Rabu, 29 September 2021

MENGENAL ALAM JIN

 


OLeH: Ustadz Tono Esfandiar, SE., SHT

•┈•◎❀★❀◎•┈•
❀ M a T e R i ❀
•┈•◎❀★❀◎•┈•

🌸MENGENAL ALAM JIN

ﺇِﻥَّ ﺍﻟْﺤَﻤْﺪَ ﻟِﻠَّﻪِ ﻧَﺤْﻤَﺪُﻩُ ﻭَﻧَﺴْﺘَﻌِﻴْﻨُﻪُ ﻭَﻧَﺴْﺘَﻐْﻔِﺮُﻩْ ﻭَﻧَﺴْﺘَﻬْﺪِﻳْﻪِ ﻭَﻧَﻌُﻮﺫُ ﺑِﺎﻟﻠﻪِ ﻣِﻦْ ﺷُﺮُﻭْﺭِ ﺃَﻧْﻔُﺴِﻨَﺎ ﻭَﻣِﻦْ ﺳَﻴِّﺌَﺎﺕِ ﺃَﻋْﻤَﺎﻟِﻨَﺎ، ﻣَﻦْ ﻳَﻬْﺪِﻩِ ﺍﻟﻠﻪُ ﻓَﻼَ ﻣُﻀِﻞَّ ﻟَﻪُ ﻭَﻣَﻦْ ﻳُﻀْﻠِﻞْ ﻓَﻼَ ﻫَﺎﺩِﻱَ ﻟَﻪُ . ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥْ ﻻَ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻻَّ ﺍﻟﻠﻪ ﻭَﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥَّ ﻣُﺤَﻤَّﺪًﺍ ﻋَﺒْﺪُﻩُ ﻭَﺭَﺳُﻮْﻟُﻪُ . ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻭَﺳَﻠِّﻢْ ﻭَﺑَﺎﺭِﻙْ ﻋَﻠَﻰ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ ﻭَﻋَﻠَﻰ ﺁﻟِﻪِ ﻭَﺻَﺤْﺒِﻪِ ﻭَﻣَﻦِ ﺍﻫْﺘَﺪَﻯ ﺑِﻬُﺪَﺍﻩُ ﺇِﻟَﻰ ﻳَﻮْﻡِ ﺍﻟْﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ .

Segala puji bagi Alloh ﷻ, kita memuji-Nya dan meminta pertolongan, pengampunan, dan petunjuk-Nya. Kita berlindung kepada Alloh ﷻ dari kejahatan diri kita dan keburukan amal kita. Barang siapa mendapat dari petunjuk Alloh ﷻ maka tidak akan ada yang menyesatkannya, dan barang siapa yang sesat maka tidak ada pemberi petunjuknya baginya. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Alloh ﷻ dan bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya. Ya Alloh ﷻ, semoga doa dan keselamatan tercurah pada Muhammad dan keluarganya, dan sahabat dan siapa saja yang mendapat petunjuk hingga hari kiamat.

Puji syukur kita panjatkan atas kehadirat Alloh ﷻ. Karena atas limpahan rahmat-Nya-lah pada pagi hari ini kita dapat berkumpul di grup yang mulia ini untuk menimba Ilmu dan mendekatkan diri kepada-Nya.

Shalawat beriring salam semoga senantiasa terlimpahkan kepada Nabiullah Muhammad Shalallahu alaihi Wasallam. Rosul yang membawa risalah Al-Islam yang akan selalu kita nanti syafaatnya di yaumul akhir kelak

الْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ أَمَّا بَعْدُ

Segala puji bagi Alloh ﷻ Sang Penguasa alam semesta. Semoga salawat serta keselamatan tercurahkan selalu kepada Nabi dan Rasul termulia. Berserta keluarga dan sahabat-sahabatnya, semuanya.

◾1. Adanya JIN dan alam kehidupannya, sebagaimana telah dijelaskan oleh Al-Qur'an dan Sunnah yang shohih , bahkan di dalam Al-Qur'an sendiri ada satu surat yang dinamakan surat Al-Jin. Adapun para ahlul bid'ah dan pengikut hawa nafsu banyak yang menolak keberadaan JIN dan alamnya, mereka berkata : Bahwa JIN dan Syetan hanyalah SIMBOL dari kejahatan, faham ini dianut sebagian kaum filsafat, mu'tazilah dan Jahmiyyah.

◾2. Jin juga mempunyai kewajiban sama seperti manusia untuk taat kepada Alloh ﷻ, "Dan tidaklah Aku menciptakan JIN dan Manusia melainkan supaya mereka menyembahku.." (QS. Adz-dzaariyat : 56) jika Jin saja terkena beban, maka mereka pun akan dihisab (dihitung amalannya), dan ada yang masuk surga dan masuk neraka.

◾3. Jin ada yang mu'min dan ada yang kafir , Allah berfirman dalam QS. Al-Jin ayat 11:

"Dan diantara kami ada yang sholih dan diantara kami ada juga tidak demikian halnya. Adalah kami menempuh jalan yang berbeda-beda."

Adapun kekafiran Jin pun bermacam-macam halnya, demikian juga yang mu'min, karena diantara Jin pun memiliki da'i-da'i yang menyeru kepada pemahaman mereka dan ada pula yang belajar kepada manusia sebagaimana halnya Jin di zaman Nabi shollallahu 'alaihi wasallam belajar kepada beliau, maka diantara mereka pun ada yang menjadi pengikut ahlu sunnah dan ada yang menjadi pengikut ahli bid'ah. 

Oleh karena itu tidak SETIAP Jin yang dikatakan muslim maka benar pemahamannya, karena kita tidak mengetahui keadaan sebenarnya tentang pemahamannya. Sulitlah bagi kita untuk mengetahuinya, maka setiap kabar yang datang darinya mestilah ditimbang dengan Al-Qur'an dan Sunnah, apakah sesuai atau tidak.

Jika kita perhatikan perjalanan hidup para sahabat, maka kita akan dapati bahwasannya mereka tak ada yang secara menyengaja ingin berteman, bertemu, dan berhubungan dengan JIN, atau bahkan mengundang mereka, karena kita memang tidak diperintahkan untuk mengurusi kehidupan mereka, adapun jika secara tidak disengaja bertemu dengan mereka, maka yang perlu kita lakukan adalah mengajak mereka kejalan Iman dan kebaikan.

◾4. Jin diciptakan lebih dahulu dari manusia. Alloh ﷻ berfirman : "Dan sesungguhnya kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. Dan kami telah menciptakan Jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas." (QS. Al-Hijr : 26-27)

◾5. Jin adalah satu bangsa yang besar dan terbagi-bagi sehingga Iblis termasuk salah satu bangsa Jin (Lihat QS. Al-Kahfi : 50) Dan Jin yang mengikuti Iblis itulah yang Kafir.

◾6. Manusia lebih mulia daripada Jin (Lihat QS. Al-Israa: 70), oleh karena itu maka terhinalah manusia yang meminta pertolongan pada Jin.

◾7. Manusia tidak akan bisa melihat rupa asli Jin yang sesungguhnya. Hal ini sebagaimana firman Alloh ﷻ : "Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka." (QS. Al-A'raaf: 27)

Adapun kejadian-kejadian yang terjadi di zaman Rasulullah ﷺ dan para sahabatnya tentang pertemuan dengan Jin itu adalah wujud penyamaran (perubahan kedalam wujud lain seperti hewan atau manusia). Adakalanya mereka menyamar menjadi orang-orang yang sholih, lalu datang pada orang-orang bodoh dan berkata : "Demikian...dan demikian ..." maka mereka pun mempercayainya.

◾8. Manusia dapat dirasuki oleh jin (kesurupan). Nabi shollallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Setan itu berjalan ke tubuh manusia mengikuti aliran darah." (HR. Bukhori)

Juga perhatikan firman Alloh ﷻ pada QS. Al-Baqarah: 275.

◾9. Jin ada yang laki-laki dan ada perempuan, mereka kawin seperti manusia (Lihat QS. Al-Jin :6) juga hadits nabi shollallahu 'alaihi wasallam ketika akan masuk ke WC: "Yaa Alloh ﷻ aku berlindung kepada-Mu dari Jin laki-laki dan perempuan." (HR. Bukhori 132) 

"Jin juga bersetubuh, hanya saja jin kafir melakukan persetubuhannya dimuka umum sambil ditonton sesama mereka." (HR. ABu Dawud dari Abu Hurairah, Hasan)

◾10. Bangsa jin juga makan, makanan mereka diantaranya adalah:

~ Tulang dan kotoran. (HR. Bukhori 3647)
~ Makanan manusia yang ketika menyantapnya tidak menyebut nama Alloh ﷻ. (HR. Muslim 2018)
~ Minuman yang dilarang agama seperti yang memabukkan (QS. Al-Maa'idah : 90)

◾11. Jin juga bermalam dan bertempat tinggal, adakalanya di rumah-rumah kita.

◾12. Jika ada jin yang mengkhabarkan kepada kita agar melakukan ini dan itu yang menyerupai syari'at, maka wajib kita tolak, karena agama ini sudah sempurna. [QS. Al-Maa'idah : 3]

◾13. Jika ada yang kesurupan, lalu mengaku bahwa dia itu fulan dan fulan atau mbah fulan atau wali fulan, atau syaikh fulan, atau malaikat anu, atau Nabi ini dan itu, maka kita tolak pengakuannya, karena ruh yang telah meninggal dunia tidak dapat bolak balik ke dunia, tidak lagi bisa bergaul dengan manusia, mereka masuk ke alam barzakh, disebut barzakh karena adanya tabir antara alam dunia dan alam tersebut, dan berada di dalam pengurusan Allah Jalla Wa 'Ala, maka tidak diragukan dia itu adalah Jin, dan begitu juga yang disebut dedemit, wewe gombel, kuntilanak, pocong, tuyul, siluman, nyai roro kidul, mereka adalah Jin, dan seorang muslim sebaiknya tidak menggunakan julukan-julukan itu karena bisa menimbulkan kerusakan pada aqidah, membuat takut dan merinding, menjadikan seram pendengarnya, maka tinggalkan julukan-julukan itu, kembali kepada julukan yang syar'i yaitu mereka adalah JIN !!!

◾14. Jin terkadang membisikkan pada wali-walinya (sohibnya) dari kalangan manusia, entah itu berupa bacaan-bacaan, mantra-mantra, wasiat, wangsit, ilham, ilafadz, dan lain-lain deh, atau bahkan ayat-ayat Al-Qur'an yang disusun berupa wirid-wirid atau hizib-hizib atau ratib-ratib tertentu, sehingga diagungkan manusia, membuat manusia bersemangat membacanya melebihi bersemangatnya mereka terhadap Al-Qur'an, inilah TIPUAN IBLIS... Hal ini selaras dengan firman Alloh ﷻ : "Sesungguhnya setan-setan itu benar-benar menurunkan wahyu kepada kekasih-kekasihnya untuk membantah kalian..." (QS. Al-An'am: 121)

Maka janganlah aneh jika di masyarakat beredar dzikir-dzikir buatan sendiri yang sangat populer tapi tidak didapati pada kitab-kitab induk hadits, dengan kata lain DZIKIR BARU YANG BUKAN DARI NABI shollallahu 'alaihi wasallam.

◾15. Adanya Jin Muslim di rumah kita bukanlah pertanda apa-apa, karena banyak yang meyakini bahwa adanya Jin Muslim di rumah merupakan pertanda baik.

◾16. Anak kecil tidak dapat melihat Jin. Penjelasan ini termasuk secara umum bersama point 7. Adapun keyakinan yang beredar di masyarakat bahwa anak kecil (bayi usia 1-2 tahun) dapat melihat Jin adalah anggapan atau keyakinan yang salah. 

Jika kita menyangkalnya maka wajiblah menjelaskan kebenaran pendapat itu -anak kecil mampu melihat Jin- dengan penjelasan yang berasal dari Al-qur'an dan sunnah. Karena agama ini adalah agama yang tegak di atas penjelasan dalil-dalil dari Al-qur'an dan sunnah terlebih lagi di dalam masalah aqidah dan perkara ghaib. Secara logika saja pendapat itu sudah terbantah, kehidupan manusia dan Jin berdampingan, maka, jika benar anak-anak kecil itu mampu melihat Jin maka tentu setiap anak kecil akan selalu menjerit-jerit ketakutan lantaran jin-jin yang berseliweran dihadapannya, namun kenyataannya?

◾17. Persahabatan manusia dengan Jin tidak dianjurkan, dikarenakan tidak kita ketemukan di dalam al-qur'an dan sunnah serta amalan para sahabat, serta dari para ulama ahlu sunnah, ini dikarenakan sisi fisik dan keadaan yang berbeda, sehingga memungkin sekali kita tertipu oleh perbuatan-perbuatannya, sehingga dalam sisi madhorot yang ditimbulkannya jauh lebih banyak ketimbang sisi maslahatnya. Jika memang hal itu baik, tentu akan sampai penjelasannya kepada kita.

◾18. Sesungguhnya dukun-dukun yang bersahabat dengan Jin itu di dalam kehidupannya tidak normal sebagaimana manusia pada umumnya, bahkan bisa dipastikan mereka banyak dibohongi oleh para Jin, diajak berkhayal bahkan ada yang sampai menjadi stress (gila).

◾19. Jin tidaklah mengetahui perkara ghaib (lihat QS. Saba : 14), yaitu kisah tentang Kematian Nabi Sulaiman).

◾20. Islam sudah sempurna maka di dalam pengobatan terhadap orang-orang yang terkena buruk pengaruh Jin (sihir), kesurupan ataupun mengusir Jin haruslah dilakukan dengan cara-cara yang sudah dijelaskan syari'at, bukan meminta bantuan melalui dukun yang bersekongkol dengan Jin yang lainnya. Bukan pula dengan menyusun wirid-wirid tertentu yang menyerupai mantra-mantra sihir yang berisi kesyirikan. Diantara caranya yang benar adalah dengan ruqyah syar'iyyah semisal membacakan ayat kursi, dan yang lainnya yang telah dijelaskan oleh Sunnah Nabawiyah Ash-Shohihah.

◾21. Kita janganlah terpukau oleh kabar-kabar yang disampaikan oleh Jin yang seolah-olah mereka mengetahui perkara ghaib, karena itulah tipu dayanya mereka. Semisal bermimpi didatangi oleh seorang yang baju putih, pakai sorban, lalu menyuruh mengamalkan ini dan itu, maka tinggalkanlah semua sarannya itu dikarenakan:

~ Yang mendatangi ke dalam mimpi kemungkinan adalah Jin.

~ Jika dia menyerupai Nabi maka pastikanlah bahwa si pemimpi benar-benar mengetahui ciri-ciri Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam berdasarkan hadits-hadits shohih tentang ciri-ciri beliau. Telah shohih hadits bahwasannya Syetan tak mampu menyerupai Nabi, maka jika bermimpi bertemu Nabi maka benarlah itu Nabi, namun hadits ini berlaku bagi orang yang memahami ciri-ciri Nabi, sedangkan orang awam yang sama sekali tak mengetahui ciri Nabi maka dia akan tertipu.

~ Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam telah menyampaikan risalah, maka dipastikan tak ada syari'at yang tertinggal sekalipun itu tafsir Qur'an, maka kedatangan beliau di dalam mimpi pada seseorang takkan menyampaikan risalah atau petunjuk tambahan yang tidak ada disampaikan di masa hidup beliau dahulu.

~ Jangan tertipu dengan sorban, pakaian jubah putih, berjenggot tampang seperti ulama yang hadir di dalam mimpi, karena Jin pun seperti manusia bisa menipu, dan lihat saja manusia, adakah koruptor yang berpenampilan buruk? Maka rapihnya penampilan Jin di dalam mimpi belum tentu mengindikasikan kesholihan dia.

Barakallahufiikum,
Tono esfandiar.

Channel Telegram 
https://t.me/quantumquranichealing

Wallahu a'lam

•┈••◎◎❀★❀◎◎••┈•
❀ TaNYa JaWaB ❀
•┈••◎◎❀★❀◎◎••┈•

0️⃣1️⃣ Kiki ~ Dumai
Ustadz, berarti tidak ada ya istilah bahwa ada anak indigo begitu ya ustadz?

🌸Jawab:
Anak indigo, dapat melihat Jin, ghoib dan lain-lain biasanya terkena gangguan jin nasab atau jin turunan dari orang tua atau kakek nenek moyangnya yang pernah  adanya perjanjian dengan jin.

💎Berarti ustadz, kalau seperti itu berarti harus di cek dulu juga dari orang tuanya ya ustadz?

🌸Iya caranya cek dengan bertanya saja, apakah punya jimat pusaka, ngelmu kebatinan, dan sejenisnya.

Wallahu a'lam

0️⃣2️⃣ Anjar ~ Sidoarjo
Ustadz, jin kafir dan muslim, makanannya apakah sama?
Pernah dengar jin-jin akan memakan sisa-sisa makanan di piring-piring kotor yang tidak langsung di cuci saat malam hari. Benarkah ustadz?

🌸Jawab:
Jin kafir makanannya dari tempat-tempat najis, makanan haram, minuman haram dan semua makanan yang saat makan manusia tidak berdoa, tidak baca bismillah.

Jin Muslim makan dari sisa-sisa tulang makanan muslim yang diawali dengan baca bismillah, diakhiri alhamdulillah, namun di alam mereka sisa makanan itu berbentuk utuh seperti manusia muslim makan. Jadi mereka jin muslim makan dalam bentuk utuh dengan ijin Alloh ﷻ.

Sehingga tidak mungkin mereka makan sisa-sisa makanan saat malam lalu berbunyi seperti yang antum tanyakan. Kita beda alam, beda dimensi.

Wallahu a'lam

0️⃣3️⃣ Fadwa ~ palembang 
Ustadz, dekat rumah saya ada dukun, setiap dia mengobati orang, katanya kemasukan jin Islam, suaranya berubah seperti anak kecil terus pakai bahasa arab.

🌸Jawab:
Pertanyaannya apa? 

Pengakuan jin tersebut yang membuat manusia kesurupan tidak bisa dipercaya. Kalaupun benar jin muslim maka dia jin munafik.

Wallahu a'lam

0️⃣4️⃣ Kiki ~ Dumai
Ustadz, khodam itu apakah jin nasab ya ustadz?

🌸Jawab:
Jin khodam umumnya adalah jin yang diupayakan, dicari ngelmu dengan amalan, dengan ritual sehingga timbul adanya ikatan perjanjian secara sadar ataupun tidak ada antara manusia dengan Jin.

Jin nasab ini Jin turunan dari orang tua, kakek nenek moyang yang memiliki Jin khodam.

Wallahu a'lam

0️⃣5️⃣ Yeyet ~ Bandung
Ustadz, bagaimana dengan kedua anak saya yang merasakan adanya jin (melihat jin) orang bilang punya panca indra ke 6.

🌸Jawab:
Tidak ada indera ke 6, mata batin, buka aura. Ini semua istilah paratidaknormal, orang tidak pintar yang biasa menipu manusia. Itu ciri adanya gangguan jin sebaiknya konsultasi dan segera ruqyah syari.

Wallahu a'lam

0️⃣6️⃣ Diana ~ Bogor
Bismillah 
assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.

Terimakasih untuk admin yang sudah mengizinkan saya untuk gabung di grup ini.

Ustadz, mohon maaf sebelumnya. Ada yang mau saya tanyakan. 
Pada hakikatnya, manusia itu kan tidak bisa melihat jin. Namun jika pada kenyataannya, ada seseorang yang diganggu oleh bangsa jin. Baik itu gangguannya berupa teror bangsa jin lewat mimpi-mimpi buruk maupun gangguan bangsa jin di kehidupan nyata. 

1. Bagaimana cara mengatasi hal tersebut?

2. Apa bedanya antara  sihir, dan Ain dari bangsa jin?

3. Saya mau sharing. Beberapa tahun ini saya ada gangguan berupa teror dari alam lain. Baik berupa mimpi buruk yang selalu membuat saya ketakutan. Maupun mimpi yang selalu mengancam keselamatan dan kesehatan saya. 
Dan di alam nyata pun di rumah banyak sekali kalajengking, kelabang, ular berwarna hitam. Binatang ulat bulu, lintah. Dan hewan menjijikan lainnya yang tiba-tiba masuk ke dalam rumah. Dan setelah itu saya jatuh sakit parah. Beberapa tahun ini, saya selalu berobat bolak-balik ke rumah sakit. Namun gangguan itu masih terus mengganggu saya Ustadz. 

Lantas bagaimana saya harus menyikapi hal tersebut?

Saya selalu mimpi jatuh dari ketinggian. Mimpi ada dua kobaran api sangat besar di hadapan saya yang tanpa asap, mimpi ada air terjun yang sangat besar. Mimpi ada 3 ular besar yang mau mencelakai saya. Saya selalu mimpi buruk di setiap malam. 

Saya juga mimpi selalu tersesat di hutan yang gelap gulita dan tidak bisa pulang. Dan kata ibu saya. Jika saya tidur saya susah untuk dibangunkan. Meskipun sudah dibangunkan berkali-kali tapi saya tetap tidak bisa bangun. 

Saya juga sering ketindihan, sering mendengar, melihat, merasakan kehadiran makhluk lain.

Jika saya ke suatu tempat yang belum pernah saya kunjungi dan saya merasa tidak nyaman berada di tempat tersebut saya langsung bereaksi. Dan sering kerasukan. 

Saya mohon solusinya Ustadz. Jazaakallahu khoiron Katsir.

🌸Jawab:
Waalaikumussalam Warrohmatulloohi Wabarokatuh.

1. Mengatasinya dengan konsultasi terapi ruqyah dengan peruqyah syari.

2. Sihir itu perbuatan jahat dukun dan setan untuk mencelakai korban bisa atas kemauan sendiri atau perintah karena dibayar.

Ainul jin itu sebagaimana ainul insi (ain manusia).

Ain bisa didefinisikan suatu penyakit apabila adanya seseorang merasa kagum atau dengki terhadap seseorang ataupun sesuatu lupa mengingat Alloh ﷻ.

3. Dari cerita masalah penyakit antum sebaiknya segera konsultasi ruqyah, kalau mau dengan saya, insyaaAllah saya tinggal di cilangkap Jakarta timur. WA saja dulu ya untuk janjian waktunya soalnya tidak boleh kerumunan di rumah.

Wallahu a'lam

0️⃣7️⃣ Aisya ~ Riyadh 
Assalamualikum warahmatullahi wabarakatuh. 

Afwan ustadz perihal materi nomor 14 dan 21.

Soal wirid-wirid dzikrullah yang baru-baru itu bagaimana maksudnya?

Bukankah wirid-wirid itu atau dzikrullah untuk memuji-muji atau pembukaan sebelum memohon doa ustadz afwan kalau salah.

Dan perihal mimpi,
Sependek pengetahuan saya mimpi baik itu dari Alloh ﷻ?
Apakah jin juga bisa mendatangkan seperti mimpi baik ustadz, semisal memberi do'a dan dzikrullah dan sebagainya ?

Mohon penjelasannya ustadz untuk saya si fakir ilmi.

🌸Jawab:
Wa'alaikumussalam Warrohmatulloohi Wabarokatuh.

Amalan, dzikir yang tidak pernah diajarkan Nabi Rasulullah shallallahu alaihi wa salam sebaiknya ditinggalkan. Karena agama Islam telah sempurna selesai disampaikan oleh beliau Rasulullah shallallahu alaihi wa salam, maka ikutilah. Apakah kita merasa bahwa agama Islam ini kurang sempurna sehingga harus menambah dzikir amalan baru yang tidak diajarkan beliau?

Ada begitu banyak amalan, dzikir yang diajarkan Rasulullah shallallahu alaihi wa salam, monggo dipelajari dan bisa ikuti channel telegram kami insyaAllah banyak di posting.

Iya, dzikir sebagai pembuka doa memang diajarkan seperti berdoa dengan menyebut asmaul husna sesuai dengan kebutuhan kita saat itu.

Inilah perlunya memahami syariat Islam secara sempurna sehingga bisa memahami seluruh ajaran Rasulullah shallallahu alaihi wa Salam yang sudah sempurna sehingga tidak keliru lagi.

Di dapati beberapa kota selama saya keliling dakwah, dzikir tanpa dasar rujukan ke Rasulullah shollallahu alaihi wa sallam,  seringkali adanya Jin khodam di dalam dzikir tersebut.

Allahu a’lam

•┈•◎❀★❀◎•★•◎❀★❀◎•┈•
❀CLoSSiNG STaTeMeNT❀
•┈•◎❀★❀◎•★•◎❀★❀◎•┈•

Belajarlah ilmu syariat Islam, buka hati pikiran, berdoa agar senantiasa mendapatkan ilmu semakin dekat dengan Alloh ﷻ.

Dzikir pagi petang sesuai sunnah minimal istiqomah.

Wallahu a'lam

SIAPA IDOLAMU UKHTI?

 


OLeH: Ibu Hj. Irnawati Syamsuir Koto

•┈•◎❀★❀◎•┈•
❀ M a T e R i ❀
•┈•◎❀★❀◎•┈•

🌸SIAPA IDOLAMU  UKHTI?

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah ﷻ, yang telah memberikan kita nikmat yang sebegitu luar biasa, yakni nikmat iman dan Islam dan nikmat sehat walafiat, karena dengan nikmat tersebut, kita dapat menghadiri majlis yang mulia ini.

Tidak lupa shalawat beserta salam semoga terlimpahkan pada Nabi besar kita Muhammad ﷺ, kepada keluargannya, para sahabatnya, pengikutnya, dan kepada kita sekalian.

Sahabat tercinta...
Begitu gandrungnya dan tergila-gila seseorang dengan artis dan pemain bola yang cakep sehingga foto dan poster mereka pun disimpan dan dipajang. Ketika bertemu dengan mereka pun ingin dicium dan dipeluk. 

Inilah orang yang sudah tergila-gila dengan idolanya. Sampai-sampai kecintaan inipun mengalahkan kecintaan pada Alloh ﷻ dan Rasul-Nya. Walaupun adzan dikumandangkan, karena si artis idolanya yang sedang tampil di TV, seruan kebaikan pun tidak dipedulikan. Luar biasa gilanya.

Jika orang mencintai Alloh ﷻ dan Rasul-Nya, maka dia akan mendapatkan keutamaan berikut ini.

Dari Anas bin Malik, beliau mengatakan bahwa seseorang bertanya pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

مَتَّى السَّاعَةُ يَا رَسُولَ اللَّهِ

“Kapan terjadi hari kiamat, wahai Rasulullah ﷺ?”

Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata,

مَا أَعْدَدْتَ لَهَا

“Apa yang telah engkau persiapkan untuk menghadapinya?”

Orang tersebut menjawab,

مَا أَعْدَدْتُ لَهَا مِنْ كَثِيرِ صَلاَةٍ وَلاَ صَوْمٍ وَلاَ صَدَقَةٍ ، وَلَكِنِّى أُحِبُّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ

“Aku tidaklah mempersiapkan untuk menghadapi hari tersebut dengan banyak shalat, banyak puasa dan banyak sedekah. Tetapi yang aku persiapkan adalah cinta Alloh ﷻ dan Rasul-Nya.”

Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata,

أَنْتَ مَعَ مَنْ أَحْبَبْتَ

“(Kalau begitu) engkau akan bersama dengan orang yang engkau cintai.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam riwayat lain di Shohih Bukhari, Anas mengatakan,

فَمَا فَرِحْنَا بِشَىْءٍ فَرَحَنَا بِقَوْلِ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – « أَنْتَ مَعَ مَنْ أَحْبَبْتَ » . قَالَ أَنَسٌ فَأَنَا أُحِبُّ النَّبِىَّ – صلى الله عليه وسلم – وَأَبَا بَكْرٍ وَعُمَرَ ، وَأَرْجُو أَنْ أَكُونَ مَعَهُمْ بِحُبِّى إِيَّاهُمْ ، وَإِنْ لَمْ أَعْمَلْ بِمِثْلِ أَعْمَالِهِمْ

“Kami tidaklah pernah merasa gembira sebagaimana rasa gembira kami ketika mendengar sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam: Anta ma’a man ahbabta (Engkau akan bersama dengan orang yang engkau cintai).”

Anas pun mengatakan,

فَأَنَا أُحِبُّ النَّبِىَّ – صلى الله عليه وسلم – وَأَبَا بَكْرٍ وَعُمَرَ ، وَأَرْجُو أَنْ أَكُونَ مَعَهُمْ بِحُبِّى إِيَّاهُمْ ، وَإِنْ لَمْ أَعْمَلْ بِمِثْلِ أَعْمَالِهِمْ

“Kalau begitu aku mencintai Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, Abu Bakar, dan ‘Umar. Aku berharap bisa bersama dengan mereka karena kecintaanku pada mereka, walaupun aku tidak bisa beramal seperti amalan mereka.”

Itulah keutamaan orang yang mencintai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, orang sholeh, pelaku kebaikan yang masih hidup ataupun yang telah mati. Namun, kecintaan ini dilakukan dengan melakukan perintah Alloh ﷻ dan Rasul-Nya, menjauhi setiap larangan dan beradab sesuai yang diajarkan oleh syari’at Islam. (Lihat Syarh Muslim, 8/483)

Bandingkan, bagaimana jika yang dicintai, diidolakan dan diagungkan adalah para artis dan pemain bola? Lihatlah sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam di atas: “Kalau begitu engkau bersama dengan orang yang engkau cintai.”

Ditegaskan pula dalam riwayat Thobroni dalam Mu’jamnya, dari ‘Aisyah secara marfu’ (sampai pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam),

لَا يُحِبّ أَحَد قَوْمًا إِلَّا حُشِرَ مَعَهُمْ يَوْم الْقِيَامَة

“Tidaklah seseorang mencintai suatu kaum melainkan dia akan dikumpulkan bersama mereka pada hari kiamat nanti.” (Lihat ‘Aunul Ma’bud, 11/164, Asy Syamilah). 

Siapa yang mau dikumpulkan di hari kiamat bersama dengan orang-orang pelaku maksiat atau orang-orang kafir.

Sungguh permasalahan memilih idola ini adalah amat sangat prinsip karena masing-masing kita akan dikumpulkan dengan kekasihnya di surga atau neraka.

Tentu kita memilih idola yang menjadikan kita berkumpul dengannya di surga, yaitu Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam dan orang-orang sholeh.

Cinta itu ada buktinya, bukan asal mengatakan di lisan saja!

Bukti seseorang yang menjadikan Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam sebagai idolanya adalah taat kepada Beliau dalam segala aspek kehidupan, bukan asal cinta di lisan saja.

Jangan sekali-kali mengidolakan siapa saja yang menjadikan kita bersamanya di neraka, yaitu orang-orang non muslim dan semisalnya.

Seandainya ada orang non muslim yang hebat dalam suatu perkara maka kita cukup kagum saja tanpa mencintai ataupun mengidolakannya karena bagaimanapun juga ia adalah orang yang menentang Alloh ﷻ dan Rasul-Nya Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam dan kita dilarang mencintainya.

“Kamu tak akan mendapati kaum yang beriman pada Alloh ﷻ dan hari akhirat, saling berkasih-sayang dengan orang-orang yang menentang Alloh ﷻ dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka…” (QS. Al-Mujadilah: 22) 

Nah, hati-hati dan waspadalah memilih kekasih dan idola!

Demikian malam ini, semoga bermanfaat.

Wallahu a'lam

•┈••◎◎❀★❀◎◎••┈•
❀ TaNYa JaWaB ❀
•┈••◎◎❀★❀◎◎••┈•

0️⃣1️⃣ Safitri ~ Banten 
Assalamualaikum bun, 

Dimateri ada yah cukup mengagumi saja itu dibolehkan, berarti kalau kita seneng dengan artis pemain-pemain drama korea, senang sama drama korea itu tidak masalahkah bun?

🔷Jawab:
Waalaikummussalam warahmatullah wabarakatuh

Sekedar kagum karena cara kebiasaannya, boleh. Kagum yang membawa kepada kagum kepada ciptaan Alloh ﷻ. 

Wallahu a'lam

0️⃣2️⃣ Atin ~ Pekalongan
Assalamu'alaikum Ustadzah. 

Sebatas apa perbedaan kagum dan cinta? 
Karena dalam rasa kagum, rasa cinta mengikuti.

🔷Jawab:
Waalaikummussalam warahmatullah wabarakatuh

Kagum bisa terjadi apa yang dia perbuat dan hasilkan, dan hanya sebatas senang atas pencapaiannya. Sementara cinta sudah terobsesi dengan tokoh tersebut. Sayang terbayang malam terkenang, namanya slalu jadi sebutan, selalu ingin bertemu dan merindukan. Sementara kalau sebatas kagum, maka rasa terobsesi tersebut tidak akan dirasakan. 

Wallahu a'lam

0️⃣3️⃣ Han ~ Gresik
Assalamualaikum...

Bu, bagaimana kalau mengidolakan orang tua sendiri yang akhirnya menjadi patokan untuk calon pasangan kita itu bagaimana bu?

🔷Jawab:
Waalaikummussalam warahmatullah wabarakatuh

Sebaik-baik contoh teladan adalah Rasulullah ﷺ, maka idolakanlah beliau, contohlah cara hidup beliau, bagaimana beliau memperlakukan istri, anak, menantu dan cucunya, bagaimana beliau memperlakukan orang lain, bagaimana beliau memperlakukan makhluk hidup. Sebaik-baik contoh adalah Rasulullah ﷺ. 

Wallahu a'lam

0️⃣4️⃣ Han ~ Gresik
Assalamu'alaikum...

Bu, fenomena sekarang tuch banyak remajaa kawula muda bahkan mak emak juga lagi pada terhipnotis dengan drakor ataupun kpop. Bahkan sampai ada yang stres kalau misal tidak bisa ketemu atau memiliki koleksinya. Dan itu kebanyakan anak-anak perempuan yang berhijab sampai histeris. 

Mengapa bu bisa seperti itu? Dan bagaimana bisa menyadarkannya atau menjauhinya tidak mengidolakan?

🔷Jawab:
Waalaikummussalam warahmatullah wabarakatuh

Nah hal seperti itulah yang dilarang dalam Islam. 

Hingga tokoh tersebut telah menguasai hatinya. 

Kembali kepada ajaran agama, itulah yang bisa menyadarkan mereka. Orang jatuh cinta biasanya bebal, di nasihati juga tidak bakal dengar, bahkan tergolong nekad. 

Kalau psikolog biasanya ada teraphynya. 

Wallahu a'lam

0️⃣5️⃣ Aisya- riyadh 
Assalamualikum warahmatullahi wabarakatuh. 

Dzah, batasan orang disebut mengidolakan atau bucin itu seperti apa?

Karena banyak itu orang-orang yang nyebut bucin akut dan seterusnya, padahal mereka yang berbau per Korea an, per Jepang an dan per Turki an. Kebarat-baratan, ketimur-timuran dan seterusnya padahal kita hanya belajar sisi kebudayaan negaraain saja tidak mengidolakan.

Contoh saya lagi demam drama turkey, story saya all about drama turkey, temen-teman pada bilang bucin turkiye nih padahal hanya ingin mengenal culture mereka saja.

Itu bagaimana ya ustadzah?

🔷Jawab:
Waalaikummussalam warahmatullah wabarakatuh

Kadang begitulah orang memandang, cukuplah kita menjaga hati dari yang namanya bucin kepada hal-hal keduniawian, tapi jadilah bucinnya Alloh ﷻ, biar disebut mabok agama juga tidak apa-apa. 

Jadikan apa yang kita temukan di dunia ini menjadi jalan mengenal Alloh ﷻ dan mencintai-Nya. Karena tidak ada satupun di dunia ini yang terlepas dari kuasa-Nya. 

Wallahu a'lam

🌸Masyaallah tabarakllah 
Lalu  batasnya di mana ustadzah 
Ngefans?
Mengidolakan?
Dan bucin?

🔷Ngefans itu suka atas karyanya. Mengidolakan itu sudah masuk pada ingin menjadi seperti dia, terobsesi untuk seperti dia. Bucin sudah lupa diri dan lupa harga diri.

Wallahu a'lam

•┈•◎❀★❀◎•★•◎❀★❀◎•┈•
❀CLoSSiNG STaTeMeNT❀
•┈•◎❀★❀◎•★•◎❀★❀◎•┈•

Sahabat-sahabatku...

Jadikanlah idolamu dan tambatan cintamu adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, Abu Bakr, Umar, Utsman, para sahabat lainnya, dan orang sholeh bukan para artis, pemain bola dan pelaku maksiat lainnya.

Realisasikan cintamu dengan mengikuti jejak mereka (orang-orang sholeh) dalam setiap perkataan dan perbuatan. 

Semoga Allah Ta’ala mengumpulkan kita bersama para Nabi, shidiqin, syuhada dan orang-orang sholeh.

Wallahu a'lam

HIDUP BERKUALITAS DENGAN MENCEGAH DAN MENGENDALIKAN PENYAKIT GINJAL

 


OLeH: dr. Nurul Chairani

•┈•◎❀★❀◎•┈•
❀ M a T e R i ❀
•┈•◎❀★❀◎•┈•

💎BERKUALITAS DENGAN MENCEGAH DAN MENGENDALIKAN PENYAKIT GINJAL

Penyakit Ginjal adalah kelainan yang mengenai organ Ginjal yang timbul akibat berbagai faktor. Biasanya timbul secara perlahan dan sifatnya menahun.
 
Pada awalnya tidak ditemukan gejala yang khas sehingga penyakit ini sering terlambat diketahui. Jadi penyakit Ginjal kronis merupakan penyakit yang biasanya mengenai organ Ginjal dan biasanya berlangsung secara perlahan-lahan. Sehingga seringkali penderitanya tidak menyadari, terlebih jika mereka tidak rutin memeriksa kesehatannya.

◾Apa Penyebab Penyakit Ginjal?

1. Diabetes (Tipe 2).
2. Hipertensi.
3. Konsumsi Obat Pereda Nyeri.
4.Narkoba, Psikotropika, dan Zat Adiktif.
5. Radang Ginjal.

◾Faktor Risiko yang Tidak Dapat Diubah

1. Riwayat Keluarga Penyakit Ginjal.
2. Kelahiran Prematur.
3. Trauma di daerah Abdomen.
4. Jenis Penyakit tertentu (Lupus, AIDS, Hepatitis C, dan lain-lain).

◾Beberapa penyakit tidak menular yang berlangsung lama bisa menyebabkan gagal ginjal ini seperti:

1. Diabetes Mellitus Tipe 2, dimana kadar gula dalam darahnya tidak terkontrol.
2. Hipertensi ( tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol).
3. Penggunaan obat-obatan atau jamu-jamuan.
4. Penyakit radang Ginjal sebelumnya.

◾Tanda dan Gejala Penyakit Ginjal Kronis

✓ Tekanan Darah Tinggi.
✓ Perubahan frekuensi dan jumlah buang air kecil dalam sehari.
✓ Adanya darah dalam urin.
✓ Lemah serta sulit tidur.
✓ Kehilangan nafsu makan.
✓ Sakit kepala.
✓ Tidak dapat berkonsentrasi.
✓ Gatal.
✓ Sesak mual dan Muntah.
✓ Bengkak, terutama pada kaki dan pergelangan kaki serta pada kelopak mata waktu pagi hari.

Terkait dengan penyebab-penyebab gangguan ginjal kronis, maka ada hal-hal yang bisa kita lakukan untuk mencegahnya sebagai berikut:

◾Cegah Penyakit Ginjal Kronis (PGK) dengan:

✓ Rajin beraktivitas fisik dan berolahraga agar badan tetap bugar.
✓ Menjaga kadar gula tetap normal.
✓ Menjaga tekanan darah tetap normal.
✓ Menjaga berat badan ideal.
✓ Minum air putih 8 gelas per hari.
✓ Tidak merokok.
✓ Periksa fungsi ginjal secara berkala.
✓ Tidak konsumsi obat anti nyeri dalam jangka panjang tanpa anjuran dokter.

Sayangi ginjal anda dengan pola hidup sehat mulai dari sekarang.

★ Ginjal Dapat dicegah dengan CERDIK:

Jadi pastikan lakukan CERDIK

✓ Cek kesehatan secara berkala untuk memastikan kadar gula darah dan tekanan darah terkontrol.
✓ Enyah kan Asap Rokok.
✓ Rajin Aktivitas Fisik (minimal 30 menit setiap hari aktivitas yang memacu kardio).
✓ Diet Sehat Kalori Seimbang (untuk menghilangkan factor risiko obesitas).
✓ Istirahat Cukup.
✓ Kelola Stres dengan baik.

Wallahu a'lam

•┈••◎◎❀★❀◎◎••┈•
❀ TaNYa JaWaB ❀
•┈••◎◎❀★❀◎◎••┈•

0️⃣1️⃣ Mala Hasan ~ Lampung
1. Dok, apakah semua umur dapat terkena penyakit ini?

2. Apakah jika orang tua punya penyakit ini akan menurun pada anaknya?

3. Umur saya 45 tahun, bagian mata kaki kiri selalu bengkak. Apakah ada indikasi ginjal saya bermasalah?

4. Jika berdiri lama saya merasakan nyeri dan panas bagian pinggang sebelah kiri.
Apakah ada hubungan dengan ginjal?

Jazaakillahu khoir dok.

🍓Jawab:
1. Jika yang dimaksud adalah penyakit ginjal kronis, berdasarkan penjelasan saya sebelumnya maka tidak semua umur bisa terkena. Karena penyakit ini timbul salah satu sebabnya adalah kondisi tekanan darah dan gula darah yang tinggi dan lama tidak terkontrol. Jadi biasanya timbul pada usia dewasa.

Ada jenis penyakit ginjal lain yang bisa timbul pada usia muda ataupun anak-anak, seperti radang ginjal atau sindroma nefrotik yang merupakan penyakit karena autoimun.

2. Belum tentu, tergantung dari pola hidup yang dijalankan oleh masing-masing orang.

3. Mata kiri bengkak bisa disebabkan oleh berbagai macam hal. Sebaiknya diperiksa lebih lanjut supaya lebih jelas penyebabnya apa.

4. Bisa juga karena gangguan persarafan di lokasi tersebut. Belum tentu karena ginjalnya yang bermasalah.

Wallahu a'lam

0️⃣2️⃣ May ~ Jakarta
Dok, dari sekian gejala, kalau saya seringnya pipis, tapi memang minumnya juga banyak, 2-2,5 liter. Alhamdulillah tensi dan gula darah terkontrol normal, kolesterol saja yang kadang lumayan.

1. Untuk membedakan kencing normal karena minum dengan ada gejala ginjal, bagaimana Dok?

2. Untuk gatal, untuk membedakan gatal alergi dingin atau makanan dengan penyakit ginjal, bagaimana Dok?

3. Mertua setiap bangun tidur, kelopak mata bawah suka bengkak, tapi tidak sakit katanya. Mertua memang rutin minum obat jantung. Alhamdulillah tensinya terkontrol normal. Apakah gejala Dok?

🍓Jawab:
1. Jika ada gangguan pada ginjal maka gejala yang timbul pada BAK (buang air kecil) nya bisa berupa : nyeri saat BAK, atau frekuensinya yang jarang, jumlah urine yang sedikit, atau urine berwarna kemerahan (karena bercampur darah). Kalau banyak minum banyak BAK itu normal ya, kenali urine normal kita yang warnanya kuning bening. 

2. Pada gangguan ginjal gejala gatal ini biasanya timbul sudah di akhir-akhir. Artinya sudah ada gejala-gejala lainnya terlebih dahulu, terutama gangguan pada BAK seperti yang saya sebutkan di poin 1. Gatal biasanya cenderung menetap hingga kulit tampak kusam dan kehitaman.

3. Pada gangguan ginjal kronis edema atau pembengkakan yang timbul cenderung seluruh tubuh atau biasa disebut edema anasarka. Pada penderita gagal jantung itu sendiri bisa juga timbul efek bengkak. Sebaiknya pada penderita Diabetes, Hipertensi ataupun Jantung yang rutin mengkonsumsi obat-obatan, fungsi ginjalnya diperiksa setiap 6 bulan sekali.

Wallahu a'lam

•┈•◎❀★❀◎•★•◎❀★❀◎•┈•
❀CLoSSiNG STaTeMeNT❀
•┈•◎❀★❀◎•★•◎❀★❀◎•┈•

Tetap semangat jaga pola hidup sehat ya, hilangkan mindset kalau orang tua kita memiliki penyakit tertentu misalnya Diabetes atau Hipertensi ataupun Jantung dan Gagal Ginjal maka kita juga pasti akan terkena penyakit tersebut. 

Justru karena mungkin orang tua kita menderita penyakit tersebut, kita harus lebih aware (sadar) menjaga pola hidup sehat agar tidak menderita penyakit yang sama. 

Jangan lupa untuk selalu rutin cek kesehatannya secara berkala.

Wallahu a'lam

6 WAKTU DOA MUSTAJAB



OLeH: Ustadz M. Lukmanul Hakim

•┈•◎❀★❀◎•┈•
❀ M a T e R i ❀
•┈•◎❀★❀◎•┈•

🌀6 WAKTU DO’A MUSTAJAB

Ada 6 waktu terkabulnya do’a (mustajab) yang bisa kita amalkan. Jika mendapati 6 kesempatan ini, jangan sampai disia-siakan untuk berdo’a.

◼️Pertama: Waktu sahur, waktu menjelang shubuh karena ketika itu Alloh ﷻ turun ke langit dunia untuk mengabulkan do’a.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ يَقُولُ مَنْ يَدْعُونِى فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِى فَأُعْطِيَهُ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِى فَأَغْفِرَ لَهُ

“Rabb kita tabaraka wa ta’ala turun ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lantas Alloh ﷻ berfirman, “Siapa saja yang berdo’a kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka Aku beri. Siapa yang meminta ampunan kepada-Ku, maka akan Aku ampuni.” (HR. Bukhari, no. 1145 dan Muslim, no. 758).

Ibnu Hajar menjelaskan hadits di atas dengan berkata, “Do’a dan istighfar di waktu sahur mudah dikabulkan.” (Fath Al-Bari, 3: 32).

Imam Nawawi berkata, “Pada waktu itu adalah waktu tersebarnya rahmat, banyak permintaan yang diberi dan dikabulkan, dan juga nikmat semakin sempurna kala itu.” (Syarh Shahih Muslim, 6: 36).

◼️Kedua: Waktu di hari Jum’at, bisa jadi saat duduk imam di antara dua khutbah, bisa jadi pula ba’da Ashar sampai tenggelam matahari.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan tentang hari Jum’at, lantas beliau bersabda,

« فِيهِ سَاعَةٌ لاَ يُوَافِقُهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ ، وَهْوَ قَائِمٌ يُصَلِّى ، يَسْأَلُ اللَّهَ تَعَالَى شَيْئًا إِلاَّ أَعْطَاهُ إِيَّاهُ » . وَأَشَارَ بِيَدِهِ يُقَلِّلُهَا

“Di hari Jum’at terdapat suatu waktu yang tidaklah seorang hamba muslim yang ia berdiri melaksanakan shalat lantas ia memanjatkan suatu do’a pada Alloh ﷻ bertepatan dengan waktu tersebut melainkan Alloh ﷻ akan memberi apa yang ia minta.” Dan beliau berisyarat dengan tangannya akan sebentarnya waktu tersebut." (HR. Bukhari, no. 935; Muslim, no. 852)

Ibnu Hajar rahimahullah mengatakan,

أَنَّ كُلّ رِوَايَة جَاءَ فِيهَا تَعْيِين وَقْت السَّاعَة الْمَذْكُورَة مَرْفُوعًا وَهْم ، وَاَللَّه أَعْلَم .

“Setiap riwayat yang menyebutkan penentuan waktu mustajab di hari Jum’at secara marfu’ (sampai Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam) memiliki wahm (kekeliruan). Wallahu a’lam.” (Fath Al-Bari, 11: 199)

Intinya ada beda pendapat hingga 40 pendapat dalam masalah ini mengenai penentuan kapankah waktu terkabulnya do’a di hari Jum’at. Namun pendapat yang paling dekat dengan dalil ada dua pendapat:

1) Antara duduknya imam di mimbar hingga selesai shalat.

Dari Abu Burdah bin Abi Musa Al Asy’ari radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “ ’Abdullah bin ‘Umar bertanya padaku, ‘Apakah engkau pernah mendengar ayahmu menyebut suatu hadits dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengenai waktu mustajabnya do’a di hari Jum’at?” Abu Burdah menjawab, “Iya betul, aku pernah mendengar dari ayahku (Abu Musa), ia berkata bahwa Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

هِىَ مَا بَيْنَ أَنْ يَجْلِسَ الإِمَامُ إِلَى أَنْ تُقْضَى الصَّلاَةُ

“Waktu tersebut adalah antara imam duduk ketika khutbah hingga imam menunaikan shalat Jum’at.” (HR. Muslim, no. 853)

2) Ba’da ‘Ashar sampai tenggelamnya matahari.

Dari Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhu, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,

يَوْمُ الْجُمُعَةِ ثِنْتَا عَشْرَةَ يُرِيدُ سَاعَةً لاَ يُوجَدُ مُسْلِمٌ يَسْأَلُ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ شَيْئًا إِلاَّ آتَاهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ فَالْتَمِسُوهَا آخِرَ سَاعَةٍ بَعْدَ الْعَصْرِ

“(Waktu siang) di hari Jum’at ada 12 (jam). Jika seorang muslim memohon pada Allah ‘azza wa jalla sesuatu (di suatu waktu di hari Jum’at) pasti Allah ‘azza wa jalla akan mengabulkannya. Carilah waktu tersebut yaitu di waktu-waktu akhir setelah ‘Ashar.” (HR. Abu Daud, no. 1048; An-Nasa’i, no. 1390. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih)

◼️Ketiga: Bulan Ramadhan yang penuh berkah.
Allah Ta’ala berfirman,

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo’a apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS. Al-Baqarah: 186)

Ibnu Katsir rahimahullah menerangkan bahwa masalah ini disebutkan disela-sela penyebutan hukum puasa. Ini menunjukkan mengenai anjuran memperbanyak do’a ketika bulan itu sempurna, bahkan diperintahkan memperbanyak do’a tersebut di setiap kali berbuka puasa. (Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim, 2: 66).

Perihal Ramadhan adalah bulan do’a dikuatkan lagi dengan hadits dari Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ لِلّهِ فِى كُلِّ يَوْمٍ عِتْقَاءَ مِنَ النَّارِ فِى شَهْرِ رَمَضَانَ ,وَإِنَّ لِكُلِّ مُسْلِمٍ دَعْوَةً يَدْعُوْ بِهَا فَيَسْتَجِيْبُ لَهُ

“Sesungguhnya Alloh ﷻ membebaskan beberapa orang dari api neraka pada setiap hari di bulan Ramadhan, dan setiap muslim apabila dia memanjatkan do’a, akan dikabulkan.” (HR. Al-Bazaar. Al-Haitsami dalam Majma’ Az-Zawaid, 10: 14 mengatakan bahwa perowinya tsiqoh -terpercaya-. Lihat Jami’ Al-Ahadits, 9: 224)

Dalil lain lagi menunjukkan bahwa do’a orang yang berpuasa sampai ia berbuka puasa adalah do’a yang mustajab.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ثَلاَثَةٌ لاَ تُرَدُّ دَعْوَتُهُمُ الصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ وَالإِمَامُ الْعَادِلُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ

“Tiga orang yang do’anya tidak tertolak: orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan do’a orang yang dizalimi.” (HR. Ahmad, 2: 305. Syaikh Syu’aib Al-Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shahih dengan berbagai jalan dan penguatnya).

Juga dalam hadits lain dibicarakan bahwa yang terkabul lagi adalah do’a saat berbuka puasa,

ثَلاَثَةٌ لاَ تُرَدُّ دَعْوَتُهُمُ الإِمَامُ الْعَادِلُ وَالصَّائِمُ حِينَ يُفْطِرُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ

“Ada tiga orang yang do’anya tidak ditolak : (1) Pemimpin yang adil, (2) Orang yang berpuasa ketika dia berbuka, (3) Do’a orang yang terzalimi.” (HR. Tirmidzi no. 2526, 3598 dan Ibnu Majah no. 1752. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini hasan).

Dalam Tuhfah Al-Ahwadzi, 7: 278 disebutkan bahwa kenapa do’a mudah dikabulkan ketika berbuka puasa yaitu karena saat itu, orang yang berpuasa telah menyelesaikan ibadahnya dalam keadaan tunduk dan merendahkan diri.

◼️Keempat: Pada hari Arafah (9 Dzulhijjah), karena sebaik-baik do’a adalah do’a pada hari Arafah.

Dari ‘Amr bin Syu’aib dari ayahnya dari kakeknya, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

خَيْرُ الدُّعَاءِ دُعَاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ

“Sebaik-baik do’a adalah do’a pada hari Arafah.” (HR. Tirmidzi no. 3585. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan). Maksudnya, inilah doa yang paling cepat dipenuhi atau terkabulkan. (Lihat Tuhfatul Ahwadzi, 10: 33).

Apakah keutamaan do’a ini hanya khusus bagi yang wukuf di Arafah? Apakah berlaku juga keutamaan ini bagi orang yang tidak menunaikan ibadah haji?

Yang tepat, mustajabnya do’a tersebut adalah umum, baik bagi yang berhaji maupun yang tidak berhaji karena keutamaan yang ada adalah keutamaan pada hari. Sedangkan yang berada di Arafah (yang sedang wukuf pada tanggal 9 Dzulhijjah), ia berarti menggabungkan antara keutamaan waktu dan tempat. (Demikian kata Syaikh Sholih Al Munajjid dalam fatawanya no. 70282.)

Para salaf dahulu saling memperingatkan pada hari Arafah untuk sibuk dengan ibadah dan memperbanyak do’a serta tidak banyak bergaul dengan manusia. ‘Atho’ bin Abi Robbah mengatakan pada ‘Umar bin Al Warod, “Jika engkau mampu mengasingkan diri di siang hari Arafah, maka lakukanlah.” (Ahwal As-Salaf fi Al- Hajj, hal. 44)

◼️Kelima: Do’a antara adzan dan iqamah.

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ الدُّعَاءَ لاَ يُرَدُّ بَيْنَ الأَذَانِ وَالإِقَامَةِ فَادْعُوا

“Sesungguhnya do’a yang tidak tertolak adalah do’a antara adzan dan iqomah, maka berdo’alah (kala itu).” (HR. Ahmad, 3: 155. Syaikh Syu’aib Al-Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih)

Selengkapnya baca di sini: 
★https://rumaysho.com/1687-doa-antara-adzan-iqamah.html

◼️Keenam: Do’a selesai shalat lima waktu, bisa jadi setelah salam (ba’da dzikir), bisa jadi di akhir tahiyat sebelum salam.
Allah Ta’ala berfirman,

فَإِذَا فَرَغْتَ فَانْصَبْ (7) وَإِلَى رَبِّكَ فَارْغَبْ (8)

“Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain dan hanya kepada Rabbmulah hendaknya kamu berharap.” (QS. Alam Nasyrah: 1-8)

‘Ali bin Abi Thalhah berkata, dari Ibnu ‘Abbas, ia berkata,

{ فَإِذَا فَرَغْتَ فَانْصَبْ } يعني: فِي الدُّعَاءِ

“Jika engkau telah selesai (dari shalat atau ibadah), maka berdo’alah.” Ini jadi dalil sebagian ulama dibolehkan berdoa setelah shalat fardhu. (Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim, 7: 599)

Dalil yang menunjukkan boleh berdo’a di akhir shalat setelah salam adalah hadits berikut,

جاء رجلٌ إلى النَّبيِّ – صلى الله عليه وسلم – ، فقال : أيُّ الصلاة أفضل ؟ قال : (( جوفُ الليل الأوسط )) ، قال : أيُّ الدُّعاء أسمع ؟ قال: (( دُبر المكتوبات ))

“Ada seseorang yang pernah mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu bertanya, “Shalat apa yang paling afdhal?” “Shalat di tengah malam”, jawab Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lalu ditanya kembali, “Doa apa yang paling didengar?” “Doa di dubur shalat wajib (yaitu di akhir shalat wajib).” (HR. Ibnu Abi Ad-Dunya, Jami’ ‘Ulum wa Al-Hikam, 1: 143-144)

Doa berikut dibaca oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam di dubur shalat,

اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ ، وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أُرَدَّ إِلَى أَرْذَلِ الْعُمُرِ ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الدُّنْيَا ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ

“Allahumma inni a’udzu bika minal jubni, wa a’udzu bika an arudda ila ardzalil ‘umuri, wa a’udzu bika min fitnatit dunyaa wa a’udzu bika min ‘adzabil qabri [artinya: Ya Alloh ﷻ, aku meminta perlindungan pada-Mu dari sikap pengecut di medan perang, dari jeleknya keadaan di masa tua, dari godaan dunia yang menggiurkan dan dari siksa kubur].” (HR. Bukhari, no. 2822)

Makna dubur shalat di sini ada beda pendapat di kalangan para ulama. Ada yang mengartikan di akhir shalat sebelum salam. Dan ada pula yang mengartikan setelah shalat.

Dalam hadits berikut disebutkan bahwa dianjurkan berdo’a setelah tasyahud sebelum salam. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا تَشَهَّدَ أَحَدُكُمْ فَلْيَتَعَوَّذْ بِاللَّهِ مِنْ أَرْبَعٍ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَعَذَابِ الْقَبْرِ وَفِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ شَرِّ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ ثُمَّ يَدْعُو لِنَفْسِهِ بِمَا بَدَا لَهُ

“Jika salah seorang di antara kalian bertasyahud, maka mintalah perlindungan pada Alloh ﷻ dari empat perkara yaitu dari siksa Jahannam, dari siksa kubur, dari fitnah hidup dan mati dan dari kejelekan Al Masih Ad Dajjal, kemudian hendaklah ia berdoa untuk dirinya sendiri dengan doa apa saja yang ia inginkan.” (HR. An-Nasa’i no. 1310. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Dengan catatan untuk do’a akhir shalat sebelum salam (karena masih di dalam shalat), hendaklah dengan bahasa Arab atau yang lebih baik adalah dengan doa yang berasal dari Al-Qur’an dan hadits. Doa yang berasal dari Al-Qur’an dan hadits begitu banyak yang bisa diamalkan.

Alasan berdoanya dengan bahasa Arab dikatakan oleh salah seorang ulama Syafi’iyah, Muhammad bin Al Khotib Asy-Syarbini rahimahullah,

فَإِنَّ الْخِلَافَ الْمَذْكُورَ مَحَلُّهُ فِي الْمَأْثُورِ .أَمَّا غَيْرُ الْمَأْثُورِ بِأَنْ اخْتَرَعَ دُعَاءً أَوْ ذِكْرًا بِالْعَجَمِيَّةِ فِي الصَّلَاةِ فَلَا يَجُوزُ كَمَا نَقَلَهُ الرَّافِعِيُّ عَنْ الْإِمَامِ تَصْرِيحًا فِي الْأُولَى ، وَاقْتَصَرَ عَلَيْهَا فِي الرَّوْضَةِ وَإِشْعَارًا فِي الثَّانِيَةِ ، وَتَبْطُلُ بِهِ صَلَاتُهُ .

“Perbedaan pendapat yang terjadi adalah pada doa ma’tsur. Adapun doa yang tidak ma’tsur (tidak berasal dalil dari Al Quran dan As Sunnah), maka tidak boleh doa atau dzikir tersebut dibuat-buat dengan selain bahasa Arab lalu dibaca di dalam shalat. Seperti itu tidak dibolehkan sebagaimana dinukilkan oleh Ar Rofi’i dari Imam Syafi’i sebagai penegasan dari yang pertama. Sedangkan dalam kitab Ar Roudhoh diringkas untuk yang kedua. Juga membaca doa seperti itu dengan selain bahasa Arab mengakibatkan shalatnya batal.” (Mughni Al-Muhtaj, 1: 273)

Semoga bermanfaat.

Wallahu a'lam

•┈••◎◎❀★❀◎◎••┈•
❀ TaNYa JaWaB ❀
•┈••◎◎❀★❀◎◎••┈•

0⃣1⃣ Han ~ Gresik
Assalamu'alaikum,

Ustadz, apakah orang yang pendosa, berzina dan juga tidak pernah sholat apakah doanya akan di dengar, diterima dan dikabulkan oleh Alloh ﷻ?

🌀Jawab:
Waalaikummussalam warahmatullah wabarakatuh

Seorang pendosa, tentunya masih aktif berbuat maksiat dan terus melakukan dosa baik yang kecil maupun yang besar, biasanya malah bersekutu dengan jin atau syaithon. Maka doanya akan terhijab (terhalang), tetapi rezeki tetap Alloh ﷻ turunkan kepada siapapun tanpa pandang makhluk-Nya beribadah atau tidak. Tetapi bentuk rezeki nya berbeda, orang beriman mendapatkan rezeki yang baik dan halal (halalan thoyyiban). 

Sementara doa orang yang dekat dengan Alloh ﷻ tidak akan terhijab, asal memohon dengan kesungguhan, maka Alloh ﷻ akan kabulkan sesuai kebutuhan hamba-Nya, bukan keinginan.

Wallahu a'lam

0⃣2⃣ Yanti ~ Rembang
Assalamu'alaikum...

Ustadz, apakah dengan bertaubat, dosa-dosa kita bisa dihapus dari buku catatan amal buruk kita?

Matur nuwun tadz.

🌀Jawab:
Waalaikummussalam warahmatullah wabarakatuh

Dengan taubatan nashuha, semua dosa yang berkaitan dengan Hablumminallah  akan dihapus seperti bayi lagi, untuk hablum minannas, harus meminta maaf terlebih dahulu kepada yang bersangkutan, kecuali sudah tidak mungkin ketemu lagi, baik orang tersebut maupun keluarganya, maka urusannya jadi dengan Alloh ﷻ.

Wallahu a'lam

•┈•◎❀★❀◎•★•◎❀★❀◎•┈•
❀CLoSSiNG STaTeMeNT❀
•┈•◎❀★❀◎•★•◎❀★❀◎•┈•

Alhamdulillah kajian online kali ini telah selesai, mudah-mudahan bermanfaat bagi yang hadir live maupun yang baca kemudian. 

Billahi taufiq wal hidayah.

Wassalamu'alaikum  warahmatullah wabarakatuh


KEBAHAGIAN DUNIA DAN AKHIRAT

 


OLeH: Ustadzah Nurul Jannah

•┈•◎❀★❀◎•┈•
❀ M a T e R i ❀
•┈•◎❀★❀◎•┈•

🌸KEBAHAGIAAN DUNIA DAN AKHIRAT

Alhamdulillah
Syukur tidak terhingga kepada Alloh ﷻ atas segala nikmat dan karunia-Nya yang diberikan-Nya kepada kita sampai kita masih diberi kesehatan dan kesempatan untuk belajar terus.

Shalawat beriring salam kita kirimkan kepada Baginda Rasulullah ﷺ (Allahumma Shalli wa Saliim 'Alaik), yang menjadi tauladan kita dalam beraktivitas di dunia demi menggapai kebahagiaan dunia dan akhirat. Semoga syafaat beliau sampai ke kita. Aamiin 

Rabbisyrahli shadrii wa yassirlii amrii wahlul 'uqdatan min lisani yafqahu qauli

Allahumma Shalli 'ala Muhammad wa 'ala Aliii Muhammad

Baik, teman-teman materi kita malam ini tentang KEBAHAGIAAN DUNIA DAN AKHIRAT.

Akhawati Fillah...
Diantara kita saya yakin selalu membaca do'a

 " ربنآ أتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة و قنا
 عذاب النار " 

Doa diatas terdapat dalam surah Al-Baqarah ayat 201, yang artinya "Maka diantara manusia ada orang yang berdo'a, "Ya Tuhan Kami, berilah kami kebaikan di dunia dan di akhirat dan lindungilah kami dari azab neraka."

Menurut tafsir al-munir, turunnya ayat ini sambungan dari ayat 198 - 200, dalam tafsirnya disebutkan Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dari Ibnu Abbas, katanya: 

Dulu ada sebagian orang Arab yang datang ke tempat wukuf dan berdoa: "Ya Alloh ﷻ, jadikanlah tahun ini banyak turun hujan sehingga tanah menjadi subur dan penuh kemakmuran." Mereka sama sekali tidak menyebut akhirat. Maka Alloh ﷻ menurunkan firman-Nya mengenai mereka: "Maka diantara manusia ada orang yang berdoa: "Ya Tuhan Kami, berilah kami kebaikan di dunia dan tiadalah baginya bagian yang menyenangkan di akhirat." 

Di samping itu ada sebagian orang beriman yang datang ke sana dan berdoa: "Berilah kami kebaikan di dunia dan akhirat dan periharalah kami dari siksa neraka" sampai firman-Nya, "dan Alloh ﷻ sangat cepat perhitungan-Nya."

Akhawati Fillah..

Ayat ini turun disambung dari ayat sebelum nya yaitu tentang para pedagang pasar saat itu merasa berdosa jika berdagang saat musim haji, maka Alloh ﷻ berfirman, "Tidak ada dosa bagi mencari rezeki,"  jadi, dalam ayat tersebut menjelaskan boleh berdagang saat musim haji dengan syarat bukan menjadikan itu niat utamanya melainkan meniatkan ibadah terhadapnya. selain itu, bolehnya berdagang dalam haji disyaratkan pekerjaan itu tidak mengakibatkan terjadinya kekurangan dalam Ibadah serta tidak menyibukkan orang tersebut dalam amalan haji. Dan juga ayat selanjutnya mengkisahkan terdapat kaum quraisy yang selalu membanggakan kebaikan nenek moyangnya terdahulu dan merasa tinggi derajatnya, maka Alloh ﷻ memerintahkan untuk setiap orang harus memperbanyak dzikir kepada Alloh ﷻ daripada berkata-kata sombong saat itu. 

Selanjutnya pada saat itu, Alloh ﷻ menyebutkan keadaan orang yang berzikir dalam memanjatkan doanya, Dia berfirman: "Manusia dalam haji ada dua jenis: orang yang doanya hanya terbatas pada hal dunia saja." Ia ingin mendapat dunia lebih banyak dan tidak menyinggung akhirat, seakan-akan akhirat tidak penting baginya. Jenis kedua adalah yang memohon diberi kebaikan dunia dan akhirat.

Akhawati Fillah...
Permohonan kebahagiaan dunia dan akhirat itu tergantung pada amal baik yang bermanfaat. Untuk mendapatkan dunia diperlukan usaha, kerja keras, pergaulan yang baik, dan tingkah laku yang terpuji sementara akhirat hanya dapat diraih dengan Iman yang benar dan amal saleh. 
Manusia yang meminta kebaikan dunia dan akhirat akan menjauhi segala maksiat dan faktor yang akan menyebabkannya terkena adzab di neraka.

Apabila seorang mukmin sudah menunaikan kewajiban yang dibebankan Alloh ﷻ dan menjauhi maksiat dan kemungkaran, serta ia memohon diberi kebahagiaan dunia dan akhirat, maka pasti Alloh ﷻ akan mewujudkan baginya kesuksesan di kedua alam itu.

Kebaikan di dunia meliputi kesehatan, keamanan, kecukupan, anak yang shaleh, dan pasangan yang shaleh atau shalehah, 
Kebaikan akhirat adalah mendapat pahala dan selamat dari siksa.

Akhawati Fillah...
Niatkan segala aktivitas dengan ikhlas kita karena Allah ta'ala.
Mohonlah ampunan-Nya.
Raihlah Ridha dan Berkah-Nya.
Insyaallah kebahagiaan dunia dan akhirat akan mengikuti kita.

Semoga kita semua berada dalam limpahan karunia Alloh ﷻ. Aamiin.

Wallahu a'lam

•┈••◎◎❀★❀◎◎••┈•
❀ TaNYa JaWaB ❀
•┈••◎◎❀★❀◎◎••┈•

0️⃣1️⃣ iiN ~ Boyolali
Ustadzah, sebagaimana tugas manusia hanya diminta untuk berdo'a selalu, dan untuk berkhusnudzon kepada Alloh ﷻ. Bagaimana ustadzah, untuk selalu menenangkan hati bila "semua doa dikabulkan pada waktunya", ada dikala iman turun kita merasa "kapan nih dikabulinnya?" Dan merasa rendah dihadapan orang lain.

🔷Jawab:
Iman itu kan artinya percaya yaa.

Percaya disini bukan hanya dalam mulut saja. Saya percaya kepada Alloh ﷻ
Nah, ini salah ya... 

Percaya disini adalah keyakinan. Yakin kalau memang Alloh ﷻ itu Tuhan yang Maha Esa. Yakin kalau memang Alloh ﷻ itu Tuhan Yang Berkuasa di dunia dan akhirat.

Heem... 
Mahasiswa saya pernah bertanya, bagaimana yaa bu kita bisa yakin kepada Alloh ﷻ sedangkan kita tidak pernah melihat-Nya. 

Nah, ada ini tipe orang yang tidak bisa percaya dengan hal-hal yang tidak tampak di mata.

Padahal ada angin yang tidak nampak di mata kita tapi kita yakin ada angin kan?

Terkadang saya suka heran dengan orang yang tidak percaya dengan hal yang tidak nampak. 

Jadi, untuk itu, kita perlu cek dan ricek dulu keimanan kita. Apa benar kita beriman atau kita hanya berkata "saya beriman?"

Jadi, cobalah renungkan semua kekuasaan Alloh ﷻ yang telah Alloh ﷻ berikan ke kita. Dari hal yang paling urgent yaitu nafas (oksigen). Kita renungkan, betapa banyak sekarang orang yang membutuhkan oksigen di rumah sakit untuk bertahan hidup. Laah, kita yang diberikan oksigen kok malah ngeyel tidak yakin sama Tuhan.
Jadi, coba renungkan, apa yang sudah kita lakukan sampai kita menuntut Alloh ﷻ untuk segera mengabulkan doa kita?

Jadi, sebagai seorang hamba kita yakini saja kalau Alloh ﷻ Maha Mendengar dan Mengabulkan doa. Sudah janji Alloh ﷻ di dalam Al-Qur'an, jika hamba-Ku bertanya kepadamu tentang-Ku, katakanlah bahwa Aku dekat, dan berdoalah kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan.

Alloh ﷻ tidak akan pernah ingkar janji. Tapi, Alloh ﷻ tidak menjanjikan doanya akan dikabulkan dalam waktu dekat kan? 

Wallahu a'lam

0️⃣2️⃣ Han ~ Gresik
Assalamu'alaikum,

Dzah, bagaimana dengan orang yang rajin sholat tapi masih ada kesyirikan dengan datang ke dukun dan mempercayai ramalan juga?

🔷Jawab:
 Waalaikummussalam warahmatullah wabarakatuh

Shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan kemungkaran. 

Jika ada yang shalat tapi masih melakukan perbuatan keji dan kemungkaran, artinya shalat nya masih harus diperbaiki lagi.

Wallahu a'lam

0️⃣3️⃣ Han ~ Gresik
Assalamu'alaikum...

Dzah, bagaimana dengan orang yang banyak berbuat dosa apakah berhak juga untuk mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat?

🔷Jawab:
Waalaikummussalam warahmatullah wabarakatuh
والله غفور رحيم

Alloh ﷻ memberikan ampunan yang sebesar-besarnya bagi hamba-Nya yang memohon ampunan.
Jadi mohonlah ampunan Alloh ﷻ, maka dia pun berhak meminta kebahagiaan dunia dan akhirat.

Kalaulah Alloh ﷻ saja membuka kesempatan dalam memohon ampunan, rugi tidak sih, kalau tidak kita ambil kesempatan itu?

Nah, kalau bicara untung-rugi, pastinya sangat rugi ya kan?
Jadi, jangan mau dong kita merasa rugi, ambil kesempatan itu setiap detik, menit, jam dan hari kita untuk memohon ampunan Alloh ﷻ. 

🌸Iya dzah, kadang kita sebagai manusia kalau sudah sakit, sudah terpuruk begitu baru menyesal dan bertaubat. Mengapa masih saat sehat tidak menyesalinya kenapa ya dzah?

🔷Di dalam Al-Qur'an, Alloh ﷻ memang sudah menjelaskan kata manusia dengan berbagai macam bahasa. 

Terkadang Alloh ﷻ menjelaskan manusia dengan kata Bashar, terkadang dengan kata an-Nas, terkadang dengan bahasa Al-Insan dan lain sebagainya.

Jadi, macam-macam kata tersebut bukan tidak ada maknanya. Walaupun kesemuanya itu diartikan dengan manusia. Akan tetapi, Alloh ﷻ membedakannya dengan kondisi dan makna yang berbeda.

Nah, Alloh ﷻ menjelaskan manusia dengan kata Al-Insan. Al-Insan ini memiliki makna preposisi positif dan negatif. Yang artinya manusia ini mempunyai sisi baik dan buruknya.

Nah, kenapa manusia hanya mengingat Alloh ﷻ saat susah saja? Karena memang manusia memiliki sifat buruk yaitu sombong.

Jadi, sifat itulah yang harus kita hindari. Karena itu, bersyukurlah jika kita masih di tegur Alloh ﷻ dengan kesusahan agar kita mengingat-Nya. Artinya Alloh ﷻ belum meninggalkan kita. 

Tapi, alangkah lebih baiknya kita mengingat Alloh ﷻ di waktu senang maupun sedih.

Wallahu a'lam

0️⃣4️⃣ Aisya ~ Riyadh 
Assalamualikum warahmatullahi wabarakatu.

Kita sebagai umat muslim memegang teguh al Quran dan sunah ustadzah. Jika akhirat yang di kejar maka dunia pun akan ikut.

Nah pertnyaan saya ustadzah, saya umat muslim tapi saya sendiri tidak tahu bermahzab kepada siapa?
Tapi saya beribadah inshaAllah sesuai dengan syariat yang di ajarkan Rasulullah dan Al Qur'an sunah. 

Apakah bermahzab itu harus ustadzah?
Afwan sebelumnya. Mohon penjelasannya ustadzah.

🔷Jawab:
Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh.

Mazhab ini merupakan penggolongan suatu hukum. Jadi, Al-Qur'an dan Hadis merupakan sumber utama kita sebagai seorang muslim.

Akan tetapi, di dalam Al-Qur'an dan hadis ini ada beberapa ayat yang tidak di jelas kan secara rinci maksudnya. Jadi, kita memerlukan penafsirannya dan metode-metode lain dalam memahaminya.
Misalnya, di dalam Al-Qur'an di wajibkan kita untuk shalat. Tapi tidak dijelaskan shalat itu bagaimana caranya.

Nah, di hadis dijelaskan tata cara shalat sebagaimana shalatnya Rasulullah ﷺ. 

Kemudian para ulama, merangkum tata cara shalat dan hal-hal yang membatalkannya dalam Mazhab tersebut. Jadi, Mazhab bisa membantu kita dalam melaksanakan hukum. 

Sebenarnya pembahasan Mazhab ini, perlu dibahas pada materi tersendiri, agar bisa dipahami lebih dalam. Karena ini berkaitan dengan hukum. Takutnya jika salah memahami, akan salah pelaksanaannya.

Wallahu a'lam

•┈•◎❀★❀◎•★•◎❀★❀◎•┈•
❀CLoSSiNG STaTeMeNT❀
•┈•◎❀★❀◎•★•◎❀★❀◎•┈•

Bismillah...
Raih ridha Alloh ﷻ dan karunia-Nya dengan perbanyak istighfar, dzikir dan doa.

Semoga kita semua menjadi hamba-Nya yang diberikan kebahagiaan dunia dan akhirat. Aamiin.

Wallahu a'lam

BETRAYAL TRAUMA

 


OLeH: Bunda Heradini Faizah, S.Psi

•┈•◎❀★❀◎•┈•
❀ M a T e R i ❀
•┈•◎❀★❀◎•┈•

🌸BETRAYAL TRAUMA 

Secara garis besar, betrayal trauma berarti trauma pengkhiatan.

Trauma pengkhianatan:
Didefinisikan sebagai trauma yang dilakukan oleh seseorang dengan siapa korban dekat dan bergantung pada dukungan dan kelangsungan hidup.

Ketika ditimpa kejadian buruk yang tidak pernah diduga sebelumnya dan mengalami diri syok hebat, tidak jarang pengalaman itu akan membekas menjadi sebuah trauma. 

Seseorang yang mengalami trauma berusaha untuk menghindari kejadian serupa untuk kedua kalinya. Mereka cenderung dilanda ketakutan berlebihan atau menjauhkan diri dari penyebab trauma.

Pengkhianatan berdampak berbeda-beda di setiap orang. Ada yang jadi lebih pintar, ada yang lebih bijaksana, dan bahkan ada yang trauma. 

◾Macam-macam Trauma Pengkhianatan :

~ Pengkhianatan oleh orang tua.
~ Pengasuh masa kecil lainnya.
~ Pengkhianatan oleh pasangan.
~ Pengkhianatan oleh teman atau sahabat.
~ Pengkhianatan di tempat kerja.

◾Efek Dari Betrayal Trauma :

~ Emosi menjadi tidak stabil.
~ Dihantui pikiran-pikiran mengganggu secara berulang.
~ Mati rasa, namun terkadang emosi meledak-ledak di lain waktu.
~ Menyalahkan orang lain atau diri sendiri, sebagai cara mengembalikan harga diri.
~ Disorientasi dan kebingungan.

◾Gejala Betrayal Trauma :

✓ 1. Gejala Ingatan Intrusif

~ Ingatan yang tidak diinginkan, yaitu bersifat mengganggu yang datang berulang.

~ Menghidupkan peristiwa traumatis tersebut seakan-akan peristiwa tersebut terjadi lagi (kilas balik).

~ Mimpi buruk tentang peristiwa tersebut.

~ Distress emosional berat terhadap sesuatu yang mengingatkan pengidap pada peristiwa traumatis.

✓ 2. Avoidance

~ Mencoba menghindari berpikir atau berbicara tentang peristiwa traumatis.

~ Menghindari tempat, kegiatan atau orang yang mengingatkan seseorang pada kejadian traumatis.

✓ 3. Perubahan Negatif pada Cara Berpikir dan Mood

~ Pikiran negatif tentang orang lain, diri sendiri, lingkungan, bahkan dunia.
~ Putus asa tentang masa depan.
~ Masalah memori, termasuk tidak mengingat aspek penting dari peristiwa traumatis.
~ Kesulitan mempertahankan hubungan dekat.
~ Merasa terlepas dari keluarga dan teman.
~ Kurangnya minat dalam kegiatan yang pernah dinikmati.
~ Kesulitan mengalami emosi positif.
~ Merasa mati rasa secara emosional.

✓ 4. Perubahan pada Reaksi Emosional maupun Fisik

~ Menjadi mudah kaget atau ketakutan.
~ Selalu waspada terhadap bahaya.
~ Perilaku merusak diri, seperti minum terlalu banyak atau mengemudi terlalu cepat.
~ Kesulitan tidur.
~ Kesulitan berkonsentrasi.
~ Kerapuhan, ledakan kemarahan atau perilaku agresif.
~ Rasa bersalah atau malu yang luar biasa.

◾Pengobatan Pasca Trauma :

★1. Psikoterapi

> Terapi kognitif. Membantu pengidap untuk mengenali cara pikir (pola kognitif) yang menyebabkan terhambatnya pengidap dalam proses melalui peristiwa traumatis tersebut.

> Terapi paparan. Terapi paparan bertujuan untuk membantu pengidap agar bisa menghadapi situasi dan memori yang dianggap menakutkan, sehingga pengidap dapat menghadapinya dengan efektif. Terapi ini efisien terutama pada kasus di mana pengidap mengalami kilas balik atau mimpi buruk.

> Eye movement desensitization and reprocessing (EMDR). EMDR menggabungkan terapi paparan dan sebuah serial pergerakkan mata terarah untuk membantu pengidap memproses sebuah peristiwa traumatis dan dokter akan mengamati reaksi pengidap.

★2. Obat-Obatan

> Antidepresan. Obat ini membantu meringankan gejala depresi, cemas, gangguan tidur dan gangguan konsentrasi.

> Antikecemasan. Obat ini membantu meredakan gangguan cemas yang berat.

Akhwati fillah penghuni room perindu surga yang dirahmati Alloh ﷻ...

Setelah selamat dari peristiwa betrayal trauma, banyak orang mengalami masih mengalama gejala-gejala trauma seperti diatas, seperti tidak dapat berhenti memikirkan apa yang terjadi. Ketakutan, kecemasan, kemarahan, depresi, rasa bersalah adalah reaksi umum terhadap trauma. 

Pencegahan reaksi ulang bisa dilakukan dengan mencari bantuan dan dukungan yang tepat waktu. 

Hal ini bertujuan agar penderita tidak menjadi semakin buruk dan berkembang menjadi  gangguan kejiwaan.
Dukungan keluarga dan teman-teman yang mendengarkan dan menawarkan kenyamanan akan sangat berarti. Hal ini bisa juga dilakukan dengan mencari ahli kesehatan mental untuk terapi singkat. 

Dukungan dari orang lain juga dapat membantu mencegah seseorang beralih ke cara mengatasi trauma yang tidak sehat, seperti penyalahgunaan alkohol atau obat-obatan.

Demikianlah materi malam ini.

Wallahu a'lam

•┈••◎◎❀★❀◎◎••┈•
❀ TaNYa JaWaB ❀
•┈••◎◎❀★❀◎◎••┈•

0️⃣1️⃣ Mala Hasan ~ Lampung
Bunda, sikap yang bagaimana harus kita ungkapkn jika ada seorang sahabat yang mengalami trauma betrayal. Karena sang sahabat jadi tertekan dengan masalahnya.

Jazaakillahu khoiran bunda.

🌸Jawab:
Sikap kita pertama adalah menjadi pendengar yang baik. Sehingga dia merasa nyaman ketika berada di dekat kita. Kenyamanan dan orang-orang yang bisa dipercaya akan sangat membantu dia dalam proses penyembuhan traumanya.

Jika trauma itu ringan, maka bisa dibantu sendiri. Sediakan diri kapanpun dia butuhkan. Namun ketika trauma itu berat bahkan memunculkan kecemasan berlebih, antar dia ke psikolog terdekat dan dampingi dia dalam menjalankan terapi.

Wallahu a'lam

0️⃣2️⃣ Fadwa ~  Palembang
Bunda saya trauma pengkhianatan suami rasa sakit itu selalu datang tiba apalagi setiap bahas masalah seolah-olah saya merasa di pojokkan.

🌸Jawab:
Perselingkuhan memang dapat menghancurkan kesetiaan dan kepercayaan yang sudah diberikan kepada pasangan. Hal ini dapat menimbulkan luka dan perasaan sakit hati yang dalam. Maka untuk mengatasinya memang butuh waktu. Tidak serta merta hilang.

Fokuslah pada kebaikan diri sendiri. Hilangkan dendam dan rasa ingin membalas.

Jauhi teman-teman atau lingkungan toxic, karena mereka hanya membawa keburukan.

Wallahu a'lam

0️⃣3️⃣ Devi ~ Balikpapan
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh bun...

1. Misal si X mengalami efek trauma, mudah sedih dan nangis berkepanjangan. Nah jika si X tersebut merasa bahwa dirinya perlu dikasihani karena traumanya dan orang lain harus ngalah demi dia. Wajar tidak bun?

2. Tips menghadapi orang yang pernah trauma?

🌸Jawab:
Waalaikummussalam warahmatullah wabarakatuh mba devi...

1. Efek trauma memang menjadikan orang mudah sedih dan nangis-nangis. Namun menjadikan trauma itu sebagai alat agar dirinya dikasihani adalah salah. Akhirnya dia  merasa dimanja dan akan begitu seterusnya. Kuatkan dia. Jangan biarkan hal tersebut terjadi.

2. Tips menghadapi orang yang trauma: Jadilah pendengar dan kawan yang terpercaya buat dia. Bantu dia untuk melakukan terapi pada ahlinya.

🔷Oh ya bun. Kalau yang bersangkutan tidak mau terapi bagaimana?

🌸Kalau dia memiliki gejala ringan, tidak apa-apa jika tidak mau melakukan terapi. Bisa diatasi sendiri dalam keluarganya.
Namun ketika mengalami gejala sedang atau berat yang hal itu mengganggu orang-orang sekitar, akan sangat menyusahkan ketika dia tidak mau terapi.

Terapi tidak harus ke psikolog. Terapi bisa dengan di ruqyah atau datang ke ustadz yang dia percaya sehingga dia mampu melampiaskan emosinya dan membantu mengatasi bagaimana cara mengendalikan emosinya.

Wallahu a'lam

0️⃣4️⃣ Safitri ~ Banten 
Assalamyalaikum bun...

Fitri type orang yang tidak mudah percaya sama orang lain, bahkan belum bisa percaya atau yakin sama orang lain, karena fitri selalu berpikir takut orang ini bikin kecewa, dan yang lainnya. Jika seperti ini apa ini termasuk betrayal trauma, dan bagaimana cara fitri buat menyikapinya bun?

🌸Jawab:
Waalaikummussalam warahmatullah wabarakatuh mba safitri.

Hal itu dialami banyak orang. Bukan hanya karena betrayal trauma, bisa juga karena hal lainnya. Percaya pada orang memang tidak mudah apalagi kali kita pernah dikhianati.

Wallahu a'lam

0️⃣5️⃣ Bunda Puji ~ Rembang
Assalamualaikum bunda.

Bagaimana caranya menghilangkan trauma pengasuhan masa kecil?

🌸Jawab:
Waalaikummussalam warahmatullah wabarakatuh Mba puji yang sholihah....

Mengatasi dan menghilangkan trauma pengasuhan masa kecil bukan hal yang mudah pada anak-anak, terdapat gejala khusus, yaitu sering melakukan reka ulang peristiwa traumatis melalui permainan. Anak dengan trauma juga sering mengalami mimpi buruk yang bisa terkait secara langsung maupun tidak dengan kejadian traumatis yang dialaminya.

Besar kecilnya pengaruh tersebut akan menentukan tingkat trauma, efek, dan cara penyembuhannya. Untuk anak-anak, perlu ada peran pengganti pengasuh. Misal dia trauma dengan orang tua, maka cari sosok pengganti orang tua. Atau dia trauma dengan pengasuhnya, maka cari pengganti pengasuhnya. Untuk awal-awal, jangan biarkan dia sendiri. Dampingi dan jadilah figure yang menawarkan ketentraman pada diri anak.

🔷Afwan, jika itu terjadi pada anak sampai besar dan berumah tangga bagaimana caranya bun?  Dan apakah hal tersebut bisa bisa berimbas ke pola asuh pada anaknya nanti?

🌸Sangat bisa terjadi.
Karena pola asuh yang diterima seseorang di masa kecilnya, akan sangat berpengaruh pada bagaimana dia mengasuh anak-anaknya. Sehingga trauma pengasuhan masa lalu harus diatasi dulu. Agar tidak berefek di masa depan.

Pernah saya bahas dulu ya. Bahwa orang tua yang mengalami gangguan kejiwaan (bisa akibat trauma) akan cenderung melahirkan anak yang juga memiliki gangguan kejiwaan.

🔷Bagaimana cara mengatasinya?

🌸Anak yang mengalami trauma memang cenderung jadi lebih sensitif.

★Cara mengatasinya adalah:
1) Memberikan perhatian lebih. Jangan biarkan dia melamun sendiri.
2) Memberikan kegiatan-kegiatan fisik sehingga pikiran-pikiran negatifnya teralihkan.
3) Bantu anak untuk membangun kembali rasa aman dan percaya dirinya.
4) Mendorong anak agar mau membagi apa yang dia rasakan.

Seperti  ini.

🔷Afwan, maksudnya cara mengatasi trauma masa lalu agar tidak berefek di masa depan?

🌸Jika bergejala berat:
1) Terapi dengan psikolog atau psikiater.
2) Bersikap terbuka akan kekurangan dirinya pada orang terdekat sekaligus memperbaiki kesalahan.
3) Mengalihkan pikiran-pikiran negatif bila muncul.
4) Hadapi masa kini untuk kebaikan di masa depan.
5) Berada di komunitas orang-orang baik.
6) Berdoa, sholat, dan sabar.

Wallahu a'lam

0️⃣6️⃣ Yeni ~ Bandung
Assalamualaikum bunda. 

Kalau anak yang mengalami trauma cenderung jadi lebih sensitif (emosi tidak stabil) bagaimana menangani anak yang sensitif (emosinya tidak stabil)?

🌸Jawab:
Waalaikummussalam warahmatullah wabarakatuh

Anak yang mengalami trauma memang cenderung jadi lebih sensitif.

★ Cara mengatasinya adalah:
1) Memberikan perhatian lebih. Jangan biarkan dia melamun sendiri.

2) Memberikan kegiatan-kegiatan fisik sehingga pikiran-pikiran negatifnya teralihkan.

3) Bantu anak untuk membangun kembali rasa aman dan percaya dirinya.

4) Mendorong anak agar mau membagi apa yang dia rasakan.

Wallahu a'lam

0️⃣7️⃣ Bunda Baiq ~ Mataram
Ijin nyimak saja bunda, karena secara pribadi saya pernah mengalami trauma atas perselingkuhan mantan suami dan trauma di fitnah teman di semua sosial media.

Qodarullah menikmati prosesnya dengan sabar dan ikhlas.

🌸Jawab:
Alhamdulillah.
Jadikan sholat dan sabar sebagai penolong mu.

Wallahu a'lam

•┈•◎❀★❀◎•★•◎❀★❀◎•┈•
❀CLoSSiNG STaTeMeNT❀
•┈•◎❀★❀◎•★•◎❀★❀◎•┈•

Ketika segala hal yang tidak mengenakkan menghampiri kita, datanglah kepada Alloh ﷻ.

"Jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu', (yaitu) orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya." (QS. 2: 45-46)

Wallahu a'lam

BENARKAH TIDAK PUNYA TEMAN?

 


OLeH: Ustadz Mukhtar Azizi, S.Pd.I

•┈•◎❀★❀◎•┈•
❀ M a T e R i ❀
•┈•◎❀★❀◎•┈•

🌀BENARKAH TIDAK PUNYA TEMAN?

Seorang muslim dianjurkan, bahkan diwajibkan, untuk memperhatikan teman pergaulannya. Tidak boleh 'cuek' terkait memilih teman. Sebab, banyak orang yang terjerumus ke dalam lubang kemaksiatan dan kesesatan karena pengaruh teman bergaul yang jelek. Namun juga tidak sedikit orang yang mendapatkan hidayah dan banyak kebaikan disebabkan bergaul dengan teman-teman yang shalih.

Dalam sebuah hadis Rasululah Shallallahu alaihi wa sallam menjelaskan tentang peran dan dampak seorang teman dalam sabda beliau, yang artinya: "Permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu, dan kalaupun tidak engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tidak sedap."  (HR. Bukhari dan Muslim)

Kesepian itu bergantung pada cara berpikir.  ”Itu berasal dari pikiran seseorang, bukan dari pengaruh luar."

Wallahu a'lam

•┈••◎◎❀★❀◎◎••┈•
❀ TaNYa JaWaB ❀
•┈••◎◎❀★❀◎◎••┈•

0⃣1⃣ Han ~ Gresik
Assalamu'alaikum...

Tadz, kenapa ya tadz banya anak-anak sekarang itu berteman dan bergaulnya ituu hanya buat kesenangan aja, memanfaatkan bahkan adu gengsi?

🌀Jawab:
Waalaikummussalam warahmatullah wabarakatuh.

Karena hati dan pikirannya masih minim dengan ilmunya. Karena belum memahami hakikat iman dan takwa, sebab yang dicari hanya kesenangan dunia mengabaikan akhirat.

Wallahu a'lam

•┈•◎❀★❀◎•★•◎❀★❀◎•┈•
❀CLoSSiNG STaTeMeNT❀
•┈•◎❀★❀◎•★•◎❀★❀◎•┈•

Adanya teman yang benar-benar mengantarkan kepada kebahagiaan dunia dan akhirat.

Wallahu a'lam