kehendak Allah. Wallahu'alam. 
Semoga Allah mengampuni kita.

0⃣2⃣ Bund Sasi
Ustadz, jika seseorang ketika sakaratul maut terlihat kasat mata itu tidak nampak menyakitkan dan berlangsung cepat. Apakah itu salah satu tanda husnul khotimah?

Dan jika sakaratul mautnya lama dan terlihat susah payah, apakah itu tanda sebaliknya dari husnul khotimah?

Syukron.

🔹 Jawab:
Sebenarnya tidak ada hubungan langsung antara sakitnya sakaratul maut dengan husnul khatimah. Sebab Rasulullah sendiri merasakan sakit, saat dicabut ruhnya, walaupun malaikat izin dulu. Dari berbagai hadist, tanda-tanda husnul katimah adalah sebagai berikut :

1. Seseorang yang mengucap kalimat ‘Laa ilaaha illallah‘, berdasarkan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam;
مَنْ كَانَ آخِرُ كَلامِهِ لا إِلَهَ إِلا اللَّهُ دَخَلَ الْجَنَّةَ

“Barangsiapa yang akhir perkataannya adalah ‘Laa ilaaha illallooh’ maka dia akan masuk Surga.” (HR. Abu Dawud)

2. Meninggal dengan keringat di dahi, berdasar hadits Ibnu Buraidah bin Hashib sebagai berikut ;
عَنِ ابْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ أَبِيهِ أَنَّه

كَانَ بِخُرَاسَانَ فَعَادَ أَخًا لَهُ وَهُوَ مَرِيضٌ فَوَجَدَهُ بِالْمَوْتِ وَإِذَا هُوَ يَعْرَقُ جَبِينُهُ فَقَالَ اللَّهُ أَكْبَرُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَوْتُ الْمُؤْمِنِ بِعَرَقِ الْجَبِينِ

“Dari Ibnu Buraidah dari ayahnya bahwa ia berada di Khurasan, ia menjenguk saudaranya yang sakit, ia menemuinya tengah sekarat dan dahinya berkeringat, ia berkata: Allaahu Akbar, aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Orang mu`min meninggal dunia dengan (mengeluarkan) keringat didahinya.” (HR. Ahmad)

3. Mati pada malam Jum’at atau di siang hari Jum’at, berdasarkan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam;
مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَمُوتُ يَوْمَ الْجُمُعَةِ أَوْ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ إِلَّا وَقَاهُ اللَّهُ فِتْنَةَ الْقَبْرِ

“Tidaklah seorang muslim meninggal dunia di hari Jum’at atau pada malam Jum’at kecuali Allah akan menjaganya dari fitnah kubur.” (HR. Ahmad dan Tirmidzi)

4. Orang yang meninggal karena tho’un  (penyakit wabah atau sampar). Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassallam bersabda;
الطَّاعُوْن ُشهَاَدَةٌ لِكُلِّ مُسْلِمٍ

“Mati karena penyakit sampar adalah syahid bagi setiap muslim.” (HR. Bukhari)

5. Orang yang meninggal karena sakit perut, atau penyakit yang berhubungan dengan perut seperti; maag, kanker, usus buntu, kolera, disentri, batu ginjal dan lain sebagainya.
وَمَنْ مَاتَ فِي الْبَطْنِ فَهُوَ شَهِيْدٌ

“Barangsiapa yang mati karena sakit perut maka dia adalah syahid.” (HR. Muslim)

6. Orang yang meninggal karena tenggelam, karena kejatuhan bangunan atau tebing. Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassallam  bersabda;
الشُّهَدَاءُ خَمْسَةٌ الْمَطْعُونُ وَالْمَبْطُونُ وَالْغَرِقُ وَصَاحِبُ الْهَدْمِ وَالشَّهِيدُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ

“Orang yang mati syahid itu ada lima; orang yang meninggal karena penyakit tha’un, sakit perut, tenggelam, orang yang kejatuhan (bangunan atau tebing) dan meninggal di jalan Allah.” (HR. Bukhari)

7. Orang yang meninggal dalam suatu urusan di jalan Allah (Sabilillah). Seperti seseorang yang meninggal dalam perjalanan dakwah atau meninggal sewaktu mengajar ilmu agama atau ketika melakukan amal kebajikan kepada sesama yang diniatkan ikhlas karena Allah, sebagaimana dijelaskan dalam hadits riwayat Bukhari diatas. Fisabilillah  adalah berjuang di jalan Allah juga dalam pengertian luas sesuai dengan yang ditetapkan oleh para ulama.

8. Seorang wanita yang meninggal karena melahirkan anaknya. Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassallam bersabda;
قَتْلُ الْمُسْلِمِ شَهَادَةٌ وَالطَّاعُونُ شَهَادَةٌ وَالْبَطْنُ وَالْغَرَقُ وَالْمَرْأَةُ يَقْتُلُهَا وَلَدُهَا جَمْعَاءَ

“Terbunuhnya seorang muslim terhitung syahid, kematian karena wabah thaun terhitung syahid, kematian karena sakit perut terhitung syahid, kematian karena tenggelam terhitung syahid dan seorang wanita yang mati karena melahirkan anaknya terhitung syahid.” (HR. Ahmad)

9. Seseorang yang terbunuh karena mempertahankan hartanya atau kehormatannya.

🌸Menurut penjelasan hadist yang telah diberikan berarti meninggal karena kebakaran tidak termasuk ke dalam mati syahid ya ustadz?
Dan apakah meninggal yang disebabkan oleh kebakaran bisa mengurangi dosa seseorang?

🔹Sebenarnya hadist hanya sebagian contoh yang tergolong dalam husnul khatimah. Jika seseorang kemudian terbakar karena musibah dan tidak bisa menyelamatkan diri, dan dia orang shalih, semoga saja termasuk husnul khatimah, dan syahid. Wallahu'alam

0⃣3⃣ Bund Lisa
Bagaimana kondisi arwah, ustadz? Apakah benar bisa gentayangan?
Dan Ada anggapan jika sampai 40 hari  beliau masih datang ke rumah!

🔹 Jawab:
Setelah meninggal ruh akan kembali ke Allah. Tidak ada ruh gentayangan. Termasuk pemahaman yang salah jika mengatakan ruh gentayangan. Ruh ada dalam genggaman Allah.

0⃣4⃣ Bund Adek
Ustadz apa maksud ayat 85 surah Al Isra' yang diantara artinya : Katakanlah, Ruh itu termasuk urusan Tuhanku, sedangkan kalian diberi pengetahuan hanya sedikit

🔹Jawab:
Iya, ruh urusan Allah.
Manusia hanya diberi pengetahuan tentang ruh. Karena setelah meninggal ruh kembali kepada Allah. Ruh milik Allah, dan abadi, yang mati adalah jasad. Pikiran-pikiran yang menyimpang tentang ruh, sebaiknya dihilangkan. Ruh adalah urusan Allah, sebab ia tidak tampak, zatnya seperti apa kita tidak tahu. Wallahu'alam.

0⃣5⃣ Fitri
Ustadz, setelah kematian terjadi maka jasad akan dikubur, dan disitu terjadi pertanyaan oleh malaikat dan juga siksa kubur. Bagaimana untuk kematian yang jasadnya tidak ada atau hancur sehingga tidak terjadi pemakaman apakah tetap terjadi pertnyaan dan siksa kubur?
Maaf saya tidak tahu ustadz.

🔹 Jawab:
Antara dunia dan akhirat, ada perantara yaitu alam barzakh. Alam barzakh dan alam kubur sama saja. Bagi yang meninggal biasa, maka jasadnya dimasukkan ke kuburan, jadilah ia memasuki alam kubur. Sedang yang jasadnya hancur, dia otomatis di memasuki alam barzakh. Bagi Allah, ada jasad, atau tidak, urusan alam barzakh hanya Dia yang Maha Tahu. Mudah saja bagi Allah untuk menyusun kembali tubuhnya.  Jadi tetap saja ada siksa kubur, jika ia penuh dosa . Wallahu'alam

0⃣6⃣ Khalidatul Fitri
Afwan ustadz, apakah orang yang sudah meninggal ruhnya bisa merasuki orang lain yang masih hidup dan memberikan segala informasi (misal: terjadinya pembunuhan tanpa saksi), ataukah itu hanya akal-akalan jin saja yang hanya menyerupai sifat manusia?

🔹Jawab:
Ruh orang yang meninggal tidak bisa kemana-mana, sebab sudah kembali kepada Allah. Tidak ada yang tahu dimana ruh itu, sudah jadi urusan Allah. Sedang yang masuk ke tubuh orang itu, itu adalah jin. Jin suka berbohong. Cuma masalahnya manusia sering terperdaya karena kurang iman dan ilmu, seolah itu ruh yang masuk ke tubuh orang itu. Wallahu'alam

0⃣7⃣ Bund Yudith
Assalamualaikum ustadz,

Saya pernah baca artikel katanya saat  hari jum'at ruh ada di sekeliling kita menunggu doa-doa kita. Juga saat bulan ramadhan ruh ada di sekeliling kita atas izin allah...apa betul itu?
Afwan saya fakir ilmu.

🔹Jawab:
Wa'alaykumussalam,

Di beberapa riwayat memang ruh bisa bertemu dengan sesama ruh. Bahkan ruh bisa mendatangi kita melalui alam mimpi. Berjumpa, berdialog atau ngobrol semua terjadi di alam mimpi seperti nyata. Dan ruh itu bisa mendengar, makanya kita kekuburan disunnahkan memberikan salam kepada mereka, cuma mereka tidak bisa menjawab salam kita. Saya pernah dengar bahwa setiap jumat atau ramadhan, ruh akan mendatangi keluarganya apakah keluarganya berdoa kepadanya atau melaksanakan amal shalih. Jika keluarganya tidak melakukan amal shalih, maka dia akan sedih. Tapi saya belum menemukan hadistnya, saya coba cari ya bu. Wallahu'alam

0⃣8⃣ Bund Lisa
Telah meninggal dikultuskan atau dianggap sakti atau membawa berkah? Apakah mereka kelak akan memberi pembelaan disaat Yaumil Hisab didepan orang-orang yang mengkultuskan?

🔷Jawab:
Nanti di neraka, orang-orang yang mengikuti dan pemimpinnya akan saling berdebat. Pengikut mengadu kepada Allah bahwa mereka ikut sesat karena semata mata, pemimpin itu, yang ditaklidkan itu. Tapi pemimpin mereka menjawan, kalianlah yang kufur kepada Allah.

وَقَالُوا رَبَّنَا إِنَّا أَطَعْنَا سَادَتَنَا وَكُبَرَاءَنَا فَأَضَلُّونَا السَّبِيلَا

Dan mereka berkata: "Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah mentaati pemimpin-pemimpin dan pembesar-pembesar kami, lalu mereka menyesatkan kami dari jalan (yang benar)."
(QS. 33 : 67)

0⃣9⃣ Bunn Sasi
Ustadz, jika kematian digambarkan sebagai kengerian yang paling dahsyat di dunia dan akhirat bagi orang beriman. Sesungguhnya apa hikmah dan pesan Allah di balik sebuah kematian?

Afwan.

🔹Jawab:
Hikmahnya adalah kematian itu pemutus kelezatan dunia yang selama ini dirasakan. Allah sediakan semua di dunia, setelah kematian, semuanya tidak akan ada lagi. Hanya amalnya yang bisa menolongnya setelah kematian. Wallahu'alam

1⃣0⃣ Yayi
Kalau seseorang meninggal dunia dan kita belum sempat bertemu dan bermaaf-maafan bagaimana ustadz? Tahunya sudah meninggal saja...

🔹Jawab:
Seharusnya semua urusan dunia diselesaikan di dunia, jika ada hutang piutang, maka harus dilunasi, ahli warisnya harus berusaha melunasi.  Jika ada salah maka minta maaf saja. Kalau semua ini tidak dilakukan maka urusannya diakhirat. Yang berpiutang akan menuntut, yang didzalimi juga menuntut. Makanya sebaiknya urusan dunia harus beres, maka urusan akhirat semoga lancar, insyaAllah.

1⃣1⃣ Haniek
Assalamu'alaikum ustadz.

Kebetulan materi tentang kematian. Kemarin sore ayah kami kecelakaan. Sampai sekarang masih kritis. Dengan arti, jika secara medis beliau dikatakan meninggal tapi saat ini masih dipasang alat pernafasan dan dibantu dengan obat-obatanan. Segala upaya masih dilakukan. Apa yang harus kami lakukan, selain mengikhlaskan dan berserah diri kepada Allah.

🔹Jawab:
Turut berdukacita ya bund, ikut merasakan saat-saat ibu saya mau meninggal. Saya tidak berharap almarhumah akan sebegitu cepat meninggalkan kami. Saya sangat sayang ibu, karena dia sumber inspirasi hidup saya. Sejak kematiannya, diawal-awal itu saya tidak semangat untuk hidup, tapi anak-anak jadi penyemangat, ada tanggungjawab yang harus dikawal.

Kembali ke ayahanda tadi, memang kondisi demikian percayakan saja sama dokter, sambil berdoa dan keajaiban dari Allah. Allah sudah menentukan takdir masing-masing. Jika masih bisa sempatkan tilawah disampingnya, bisikkan kalimat syahadat, semoga ayahanda masih mendengar dan mengikuti di hatinya. Yang sabar dan kuat ya bund.


🔷🔷🔷🌟🌟🌟🔷🔷🔷
 💘CLoSSiNG STaTeMeNT💘


Kematian itu pasti dan harus benar-benar dipersiapkan.

Semoga kita tambah bahagia semua.
Amin

ILMU DAN KEUTAMAANNYA



OLeH: Ustadzah Lilis N.

          💎M a T e R i💎

🌷ILMU dan KEUTAMAANNYA

OLeh: Bunda Lilis

Allah menurunkan manusia di dunia ini dengan segala aturannya yang tercantum dalam Qur'an dan  Hadist agar manusia bisa hidup dengan tertib. Apa jadinya jika manusia hidup tanpa aturan? Kekacauan terjadi, saling menuntut ,menghujat ,saling menyakiti bahkan saling bunuh. Musnahlah manusia.

Maka sudah menjadi kewajiban bagi manusia untuk menuntut ilmu Al-Qur'an dan Hadist agar tahu kewajiban - kewajibannya dan hak - haknya.
Maka setiap aktivitas manusia ini tidak boleh lepas tanpa konteks aturan-aturan Allah.
Jelas sumber ayatnya, jelas sumber hadistnya aktivitas dari mulai bangun hingga tidur lagi.
Tapi kenyataannya,manusia tidak mau belajar, tidak mau menuntut ilmu, tidak mau tahu.
Kita pada umumnya lebih memilih "katanya" daripada tahu sumbernya.

Katanya kalau pegang Qur'an harus wudhu.

Katanya shalat tahajud itu boleh 2 rakaat.

Katanya merokok itu haram.

Katanya ruh itu gentayangan.

Katanya syetan itu jelek.

Katanya, katanya terus katanya.....

Karena semua belajar dari "katanya" maka yang banyak yang salah dan tersesat, ujung - ujungnya bertengkar.
Lebih dari itu, ibadahnya tertolak, karena ia melakukan aktivitas tanpa "ilmu" yang benar.

Dalam QS.17 ayat 36 dijelaskan :

"Dan janganlah kamu mengikuti suatu yang tidak kamu ketahui. Karena pendengaran, penglihatan dan hati nurani, semua itu akan dimintai pertanggungjawabannya"

Seluruh aktivitas kita akan dimintai pertanggungjawabannya. Sejak bangun hingga tidur lagi.


Ilmu adalah cahaya. Tanpa ilmu manusia buta dan tersesat.

Maka hal yang sangat penting agar hidup kita tidak dalam kegelapan,maka ada kewajiban menuntut ilmu.

Mari mulai melakukan segala aktivitas ibadah kita dengan ilmu yang benar.
Kita harus mengetahui dalil - dalilnya dalam setiap aktivitas, baik aktivitas ibadah ritual atau pun lainnya.

Dengan ilmu kita selamat dunia akhirat.

Dengan ilmu kita hidup dalam cahaya.

Dengan ilmu kita akan lebih taqwa.

Dengan ilmu, manusia lebih bermartabat.

Dengan ilmu, syetan takut mendekat.

Dengan ilmu, derajat manusia ditinggikan.


🌸🌸🌸🌟🌟🌟🌸🌸🌸
        💎TaNYa JaWaB💎

0⃣1⃣ Bund Adek
Assalamu'alaykum ustadzah Lilis.

Setelah mendapatkan ilmu dari berbagai kajian sunnah. Banyak sekali dalil-dalil yang sahih untuk satu ibadah tertentu. Terkadang suka bingung. Seperti tentang musik. Satu ulama saling berbeda pendapat. Bagaimana saya mesti bersikap ustadzah. Semua ada dalil sahihnya!
Afwan jika pertanyaannya agak keluar tema sedikit..

🌷Jawab:
Wa'alaikumsalam wr.wb.

Allah menciptakan otak untuk berfikir.
Maka ketika kita bingung pada pendapat yang berbeda, maka renungkan diantara pendapat pendapat itu yang menurut kita paling benar.

Allah juga memberi beberapa fasilitas lain berupa shalat istikharah untuk meminta petunjuk pada sesuatu yang membingungkan.

Memberi ruang berdialog dengan Allah ketika shalat malam.

Membaca atau mengkaji Al Qur'an juga sebagai sarana bicara dengan Allah.

Maka Allah akan kasih petunjuk dan Ilham dari semua sarana tersebut.

0⃣2⃣ Evi
Assalamualaikum

1. Apa hukumnya jika kita sudah belajar dan memperoleh ilmu tapi tidak mau dibagikan ke orang banyak dengan alasan takut untuk menyampaikan. Karena segala sesuatunya ada tanggung jawabnya?

2. Bagaimana cara kita menyikapi orang yang berilmu tapi ilmunya dipakai untuk mendzholimi orang, bukan untuk kebaikan tapi untuk kemudharatan? Misalnya dia pintar dalam hal berdebat tapi ilmu debatnya malah memojokkan seseorang dengan segala kesalahannya, sampai-sampai berita tentang agamanya sendiri pun dipojokkan bukan dibela.

Terimakasih atas jawabannya.

🌷Jawab:
Wa'alaikumsalam,

1. Ada perintah, sampaikan kebenaran itu walau satu ayat.
Akan tetapi kebenaran yang telah dikaji oleh ulama. Kita cuma menyampaikan saja. Baiknya dibantu dengan catatan dalilnya.

 2 . Tinggalkan orang itu.
Tinggalkan setiap Perdebatan.

0⃣3⃣ Astri

السلام عليكم ورحمه الله وبركاته

Apa yang dimaksud dengan ikatlah ilmu dengan tulisan ?
Mohon penjelasan ustadzah.

Terima kasih.

و السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

🌷Jawab:
Wa'alaikumsalam,

Perintah Allah untuk mencatat ketika belajar. Karena sifat manusia itu lupa.

Karena ini perintah Allah dan menjadi bagian dari syarat dalam menuntut ilmu, maka harus dikerjakan.

Tulisan juga bisa dibaca oleh anak cucu kita, jadi besar hikmah dan barokahnya.

Kebiasaan ngaji kuping, sedikit bekasnya.

0⃣4⃣ Ruri
Bagaimana dengan belajar secara otodidak atau sendiri. Misal: dari membaca buku, internet karena saya pernah membaca seorang ulama menyampaikan bahwa belajar suatu ilmu itu afdholnya harus ada guru!

🌷Jawab:
Ada syarat dan adab menuntut ilmu, diantaranya ; murid mendatangi guru, murid diam saat guru bicara, majelis didoakan malaikat, ucapan guru yang ikhlas akan membekas dan lain-lain. banyak.

Itu tidak ada saat kita cuma baca di internet, maka barokahnya tidak ada.

Itu sama halnya dengan membaca saja.

Maaf, maksudnya mendatangi majelis banyak barokahnya daripada hanya membaca.

0⃣5⃣ Oom Sri H.
Bagaimana cara berlatih ketika sudah mendapatkan ilmu, sudah mengetahui aturannya. Namun saya pribadi masih suka lalai dalam aplikasinya.
Misal, kita tidak boleh marah.
La taghdof walakal jannah #mohon koresi jika salah.

Tapi dalam situasi tertentu saya suka emosi dan kepancing untuk marah.

Adakah tipsnya ustadzah, untuk melatih diri dari ilmu yang diperoleh.

Mohon maaf lahir bathin.
Jazakillah ustadzah.

🌷Jawab:
Ilmu teraplikasi dalam ahlaknya, maka duduklah dengan orang - orang Sholeh. Ketika kita lalai selain kita melihat, kita juga dapat nasihat.
Dari akhlak-akhlak orang sholeh.

🔹 Berarti latihannya adalah dengan banyak berkumpul dgn org sholeh ya ustadzah..

🌷Iya

0⃣6⃣ Fida
Bagaimana memberitahukan suatu ilmu kepada yang lebih tua?

🌷Jawab:
Dengan bertanya dulu tentang hal itu, maka jawabannya yang kurang tepat kita giring kepada yang benar.

0⃣7⃣ Raina
Ustadzah..... sering dengar "learning by doing".
Untuk kaitannya dengan amanah. Dzolimkah kita jika menerapkan istilah itu?
Dengan kata lain yang penting mau dulu nanti ilmu dengan sendirinya dapat.

Atau kita kuasai dulu ilmu baru terima amanah?

Terima kasih.

🌷Jawab:
Setiap satu ilmu (perintah Allah) harus langsung dilaksanakan, jika tidak kita berdosa.
Ilmu itu datang atas izin dan kehendak Allah.
Ilmu adalah hidayah.

0⃣8⃣ Falmuriati
Ustadzah, apakah ada manfaat bagi orang yang menyampaikan ilmu dunia kepada anak muridnya?
Jazakillah khoir.

🌷Jawab:
Setiap ilmu yang bersumber dari Al-Qur'an sangat bermanfaat dan wajib diajarkan.

Itu menjadi ladang pahala sesudah kita meninggal dan cahaya bagi yang hidup.

0⃣9⃣ Fatma
Ilmu yang di kehendaki pastinya ilmu menurut Allah yang terdapat dalam Al Qur'an dan hadist. Sementara waktu yang sangat belajar sangat terbatas mempelajari ilmu yang sesuai kehendak Allah. Urutan mempelajarinya bagaimana?

🌷Jawab:
Urusan dengan Allah harus yang utama, yang lain mengikuti.
Harus dijadwalkan, bertemu ulama seminggu 2 x misalnya, tapi mempelajari Al Qur'an dengan maknanya harus setiap hari. Bisa setelah tahajud atau setelah Isya.
Tinggalkan urusan duniawi kalau mengganggu hubungan dengan Allah.

Tauhid dulu, baru cabang-cabangnya.


🌸🌸🌸🌟🌟🌟🌸🌸🌸
 💎CLoSSiNG STaTeMeNT💎


ILMU ADALAH CAHAYA, JANGAN BERHENTI MENUNTUT ILMU. KETIKA KITA BERHENTI MENUNTUT ILMU MAKA KITA DALAM KEGELAPAN.

KETIKA IBRAHIM MENJADI IMAM BAGI SELURUH UMAT



OLeH: Ren Dina Zahrana

           💘M a T e R i💘

Thayyib.
Kajian kita malam ini adalah menyangkun masalah ayat 124 dari Surah Al-Baqarah yaitu ayat yang menjelaskan bahwasanya Allah telah memberikan kedudukan imam kepada nabi Ibrahim.
Al-Baqarah ayat 124

وَإِذِ ابْتَلٰىٓ إِبْرٰهِۦمَ رَبُّهُۥ بِكَلِمٰتٍ فَأَتَمَّهُنَّ ۖ قَالَ إِنِّى جَاعِلُكَ لِلنَّاسِ إِمَامًا ۖ قَالَ وَمِنْ ذُرِّيَّتِى ۖ قَالَ لَا يَنَالُ عَهْدِى الظّٰلِمِينَ

Dan (ingatlah), ketika Ibrahim diuji Tuhannya dengan beberapa kalimat (perintah dan larangan), lalu Ibrahim menunaikannya. Allah berfirman: "Sesungguhnya Aku akan menjadikanmu imam bagi seluruh manusia". Ibrahim berkata: "(Dan saya mohon juga) dari keturunanku". Allah berfirman: "Janji-Ku (ini) tidak mengenai orang yang zalim."
Ayat ini adalah bagian dari kisah Nabi Ibrahim.

Firman Allah واذ ابتلای إبرهیم رله  menunjukan penganugrahan Imamah kepada nabi Ibrahim yakni ketika beliau sudah berusia lanjut, setelah Ismail dan Ishaq dilahirkan dan Ismail dibawa oleh ibunya untuk tinggal di Makkah.
Sebelum Malaikat datang membawa berira gembira tentang Ismail dan Ishaq, Nabi Ibrahim tidak tahu dan tidak mengira akan mempunyai keturunan sehingga malaikat-malaikat di utus kepada Ibrahim untuk memberikan kabar gembira itu.

Begitupula maqam atau kedudukan Imamah. Ibrahim tidak mengetahui bahwasanya ia akan mendapatkan maqam tersebut dari Allah.
Apa yang menjadikan beliau mendapatkan maqam ini dari Allah???

Yaitu: Ujian-ujian dahsyat Nabi Ibrahim

Ujian yang berat ini terjadi pada Nabi Ibrahim ketika ia berusia lanjut. 
Darimana diketahui???
Dari riwayat dan ayat yang mengatakan bahwasanya peristiwa kelahiran Ismail terjadi ketika Nabi Ibrahim sudah berusia lanjut, sebagaimana firman berikut:

Ibrahim ayat 39

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِى وَهَبَ لِى عَلَى الْكِبَرِ إِسْمٰعِيلَ وَإِسْحٰقَ ۚ إِنَّ رَبِّى لَسَمِيعُ الدُّعَآءِ

"Segala puji bagi Allah yang telah menganugerahkan kepadaku di hari tua(ku) Ismail dan Ishaq. Sesungguhnya Tuhanku, benar-benar Maha Mendengar (memperkenankan) doa."

Dan Imamah ini dianugrahkan kepadanya setelah ujian-ujian ini.

Mari kita kembali menilik ayat :

واذ ابتلی ابرهیم ربه
Kata ابتلاء dan بلاء mempunyai makna yang sama yakni mencoba dan menguji.
ابتلی - ابتلاء - بلاء
Ini juga menjadi alasan mengapa Ibrahim dikelompokan ke dalam Rasul Ulul Adzmi
Yaitu karena beliau mendapatkan ابتلی - ابتلاء - بلاء
Dan ketika Ibrahim douji Tuhannya dengan beberapa kalimat.

Mari kita mencari tau apa arti dari kalimat itu
 الکامتadalah bentuk jamak dariu الکلمت

Al kalimat bermakna qoul atau ucapan.

Dari penjabaran yang cukup panjang yang tidak mungkin kita bahas di sini maka saya mengambil hasil dari penjabaran tersebut bahwasanya al-kalimat di sana memiliki makna keadaan-keadaan yang sulit yang diujikan kepada Nabi Ibrahim.

Apa saja ujian beliau???
~ Menyaksikan bintang-bintang
~ Menghancurkan berhala
~ Dibakar dalam Api
~ Hijrah ke Makkah
~ Mengorbankan Ismail
Dan lain-lain.

Jadi ujian itu merupakan kalimat yang menunjukan bahwasanya ujian itu adalah perkara yang mengokohkan Ibrahim ke maqam Imamah atau Imam

Kemudian perihal Imam

Sebagian ahli tafsir mengatakan bahwasanya imam itu adalah kenabian Ibrahim.

Tetapi tafsir lainnya mengatakan ini tidak benar sebab imamah diberikan setelah beliau menjadi nabi.

Apa buktinya???
Kembali ke awal bahwasanya kisah imamah ini turun kepada Ibrahim ketika ibrahim sudah berumur akhir.

Apa itu Imamah?

Keberadaan manusia yang diteladani orang lain baik dari ucapan, sikap, perbuatan karena ia memiliki kualitas-kualitas yang hakiki.

Ya... jadi kesimpulan dari materi tadi ialah bahwasanya Ibrahim memperoleh kedudukan yang tinggi setelah memperoleh ujian dari Tuhannya dan ujian itu bentuknya tidak cuma 1 melainkan banyak.

Oleh karena Ibrahim adalah Imam bagi seluruh manusia maka kita juga dituntut untuk mengikuti beliau. Apabila kita diuji oleh Allah, jangan pernah mengatakan "Kapan ujian ini berakhir?" Tapi katakanlah "Mudah-mudahan aku tabah menjalani ujian ini sampai berakhir."

Ayat ini juga menjelaksan bahwasanya kedudukan ujian itu sangat tinggi sehingga dapat  mempengaruhi kedudukan seseorang di mata Hamba.

Selayaknya manusia menerima musibah dengan tenang bahkan senang karena ujian ini adl tangga menuju kedudukan manusia yang lebih tinggi di sisi Allah.

Sebagaimana Ibrahim yang mendapatkan imamah setelah menjalani ujian dengan kesabaran dan kesenangan.


🔷🔷🔷🌟🌟🌟🔷🔷🔷
         💘TaNYa JaWaB💘

0⃣1⃣ Bunda Atin
Apakah ujian yang dialami oleh hamba Allah juga bisa meningkatkan derajat seseorang mengingat kadar ujian berat atau ringan tiap orang tidak sama?

🌸Jawab:
Allah menguji hamba-Nya dengan kadarnya masing-masing.

Ada yang ujiannya berat artinya ia sudah mampu melewati ujian kecil dan berhasil.

Adapula yang ujiannya sedikit. Artinya ia belum mampu dan belum pantas menerima ujian yang lebih  besar.

Semua ujian dapat menghantarkan manusia kepada kedudukan atau maqam yang tinggi.

🔹Jadi berat atau ringannya ujian berdasarkan kacamata Allah ya, bukan dari 'rasa' kita?

🌸Benar sekali bunda.

0⃣2⃣ Bund Adek
Assalamu'alaykum ustadzah.

Apakah ujian yang datang kepada kita yang terus menerus bisa membawa kita menuju kedudukan tertinggi disisi Allah, walaupun kita terkadang masih suka bersu'uzhon kepada Allah? Dengan Kesabaran yang timbul tenggelam ustadzah..

🌸Jawab:
Wa'alaikum salam.

Ya tentu saja jika seseorang ikhlas terhadap ketentuan-Nya.
Jika ia soudzon pada Allah. Meletakan sifat-sifat mustahil ke Allah. Seperti mengatakn bahwasanya Allah tidak adil maka ini dilarang. Bisa jadi hukumnya kafir terutama kafir nikmat atau kafir sugra. Hati-hati ini.

Atau mengatakan "Allah tidak sayang denganku" hati-hati. Ini bertentangan dengan basmallah. Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Hati-hati.

🔹Terkadang suka mendengar keluhan seperti ini dilingkungan kita. Ternyata bisa dihukum kafir nikmat. Na'udzubillahi mindzaliik.

🌸Na'am benar bund. Kafir kecil. Kafir tapi tidak sampai keluar dari Islam.
Maksud kafir di sini adalah ingkar. MengIngkari sifat-sifat Allah dan sebagainya.

0⃣3⃣ Kiki
Ustadzah, sebagai orang awam bagaimana cara kita atau tips-tipsnya ustadzah, untuk kita ber husnuzhon di setiap ujian yang Allah beri ya?

🌸Jawab:
Naam.
Jika kita orang awam maka jadilah tidak awam. Dengan apa??? Belajar.

Belajar tauhid. Belajar teolog. Belajar hikmah dan sebagainya.
Belajar sampai kita mengerti.

0⃣4⃣ Astri
Assalamu'alaikum ustadzah,

Ketika sebuah ujian sudah terlewati kemudian hadir lagi ujian berikutnya hal apa yang harus dilakukan agar tetap berprasangka baik terhadap ketentuan allah?
Apakah ujian yang bertubi-tubi itu merupakan azab atas perbuatan buruk seorang hamba?

Terima kasih ustadzah.

🌸Jawab:
Waalaikum salam.

Bagaimana berprasangka baik kepada Allah??

Dengan mengenali diri kita dulu. Siapa kita?? Lah wong cuma hamba. Otak terbatas. Akal terbatas. Penglihatan terbatas masa mau melawan Allah yang tidak terbatas.

Kita tidak bisa lihat masa depan. Tapi Allah bisa. So... mengapa suudzon padanya?? Loh kita tidak tahu apa-apa masa mau protes?? Tidak yaa.... Kurang ajar namanya kalau begitu kan.

Sadari kedudukan diri sendiri bahwasanya kita sangat rendah, lemah, bodoh dan sebagainya. Mustahil makhluk seperti kita protes kepada dzat yang Maha Besar Maha Tahu Maha Sempurna.

Kenali diri sendiri kemudian kenali Allah. Tanamkan Iman.

Banyak orang mengaku beriman pada Allah tapi tidak total. Imannya hanya sebatas percaya bahwa Dia ada. Tidak mencakupi hal lainnya. Tidak percaya bahwa Dia melakukan kebaikan pada kita.


🔷🔷🔷🌟🌟🌟🔷🔷🔷
💘CLoSSiNG STaTeMeNT💘


Sebenarnya musibah itu sangat indah keberadaannya bagi orang yang mengetahui dan yakin.

Namun bagi mereka yang tidak belajar dari kisah-kisah terdahulu seperti kisah Nabi Ibrahim, akan mendapati bahwasanya musibah adalah bentuk kejahatan Tuhan. Naudzubillah.
Maha Suci Allah dari sifat tercela.

Kita dituntut untuk belajar agar dapat maksimal memuliakan-Nya.
Sebagaimana Ibrahim, yang sudah maksimal menyembah Tuhan-Nya