Selasa, 30 April 2019

TANGAN KIRI ATAU KANAN?



OLeH: Ustadz Syahrawi Munthe

            ๐Ÿ’ŽM a T e R i๐Ÿ’Ž

Assalamu'alaykum wr.wb.
Segala puji bagi Allah atas semua karuniaNya. Sholawat dan salam semoga tercurah atas Rasululullah Muhammad saw. 

InsyaAllah tema kajian kita sore ini adalah "Tangan Kiri atau Kanan"

Ini bukanlah tentang tangan mana yang utama, juga bukan tentang kebiasaan penggunaan fungsi tangan kiri dan kanan untuk segala hal dalam aktivitas kehidupan (makan, bekerja, salaman, gerak hormat, tempat perhiasan, olahraga, dan sebagainya).

Tetapi hal ini tentang misteri akhirat, yaitu tangan mana yang akan menerima kitab amal nantinya. Bahwa setiap orang akan menerima kitab masing-masing yang berisi catatan semua amalan, baik amalan shalih ataupun buruk.

ูˆَุชَุฑَู‰ ูƒُู„َّ ุฃُู…َّุฉٍ ุฌَุงุซِูŠَุฉً ูƒُู„ُّ ุฃُู…َّุฉٍ ุชُุฏْุนَู‰ ุฅِู„َู‰ ูƒِุชَุงุจِู‡َุง ุงู„ْูŠَูˆْู…َ ุชُุฌْุฒَูˆْู†َ ู…َุง ูƒُู†ْุชُู…ْ ุชَุนْู…َู„ُูˆْู†َ

“Dan (pada hari itu) kamu lihat tiap-tiap umat berlutut. Tiap-tiap umat dipanggil untuk (melihat) buku catatan amalnya. Pada hari itu kamu diberi balasan terhadap apa yang telah kamu kerjakan.” (QS. 45 : 28).

Ketika semua tertunduk dihadapan Allah, berlutut dengan tubuh gemetar, dan wajah sangat ketakutan, manusia dipanggil satu per satu untuk dibagikan kitabnya. Allah lalu mengatakan:

ุงِู‚ْุฑَุฃْ ูƒِุชَุงุจَูƒَ ูƒَูَู‰ ุจِู†َูْุณِูƒَ ุงู„ْูŠَูˆْู…َ ุนَู„َูŠْูƒَ ุญَุณِูŠْุจًุง

“Bacalah kitabmu, cukuplah dirimu sendiri pada waktu ini sebagai penghisab terhadapmu.”  (QS. 17 : 14)

Allah menyuruh masing-masing memeriksa amalnya, tidak ada yang keliru sedikitpun. Tidak ada yang ditambah atau dikurangi, pun semua peristiwa dirinci sangat detail. Jika mulut menyangkal maka saat itu juga ia terkunci, tidak bisa memberi pembelaan atau sanggahan sedikitpun. Yang bersaksi adalah tangan, kaki dan organ tubuh lainnya.

ุงَู„ْูŠَูˆْู…َ ู†َุฎْุชِู…ُ ุนَู„َู‰ ุฃَูْูˆَุงู‡ِู‡ِู…ْ ูˆَุชُูƒَู„ِّู…ُู†َุง ุฃَูŠْุฏِูŠْู‡ِู…ْ ูˆَุชَุดْู‡َุฏُ ุฃَุฑْุฌُู„ُู‡ُู…ْ ุจِู…َุง ูƒَุงู†ُูˆْุง ูŠَูƒْุณِุจُูˆْู†َ

“Pada hari ini Kami tutup mulut mereka, dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan kaki mereka memberi kesaksian terhadap apa yang dahulu mereka usahakan.”  (QS. 36 : 65)

Maka beruntunglah orang yang menerima kitab amalnya dengan tangan kanannya. Ia akan menerima dengan gembira. Hisabnya akan mudah.

ูَุฃَู…َّุง ู…َู†ْ ุฃُูˆْุชِูŠَ ูƒِุชَุงุจَู‡ُ ุจِูŠَู…ِูŠْู†ِู‡ِ (7) ูَุณَูˆْูَ ูŠُุญَุงุณَุจُ ุญِุณَุงุจًุง ูŠَุณِูŠْุฑًุง (8) ูˆَูŠَู†ْู‚َู„ِุจُ ุฅِู„َู‰ ุฃَู‡ْู„ِู‡ِ ู…َุณْุฑُูˆْุฑًุง (9)

“Adapun orang yang diberikan kitabnya dari sebelah kanannya, maka dia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah, dan dia akan kembali kepada kaumnya (yang sama-sama beriman) dengan gembira.” (QS. 84 : 7-9)

Tidak hanya itu, kabar baik langsung Allah sampaikan, bahwa ia akan berada dalam kehidupan yang diridhai, di surga yang tinggi, yang buah-buahannya dekat serta diberi makan dan minuman yang sangat sedap.  Semua karena kitabnya berisi amal baik sewaktu di dunia. (Lihat QS. 69 : 19 -24).

Sebaliknya orang yang menerima kitab amal dengan tangan atau sebelah kirinya, maka deritanya bagilah. Ia merasa tak ada manfaat hartanya baginya juga kekuasaan yang ia punya selama di dunia. Lalu,  ia berkata:

ูŠَุง ู„َูŠْุชَู†ِูŠ ู„َู…ْ ุฃُูˆْุชَ ูƒِุชَุงุจِูŠَู‡ْ (25) ูˆَู„َู…ْ ุฃَุฏْุฑِ ู…َุง ุญِุณَุงุจِูŠَู‡ْ (26)

"Aduhai, alangkah baiknya kiranya tidak diberikan kepadaku kitabku (ini). Dan aku tidak mengetahui apa hisab terhadap diriku."
(QS. 69 : 25 - 26)

Allah sangat murka ketika itu. Allah mengatakan kepada malaikat:

"Peganglah dia, lalu belenggulah tangannya ke lehernya.” Kemudian masukkanlah dia ke dalam api neraka yang menyala-nyala. Kemudian belitlah dia dengan rantai yang panjangnya tujuh puluh hasta. Sesungguhnya dia dahulu tidak beriman kepada Allah Yang Mahabesar. Dan juga dia tidak mendorong (orang lain) untuk memberi makan orang miskin. Maka tiada seorang teman pun baginya pada hari ini di sini, Dan tiada (pula) makanan sedikitpun (baginya) kecuali dari darah dan nanah." (QS. 69 : 30 - 36)

Tangan kanan atau kiri yang akan menerima catatan amal? Hanya Allah Yang Maha Tahu.
Tidak ada manusia  yang mengetahui sebelum namanya dipanggil untuk menerima catatan itu. Sebab ternyata ada orang yang berharap menerima catatan amalnya di sebelah kanan, tapi amalan itu terhapus karena riya. Ada juga yang sampai bangkrut, karena ia berlaku dzalim kepada sesama.

Catatan amal adalah bukti audit yang paling otentik, yang tidak bisa dibantah. Dan tidak ada toleransi sedikitpun. Apa yang tertulis, maka itulah faktanya. Semua akan berbalas dari Allah.

Maka, goreskanlah pena amal baikmu di catatan itu, dengan tinta ikhlas dan sesuai sunnah Nabi Muhammad Saw. Bagi orang kafir, dan jika kafir hingga wafatnya, tidak ada artinya catatan amal, karena semua amalnya sia-sia dan terhapus karena kekafirannya pada Allah.

Semoga saja kita akan menerima catatan amal, dengan tangan kanan.

Aamiin

๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒŸ๐ŸŒŸ๐ŸŒŸ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ
        ๐Ÿ’ŽTaNYa JaWaB๐Ÿ’Ž

0⃣1⃣ Lisa ~ Malang
Apakah semua orang Islam pasti masuk surga?
Meski dicelupkan dulu ke neraka karena tidak menjalankan syariat Islam?
Afwan Ustadz atas pertanyaannya.

๐ŸŒทJawab:
Yup. Itu sudah jaminan dari Allah. Semua yang beriman akan masuk surga walaupun iman itu seberat zarrah. Sebaliknya jika imannya dirusak dengan syirik atau jadi orang kafir, atau atheis, maka ia akan ke neraka.

Wallahu'alam

0⃣2⃣ Cleo ~ Kramat Jati
Khawatir selama ini banyak hal yang merusak iman. Perlukah kita melakukan shalat taubat?
Dan adakah waktu atau jam yang tepat untuk melaksankan shalat taubat?

๐ŸŒทJawab:
Iya boleh juga untuk sholat sunnah taubat.
Waktunya, kapan saja bisa. Jika ingin lebih khusyu, bisa di sepertiga malam terakhir.

0⃣3⃣ Salsabila ~ Tegal
Ustadz, kadang saya merasa ingin memposting pencapaian saya di sosmed, tapi ada sedikit perasaan berkata jangan. Apakah itu termasuk riya', meskipun itu suatu pencapaian yang cukup membanggakan?

๐ŸŒทJawab:
Amal ibadah sebaiknya disembunyikan. Tidak usah di tampakkan, apalagi di sosmed.
Nuansa hati harus dijaga agar tidak riya'. Jika ternyata timbul riya', maka pahala amalnya lenyap, sayang sekali.

0⃣4⃣ Olif ~ Surabaya
Ustadz, terkadang ada bisikan jahat atau negatif yang menginginkan saya melakukan hal-hal jahat. Tapi setelahnya saya sadar dan istighfar. Apa itu murni dari pikiran dan hati saya?

๐ŸŒทJawab:
Dosa itu awalnya dari lintasan hati, karena adanya bisikan. Dipicu adanya nafsu, sehingga ia semakin liar. Makanya segera dipadamkan. Sumber-sumber asal dosa itu, bisa dari bisikan hati, godaan dari orang atau memang keinginannya sendiri.

Wallahu'alam

0⃣5⃣ Safitri ~ Banten
Assalamualaikum ustadz,

Jika ada seseorang yang berbuat baik pokoknya dia baik dia peduli sama rakyat miskin bahkan dia menyumbangkan setengah hartanya buat rakyat miskin tapi dia ini seorang non muslim bahkan dia tidak mempercayai adanya Allah itu bagimana ustadz apa kebaikan dia percuma apa Allah akan menilai kebaikan dia?
Terimakasih ustadz.

๐ŸŒทJawab:
Wa'alaykumussalam wr.wb.

Syarat diterimanya amal adalah iman kepada Allah. Jika ia kafir, maka tidak ada artinya amal, sebanyak apapun amal tersebut. Maka sesungguhnya seluruh amal orang kafir akan terhapus tanpa bekas. Maka aqidah yang benar dan hanif, adalah kunci surga. Barangsiapa aqidahnya benar, maka ia sudah punya tiket ke surga. Tapi orang-orang yang merusak aqidahnya, amalnya akan rusak juga.

Wallahu'alam

0⃣6⃣ Lisa ~ Malang
Afwan ustadz... Tentang penyesalan di akhirat kelak, baik orang yang bertaqwa maupun tidak, orang yang banyak amalannya maupun sedikit, orang Muslim maupun kafir akan mengalami penyesalan yang amat sangat di Yaumil Hisab, ketika buku amalan dibuka sama Allah sedetil-detilnya. Mengapa orang yang baik pun ikut menyesal ustadz?
Afwan atas pertanyaan Saya yang fakir ini.

๐ŸŒทJawab:
Iya semua menyesal, karena semua akan terlihat. Orang baikpun merasa menyesal  karena masih ada waktunya yang sia-sia selama hidup atau amalnya yang belum sempurna. Tapi penyesalan orang-orang shalih tidak seperti penyesalan orang-orang pendosa atau orang-orang kafir. Orang-orang kafir menyesal karena lalai di dunia hingga ia masuk neraka.

Wallahu'alam.

๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒŸ๐ŸŒŸ๐ŸŒŸ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ
    ๐Ÿ’ŽCLoSSiNG STaTeMeNT๐Ÿ’Ž

Semoga kita semua termasuk golongan yang beruntung, yang kelak dapat catatan amal dari sebelah kanan.
Aamiin

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 

RUMAHKU SURGAKU, Part 4 (Obat Hati)



OLeH: Bunda Lilis N.

       ๐Ÿ’ŽM a T e R i๐Ÿ’Ž

๐ŸŒทOBAT HATI

Saat ini ramai di medsos tentang banyaknya caleg yang sakit jiwa, bahkan boleh jadi masyarakat juga mengalami stress masal karena medsos terus menerus menayangkan banyak hujatan, celaan, fitnah, olok - olok bahkan pertengkaran para tokoh.
Udara negara ini penuh dengan polusi kata - kata negatif yang pelan - pelan dan masif mengotori pikiran dan hati.
Semakin sering maka hati menjadi hitam berkarat dan akhirnya menjalar ke seluruh tubuh, termasuk kepala.
Hati yang tertutup kotoran tidak bisa melihat kebenaran maka gelaplah hidupnya.
Jadi tidak aneh bangsa ini kena wabah penyakit stress.
Tubuh menjadi rusak secara fisik dan jiwa.

Rasulullah bersabda :

”Ingatlah di dalam tubuh ada segumpal daging,bila ia baik maka baiklah seluruh tubuhnya,namun bila ia rusak maka rusaklah seluruh tubuhnya. Ingatlah, itu adalah hati." (Mutaffaq alaih)

Hati yang dimaksud adalah Jantung. Berasal dari kata "heart" (bahasa Inggris). Dalam ilmu kedokteran Jantung adalah pusat peredaran darah dan pemompa darah ke seluruh tubuh.

Setiap orang boleh mempunyai keinginan dan harapan. Kita pun memperjuangkan keinginan kita dengan berbagai cara dan hampir sempurna.
Tapi kenyataan seringkali berbeda, ia tak sesuai dengan yang kita inginkan. Padahal cita - cita baik dan telah dijalankan dengan baik, namun takdir Allah berbeda.

Semisal, seorang yang berprestasi dengan nilai yang tinggi tetapi faktanya tidak lulus tes di tempat yang ia inginkan.
Seseorang yang  menginginkan jabatan tertentu tetapi faktanya gagal. Padahal do'a dan usaha telah sama kuatnya.
Jika kita tidak siap menerima takdir Allah banyak dari kita mengalami stress bahkan depresi.

Kenapa demikian?

Seringkali kita melupakan kehendak Allah atas diri kita. Kita lupa bahwa diri kita milik Allah dan Allah Maha Berkehendak.

๐ŸŒธ๐ŸŒท๐ŸŒธ
Lalu bagaimana agar kita bisa ikhlas pada keputusan Allah atas diri kita?

◼Menyadari bahwa setiap yang datangnya dari Allah adalah baik untuk kita.

◼Menyadari bahwa Allah mengetahui apa yang ada di depan dan belakang kita. Boleh jadi apa yang kita inginkan itu sebenarnya buruk untuk dunia dan akhirat kita.

◼Menyadari bahwa kita hanyalah mahkluk.

◼Menyadari bahwa ketika kita ikhlas Allah akan ganti dengan yang jauh lebih baik.

Ikhlas terhadap kegagalan memang perlu proses.
Lalu apa yang harus kita lakukan ketika kita sakit hati,kecewa, marah bahkan down?

Rasulullah mengajarkan dari urusan kencing sampai urusan perang. Islam itu lengkap. Maka setiap tindakan dan laku harus merujuk kepada Sunnah Rasul, bukan dengan mengada - ada atau berdasar logika manusia.
   
Banyak kita lihat orang yang stress diobati dengan cara - cara yang mengandung kemusyrikan atau dengan teori - teori barat yang justru menambah kesesatan.

Rasul mengajarkan cara pengobatan yang kita kenal dengan At- Thibbun Nabawi yang meliputi 3.

1. Bekam
"Kesembuhan dapat diperoleh dengan 3 cara : minum madu, sayatan pisau bekam, dan sundutan besi panas, dan aku melarang umatku (menggunakan pengobatan besi panas)." (HR. Bukhari)

2. Ruqyah
"Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit - penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk bagi orang - orang beriman." (QS. Yunus :57)

3. Herbal
 "....dan dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam - macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia..." (QS. An - Nahl: 69)

"Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun dan demi bukit Sinai." (QS. At - Tin :1-2).

Pengobatan ini untuk penyakit baik fisik atau mental. Bukan cuma Islam, sekarang Barat pun mulai mempraktikkan pengobatan Islami ini. Di Amerika bermunculan klinik - klinik bekam.

๐ŸŒธ๐Ÿ’Ž๐ŸŒธ
Banyak yang belum faham dan apriori. Maka perlu gencar disosialisasikan.

๐Ÿ”นBEKAM
Bekam adalah pengobatan yang paling cepat dalam mengeluarkan berbagai racun atau toxin di tubuh. Ilmu kedokteran Barat pun mengakui bahwa Bekam 7x lebih hebat dari akupuntur.
Darah kotor bisa dibuang cepat, termasuk mampu mengeluarkan jin - jin dalam tubuh.

๐Ÿ”นRUQYAH
Ruqyah pada hakekatnya adalah do'a.
Bentuk dari Ruqyah ini bisa berupa :

✔Membaca Alquran sebanyak - banyaknya secara terus menerus untuk melunakkan hati yang keras, membersihkan kotoran - kotoran hati dan membuang hal - hal yang negatif dari tubuh seseorang.

✔Terapi dzikir juga bagian dari Ruqyah, dengan menanamkan asma Allah pada hati dan jiwa kita sehingga hati menjadi tenang dan tentram.

Dengan bacaan Al-Qur'an maka seluruh air di tubuh kita menjadi hidup, menjadi bersih dan darah pun menjadi lancar.

✔Membaca Qur'an ayat per ayat dengan maknanya juga merupakan bagian dari proses ruqyah.
Afdholnya dengan bertolabul Ilmi seperti ini untuk menambah keimanan, menjadi benteng dan perisai dirinya.

✔Puasa dan Tahajud juga masuk dalam ranah ini, sebab Tahajud akan membawa ketenangan dalam jiwa seorang hamba.
Saat sujud juga oxigen turun ke otak sehingga berfikir lebih jernih.

๐Ÿ”นHERBAL
Banyak herbal yang tercantum dalam Alquran dan hadist yang Allah sampaikan pada manusia sebagai pengobatan fisik dan jiwa. Seperti Madu, Zaitun, Kayu manis, Kurma, Ganoderma, daun Bidara dan lain-lain.

Untuk yang stress atau depressi sangat baik minum bubuk daun Bidara (QS. Al - Waqi'ah ayat 28 ).
Berfungsi sebagai penenang dan pengusir jin kafir.

Kita cukup dengan pengobatan ini jadi tidak perlu berobat dengan ritual kesyirikan dengan mandi kembang yang tidak ada tuntunannya dalam Islam, atau Yoga model Budha atau terapi jiwa model Sigmund Freud.
   
Apa yang datang dari Allah adalah baik,dan dan selalu sempurna. Jika kita ikhlas, Allah akan ganti dengan yang lebih baik.

Beberapa hal yang harus dijauhi selama  pengobatan:
1. Makanan yang tidak Toyib.
2. Tidak mendengarkan musik.
3. Jauhi orang - orang fasik.

Marilah kita bersama - sama mengobati diri kita. Agar setiap hal yang negatif, fikiran dan kemarahan hilang.
Kita menjadi ikhlas dan saling bermaafan.
Ikhlas menerima kegagalan sebagai takdir Allah yang baik buat kita, sebagai kasih sayang Allah pada kita.

Wallahu alam


๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒŸ๐ŸŒŸ๐ŸŒŸ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ
        ๐Ÿ’ŽTaNYa JaWaB๐Ÿ’Ž

0⃣1⃣ iYen ~ Sumut
Kalau seorang telah selesai haid namun belum mau mandi untuk melaksanakan shalat disebabkan karena
1.  malas
2.  ada rasa sedikit ragu tidak banyak karena masih tanda tanya sudah bersih atau belum itulah muncul dalam hati,
jadi bagaimana ya ustadzah dosa kah?

๐ŸŒธJawab:
Mohon maaf keluar dari materi. Silahkan bertanya pada ahli fiqih.

๐Ÿ’Žya bun.....
Apakah bisa kena gangguan hati sehingga harus di ruqyah?

๐ŸŒธWas was itu dari syetan.
Bacakan taawudz saja (berlindung pada Allah).

0⃣2⃣ Lisa ~ Malang
Ustadzah, mohon dijelaskan tentang Ruqyah sebelum puasa ustadzah.
Karena banyak sekali Ruqyah yang diadakan, bagaimana caranya membedakan Ruqyah yang syar'i  dan yang bukan?

๐ŸŒธJawab:
Ruqyah Syariah sesuai yang diajarkan Rasulullah.
Nanti dibahas pada sesion berikutnya karena harus dengan dalil-dalilnya.

Sementara silahkan Googling saja dulu.

Yang jelas minta sama Allah saja.

Bacakan Alfatihah, Al Ikhlas, An Nas, Al - Falaq, ayat Kursi, 1 x atau 3 x atau 7 x, ditiupkan di air atau di tangan lalu diminum atau diusap ke seluruh tubuh.

Tidak pakai kembang, potong ayam dan lain-lain.


๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒŸ๐ŸŒŸ๐ŸŒŸ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ
 ๐Ÿ’ŽCLoSSiNG STaTeMeNT๐Ÿ’Ž

Setiap musibah itu dari kedzaliman diri sendiri.
Lebih baik bertafakur dan istighfar agar Allah menolong kita.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

TAZKIYATUN NAFS Part-7 (Masuki Ramadhan Dengan Ilmu & Iman)



OLeH: Ustadz Endang Mulyana

           ๐Ÿ’ŽM a T e R i๐Ÿ’Ž

ุงَู„ْุญَู…ْุฏُ ู„ِู„َّู‡ِ ุงู„َّุฐِูŠْ ูƒَุงู†َ ุจِุนِุจَุงุฏِู‡ِ ุฎَุจِูŠْุฑًุง ุจَุตِูŠْุฑًุง، ุชَุจَุงุฑَูƒَ ุงู„َّุฐِูŠْ ุฌَุนَู„َ ูِูŠ ุงู„ุณَّู…َุงุกِ ุจُุฑُูˆْุฌًุง ูˆَุฌَุนَู„َ ูِูŠْู‡َุง ุณِุฑَุงุฌًุง ูˆَู‚َู…َุฑًุง ู…ُู†ِูŠْุฑًุง. ุฃَุดْู‡َุฏُ ุงَู†ْ ู„ุงَ ุฅِู„َู‡َ ุฅِู„ุงَّ ุงู„ู„ู‡ُ ูˆุฃََุดْู‡َุฏُ ุงَู†َّ ู…ُุญَู…َّุฏًุง ุนَุจْุฏُู‡ُ ูˆُุฑَุณُูˆู„ُู‡ُ ุงู„َّุฐِูŠْ ุจَุนَุซَู‡ُ ุจِุงู„ْุญَู‚ِّ ุจَุดِูŠْุฑًุง ูˆَู†َุฐِูŠْุฑًุง، ูˆَุฏَุงุนِูŠَุง ุฅِู„َู‰ ุงู„ْุญَู‚ِّ ุจِุฅِุฐْู†ِู‡ِ ูˆَุณِุฑَุงุฌًุง ู…ُู†ِูŠْุฑًุง. ุงَู„ู„َّู‡ُู…َّ ุตَู„ِّ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุนَู„َู‰ ุขู„ِู‡ِ ูˆَุตَุญْุจِู‡ِ ูˆَุณَู„ِّู…ْ ุชَุณْู„ِูŠْู…ًุง ูƒَุซِูŠْุฑًุง. ุฃَู…َّุง ุจَุนْุฏُ؛

Alhamdulillah bunda fillah yang berbahagia semuanya , kita kembali dipertemukan dalam ruang kajian-kajian kita
In syaa Allah petang ini kita akan membahas dan bersiskusi mengenai Ramadhan dan persiapan-persiapan memasukinya..
Bismillahirrahmanirrahiim

Ramadhan bulan memanen telah diambang pintu...

Bunda fillah semuanya yang berbahagia. Marilah kita bersiap-siap memanen kebaikan-kebaikannya. Siapa yang siap, dialah yang pulang membawa keberuntungan,  sedang siapa yang lalai dari persiapan maka ia akan menyesal dengan penyesalan tidak berkesudahan. Bunda fillah semuanya lihatlah bagaimana ketidaksiapan itu yang berbuah amat sangat pahit akibatnya...

Imam Abu Bakr Az Zur’i rahimahullah memaparkan dua perkara yang wajib kita waspadai. Salah satunya adalah

[ุงَู„ุชَّู‡َุงูˆُู†ُ ุจِุงู„ْุฃَู…ْุฑِ ุฅِุฐَุง ุญَุถَุฑَ ูˆَู‚ْุชُู‡ُ],

yaitu kewajiban telah datang tetapi kita tidak siap untuk menjalankannya.

Ketidaksiapan tersebut salah satu bentuk meremehkan perintah. Akibatnyapun sangat besar, yaitu kelemahan untuk menjalankan kewajiban tersebut dan terhalang dari ridha-Nya.

Kedua dampak tersebut merupakan hukuman atas ketidaksiapan dalam menjalankan kewajiban yang telah nampak di depan mata.

 Bunda fillah semuanya yang berbahagia...

Imam Abu Bakr Az Zur’i menyitir firman Allah ta’ala berikut,

ูَุฅِู†ْ ุฑَุฌَุนَูƒَ ุงู„ู„َّู‡ُ ุฅِู„َู‰ ุทَุงุฆِูَุฉٍ ู…ِู†ْู‡ُู…ْ ูَุงุณْุชَุฃْุฐَู†ُูˆูƒَ ู„ِู„ْุฎُุฑُูˆุฌِ ูَู‚ُู„ْ ู„َู†ْ ุชَุฎْุฑُุฌُูˆุง ู…َุนِูŠَ ุฃَุจَุฏًุง ูˆَู„َู†ْ ุชُู‚َุงุชِู„ُูˆุง ู…َุนِูŠَ ุนَุฏُูˆًّุง ุฅِู†َّูƒُู…ْ ุฑَุถِูŠุชُู…ْ ุจِุงู„ْู‚ُุนُูˆุฏِ ุฃَูˆَّู„َ ู…َุฑَّุฉٍ ูَุงู‚ْุนُุฏُูˆุง ู…َุนَ ุงู„ْุฎَุงู„ِูِูŠู†َ (ูจูฃ)

“Maka jika Allah mengembalikanmu kepada suatu golongan dari mereka, kemudian mereka minta izin kepadamu untuk keluar (pergi berperang), Maka katakanlah: “Kamu tidak boleh keluar bersamaku selama-lamanya dan tidak boleh memerangi musuh bersamaku. Sesungguhnya kamu telah rela tidak pergi berperang kali yang pertama. karena itu duduklah bersama orang-orang yang tidak ikut berperang.” (QS. At Taubah: 83).

Renungilah ayat di atas baik-baik! Ketahuilah, Allah ta’ala tidak menyukai keberangkatan mereka dan Dia lemahkan mereka, karena tidak ada persiapan dan niat mereka yang tidak lurus lagi.

Namun, bila seorang bersiap untuk menunaikan suatu amal dan ia bangkit menghadap Allah dengan kerelaan hati, maka Allah terlalu mulia untuk menolak hamba yang datang menghadap-Nya.

Berhati-hatilah dari mengalami nasib menjadi orang yang tidak layak menjalankan perintah Allah ta’ala yang penuh berkah. Seringnya kita mengikuti hawa nafsu, akan menyebabkan kita tertimpa hukuman berupa tertutupnya hati dari hidayah.

Allah ta’ala berfirman,

ูˆَู†ُู‚َู„ِّุจُ ุฃَูْุฆِุฏَุชَู‡ُู…ْ ูˆَุฃَุจْุตَุงุฑَู‡ُู…ْ ูƒَู…َุง ู„َู…ْ ูŠُุคْู…ِู†ُูˆุง ุจِู‡ِ ุฃَูˆَّู„َ ู…َุฑَّุฉٍ ูˆَู†َุฐَุฑُู‡ُู…ْ ูِูŠ ุทُุบْูŠَุงู†ِู‡ِู…ْ ูŠَุนْู…َู‡ُูˆู†َ (ูกูกู )

“Dan (begitu pula) Kami memalingkan hati dan penglihatan mereka seperti mereka belum pernah beriman kepadanya (Al Quran) pada permulaannya, dan Kami biarkan mereka bergelimang dalam kesesatannya yang sangat.” (QS. Al An’am: 110).

๐ŸŒธ๐ŸŒท๐ŸŒธ
Persiapkan Amal Shalih dalam Menyambut Ramadhan
Bila kita menginginkan kebebasan dari neraka di bulan Ramadhan dan ingin diterima amalnya serta dihapus segala dosanya, maka harus ada bekal yang dipersiapkan.

Allah ta’ala berfirman,

ูˆَู„َูˆْ ุฃَุฑَุงุฏُูˆุง ุงู„ْุฎُุฑُูˆุฌَ ู„ุฃุนَุฏُّูˆุง ู„َู‡ُ ุนُุฏَّุฉً ูˆَู„َูƒِู†ْ ูƒَุฑِู‡َ ุงู„ู„َّู‡ُ ุงู†ْุจِุนَุงุซَู‡ُู…ْ ูَุซَุจَّุทَู‡ُู…ْ ูˆَู‚ِูŠู„َ ุงู‚ْุนُุฏُูˆุง ู…َุนَ ุงู„ْู‚َุงุนِุฏِูŠู†َ (ูคูฆ)

“Dan jika mereka mau berangkat, tentulah mereka menyiapkan persiapan untuk keberangkatan itu, tetapi Allah tidak menyukai keberangkatan mereka, maka Allah melemahkan keinginan mereka. dan dikatakan kepada mereka: “Tinggallah kamu bersama orang-orang yang tinggal itu.” (QS. At Taubah: 46).

Harus ada persiapan! Dengan demikian, tersingkaplah ketidakjujuran orang-orang yang tidak mempersiapkan bekal untuk berangkat menyambut Ramadhan. Oleh sebab itu, dalam ayat di atas mereka dihukum dengan berbagai bentuk kelemahan dan kehinaan disebabkan keengganan mereka untuk melakukan persiapan.

๐Ÿ’ŽInilah persiapan yang harus kita siapkan bunda fillah semuanya...

๐Ÿ”น1. Mensucikan Diri atau Tazkiyyatunnafs

Sebelum ramadhan tiba hendaknya kita menyucikan hati, pikiran, perbuatan dan jika perlu lingkungan kita karena bulan ramadhan sangat istimewa dan kita menyambut datangnya bulan tersebut seperti kita menyambut tamu penting.

๐Ÿ”น2. Bertaubat

Pertaubatan adalah salah satu hal yang mesti kita lakukan sebagai umat islam sebelum datangnya bulan puasa. Di hari-hari sebelumnya kita sebagai manusia tentunya tidak luput dari kesalahan dan dosa. Sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk bertaubat dan meminta mapun pada Allah SWT. Dengan pertaubatan hati kita akan lebih siap menyambut ramadhan dan menjadi lebih tenang, namun, bertaubat bukan hanya pada lisan saja melainkan harus dibuktikan dengan perbuatan. Jika sebelumnya kita malas untuk shalat, sering melakukan perbuatan maksiyat hendaknya mulai saat ini kita tinggalkan hal-hal tersebut. Sebagaimana firman Allah SWT dalam surat AN Nur ayat 31 yang bunyinya

 ูˆَุชُูˆุจُูˆุง ุฅِู„َู‰ ุงู„ู„َّู‡ِ ุฌَู…ِูŠุนุงً ุฃَูŠُّู‡َุง ุงู„ْู…ُุคْู…ِู†ُูˆู†َ ู„َุนَู„َّูƒُู…ْ ุชُูْู„ِุญُูˆู†

“Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” (QS. An-Nur: 31).

Rasullullah SAW sendiri yang sudah dijamin ma’sum atau terjaga dari dosa tetap melakukan taubat apalagi kita yang hanya umatnya yang sering berbuat dosa sebagaimana dalam hadist yang diriwayatkan oleh Abu Muslim :

“Wahai manusia! Bertaubatlah kepada Allah, sesungguhnya aku bertaubat (kepada Allah) dalam sehari seratus kali.” (HR. Muslim)

๐Ÿ”น3. Memantapkan Niat

Tidak akan sempurna ibadah seseorang tanpa niat yang ikhlas dan tulus. Sebelum datangnya bulan ramadhan niatkan hati kita untuk menjalankan segala amal ibadah khususnya dibulan ramadhan hanya untuk mencari ridho semata dan tanpa niatan yang lain misalnya niat ingin pamer, sok alim dan sebagainya. Buanglah jauh-jauh pikiran semacam itu dan yakinkah hati kita bahwa ramadhan adalah bulan dimana kita bisa memperbaiki segala amal ibadah kita.

๐Ÿ”น4. Memperbanyak Berdoa

Berdoa adalah salah satu kewajiban kita terhadap Allah SWT dan menjelang ramadhan kita hendaknya senantiasa berdoa dan memohon ampun kepada Allah SWT. Doa adalah sarana komunikasi kita kepada Allah SWT dan pada bulan ramadhan doa kita akan senantiasa dikabulkan jika dilakukan dengan sungguh-sungguh.

Berdoalah kepada Allah, agar kita kembali di pertemukan dengan tamu agung Ramadhan.

Perhatikan, berapa banyaknya saudara-saudara kita yang wafat menjelang datangnya Ramadhan...

Ada diantara mereka yang tinggal sebulan menjelang Ramadahan, Allah mewafatkannya.

Ada diantara mereka yang tinggal seminggu menjelang Ramadhan, Allah mewafatkannya.

Bahkan ada diantaranya yang tinggal sehari berjumpa Ramadhan, Allah pun mewafatkannya.

Maa syaa Allah...
Mohonlah dengan sungguh-sungguh kepada Allah agar memberi kita kesempatan kembali memasuki bulan Ramadhan tahun ini...

๐Ÿ”น5. Membiasakan Dan Memperbanyak Ibadah Sunnah

Sebelum memasuki bulan ramadhan tidak ada salahnya kita mempersiapkan diri dan melatih diri untuk melaksanakan ibadah sunnah seperti shalat sunnah misalnya shalat dhuha dan ibadah sunnah lainnya. Ibadah sunnah ini bisa dilakukan dan lebih baik daripada hanya menghabiskan waktu untuk menonton TV atau melakukan hal lain yang tidak penting.

Ramadhan adalah medan perjuangannya, bukan lagi camp latihan.

Ramadhan tidak peduli kita siap atau tidak siap, ia akan berlalu dalam kehidupan kita.

Maka marilah kita manfaatkan setiap detik-detiknya, menit-menitnya, jam-jamnya, hari-harinya, dengan ibadah, dengan kebaikan.

Berlatihlah...  Biasakanlah...
Agar saat masuk awal ramadhan kita sudah move on dengan ramadhan.

๐Ÿ”น6. Secara Khusus Berpuasa Di Bulan Syaban

Sebelum berpuasa dibulan ramadhan kita sebaiknya melatih kebiasaan berpuasa dengan menjalankan puasa sunnah di bulan syaban sebagaimana hadist Rasullullah SAW yang bunyinya

ู„ุง ูŠَุตُูˆู…ُ ، ูَู…َุง ุฑَุฃَูŠْุชُ ุฑَุณُูˆู„َ ุงู„ู„َّู‡ِ ุตَู„َّู‰ ุงู„ู„َّู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุณَู„َّู…َ ุงุณْุชَูƒْู…َู„َ ุตِูŠَุงู…َ ุดَู‡ْุฑٍ ุฅِู„ุง ุฑَู…َุถَุงู†َ ، ูˆَู…َุง ุฑَุฃَูŠْุชُู‡ُ ุฃَูƒْุซَุฑَ ุตِูŠَุงู…ًุง ู…ِู†ْู‡ُ ูِูŠ ุดَุนْุจَุงู†َ

Dari ‘Aisyah radhiallahu ’anha: “Rasulullah sallallahu ’alaihi wa sallam berpuasa sampai kami mengatakan (mengira) dia tidak pernah berbuka. Dan (lain waktu) beliau tidak berpuasa sampai kami mengatakan (mengira) dia pernah berpuasa. Dan aku tidak melihat Rasulullah sallallahu ’alaihi wa sallam menyempurnakan puasa sebulan penuh selain di bulan Ramadan dan aku tidak melihat Rasulullah sallallahu ’alaihi wa sallam memperbanyak berpuasa selain di bulan Sya’ban.” (HR. Bukhari Muslim)

“Saya bertanya, Wahai Rasulullah saya tidak pernah melihat anda berpuasa di antara bulan-bulan yang ada seperti engkau berpuasa pada bulan Sya’ban?” (Beliau) bersabda: “Itu adalah bulan yang sering diabaikan orang, antara Rajab dan Ramadan. Yaitu bulan yang di dalamnya diangkat amal (seorang hamba) kepada Tuhan seluruh alam. Dan aku senang saat amalanku diangkat, aku dalam kondisi berpuasa.” (HR. Nasa’i).

๐Ÿ”น7. Memperbanyak Membaca Al Qur’an

Ramadhan adalah Syahru Al Quran.
Bulan diturunkannya Al Quran.

Membaca Al Qur’an tidak hanya memiliki banyak manfaat (baca manfaat baca Alquran setiap hari) tetapi juga bisa membuat hati dan pikiran kita tenang sehingga kita bisa menyambut datangnya bulan ramadhan hati dan pikiran yang lebih baik. Selain itu diriwayatkan bahwa bulan-bulan sebelum ramadhan yakni bulan rajab dan bulan sya’ban adalah bulan menanam dan menyiram sementara bulan ramadhan adalah bulan memanen. Sehingga kita disarankan untuk memperbanyak amalan dikedua bulan tersebut.

Abu Bakar Al-Balkhi berkata: “Bulan Rajab adalah bulan menanam, bulan Sya’ban adalah bulan menyirami tanaman dan bulan Ramadan adalah bulan memanen tanamanPerumpamaan bulan Rajab bagaikan angin, sedangkan perumpamaan Sya’ban bagaikan mendung dan perumpamaan Ramadan bagaikan hujan. Barangsiapa yang tidak menanam di bulan Rajab dan tidak menyiram pada bulan Sya’ban, bagaimana dia akan memanen di bulan Ramadan.”

๐Ÿ”น8. Memperbanyak iLmu Agama

Menjelang bulan ramadhan luangkan waktu kita sejenak untuk menimba ilmu agama. Hal ini akan membantu kita untuk lebih memahami ibadah dan keutamaan bulan ramadhan dengan baik. Belajar agama bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja dan bisa bersumber dari buku tentang islam maupun mendatangi kajian-kajian islam yang sering diadakan dalam masjid. Hal ini sebagaimana perintah Allah pada Surat Al Anbiya ayat 21 yang bunyinya

ู…َุง ุฃَุฑْุณَู„ْู†َุง ู‚َุจْู„َูƒَ ุฅِู„ุงَّ ุฑِุฌَุงู„ุงً ู†ُّูˆุญِูŠ ุฅِู„َูŠْู‡ِู…ْ ูَุงุณْุฃَู„ُูˆุงْ ุฃَู‡ْู„َ ุงู„ุฐِّูƒْุฑِ ุฅِู† ูƒُู†ุชُู…ْ ู„ุงَ ุชَุนْู„َู…ُูˆู†َ

"Maka bertanyalah pada orang-orang yang berilmu jika kalian tidak mengetahui.” (QS. Al Anbiya : 21)

๐Ÿ”น9. Menyelesaikan Qadha Puasa Sebelumnya

Sebelum memasuki bulan ramadhan kita hendaknya menyelesaikan semua hutang puasa dari ramadhan sebelumnya. Puasa yang ditinggalkan pada bulan ramadhan wajib diganti terkecuali bagi orang yang sudah lanjut usia boleh membayarkan fidyah. Sebagaimana yang dijelaskan dalam hadist berikut :
Dari Abu Salamah, dia berkata, saya mendengar ‘Aisyah radhiallahu ’anha berkata: “Aku memiliki kewajiban berpuasa dari bulan Ramadan lalu, dan aku baru dapat mengqadanya pada bulan Sya’ban.” (HR. Bukhari Muslim)

Al-Hafidz Ibnu Hajar rahimahullah berkata: “Dari keseriusan beliau (mengqadha) pada bulan Sya’ban disimpulkan bahwa hal itu menunjukkan tidak diperkenankan mengakhirkan qadha sampai memasuki bulan Ramadan berikutnya.” 
(Fathul Bari, 4/19)

๐Ÿ”น10. Merasa Gembira

Bergembiralah dengan semua perkara yang Allah perintahkan kepada kita,  karena hakikatnya semua ibadah yang kita kerjakan adalah untuk kebaikan kita, untuk kehidupan kita.
Membuat hidup kita lebih hidup...

Sebagai umat islam selayaknya kita menyambut ramadhan dengan perasaan gembira dan bahagia karena bulan ramadhan memiliki banyak keutamaan. Hal ini sebagaimana firman Allah SWT dalam surat Yunus ayat 58 yang bunyinya,

“Katakanlah, ‘Dengan kurnia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Karunia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan.” (QS. Yunus: 58)

๐Ÿ”น11. Perbanyak Berzikir

Keutamaan zikir kepada Allah SWT perlu diketahui agar kita dapat senantiasa berzikir kepada Allah dan memohon ampun serta rahmat darinya. Menjelang bulan ramadhan perbanyaklah zikir kepada Allah SWt agar hati dan pikiran kita terjaga dari segala kotoran.


๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒŸ๐ŸŒŸ๐ŸŒŸ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ
        ๐Ÿ’ŽTaNYa JaWaB๐Ÿ’Ž

0⃣1⃣ Lisa ~ Malang
Tentang sholat tarawih di masjid bagi akhwat pripun njeh? Akhwat sebaiknya shalat di rumah, bagaimana dengan shalat tarawih? Karena banyakan ibu-ibu sama anak-anak yang sholat tarawih di masjid dan mushola?
Afwan atas pertanyaan Saya yang fakir ilmu ini ustadz.


๐ŸŒทJawab:
Bismillah...

Bunda silakan sholat tarawih di masjid,  ikut berjamaah dengan kaum muslimin dalam barisan shaf wanita.
In syaa Allah kebaikannya lebih banyak.
Namun tetap memperhatikan adab-adabnya.

Wallahu a'lam

0⃣2⃣ Tri ~ Cikarang
Saya lagi menyusui, bagaimana cara menjalankan puasa untuk ibu menyusui, makanan apa yang sebaiknya dihidangkan saat saur, supaya ASI tetep terjaga?

๐ŸŒทJawab:
Bismillah... 

Bagi yang hamil atau menyusui, boleh menjalankan ibadah puasa boleh juga mengambil rukhshoh untuk berbuka.
Bunda yang paling faham situasinya, mana yang akan di pilih, karena menyusui juga merupakan prioritas bagi seorang ibu yang punya anak di usia masih menyusui.

Katakanlah bunda tetap berpuasa, sebaiknya porsi santap sahurnya di maksimalkan.
Makanan apa yang di konsumsi secara khusus silakan bunda tanya kepada ahli gizi.

Ini pengalaman saja, sayuran hijau, khususnya daun katuk amat baik dikonsumsi bagi ibu menyusui.

Wallahu a'lam

0⃣3⃣ Safitri ~ Banten
Assalamualaikum ustadz,

Bagaimana dengan orang-orang yang suka berbuat maksiat atau dosa walaupun di bukan ramdhan tetap saja begitu mereka tidak menjalankannya dan mereka dengan santainya tidak puasa dan berbuat dosa dibulan suci. Itu bagaimana ustadz dengan hati mereka, bagaimana dengan keimanan mereka apa mereka masih punya iman dan kenapa Allah masih kasih kesempatan buat orang tersebut?
Terimakasih ustadz.

๐ŸŒทJawab:
Wa'alaikumsalam,

Bismillah...
Bunda, ini merupakan bahasan yang cukup panjang mengenai hal melakukan maksiat di bulan Ramadhan.

Disebutkan dalam hadis dari Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ุฅِู†َّ ุงู„ู„َّู‡َ ูƒَุชَุจَ ุงู„ْุญَุณَู†َุงุชِ ูˆَุงู„ุณَّูŠِّุฆَุงุชِ ، ุซُู…َّ ุจَูŠَّู†َ ุฐَู„ِูƒَ ูَู…َู†ْ ู‡َู…َّ ุจِุญَุณَู†َุฉٍ ูَู„َู…ْ ูŠَุนْู…َู„ْู‡َุง ูƒَุชَุจَู‡َุง ุงู„ู„َّู‡ُ ู„َู‡ُ ุนِู†ْุฏَู‡ُ ุญَุณَู†َุฉً ูƒَุงู…ِู„َุฉً ، ูَุฅِู†ْ ู‡ُูˆَ ู‡َู…َّ ุจِู‡َุง ูَุนَู…ِู„َู‡َุง ูƒَุชَุจَู‡َุง ุงู„ู„َّู‡ُ ู„َู‡ُ ุนِู†ْุฏَู‡ُ ุนَุดْุฑَ ุญَุณَู†َุงุชٍ ุฅِู„َู‰ ุณَุจْุนِู…ِุงุฆَุฉِ ุถِุนْูٍ ุฅِู„َู‰ ุฃَุถْุนَุงูٍ ูƒَุซِูŠุฑَุฉٍ ، ูˆَู…َู†ْ ู‡َู…َّ ุจِุณَูŠِّุฆَุฉٍ ูَู„َู…ْ ูŠَุนْู…َู„ْู‡َุง ูƒَุชَุจَู‡َุง ุงู„ู„َّู‡ُ ู„َู‡ُ ุนِู†ْุฏَู‡ُ ุญَุณَู†َุฉً ูƒَุงู…ِู„َุฉً ، ูَุฅِู†ْ ู‡ُูˆَ ู‡َู…َّ ุจِู‡َุง ูَุนَู…ِู„َู‡َุง ูƒَุชَุจَู‡َุง ุงู„ู„َّู‡ُ ู„َู‡ُ ุณَูŠِّุฆَุฉً ูˆَุงุญِุฏَุฉً

“Sesungguhnya Allah mencatat berbagai kejelekan dan kebaikan lalu Dia menjelaskannya. Barangsiapa yang bertekad untuk melakukan kebaikan lantas tidak bisa terlaksana, maka Allah catat baginya satu kebaikan yang sempurna. Jika ia bertekad lantas bisa ia penuhi dengan melakukannya, maka Allah mencatat baginya 10 kebaikan hingga 700 kali lipatnya sampai lipatan yang banyak.” (HR. Ahmad, 2881, Bukhari 6491 dan Muslim 130)

Dalam masalah pahala, memang tidak bisa kita hitung secara matematis. Namun dalam hadis di atas, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memastikan bahwa maksiat yang dilakukan hamba sekali, tidak digandakan dosanya. Tapi ditulis sekali. Sebagai pembenar bahwa Allah tidak mendzalimi hamba-Nya.

ูˆَู…َุง ุงู„ู„َّู‡ُ ูŠُุฑِูŠุฏُ ุธُู„ْู…ًุง ู„ِู„ْุนَุงู„َู…ِูŠู†َ

"Allah sama sekali tidak berkehendak untuk mendzalimi seluruh alam." (QS. Ali Imran: 108)

Manusia yang tinggal di dunia, termasuk bagian dari alam itu.

Maksiat Di bulan Ramadhan, Dosanya Lebih Besar?
Ada kuantitas, ada kualitas.

Si A dan si B melakukan satu maksiat yang sama. Masing-masing mendapatkan satu dosa.

Apakah kita bisa memastikan bahwa nilai dosa keduanya sama?

Tentu saja tidak. Ada banyak faktor yang menyebabkan nilai dosanya berbeda. Sehingga bisa jadi yang satu mendapatkan dosa sebesar mobil, sementara satunya mendapat dosa seukuran kerikil. Semua kembali kepada latar belakang masing-masing ketika berbuat dosa.

Kita meyakini amal sholeh di bulan ramadhan, pahalanya dilipat gandakan. Dan kita juga perlu sadar bahwa perbuatan maksiat yang dilakukan manusia di bulan ramadhan, dosanya juga lebih besar dibandingkan di luar ramadhan. Bisa jadi, tetep dapat satu dosa, tapi nilainya lebih besar dibandingkan ketika maksiat itu dilakukan di luar ramadhan.

Al-Allamah Ibnu Muflih dalam kitabnya Adab Syar’iyah menuliskan,

ูุตู„ ุฒูŠุงุฏุฉ ุงู„ูˆุฒุฑ ูƒุฒูŠุงุฏุฉ ุงู„ุฃุฌุฑ ููŠ ุงู„ุฃุฒู…ู†ุฉ ูˆุงู„ุฃู…ูƒู†ุฉ ุงู„ู…ุนุธู…ุฉ

"Pembahasan tentang kaidah, bertambahnya dosa sebagaimana bertambahnya pahala, (ketika dilakukan) di waktu dan tempat yang mulia."

Selanjutnya, Ibnu Muflih menyebutkan keterangan gurunya, Taqiyuddin Ibnu Taimiyah,

ู‚ุงู„ ุงู„ุดูŠุฎ ุชู‚ูŠ ุงู„ุฏูŠู†: ุงู„ู…ุนุงุตูŠ ููŠ ุงู„ุฃูŠุงู… ุงู„ู…ุนุธู…ุฉ ูˆุงู„ุฃู…ูƒู†ุฉ ุงู„ู…ุนุธู…ุฉ ุชุบู„ุธ ู…ุนุตูŠุชู‡ุง ูˆุนู‚ุงุจู‡ุง ุจู‚ุฏุฑ ูุถูŠู„ุฉ ุงู„ุฒู…ุงู† ูˆุงู„ู…ูƒุงู†

"Syaikh Taqiyuddin mengatakan, maksiat yang dilakukan di waktu atau tempat yang mulia, dosa dan hukumnya dilipatkan, sesuai tingkatan kemuliaan waktu dan tempat tersebut." (al-Adab as-Syar’iyah, 3/430).

Ada banyak dalil yang mendukung kaidah ini. Diantaranya, firman Allah,

ูˆَู…َู†ْ ูŠُุฑِุฏْ ูِูŠู‡ِ ุจِุฅِู„ْุญَุงุฏٍ ุจِุธُู„ْู…ٍ ู†ُุฐِู‚ْู‡ُ ู…ِู†ْ ุนَุฐَุงุจٍ ุฃَู„ِูŠู…ٍ

“Siapa yang bermaksud di dalamnya (kota Mekah) untuk melakukan kejahatan secara zalim, niscaya akan Kami rasakan kepadanya sebahagian siksa yang pedih.” (QS. al-Hajj: 25)

Kita bisa perhatikan, baru sebatas keinginan untuk melakukan tindakan dzalim di tanah Haram Mekah, Allah beri ancaman dengan siksa yang menyakitkan. Sekalipun jika itu dilakukan di luar tanah haram, tidak akan diberi hukuman sampai terjadi kedzaliman itu.

Alasannya, karena orang ini melakukan kedzaliman di tanah haram, berarti bermaksiat di tempat yang mulia. Yang dijaga kehormatannya oleh syariat. (Tafsir as-Sa’di, hlm. 535).

Demikian pula, ketika Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan keutamaan kota Madinah. Beliau mengatakan,

ุงู„ْู…َุฏِูŠู†َุฉُ ุญَุฑَู…ٌ ، ู…َุง ุจَูŠْู†َ ุนَุงุฆِุฑٍ ุฅِู„َู‰ ูƒَุฐَุง ، ู…َู†ْ ุฃَุญْุฏَุซَ ูِูŠู‡َุง ุญَุฏَุซًุง ، ุฃَูˆْ ุขูˆَู‰ ู…ُุญْุฏِุซًุง ، ูَุนَู„َูŠْู‡ِ ู„َุนْู†َุฉُ ุงู„ู„َّู‡ِ ูˆَุงู„ْู…َู„ุงَุฆِูƒَุฉِ ูˆَุงู„ู†َّุงุณِ ุฃَุฌْู…َุนِูŠู†َ ، ู„ุงَ ูŠُู‚ْุจَู„ُ ู…ِู†ْู‡ُ ุตَุฑْูٌ ูˆَู„ุงَ ุนَุฏْู„

“Madinah adalah tanah haram, dengan batas antara bukit Ir sampai bukit itu. Siapa yang berbuat kriminal di sana atau melindungi pelaku kriminal, maka dia akan mendapat laknat Allah, para Malaikat, dan seluruh manusia. Tidak diterima amal sunah maupun amal wajibnya.” (HR. Ahmad 1049 dan Bukhari 1870)

Beliau memberikan ancaman sangat keras, karena maksiat ini dilakukan di tanah haram, yang dimuliakan oleh syariat.

Kita kembali kepada dosa di bulan ramadhan. Mengapa dosanya lebih besar?

Ya tentu saja...

Wallahu a'lam

0⃣4⃣ Safitri ~ Banten
Dibulan ramadhan bulan yang sangat istimewa  bulan suci yah banyak amalan-amalan, kalau kita rajin baca al Qur'an dibulan suci  ramadhan niatnya biar dapat pahala banyak nah itu bagaimana ustadz? Tapi ketika bulan ramadhan selesai tidak baca Qur'an lagi, itu bagaimana, apa allah menerima niat itu dan apa itu sama aja mendapat pahala?
Maaf yah ustadz belibet pertanyaanya.

๐ŸŒทJawab:
Bismillah...

Apa yang kita lakukan berupa amalan-amalan sholih di bulan Ramadhan tentu saja Allah sudah mencatat dan  menyiapkan ganjarannya.

Adapun setelah Ramdhan berlalu kemudian amalan-amalan tersebut tidak kita lanjutkan, seperti membaca Al-Quran umpamanya, maka itu tidak menghapuskan pahala baca Al-Quran kita di bulan Ramadhan yang lalu.

Yang lebih baik tentunya semua amal-amal kebaikan yang kita kerjakan di bulan Ramadhan kita teruskan di bulan selain Ramadhan.

Menjadi kebiasaan kita sampai kita wafat.

Wallahu a'lam

0⃣5⃣ Rika ~ Magelang
Selain amarah kita harus bisa menahan syahwat yang lainnya termasuk belanja-belanja, bagaimana cara menata hati yang  seharusnya ya, karena sudah terbiasa tiap lebaran harus menyiapkan baju baru dan lain-lain.
Jazakallah.

๐ŸŒทJawab;
 Bismillah...

Menyiapkan makanan yang khusus dibulan Ramadhan bukanlah hal buruk.
Menyiapkan pakaian baru untuk lebaran juga bukan hal tercela.

Namun fokus kita yang utama adalah memanfaaatkan momentum Ramadhan sebaik-baiknya, mengisinya dengan kebaikan-kebaikan.

Sahur dan berbuka dengan hidangan yang enak tidak masalah, jika itu juga memotivasi semangat beribadah.

Berlebaran dengan pakaian baru, in syaa Allah merupakan wujud Syukur atas nikmat-nikmat Allah.

Walllahu a'lam

0⃣6⃣ Wetni ~ Bukittinggi
Ustadz, Bagaimana dengan yang dinas shift di RS. Kalau dia dinas siang, pulangnya malam. Di masjid orang sudah mau selesai shalat tarwih. Kalau dinas malam, dia berangkat dinas orang baru selesai berbuka.
Dalam sebulan itu sering dinas siang dan malam. Melaksanakan tugas merawat pasien. Sering tidak shalat tarwih berjamaah.
Bagaimana itu ustadz? Apakah dia termasuk orang yang rugi?
Jazakallah ustadz.

๐ŸŒทJawab:
Bismillah...

Keadaan Ini in syaa Allah bukanlah termasuk sesuatu yang rugi.
Beliau bisa menjalankan ibadah wajib ditempat beliau bekerja.

Adapun amalan sunnah,  jika memiliki waktu luang  mengerjakannya maka mengisinya dengan amal ibadah adalah utama.

Namun jika kesempatan mengerjakan yang sunnah tidak dapat di kerjakan karena mengerjakan suatu kewajiban dalam pekerjaan, maka menunaikan pekerjaan yang wajib lebih utama dari mengerjakan yang sunnah.

Adapun sholat wajib maka tidak ada keringanan untuk di tinggalkan, tetap harus di kerjakan bagaimanapun kondisinya.

Wallahu a'lam

๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒŸ๐ŸŒŸ๐ŸŒŸ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ
 ๐Ÿ’ŽCLoSSiNG STaTeMeNT๐Ÿ’Ž

Ahlan washlan wa marhaban wahai Ramadhan...
Selamat datang Ramadhan...

Semoga Allah Azzawajalla menyampaikan kita semua pada bulan Ramadhan.

Semoga kajian ini membawa manfaat untuk kita semua.

Mohon maaf atas kekurangannya.

Baarakallahu aquulu qouli hadzaa fastaghfiruhu innahu huwal ghofuururrohiim

Wassalamu'alaykum warahmatullahi wabarakaatuhu

MEMAHAMI SAMARA DALAM RUMAH TANGGA



OLeH: Bunda Azzam

        ๐Ÿ’ŽM a T e R i๐Ÿ’Ž

๐ŸŒทMEMAHAMI SAMARA DALAM RUMAH TANGGA

By. Azizah bunda Azzam
Medio Senin 23 April 2019

Rumah tangga merupakan perkara yang sangat pokok bagi kehidupan manusia. Bahkan Rasulullah shallallaahu ’alahihi wa sallam menyatakan bahwa seorang yang telah berumah tangga, berarti ia telah menyempurnakan separuh agamanya. Kata beliau,

ุฅِุฐَุง ุชَุฒَูˆَّุฌَ ุงู„ْุนَุจْุฏُ ูَู‚َุฏْ ูƒَู…ُู„َ ู†ِุตْูُ ุงู„ุฏِّูŠْู†ِ، ูَู„ْูŠَุชَّู‚ِ ุงู„ู„ู‡َ ูِูŠ ุงู„ู†ِّุตْูِ ุงู„ْุจَุงู‚ِูŠ

“Apabila seorang hamba menikah berarti separuh agamanya telah sempurna. Maka hendaklah ia bertakwa kepada Allah dalam menjaga setengah yang tersisa.” (HR. Al-Baihaqy dalam Syu’ab al-Iman dan dinyatakan hasan oleh Syaikh al-Albany).

Pernikahan merupakan anugerah dan nikmat yang amat besar bagi umat manusia. Dalam al-Qur’an, Allah ta’ala menggambarkan bahwa rumah tangga akan mendatangkan ketentraman dan kasih sayang.

ูˆَู…ِู†ْ ุขَูŠَุงุชِู‡ِ ุฃَู†ْ ุฎَู„َู‚َ ู„َูƒُู…ْ ู…ِู†ْ ุฃَู†ْูُุณِูƒُู…ْ ุฃَุฒْูˆَุงุฌًุง ู„ِุชَุณْูƒُู†ُูˆุง ุฅِู„َูŠْู‡َุง ูˆَุฌَุนَู„َ ุจَูŠْู†َูƒُู…ْ ู…َูˆَุฏَّุฉً ูˆَุฑَุญْู…َุฉً ุฅِู†َّ ูِูŠ ุฐَู„ِูƒَ ู„َุขَูŠَุงุชٍ ู„ِู‚َูˆْู…ٍ ูŠَุชَูَูƒَّุฑُูˆู†َ

“Di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah: Dia menciptakan untuk kalian istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kalian cenderung serta merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antara kalian rasa kasih dan sayang. Sungguh pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” (QS. Ar-Rum: 21)

Suami akan mempergauli istrinya dengan baik (mu’asyarah bil ma’ruf). Dan suami bertekad tidak melakukan pelanggaran.

Jika kita perhatikan, semua yang dinyatakan dalam syarat shighat taklik dalam pernikahan hukum asalnya adalah kewajiban bagi suami.

Mu’asyarah bil ma’ruf, mempergauli istri dengan baik, ini kewajiban yang Allah sebutkan dalam al-Quran.

Allah Subhaanallaah berfirman,

ูˆَุนَุงุดِุฑُูˆู‡ُู†َّ ุจِุงู„ْู…َุนْุฑُูˆูِ ูَุฅِู†ْ ูƒَุฑِู‡ْุชُู…ُูˆู‡ُู†َّ ูَุนَุณَู‰ ุฃَู†ْ ุชَูƒْุฑَู‡ُูˆุง ุดَูŠْุฆًุง ูˆَูŠَุฌْุนَู„َ ุงู„ู„َّู‡ُ ูِูŠู‡ِ ุฎَูŠْุฑًุง ูƒَุซِูŠุฑًุง

"Pergaulilah mereka dengan cara yang makruf (baik). Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak."  (QS. an-Nisa: 19)

๐Ÿ’ŽSAMARA
Sakinah, Mawadah, Rahmah

Sakinah =  ketenangan, ketentraman, aman atau damai.

Sebagaimana arti kata tersebut, keluarga sakinah berarti keluarga yang didalamnya mengandung ketenangan, ketentraman, keamanan, dan kedamaian antar anggota keluarganya.

Mawaddah =  perasaan kasih sayang, cinta yang membara...

Adanya perasaan mawaddah pastinya mampu membuat rumah tangga penuh cinta dan sayang. Tanpa adanya cinta tentunya keluarga menjadi hambar. Adanya cinta membuat pasangan suami istri serta anak-anak mau berkorban, mau memberikan sesuatu yang lebih untuk keluarganya. Perasaan cinta mampu memberikan perasaan saling memiliki dan saling menjaga.

Rahmah = ampunan, rahmat, rezeki, karunia.

Rahmah atau karunia dan rezeki dalam keluarga adalah karena proses dan kesabaran suami istri dalam membina rumah tangganya, serta melewati pengorbanan juga kekuatan jiwa. Dengan prosesnya yang penuh kesabaran, karunia itu pun juga akan diberikan oleh Allah sebagai bentuk cinta tertinggi dalam keluarga.

๐Ÿ”นBeberapa Tips-tips Menggapai Keluarga Sakinah

1. Niat Baik.
Berniat melaksanakan perintah Allah dan RasulNya Shallallahu 'Alaihi Wa 'Ala Alihi Wa Sallam, menjaga pandangan mata dan kehormatan, menegakkan Rumah Tangga Islami, menghasilkan keturunan yang baik, yang mengesakan Allah dan membela agamaNya, dan niat-niat baik lainnya.

Dengan niat baik ini, semua aktifitas dalam Rumah Tangga bernilai ibadah.

2. Tolong-Menolong dalam Ketaatan.
Suami isteri saling memotivasi untuk menjadi lebih baik menuju ridha Allah.

3. Membangun Rumah Tangga Islami sesuai syari'at Allah dan sunnah NabiNya Shallallahu 'Alaihi Wa 'Ala Alihi Wa Sallam.
Semua langkah dalam Rumah Tangga disesuaikan dengan aturan Allah dan RasulNya Shallallahu 'Alaihi Wa 'Ala Alihi Wa Sallam.

4. Saling Mencintai, Menyayangi dan Bergaul dengan Baik, sebagaimana yang Allah dan RasulNya Shallallahu 'Alaihi Wa 'Ala Alihi Wa Sallam perintahkan.

5. Tegas dalam Menegakkan Kebenaran karena tidak ada toleransi dalam segala hal yang dilarang oleh Allah dan RasulNya Shallallahu 'Alaihi Wa 'Ala Alihi Wa Sallam.

6. Pengertian dan Jauh dari Sikap Emosional.

7. Menyadari Kelemahan dan Kekurangan Manusia karena tidak ada manusia sempurna, namun terus berusaha untuk menjadi lebih baik.

8. Merahasiakan Problematika Rumah Tangga dari orang lain, cukup suami isteri saja yang tahu (kecuali konsultasi kepada orang yang diyakini bisa memberikan solusi), serta segera mencari jalan keluar terbaik.
Tidak malu untuk meminta maaf jika bersalah dan tidak berat untuk memberi maaf jika ada yang meminta maaf.

9. Membuat Perencanaan yang Jelas dan Pasti agar bahtera Rumah Tangga terarah dan tidak terombang ambing.
Semoga kita mampu merealisasikannya sehingga benar-benar merasakan keluarga sakinah, mawaddah wa rahmah di dunia sampai akhirat, aamiin.

10. Sadari bahwa tujuan berumah tangga itu adalah sedunia dan se surga bersama.

11. Menikah artinya berani menahan diri dan mengalah. Mengalah untuk memenangkan hati pasangan.

12. Mengantisipasi trouble dalam rumah tangga dengan banyak-banyak membeningkan ruh.

13. Harus paham hak dan kewajiban masing-masing anggota keluarga dan tidak boleh saling mendzhalimi atas hak masing-masing.
Artinya semua berlaku adil karena adil itu lebih dekat kepada taqwa.

14. Saling meminta doa agar dimudahkan Allah disetiap akan beraktivitas.

15. Saling memaafkan, artinya mudah meminta maaf dan memaafkn, saling aware dan care dengan masalah yang dihadapi anggota keluarga.


๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒŸ๐ŸŒŸ๐ŸŒŸ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ
        ๐Ÿ’ŽTaNYa JaWaB๐Ÿ’Ž

0⃣1⃣ Ruri ~ Lumajang
Saya dan suami beda latar belakang, saya dididik secara disiplin suami dididik selow. Jadi tiap hari ada saja yang bikin tidak cocok, ada yang diributkan dari soal mandi, makan, sholat karena saya merasa suami kurang disiplin waktu. Sementara suami merasa yang dilakukan asyik-asyik saja. Lha saya baperan bunda suka ngejleb kalau dibentak jadinya saya sekarang lebih banyak diam tidak peduli saja. Baiknya saya bagaimana ya bunda?

๐ŸŒธJawab:
Mbak ruri persis seperti saya, yang terbiasa prepare segalanya, sebelum hari H nya, detail sekali, sementara suami tidak seperti itu. Lakukan saja apa yang bisa, tidak usah dibuat ribet, dan itu memang karakter dari seorang laki-laki,  yang lebih simple. Jadi tidak seperti kita yang ribet, memang ini perlu waktu, dan pertanyaannya berapa lama mba ruri menikah dengan suami?

Nah ini perlu waktu untuk penyesuaian, dan kita tidak bisa menuntut semuanya sama dengan diri kita. Ketika kita menuntut suami bisa sama seperti kita, maka suami pun bisa juga menuntut (tidak usah rempong sekali).

Jalan tengahnya adalah, membiasakan kompromi, kalau itu bukan hal yang urgent dan bukan suatu hal dosa yang jika dilakukan, maka kita harus lebih toleransi, toleransi yang tinggi, memaafkan, memahami, itu jauh lebih memudahkan. Kita harus sadar, bahwa dengan sikap suami yang seperti itu, justru beliu tidak mudah panik,  dan itu menguntungkan buat kita, membuat kita lebh tidak stres. Kebayang tidak mba kalau menikah dengan orang yang sama persis seperti mbak? Wah bisa kacau itu. Karena begitu kita sudah di akad dengan suami, maka beliulah pasangan kita, dalam al quran pasangan kita itu adalah pakaian buat diri kita. Dan kalau kita memakai baju, pasti ukurannya sesuai donk sama kita, tidak mungkin beda ya.

Artinya semuanya sudah terukur oleh ALLAH,  syukuri itu. Perbanyak bersyukur kita sudah di kasih pasangan, karena banyak diluar sana yang masih menunggu siapa pasangaannya. Maka kenapa tidak kita bersabar, bahwa kesabaran itu menjadi jalan untuk kita mendapatkan Sakinah Mawaddah wa Rahmah. Dengan sedikit kita menahan diri, mudah memaafkan, mengerti, dan mengingatkan dengan cara yang baik, maka itu peluang pahala. Karena tidak logis saja,  kalau semua orang itu harus sama. Karena memang tidak ada orang yang sama.  Anak yang kita lahirkan saja, dari ayah yang sama, karakternya bisa beda. Apalagi suami, anak orang lain yang masuk dalam hidup kita dan kita juga masuk dalam hidup dia. Inilah ujiannya. Dan kedua memang harus sama-sama berubah, insyaAllah seiring waktu, diminta sama Allah. Alhamdulillah waktu yang akan merubahnya, dengan bagaimana kita bisa saling menjaga perasaan pasangan. Begitu ya mba.

0⃣2⃣ Sari ~ Medan
Bunda bagaimana mengadapi pasangan yang memilih diam jika ada masalah? Artinya tidak mau ribut tapi masalah semakin larut.

๐ŸŒธJawab:
Coba kita cooling down, ketika masalah itu berat, coba kita menjaga jarak sejenak, menenangkan diri, jangan sampai ibaratnya menyiram minyak ke bara api, yang bisa membuat semakin berkobar dan menghanguskan semuanya,  na'udzubillah.  Masalah yang didiamkan memang tidak akan bisa diselesaikan begitu saja. Kita coba untuk bijak, ketika dia diam, maka kita berusaha untuk memahami, memberikan jeda, misal sehari 2 hari. Saat di titik dia nyaman, lagi enjoy, yuk kita ajak bicara membahas yang kemarin dengan tanpa emosi,  dan sama-sama bisa saling memberikan masukan. Bisa jadi suami diam, karena apapun yang diungkapkannya kita membantahnya, kita tidak mau dengarkan,  coba kita koreksi diri juga. Mungkin suami merasa daripda ribut, tidak didengar, dan ujung-ujungnya KDRT,  lebih baik diam. Tapi banyak juga yang suaminya mintak kopi,  istri agak lambat karena habis nyusuin anak,  suaminya langsung lempar-lempar barang sampai jadi tontonan tetangga. Jadi masih mending yang diam kan,  jadi kita tetap harus mengambil sisi positif dari hal ini ya.

Memang menyelesaikan masalah itu tidak semudah membalikkan telapak tangan, jadi kita harus pandai mencari celah dimana dia paling nyaman untuk diajak diskusi. InsyaAllah kalau kita berusaha dengan cara yang baik,  wudhu dulu biar tidak diganggu setan, karena setan itu tidak suka dengan orang yang suci. Jadi jika mau menyelsaikan masalah yang berpotensi konflik, maka wudhu saaj dulu, jadi setan tidak akan mengganggu. Dicoba ya, ketika dia mulai meninggi,  maka kita yang mulai cooling down begitu ya.

0⃣3⃣ Safitri ~ Banten
Assalamuaikum bunda,

Ketika suami berantem sama istri dan dia sudah mengatakan kata-kata yang membuat rumah tangganya pisah lalu lama kemudian mereka bersatu lagi itu bagaimana bunda, berdosakah mereka dan apa pernikahan mereka masih diridhohi Allah soalnya dalam rumah tangga mereka itu berantem terus istri marah sama suami dan suami sudah mengeluarkan kata-kata pisah?
Terimakasih bunda.

๐ŸŒธJawab:
Wa'alaikumsalam,

Disini, kalau pertama kali diucapkan berarti baru jatuh talak 1, dan talak 1 itu masa iddahnya 3 bulan 10 hari kali suci.  Nah dalam masa 3 bulan 10 hari itu,  sebelum habis masa itu,  kemudian suami kembali, ini diperbolehkan, begitu juga dengan talak 2.
Jika lebih dari 3 bulan 10 hari,  maka harus nikah ulang, dan harus ada saksi yang menghadiri bahwa mereka memang rujuk kembali. Ini yang perlu dipahami, jangan sampai terjadi yang ke 3 kalinya,  karena kalau 3x terjadi talak,  maka tidak boleh kembali lagi.  Dan itu berarti pernikahan sudah berakhir.

Jika si mantan suami ingin balik (setelah talak 3), maka si mantan istri harus menikah dengan orang lain dulu dan bercerai,  baru bisa menikah lagi dengan mantan suami yang sebelumnya. Dan pernikahan kedua dari istrinya itu tidak boleh direkayasa, menyuruh orang, itu haram hukumnya. Berarti itu pura-pura menikah. Makanya kita harus banyak belajar, bahwa betapa Allah memberikan jatah untuk mengatakan cerai itu hanya 3x saja, seumur hidup pernikahan. Ini yang perlu kita jaga dengan baik,  jangan sampai kata-kata itu keluar dengan mudahnya, karena akan ada hukum dan konsekuensi yang harus dijalankan dalam rumah tangga itu.

0⃣4⃣ Lisa ~ Malang
Dan kata talak benar-benar dipegang suami ya bun, istri meski minta talak berapapun tidak akan jatuh talak njeh?

๐ŸŒธJawab:
Jadi kata talak itu memang hanya bisa terjadi dari mulut suami, kalau dari istri, namanya khuluq. Walaupun si istri berkata ceraikan aku, tetapi suami tidak meng iya kan, maka tidak akan terjadi talak atau perceraian. Sebaliknya jika si suami berkata "iya akan aku ceraikan", maka jatuhlah talak.  Nah ini yang perlu dijaga. Baik secara emosional maupun tidak, ada beberapa pendapat tentang talak ini. Jadi mau dalam keadaan marah atau tenang sekalipun, kala keluar kata-kata ini,  maka akan jatuh talak.
Itu yang harus benar-benar dipahami, makanya sebelum menikah belajar fiqh munakahat ya.

0⃣5⃣ Safitri ~ Banten
Bunda bagaimana sih caranya supaya kita manghilangkan keraguan kita untuk membina rumah tangga supaya kita benar-benar mantap biar berumah tangga tidak ada ketakutan-ketakutan apapun. Jujur bun saya ingin menikah muda tapi saya nyadar begitu saya belum bisa apa-apa dan saya masih tahap proses membenah diri insya allah, saya melihat teman-teman setelah menikah ohh seperti itu yah dan itu membuat saya ragu terus kalau saya nanti menikah apa begitu juga. Nah... selalu pertanyaan seperti itu saya pikirin, jadi masih takut. Bagaimana menurut bunda?

๐ŸŒธJawab:
Yakini dengan suatu dalil, yang jika telah datang seorang laki-laki yang sholih kepadamu, melamar anakmu, maka nikahkanlah. Intinya disini bukan materi yang diukur, tetapi akhlak dari laki-laki.  Keraguan itu datangnya dari setan,  maka ada sarana untuk bisa memantapkan hati, yaitu istikhoroh.

Apabila niatan kita baik, caranya baik, tidak ditempuh dengan cara-cara yang melanggar perintah Allah, misalnya kita pacaran (dengan dalih, bagaimana kita mau kenal masing-masing, kan kita sama-sama orang asing). Itu adalah jebakan sebenarnya. Yang bunda ketahui ada orang yang bertahun-tahun pacaran, ujung-ujungnya tidak jadi nikah. Sebaliknya dengan cara ta'arufan islami, dengan niatannya yang baik, alhamdulillah semuanya lancar. Sebelum menikah, kita sama-sama membekali diri. Minimal untuk wanita belajar memasak, menjahit minimal memasang kancing, mencuci baju dengan tangan (misal tidak ada mesin cuci), mengulek (misalnya tidak disediakan blender) minimal kita sudah mempersiapkan diri,  dan pelajari apa yang terjadi pada masa-masa kehamilan. Karena masa-masa kehamilan adalah masa-masa yang berat dengan berbagai perubahan. Bagaimana menjadikan anak yang didalam rahim itu menjadi generasi yang luar biasa, itu adalah tanggungjawab dari ibu dan ayah yang menghadirkan mereka ke dunia ini. 

Jadi jangan pernah ragu,  pantaskan diri saja,  semakin ragu maka semakin setan itu menjebak kita. Setan akan mempertemukan kita dengan (tu lihat, kalau orang menikah itu seperti itu), yang menjadikan kita semakin takut, sementara usia perempuan itu tidak bisa menunggu. Maka setan semakin membuat kita ragu dan menjadi tidak ingin menikah, sementara itu sunnahtullahnya kita. Jadi sekarang belajar memantaskan diri dulu, apa sih tugasnya istri. Saat bunda dulu bertanya ke guru ngaji,  jodoh itu seperti apa sih? Lalu beliu menjawab,  jodoh itu seperti apa kamu saat ini. Di dalam al Quran dikatakan bahwa suami itu adalah pasangan kita adalah pakaian kita. Pakaian yang memang pas sama diri kita,  itulah cerminan jodoh kita.

Maka semakin kita meng upgrade diri kita,  untuk lebih pantas, lebih bisa memahami agama, maka Allah akan datangkan jodoh seperti ikhtiar kita itu. Kita minta sama Allah,  Ya Allah saya lagi berusaha belajar Ya Allah untuk menjadi seorang istri yang shalihah, maka datangkanlah kepadaku seorang laki-laki yang shalih Ya Allah. Itu yang sering kita doakan. Robbana hablana min azwajina wazurriyatina qurrotaa'yun,  wajalna lil muttaqina imama. InsyaAllah doa bertemu doa, maka disaat Allah sudah mentakdirkan, maka disitulah akan menjadi sempurna dien kita,  insyaAllah.

๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒŸ๐ŸŒŸ๐ŸŒŸ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ
     ๐Ÿ’ŽCLoSSiNG STaTeMeNT๐Ÿ’Ž

Pernikahan itu adalah amanah, pernikah itu ibadah, dan pernikahan itu kesanggupan mengalah untuk memenangkan hati pasangan. Saat kita menikah maka peluang panen pahala itu besar sekali. Oleh karena itu mari semangat mengalahkn setan untuk tidak membuat huru hara di dalam rumah tangga kita.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 

Sabtu, 20 April 2019

GAYA BELAJAR ANAK



OLeH: Bunda Nurhamida

         ๐Ÿ’ŽM a T e R i๐Ÿ’Ž

Alhamdulillah washshalatu wassalaamu'alaa rasulillah...
Alhamdulillah pada malam ini kita masih diberi kesempatan untuk bertemu dalam kajian parenting. Semoga apa yang akan kita bincangkan dapat memberi manfaat bagi kita semua...

Pada kesempatan ini, mari kita kenali gaya belajar anak kita, yang secara tidak langsung kita juga bisa mengenali gaya belajar kita sendiri.

Pentingnya kita memahami gaya belajar pada anak adalah agar kita tidak salah dalam menstimulasi. Kebanyakan yang terjadi adalah, ketika seorang ibu memiliki gaya belajar visual memiliki anak yang bergaya belajar kinestetik, ini repot sekali. Kasihan pada anaknya karena kecenderungannya adalah si anak harus mengikuti gaya belajar si ibu. Ibu menganggap anak tidak pernah belajar dengan pergerakannya yang lincah dan kadang dalam pandangan si ibu hanya membuatnya pusing belaka.

Anak yang sedang dalam masa pertumbuhan dan perkembangan yang luar biasa, pada akhirnya dikerdilkan oleh orang tuanya sendiri sebab kurangnya ilmu dalam pendidikan anak.
Tidak heran jika prestasi anak tidak meningkat, bahkan cenderung biasa saja. Anak-anak melakukan proses belajar bukan karena keinginannya sendiri melainkan karena dipaksa mengikuti persepsi orang tua.
Berikut penjelasannya gaya belajar anak...

๐ŸŒทMENGENAL GAYA BELAJAR ANAK

A.  APAKAH GAYA BELAJAR ITU?

Gaya belajar adalah cara belajar yang lebih disukai oleh seorang pembelajar saat  ia sedang melakukan proses  pembelajaran, yang berasal dari variabel kepribadian, susunan kognitif dan psikologis, latar belakang sosio kultural dan pendidikan.

Gaya belajar pada anak balita pada umumnya tidak menunjukkan satu gaya belajar saja melainkan bersifat kombinasi berdasarkan kebutuhan. Semakin besar anak, gaya belajar akan mengerucut pada salah satu gaya saja, meski gaya yang lain tidak hilang.

Gaya belajar anak dipengaruhi kerja otak.
THE TRIUNE BRAIN:

~ Survival brain: reptilian
~ Emotional brain: limbic
~ Thinking brain: neo-cortex

B. GAYA BELAJAR ANAK

◼1. Cara belajar visual
Gaya belajar dengan cara melihat atau membaca, memahami materi lebih baik dalam bentuk visual dibandingkan verbal (catatan tertulis, diagram, grafik, peta, gambar), senang menggambar, membaca, menulis, mudah mengeja dan teratur.

◼2. Cara belajar auditory
Gaya belajar dengan cara mendengarkan, memahami materi lebih baik dalam bentuk lisan (seminar, diskusi, instruksi verbal, belajar kelompok) dan mengerjakan tugas lebih baik dalam bentuk lisan, serta senang musik dan bahasa.

◼3. Cara belajar Kinestetik
Gaya belajar dengan cara bergerak dan melakukan, memahami materi lebih baik dengan bergerak, menyentuh, ekplorasi, membuat karya, hands-on activities, praktikum, field trips, serta senang olah raga, drama, menari, membuat karya.

C. CIRI GAYA BELAJAR VISUAL

1. Anak akan berusaha untuk melihat gurunya yang sedang menyampaikan materi.
2. Anak tidak untuk menjadi terdepan dalam berbicara dan anak cenderung tidak suka untuk mendengarkan orang lain.
3. Anak tidak cepat memahami pembelajaran yang disampaikan secara acak atau lilies.
4. Anak dapat berdiam diri dan tetap konsentrasi manakala lingkungannya banyak keributan dan ramai.
5. Ketika anak kesusahan dalam menyampaikan sesuatu maka anak akan menggunakan gerakan tubuh untuk membantu menyampaikan.
6. Mementingkan penampilan.
7. Anak akan mudah yang dibacanya dan anak suka membaca.

D. CIRI GAYA BELAJAR AUDITORI

1. Anak lebih suka dengan pembelajaran dengan metode diskusi dan anak akan mampu untuk mengingat pelajaran yang disampaikan secara lisan.
2. Anak auditori lebih senang  banyak bicara dan fasih dalam menyampaikan.
3. Anak akan mudah mengingat  lirik lagu atau jingle iklan yang ia dan dapat mengikutinya secara lengkap.
4. Anak tidak pandai dalam membuat karangan dan menulis.
5. Anak bukan pembaca yang baik sehingga anak akan kesulitan untuk mengingat apa yang telah dibacanya dan anak biasanya akan mengeraskan bacaannya.
6. Anak tidak suka melihat hal baru disekitarnya seperti anak baru, papan pengumuman sekolah dan lain-lain.
7. Anak suka berbicara sendiri.
8. Anak sulit berkonsentrasi ketika berada di tempat yang bising dan penuh keributan.

E. CIRI GAYA BELAJAR KINESTETIK

1. Anak tidak akan bisa berdiam diri dan cenderung lebih menyukai gerak.
2. Tangannya selalu aktif.
3. Anak kinestetik akan memiliki koordinasi tubuh yang cukup baik.
4. Anak kinestetik cenderung lebih sulit memahami dan mempelajari yang sifatnya abstrak, misalnya simbol matematika, melihat peta, rumus kimia dan lain-lain.
5. Anak lebih suka menyentuh dan memegang benda yang dijumpainya.
6. Menggunakan jari sebagai petunjuk ketika sedang membaca.
7. Suka mengekspresikan dengan gerakan.

F. CARA BELAJAR ANAK MENURUT MARIA MONTESSORI

~ Kemampuan anak pada masa 0-6 tahun seperti busa atau spon yang memiliki kemampuan menyerap informasi paling besar ( absorbent mind).

~ Anak melewati masa fase unconscious (0-3 tahun) dan conscious (4-6 tahun).

~ Melewati 6 masa peka.

G. PERTIMBANGKAN CARA BELAJAR ANAK
~ Bermain
~ Bergerak dan Menyentuh
~ Bertanya dan Mengulang
~ Meniru dan Mencoba
~ Mengamati dan Mempraktikkan
~ Berteman dan Berkelompok

H. APA MANFAAT ORANG TUA DAN GURU MENGETAHUI GAYA BELAJAR ANAK?

๐Ÿ”นKEUNTUNGAN AKADEMIK
1. Memaksimalkan potensi belajar anak.
2. Sukses pada semua tingkat pendidikan.
3. Memahami cara belajar terbaik dan bisa mendapatkan nilai lebih baik pada ujian dan tes.
4. Mengatasai keterbatasan dalam kelas,.
5. Mengurangi frustasi dan tingkat stress.

๐Ÿ”นKEUNTUNGAN PRIBADI
1. Meningkatkan rasa percaya diri dan harga diri.
2. Mempelajari cara terbaik menggunakan otak anak.
3. Mendapatkan wawasan kekuatan dan kelemahan diri anak.
4. Mempelajari bagaimana menikmati belajar dengan lebih dalam.
5. Mengembangkan motivasi belajar.
6. Mempelajari bagaimana memaksimalkan kemampuan serta ketrampilan alami anak.
7. Unggul dalam kompetisi.

I. TUGAS GURU DAN ORANG TUA

Dengan mengenali gaya belajar anak dan 6 masa peka yang dilewati anak usia dini, maka guru dan orang tua dapat mempersiapkan lingkungan yang menyenangkan bagi anak untuk mengembangkan 6 aspek perkembangan yang harus dicapai seperti yang tercantum dalam PERMENDIKBUD No 137 tahun 2014 : Aspek Agama dan Moral, Bahasa, Kognitif, Kemandirian, Fisik-Motorik dan Seni.

Pada slide kedua, salah satu pakar neurologi, MacLean, otak itu memiliki 3 lapisan, yang berwarna merah itu Reptilian Brain, fungsinya untuk bertahan. Seperti jika kita merasa haus maka kita akan segera mencari air minum, jika terkena sengatan panas mataharu kita akan segera mencari tempat berteduh.

Sistem Limbik berfungsi sebagai otak yang mengelola emosi. Jika anak merasa takut atau sedih, kecenderungannya anak sulit untuk menerima informasi atau belajar. Sistem limbik ini memiliki peranan penting dalam proses pembelajaran. Orang tua dan guru harus mampu menjaganya agar anak tetap dalam kondisi yang tenang dan senang saat kita sedang memberikan informasi.

Sementara yang warna hijau, Neo Cortex berfungsi sebagai otak untuk berpikir, mengambil keputusan, menganalisa, melakukan hipotesa. Jika limbik ok, maka neo cortexnya akan mudah menangkap informasi.
Triune brain ini akan mempengaruhi cara dan gaya belajar anak.

Anak yang selalu diaktifkan dahulu sistim limbiknya cenderung menjadi anak yang mudah untuk distimulasi dan memiliki kesempatan menemukan cara belajar yang sesuai dengan kebutuhannya.

Sementara anak yang seringkali menghadapi hambatan emosi sebelum belajar dimulai, maka kemungkinan ia akan mengalami kesulitan dalam menerima informasi karena saat perasaannya sedang terganggu, limbik akan tertutup digantikan oleh Reptilian Brain: mempertahankan diri agar terhadap hal yang membuat dirinya terganggu.
Misal, pada waktu pagi hari saat anak akan berangkat ke sekolah, jika sejak ia bangun tidur hingga menjelang ia berangkat ia didesak untuk melakukan semua persiapan pagi sesuai dengan jadwal si ibu, maka kemungkinan hatinya dipenuhi rasa kesal. Rasa kesal ini tidak akan selesai sampai ia keluar rumah dan bahkan akan dibawanya sampai ke sekolah. Boleh jadi tiba di sekolah, semua yang dia lihat akan salah semua. Bila sudah begini, anak datang ke sekolah tidak mendapatkan manfaat apapun.

Nah... Kebiasaan kebiasaan yang dibangun oleh keluarga, dan bagaimana cara kerja otak yang dimiliki anak, serta kondisi sosial emosi anak, ini akan berpengaruh terhadap pembentukan gaya belajarnya.


๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒŸ๐ŸŒŸ๐ŸŒŸ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ
        ๐Ÿ’ŽTaNYa JaWaB๐Ÿ’Ž

0⃣1⃣ Sofi ~ Jaksel
Keponakan saya terkena asma, jadi kadang tidak masuk sekolah 2-3 hari kalau lagi kambuh.
Baru kelas 1 SD, umur 6 tahunan.
Sebenarnya anaknya lumayan pintar, tapi saya takut dia ketinggalan pelajaran gara-gara sakitnya.

Bagaimana solusinya nih bun?

Terimakasih.

๐ŸŒธJawab:
Anak dengan penyakit asma pada dasarnya bisa distimulasi sama seperti anak lainnya. Yang perlu diperhatikan adalah kegiatannya tidak terlalu menguras tenaga dan menghindari media belajar yang dapat memicu penyakitnya. Misal, jika pemicu asmanya karena udara dingin, maka berikan aktifitas yang membuat ia banyak bergerak agar tubuhnya hangat, jika karena debu, hindari media yang potensial ada debunya misal pasir dan boneka, atau alas lantai pakai karpet plastik bukan karpet bulu, dan seterusnya.

Perlakukan anak dengan asma seperti biasa, jangan dianggap sakit namun tanamkan pada anak agar ia lebih hati-hati dan waspada dalam menjaga tubuhnya. Sikap orang tua yang berlebihan dalam mengkhawatirkan kesehatannya akan berdampak buruk pada perkembangan psikologisnya. Ia akan menganggap dirinya lemah, motivasinya akan rendah untuk melakukan aktivitas yang sebenarnya bagus untuk dirinya, serta akan menjadi penakut. Takut ini takut itu karena cemas asmanya akan kambuh. Jika tidak terlalu berat, cukupkan gizi dan tidurnya. Jika memang berat, bekali dengan obat yang diizinkan dokter sebagai langkah pertama pertolongan jika penyakitnya kambuh.

0⃣2⃣ Chusnul ~ Kramat Jati
Assalamu"alaikum,

Saya punya anak 3 laki-laki semua, nah yang anak pertama saya usia 7,5 tahun cenderung emosi sedangkan yang ke 2 qodarullah spesial bun. Yang mau saya tanyakan, bagaimana cara mendidiknyaa ya? Takut ada kecemburuan.

๐ŸŒธJawab:
Waalaikumsalam wr.wb.

Masyaallah, luar biasa Bunda. Allah memberikan kepercayaan Bunda mengasuh anak istimewa. Karena hanya orang tua istimewa yang diberikan kepercayaan tersebut. Semoga berhasil ya. Saya mendapatkan di sekeliling saya, ibu yang sabar dalam mendampingi anak istimewa, membuahkan putra atau putri yang luar biasa, berhasil dan menorehkan prestasi yang tidak semua anak miliki.

Jika si sulung cenderung emosional, coba dicari apa penyebabnya. Apakah dulu saat mengandung, kondisi Bunda sedang tidak stabil, ini berpengaruh secara kejiwaan pada anak.
Jika bukan, maka kita lihat lagi, apakah saat anak tumbuh kembang dari bayi hingga saat ini, ananda jarang bertemu Bunda dan Ayah? (Apakah ayah dan ibu bekerja?) jika ya, kemungkinan ada rasa tidak aman yang ada dalam jiwanya.
Jika bukan, apakah perilaku emosional ini hadir saat ia kehadiran adik? Jika ya... ini hal yang lumrah terjadi pada siblings. Jadi tidak usah terlalu khawatir. Tinggal kita mencari cara untuk memberi lingkungan yang lebih baik bagi si kakak.

Usahakan Bunda punya waktu khusus untuk si sulung. Walau hanya satu jam, tapi berdua saja. Pada saat seperti itu sampaikan bahwa Bunda menyayanginya sejak ia berada dalam kandungan Bunda. Tanyakan apa yang menyebabkan ia selalu emosi. Jika anak bisa menyampaikan, itu bagus. Tandanya ia percaya pada Bunda. Ini modal dasar Bunda menggenggam hatinya. Jika sudah diketahui sebabnya berdasarkan pengakuan anak, berikan rasa aman pada anak, katakan bahwa ia tidak perlu khawatir karena Bunda selalu sayang. Berikan pengertian mengapa Bunda banyak memperhatikan adik, karena kondisi adik berbeda dengan kakak. Berikan saja contoh: dulu ketika kakak usia 5 tahun sudah bisa ini, itu mandiri. Tapi adik, tidak bisa. Karena Allah berikan ia keterbatasan dan kita perlu membantunya. Bunda akan senang kalau kakak mau juga membantu adik.

Buka ruang dialog dengan si sulung agar perlahan ia juga bisa memahami alasan-alasan perlakuan Bunda yang berbeda tersebut. Jangan lupa buatlah aturan yang harus dipatuhi bersama. Adik dengan segala keistimewaannya juga wajib patuh. Kondisinya yang demikian tidak lantas menjadikan kita membolehkan apa saja pada adik. Karena kelak adik juga akan berhadapan dengan peraturan di luar rumah. Jika tidak dilatih di rumah, Bunda kelak akan kesulitan saat membawanya serta berjalan-jalan.

Kuncinya bersikap adil ya Bun. Insyaallah dengan cara seperti ini si sulung akan lebih mudah kooperatif.

0⃣3⃣ iNdika ~ Kartasura
Bagaimana memberikan pendidikan yang benar kepada 2 keponakan saya. Mereka berumur 4,5 tahun & 3 tahun?
Karena nenek & kakeknya selalu memberikan HP supaya tenang. Kalau yang kecil suka main mobil-mobilan dari kardus Pepsodent, kadang disusun sendiri. Yang besar suka lari-lari atau banyak gerak.

๐ŸŒธJawab:
Wah senang punya tante yang memperhatikan keponakan.
Coba ajak bicara kakek dan nenek, sampaikan tentang dampaknya kalau anak-anak terlalu banyak berinteraksi dengan HP. Mulai dari dampak pada kesehatan, psikologis, fisik, dan sosialnya.  Akibatnya tidak sekarang, melainkan saat anak-anak mulai masuk usia sekolah.

Jika sudah ada kesepakatan dengan kakek dan nenek, tugas tantenya memberi pilihan aktivitas yang mengasyikkan yang dapat mengalihkan perhatian keduanya dari HP dan menenangkan kakek dan nenek karena tidak membuat gaduh.

Tadi Mbak sudah bisa melihat ciri khas masing-masing. Sudah bagus. Tinggal distimulasi sesuai dengan ciri yang mereka punya. Yang suka main kardus, ajak untuk bereksperimen membuat berbagai bentuk dari koran, kertas bekas, kardus, dan lain-lain. Intinya yang berkaitan dengan ketrampilan tangan. Di you tube banyak ya Mbak contoh kegiatannya. Mbak cari saja lalu pilih. Sesuaikan tingkat kesulitannya dengan usia anak. Jangan lupa dampingi mereka saat beraktivitas, untuk penguatan dan menumbuhkan rasa percaya diri mereka.

Untuk yang suka lari-lari, beri permainan seperti hide and seek dengan si adik. Buat adik ini variasi aktivitas, atau bola sepak agar ia bisa bergerak dengan terarah, tali skipping sesuai usianya, dan sesekali ajak jalan-jalan keluar rumah. Jalan kaki saja, biarkan ia bergerak dengan leluasa di luar dengan pengawasan kita tentunya.
Lebih baik diskusikan dahulu ke anak-anak, mereka maunya main apa. Akan lebih menyenangkan buat mereka.

Sampaikan juga ke ayah dan ibunya soal ini. Lakukan bergantian, dan ingat, ini sebenarnya tugas ibu dan ayahnya. Karena tugas mendidik adalah kewajiban mereka. Mbak tentu pada posisi membantu saja ya.

Selamat mencoba, semoga berhasil.

0⃣4⃣ Hilma ~ Tangerang
Bunda seperti yang pernah hilma *curhat*kan hee... Anak saya termasuk anak kinestetik. Luar biasa sekali gerakannya.  Namun saat di kelas dia bisa diam (walaupun tetap tidak bisa diam).
Kebanyakan sekolah (biasa) akan menyamaratakan metode anak 1 dan anak lainnya. Kalau tidak visual ya auditory.
Tolong berikan contoh belajar membaca untuk anak kinestetik, dengan media sederhana.
Fyi anak saya sudah bisa baca 2 suku kata bun.

๐ŸŒธJawab:
Belajar baca untuk anak kinestetik bisa menggunakan kartu kata ya Kak (inget tidak teori Glen Doman? Kakak kan yang mengajar anak juga dengan kartu kata tersebut?)

✔Tempelkan semua kartu kata yang bermakna di setiap dinding dan benda di sekeliling anak. Jika anak sedang ada di dekatnya, sebutkan nama tersebut, minta anak mengulang. Jika tidak mau, cukup ia memandang kata tersebut beberapa detik sudah cukup. Nanti lama-lama ia akan membaca sendiri.

✔Langkah berikut, sebutkan setiap huruf yang membentuk kata tersebut sehingga anak mengenal abjadnya dan mengetahui bentuk dan bunyi yang dihasilkan.

✔Langkah ketiga buat permainan: Mencocokkan kartu kata dengan yang tertempel di dinding. Lebih bagus per topik ya. Misal topiknya ruang keluarga: maka semua kata yang harus dicocokkan yang ada di ruang keluarga saja. Ini bisa bervariasi saat melakukannya: bisa dengan petak umpet. Kak Hilma sembunyikan kartu katanya di beberapa lokasi.  Lalu minta anak mencarinya sesuai dengan kartu kata yang diminta. Atau anak yang menjadi gurunya. Kak Hilma yang belajar membaca kartu katanya. Ini pasti asyik.

✔Langkah keempat
Ajak anak membentuk huruf dengan plastisin dan buat sesuai dengan huruf yang membentuk namanya, kata ibu, papa, nama adik, dan seterusnya. Tingkat kesulitannya diperhatikan yaa... Bertahap dari yang paling mudah ke paling susah.

Jika sudah bisa baca suku kata, bisa lebih asyik. Misal, mencocokkan antar suku kata lalu dibunyikan.

✔Langkah kelima
Cocokkan benda dengan nama benda. Ini sudah bisa menggunakan gambar ya. Letakkan gambar ayam dan di bawahnya tulisan ayam. Jika anak sudah bisa mencocokkan, buat langkah berikutnya:
Siapkan 2 set kartu alfabet dan 1 set gambar sesuai topik dan kartu katanya.
Minta anak menyusun kata sesuai kartu kata dan gambarnya.

✔Langkah keenam
Gunakan buku cerita. Minta anak mencari kata-kata yang sudah dipelajari. Anak akan menyukai kegiatan ini. Beri pujian jika berhasil. Ini tahapan menuju membaca awal.

0⃣5⃣ Ulfa ~ Bogor
Anak saya usia 5 tahun, terkadang ia lebih sering suka belajar disekolah daripada saya ajarin dirumah.
Ia anak yang aktif dan lantang dalam bicara, beda dengan kakaknya yang belajarnya inginnya suasana yang tenang.
Lalu saya harus bagaimana ya bun mengajari ke 2 anak saya?

Karea bila ngajarin kakak, adiknya minta main bareng.
Sedang kakaknya diam dan menunggu bila saya ajari adiknya.

๐ŸŒธJawab:
Jika berbeda karakternya, Bunda perlu menyiapkan dua cara.
Untuk kakak yang tenang, Bunda perlu banyak dialog, berikan kepercayaan dan pengertian bahwa Bunda sangat sayang pada kakak, tetapi jika Bunda lebih banyak menemani adik, karena adik memag sudah membutuhkan perhatian lebih banyak.

Jika kakak tipe yang visual, maka berikan media belajar yang sesuai dengan kakak. Misal dengan memperbanyak bahan bacaan menarik, memberi aktivitas menyenangkan yang sifatnya keterampilan saat bunda mendampingi si adik.

Jika waktunya bersamaan, berikan aktivitas yang mengasyikkan untuk si adik, sambil berpesan: bunda temani kakak dulu, nanti bunda ke sini lagi. Berikan batasan pada si adik untuk tidak mengganggu kakak yang sedang belajar. Pisahkan ruangannya, misal jika adik lebih senang gaduh, ia bermain di ruang tengah, kakak di kamar.

Bunda punya otoritas untuk mengatur keduanya. Jangan bunda yang diatur anak ya. Jika begini, persoalan tidak akan pernah selesai.

Jadi menghadapi keduanya dengan strategi berbeda. Jika ada ayahnya di rumah, bisa minta si adik main dengan ayahnya dulu.

Jika sudah trampil, dan anak-anak dapat menyesuaikan dengan aturan, belajar bersama akan lebih menyenangkan buat mereka.

0⃣6⃣ Agustin ~ Purwodadi Grobogan
1. Bunda, adakah bagian tubuh tertentu yang harus distimulus untuk anak yang aktif agar bisa lebih tenang dan fokus saat bermain dan belajar serta sebaliknya?

2. Jika dalam suatu kelompok terdapat anak-anak dengan gaya belajar berbeda beda, bagaimana sebaiknya sebagai guru dalam memfasilitasi mereka bermain dan belajar agar materi yang disampaikan bisa diterima anak-anak?

Jazakillahu khair.

๐ŸŒธJawab:
1. Anak yang aktif pada dasarnya bagus, artinya otaknya bekerja. Anak balita memang punya kecenderungan aktif karena sedang pada masa eksplorasi. Jika aktifnya berlebihan, tenangnya hanya sekian detik, maka perlu dicari tahu dahulu:
~ Bagaimana stimulasi yang didapat dalam keluarga. Apakah anak ini cenderung dikekang, segala sesuatu tidak boleh karena orang tua khawatir anak cedera, atau anak ini tidak diberi aturan sehingga gerakannya sulit dikontrol, atau apakah memang ada gangguan pada otaknya yang disebabkan konsumsi makanan ibu saat hamil, penggunaan susu bubuk dengan berbagai formula tambahan yang berlebihan, atau ada alergi pada jenis makanan tertentu yang jika ia mengkonsumsi makanan tersebut, ada zat yang mengaktifan hormon dopaminnya.

~ Jika sudah diketahui penyebabnya, maka akan lebih mudah mencari solusinya.

~ Solusi sementara: Berikan aktifitas yang bersifat fisik, seperti ia diminta senam dulu, lompat-lompat di atas trampolin, atau misal menggunakan semua media bermain di luar ruangan dalam waktu 5 menit sehingga ia merasa lelah. Setelah itu baru ia diminta gabung dengan temannya.

~ Aktifitas belajar yang diberikan harus juga mempertimbangkan karakter anak ini, jadi ada kegiatan yang menggerakkan tubuh ada yang motorik halusnya, bermain peran, atau mencari jejak (petak umpet).

2. Mbak mengajar paudkah? Jika ya, dengan mengacu pada STPPA sesuai usia, kita bisa buat aktifitas setiap hari bervariasi. Setelah menentukan Kompetensi Dasarnya, silakan cari di STPPA 6 aspek yang akan dikembangkan pada anak. Aspek Nilai Agama dan Moral misalnya: Bisa dengan bermain peran aku anak jujur, anak ini diberi peran sebagai anak yang jujurnya yang dicurangi oleh temannya. Atau menjadi imam shalat, yang penting ia diberi penugasan.

Aktifitas fisik memberi ruang pada anak-anak bergaya belajar kinestetik.

Aspek fisik motorik, misalnya bisa melempar dan menangkap bola, membuat berbagai bentuk dari plastisin atau tanah liat, atau jika menggabungkan dengan aspek bahasa: Mencari jejak Menemukan puzel gambar peta Indonesia. Di setiap pos ada tulisan: pos satu: jawa, pos dua: sumatera, dan seterusnya. Jadi anak belajar bahasa melalui aktifitas menarik. Anak yang visual, akan mengingat dengan baik tulisan tersebut dan mencoba mencocokkan dengan gambar pulaunya. Anak auditori akan menyimak setiap kata yang keluar dari guru dan temannya, terlebih bila ada nyanyiannya yang akan menguatkan ingatannya. Prose diskusi yang terjadi saat menemukan puzel tersebut sangat dinikmati oleh anak auditori, juga visual dan kinestetik. Semua kebagian peran dan cara.

0⃣7⃣ Dewi ~ Semarang
Anak saya 15 bulan alhamdulillah dia tumbuh menjadi anak yang aktif, tapi terkadang saya kesal karena semua yang dia lihat pasti dipegang dan dibuang dan kalau dilarang malah semakin menjadi-jadi. Saya sadar dia belum mengerti, tapi terkadang saya kesal, jadi saya omelin. Bagimana cara menghadapi agar bisa memberi pendidikan diusia yang masih dini?

๐ŸŒธJawab:
Usia 15 bulan adalah tahapan grasping atau belajar  mengambil benda, menggenggamnya sekian detik lalu dia lepas. Mengapa demikian? Karena otot-otot halusnya belum kuat dan tahap grasping ini adalah tahap ia melatih otot tangannya. Jadi jangan dimarahi. Cukup diberi stimulasi saja: Wah adek sudah bisa menggenggam ya. Tapi jangan dilempar ya. Kalau lempar ke sini aja (sodorkan kotak berwarna mencolok) lalu latih anak untuk melempar ke arah kotak itu. Pastikan jarak kotak dekat dengan anak ya... karena anak belum bisa menjangkau lebih dari jangkauan tangannya.

Perbanyak istighfar dan zikir aja ya Mbak kalau sudah mulai kesal.

Sebenarnya kalau kita tahu ilmunya, kita tidak akan kesal. Malah akan senang. Tandanya anak kita perkembangannya normal. Bunda bisa cek di kartu DDTK. Nah itu tahapan yang harus dilewati anak batita. Namanya tugas perkembangan. Jadi wajib terlewati, kalau tidak, nanti akan bermasalah di kemudian hari.

0⃣8⃣ Yuli ~ Jombang
Bunda, bagaimana kalau kita terlambat mengenali gaya belajar anak dan terlanjur tanpa sadar "memaksa" anak mengikuti kemauan kita, apa yang bisa kita lakukan untuk memperbaikinya Bun?
Terimakasih.

๐ŸŒธJawab:
Lebih baik mengetahui walau terlambat daripada tidak tahu sama sekali.

Langkah yang bisa dilakukan adalah dengan mengenali dahulu gaya belajar anak dan gaya belajar kita sebagai orang tua. Jika berbeda, maka pelajari ciri-ciri gaya belajar anak kita. Lalu mulailah lakukan perubahan pendekatan. Misal, jika sebelumnya kita memaksa anak kita untuk belajar seperti yang kita pikirkan (membaca, menulis PR, tidak boleh main, dan sebagainya), maka mulailah sesuai dengan apa yang seharusnya diterima anak, sesuai dengan gaya belajarnya.

Buka ruang  dialog, bisa juga dengan cara bercerita. Sebelum.memasuki kegiatan belajar yang sesuai dengan gaya belajarnya, bunda harus siapkan dulu perangkatnya. Misal mau mengajar berhitung pada anak auditori dan kinestetik, pakai dengan cara tebak-tebakan, bermain congklak, atau seperti bermain dam ( mengisi kotak yang masih kosong angkanya berdasarkan informasi angka dan penjumlahan yang tersedia). Atau bisa juga menggunakan alat. Sudah banyak alat yang tersedia secara komersil. Misal Logico, bermain matematika bersama Albert (tigaraksa), atau dari produsen pustaka anak. Atau bisa libatkan anak dalam aktivitas harian. Jika bunda mau masak, minta anak menghitung bawang merah yang Bunda beli.

Untuk anak sekolah dasar, bunda bisa minta anak membantu mengiris 1 wortel menjadi 15 irisan. Jika ada 3 wortel, ada berapa irisan yang sudah dibuat anak? Intinya bunda harus kreatif. Coba searching di you tube, ada banyak trik yang bisa kita tiru.

๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒŸ๐ŸŒŸ๐ŸŒŸ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ
๐Ÿ’ŽCLoSSiNG STaTeMeNT๐Ÿ’Ž

Kenali gaya belajar anak sedini mungkin agar kita tidak menyia-nyiakan masa emasnya dalam menemukan gaya belajarnya sehingga masa belajarnya akan menjadi masa terbaik dalam mengembangkan seluruh kemampuan dirinya.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

SEMUA SUDAH KETETAPAN-NYA



OLeH: Ustadz Erwan Wahyu W.

           ๐Ÿ’˜M a T e R i๐Ÿ’˜

ุจِุณْู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู…ِ ุง๏ทฒِุงู„ุฑَّุญْู…َู†ِ ุงู„ุฑَّุญِูŠู…
 ุงู„ุณَّู„ุงَู…ُ ุนَู„َูŠْูƒُู…ْ ูˆَุฑَุญْู…َุฉُ ุงู„ู„ู‡ِ ูˆَุจَุฑَูƒَุงุชُู‡ُ
 ‎ุงู„ْุญَู…ْุฏُ ِู„ู„ู‡ِ ุงู„َّุฐِูŠْ ุฃَู†ْุนَู…َู†َุง ุจِู†ِุนْู…َุฉِ ุงْู„ุฅِูŠْู…َุงู†ِ ูˆَุงْู„ุฅِุณْู„ุงَู…ِ. ูˆَู†ُุตَู„ِّูŠْ ูˆَู†ُุณَู„ِّู…ُ ุนَู„َู‰ ุฎَูŠْุฑِ ุงْู„ุฃَู†َุงู…ِ ุณَูŠِّุฏِู†َุง ู…ُุญَู…َّุฏٍ ูˆَุนَู„َู‰ ุงَู„ِู‡ِ ูˆَุตَุญْุจِู‡ِ ุฃَุฌْู…َุนِูŠْู†َ ุฃَู…َّุง ุจَุนْุฏُ
: ‎ุฑَุจِّ ุงุดْุฑَุญْ ู„ِู‰ْ ุตَุฏْุฑِู‰ْ ูˆَูŠَุณِّุฑْู„ِู‰ْ ุงَู…ْุฑِู‰ْ ูˆَุงุญْู„ُู„ْ ุนُู‚ْุฏَุฉً ู…ِู†ْ ู„ِุณَุงู†ِู‰ْ ูŠَูْู‚َู‡ُูˆْุงู‚َูˆْู„ِู‰
 ูˆَุงุณْุชَุนِูŠู†ُูˆุง ุจِุงู„ุตَّุจْุฑِ ูˆَุงู„ุตَّู„َุงุฉِ ۚ ูˆَุฅِู†َّู‡َุง ู„َูƒَุจِูŠุฑَุฉٌ ุฅِู„َّุง ุนَู„َู‰ ุงู„ْุฎَุงุดِุนِูŠู†َ

"Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu',."
(QS. Al Baqarah: 45)

Segala puji bagi Allah yang telah memberi sebaik-baik nikmat berupa iman dan islam. Salawat dan doa keselamatan smoga terlimpahkan selalu kepada Nabi Agung Muhammad Saw berserta keluarga dan para sahabat-sahabat Nabi semuanya.

๐Ÿ”น๐ŸŒท๐Ÿ”น
Good People Kawula Muda Jamaah Perindu Surga  yang dirahmati Allah.

Setiap kita pasti memiliki harapan, impian atau cita-cita. Berbagai usaha pun dikerahkan untuk mencapainya. Sometimes usaha untuk menggapai harapan atau impian atau cita-cita kandas di tengah jalan karena berbagai rintangan dari dalam maupun dari luar.

Di saat harapan atau impian atau cita-cita tadi belum terwujud, bagaimanakah sikap kIta?

Ini poin yang akan kita bahas pada malam ini.

Pertama mungkin sedih tapi berusaha menerimanya dan berikhtiar lagi Ibrahim dan Sarah memiliki harapan atau impian untuk memiliki anak yang sekian lama belum tercapai, dan akhirnya bisa terwujud.
Bicara harapan dan kecewa kita bisa belajar dari kisah Nabi Ibrahim ‘alaihis salam bersama istrinya, Sarah.

Padahal ada 3 sebab yang menjadi penghalang yang menjadikan harapan atau impian itu seolah sulit terwujud.
1. Sarah sudah sangat tua.

2. Ibrahim pun demikian.

3. Sarah adalah wanita yang mandul.

Ulama  berpendapat bahwa ketika anaknya Ishaq  lahir, Sarah berusia 90-an tahun dan Ibrahim berusia 100-an tahun.
Namun di usia sudah sangat senja seperti itu, Allah Ta’ala memudahkan mereka memiliki anak, yaitu Ishaq yang kemudian menjadi seorang Nabi.
Tentang kisah Ibrahim dan Sarah, kita dapat melihat dalam tadaburi 2 surah dalam Al Qur’an. Dalam kisah mereka, Allah Ta’ala menceritakan kedatangan tamu (para malaikat). Ia pun dan istrinya menjamu mereka dengan sangat baiknya dan malaikat tersebut membawa kabar gembira pada Ibrahim dan Sarah atas kelahiran Ishaq,

ูَุฃَูˆْุฌَุณَ ู…ِู†ْู‡ُู…ْ ุฎِูŠูَุฉً ู‚َุงู„ُูˆุง ู„َุง ุชَุฎَูْ ูˆَุจَุดَّุฑُูˆู‡ُ ุจِุบُู„َุงู…ٍ ุนَู„ِูŠู…ٍ (28) ูَุฃَู‚ْุจَู„َุชِ ุงู…ْุฑَุฃَุชُู‡ُ ูِูŠ ุตَุฑَّุฉٍ ูَุตَูƒَّุชْ ูˆَุฌْู‡َู‡َุง ูˆَู‚َุงู„َุชْ ุนَุฌُูˆุฒٌ ุนَู‚ِูŠู…ٌ (29) ู‚َุงู„ُูˆุง ูƒَุฐَู„ِูƒِ ู‚َุงู„َ ุฑَุจُّูƒِ ุฅِู†َّู‡ُ ู‡ُูˆَ ุงู„ْุญَูƒِูŠู…ُ ุงู„ْุนَู„ِูŠู…ُ (30)

"(Tetapi mereka tidak mau makan), karena itu Ibrahim merasa takut terhadap mereka. Mereka berkata: “Janganlah kamu takut”, dan mereka memberi kabar gembira kepadanya dengan (kelahiran) seorang anak yang alim (Ishak). Kemudian isterinya datang memekik lalu menepuk mukanya sendiri seraya berkata: “(Aku adalah) seorang perempuan tua yang mandul”.  Mereka berkata: “Demikianlah Tuhanmu memfirmankan” Sesungguhnya Dialah yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui." (QS. Adz Dzariyaat: 28-30)

ูˆَุงู…ْุฑَุฃَุชُู‡ُ ู‚َุงุฆِู…َุฉٌ ูَุถَุญِูƒَุชْ ูَุจَุดَّุฑْู†َุงู‡َุง ุจِุฅِุณْุญَุงู‚َ ูˆَู…ِู†ْ ูˆَุฑَุงุกِ ุฅِุณْุญَุงู‚َ ูŠَุนْู‚ُูˆุจَ (71) ู‚َุงู„َุชْ ูŠَุง ูˆَูŠْู„َุชَุง ุฃَุฃَู„ِุฏُ ูˆَุฃَู†َุง ุนَุฌُูˆุฒٌ ูˆَู‡َุฐَุง ุจَุนْู„ِูŠ ุดَูŠْุฎًุง ุฅِู†َّ ู‡َุฐَุง ู„َุดَูŠْุกٌ ุนَุฌِูŠุจٌ (72)

"Dan isterinya berdiri (dibalik tirai) lalu dia tersenyum, maka Kami sampaikan kepadanya berita gembira tentang (kelahiran) Ishak dan dari Ishak (akan lahir puteranya) Ya’qub. Isterinya berkata: “Sungguh mengherankan, apakah aku akan melahirkan anak padahal aku adalah seorang perempuan tua, dan ini suamikupun dalam keadaan yang sudah tua pula?. Sesungguhnya ini benar-benar suatu yang sangat aneh." (QS. Huud: 71-72)

Impian Sarah dan Ibrahim untuk memiliki anak baru terwujud setelah mereka berada di usia sangat-sangat tua.

Ketika menceritakan kisah ini, Allah Ta’ala mengatakan di akhir kisah bahwa Allah itu Al ‘Alim (Maha Mengilmui) dan Al Hakim (Maha Bijaksana). Oleh ulama tafsir ini dimaknai bhw Allah Ta’ala memiliki ilmu yang sempurna.

Sedangkan Allah itu Al Hakim menunjukkan bahwa Allah memiliki kehendak, keadilan, rahmat, ihsan, dan kebaikan yang sempurna.

Di samping itu Allah Ta’ala pun betul-betul menempatkan sesuatu pada tempatnya.

Inilah pelajaran di balik nama Allah Al Alim dan Al Hakim.
Suatu yang mustahil dapat terjadi jika Allah menghendaki. Suatu impian yang sulit terwujud dapat digapai dengan kekuasaan Allah.

๐Ÿ”น๐ŸŒท๐Ÿ”น
Good People Kakak-kakak Jamaah perindu surga yang dirahmati Allah.

Bahas harapan atau impian atau cita-cita adalah bicara tentang Takdir Allah.  Jadi kecewa tidak akan kIta alami.

Ya manusiawi sih kecewa kalau harapan tidak sesuai kenyataan atau impian tidak kunjung tercapai, tapi ya tidak terus baper berkepanjangan dan bahkan menyalahkan orang lain, kondisi yang ujung-ujungnya menyalahkan Allah.
Apapun yang terjadi di muka bumi ini sudah tercatat di Lauhul Mahfuzh. Bahkan sebelum penciptaan langit dan bumi.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ูƒَุชَุจَ ุงู„ู„َّู‡ُ ู…َู‚َุงุฏِูŠุฑَ ุงู„ْุฎَู„ุงَุฆِู‚ِ ู‚َุจْู„َ ุฃَู†ْ ูŠَุฎْู„ُู‚َ ุงู„ุณَّู…َูˆَุงุชِ ูˆَุงู„ุฃَุฑْุถَ ุจِุฎَู…ْุณِูŠู†َ ุฃَู„ْูَ ุณَู†َุฉٍ

“Allah telah mencatat takdir setiap makhluk sebelum 50.000 tahun sebelum penciptaan langit dan bumi.” (HR. Muslim no. 2653, dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash)

Jika seseorang mengimani takdir ini dengan benar, maka ia pasti akan memperoleh kebaikan yang teramat banyak.

Ibnul Qayyim mengatakan:
"Landasan setiap kebaikan adalah jika engkau tahu bahwa setiap yang Allah kehendaki pasti terjadi dan setiap yang tidak Allah kehendaki tidak akan terjadi. Allah menetapkan sesuatu tidaklah sia-sia. Selalu ada hikmah di balik  semuanya."

ูˆَู…َุง ุฎَู„َู‚ْู†َุง ุงู„ุณَّู…َุงูˆَุงุชِ ูˆَุงู„ْุฃَุฑْุถَ ูˆَู…َุง ุจَูŠْู†َู‡ُู…َุง ู„َุงุนِุจِูŠู†َ (38) ู…َุง ุฎَู„َู‚ْู†َุงู‡ُู…َุง ุฅِู„َّุง ุจِุงู„ْุญَู‚ِّ

"Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya dengan bermain-main. Kami tidak menciptakan keduanya melainkan dengan haq."
(QS. Ad Dukhan: 38-39).

Jadi jika impian atau harapan itu belum terwujud, maka perlu kita pahami bahwa itulah ketentuan Allah.

Allah menjanjikan hikmah di balik itu semua karena sifat hikmah yang sempurna yang Dia miliki.

๐Ÿ”น๐ŸŒท๐Ÿ”น
Good People Jamaah Perindu Surga yang dirahmati Allah.

Lantas bagaimana qta menyikapi ketetapan Allah yang tidak sama dengan harapan atau cita-cita atau impian kita agar tidak berujung kecewa dan kita gagal MOVE ON karenanya?

◾1. SABAR DAN SYUKUR

Dari Shuhaib, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ุนَุฌَุจًุง ู„ุฃَู…ْุฑِ ุงู„ْู…ُุคْู…ِู†ِ ุฅِู†َّ ุฃَู…ْุฑَู‡ُ ูƒُู„َّู‡ُ ุฎَูŠْุฑٌ ูˆَู„َูŠْุณَ ุฐَุงูƒَ ู„ุฃَุญَุฏٍ ุฅِู„ุงَّ ู„ِู„ْู…ُุคْู…ِู†ِ ุฅِู†ْ ุฃَุตَุงุจَุชْู‡ُ ุณَุฑَّุงุกُ ุดَูƒَุฑَ ูَูƒَุงู†َ ุฎَูŠْุฑًุง ู„َู‡ُ ูˆَุฅِู†ْ ุฃَุตَุงุจَุชْู‡ُ ุถَุฑَّุงุกُ ุตَุจَุฑَ ูَูƒَุงู†َ ุฎَูŠْุฑًุง ู„َู‡ُ

"Sungguh menakjubkan keadaan seorang mukmin. Seluruhnya urusannya itu baik. Ini tidaklah didapati kecuali pada seorang mukmin. Jika mendapatkan kesenangan, maka ia bersyukur. Itu baik baginya. Jika mendapatkan kesusahan, maka ia bersabar. Itu pun baik baginya." (HR. Muslim, no. 2999)

Imam Al-Munawi berkata dalam Faidhul Qadir:
Keadaan seorang mukmin semuanya itu baik. Hanya didapati hal ini pada seorang mukmin. Seperti itu tidak ditemukan pada orang kafir maupun munafik. Keajaibannya adalah ketika ia diberi kesenangan berupa sehat, keselamatan, harta dan kedudukan, maka ia bersyukur pada Allah atas karunia tersebut. Ia akan dicatat termasuk orang yang bersyukur. Ketika ia ditimpa musibah, ia bersabar. Ia akan dicatat termasuk orang yang bersabar.
Ketika ia bersyukur maka akan ditambah nikmatnya
bila ia bersabar maka keutamaan sabar akan diperoleh diantaranya,

ูˆَุงู„ู„َّู‡ُ ูŠُุญِุจُّ ุงู„ุตَّุงุจِุฑِูŠู†َ

“Dan, Allah mencintai orang-orang yang sabar.” [QS. Ali Imran : 146]

ูˆَู„َู†َุฌْุฒِูŠَู†َّ ุงู„َّุฐِูŠู†َ ุตَุจَุฑُูˆุง ุฃَุฌْุฑَู‡ُู… ุจِุฃَุญْุณَู†ِ ู…َุง ูƒَุงู†ُูˆุง ูŠَุนْู…َู„ُูˆู†َ

“Dan, sesungguhnya Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan.”  [An-Nahl : 96]

Kalau sudah begitu kita rugi apa coba?
Harapan atau impian atau cita-cita tercapai atau tidak itu baik buat kita dengan sabar dan syukur.

Sometimes ketetapan Allah yang tidak sesuai dengan harapan kita itu cuma gegara kita tidak sabar saja dan pada saatnya kita baru mengerti hikmah dan kebaikannya bagi kita.

◾2. IKHTIAR DAN TAWAKKAL

Dalam upaya menggapai harapan atau impian atau cita-cita kita diminta hanya berikhtiar masalah hasil itu hak prerogatif Allah. Jadi niat yang benar, ikhtiar sesuai syariat diiringi dengan selalu bertawakkal (menyandarkan hati pada Allah).
Siapa saja yang bertakwa dan bertawakal pada Allah Ta’ala dengan sebenar-benarnya, maka pasti Allah Ta’ala akan memberikan ia jalan keluar dan akan memberikan ia selalu kecukupan. Allah Ta’ala berfirman,

ูˆَู…َู†ْ ูŠَุชَّู‚ِ ุงู„ู„َّู‡َ ูŠَุฌْุนَู„ْ ู„َู‡ُ ู…َุฎْุฑَุฌًุง (2) ูˆَูŠَุฑْุฒُู‚ْู‡ُ ู…ِู†ْ ุญَูŠْุซُ ู„َุง ูŠَุญْุชَุณِุจُ ูˆَู…َู†ْ ูŠَุชَูˆَูƒَّู„ْ ุนَู„َู‰ ุงู„ู„َّู‡ِ ูَู‡ُูˆَ ุญَุณْุจُู‡ُ

"Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan Mengadakan baginya jalan keluar, dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan Barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya."
(QS. Ath Tholaq: 2-3)

Contohnya cicak, dia tidak bisa terbang, hanya nempel saja di tembok, sedangkan makananya nyamuk bebas terbang kemana saja. Tapi Allah hanya suruh cicak ikhtiar, bergerak saja maka akan dicukupkan rezkinya, hasilnya tidak akan mengkhianati ikhtiar.

Hal ini senada dengan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

ู„َูˆْ ุฃَู†َّูƒُู…ْ ุชَุชَูˆَูƒَّู„ُูˆู†َ ุนَู„َู‰ ุงู„ู„َّู‡ِ ุญَู‚َّ ุชَูˆَูƒُّู„ِู‡ِ ู„َุฑَุฒَู‚َูƒُู…ْ ูƒَู…َุง ูŠَุฑْุฒُู‚ُ ุงู„ุทَّูŠْุฑَ ุชَุบْุฏُูˆ ุฎِู…َุงุตุงً ูˆَุชَุฑُูˆุญُ ุจِุทَุงู†ุงً

“Seandainya kalian betul-betul bertawakkal pada Allah, sungguh Allah akan memberikan kalian rizki sebagaimana burung mendapatkan rizki. Burung tersebut pergi pada pagi hari dalam keadaan lapar dan kembali sore harinya dalam keadaan kenyang.” (HR. Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ibnu Hibban dari Umar bin Al Khottob; derajat hasan).

Sebagaimana  burung saja mewujudkan impiannya dengan mencari rizki, dengan berusaha semaksimal mungkin. Apalagi kita selaku insan yang diberi anugerah akal oleh Allah?

◾3. SENANTIASA BERDOA PADA ALLAH

Untuk mewujudkan impian, janganlah lupakan Allah. Kadang kita lalai dan hanya bergantung pada diri kita sendiri yang lemah dan tidak memiliki kemampuan apa-apa. Maka perbanyaklah do’a.

Ikhtiar itu 2 macam; horizontal dan vertikal. Vertikal ini adalah dengan doa.
Karena Allah sudah berjanji,

ุงุฏْุนُูˆู†ِูŠ ุฃَุณْุชَุฌِุจْ ู„َูƒُู…ْ

“Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.” (QS. Al Mu’min: 60)

Lalu ada yang bertanya, “Saya itu sudah seringkali berdo’a, tapi mengapa impian saya belum tercapai juga?"

A. Do’a pasti terkabul inshaAllah, namun kita saja yang tidak mengetahui bentuk terkabulnya.

Terkabulnya do’a bisa jadi dengan dipalingkan dari kejelekan dari do’a yang kita minta. Dan boleh jadi Allah simpan terkabulnya do’a tadi di akhirat kelak. Sebagaimana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

« ู…ุง ู…ِู†ْ ู…ُุณْู„ِู…ٍ ูŠَุฏْุนُูˆ ุจِุฏَุนْูˆَุฉٍ ู„َูŠْุณَ ูِูŠู‡َุง ุฅِุซْู…ٌ ูˆَู„ุงَ ู‚َุทِูŠุนَุฉُ ุฑَุญِู…ٍ ุฅِู„ุงَّ ุฃَุนْุทَุงู‡ُ ุงู„ู„َّู‡ُ ุจِู‡َุง ุฅِุญْุฏَู‰ ุซَู„ุงَุซٍ ุฅِู…َّุง ุฃَู†ْ ุชُุนَุฌَّู„َ ู„َู‡ُ ุฏَุนْูˆَุชُู‡ُ ูˆَุฅِู…َّุง ุฃَู†ْ ูŠَุฏَّุฎِุฑَู‡َุง ู„َู‡ُ ูِู‰ ุงู„ุขุฎِุฑَุฉِ ูˆَุฅِู…َّุง ุฃَู†ُْ ูŠَุตْุฑِูَ ุนَู†ْู‡ُ ู…ِู†َ ุงู„ุณُّูˆุกِ ู…ِุซْู„َู‡َุง ». ู‚َุงู„ُูˆุง ุฅِุฐุงً ู†ُูƒْุซِุฑُ. ู‚َุงู„َ « ุงู„ู„َّู‡ُ ุฃَูƒْุซَุฑُ »

“Tidaklah seorang muslim memanjatkan do’a pada Allah selama tidak mengandung dosa dan memutuskan silaturahmi (antar kerabat) melainkan Allah akan beri padanya tiga hal: [1] Allah akan segera mengabulkan do’anya, [2] Allah akan menyimpannya baginya di akhirat kelak, dan [3] Allah akan menghindarkan darinya kejelekan yang semisal.” Para sahabat lantas mengatakan, “Kalau begitu kami akan memperbanyak berdo’a.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas berkata, “Allah nanti yang memperbanyak mengabulkan do’a-do’a kalian.” (HR. Ahmad, dari Abu Sa’id; derajat hasan)

Jadi... kalau sudah berdoa tidak auto dikabulkan seperti yang kita mau.
Contohnya kemarin saat kecelakaan pesawat Lion air di perairan Karawang para pegawai yang LDR dengan keluarga. Setelah mereka mudik dari tempat tugasnya, senin pagi mereka mengejar penerbangan pagi semua berharap dong tidak telat, sampai bandara tepat waktu, tidak terjebak macet.

Eh... ternyata ada satu orang atau dua, saya lupa pegawai dari kementerian keuangan terjebak macet di tol dan gagal ontime take off dengan pesawat tersebut, ternyata dia diselamatkan Allah sehingga tidak jadi korban kecelakaan pesawat yang seluruh penumpang dan awak pesawat tewas dalam kecelakaan tersebut.

B. Terkabulnya do’a boleh jadi diakhirkan agar seseorang tetap giat dan bersemangat dalam berdo’a.

Ketika ia giat berdo’a, maka ia pun akan mendapatkan ketinggian derajat di akhirat kelak.

Cobalah kita perhatikan apa yang terjadi pada para Nabi ‘alaihimush sholaatu wa salaam. Mereka terus saja berdo’a dan memperbanyak do’a, namun terkabulnya do’a mereka diakhirkan agar mereka tetap semangat dalam berdo’a.

Di antara contohnya adalah Nabi Ayyub ‘alaihis salam yang diberi cobaan penyakit selama 18 tahun sehingga ia pun dijauhi kerabat dan yang lainnya. Namun ia tetap terus berdo’a dan berdo’a. Allah pun memujinya karena kesabarannya tersebut,

ุฅِู†َّุง ูˆَุฌَุฏْู†َุงู‡ُ ุตَุงุจِุฑًุง ู†ِุนْู…َ ุงู„ْุนَุจْุฏُ ุฅِู†َّู‡ُ ุฃَูˆَّุงุจٌ

“Sesungguhnya Kami dapati dia (Ayyub) seorang yang sabar. Dialah sebaik-baik hamba. Sesungguhnya dia amat taat (kepada Tuhan-nya).” (QS. Shaad: 44)

Dipuji teman aja kita girang bingiiiit, dipuji atau diapresiasi atasan kita, apalagi terus bagaimana rasanya kalau dipuji sama Allah coba.

C. Bisa jadi do’a tersebut sulit terkabul karena beberapa faktor penghalang.

๐Ÿ”น๐ŸŒท๐Ÿ”น
Di antara faktor penghalang adalah seseorang mengangkat tangan ke langit, namun ia sering mengkonsumsi makanan, minuman  dan menggunakan pakaian yang haram atau diperoleh dari hasil yang haram. Inilah yang membuat do’a seseorang sulit terkabul.

Oleh karena itu, sudah sepantasnya kita rajin mengintrospeksi diri, siapa tahu do’a kita tidak kunjung terkabul karena sebab mengkonsumsi yang haram.

: ุนَู†ْ ุฃَุจِูŠْ ู‡ُุฑَูŠْุฑَุฉَ ุฑَุถِูŠَ ุงู„ู„َّู‡ُ ุนَู†ْู‡ُ ู‚َุงู„َ : ู‚َุงู„َ ุฑَุณُูˆْู„ُ ุงู„ู„ู‡ِ ุตَู„َّู‰ ุงู„ู„َّู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุณَู„َّู…َ : ุฅِู†َّ ุงู„ู„ู‡َ ุทَูŠِّุจٌ ู„ุงَ ูŠَู‚ْุจَู„ُ ุฅِู„ุงَّ ุทَูŠِّุจًุง، ูˆَุฅِู†َّ ุงู„ู„ู‡َ ุฃَู…َุฑَ ุงู„ْู…ُุคْู…ِู†ِูŠْู†َ ุจِู…َุง ุฃَู…َุฑَ ุจِู‡ِ ุงู„ْู…ُุฑْุณَู„ِูŠْู†َ، ูَู‚َุงู„َ ุชَุนَุงู„َู‰ : (( ูŠَุง ุฃَูŠُّู‡َุง ุงู„ุฑُّุณُู„ُ ูƒُู„ُูˆุง ู…ِู†َ ุงู„ุทَّูŠِّุจَุงุชِ ูˆَุงุนْู…َู„ُูˆุง ุตَุงู„ِุญًุง )) ูˆَู‚َุงู„َ ุชَุนَุงู„َู‰ : ((ูŠَุง ุฃَูŠُّู‡َุง ุงู„َّุฐِูŠู†َ ุขู…َู†ُูˆุง ูƒُู„ُูˆุง ู…ِู†ْ ุทَูŠِّุจَุงุชِ ู…َุง ุฑَุฒَู‚ْู†َุงูƒُู…ْ )) ุซُู…َّ ุฐَูƒَุฑَ ุงู„ุฑَّุฌُู„َ ูŠُุทِูŠْู„ُ ุงู„ุณَّูَุฑَ: ุฃَุดْุนَุซَ ุฃَุบْุจَุฑَ، ูŠَู…ُุฏُّ ูŠَุฏَูŠْู‡ِ ุฅِู„َู‰ ุงู„ุณَّู…َุงุกِ: ูŠَุง ุฑَุจِّ، ูŠَุง ุฑَุจِّ، ูˆَู…َุทْุนَู…ُู‡ُ ุญَุฑَุงู…ٌ، ูˆَู…َุดْุฑَุจُู‡ُ ุญَุฑَุงู…ٌ، ูˆَู…َู„ْุจَุณُู‡ُ ุญَุฑَุงู…ٌ، ูˆَุบُุฐِูŠَ ุจِุงู„ْุญَุฑَุงู…ِ، ูَุฃَู†َّู‰ ูŠُุณْุชَุฌَุงุจُ ู„ِุฐَู„ِูƒَ ؟

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam besabda: “Sesungguhnya Allah itu baik dan tidak menerima kecuali yang baik. Sesungguhnya Allah Ta’ala memerintahkan kepada kaum mukminin seperti yang Dia perintahkan kepada para rasul. Maka, Allah Ta’ala berfirman, ’Wahai para rasul! Makanlah dari (makanan) yang baik-baik, dan kerjakanlah kebajikan’ –al-Mu’minรปn/23 ayat 51- dan Allah Ta’ala berfirman, ’Wahai orang-orang yang beriman, makanlah dari rizki yang baik yang Kami berikan kepada kamu’ –al-Baqarah, ayat 172- kemudian Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan orang yang lama bepergian; rambutnya kusut, berdebu, dan menengadahkan kedua tangannya ke langit, ‘Wahai Rabb-ku, wahai Rabb-ku,’ sedangkan makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram, dan diberi kecukupan dengan yang haram, bagaimana doanya akan dikabulkan?”
(HR. Muslim no. 1015)

Adalah sayyidina Sa'ad bin Abi Waqqash ra,pada suatu malam beliau menjagai Rasulullah saw ketika Sa'ad bin Abi Waqqash menjaga Rasulullah saw, maka beliau tahu apa yang harus dilakukan tidak hanya kemudian menjagai tetapi Sa'ad bin Abi Waqqash menyiapkan satu bejana, bejana ini dikasih air karena dia tahu pada waktu tengah malam, Rasul akan bangun untuk qiyamul lail. Begitu Rasul terbangun maka Sa'ad bin Waqash telah siap
dikatakan "Ini air wudhu-mu Ya Rasulallah", Nabi saw sangat berbahagia karena inisiatif daripada Sa'ad bin Abi Waqqash ini
kemudian Nabi menawarkan kepada Sa'ad bin Abi Waqqash,

"Mintalah wahai Sa'ad, aku akan mintakan untukmu kepada Allah, aku akan doakan untukmu kepada Allah."

Sa'ad bin Abi Waqqash mengatakan : "Doakanlah Ya Rasulullah agar semua doaku mustajabah."

Ini permintaan yang sangat cerdas.

"Doakanlah Ya Rasulallah agar semua doaku mustajabah."

Maka Nabi saw mengatakan kepadanya,

"Bantulah aku wahai Sa'ad dengan memperbaiki makananmu."

Jadi... ada korelasi antara makanan kita dengan terkabulnya doa kita.
Ada riwayat lain tentang hal ini.

Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

‎« ุฃَูŠُّู‡َุง ุงู„ู†َّุงุณُ ุฅِู†َّ ุงู„ู„َّู‡َ ุทَูŠِّุจٌ ู„ุงَ ูŠَู‚ْุจَู„ُ ุฅِู„ุงَّ ุทَูŠِّุจًุง ูˆَุฅِู†َّ ุงู„ู„َّู‡َ ุฃَู…َุฑَ ุงู„ْู…ُุคْู…ِู†ِูŠู†َ ุจِู…َุง ุฃَู…َุฑَ ุจِู‡ِ ุงู„ْู…ُุฑْุณَู„ِูŠู†َ ูَู‚َุงู„َ ( ูŠَุง ุฃَูŠُّู‡َุง ุงู„ุฑُّุณُู„ُ ูƒُู„ُูˆุง ู…ِู†َ ุงู„ุทَّูŠِّุจَุงุชِ ูˆَุงุนْู…َู„ُูˆุง ุตَุงู„ِุญًุง ุฅِู†ِّู‰ ุจِู…َุง ุชَุนْู…َู„ُูˆู†َ ุนَู„ِูŠู…ٌ) ูˆَู‚َุงู„َ (ูŠَุง ุฃَูŠُّู‡َุง ุงู„َّุฐِูŠู†َ ุขู…َู†ُูˆุง ูƒُู„ُูˆุง ู…ِู†ْ ุทَูŠِّุจَุงุชِ ู…َุง ุฑَุฒَู‚ْู†َุงูƒُู…ْ) ». ุซُู…َّ ุฐَูƒَุฑَ ุงู„ุฑَّุฌُู„َ ูŠُุทِูŠู„ُ ุงู„ุณَّูَุฑَ ุฃَุดْุนَุซَ ุฃَุบْุจَุฑَ ูŠَู…ُุฏُّ ูŠَุฏَูŠْู‡ِ ุฅِู„َู‰ ุงู„ุณَّู…َุงุกِ ูŠَุง ุฑَุจِّ ูŠَุง ุฑَุจِّ ูˆَู…َุทْุนَู…ُู‡ُ ุญَุฑَุงู…ٌ ูˆَู…َุดْุฑَุจُู‡ُ ุญَุฑَุงู…ٌ ูˆَู…َู„ْุจَุณُู‡ُ ุญَุฑَุงู…ٌ ูˆَุบُุฐِู‰َ ุจِุงู„ْุญَุฑَุงู…ِ ูَุฃَู†َّู‰ ูŠُุณْุชَุฌَุงุจُ ู„ِุฐَู„ِูƒَ ».

“Wahai sekalian manusia, sesungguhnya Allah itu thoyyib (baik). Allah tidak akan menerima sesuatu melainkan dari yang thoyyib (baik). Dan sesungguhnya Allah telah memerintahkan kepada orang-orang mukmin seperti yang diperintahkan-Nya kepada para Rasul. Firman-Nya: ‘Wahai para Rasul! Makanlah makanan yang baik-baik (halal) dan kerjakanlah amal shalih. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.’ Dan Allah juga berfirman: ‘Wahai orang-orang yang beriman! Makanlah rezeki yang baik-baik yang telah kami rezekikan kepadamu.'” Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menceritakan tentang seorang laki-laki yang telah menempuh perjalanan jauh, sehingga rambutnya kusut, masai dan berdebu. Orang itu mengangkat tangannya ke langit seraya berdo’a: “Wahai Tuhanku, wahai Tuhanku.” Padahal, makanannya dari barang yang haram, minumannya dari yang haram, pakaiannya dari yang haram dan diberi makan dari yang haram, maka bagaimanakah Allah akan memperkenankan do’anya?” (HR. Muslim no. 1015)

Laki-laki ini memiliki empat keutamaan yang menjamin keterkabulan doanya;

Dalam kondisi bepergian, sedang berpuasa, terzhalimi, dan mengangkat tangannya kepada ar-Rahman.

Akan tetapi, keempat sebab terkabulnya doa ini bisa dikalahkan oleh satu hal; makanan yang tidak halal. Sebagaimana lanjutan sabda Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, “Bagaimana mungkin doanya akan dikabulkan,  sementara makanannya haram, yang dikenakan pun haram.”

: ุงِ ู†ْ ุดَุข ุกَ ุงู„ู„ّู‡ُ

Itu yang bisa saya sampaIkan pada kesempatan malam ini.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.