Kamis, 29 September 2022

SIHIR PENGACAU PIKIRAN


OLeH: Ustadzah Nimas

•┈•◎❀★❀◎•┈•
❀ M a T e R i ❀
•┈•◎❀★❀◎•┈•

🔷 SIHIR PENGACAU PIKIRAN

Bismillahirrahmanirrahim

✓ Sihir KHUMUL (Sihir Pengacau Pikiran)

Pada Jenis sihir yang lebih halus sudah tidak menggunakan ubarampe dan benda tertentu sebagai sarana sihirnya. Bisa menggunakan kekuatan mantra setan jin yang dibatin dan dengan menggunakan kekuatan pandangan mata. Seperti sihir gendam, pelet, penakluk jiwa, dan lain-lain.

Biasanya para tukang sihir melancarkan sihir jenis ini pada para penuntut ilmu atau orang-orang yang menggeluti pekerjaannya agar dikacaukan pikiran mereka dari apa yang mereka kerjakan...
Di antara tanda-tanda umum orang yang terkena sihir KHUMUL:

1. Suka menyepi dan menyendiri.

2. Minder total.

3. Diam terus-terusan.

4. Membenci keramaian dan perkumpulan.

5. Linglung mendadak.

6. Sakit kepala atau migrain atau pusing yang terus-menerus tanpa ada sebab medis dan kadang terjadi pada setiap habis ashar hingga menjelang tengah malam, namun adapula yang dibuat terus-terusan.

7. Suka mengisolir diri.

8. Galau, gundah gulana, cemas yang berlebihan.

Lalu bagaimana sihir ini terjadi???

Biasanya si dukun mengirim jin kepada seseorang dan menyuruhnya untuk bersarang pada otaknya (nah ini biasanya yang menyebabkan pusing berkelanjutan), jin itu mempengaruhinya agar selalu minder dan menyendiri, gejala si korban akan semakin parah tergantung batas kekuatan jin tersebut.

Wallahu a’lam bishawab

•┈••◎◎❀★❀◎◎••┈•
❀ TaNYa JaWaB ❀
•┈••◎◎❀★❀◎◎••┈•

0️⃣1️⃣ Fildzah ~ Tangerang 
Assalamu'alaikum warahmatullahi Wabarakatuh 

Ustadzah, bagaimana cara terhindar dari sihir? 

🔷 Jawab:
Wa'alaikumussalam warahmatullahi Wabarakatuh 

Bismillahirrahmanirrahim...

Cara kita menghindari sihir jangan lupa untuk menjadi yang wajib beserta yang Sunnah, dzikir pagi dan petang serta selesai sholat jangan lupa baca ayat kursi dan yang paling utama adalah jangan sedikit-sedikit dihubungkan dengan sihir karena itu bisa menjadi sihir yang berasal dari pikiran kita sendiri yang diaplikasikan oleh jin.

Wallahu a’lam bishawab

🌷Jazakillah khair katsiron, Ustadzah.

0️⃣2️⃣ Setya ~ Solo
Assalamu'alaikum warahmatullahi Wabarakatuh 

Ustadzah, kalau kita tiba-tiba jadi males beribadah sunnah dan hanya melaksanakan yang wajib-wajib saja, bahkan cenderung ala kadarnya, padahal sebelumnya sudah hampir istiqomah dalam melaksanakan ibadah-ibadah sunnah, apakah ada kemungkinan ini godaan setan, Ustadzah?

Bagaimana solusinya agar bisa istiqomah kembali?

Mohon pencerahannya. Syukron

🔷Jawab:
Wa'alaikumussalam warahmatullahi Wabarakatuh

Semua orang insyaallah pernah mengalaminya, dan biasanya memang diganggu oleh jin dan untuk itu perbanyak dzikir, berteman dengan orang Sholih, perbanyak ilmu agama, alihkan pada amalan-amalan Sunnah yang lain dan jangan lupa bersyukur.

Wallahu a’lam bishawab

0️⃣3️⃣ Titin ~ Jambi
Assalamu'alaikum warahmatullahi Wabarakatuh 

Ustadzah, apabila kita terkena sihir KHUMUL dan mengalami tanda-tanda tersebut, bagaimana cara menyembuhkannya, Ustadzah.

Terima kasih

🔷Jawab:
Wa'alaikumussalam warahmatullahi Wabarakatuh

CARA PENGOBATAN SIHIR KHUMUL :

1) Bacakanlah ayat-ayat Ruqyah padanya dengan memegang ubun-ubun atau memencet bagian belakang telinga lalu tiupkan di telinga kanannya.

2) Apabila terjadi reaksi dan jin mau berbicara, suruhlah ia untuk keluar dan larang dia untuk masuk kembali kepada siapapun.

3) Apabila tidak ada reaksi, sarankan ia untuk mendengarkan surat-surat berikut:
Al-Fatihah, al-Baqoroh, Ali 'Imran, Yaasiin, ash-Shaaffaat, ad-dukhaan, adz-dzaariyaat, al-hasyr, al-ma'aarij, al-ghasyiyah, al-zalzalah, al-qori'ah, 2 ayat pelindung (al falaq an naas).

Perdengarkan pada saat PAGI, SORE (di waktu ashar), lalu sebelum tidur selama 45 hari hingga 60 hari (2 bulan).

InsyaAllah jika dilakukan rutin selama batas waktu yang ditentukan, akan sempurna kesembuhannya.

4) Apabila si korban menderita nyeri di lambungnya, minumkanlah air yang sudah diruqyah atau bisa juga minumkan 70 lembar daun alpukat yaman yang sudah diblender dan dibacakan qur'an satu gelas penuh, jika sulit didapatkan bisa pula dengan 11 lembar daun sirsak yang sudah direbus hingga memerah lalu bacakan ayat ruqyah.

Ketahuilah bahwasannya ia telah disihir lewat perantara makanan atau minuman, JANGAN TAKUT jika nanti reaksinya akan sakit perut yang amat sangat dan muntah-muntah selama kurang lebih 12 jam, maka sediakan pula madu atau suplemen yang lain agar tubuh tidak drop.

5) Apabila si korban menderita PUSING yang berkelanjutan, maka mandikanlah dengan air ruqyah dengan TIDAK MENAMBAH AIR yang sudah dibacakan ayat ruqyah, TIDAK PULA DIPANASKAN, dan HARUS MANDI DI TEMPAT YANG SUCI, tentunya mandinya jangan bertelanjang bulat, pakai kemben untuk perempuan atau pakai baju biasa saja.

Wallaahu khairul musta'an...

🌷Terima kasih, Ustadzah, atas penjelasannya.

0️⃣4️⃣ Silvi ~ Surabaya 
Assalamu'alaikum warahmatullahi Wabarakatuh ustadzah

Kalau pernah kena sihir. Bagaimana caranya agar bisa terhindar dari sihir tersebut?

🔷Jawab:
Wa'alaikumussalam warahmatullahi Wabarakatuh 

Bismillahirrahmanirrahim...

Cara kita menghindari sihir, jangan lupa untuk menjadi yang wajib beserta yang Sunnah, dzikir pagi dan petang serta selesai sholat jangan lupa baca ayat kursi dan yang paling utama adalah jangan sedikit-sedikit dihubungkan dengan sihir karena itu bisa menjadi sihir yang berasal dari pikiran kita sendiri yang diaplikasikan oleh jin.

🌷Apakah setelah terkena sihir, bisa kambuh lagi?

🔷 Jika kita berpikir begitu maka akan terjadi begitu juga, karena itu jangan berpikir kita mudah kena sihir.

🌷Jazakillah Ustadzah atas penjelasannya... mohon ijin, boleh berlanjut lewat japri?

🔷 Boleh.

Wallahu a’lam bishawab


•┈•◎❀★❀◎•★•◎❀★❀◎•┈•
❀CLoSiNG STaTeMeNT❀
•┈•◎❀★❀◎•★•◎❀★❀◎•┈•

"KELAK" 

Dimana banyak orang yang terkena sihir bukan karena diakibatkan oleh seseorang yang dzholim dan sengaja mengirimkan sihir terhadap mereka, akan tetapi sihir itu hadir dari hati dan pikiran mereka sendiri dan mereka akan lebih disibukkan mencari kambing hitam atas semua keluhan-keluhan mereka, dan pada akhirnya mereka akan merasa terkena sihir begitu lamanya hingga mereka sendiri akan berputus asa dari rahmat Allah subhanahu wata'ala.

Wallahu a’lam bishawab

KETIKA IDENTITAS REMAJA TERGERUS SEKULERISME

 


OLeH: Ustadzah Tely Herliyani

•┈•◎❀★❀◎•┈•
❀ M a T e R i ❀
•┈•◎❀★❀◎•┈•

💎 KETIKA IDENTITAS REMAJA TERGERUS SEKULERISME

A'udzubillahiminasysyaitoonirrojiim

Bismillahirrohmaanirrohiim

Assalamualaikum warohmatullah wabaarokatuh. 

Innal hamda lillaah nahmaduhu wa nasta’iinuhu wa na’uudzu billahi min suruuri anfusinaa wa min sayyiaati a’maalinaa man yahdihillaahu falaa mudhilla lah, wa man yudhlilhu falaa haadiya lah. Asyhadu allaa ilaaha illallah, wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhuu wa rosuuluh.

Alhamdulillahilladzi arsala rosulahu bil huda wadinilhaq luyudzhirohu 'alaaddinikulli wakafa billahi syahida.

Asyhadu alla ilaha ilallah wahdahu lasyarikalawa asyhaduanna muhammadan 'abduhu warosuluhu alladzi la nabiya ba'da. 

Robbishohlisodri wayassirli amri wahlul'uqdatammillisanii yafqohu qouli 'ammaba'du.

Dunia anak muda sedang tidak baik-baik saja. Berbagai fenomena saat ini membuat miris banyak orang. Di satu sisi, viral acara Citayam Fashion Week (CFW) yang kemudian meluas bagaikan virus ke kota-kota lain. Di sisi lain, duka menyelimuti atas meninggalnya seorang bocah 11 tahun yang depresi akibat dirundung teman-temannya yang memaksa korban menyetubuhi seekor kucing.

◾Potret Buram Generasi

Generasi seyogianya menjadi kebanggaan bangsa. Mereka adalah calon pemimpin masa depan negara. Sayangnya, banyak yang tidak berperilaku mencerminkan kebaikan. Sebagian kalangan mungkin mengapresiasi CFW karena dianggap sebagai bentuk kreativitas pemuda. Hanya saja, ternyata itu adalah kreativitas tanpa batas. 

Di sana, banyak anak muda usia sekolah. Mereka main di jalanan pada malam hari sambil menggandeng gebetan, membeli pakaian dan aksesoris hanya untuk hura-hura, ataupun melakukan “fashion show” di jalanan yang mengganggu hak pengguna jalan. Mirisnya, mereka bergembira seakan tidak ada masalah dan beban kehidupan.

Seluruh aktivitas dalam balutan “kreativitas” tersebut menyihir mereka untuk tidak peduli orang lain maupun kondisi sekitar. Mereka hanya berpikir untuk hidup “fun” dan demi memenuhi naluri eksistensi diri. Mereka terjebak dalam pola hidup hedonisme.

Tidak hanya hedonisme, kehidupan serba bebas juga membayangi pertumbuhan generasi. Munculnya aksi perundungan yang ekstrem pada kasus meninggalnya bocah 11 tahun tadi memperlihatkan ada masalah dalam pemahaman mereka. Anak-anak usia sekolah dasar bisa berpikir melakukan hal semacam itu. Tidak mungkin jika belum pernah mendapat info sebelumnya.

Selain itu, mereka bisa saja telah menjadi korban peredaran video porno yang beredar di media sosial. Mereka pun bisa jadi merupakan korban perundungan sebelumnya. Mengingat usia yang masih belia, membuat banyak orang bertanya, bagaimana pola asuh dan pendidikan mereka? Apakah mereka tidak memahami bahwa perbuatan itu salah?

 ◾Generasi Dalam Intaian

Berbagai masalah yang menimpa generasi bukanlah hal kebetulan. Peristiwa ini adalah hasil dari racun “fun, fashion, music” yang sudah lama didengungkan. Melalui tiga cara itu, mereka digiring untuk memikirkan kebahagiaan dunia saja tanpa sedikit pun berpikir dengan persiapan hidup setelah kematian.

Potensi mereka telah dibajak, kemudian dirusak dengan racun sekularisme, liberalisme, hedonisme, dan pola hidup kapitalistik. Sekularisme membuat mereka jauh dari agamanya. Liberalisme mengeluarkan mereka dari batasan berperilaku. Hedonisme membuat mereka terlena dengan dunia fana. Sedangkan pola hidup kapitalistik melahirkan generasi yang memandang kebahagiaan sebatas materi.

Kejadian ini seharusnya mendapat perhatian lebih. Sebagai pemimpin yang bertanggung jawab atas rakyatnya, penguasa berkewajiban untuk segera mengevaluasi kondisi generasi saat ini. Bukan malah mengapresiasi dan memfasilitasi, apalagi sekadar memberikan pernyataan normatif.

Islam mengharamkan seorang pemimpin yang mendukung kemaksiatan. Mengapa dikatakan maksiat? Tersebab aktivitas dalam ajang CFW dan perundungan anak tadi bertentangan dengan syariat. Laki-laki dan perempuan bercampur baur, membuka aurat, tabaruj, berpacaran, berlenggak-lenggok bak model, bahkan lupa akan kewajiban sholat.

Seorang pemimpin akan diminta pertanggungjawaban atas semua ini. Mengapa mereka justru mendukung aktivitas yang mengikuti orang Barat? Mengapa mereka tidak melarang dan mengembalikan para generasi ke jalan yang benar, yaitu Islam?

◾Perlu Mengambil Peran

Islam meletakkan tanggung jawab mendidik generasi tidak hanya pada orang tua, melainkan juga pada masyarakat dan negara. Negara memiliki kekuasaan untuk menentukan arah pandang pendidikan yang benar. Dengan mengevaluasi sistem pendidikan sekarang, negara seyogianya memahami bahwa pendidikan saat ini ada yang salah dan kurang.

Sistem pendidikan yang terfokus pada materi membuat kita lupa bahwa generasi butuh bimbingan agama untuk membentuk kepribadiannya (pola pikir dan sikapnya). Jadi, penting sekali menciptakan sistem pendidikan yang berlandaskan Islam yang bertujuan membentuk kepribadian Islam.

Negara juga berkewajiban menyaring segala informasi yang dapat merusak generasi, seperti segala konten porno, ataupun tayangan berbau liberal dan hedonis yang sering menjauhkan generasi dari jalan yang semestinya.

Di samping itu, masyarakat yang kondusif juga diperlukan untuk menjaga pertumbuhan generasi. Jika ada penyelewengan atau tindakan yang melanggar syarak, masyarakat bisa langsung melakukan amar makruf nahi mungkar. 

Dengan berjalannya seluruh fungsi ini, serta mengembalikan sandaran hanya pada Islam, generasi akan selamat dari cengkeraman dunia fana.

“Kemudian Kami jadikan kamu berada di atas suatu syariat (peraturan) dari urusan (agama itu). Maka, ikutilah syariat itu dan janganlah kamu ikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui.”

Wallahu a’lam bishawab

•┈••◎◎❀★❀◎◎••┈•
❀ TaNYa JaWaB ❀
•┈••◎◎❀★❀◎◎••┈•

0️⃣1️⃣ Han ~ Gresik
Assalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh,
 
Luar biasa memang zaman sekarang pengaruhnya. Anak dan remaja sudah kebablasan pergaulan dan cara pikirnya. Miris sekali generasi bangsa ini.

🔷Jawab:
Waalaikummussalam warahmatullah wabarakatuh

Iya..., sangat miris memang memperhatikan kondisi hari ini. Bukan hanya dari sisi generasi tapi dari sisi penguasa pun yang tidak peduli dengan rakyatnya. Kasus Citayam itu, gubernur nya alih-alih melarang, malah ikut-ikutan dan sekarang menjamur menular ke kota-kota lainnya.

Kondisi sudah separah ini, banyak ulama yang ingin memperbaiki tapi malah di persekusi.

🌷Njih bunda, berat sekarang tantangannya dalam pengasuhan juga jangan sampai orang tua terlena dan salah dalam mendidik dan mencarikan tempat pendidikan sehingga tidak salah dalam pergaulan yang sudah di luar batas ini apalagi di kota-kota besar yang sangat mudah sekali akses dan pengaruhnya.

🔷Benar sekali.

🌷Kenapa njih bund, kalau hal seperti itu mudah dan cepat menularnya ke kota-kota lain?

🔷Hari ini memang sasaran orang kafir adalah penghancuran perempuan dan generasi. Lewat food, fun and fashion. Sekarang ditambah lagi dengan media. Strategi mereka menghancurkan Islam menggunakan kaum muslimin sendiri dengan  merusak pemikiran-pemikiran kaum muslimin. Mereka tidak berani melawan kita secara fisik. Karena mereka yakin dengan ruh jihad yang ada pada diri kaum muslimin, mereka pasti kalah.

Itulah metode yang mereka lakukan untuk merusak Islam dan kaum muslimin.

🌷Bagaimana bund bisa mengantisipasinya terutama anak kita agar tidak mudah terjerumus dan mengikuti trend-trend tersebut?

🔷Orang tua, terutama ibu memang harus kerja bakti jadinya.

Sebagai hamba Alloh ﷻ, kita harus menunaikan semua yang Alloh ﷻ wajibkan. Sholat, shaum, termasuk menuntut ilmu dan amar makruf nahi mungkar. Sebagai seorang istri kita harus taat kepada suami. Sebagai ibu, kita harus membentengi generasi, mendidiknya menjadi generasi harapan ummat dan pejuang Islam. Sebagai bagian dari masyarakat, wajib merubah kondisi yang ada.

Semua peran itu harus kita jalankan selaras. Karena tanpa Islam, kita tidak akan bisa berharap bisa ideal menjalankan semua peran itu khususnya pendidikan terhadap anak.

Wallahu a’lam bishawab

•┈•◎❀★❀◎•★•◎❀★❀◎•┈•
❀CLoSSiNG STaTeMeNT❀
•┈•◎❀★❀◎•★•◎❀★❀◎•┈•

Pesan saya, kita tidak boleh surut dalam perjuangan perubahan. Karena kalau kita diam, keadaannya akan semakin parah.

Wallahu a’lam bishawab

•┈•◎❀★❀◎•┈•

GADGET DAN ANAK DI ZAMAN MILENIAL

 


OLeH: Bunda Sukmadiarti Peranginangin, S.Psi

•┈•◎❀★❀◎•┈•
❀ M a T e R i ❀
•┈•◎❀★❀◎•┈•

🌸 GADGET DAN ANAK DI ZAMAN MILENIAL

Bismillahirrahmanirrahim...

Assalamu'alaikum warahmatullahi Wabarakatuh 
Senang sekali mendapat kesempatan berbagi lagi di grup BS. Semoga menjadi majlis yang diridhoi Alloh ﷻ.

Barang siapa yang dengan sengaja tidak mengajarkan hal-hal yang bermanfaat kepada anaknya dan membiarkannya begitu saja, berarti ia telah mendurhakai anaknya- Ibnu Qayyim al-Jauziya.

🔸Gadget dan Anak di Zaman Milenial

Orang tua harus tahu dulu versi terbaik manusia itu seperti apa sih?

✓ Pertama, Taat Beribadah Kepada Alloh ﷻ

Surat Az Zariyat Ayat 56,  
"Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku."

✓ Kedua, Menjadi Pemimpin Di Muka Bumi

QS. Al-Baqarah: 30
"Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi."

✓ Ketiga, Bermanfaat Bagi Orang Lain

"Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.” (HR. ath-Thabrani)

Anak-anak layaknya kain putih yang polos dan suci. Hal-hal yang kemudian mewarnai dan menghiasi pribadinya berasal dari lingkungannya, yakni apa yang ia lihat, dengar, dan rasakan.

Sebagai orang tua, tentu kita perlu bertanya pada diri, hiasan seperti apa yang ingin kita toreh dan warnai pada diri anak-anak kita ini. Inilah yang disebut dengan visi dan tujuan pengasuhan.

Orang tua harus punya visi pengasuhan. Anak-anak tentu tidak bisa memilih lahir dari orang tua seperti apa. Ia menerima saja apa yang diberikan padanya karena sifat polosnya.

Maka, orang tua yang bijak adalah yang punya program untuk menumbuh kembangkan anaknya menjadi versi terbaik dirinya yang sesuai dengan ridho Alloh ﷻ.

Tanggung jawab pengasuhan tersebut jelas tidak mudah. 

Pengaruh teknologi dan faktor lingkungan yang kita hadapi saat ini menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua. 

Betapa informasi apa saja bisa dengan mudah anak-anak dapatkan hanya dari HP. Tinggal pencet-pencet semua yang ia inginkan muncul. Program-programnya menarik, menantang, dan menyenangkan buat anak-anak hingga terkadang bisa membuat lupa waktu.

Inilah kiranya visi dan peran kita sebagai orang tua, membantu anak dengan ijin dan pertolongan Alloh ﷻ menjadi hamba yang takwa dan taat beribadah kepada-Nya, mandiri dan bisa jadi pemimpin bagi dirinya dan orang-orang di sekitarnya, serta bisa memberi manfaat positif bagi umat di manapun ia kelak berada.

Maka, menyadari bahwa tanggung jawab pengasuhan itu ada pada diri orang tua, maka tentu kita perlu membekali diri dengan ilmu, iman dan juga takwa.

🔸Solusi Bagi Orang Tua

√ Orang Tua Senang Belajar

Ya, belajar itu haruslah dengan gembira, dengan senang hati. Termasuk belajar parenting. Sehingga dengan tantangan gadget pada anak saat ini, kita tidak lagi bisa mengasuh anak seperti cara orang tua dulu mengasuh kita. Kita perlu adaptasi dan mengasuh anak sesuai zamannya kini. Tentu untuk itu perlu banget belajar, ya.

Belajar mengelola emosi, pikiran, dan respon dalam bersikap kepada anak.

Saat anak kita misal berlebihan dalam menggunakan gadget, bagaimana cara komunikasinya, menegur, mengingatkan, mengarahkannya, tentu butuh ilmu. 

🔸Miliki Mindset Yang Tumbuh

"Anak saya bisa mengatur waktunya dengan baik dalam menggunakan gadget."

"Gadget memberi manfaat positif bagi perkembangan anak saya."

"Anak saya bisa memilih dan memilah konten yang positif, edukatif, dan bermanfaat di gadgetnya."

"Anak saya mau mengikuti aturan penggunaan gadget dan disiplin dalam ibadah dan belajarnya."

Apa yang kita yakini dan tanamkan di pikiran akan jadi kenyataan.

Tidak perlu khawatir berlebihan terhadap gadget pada anak. Fokuslah pada manfaat dan kebaikan yang ada di dalamnya bagi anak kita.

🔸Miliki Perasaan Optimis

Optimis dan percaya itu membantu kita mengatasi kecemasan akan dampak buruk gadget bagi anak. 

Untuk hal-hal yang diluar jangkauan dan kendali kita, hukumnya adalah pasrahin. Tawakal pada Alloh ﷻ dia yang menjaga dan melindungi anak kita.

🔸Bangun Komunikasi Empati

Pikiran dan perasaan yang sudah terkendali akan membuat tindakan kita pun lebih bermakna. Saat mengingatkan anak akan waktu sholat, lembut dan terarah. Saat mengingatkan anak untuk stop mainnya, istirahat, kata-kata kita pun mantap diterima anak dengan damai. 

Sehingga lancar aman terkendali hubungan orang tua ke anak positif, ibadahnya jalan, pendidikan dan pengasuhan dari teladan kita terhadapnya pun masuk.

Gadget bukanlah masalah yang sesungguhnya buat anak bila orang tuanya bisa bijak dan punya hubungan yang sehat lahir batin dengan anak-anak.

Berikutnya solusi bagi orang tua:

√ Kuatkan Iman dan Takwa Pada Alloh ﷻ

Kebaikan orang tua akan menular ke anak.

Berkah aktivitas manfaat dan kebaikan orang tua di luar rumah, yakini dan niatkan membawa berkah juga bagi keluarga kita di rumah.

Terus bersandar dan berdoa kepada Alloh ﷻ, titip anak dan keluarga kita pada-Nya. Sesungguhnya Alloh ﷻ sebaik-baik pelindung bagi kita semua.

🔸Edukasi Gadget Pada Anak

Bangun komunikasi juga perlu terus kita budayakan di rumah.

Bisa edukasi tentang apa yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi anak di gadgetnya. Batasan tentang pornografi, kekerasan, atau tayangan tidak berkenan, di info kepada anak, sehingga ia punya filter dari bekal yang kita sampaikan.

Sampaikan apa efek negatif bila melihat hal tidak baik, yakni bisa merusak otak dan diri karena apa yang dilihat akan merasuk ke bawah sadar.

Bangun terus komunikasi dengan anak. Inilah sebenarnya kekuatan kita yang bisa menjaga anak dari pengaruh tidak baik dari lingkungan maupun gadget.

Jangan sampai gadget selalu ada sementara orang tua tidak pernah ada untuk mereka.

Itu masalahnya!

Wallahu a’lam bishawab

•┈••◎◎❀★❀◎◎••┈•
❀ TaNYa JaWaB ❀
•┈••◎◎❀★❀◎◎••┈•

0️⃣1️⃣ Ofie ~ Bukittinggi
Bagaimana cara ngajakin anak untuk bisa bermain hal lain kecuali gadget?

🌸Jawab:
Kita perlu lihat dulu kondisi anak. Kalau anak sedang asik main gadget maka beri aba-aba dulu agar ia bisa persiapan untuk menyelesaikan game ataupun tontonannya.

Misal:
~ Cukup, ya main gadgetnya. Kita main halma atau sepeda atau catur atau .... yuk. Sebutkan alternatif yang Bunda tawarkan

Itu pentingnya kita juga menyiapkan alternatif permainan buat anak di rumah.

Kalau saya menyediakan catur di rumah untuk bermain bersama anak. 

Atau seringnya anak-anak malah mengajak main tebak kata, sambung kata, dan ABC 5 Dasar dan sejenis itu yang tak butuh alat tambahan untuk bermain.

Yang anak-anak butuhkan, kita hadir penuh (mindful) saat main dengannya agar ia tidak merasa diabaikan yang membuatnya balik lagi ke gadget saat merasa dicuekin.

Wallahu a’lam bishawab

0️⃣2️⃣ Widia ~ Bekasi
Assalamu'alaikum warahmatullahi Wabarakatuh 

Bunda, bagaimana cara orang tua memperkenal gadget pada anak usia dini tetapi tidak membuat anak tersebut kecanduan gadget.

Jazakillah khairan 

🌸Jawab:
Wa'alaikumussalam warahmatullahi Wabarakatuh

Baiknya sih tidak perlu diperkenalkan ya.

Tapi zaman sekarang, orangtua dan lingkungan sekitar begitu dekat dengan hp, sehingga mau tidak mau anak-anak penasaran dan ingin melihat dan memainkannya.

Tapi kalau anak belum mengenal gadget baiknya sih tidak diperkenalkan dulu. Cukup Bundanya saja yang terlibat dan memperkenalkan hal-hal lain, misal buku atau permainan alami untuk bermain dengannya.

Kalau pun akhirnya diperkenalkan, maka download dan pilihkan konten-konten yang bermanfaat untuknya. Misal mengenal warna, angka, huruf, murattal yang bisa membantu anak mendapat edukasi positif.

Wallahu a’lam bishawab

•┈•◎❀★❀◎•★•◎❀★❀◎•┈•
❀CLoSiNG STaTeMeNT❀
•┈•◎❀★❀◎•★•◎❀★❀◎•┈•

Terima kasih, Ya Alloh ﷻ
Hari ini luar biasa.
Saya bersyukur dan bahagia sekali.
Semua aktivitas berjalan lancar.
Banyak keajaiban yang saya dapatkan 
Terima Kasih, Terima Kasih, Terima Kasih.

Wallahu a’lam bishawab

PEWARIS JIN NASAB


OLeH: Ustadz Tono Esfandiar, S.E., SHT

•┈•◎❀★❀◎•┈•
❀ M a T e R i ❀
•┈•◎❀★❀◎•┈•

🌸 PEWARIS JIN NASAB

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Untuk materinya mohon bisa dilihat link youtube ini ya.

https://youtu.be/U2xe80dhlK8

https://youtu.be/JyAPTOWz0Dk

Demikian semoga bermanfaat.

Wallahu a’lam bishawab

•┈••◎◎❀★❀◎◎••┈•
❀ TaNYa JaWaB ❀
•┈••◎◎❀★❀◎◎••┈•

0️⃣1️⃣ Kiki ~ Dumai
Ustadz, kalau misalnya dari keluarga kita tidak ada yang punya seperti "penjaga" begitu, Ustadz, tapi di diri kita ada ciri-ciri sepertinya yang ustadz sebutkan di video, Tadz (seperti ada gangguan jin nasab) itu bagaimana ya, Tadz?

🌸Jawab:
Bila cirinya ada maka itu gangguan jin saja, tapi perlu ditelurusi ke kakek neneknya dari ayah dan ibunya. Sebaiknya segera ruqyah.

🔹Segera ruqyah sambil ditanyain ke nenek kakek atau keluarga lainnya ya, Tadz

🌸Cukup kakek nenek saja tapi tidak usah jadi pikiran Bu, bila ada cirinya segera ruqyah saja, insyaaAllah sehat. Aamiin

https://youtu.be/j-KIo3gBC2I

🔹Iyaaa Ustadz, Aamiin
Jazakallah Tadz.

🌸Kalau ada yang punya gangguan jin, permasalahan keluarga dan lain-lain boleh konsultasi japri, tapi memang sebaiknya konsultasi sekaligus terapi ruqyah ketemu.

Wallahu a’lam bishawab

0️⃣2️⃣ Kiki ~ Dumai
Ustadz, apakah kalau sering sendawa dan menguap termasuk ciri ada gangguan jin ya, Ustadz?

🌸Jawab:
Bila kondisi biasa maka itu hanya gejala kurang istirahat dan adanya asam lambung sehingga sendawa namun apabila dalam proses ruqyah lalu terjadi sendawa dan mengantuk maka ini adanya ciri gangguan jin atau penyakit ain perlu diteliti lagi ciri lainnya.

Wallahu a’lam bishawab

0️⃣3️⃣ Apni ~ Garut
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Apa yang harus dilakukan  pada diri seseorang ketika seseorang itu mampu melihat jin dan kadang mengganggu dengan mendekati seseorang itu dengan wujud orang yang sudah meninggal atau orang yang masih hidup?

Wassalammua'laikum warahmatullahi.

🌸Jawab:
Wa'alaikumussalam Warrohmatulloohi Wabarokatuh

Sebaiknya Saya sarankan segera konsultasi ruqyah agar tidak keterusan nanti semakin membahayakan dirinya.

🔹Terimakasih, Ustadz.

🌸Sami-sami

0️⃣4️⃣ Evi ~ Jakarta 
Assalamu'alaikum warahmatullahi Wabarakatuh 

1. Bagaimana sikap kita ketika kita bisa melihat jin atau sesuatu yang gaib yang merupakan takdir dari Alloh ﷻ tapi banyak yang sebut semuanya sesuatu yang bisa diturunkan dari leluhur (kakek)?

2. Apa yang harus kita lakukan disaat kita mempunyai kemampuan melihat-lihat hal gaib sedangkan kita tidak mau melihatnya?

Terima kasih

🌸Jawab:
Wa'alaikumussalam Warrohmatulloohi Wabarokatuh

1. Apabila sering melihat ghoib maka sudah pasti indigo dan ini gangguan jin. Bukan karomah, bukan keberkahan dari Alloh ﷻ. Sahabat Nabi yang dijamin surga sebagai contoh Amirul mukminin Umar Ibnu Khattab yang iblis saja takut sama beliau, tapi beliau tidak pernah ada riwayat bisa melihat jin ataupun ghoib.

2. Segera terapi ruqyah, konsultasi dan bimbingan dari Peruqyah.

Apalagi kita yang imannya naik turun dan lebih banyak turunnya kok banyak ya ngaku karomah melihat jin, ghoib, dan kesaktian lainnya.

🔹Tapi untuk pertanyaan kedua pernahkah ada manusia yang diganggu jin sampai kehilangan nyawa atau orang-orang bicara sukmanya dibawa? Padahal hidup mati itu takdir Alloh ﷻ.

Bagaimana seharusnya kita menyikapi kejadian seperti ini jika menimpa keluarga kita sendiri? Maaf, Ustadz, Saya banyak bertanya.

🌸Saya pernah punya pasien seperti itu, bisa melakukan Rogo Sukmo, jiwanya keluar jalan-jalan sedangkan tubuhnya seperti tertidur.

Tidak apa-apa, banyak bertanya bagus.

Harus segera diterapi ruqyah.

Positif gangguan jin itu.

Yang keluar bukan roh, tapi nafs atau jiwa yang ditempel jin.

🔹Sudah diusahakan tapi Alloh ﷻ berkehendak lain.

🌸Maksudnya?

🔹Kami sudah ikhlas, Ustadz.

Ini kejadian 3 bulan lalu, menimpa saudara kandung Saya sudah diusahakan semua di ruqyah dengan beberapa kyai tapi hari Jum'at tepat jam 2 pagi almarhum dipanggil Alloh ﷻ.

Makanya Saya penasaran dengan tema seperti ini karena nyata di depan mata Saya kejadian ini, Saya lihat sendiri, memang Saya tidak bisa lihat apa-apa tapi gangguan-gangguan itu datang mengganggu almarhum.

Tapi terima kasih banyak, Ustadz untuk penjelasan dan jawabannya.

🌸Innalilahi wa Inna ilaihi Raji'un, semoga Husnul khatimah, aamiin

Saya tidak paham bagaimana proses ruqyahnya, apabila informasi dari terapisnya, apakah terapisnya bisa melihat ghoib sampai berkata demikian? 

Maka ini jelas bukan Peruqyah Syar'iyyah.

Peruqyah Syar'iyyah tidak bisa melihat ghoib.

Adapun informasi yang Saya jelaskan ini berdasarkan dari pengalaman pasiennya bercerita bahwa dia bisa melakukan begini begitu Rogo Sukma dan lain-lain.

🔹Ya, Ustadz. Kami sekeluarga sudah ikhlas melepas, alhamdulillah di akhir hayatnya masih kami bantu mentalqinkan. Sampai menetes air matanya, usia 20th, Ustadz, senang sekali dengan majelis taklim, dia cinta sama habib Salim gurunya.

Ya mungkin sudah takdir Alloh ﷻ. Kalau Saya sebagai manusia biasa masih ingin dikasih kesempatan untuk bisa lepas dan sembuh dari hal-hal seperti ini tapi semua sudah garis hidupnya.

Maaf, Ustadz, Saya jadi panjang lebar.

🌸Iya tidak apa-apa.
Bila sudah meninggal maka cukup didoakan saja.

🔹Insyaallah selalu kami doakan, Ustadz.

Sekali lagi terima kasih.
Mohon maaf sekali lagi.

🌸Namun Saya ingatkan kepada semua saudaraku di group ini, jangan minta diobati dengan orang terapis yang bisa melihat ghoib, apapun panggilannya. Karena banyak dukun berkedok pemuka agama, dan parahnya lagi banyak tukang tipu.

Wallahu a’lam bishawab

0️⃣5️⃣ Dokter Rani ~ Jakarta
1. Ustadz, jika kita berteman dengan seseorang yang memang dalam keluarganya seluruh anggota keluarganya diikuti oleh jin seperti dalam istilah jin nasab, itu bisa menimbulkan gangguan jin dalam tubuh kita juga?

2. Ustadz, apa ada gangguan jin yang membuat wanita itu jadi tampak menarik bagi lawan jenisnya ataupun sebaliknya?

🌸Jawab:
1. Bisa saja apabila akrab bahkan mungkin seringkali bertemu.

2. Ada. Tapi jangan buru-buru berprasangka negatif ya. Bisa saja menarik karena pandai berkomunikasi, pandai bergaul, ramah sehingga banyak orang suka.

Ada pasien saya yang mendalami ilmu pelet. Sampai level tinggi. Pas kena sakit kejiwaan, kalau orang bilang tidak kuat datang ke masjid. Saya ruqyah bereaksi cukup keras.

Tapi Alhamdulillah beberapa kali terapi dan diajak untuk hijrah perbaiki ibadah, perbaiki pakaian, sekarang sudah normal sehat.

Wallahu a’lam bishawab

0️⃣6️⃣ Aisya ~ Cikampek 
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Tadz, saya dan kami sekeluarga merasa tidak punya jin nasab.

Tapi ada beberapa kejadian di rumah.
Niat mau mencuri malah tidur di rumah kebetulan kita lagi luar kota dan memang dia jalan genteng.

Ada teman yang membawa pacar ya niatnya mau pacaran di rumah Saya, malah ketakutan katanya ada harimau di rumah Saya.

Dan itu sering terjadi katanya setiap jam malam juga seperti ada yang jaga di depan gerbang rumah, sejenis anjing besar.

Apakah termasuk nasab dari leluhur, Tadz.
Sudah dirukiyah rumahnya dan alhamdulillah kami sekeluarga pun inshaallah melakukan kewajiban sebagai umat muslim, katanya mahluk itu hanya melindung saja. 

Apakah ada kaitannya dari jin nasab, Tadz?

🌸Jawab:
Wa'alaikumussalam Warrohmatulloohi Wabarokatuh

Siapakah yang melihat makhluk ini?

Adakah Anggota keluarga yg pernah melakukan ritual pada rumah?

Memiliki keris, jimat, pusaka, dan sejenisnya?

Belajar ngelmu tenaga dalam, kebatinan amalan-amalan?

🔹Alhamdulillah tidak ada.

Karena tidak ada yang mau meneruskan, Tadz.
Tapi almarhum kakek punya semacam gamelan adat Sunda tapi sudah dipindahalihkan ke sekolah sanggar.

Yang melihat tetangga dan orang lain, kami sekeluarga malah belum pernah melihat cuma omongan dari orang lain.

Tidak ada pusaka-pusaka aneh atau keris-keris, Tadz, di rumah hanya dulu ada gamelan kuno dan wayang golek karena almarhum kakek seorang dalang.

Tapi semuanya sudah dipindahkan ke sekolah sanggar. 

🌸Kalau boleh disarankan ruqyah sekeluarga dan rumah.

Apabila sekeluarga tidak mengalami penyakit ataupun gangguan jin maka bersyukurlah kepada Alloh ﷻ namun jangan pernah meyakini ucapan dari orang-orang yang berkata ada makhluk yang melindungi rumah dan keluarga karena ini akan menimbulkan kesyirikan di hati keluarga antum.

Hanya Alloh ﷻ sebaik-baik pelindung, dan tidak butuh perlindungan dari bangsa jin. Cukuplah Alloh ﷻ saja.

Bahayanya ucapan mereka yang sok bisa melihat ghoib, terus menerus ucapannya bisa menggoyahkan hati, menimbulkan syirik, karena ada kesyirikan yang sangat halus merasuk ke hati manusia.

Wallahu a’lam bishawab

•┈•◎❀★❀◎•★•◎❀★❀◎•┈•
❀CLoSiNG STaTeMeNT❀
•┈•◎❀★❀◎•★•◎❀★❀◎•┈•

Belajar terus wawasan Islam sesuai Al Qur'an dan Sunnah dengan kitab-kitab para Ulama agar kita tidak tersesat dengan banyaknya fitnah di akhir jaman ini. Banyakin doa, istighfar, baca Al Qur'an, hafalkan walaupun sulit tapi teruslah mencobanya. Niatkan semuanya ini untuk mendapatkan ridho keberkahan dari Alloh ﷻ semata.

Barakallahufiikum

KUALITAS UMUR SESEORANG

 


OLeH: Ibu Hj. Irnawati Syamsuir Koto

•┈•◎❀★❀◎•┈•
❀ M a T e R i ❀
•┈•◎❀★❀◎•┈•

💎 KUALITAS UMUR SESEORANG

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Sahabat-sahabatku...

Setiap ada yang merayakan hari ulang tahun, kita selalu mendengar ucapan selamat panjang umur. Atau ketika ada bayi yang lahir, didoakan agar sehat dan berusia panjang. Namun, adakah yang dapat memastikan dirinya sendiri berusia panjang? Mulia atau hina? Penuh keberkahankah?

Umur manusia adalah perkara ghaib dan merupakan rahasia Alloh ﷻ. Tidak seorangpun tahu berapa panjang usia yang dijatahkan untuknya.

Meski Umur termasuk perkara ghaib, beberapa ulama besar mencoba membahasnya. Habib Abdullah bin Alwi Al Haddad, misalnya, mengkaji masalah umur melalui karyanya,  Sabilul'Iddikar wal I'tibar bima Yamurru bil-Insan wa Yanqadhi lahu minal-A'mar (Jalan Menuju Peringatan dan Perenungan tentang Tahapan Usia yang Dilalui Manusia). Beliau membagi umur dalam lima tahapan :

✓ Pertama, sejak Alloh ﷻ menciptakan Nabi Adam AS dan membekalinya dengan keturunan.

✓ Kedua, terhitung sejak seorang manusia terlahir dari rahim ibunya hingga ajal menjemput.

✓ Ketiga, dimulai sejak kebangkitan manusia dari alam dunia melalui kematian sampai bertiupnya sangkakala Malaikat Israfil di Padang Mahsyar. Umur ketiga adalah masa penantian seseorang di alam barzakh.

✓ Keempat, berlangsung sejak seorang manusia dibangkitkan dari alam barzakh, bersamaan dengan ditiupnya sangkakala yang kedua hingga manusia melangkah di atas shirath al-mustaqim.

✓ Kelima, dimulai sejak seseorang memasuki pintu surga, atau terjatuh di jurang neraka.

Usia umat Rasulullah ﷺ tidaklah sepanjang usia umat-umat terdahulu. Dalam sebuah hadist disebutkan, usia mereka umumnya antara 60 sampai 70 tahun.
Rasulullah ﷺ pernah mengadukan pendeknya usia umat beliau itu kepada Alloh ﷻ. Dengan penuh kasih, Alloh ﷻ menjelaskan, meski usia umat Islam lebih pendek dari umat lain, Alloh ﷻ telah menganugrahkan banyak keutamaan. Diantaranya Lailatul Qadar, malam yang nilainya lebih dari seribu bulan.

Masa muda dan masa dewasa merupakan fase terpenting dalam kehidupan manusia. Mengenai pentingnya masa muda, seorang bijak mengatakan, "Jika engkau tidak bisa meraih kemuliaan di hari mudamu, tak akan mulia hidupnya sampai tua."

Yang sangat penting diingat, setiap orang akan diminta pertanggungjawaban tentang umur yang dianugerahkan kepadanya. Rasulullah ﷺ bersabda, "Tidak akan bergeser kedua kaki manusia pada hari kiamat sampai selesai ditanya tentang empat perkara, yaitu tentang umurnya, dihabiskan untuk apa; tentang masa mudanya, dipergunakan untuk apa; tentang hartanya, darimana diperoleh dan untuk apa dibelanjakan; dan tentang ilmunya, apakah sudah diamalkan." (HR. At-Tarmidzi).

Dalam Islam, usia 40 tahun dianggap sebagai usia yang istimewa. Ia dipandang sebagai tonggak awal kemapanan seseorang. Rasulullah ﷺ pun diangkat sebagai Nabi oleh Alloh ﷻ pada usia 40 tahun. Bagi kaum sufi, usia 40 tahun dianggap sebagai pintu gerbang menuju Alloh ﷻ. Seorang sufi besar, Syaikh Abdul Wahhab bin Ahmad Asy-Sya'rani, dalam kitab Bahrul Maurud, menulis, "Telah diambil perjanjian dari kita, apabila umur telah mencapai 40 tahun, hendaklah bersiap-siap melipat kasur dan selalu ingat pada setiap tarik nafas, bahwa kita sedang berjalan menuju akhirat, sampai tidak merasa tenang lagi rasanya hidup di dunia." Yang dimaksud dengan "melipat kasur" ialah mengurangi tidur untuk memperbanyak ibadah.
Setelah melampaui fase kedewasaan, kaum muslimin memasuki fase persiapan menghadapi kematian, yakni pada usia 60 sampai 70 tahun. Sabda Rasulullah ﷺ, "Masa penuaan umur umatku dari 60 hingga 70 tahun." (HR. Muslim dan An-Nasa-i).

Oleh karena itu , amat sangat keterlaluan orang-orang yang sudah berusia diatas 60 tahun tapi masih juga melakukan maksiat. Sabda Rasulullah ﷺ, "Alloh ﷻ tidak akan menerima dalih seseorang sesudah Dia memanjangkan usianya hingga 60 tahun." (HR. Al-Bukhari).

Usia lanjut juga merupakan sebuah keistimewaan. Dalam sebuah hadits qudsi Rasulullah ﷺ menyampaikan firman Alloh ﷻ, "Demi kemuliaan-Ku, keagungan-Ku, dan kebutuhan hamba-Ku kepada-Ku, sesungguhnya Aku merasa malu menyiksa hamba-Ku, baik laki-laki maupun perempuan, yang telah beruban karena tua dalam keadaan muslim." Dalam hadits lain beliau bersabda, "Sebaik-baik diantara kalian ialah orang yang panjang umurnya dan baik pula amalannya." (HR. At-Tarmidzi).

Namun Al-Quran juga berulang kali memperingatkan akan datanya ketuaan dan kepikunan. Misalnya dalam surah An-Nahl ayat 70, "Alloh ﷻ menciptakan kamu, kemudian mewafatkan kamu. Dan diantara kamu ada yang dikembalikan kepada umur yang paling lemah, supaya tidak mengetahui lagi sesuatupun yang pernah diketahuinya. Sesungguhnya Alloh ﷻ Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa."

Kepikunan yang mengiringi ketuaan itulah yang ditakuti oleh Rasulullah ﷺ, sehingga beliau selalu berdo'a, "Aku berlindung kepada-Mu dari usia yang paling hina."
Suatu kali Ma'an bin Zaidah mendatangi Al-Makmun. Makmun bertanya, "Bagaimana keadaanmu di usia tua renta ini?" Ia menjawab, _"Aku bisa jatuh hanya karena tersandung kotoran unta, dan cukup diikat hanya dengan sehelai rambut."
"Bagaimana keadaanmu dalam makanan, minuman dan tidurmu?"
Ia menjawab, "Bila lapar, aku marah; dan bila makan, aku merasa jengkel. Bila berada di antara orang-orang, aku mengantuk; dan bila di atas kasurku, aku terjaga."
"Bagaimana keadaanmu dengan para wanita?" Beliau menjawab, "Kalau wanita yang buruk rupa, aku tidak menginginkan mereka; sedangkan para wanita yang cantik tidak menginginkanku." Makmun berkata, "Kalau begitu tidak pantas orang sepertimu dianggap muda."
"Lipat gandakanlah imbalan untuknya dan haruskanlah ia menetap di rumahnya. Biarkan masyarakat yang mengunjunginya, dan jangan biarkan ia mengunjungi siapapun."

Sejak zaman Rasulullah ﷺ sampai kini, ada orang-orang yang dianugerahi Alloh ﷻ umur panjang dari orang-orang pada umumnya. Dan mereka mengisinya dengan berbagai kebaikan, sehingga hidup mereka penuh berkah dan tercatat dalam sejarah. Mereka inilah yang dimaksud dalam hadits Nabi, "Sebaik-baik kalian adalah yang panjang umurnya dan baik amalnya."

Disamping itu ada pula orang-orang yang usianya pendek tapi juga sangat berarti, karena dipenuhi berbagai amal yang diridhai Alloh ﷻ. Mereka yang tergolong dalam kelompok ini pun namanya terabadikan dalam sejarah, dan senantiasa dikenang orang.

Diantara para sahabat Nabi yang dianugrahi usia panjang adalah Anas bin Malik, salah seorang sahabat utama, perawi hadits terkenal, dan pelayan Rasulullah ﷺ.

Anas lahir pada tahun ke 10 sebelum HIjrah. Sejak kecil ia sudah memeluk Islam, dan terus melayani Rasulullah ﷺ sampai beliau wafat. Kurang lebih 10 tahun lamanya ia melayani Rasulullah ﷺ, yaitu selama beliau menetap di Madinah.
Ibunya yang mula pertama membawanya menghadap Rasulullah ﷺ agar dapat melayani beliau. Anas bangga menyandang predikat "Pelayan Rasulullah ﷺ," karena kedudukan itu memang suatu kemuliaan.

Ia adalah sahabat yang terbanyak memiliki anak, berkat do'a Nabi ﷺ. Suatu ketika ibunya memohon agar Rasulullah ﷺ mendo'akannya. Maka beliau pun mendo'akan Anas, "Ya Alloh ﷻ, berilah rezeqi anak dan harta kepadanya, dan berkahilah dia." Dalam redaksi yang lain, do'a beliau sebagai berikut, "Ya Alloh ﷻ, perbanyaklah harta dan anaknya, dan masukkan lah ia ke dalam surga."

Anas adalah sahabat yang terakhir wafat di Basrah. Menurut riwayat yang paling kuat, ia wafat pada tahun 93 H/711 M dalam usia 103 tahun. Ia wafat setelah menjalani kehidupan penuh perjuangan. Ia kaya dengan ilmu, dan sarat dengan amal. Di saat ajal hendak menjemput, ia berkata, "Talqinkanlah aku dengan ucapan La ilaha illallah." Dan kalimat tauhid itu terus diucapkannya hingga ruh berpisah dari jasadnya.

Ada pula tokoh yang usianya tidak panjang tetapi penuh dengan keberkahan dan kehidupannya tetap dikenang orang dari zaman ke zaman. Salah satunya adalah Umar bin Abdul Aziz, yang pada tahun 99 H/717 M terpilih sebagai khalifah menggantikan Khalifah Sulaiman. Ketika itu usiannya 37 tahun. Ia dipandang sebagai khalifah paling adil dan paling sederhana didi antara semua khalifah Bani Umayyah.
Umar juga menghentikan segala bentuk kemewahan para mantan khalifah, dan sebaliknya menghidupkan pengajian Al-Quran dan Sunnah. Ia juga melarang pengawal dan rakyat berdiri menghormatinya. Ketika orang-orang berdiri menghormatinya, ia berkata, "Jika kalian berdiri, kita semua berdiri, jika kalian duduk, kita semua duduk. Sepatutnya lah manusia hanya berdiri menyembah Alloh ﷻ, Tuhan sekalian alam. Sesungguhnya Alloh ﷻ telah mewajibkan hal-hal fardhu dan menyunahkan hal-hal sunnah. Barang siapa mengambilnya, bertemulah dia dengan-Nya; dan barang siapa meninggalkannya, binasalah dia."

Para salaf shalih yang beumur panjang dalam keadaaan ibadah dan taat kepada Alloh ﷻ menganjurkan para pemuda untuk memanfaatkan masa muda mereka, "Pergunakanlah masa muda kalian sebelum kalian menjadi seperti kami saat ini." Maksud mereka, di usia yang tua renta nan lemah tidak dapat melakukan banyak amal shalih padahal di usia mereka yang demikian mereka telah mendahului para pemuda dalam berlomba-lomba menuju jalan Alloh ﷻ dan bersungguh-sungguh dalam mentaati-Nya.

 Sahabat-sahabatku...

Namun dalam Islam, bukan usia panjang yang terpenting, melainkan keberkahan usia. Keberkahan ditandai dengan bagusnya amal ibadah dan akhlak serta karya yang bermanfaat bagi generasi sesudahnya. Semoga Alloh ﷻ selalu bersama kita. Aamiin

Wallahu a’lam bishawab

•┈••◎◎❀★❀◎◎••┈•
❀ TaNYa JaWaB ❀
•┈••◎◎❀★❀◎◎••┈•

0️⃣1️⃣ Atin ~ Pekalongan
Assalamu'alaikum warahmatullahi Wabarakatuh Uni, 

1. Orang pikun apakah berarti segala perbuatannya sudah tidak dimintai pertanggungjawaban? 

2. Benarkah jika usia lebih dari 40 tahun dia tidak mengarah ke kebaikan setelah terlalu banyak maksiat, akan sulit baginya berubah menjadi baik? 

3. Benarkah perilaku seseorang di masa tua menjadi gambaran masa mudanya? 
Maksudnya jika dia mudanya ahli dzikir, tuanya tidak akan dia tinggalkan itu. Dia tukang mengumpat, tuanya dia susah ngerem itu.

🔷Jawab:
Wa'alaikumussalam warahmatullahi Wabarakatuh

1. Benar Eyang, orang pikun, sejak dia mengalami kepikunan maka segala perbuatannya tidak lagi dimintai pertanggungjawaban, karena sudah hilangnya.

Sabda Nabi shallallahualaihi wa sallam,

أربعة (يحتجون) يوم القيامة رجل أصم لا يسمع شيئاً ورجل أحمق ورجل هرم ورجل مات في فترة، فأما الأصم فيقول رب لقد جاء الإسلام وما أسمع شيئاً، وأما الأحمق فيقول رب لقد جاء الإسلام والصبيان يحذفوني بالبعر، وأما الهرم فيقول رب لقد جاء الإسلام وما أعقل شيئاً، وأما الذي مات في الفترة فيقول رب ما أتاني لك رسول فيأخذ مواثيقهم ليطيعنه فيرسل إليهم أن أدخلوا النار، قال: فوالذي نفس محمد بيده لو دخلوها لكانت عليهم بردا وسلاما.

“Ada empat jenis orang yang akan mengajukan banding pada hari kiamat nanti: (1) orang tuli yang tak dapat mendengar sesuatupun, (2) orang dungu atau gila, (3) orang tua renta lagi pikun, dan (4) orang yang meninggal pada zaman fatrah. Orang yang tuli berkata,”Ya Tuhanku, Islam datang namun aku tidak mendengar sesuatupun tentangnya.”

Yang dungu berkata, ”Ya Tuhan, Islam datang, namun anak-anak kecil melempariku dengan kotoran hewan.”

Orang tua renda lagi pikun berkata, “Ya Tuhan, sungguh Islam telah datang, namun aku tidak mengerti atau paham.”

"Orang yang mati di zaman fatroh berkata Ya Tuhan, Rasul-Mu tidak mendatangiku.”

"Lalu diambillah perjanjian dengan mereka untuk di uji. Kemudian akan diutus seorang utusan (Rasul) kepada mereka yang memerintahkan untuk memasuki api. Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, seandainya mereka masuk ke dalam api tersebut, niscaya mereka akan merasakan dingin dan selamat (dari adzab).” (HR. Ahmad, dinilai hasan oleh Syaikh Syu’aib Al-Arnauth).

2. Menurut ulama seperti itu eyang, karena usia 40 adalah usia yang matang dan usia yang seharusnya sudah menuju kepada Alloh ﷻ, tapi disaat itu masih lalai, maka sulit akan berubah, kecuali orang-orang yang dikendaki Alloh ﷻ.

3. Wallahu a'lam, jika tidak ada perubahan, taubat dan keistiqomahan, bisa saja hak itu terjadi eyang, tapi bagi orang-orang yang istiqomah hijrah dari masa lalunya, tentu Alloh ﷻ tidak akan sia-sia meski dimasa mudanya kehidupannya tidak begitu baik. 

Wallahu a’lam bishawab

0️⃣2️⃣ Tia ~ Bandung
Assalamu'alaikum warahmatullahi Wabarakatuh 

Bu, bagaimana dengan orang yang bisa memprediksi usia orang tersebut panjang dan berkah sampai 100 tahun lebih karena katanya ia lahir di hari sabtu.

🔷Jawab:
Wa'alaikumussalam warahmatullahi Wabarakatuh

Keberkahan usia bukan karena hari lahir, tapi karena kedekatan kita dengan Alloh ﷻ.  Kita tidak bisa request lahir di hari apa, kapan dan dimana dan dari rahim siapa kita lahir. Kalau di dalam Islam sendiri, hari-hari terbaik adalah hari Senin, kamis dan Jum'at. Tapi apa kita bisa minta lahir hari itu? Tidak bisa kan? 

Karenanya jika ingin usianya berkah, maka istiqomahlah dijalan Alloh ﷻ. 

Wallahu a’lam bishawab

•┈•◎❀★❀◎•★•◎❀★❀◎•┈•
❀CLoSSiNG STaTeMeNT❀
•┈•◎❀★❀◎•★•◎❀★❀◎•┈•

Setiap Muslim hendaknya menyadari kembali bahwa kematian akan datang tanpa diduga. Kesadaran terhadap hal ini akan memotivasi untuk bersegera mengisi umur di dunia dengan perbuatan baik dan amal saleh. Sebab, umur yang disia-siakan pada akhirnya hanya akan melahirkan penyesalan yang tidak berguna. 

Semoga kita termasuk orang yang pandai mengisi dan menfaatkan sisa umur dengan hal yang mengundang rahmat dan ridha Allah subhanahu wata'ala, sehingga mati dalam keadaan Husnul khatimah.

Wallahu a’lam bishawab

GHARIZAH

 


OLeH: Ustadz Mukhtar Azizi, S.Pd.I

•┈•◎❀★❀◎•┈•
❀ M a T e R i ❀
•┈•◎❀★❀◎•┈•

🌸 GHARIZAH

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Gharizah adalah qadar yang diberikan langsung oleh Alloh ﷻ, atau bisa juga kita sebut dengan naluri dan kebutuhan yang dimiliki oleh setiap makhluk ciptaan-Nya. jika dalam kebutuhan jasmani jika tidak dapat dipenuhi akan menimbulkan kematian, namun jika gharizah (naluri) ini tidak terpenuhi, tidak akan berdampak pada kematian. Hanya saja akan menimbulkan kegelisahan dan kesempitan pada manusia.

Sebagai contoh sederhana, kita senantiasa mengagung-agungkan sesuatu yang lebih tinggi, lebih besar, lebih kuat daripada diri kita, karena kita merasa diri kita lemah dan terbatas. Kemudian tata cara (thariqah) untuk memenuhinya, kita cenderung akan melakukan aktivitas pemujaan atau dalam bentuk peribadatan, naluri mengagung-agungkan ini dinamakan #Gharizah atTaddayun.

Begitu pula dengan naluri seperti kebutuhan untuk meneruskan dan menjaga keturunan, dinamakan dengan #Gharizah an-Na'u, dan naluri untuk mempertahankan diri dan keluarga dinamakan dengan #Gharizah al-Baqa'.

Wallahu a’lam bishawab

•┈••◎◎❀★❀◎◎••┈•
❀ TaNYa JaWaB ❀
•┈••◎◎❀★❀◎◎••┈•

0️⃣1️⃣ Atin ~ Pekalongan
Assalamu'alaikum warahmatullahi Wabarakatuh ustadz,

1. Mohon lebih dijelaskan lagi maksud kalimat, gharizah adalah qadar yang diberikan langsung oleh Alloh ﷻ?

2. Tadi disampaikan bahwa jika kebutuhan naluri tidak terpenuhi menyebabkan kegelisahan. Bagaimana upaya kita untuk meredam gelisah itu?

🌸Jawab:
Wa'alaikumussalam warahmatullahi Wabarakatuh 

1. Gharizah ada pada setiap kemampuan yang dijalani oleh manusia berbagai aspek kehidupan setiap perbuatannya akan dipertanggungjawaban baik dan buruknya dihadapan ilahi.

2. Agar dipenuhi dengan cara senantiasa diisi dengan ilmu dan amal shalih.

Wallahu a’lam bishawab

0️⃣2️⃣ Cucu Cudliah ~ Tasikmalaya
Terimakasih, Ustadz juga Moderator

Bagaimana langkah-langkah dalam Gharizah al-Baqa? 

🌸Jawab:
Gharizah Al Baqa. Terletak pada ego dalam diri manusia berawal dari sesuatu yang lepas dari jati dirinya dari manusia dan melepaskan iman dan takwanya.

Wallahu a’lam bishawab

0️⃣3️⃣ Widia ~ Bekasi
Assalamu'alaikum warahmatullahi Wabarakatuh Ustadz

Bagaimana menyikapi gharizah yang terlalu tinggi dalam pencapaian hidup duniawi?

Jazakallah Khairan 

🌸Jawab:
Wa'alaikumussalam warahmatullahi Wabarakatuh 

Dengan memiliki sikap Zuhud dan wara' terhadap dunia akan menjadi mulia dalam kehidupannya.

Wallahu a’lam bishawab

0️⃣4️⃣ iiN ~ Boyolali
Ustadz, mengagung-agungkan ini juga dalam bentuk fans kepada idolanya kah? Kalau hanya sekedar suka, masih tidak masalah kan ya, Ustadz?

Atau gharizah mengagungkan dalam bentuk menyembah?

🌸Jawab:
Idola yang terbaik kepada Rasulullah ﷺ.

Maka kepada manusia sewajarnya tidak secara berlebihan akan datang kepada malapetaka halnya yang terjadi pada kaumnya Fir'aun dan bala tentaranya.

Gharizah untuk mengagungkan ada pada  taddayun, keyakinan yang lurus terhadap pada dinul Haq berada dalam Islam.

🔹Taddayun itu apa, Ustadz?

🌸Beragama.

Wallahu a’lam bishawab

0️⃣5️⃣ Tia ~ Bandung
Assalamu'alaikum warahmatullahi Wabarakatuh Ustadz. 

Naluri seperti kebutuhan untuk meneruskan dan menjaga keturunan maksudnya bagaimana, Tadz? 

🌸Jawab:
Wa'alaikumussalam warahmatullahi Wabarakatuh 

Ini masuk ke dalam gharizah Nau dalam rangka menjaga keturunan dan melanjutkan kehidupan umat manusia dengan jalan pernikahan.

🔹Terus bagaimana, Ustadz, menikah tapi tidak mau punya anak? Sudah banyak yang seperti itu, tadz di zaman sekarang. 

Istilahnya childfree, Tadz

🌸Dalam menikah ada tiga hal utama yaitu : 

1) Melangsungkan keturunan agar tidak ada kepunahan.

2) Menjadikan anak yang shalih dan shalihah.

3) Melanjutkan kehidupan yang islami.

Bila tidak terpenuhi hal tersebut maka akan datang marabahaya di muka bumi ini.

🔹Kalau hanya salah satunya yang tidak terpenuhi, Tadz? Misal tidak mau punya keturunan tapi mengadopsi anak.

🌸Kembali pada tujuan dalam menikah, sebab menikah mencari ridho Alloh ﷻ karena adopsi anak tentu lahir dari pihak yang diberikan amanah kepadanya.

🔹Njih, Tadz syukran jawabannya.

🌸Sami-sami..Mugi barokah

🔹Aamiin, Tadz..

0️⃣6️⃣ Aisya ~ Cikampek
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Contohnya kebutuhan jasmani yang bisa menimbulkan kematian apa, Tadz

🌸Jawab:
Wa'alaikumussalam warahmatullahi Wabarakatuh 

Kebutuhan jasmani terdapat pada pangan, sekunder dan tersier.

Akan menimbulkan kematian bila terlalu lama berendam di dalam air tanpa alat.

Wallahu a’lam bishawab

0️⃣7️⃣ Aisya ~ Cikampek 
Ustadz, wallahi ini ilmu baru buat saya. 
Gharizah itu masuk dalam ilmu fiqih atau philosophy, atau hanya bahasa saja?

🌸Jawab:
Gharizah terdapat pada ilmu tauhid, fiqih dan adab.

🔹Bolehkah kasih contoh Gharizah dalam bab adab, Tadz.

Semoga pertanyaan saya tidak termasuk suul adab, Tadz, mohon maaf. 

🌸Gharizah pada adab.
Ada pada cara bersikap baik kepada makhluk yang Alloh ﷻ ciptakan.

Dalam mengkaji dan ada sesuatu yang kurang paham tidak masuk dalam suul adab, melainkan dalam mencari yang Haq agar jelas dalam berbagai ilmu yang dipelajari.

🔹Alhamdulillah 
Nah dari segi tauhidnya, Tadz

Apakah dengan :

1) Ingat perjanjiannya dengan Alloh ﷻ bahwa tiada tuhan selain Alloh ﷻ. 

2) Tidak Bermaksiat kepada Alloh ﷻ, dan

 3) Menggunakan akal dengan baik.

Itu termasuk Gharizah tauhid, Tadz?

🌸Ini gharizah yang maksud ke dalam tauhid.

🔹Alhamdulillah sudah paham.

•┈•◎❀★❀◎•★•◎❀★❀◎•┈•
❀CLoSiNG STaTeMeNT❀
•┈•◎❀★❀◎•★•◎❀★❀◎•┈•

Gharizah akan dapat mulia bila terarah dengan mengikuti kepada ajaran Islam secara utuh.

Wallahu a’lam bishawab

•┈•◎❀★❀◎•┈•

CANTIK YANG SESUNGGUHNYA

 


OLeH: Ummi Yulianti, S.Pd

•┈•◎❀★❀◎•┈•
❀ M a T e R i ❀
•┈•◎❀★❀◎•┈•

🌸 CANTIK YANG SESUNGGUHNYA

بِسْــــــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمن الرَّحِيْمُ


السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

الحمد لله
نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ...

ام بعد

Segalanya milik Alloh ﷻ apa yang ada di langit dan bumi, kenikmatan dan kesusahan asalnya dari Alloh ﷻ sudah selayaknya kita panjatkan puji dan syukur hanya kepada Alloh ﷻ. 

Agama Islam adalah agama yang mengangkat dan membebaskan manusia dari zaman jahiliah zaman kegelapan menuju ke zaman yang terang benderang, sudah selayaknyalah kita sebagai umatnya senantiasa menghaturkan sholawat dan salam hanya kepada Nabi Muhammad ﷺ.

Kecantikan merupakan daya tarik seorang wanita yang sifatmya relatif tergantung cara pandang seseorang tentang kecantikan.

Bila berbicara tentang kecantikan, tak melulu tentang kecantikan fisik. Islam sendiri mempunyai definisi cantik yang sesungguhnya. Kecantikan luar dan dalam.

Rasulullah ﷺ bersabda:
"Sesungguhnya Alloh ﷻ tidak melihat pada bentuk fisik dan harta kalian, tetapi pada hati dan perbuatan kalian.'' (HR. Muslim)

Mereka yang dikaruniai kecantikan lahiriah, hendaknya mempercantiknya dengan akhlak mulia. Wanita mana yang tidak ingin tampil cantik? Di era modern ini, bagi sebagian wanita, penampilan cantik dan menarik bahkan sudah menjadi kebutuhan dan keharusan. Berbagai cara dan upaya pun ditempuh untuk memiliki kecantikan yang ideal.

Mereka pergi ke salon kecantikan, memakai aneka kosmetika, mengenakan pakaian merek ternama, bahkan menjalani operasi plastik untuk memperindah bagian tubuh tertentu.

Perasaan ingin tampil cantik adalah hal yang wajar. Itu merupakan kecenderungan bagi setiap kaum Hawa, dan menjadi fitrah sekaligus nikmat dari Alloh ﷻ.

Namun kecantikan juga adalah ujian. Bagi yang menggunakannya sesuai tuntutan agama, dia akan menjadi orang yang beruntung. Dan bagi yang menggunakannya di jalan kemaksiatan, sangatlah merugi dan berdosa.

Kecantikan haruslah meliputi kehidupan beserta seluruh isinya, juga segala sesuatu di sekitar manusia. Segala yang bisa ditangkap oleh panca indera perlu diupayakan terlihat cantik dan indah.

Maka dalam konteks ini, kecantikan tidak bisa dinilai dan dimaknai hanya dari aspek lahiriah semata. Ada unsur yang lebih utama, bahkan dapat menyematkan seorang Muslimah pada predikat 'ratu kecantikan sejati'.

Dijelaskan oleh al Raghib, terdapat istilah dalam bahasa Arab untuk menyebut segala sesuatu yang indah dan disukai, yakni al-husn. Selama ini, al-husn dikenal hanya sekadar yang dianggap bagus oleh panca indera.

''Sementara al-husn yang dimaksudkan dalam Al-Qur'an adalah sesuatu yang dianggap bagus oleh hati nurani (al-bashirah),'' kata al Raghib.

Dengan begitu, seorang Muslimah diharapkan mampu menghadirkan kecantikan batin dalam kehidupannya. Sabda Rasulullah ﷺ, ''Sesungguhnya Alloh ﷻ tidak melihat pada bentuk fisik dan harta kalian, tetapi pada hati dan perbuatan kalian.'' (HR. Muslim)

Jadi, tidak perlu berkecil hati jika pun fisik kurang cantik, karena kecantikan batin akan mempercantik lahiriahnya. Siapapun yang melihatnya pasti bakal menyukai dan mengaguminya, demikian ungkap Ibnu al Qayyim.

Dan bagi ulama ini, kecantikan lahir adalah 'bonus' dari Alloh ﷻ kepada sebagian orang yang dikehendaki-Nya. Oleh karena itu, Nabi ﷺ mengingatkan mereka yang dikaruniai kecantikan oleh Alloh ﷻ, agar lebih mempercantiknya dengan akhlak yang bagus.

Pada konteks keimanan, kecantikan akhlak menjadi cerminan yang dari sifat-sifat terpuji, yang pada gilirannya akan membuatnya ikhlas dalam mencintai Alloh ﷻ. Apapun yang dilakukan bernilai ibadah, termasuk di lingkup pembinaan keluarga sakinah.

Setiap orang bisa saja berbeda pendapat tentang kriteria kecantikan, akan tetapi Islam telah menetapkan beberapa hal supaya kecantikan kekal dan sempurna. Rasulullah ﷺ menegaskan tiga kriteria kecantikan.

''Sebaik-baik manfaat yang diperoleh seorang Muslim adalah perempuan yang cantik, yaitu yang membuatnya senang jika dipandang, menurutinya jika diperintah, serta menjaga harta dan dirinya jika ditinggal pergi.''

Intinya, puncak kecantikan menurut Islam berbanding lurus dengan ketakwaannya pada Alloh ﷻ. Dengan takwa dan iman, dia selalu berusaha membentengi diri dari perbuatan hina, tercela dan maksiat, sebaliknya akan memperbanyak amal ibadah dan perbuatan terpuji.

Demikian cerminan pribadi Muslimah salehah. Maka itu, bila telah terbangun niat untuk mempercantik diri secara lahiriah, hendaknya juga melandasinya dengan meningkatkan kecantikan batiniah, dengan tawakal, iman dan akhlak mulia.

Demikian Paparan kali ini.
Yang benar datangnya dari اللّه. Yang salah dari ketidaktahuan ana yang masih fakir ilmu agama.

Mohon maaf jika ada salah-salah kata dalam penulisan.

 العلم بلاعمل كا لشجر بلا ثمر

Ilmu itu apabila tidak diamalkan bagaikan pohon yang tidak berbuah.

 جزاكم الله خير جزاء شكرا وعفوا منكم...
فا استبقوا الخيرات...

والسلام عليكم ورحمة الله و بر كاته

•┈••◎◎❀★❀◎◎••┈•
❀ TaNYa JaWaB ❀
•┈••◎◎❀★❀◎◎••┈•

0️⃣1️⃣ Kiki ~ Dumai
Umma, jika kita membuat video tutorial hijab syar'i apakah tidak apa-apa ya, Umm?
Dengan tetap sesuai syariat, Umm. 

🌸Jawab:
Boleh, tetapi tetap memperhatikan adab menutup aurat, menggunakan jilbab dalaman yang menutup dada, sehingga leher dada tidak terlihat oleh penonton video tutorial.

🔹MaasyaAllah, jazakillah khairan Umma.

0️⃣2️⃣ Cucu Cudliah ~ Tasikmalaya
1. Bagaimana cara laki-laki mencintai seorang perempuan? 

2. Apakah pertamanya dari lahiriah atau bathiniah? 

3. Mengapa laki-laki bisa mencintai perempuan lain dalam artian perempuan yang bisa diajak untuk hal-hal layaknya suami istri selain istrinya? 

Syukron, Ustadzah juga 
Neng Rizky Ramayani

🌸Jawab:
1. Laki-laki secara fitrah akan melihat lahiriah, lelaki sholeh yang sholeh akan melihat juga kecantikan batiniah. Karena inner beauty akan menentramkan hatinya.

2. Sama seperti jawaban di nomor satu ya.

3. Naudzubilah... 
Saya kira itu lebih ke hawa nafsu, bukan cinta. 
Karena kita begitu berharga. Lelaki sholeh akan menghalalkan dulu calon istrinya sebelum mengajak hubungan suami istri.

Wallahu a’lam bishawab

•┈•◎❀★❀◎•★•◎❀★❀◎•┈•
❀CLoSiNG STaTeMeNT❀
•┈•◎❀★❀◎•★•◎❀★❀◎•┈• 

Kecantikan bukan tentang wajah cantik.  Tetapi tentang memiliki pikiran yang cantik, hati yang cantik, dan yang terpenting dan utama adalah jiwa yang cantik.

Wallahu a’lam bishawab