Sabtu, 30 Januari 2021

TIDAK TAKUT DAN TIDAK BERSEDIH


 

OLeH: Ustadz Syahirul Amin           

💘M a T e R i💘

🌷JANGAN TAKUT DAN JANGAN BERSEDIH

Terdapat banyak ayat dalam Al-Qur’an yang menyebutkan bahwa orang-orang beriman adalah mereka yang tidak pernah merasa takut dan tidak pula merasa sedih terhadap apapun, termasuk dalam setiap peristiwa yang menimpa mereka selama hidup di dunia. Keimanan mereka yang mengantarkan kehidupan mereka berbahagia, bahkan kebahagian tidak saja mereka rasakan di dunia tetapi juga kebahagiaan ketika nanti mereka berada bersama orang-orang beriman lainnya sejak manusia itu ada. Dalam hal ini, salah satu ayat Al-Qur’an menyebutkan:

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَالَّذِينَ هَادُوا وَالنَّصَارَىٰ وَالصَّابِئِينَ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَعَمِلَ صَالِحًا فَلَهُمْ أَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ

“Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Alloh ﷻ, hari kemudian dan beramal shaleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.” (QS. Al-Baqarah: 62)

Dengan demikian, para ahli tafsir kemudian menjelaskan bahwa inti keimananan dari sejarah panjang kehidupan manusia itu ada dua, yaitu “iman al-mubtada” (iman yang telah ada dalam diri manusia sejak permulaannya); dan “iman al-muntaha” (iman yang ada di hari akhir yang tetap melekat mengikuti iman yang awal).

Iman awal ini kemudian menurunkan beberapa iman lainnya, seperti iman kepada para Rasul, Malaikat, Kitab, serta Takdir dan ketetapan Alloh ﷻ.

Sedangkan “iman muntaha” terkait dengan janji Alloh ﷻ kepada manusia tentang pahala dan balasannya, termasuk balasan atas seluruh kebaikan dan keburukan yang dilakukan manusia. 

Ibnu Qayyim al-Jauziyah membagi iman kepada tiga, yang menurutnya bahwa iman ini adalah iman yang diterima oleh semua Rasul dan Nabi Alloh ﷻ, yaitu iman kepada Alloh ﷻ, iman kepada Hari Akhir, dan terakhir Amal Sholeh. Seluruh Nabi Alloh ﷻ menyeru kepada seluruh umat manusia agar beriman kepada Alloh ﷻ, kepada Hari Akhir, dan menganjurkan untuk berbuat amal soleh, amal yang didasari oleh keimanan dan ketaatan kepada Alloh ﷻ dan Nabi-Nya. Hal inilah yang kemudian dijelaskan dalam salah satu ayat Al-Qur’an:

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَآتَوُا الزَّكَاةَ لَهُمْ أَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh, mendirikan shalat dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.” (QS. Al-Baqarah: 277)

Ayat diatas sangat jelas memberitahukan kepada kita, bahwa iman yang diiringi dengan amal sholeh, termasuk melaksanakan solat dan menunaikan zakat, jelas mereka adalah orang-orang yang ditanamkan dalam hatinya kegembiraan, tidak pernah merasa takut terhadap hal apapun dan tidak pernah merasakan kesedihan didalam hatinya, karena kuatnya iman mereka kepada Alloh ﷻ. 

Dalam ayat lainnya, tampak lebih jelas, siapa saja sesungguhnya yang “Tidak pernah merasa takut” dan “tidak pernah bersedih”, yaitu mereka yang selalu menafkahkan hartanya di jalan Alloh ﷻ, sebagaimana disebutkan:

الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ثُمَّ لَا يُتْبِعُونَ مَا أَنْفَقُوا مَنًّا وَلَا أَذًى ۙ لَهُمْ أَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ

“Orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Alloh ﷻ, kemudian mereka tidak mengiringi apa yang dinafkahkannya itu dengan menyebut-nyebut pemberiannya dan dengan tidak menyakiti (perasaan si penerima), mereka memperoleh pahala di sisi Tuhan mereka. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.” (QS. Al-Baqarah: 262)

Namun demikian, terdapat pribadi yang sangat spesial disebutkan dalam Al-Qur’an, dimana para Waliyullah merupakan orang yang secara khusus disebut bahwa mereka merupakan pribadi-pribadi yang selamanya tidak ada rasa takut sedikitpun, kecuali hanya kepada Alloh ﷻ dan mereka tidak pernah bersedih dalam hati mereka, sebab mereka selalu merasakan gembira atas apapun yang Alloh ﷻ berikan kepada mereka, baik kesenangan berupa nikmat dunia ataupun bencana atau musibah yang buruk menimpa mereka. Al-Qur’an menyebutkan:

أَلَا إِنَّ أَوْلِيَاءَ اللَّهِ لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ

“Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Alloh ﷻ itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati." (QS. Yunus: 62)

Para wali sebagaimana disebut dalam suatu hadis yang berasal dari Abu Hurairoh adalah,  “Mereka yang hidupnya saling mencintai antar sesama karena Alloh ﷻ bukan karena materi atau hubungan kekerabatan (nasab), wajah-wajah mereka selalu tampak bercahaya, dan diberikan kedudukan yang tinggi karena cahaya pengetahuan dan ilmu mereka, mereka tidak pernah takut ketika banyak orang lain yang merasa ketakutan bahkan mereka tidak pernah bersedih, sekalipun banyak diantara manusia yang bersedih."

Wallahu a'lam

🔷🔷🔷🌟🌟🌟🔷🔷🔷
         💘TaNYa JaWaB💘

0️⃣1️⃣ Mila ~ Tegal
Ustadz, kadang kita punya kesempatan buat bersedekah lebih banyak. Tapi ada rasa was-was atau takut karena hal-hal duniawi. 

Bagaimana ya ustadz kiat menepis ketakutan tersebut? 

🔷Jawab:
Yang penting bukan banyaknya tapi istiqomahnya walaupun sedikit. Rasulullah ﷺ telah mewasiatkan demikian bahwa amal yang baik adalah amal yang dilakukan terus menerus walaupun kecil atau sedikit. Istiqamah saja untuk bersedekah dengan nilai atau jumlah yang kita mampu, tapi kita lakukan setiap hari, insyaAllah dari yang kecil-kecil akan menjadi besar dan bernilai kebaikan di mata Alloh ﷻ.

Wallahu a'lam

0️⃣2️⃣ Setyaning ~ Karanganyar
Assalamu'alaikum Ustadz, 

Mengapa dalam menunggu suatu keputusan, misalnya kelulusan sekolah atau kerja kita masih sering takut dan cemas ya?

Mohon pencerahannya.

🔷Jawab:
Waalaikummussalam warahmatullah wabarakatuh

Itu tandanya kita belum bisa pasrah atas segala keputusan apapun. Sepasrah hidup kita yang semata-mata kita jalankan karena rasa syukur kita kepada Alloh ﷻ atas segala nikmat dan karunia-Nya yang tidak henti-hentinya kita terima. Banyak bersyukur, sebab manusia yang pandai bersyukur akan mendapat tambahan nikmat. 

Jadi kenapa was-was? Padahal kita harusnya yakin dengan kemampuan diri kita sendiri. Seandainya kita mampu, kita harusnya yakin bahwa apa yang kita peroleh adalah apa yang kita upayakan dan usahakan sebelumnya. Ketika yang kita tanam mangga maka jangan sekali-kali berharap rambutan yang jadi, demikian kira-kira.

Wallahu a'lam

0️⃣3️⃣ Riyanti ~ Yogja
Assalamualaikum wr.wb. 

Ustadz, apakah sikap berani itu perlu takaran.
Misal nih, kebebasan berbicara atau mengkritik penguasa dianggap subversif oleh negara.

Dalam konteks ini, keberaniaan kita apa perlu ditakar dengan mempertimbangkan manfaat mudhorotnya?

🔷Jawab:
Waalaikummussalam warahmatullah wabarakatuh

Sikap berani itu ukurannya bukan hawa nafsu, sebab orang yang paling hebat dan berani adalah bukan orang yang maju ke medan perang lalu melibas semua musuh-musuhnya. Keberanian (syaja'ah) adalah ketika seseorang mampu mengendalikan hawa nafsunya sendiri. Kita bebas berbicara, tetapi berbicara dalam kebenaran bukan berbicara karena dorongan hawa nafsu dan kebencian. 

Banyak saluran kebenaran yang bisa disampaikan bukan hanya terbatas kepada penguasa saja, mereka-mereka yang berada di kampung-kampung nan jauh, yang tidak peduli kekuasaan, perlu diangkat kesejahteraannya dengan keberanian kita mengangkat kebodohan mereka. Kita hidup dialam demokrasi yang membolehkan kritik, tetapi kritik yang selaras dengan prosedur konstitusi dan nilai-nilai serta norma yang disepakati. Bicara dengan kebenaran sekalipun pahit, berarti kita harus mengukur suatu kebenaran sesuai dengan pandangan Alloh ﷻ dan Rasul-Nya bukan ukuran kebenaran diri kita sendiri. 

Wallahu a'lam

0️⃣4️⃣ Safitri ~ Banten
Ustadz, kalau kita melakukan sholat istiqoroh setelah sholat kita membaca bacaan doa dahulu apa berdoa dulu?

🔷Jawab:
Dalam Al Quran jelas, ud'uni astajib lakum (berdoalan kepada-Ku niscaya akan Aku ijabah...), maka doa itu menjadi intisari ibadah, solat itu doa, maka silahkan meminta kepada Alloh ﷻ tetapi doa yang baik adalah doa yang diajarkan oleh Rasulullahﷺ, doa itu permintaan, dan permintaan itu umum saja, nanti pasrahkan kepada Alloh ﷻ karena Alloh ﷻ Maha Tahu apa yang terbaik dari apa yang kita minta. 

Wallahu a'lam

0️⃣5️⃣ Na ~ Semarang
Assalamualaikum, 

Ustadz, manusia kan pasti ada rasa sedih. Apalagi kecewa, itu pasti ada.
Dalam hati bicara, "Yakin bahwa Alloh ﷻ sedang menguji. Akan ada hal baik di balik semua kesusahan dan kecewa. Alloh ﷻ tahu yang terbaik untuk hamba-Nya."

Akan tetapi saya sebagai wanita pasti kan baper. Hawanya nangis melulu. Padahal sudah ikhlas dengan ketetapan Alloh ﷻ.

Nah, kalau seperti begitu bagaimana, Tadz?

🔷Jawab:
Waalaikummussalam warahmatullah wabarakatuh

Manusia memang diciptakan sebagai makhluk yang selalu berkeluh kesah. "Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir." (QS. Al-Ma’arij: 19). 

Disadari maupun tidak, mengeluh adalah sifat dasar manusia yang timbul saat ia tertimpa masalah atau dalam kesempitan. Orang-orang beriman hampir tidak pernah mengeluh, karena setiap kebaikan yang diterima dianggap sebuah kebaikan dan setiap keburukan yang menimpa dirinya tetap juga dianggap baik oleh mereka. 

Baper itu manusiawi, tetapi tidak baik dipelihara. Ingat bahwa manusia sudah ditetapkan celaka dan bahagianya secara beriringan, sebab tidak ada kebahagiaan dicapai tanpa kesedihan dan kesulitan. Orang akan sulit dulu, tetapi kemudian memperoleh kemudahan jika sabar. 

Penting untuk dipahami, hidup dalam keseimbangan itu lebih baik dan itu ditunjukkan oleh sikap para wali, dimana mereka tidak takut karena segala sesuatu telah ditetapkan Alloh ﷻ dan tidak bersedih karena apa yang telah mereka peroleh sejatinya milik Alloh ﷻ dan akan kembali kepada-Nya. 

Wallahu a'lam

0️⃣6️⃣ Sefty ~ Bogor
Assalamualaikum, 

Kenapa iya ustadz terkadang tanpa sadar suka merasa sedih, terus sefty kan dari kecil tidak tinggal sama orang tua. Terus ketika lulus skolah kerja sefty kehilangan ayah awalnya tidak terlalu sedih karena dari kecil tidak tinggal sama orang tua tapi kesini-sini sefty merasa sedih ketika melihat teman-teman berkumpul dengan orang tua dengan ayahnya keluarga. Jadi rasa sedih itu suka datang dengan sendirinya. Kira-kira itu bagaimana ya ustadz? 

🔷Jawab:
Waalaikummussalam warahmatullah wabarakatuh

Sadari bahwa apa yang kita miliki hakikatnya milik Alloh ﷻ,diri kita, teman, orang tua, semua akan diambil oleh pemilik-Nya karena Alloh ﷻ lah Dzat yang menguasai kehidupan dan kematian seluruh makhluk. Bersedih itu wajar dan manusiawi, sebab secara alami dalam diri manusia ada ruang kegembiraan dan kesedihan yang tiba-tiba muncul. Tetapi, jangan berlarut dalam sedih, sebab itu akan menutup banyak hal, berbeda dengan bahagia yang akan membuka banyak hal. Berbahagialah, karena kebahagiaan akan membawa kepada semangat hidup, dan hidup lebih berwarna, membawa kepda hal-hal yang lebih positif baik dalam berpikir dan bertindak. 

Wallahu a'lam

🔷🔷🔷🌟🌟🌟🔷🔷🔷
 💘CLoSSiNG STaTeMeNT💘

Semoga dengan iman yang kita miliki, kita termasuk insan yang selalu berbahagia, tidak takut karena rasa takut itu hanyalah kepada Alloh ﷻ, takut akan dosa dan maksiat kita yang tanpa sadar, sehingga selalu berharap ampunan-Nya yang begitu luas dan kita tidak bersedih, dalam hal apapun karena setiap takdir buruk adalah kehendak Alloh ﷻ dan kita tidak pernah tahu bahwa disetiap keburukan ada kebaikan dan kemanfaatan. Jangan takut dan bersedih, tetapi optimis dan berbahagia.

Wallahu a'lam

WASPADA DIARE PADA BAYI & ANAK

 


OLeH  :  dr. Barry Army Bakry, Sp.A          

💎M a T e R i💎

Assalamualaikum warahmatullohi wabarakatuh. 

Apa kabar semua? Alhamdulillah hari ini kita kembali tholabul ilmi dan pada hari ini kita akan membahas diare pada anak. Kita langsung mulai saja ya. 

🌷WASPADA DIARE PADA BAYI & ANAK

Diare Pada Anak. 
Diare adalah buang air besar yang frekuesinya lebih sering dan konsistensi tinja lebih encer dari biasanya. Selama terjadi diare, tubuh akan kehilangan cairan dan elektrolit secara cepat. 
Secara umum, penyebaran diare biasa terjadi melalui infeksi (kuman-kuman penyakit) seperti bakteri, virus, dan parasite. Biasanya menyebar melalui makanan atau minuman yang tercemar atau kontak langsung dengan tinja penderita. Penyebaran bisa juga terjadi karena menurunnya daya tahan tubuh yang disebabkan kurangnya asupan ASI (Air Susu Ibu) kepada bayi sampai 2 tahun atau lebih. 
Di dalam ASI terdapat antibodi yang dapat melindungi bayi dari kuman penyakit. Kurang gizi atau malnutrisi terutama anak yang gizi buruk akan mudah terkena diare. Yang paling penting soal penyebaran diare adalah tergantung pada perilaku dan faktor lingkungan. Penyakit diare adalah penyakit yang berbasis lingkungan yang faktor utamanya dari kontaminasi air atau tinja yang berakumulasi dengan perilaku manusia yang tidak sehat.
Lebih kurang 10% episode diare disertai dehidrasi atau kekurangan cairan secara berlebihan. Bayi dan anak yang lebih kecil lebih mudah mengalami dehidrasi dibanding anak yang lebih besar dan dewasa. Oleh karena itu, mencegah atau mengatasi dehidrasi merupakan hal penting dalam penanganan diare pada anak. 
💎Cara Penanganan Diare Pada Anak
Untuk mengatasi penyakit diare, berikut tindakan pencegahan dehidrasi yang bisa dilakukan di tingkat rumah tangga jika balita mengalami diare;
1) Memberikan ASI lebih sering dan lebih lama dari biasanya.
2) Pemberian oralit untuk mencegah dehidrasi sampai diare berhenti.
3) Memberikan cairan rumah tangga, seperti sayur, kuah sup, dan air mineral.
4) Segera membawa Balita diare ke sarana kesehatan.
5) Pemberian makanan sesuai umur:                                                                        
◾Bayi Berusia 0-6 Bulan:
Hanya diberikan ASI sesuai keinginan anak, paling sedikit 8 kali sehari (pagi, siang, maupun malam hari). Jangan berikan makanan atau minuman lain selain ASI. 
◾Bayi Berusia 6-24 Bulan:
Teruskan pemberian ASI, mulai memberikan Makanan Pendamping ASI (MP ASI) yang teksturnya lembut seperti bubur, susu, dan pisang.                                                                                                   
◾Balita Umur 9 Sampai 12 Bulan:
Teruskan pemberian ASI, berikan MP ASI lebih padat dan kasar seperti nasi tim, bubur nasi, tambahkan telur atau ayam atau ikan atau tempe atau wortel atau kacang hijau. 
◾Balita Umur 12 Sampai 24 Bulan:
Teruskan pemberian ASI, berikan makanan keluarga secara bertahap sesuai dengan kemampuan anak. 
◾Balita Umur 2 Tahun Lebih:
berikan makanan keluarga 3 kali sehari, sebanyak ⅓ - ½ porsi makan orang dewasa. Berikan pula makanan selingan kaya gizi 2 kali sehari diantara waktu makan. 
Wallahu a'lam

🌷🌷🌷🔹🔹🔹🌷🌷🌷
        💎TaNYa JaWaB💎

0️⃣1️⃣ Indika ~ Semarang
Saya punya Batita berumur 20 bulan 2 hari yang lalu, dia diare. Sekarang jadi agak susah makan, maunya nyusu saja. Dia sudah berhenti ASI. 
Bagaimana caranya supaya dia mau makan seperti sebelumnya?
🍓Jawab:
Sepertinya milih makannya tidak ada hubungan dengan diarenya. Dan itu bukan susah makan ya artinya, tapi milih makan, ada banyak cara mengatasinya, seperti memberikan makanan padat apapun (tidak harus nasi) secara berkala 3-4 jam, nanti lama-lama akan terbiasa makan padat kembali. 
Wallahu a'lam

0️⃣2️⃣ Serra ~ Malang 
1. Anak saya 1 tahun jalan 7 bulan. Apakah boleh sering-sering membuat anak merasa lapar? 
2. Bolehkah diberi berlebih porsi makanan karena misal belum pup seharian karena asik main? 
3. Apakah ada efek jika dibiarkan merasa lapar? 
Terima kasih. 
🍓Jawab:
1. Maksudnya bagaimana ya? 
💎 Intinya nomer satu cara untuk mau makan bolehkah dengan membuat anak merasa lapar? Yang saya tanyakan jelas?
🍓Boleh saja, tapi makan harus teratur. Cara buat anak menjadi lapar adalah misalnya, jangan diberikan susu terlalu sering, yang akibatnya nanti anak jadi malas makan karena sudah kenyang duluan. 
2. Tidak boleh, lebih baik dibikin sering. Anak harus dibiasakan memahami dan mengerti jadwal makan. 
3. Anak bila dibiarkan lapar, maka akan mencari cara untuk memuaskan rasa laparnya. Misalnya minum susu saja, tidak mau makan yang lain. Jadi akan membuat gizi anak kurang. 
Wallahu a'lam

0️⃣3️⃣ Fadlilah ~ Surakarta
Dok, anak saya dulu pernah mengalami broncho pneumonia, lalu pneumonia. 
Tapi sebelum mengalami sesak nafas parah. Ada fase dia mengalami diare terlebih dahulu. Dari berbagai sumber yang saya baca, gejala covid juga ada yang mengalami diare terlebih dahulu. Baru sesak nafas. 
Jadi saya agak bingung, kenapa diare ini juga masuk pada salah satu tanda pneumonia ataupun covid. Kalau kasus anak saya, kadang ada gejala diare, kadang tidak ada. 
Mungkin bisa dijelaskan alur simpelnya, dok? 
Mohon maaf kalau pertanyaan saya keluar dari tema. 
🍓Jawab: 
Maaf, saya tidak mengerti maksud pertanyaannya. 
💎Kenapa bisa muncul gejala diare, dok? 
Ada kasus pneumonia dan covid, padahal itu menyerang paru-paru sakitnya? 
🍓Pada intinya tidak ada hubungannya antara diare dengan pneumoni, karena kuman serta lokasinya berbeda. Tapi memang pada waktu yang bersamaan, bisa saja muncul beberapa penyakit. Itu terjadi karena daya tahan tubuh yang sedang rendah. Jadi tidak bisa dijadikan suatu acuan, kalau sakit A pasti nanti jadi B ataupun sebaliknya. 
Wallahu a'lam

🌷🌷🌷🔹🔹🔹🌷🌷🌷
 💎CLoSSiNG STaTeMeNT💎
Diare adalah penyakit yang cukup sering terjadi pada anak. Dehidrasi  atau kurang cairan adalah kondisi yang harus kita hindari pada anak kita.
Demikian pembahasan hari ini, mudah mudahan bermanfaat.
Wassalamualaikum warahmatullohi wabarakatuh.

Rabu, 13 Januari 2021

CINTAI PASANGANMU DENGAN SETULUS HATI APAPUN ITU KEKURANGAN DAN KELEBIHANNYA

 


OLeH : Ustadz Undang   Suherlan        

💘M a T e R i💘


بِسْــــــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمن الرَّحِيْمُ

السلام عليكم و رحمة الله و بركاته


الحمد لله 

نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.. ام بعد


Segalanya milik Alloh ﷻ apa yang ada di langit dan bumi, kenikmatan dan kesusahan asalnya dari Alloh ﷻ sudah selayaknya kita panjatkan puji dan syukur hanya kepada Alloh ﷻ. 


Agama Islam adalah agama yang mengangkat dan membebaskan manusia dari zaman jahiliah zaman kegelapan menuju ke zaman yang terang benderang, sudah selayaknyalah kita sebagai umat-Nya senantiasa menghaturkan sholawat dan salam hanya kepada Nabi Muhammad ﷺ. 


Yaa Robbi....

Ajarilah kami bagaimana memberi sebelum meminta...

Berfikir sebelum bertindak...

Santun dalam berbicara...

Tenang ketika gundah...

Diam ketika emosi melanda...

Bersabar dalam setiap ujian.


Jadikanlah kami orang yang selembut Abu Bakar Ash-Shiddiq, 

Sebijaksana Umar bin Khattab, 

Sedermawan Utsman bin Affan, 

Sepintar Ali bin Abi Thalib, 

Sesederhana Bilal, 

Setegar Khalid bin Walid radliallahu'anhum. 

Amiin ya Rabbal'alamin.


🌸CINTAI PASANGANMU DENGAN SETULUS HATI, APAPUN ITU KEKURANGAN & KELEBIHANNYA


Siapapun kita pasti kita ingin orang yang kita cintai mau dan bisa menerima dan mencintai semua kekurangan-kekurangan kita dan mau dengan ikhlas, menerima kita apa adanya. Karena siapapun kita, kita adalah manusia biasa yang tidak sempurna dan pasti mempunyai kekurangan dan kelebihan di sisi lainnya.


Dalam menjalin hubungan, kita tidak perlu berpura-pura dan menutupi kekurangan kita hanya karena takut tidak sempurna di hadapan orang yang kita cintai. Karena jika orang yang kita cintai mengetahui hal ini, tentunya ia akan kecewa. Bukanlah lebih baik kita selalu tampil apa adanya, karena itu tidak akan membebani kita?


Sungguh, jika seorang pria atau wanita yang kita cintai, benar-benar tulus mencintai kita, maka tentunya dia akan dapat menerima kita apa adanya, dan mau menerima serta mencintai semua kekurangan-kekurangan kita.


Penerimaan dari orang yang dicintai sangat berarti dan akan membuat seseorang merasa dihargai dan diakui keberadaannya. 

Penerimaan itulah yang akan membuat kita mampu menunjukan ketrampilan atau bakat atau potensi atau kekuatan yang ada di dalam hidup kita. 


Seseorang bisa bahagia menjadi dirinya sendiri, bila orang yang dicintainya mau dan bisa dengan ikhlas mencintai semua kekurangan-kekurangannya dan menerima dirinya apa adanya. Dampak penerimaan memang sangat luar biasa, penerimaan mampu mengubah kehidupan seseorang, penerimaan bisa membuat orang bangkit kembali dan melanjutkan hidup dengan lebih baik dari sebelumnya.


Penerimaan membuat orang menjadi kuat dalam menjalani hidup yang berat sekalipun. Penerimaan keadaan diri kita apa adanya dan mengetahui bahwa orang yang kita cintai mau dan bisa menerima serta mencintai semua kekurangan-kekurangan kita adalah kebahagiaan terbesar dalam cinta. 


Kurang berarti tidak cukup, di bawah harapan atau under standard. 

Namanya saja kurang, tidak ada orang yang mau, karena ia tidak sesuai dengan harapan yang biasanya melahirkan masalah. 


Kurang adalah pahit dan terbatas, karenanya semua orang mau melepehnya. Namun celakanya sesuatu yang pahit dan getir ini justru ada pada setiap orang, termasuk suami atau istri Anda, bahkan Anda pun tidaak terkecualikan darinya.


Sesuatu yang pasti ada namun pahit, karena itu menerimanya jadi mandan, rada susah dan relatif sulit, bahkan ada beberapa orang yang kurang bisa menerimanya atau paling tidak dalam kondisi tertentu lahir indikasi tidak menerima, hingga akhirnya muncul kekesalan terhadapnya, lebih-lebih bila ternyata kekurangan ini lalu menjadi yang tertuduh, kambing hitam persoalan.


Anggaplah kekurangan pasangan melahirkan persoalan akan tetapi bukankah dia juga memiliki kebaikan-kebaikan? 

Dan secara umum kebaikannya lebih besar dan lebih banyak. Karena itu jangan melulu memandang dengan mata marah dan kesal, karena lumrah kalau dalam kondisi marah dan kesal, yang terlihat di depan mata adalah keburukan.


Imam asy-Syafi’i berkata,


عَيْنُ الرِضَا عَنْ كُلِّ عَيْبٍ كَلِيْلَة كَمَا أَنّ عَيْنَ السُخْطِ تُبْدِى المَسَاوِيَ


Mata kerelaan itu buta terhadap segala aib, sebagaimana mata kebencian membuka keburukan.


Al-Qur'an mengajak melihat dua sisi, kelebihan dan kekurangan secara berimbang, dalam konteks perceraian yang biasanya terjadi dalam kondisi benci, ayat Al-Qur'an memerintahkan untuk tidak melupakan keutamaan diantara pasangan, firman Alloh ﷻ, (yang artinya) “Dan janganlah kamu melupakan keutamaan di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Melihat segala apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Baqarah : 237).


Nabi ﷺ bersabda dari Abu Hurairah,


لاَيَفْرَكْ مُؤْمِنٌ مُؤْمِنَةً إِنْ كَرِهَ مِنْهَا خُلُقًا رَضِيَ مِنْهَا آخَرَ.


“Hendaknya seorang mukmin tidak membenci seorang mukminah, jika dia tidak menyukai satu perangainya niscaya dia menyukai yang lain.” (HR. Muslim). 


Tidak ada manusia tanpa kekurangan dan kekeliruan termasuk kita. 

Jika itu yang ada dalam pikiran, bukankah hal yang sama juga ada dalam pikiran pasangan? 


Kalau begitu kapan dengan pasangan berbaikan bila yang ada dalam pikiran hanya kekurangan semata? 

Bacalah ucapan penyair ini.


مَنْ ذَا الَذِى تُرْضَى سَجَايَاه كُلُّهَا كَفَى بِالمَرْءِ نُبْلاً أَنْ تُعَدَّ مَعَايِبُهُ


Siapa gerangan yang seluruh sifatnya diterima, cukuplah seseorang itu dianggap baik jika aib-aibnya terhitung.


Itu kekurangan dari sisi orang lain yang memandang, bagaimana dari sisi pemiliknya? Tidak ada manusia yang bersih dari kekuarangan, maka tidak ada jalan lain kecuali usaha memperbaikinya, memang Anda tidak akan pernah bisa membuangnya sebersih-bersihnya, tidak jadi soal karena ia bukan bisnis Anda, sebaliknya bisnis Anda hanya sebatas mengupayakan diri melepaskan diri dari kekurangan, kalau pun tidak bisa semuanya, paling tidak ada sedikit yang terbuang dan itu sudah cukup.


🔷🌷🔷

BAGAIMANA CARA UNTUK BISA MENERIMA SESEORANG YANG KITA CINTAI APA ADANYA?


◾Ikhlas

Artinya kita benar-benar mencintai orang yang kita cintai tanpa syarat atau alasan. Percuma mencintai jika tidak ikhlas, karena akan membuat hati kita masih merasakan sesak. Ikhlas itu kunci untuk menjadikan hati kita seluas samudera, bukan selebar daun kelor.


◾Sabar

Mungkin, ada kalanya orang yang kita cintai, bersikap yang tidak sesuai dengan keinginan dan kemauan kita sehingga membuat kita kesal, maka disini diperlukan kesabaran, agar kita bisa memakluminya. 


Mungkin orang yang kita cintai itu belum mengerti jalan pikiran kita atau belum mengetahui apa yang kita mau dan apa yang kita tidak suka. Positive thinking dan persepsi yang baik-baik saja, karena tidak ada gunanya kalau pikiran dan hati kita berprasangka buruk. 


◾Bersyukur

Mencintai adalah karunia terbesar dari Alloh ﷻ. Mumpung rasa cinta dan kasih sayang belum dicabut oleh Alloh ﷻ dari hati kita, yuk kita bersyukur. 


Bersyukur karena telah mencintai orang yang yang kita sayangi. Bersyukur atas pemberian rasa cinta dan kasih sayang dari-Nya, bersyukur karena hati kita tidak mati untuk mencintai.


◾Kenali Kekurangan Yang Ada Pada Diri Sendiri

Bukan hanya orang yang kita cintai yang memiliki kekurangan tetapi diri sendiri pun memiliki kekurangan. 


Oleh karena itu sebelum menilai kekurangan orang lain, lihatlah kekurangan yang ada pada diri sendiri. Jika sudah mengetahui kekurangan diri sendiri, terimalah kekurangan itu. Dan jika sudah dapat menerima kekurangan diri sendiri maka dapat menerima kekurangan orang lain termasuk kekurangan pasangan.


Lihatlah kelebihannya, karena orang yang benar-benar mencintai tidak akan melihat dan mempermasalahkan kekurangan orang yang dicintainya. Jangan melihat kekurangan yang dimiliki orang yang kita cintai, tetapi lihat lah kelebihan yang dimilikinya dan jika sudah mulai ingat kekurangannya, coba ingat kelebihan yang dimilikinya.


◾Menerima Apa Adanya

Tumbuhkan rasa cinta setiap hari dan biarkan bersemi.


Jika cinta semakin tumbuh, maka kekurangan yang dimiliki pasangan pun akan diterima dengan sendirinya. Karena cinta yang tulus adalah menerima apa adanya semua kekurangan-kekurangan orang yang kita cintai. Cintailah semua kekurangan-kekurangan orang yang kita cintai secara utuh apa adanya. 


Sungguh, tiada yang lebih membahagiakan seorang wanita, bila pria yang dicintainya, mau dan bisa mencintai semua kekuarangan-kekurangannya dan menerimanya secara utuh apa adanya. 


Cintailah seseorang dengan segala kesabaran dan keikhlasan hati. Cintailah seseorang dengan melihat agamanya, bukan fisiknya. Cintailah seseorang dengan semua kekurangan-kekurangan yang dimilikinya. Cintailah seseorang, tanpa melebihi rasa cinta kita pada-Nya. 


Kita melihat bagaimana Al-Qur’an membangkitkan pada diri masing-masing pasangan suami istri suatu perasaan bahwa masing-masing mereka saling membutuhkan satu sama lain dan saling menyempurnakan kekurangan. Ibaratnya wanita laksana ranting dari laki-laki dan laki-laki adalah akar bagi wanita. Karena itu akar selalu membutuhkan ranting dan ranting selalu membutuhkan akar. 


Sebagaimana firman Alloh ﷻ dalam al-A’raf ayat 189, 


”Dialah Yang menciptakan kamu dari diri yang satu dan dari padanya Dia menciptakan istrinya, agar dia merasa senang kepadanya. Maka setelah dicampurinya, istrinya itu mengandung kandungan yang ringan, dan teruslah dia merasa ringan (beberapa waktu). Kemudian tatkala dia merasa berat, keduanya (suami-istri) bermohon kepada Allah, Tuhannya seraya berkata: "Sesungguhnya jika Engkau memberi kami anak yang shaleh, tentulah kami termasuk orang-orang yang bersyukur.”


Karena itu, sebuah pernikahan tidak hanya menyatukan dua manusia berbeda tapi juga menyatukan dua perbedaan yang berupa kelebihan dan kekurangan sepasang anak manusia. Dimana masing-masing akan saling mengisi dan melengkapi kekurangan satu dengan yang lain.


"Mereka itu adalah pakaian bagimu, dan kamu pun adalah pakaian bagi mereka." (QS. Al Baqarah : 187)


Dengan memahami hal ini, insyaAllah kita dapat menerima semua kekurangan-kekurangan orang yang kita cintai, dan siap membina kehidupan rumah tangga dengan orang yang kita cintai.


Dan insyaAllah, rumah tangga kita akan tenteram dan tenang jika dilandasi dengan keikhlasan menerima dan mencintai semua kekurangan-kekurangan pasangan kita apa adanya, dan menjadikan semua kekurangan-kekurangannya sebagai suatu kelebihan, saling memahami dan menghargai satu sama lain.


Demikian paparan kali ini. 

Yang benar datangnya dari Alloh ﷻ. 

Yang salah dari setan karena ane tidak salah apa-apa. 


Mohon maaf jika ada salah salah kata dalam penulisan.  


العلم بلاعمل كا لشجر بلا ثمر


Ilmu itu apabila tidak diamalkan bagaikan pohon yang tidak berbuah.


 جزاكم الله خير جزاء شكرا وعفوا منكم...

فا استبقوا الخيرات...

والسلام عليكم ورحمة الله و بر كاته


🔷🔷🔷🌟🌟🌟🔷🔷🔷

         💘TaNYa JaWaB💘


0️⃣1️⃣ Safitri ~ Banten 

Assalamualaikum Ustadz, 


1. Kan disetiap keluarga pria maupun wanita pasti mempunyai aib masing-masing, ketika pasangan kita nanti mengetahui aib keluarga tersebut dengan sendirinya kita harus bersikap seperti apa? 


2. Bagaimana cara menghilangkan rasa takutdan cemas dengan kemungkinan-kemungkinan terburuk ketika kita mau melangkah untuk menikah?


🔷Jawab:

Waalaikummussalam warahmatullah wabarakatuh


1. Memulailah sebuah hubungan atau ikatan dengan keterbukaan, jangan ada yang disembunyikan. 

Kita lebih baik merasakan sakit di awal tapi bahagia di akhir. 


Jika calon pasangan mau menikah dengan kita karena Alloh ﷻ, apapun masa lalu kita, tidak akan ada masalah. Masa lalu sesuatu yang harus dimaafkan. 


2. Cemas dan takut aib kita diketahui orang itu sunatulloh. Yang penting kita berusaha untuk memperbaikinya di kemudian hari. Pasrahkan semuanya kepada Alloh ﷻ, ikhlaskan hati apapun yang terjadi ketika kita jujur tentang masa lalu kita. 


Seperti ana bilang tadi, mending terluka-luka di awal tapi happy ending.  Daripada disembunyikan suatu waktu ketahuan itu malah akan menyakiti kedua belah pihak. 


Wallahua'lam. 


0️⃣2️⃣ iiN ~ Boyolali

Ustadz, bagaimana cara atau tips menyelaraskan visi misi dalam pernikahan, bila memang menikah untuk ibadah paling lama? 


🔷Jawab: 

Menikah adalah ibadah sepanjang hayat.


Jika kita niatkan dalam rangka mencari keridhoan Alloh ﷻ, insyaAlloh rumah tangga adalah mata air pahala, yang pahalanya akan terus mengalir sepanjang hayat bahkan ketika kita meninggal dan mewariskan anak-anak yang sholeh dan sholehah.


Selaraskan tujuan menikah kita dengan pasangan bahwa kita menikah untuk lebih mendekatkan diri kita pada Alloh ﷻ, lakukan dengan cara-cara yang syariah tidak ada pacaran dan sebagainya.


Waullahua'lam. 


0️⃣3️⃣ Sefty ~ Bogor

Sefty sekarang usia sudah menginjak 22 tahun. Nah sudah ada rasa ingin menikah tapi yang mendekati Sefty bukan orang yang Sefty inginkan dan sebelum ini Sefty pernah dekat dengan seseorang awalnya iya suka tapi kita tidak pacaran tapi tiba-tiba rasa itu hilang seketika tanpa alasan.


Nah yang Sefty inginkan itu sosok orang yang Sefty kenal dulu tapi sekarang sudah nikah, tapi Sefty masih menginginkan orang yang seperti itu mempunyai sifat dan kepribadian yang seperti itu. 


Kira-kira baiknya Sefty harus bagaimana? 


🔷Jawab:

Berdoalah kepada Sang Maha Pemilik Hati yang Maha Membolak-balikan Hati agar Mbak Sefty diberikan kemudahan untuk melupakan orang tersebut. 


Dan berdoalah dan berusaha untuk memantaskan diri agar dihadirkan suatu hari nanti calon imam Mbak Sefty yang mempunyai kecenderungan kita untuk lebih baik setiap harinya.


Perbanyak istighfar, sedekah dan sholat malam.


Wallahua'lam. 


0️⃣4️⃣ Yulia ~ Bekasi

Assalamualaikum Ustadz,  


Pengalaman teman saya pernah bertanya bagaimana cara mempertahankan cinta terhadap pasangannya walaupun sering berulang kali dikhianati? Si istri bertahan dan sabar karena ingin mendapatkan balasan surga. 


🔷Jawab: 

Waalaikummussalam warahmatullah wabarakatuh


Barakalloh, semoga kesabarannya berbalas surga...


TUJUAN MENIKAH adalah untuk menyempurnakan agama dan ibadah.

Tidak ada ujian yang melebihi batas kemampuan. Berarti wanita tersebut memang pantas mendapatka ujian tersebut karena kuat dan menyiapkan kesabaran seluas samudra. 

Sedangkan kita jika dalam kondisi yang sama belum tentu sesiap dia. 


Berdoalah terus kepada Rabb Sang Pemilik Hati minta suaminya diberikan hidayah. Alloh ﷻ Maha Berkehendak dalam membolak balikan hati manusia jangan pernah putus untuk terus berdoa. 


Wallahualam. 


🔷🔷🔷🌟🌟🌟🔷🔷🔷

 💘CLoSSiNG STaTeMeNT💘


Seseorang mencintai dengan tulus ia dapat menerima segala kekurangan yang dimiliki oleh orang yang ia cintai.


Karena ketulusan dapat mencintai segala kekurangan dan menjadikan segalanya menjadi sempurna. Saling menutupi kekurangan dengan kelebihan yang dimiliki. 


Wallahu a'lam


DAMPAK DAN PENGARUH KEMARAHAN ORANG TUA TERHADAP KARAKTER DAN PERKEMBANGAN ANAK

 


OLeH : Bunda Ifat Latifah, S.Pd.           

💎M a T e R i💎

Bismillahirohmanirohim 

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh 

Malam ini kita akan sharing tentang dampak dan pengaruh kemarahan orang tua terhadap karakter dan perkembangan anak. 

Baik Bunda-bunda semuanya... 
Sebelum memasuki dampak pengaruh kemarahan orang tua terhadap anak, sebelumnya saya akan menyampaikan tentang pembentukan karakter anak di lingkungan keluarga. 

Kenapa siih...
dibutuhkan pendidikan karakter untuk anak?
Seberapa pentingnya yaah? 
Pastinya sangat penting yaah bun...
Karena kita memiliki anak pasti juga memiliki keinginan dan tujuan, pastinya ya. 

Baiklah bunda-bunda sholehah...

Seperti kita ketahui anak adalah mutiara kehidupan yang diamanahkan oleh Alloh ﷻ kepada kita sebagai orang tua, kehadirannya sangat dinanti dan senantiasa memberi arti untuk menggoreskan catatan  kehidupan kita dan kehidupan anak dimasa mendatang, sejatinya anak adalah pemilik masa depan.

Setiap anak dilahirkan dianugerahi oleh Alloh ﷻ berupa sifat Fitrah (suci), maka orang tua dan lingkungan keluarga mempunyai peran yang sangat penting dan bertanggung jawab penuh dalam dalam penentuan masa depan anak.

Dalam hadis Rasulullah ﷺ dikatakan "Setiap anak yang dilahirkan dalam keadaan fitrah, orang tuanya lah yang menentukan anak itu akan dijadikan orang Yahudi Nasrani atau majusi."
(HR. Bukhari) 

Disini tanggung jawab orang tua tidak hanya sebatas pemenuhan kebutuhan materi saja, tetapi mencakup seluruh aspek kehidupan manusia termasuk didalamnya adalah pembentukan karakter anak sejak usia dini atau ketika anak-anak masih dalam masa pertumbuhan. Anak-anak yang diasuh dengan pola asuh yang baik dan dibekali dengan pendidikan yang memadai termasuk didalamnya adalah pembentukan karakter yang baik kelak ia akan menjadi anak yang sholeh dan Sholihah.

Apa saja sih yang kira-kira diperlukan untuk pembentukan karakter di lingkungan keluarga yang tentunya dapat dilakukan oleh orang tua.
Yuks coba kita ingat-ingat kembali. 

1) KETELADANAN
Pastinya keteladanan orang tua lah sangat berpengaruh bagi perkembangan anak karena karena setiap anak mempunyai kecenderungan untuk meniru perilaku orang yang disukai terutama di lingkungan keluarga terdekat. 

2) KONSISTENSI 
Dalam pembentukan karakter anak sangat dibutuhkan konsistensi dan sikap yang dilakukan di lingkungan keluarga,
konsistensi dalam perkataan, perbuatan dan sikap yang diterapkan pada anak dengan cara melihat mendengar. 

3) PEMBIASAAN 
Anak adalah peniru ulung. Apa yang dilihat dan didengar itulah yang ditiru, pembiasaan yang dilakukan orang tua akan sangat mudah diikuti anak. 

4) KOMUNIKASI 
Komunikasi yang baik akan sangat berpengaruh pada ada pembentukan karakter anak. 

5) DISIPLIN
Disiplin adalah salah satu pondasi dasar anak dalam pembentukan karakter yang baik. 

🌸🌷🌸
Baik Bunda Bunda Sholihah...

Sekarang kita akan memasuki materi inti yaitu tentang dampak dari kemarahan orang tua terhadap karakter dan perkembangan anak.
Diberbagai literatur buku  banyak sekali buku-buku yang berbicara tentang pendidikan anak atau tentang mendidik anak tanpa marah, atau buku tentang bagaimana mendidik anak, dan banyak lagi.

Kenapa kemarahan perlu dibahas dan diketahui...?  
Benar... SANGAT WAJIB diketahui oleh kita sebagai orang tua.
Karena memang dampak kemarahan orang tua terhadap anak sangat berpengaruh terhadap karakter anak dan masa depan anak, baik terhadap perkembangan psikis ataupun perkembangan fisik.

Sekarang kita bahas satu persatu ya... 

◾Dampak Fisik Kemarahan Orang Tua Terhadap Perkembangan Anak:

🔸Kerusakan Atau Adanya Kematian Sel-sel Otak Anak.

Dalam ilmu neurosains tentang otak anak dikatakan bahwa suara keras dan bentakan yang keluar dari mulut orang tua dapat merusak atau menggugurkan pertumbuhan sel otak anak 1 bentakan atau perkataan kasar saja dapat membunuh lebih dari 1 miliar sel otak anak lebih parahnya lagi satu pukulan atau cubitan yang disertai dengan bentakan bisa menjadi pembunuh dan membunuh bermilyar-milyar sel otak anak. 

🔸Jantung Menjadi Lelah.

Pernyataan seorang ahli dokter gode Rifa Maria Merry, Msi., Mengatakan, membentak anak menyebabkan kinerja jantung anak berdetak lebih cepat akibatnya jantung anak lebih lelah daripada kondisi normal. 

🔸Bermasalah Pada Lambung.

Lambung anak yang sering dimarahi oleh orang tua akan lebih sensitif, karena sering mendapatkan ancaman dan bentakan dari orang tua, cenderung mengalami stres-stres ini dapat menyebabkan lambung lebih sensitif terhadap jumlah asam dan nyeri. Oleh sebab itu anak yang kerap mendapat bentakan sering beresiko mengalami nyeri di bagian ulu hati.

🔸Kepercayaan Diri Anak Menurun Dan Menjadi Penakut.

Anak yang sering dimarahi cenderung menganggap bahwa dirinya menjadi penyebab kemarahan orang tuanya  adalah kesalahan yang mereka lakukan. Saat semakin sering dimarahi, mereka semakin yakin bahwa tindakan atau perbuatan yang dilakukan keliru sehingga mereka tidak lagi memiliki rasa percaya diri untuk melakukan tindakan atau berinisiatif dan anak-anak menjadi mudah takut.
 
🔸Introvert. 

Karena takut salah anak akan lebih memilih menjadi pribadi yang pendiam karena sering dimarahi cenderung menutup diri serta menarik diri dari lingkungan.

🔸Depresi.

Anak mudah depresi, karena Ketika anak merasa orang tua atau lingkungan tidak lagi menerimanya kondisinya. Dan menjadi lebih berbahaya bagi  anak-anak bisa merasakan hal itu ketika selalu mendapatkan tekanan atau kemarahan orang tua. 

Depresi pada anak didorong rasa stres yang sangat tinggi, rasa takut yang berlebihan dan rasa cemas yang tidak berkesudahan, sehingga anak mudah menjadi depresi.
 
🔸Konsentrasi Menurun.

Perasaan tidak percaya diri hingga selalu murung dapat mengganggu konsentrasi anak di berbagai hal termasuk belajar. Kondisi ini jelas merugikan anak karena menjadi sulit menerima pelajaran. 

🔸Sulit Menjadi Pendengar Yang Baik. 

Karena seringnya anak mendengarkan kata-kata kasar dan bernada bentakan sehingga anak jadi cenderung malas mendengarkan apa yang disampaikan orang tua. 

🔸Selanjutnya Anak Menjadi Pribadi Yang Emosional.

Karena anak mencontoh perilaku orang tua yang berada di sekelilingnya. 

🔸Kepercayaan Kepada Orang Tua Menjadi Turun. 

Kemungkinan juga tingkat kepercayaan anak terhadap orang tua dianggap sebagai angin lalu saja.

🔸Anak mudah mencari pelampiasan sebagai efek marah yang berlebihan karena anak sering dimarahi oleh orang tua atau orang-orang yang berada disekelilingnya.

Baiklah Bunda-bunda Sholihah...

Demikianlah materi tentang dampak atau pengaruh kemarahan pada perkembangan karakter anak. Semoga dapat bermanfaat dan dapat mengingatkan kita kembali untuk menjadi orang tua yang lebih bijaksana dan lebih arif dalam menghadapi anak-anak kita dan menjadikan anak-anak kita pribadi-pribadi dengan karakter yang baik dan sesuai dengan tuntunan agama.

Jazakumullah Khoir sampai ketemu kembali di lain kesempatan.

Bilahitaufik walhidayah

🌸🌸🌸🌟🌟🌟🌸🌸🌸
        💎TaNYa JaWaB💎

0️⃣1️⃣ AnnaKiky ~ Solo
Assalamualaikum Umi Ifat, 

Um, bagaimana menyikapi kalau anak sudah terlanjur kejadian mengalami kekerasan verbal apa yang harus dilakukan Um? 

Terimakasih untuk waktunya.

Wassalamualaikum

🌸Jawab:
Waalaikummussalam warahmatullah wabarakatuh 

Kiki yang sholehah di Solo. 

Jika ada ananda yang sudah terlanjur mengalami kekerasan verbal, perlu diberikan atau dicarikan  lingkungan yang lebih baik sehingga ananda dapat termotivasi untuk merubah sikap dan kata-katanya. 

Wallahu a'lam

0️⃣2️⃣ Novita ~ Ambon
Assalamualaykum, 

Bentakan bisa menggugurkan pertumbuhan milyaran sel otak. Sebaliknya, apakah dengan pelukan, sentuhan fisik dan perhatian bisa menumbuhkan sel otak yang baru Bu?

Jazakillaah khoir

🌸Jawab:
Waalaikummussalam warahmatullah wabarakatuh

Benar bunda novita, InshaaAllah dengan adanya perubahan sikap dalam melakukan bonding kepada ananda akan dapat menyambungkan kembali sinaps-sinaps yang ada di otak, walaupun tidak secara maksimal. 

Wallahu a'lam

0️⃣3️⃣ Yulia ~ Bekasi
Assalamualaikum umi, 

1. Bagaimana menumbuhkan rasa percaya diri pada anak yang  sudah terlanjur sering dimarahi orang tuanya? 

2. Dari kecil sudah ditakut-takuti orang tuanya (maksud orang tua agar berhati-hati) sehingga si anak sekarang menjadi penakut atau cemas dalam memilih atau mengambil keputusan, bagaimana cara menghilangkan rasa cemas?

🌸Jawab:
Waalaikumussalam 
Bunda Yulia yang sholehah di bekasi.

1. Untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak yang sudah terlanjur sering dimarahi adalah dengan cara: Perbaikan sikap orang tua kepada ananda, kemudian jangan sungkan-sungkan orang tua meminta maaf kepada ananda, ajak ananda diskusi dan berikan ananda kepercayaan-kepercayaan dalam tugas sehingga ananda menjadi lebih percaya diri. 

2. Untuk menghilangkan rasa cemas, banyak berlatih untuk menarik nafas dalam-dalam dan selalu diberikan motivasi kepada ananda. 

Wallahu a'lam

0️⃣4️⃣ Safitri ~ Banten 
Assalamualaikum, 

Nanti kalau anaknya mendapatkan perilaku buruk sama orang tuanya selalu dimarahin dan lain-lain sehingga berbeda terhadap karakter si anak apa nanti kelak dia besar karakter tersebut bisa dirubah menjadi lebih baik lagi?

🌸Jawab:
Waalaikumussalam safitri dari banten. 

Yaa Allah... 
semoga ananda kelak menjadi anak yang sholeh. 

Anak akan berubah jika ananda dipindahkan kepada lingkungan yang baik dan mendorong ananda untuk mau merubah sikap menjadi lebih baik dan memiliki karakter yang baik. 

Wallahu a'lam

0️⃣5️⃣ Safitri ~ Banten
Aamiin ya Allah 
Bun, banyak yang bilang jika orang tuanya ustadz belum tentu anaknya menjadi ustadz belum tentu anaknya berada di jalan yang lurus pasti ada saja melenceng orangnya ustadz tapi anaknya tidak mencerminkan anak yang baik dan sholeh atau sholehah jika dalam kasus seperti ini itu bagaimana bun? 

Setiap anak pasti mempunyai garis tangan dan takdir masing-masing kan bun. 

🌸Jawab:
Bunda safitri yang sholehah.

Kita bisa lihat sejarah para Nabi. Kita lihat Nabi Luth yang anak dan istrinya malah menjadi pengikut kaum sodom pada masa itu, Nabi Nuh yang anaknya tidak mau ikut kedalam perahu.

Anak adalah amanah bagi kita sebagai orang tua, dan kita berusaha untuk menjaga amanah yang diberikan Alloh ﷻ sebaik mungkin, jika nanti ada jalan salah yang dilaluinya, qodarullah kita sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menjaganya. 
Oleh sebab itu pastikan bahwa anak-anak kita mendapatkan pendidikan dan lingkungan yang baik. 

Wallahu a'lam

0️⃣6️⃣ iBel ~ Pontianak
Assalamualaikum bunda, 

1. Jadi dampaknya orang tua marah-marah terhadap anak itu sangat membahayakan bagi anak-anak ya. Nah jadi permasalahannya, bagaimana cara orang tua memberikan nasihat kepada anaknya tanpa memarahi, apalagi sampai dipukul itu bagaimana bunda?

2. Bunda apakah ada tips dan trik untuk menjaga komunikasi orang tua dengan anak?

🌸Jawab:
Waalaikumussalam warohmatullahi wabarokatuh

1. Cara memberikan nasihat kepada anak.
Ajak bicara anak layaknya kita berteman, ajak ngobrol beritahu kenapa  adek harus begini dan kenapa harus seperti itu, sampaikan juga jika anak kita jika tidak melakukan apa yang kita inginkan, sampaikan dengan cara santai, duduk sejajar dengan mata sejajar dengan anak kita, tersenyum dan berikan pujian kepada anak jika anak mengikuti apa yang kita inginkan.
Tanamkan dalam hati bahwa kita bisa menasihati anak tanpa marah. 

2. Menjaga tips komunikasi yang baik kepada ananda:
(1) Beri kesempatan ananda untuk berbicara banyak. 
(2) Kita hanya menjadi pendengar yang baik. 
(3) Komunikasi dengan badan sejajar dengan ananda dan kontrol mata yang sejajar. 
(4) Bicara dengan jelas dan singkat. 
(5) Pakai bahasa yang positif dan membangkitkan ananda ya. 
(6) Mampu menyampaikan maksud hati 
(7) Jangan lupa perhatikan bahasa tubuh anak. 

🔹MasyaAllah. 
Nggih bunda Jazakillah Khairan pencerahannya.

Nah, kalau misalkan kita menyikapi orang tua yang suka marah-marah itu bagaimana bunda?

🌸Untuk menyikapi orang tua yang suka marah adalah bersabar dan banyak berdoa, berikan doa yang terbaik bagi kedua orang tua kita. 

🔹Kalau kita menegurnya bagaimana bunda?

🌸Boleh saja, tapi dengan cara baik-baik yaah, dan tanpa menggurui. 

🔹Contohnya seperti apa bunda?

🌸Dengan sikap kita yang terus baik kepada mereka. 

Wallahu a'lam

0️⃣7️⃣ Shofia Nur ~ Ponorogo
Assalamualaikum,  

Bagaimana cara kita menghadapi anak autis ketika melakukan kesalahan, sedangkan kita tidak boleh terlalu kasar nanti juga pasti tindakan mereka di luar pikiran kita. Karena anak autis itu kalau diberi nasihat suka mengalihkan dengan tingkahnya. Lalu bagaimana cara kita untuk menegurnya?

🌸Jawab:
Walaikumussalam warohmatullahi wabarokatuh...

Anak autis adalah tipe anak yang permanen dan konsisten. 
Jika kita memberitahu anak autis cukup dengan contoh yang konsisten dan jangan berubah-ubah.
Tipe anak autis adalah tipe anak yang kaku dan baku. Jika sekali kita memberikan contoh yang tidak baik, maka anak tersebut akan mengikutinya, jadi sebaiknya berikan pembiasaan yang konsisten dan disiplin kepada anak autis,
InshaAllah bisa. 

Wallahu a'lam

0️⃣8️⃣ Ridha ~ Bekasi
Bunda, sulung saya 11 tahun pendiam, kurang respon jika panggil atau ditegur, bahkan sering bingung cara komunikasi sama dia. Alhamdulillah ala kulli. 

Bagaimana menyikapi pribadinya yang tertutup, karena khawatir malah terbuka ke orang lain atau salah ambil sikap.

Alhamdulillah sangat jaga bund. Tidak bentak. Walau marahpun.

🌸Jawab:
Ummi Ridha di Bekasi. 

Coba cari tahu mengapa ananda bersikap seperti itu?
Apakah memang dari kecil atau tiba-tiba jadi pendiam?

Saat ini sebaiknya terus berkomunikasi dengan ananda secara perlahan dan pasti, ajak ngobrol santai sambil jalan-jalan atau ajak ngobrol sambil mengerjakan pekerjaan yang di sukai ananda.

Di usia 11 tahun adalah masa peralihan anak dari masa kanak-kanak kepada masa remaja, mungkin ada sesuatu yang terjadi pada ananda.

Di ajak ngobrol santai yah bunda, ngobrol sambil mengerjakan pekerjaaan yang ananda sukai, atau ajak jalan-jalan. Naik sepeda, duduk-duduk santai, yang akhirnya ananda dapat bercerita. 

🔹Pendiam sejak kecil bunda. Bahkan telat bicara, karena jarang mengeluarkan kata. 

Baik bunda, saya coba. 
Mohon doanya juga bunda. 

Oiya, kalau disekolah anaknya berprestasi, hanya saja individual begitu. 
Alhamdulillah.

🌸Baik... 
Bisa jadi ananda tipe anak kinestetik. 
Tetap saja ajak ngobrol santai yah. 

Wallahu a'lam

0️⃣9️⃣ Serra ~ Malang 
Bagaimana membuat konsisten ketika ada tamu? Karena takut anak merasa akan berhasil merayu ketika ada tamu. 

Terima kasih

🌸Jawab:
Bunda serra di malang.

Anak-anak memiliki keunikan dan kecerdasan yang luar biasa. 
Mereka akan pandai memanfaatkan setiap kelemahan orang tua dalam hal disiplin dan konsisten.

Permasalah diruang tamu ketika ada tamu pun, kita orang tua harus konsisten sampai kapanpun.
Buat perjanjian bersama dengan ananda jika di rumah ada tamu. 
Hal-hal apa yang boleh dilakukan dan hal-hal apa saja yang tidak boleh dilakukan.

Dan itu dilaksanakan permanen jangan sampai berubah-ubah, jika peraturan berubah-ubah maka konsisten itu akan berubah pula dan tidak berjalan dengan baik. 

🔹Berarti harus tidak ada pembenaran, pemakluman juga kompak dengan suami?

🌸Untuk anak autis harus disiplin dan tegas bunda, terutama kata-kata dan sikap. 

Wallahu a'lam

1️⃣0️⃣ Ummu Ghooziyah ~ Lamongan
Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh. 

Ustadzah, apakah dalam Islam itu ada luka pengasuhan? Bagaimana jika sebagai orang tua kita tanpa sadar telah menorehkan luka pengasuhan kepada anak-anak. Apa yang harus kita lakukan ustadzah? 

Jazakillahu khoyron

🌸Jawab:
Waalaikummussalam warahmatullah wabarakatuh

Dalam Islam tidak ada luka pengasuhan. 

Luka pengasuhan atau dalam bahasa psikologis di sebut dengan Inner child atau trauma masa kecil. Iiner child atau luka pengasuhan ini timbul karena adanya ketidaktenangan mental anak karena perilaku orang tua yang berubah menjadi Monster dalam pengasuhan anak, bahkan inner child ini kadang-kadang timbul juga dari orang terdekat seperti kakek nenek atau paman bibi. 

Banyak yang harus dilakukan jika kita anak-anak kita mengalami trauma pengasuhan, kita harus melihat permasalahannya dan cari tahu masalahnya. 

🔹Misalnya kalau sering mendapat perlakuan kasar, pemukulan begitu bagaimana bunda?

🌸Kalau seperti ini harus diberikan penguatan kepada ananda. Dan yang melakukan pemukulan juga harus diberikan edukasi. 

🔹Khan banyak tuh bund sekarang orang tua kadang tanpa sadar atau terbawa emosi tidak bisa mengendalikan diri akhirnya anak melakukan salah di pukul. 

Bagaimana caranya bund agar anak itu tidak trauma nantinya juga dendam ke orang tuanya? 

🌸Agar anak tidak trauma, ini harus ada kerjasama yang baik antara orang tua dan lingkungan agar anak dapat berubah. Dan terus diberikan penguatan juga suport agaar anak bisa lebih kuat lagi. 

Wallahu a'lam

🔹Baik bunda, jazakillah.

🌸🌸🌸🌟🌟🌟🌸🌸🌸
 💎CLoSSiNG STaTeMeNT💎

PESAN KATA UNTUK ORANG TUA:

★ Jika anak dibesarkan dengan celaan, maka ia belajar memaki. 

★ Jika anak dibesarkan dengan permusuhan, maka ia belajar berkelahi. 

★ Jika anak dibesarkan dengan cemoohan, maka ia belajar rendah diri. 

★ Jika anak dibesarkan dengan penghinaan, maka ia belajar menyesali diri. 

★ Jika anak dibesarkan dengan toleransi, maka ia belajar menahan diri. 

★ Jika anak dibesarkan dengan dorongan motivasi, maka ia belajar percaya diri. 

★ Jika anak dibesarkan dengan sebaik-baiknya perlakuan, maka ia belajar keadilan. 

★ Jika anak dibesarkan dengan penuh kasih sayang dan persahabatan, maka ia belajar menemukan cinta dalam hidupnya.

√ Berikanlah lingkungan yang terbaik untuk anak-anak kita dalam membentuk karakter yang baik. 

√ Anak adalah penolong bagi kedua orangtuanya di akhirat kelak. 

√ Manusia terputus dengan dunia, kecuali 3 hal, yaitu doa anak yang sholeh, Ilmu yang bermanfaat dan amal jariah yang terus mengalir. 

Wallahu a'lam

🌸🌸🌸🌟🌟🌟🌸🌸🌸
            💎PeNuTuP💎

Mari kita tutup dengan beristighfar...
Astaghfirullohal adzim...

Mengucap hamdallah bersama...
Alhamdulillahirabbil'alamiin...

Dan Do'a Khafaratul Majelis...

سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان
 لا إله إلا أنت
 ونستغفرك و نتوب اليه.

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu anlaaillaaha illa anta wa nastaghfiruka wa atuubu ilaik...

“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, kami memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 


KESEHATAN MENTAL

 



OLeH : dr. Merta Arum Prastika         

💎M a T e R i💎

💎 KESEHATAN MENTAL

Kesehatan mental yang baik adalah kondisi ketika batin kita berada dalam keadaan tentram dan tenang, sehingga memungkinkan kita untuk menikmati kehidupan sehari-hari dan menghargai orang lain di sekitar.

Seseorang yang bermental sehat dapat menggunakan kemampuan atau potensi dirinya secara maksimal dalam menghadapi tantangan hidup, serta menjalin hubungan positif dengan orang lain.

Sebaliknya, orang yang kesehatan mentalnya terganggu akan mengalami gangguan suasana hati, kemampuan berpikir, serta kendali emosi yang pada akhirnya bisa mengarah pada perilaku buruk.

Penyakit mental dapat menyebabkan masalah dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya dapat merusak interaksi atau hubungan dengan orang lain, namun juga dapat menurunkan prestasi di sekolah dan produktivitas kerja, oleh sebab itu, sudah saatnya kita menjalankan pola hidup sehat.

◾STRES

Stres adalah keadaan ketika seseorang mengalami tekanan yang berat, baik secara emosi maupun mental.

★ Berikut Ini Adalah Contoh Dampak Stress Terhadap Perilaku Seseorang:

1. Menjadi penyendiri dan enggan berinteraksi dengan orang lain.

2. Enggan makan atau makan secara berlebihan.
Marah-marah, dan terkadang marah itu sulit dikendalikan.

3. Menjadi perokok atau merokok secara berlebihan.

4. Mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan.

5. Penyalahgunaan obat-obatan secara berlabihan.

★ Berikut Ini Adalah Masalah Kesehatan Yang Dapat Timbul Akibat Stres:

✓ Gangguan tidur. 
✓ Lelah. 
✓ Sakit kepala. 
✓ Sakit perut. 
✓ Nyeri dada. 
✓ Nyeri atau tegang pada otot. 
✓ Penurunan gairah seksual. 
✓ Obesitas. 
✓ Hipertensi. 
✓ Diabetes. 
✓ Gangguan Jantung. 

◾MANAJEMEN STRESS

1. Belajar menerima sesuatu masalah yang sulit diatasi atau hal-hal yang tidak dapat diubah.

2. Selalu berpikir positif.

3. Meminta saran dari orang terpercaya untuk mengatasi masalah yang dialami.

4. Belajar mengendalikan diri dan selalau aktif dalam mencari solusi.

5. Melakukan aktivitas fisik, meditasi, atau teknik relaksasi.

6. Melakukan hal-hal baru yang menantang dan lain dari biasanya.

7. Menyisihkan waktu untukmelakukan hal-hal yang disukai.

8. Melibatkan diri dalam kegiatan social atau membantu orang lain.

9. Menghindari cara-cara negatif untuk meredakan stress, misalnya merokok, mengonsumsi minuman beralkohol atau narkoba.

10. Bekerja dengan mengedepankan kualitas bukan kuantitas.

◾GANGGUAN KECEMASAN

Ganguan kecemasan adalah kondisi patologis ketika seseorang mengalami rasa cemas berlebihan secara konstan dan sulit dikendalikan, sehingga berdampak buruk terhadap kehidupan sehari-harinya.

Bagi sebagian orang normal, rasa cemas biasanya timbul pada suatu kejadian tertentu saja, misalnya saat akan menghadapi ujian disekolah atau wawancara kerja. Namun pada penderita gangguan kecemasan, rasa cemas ini kerap timbul pada tiap situasi. Itu sebabnya orang yang mangalami kondisi ini akan sulit merasa rileks dari waktu ke waktu.

Selain gelisah atau rasa takut yang berlebihan, gejala psikologis lain yang bisa muncul pada penderita gangguan kecemasan adalah berkurangnya rasa percaya diri, menjadi mudah marah, stress, sulit berkonsentrasi dan menjadi penyendiri.

★ Sementara Itu, Gejala Fisik Yang Mungkin Menyertai Masalah Gangguan Kecemasan Antara Lain:

✓ Sulit tidur. 
✓ Badan gemetar. 
✓ Mengeluarkan keringat secara berlebihan. 
✓ Otot menjadi tegang. 
✓ Jantung berdebar. 
✓ Sesak napas. 
✓ Lelah. 
✓ Sakit perut atau kepala. 
✓ Pusing. 
✓ Mulut terasa kering. 
✓ Kesemutan. 

Faktor risikonya adalah stress berkepanjangan, gen yang diwariskan dari orang tua, dan ketidakseimbangan hormon Serotonin dan Noradrenalin didalam otak yang berfungsi mengendalikan suasana hati. Gangguan kecemasan juga dapat dipicu oleh penyalahgunaan minuman keras dan obat-obatan terlarang.

Sebenarnya, gangguan kecemasan dapat diatasi tanpa bantuan dokter melalui beberapa cara, seperti: mengonsumsi makanan bergizi tinggi, cukup tidur, mengurangi asupan kafein, minuman beralkohol, atau zat penenang lainnya, tidak merokok, berolahraga secara rutin, dan melakukan metode relaksasi sederhana, seperti yoga atau meditasi.

Jika pengobatan mandiri tidak memberikan perubahan, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter. Penanganan dari dokter biasanya meliputi pemberian obat-obatan antiansietas serta terapi kognitif.

◾DEPRESI

Depresi merupakan gangguan suasana hati yang menyebabkan penderitanya terus-menerus merasa sedih. Berbeda dengan kesedihan biasa yang umumnya berlangsung selama beberapa hari, perasaan sedih pada  depresi bisa berlangsung hingga berminggu-minggu atau berbulan-bulan.

Selain memengaruhi perasaan atau emosi, depresi juga dapat menyebabkan masalah fisik, mengubah cara berpikir, serta mengubah cara berperilaku penderitanya. Tidak jarang penderita depresi sulit menjalani aktivitas sehari-hari secara normal. Bahkan pada kasus tertentu, mereka bisa menyakiti diri sendiri dan mencoba bunuh diri.

★ Berikut Ini Adalah Beberapa Gejala Psikologi Seseorang Depresi:

1. Kehilangan ketertarikan atau motivasi untuk melakukan sesuatu.

2. Terus-menerus merasa sedih, bahkan terus-menerus menangis.

3. Merasa sangat bersalah dan khawatir berlebihan tidak dapat, menikmati hidup karena kehilangan rasa percaya diri.

4. Sulit membuat keputusan dan mudah tersinggung.

5. Tidak acuh terhadap orang lain.

6. Memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri atau bunuh diri.

★ Berikut Ini Adalah Dampak Depresi Terhadap Kesehatan Fisik:

✓ Gangguan tidur dan badan terasa lemah. 

✓ Berbicara atau bergerak menjadi lebih lambat.

✓ Perubahan siklus menstruasi pada wanita.

✓ Libido turun dan muncul sembelit.

✓ Nafsu makan turun atau meningkat secara drastis.

✓ Merasakan sakit atau nyeri tanpa sebab.

Ada beragam hal yang dapat memicu terjadiya depresi, mulai dari peristiwa dalam hidup yang menimbulkan stres, kehilangan orang yang dicintai, merasa kesepian.

Dianjurkan untuk berkonsultasi kedokter jika merasakan gejala-gejala depresi selama lebih dari dua minggu dan tidak kunjung mereda. Apalagi jika gejala depresi tersebut sampai menggangu proses pendidikan, pekerjaan, dan hubungna sosial. Penanganan depresi oleh dokter akan disesuaikan dengan tingkat keparahan depresi yang diderita masing-masing pasien. Bentuk penanganannya bisa berupa terapi konsultasi, permberian obat-obatan antidepresan, atau kombinasi keduanya.

Wallahu a'lam

🌷🌷🌷🔹🔹🔹🌷🌷🌷
        💎TaNYa JaWaB💎

0️⃣1️⃣ Widias ~ Semarang
Assalamualaikum dok,  

Bagaimana cara mengatasi seseorang yang mudah sekali emosi dan sering menyakiti dirinya sendiri ketika sedang down dan banyak masalah.

💊Jawab:
Waalaikummussalam warahmatullah wabarakatuh

Jika sekiranya sudah butuh bantuan psikiater atau psikolog atau dr.Sp.KJ sebaiknya segera dikonsultasikan untuj mendapatkan terapi yang tepat.

Wallahu a'lam

0️⃣2️⃣ Fildzah ~ Tangerang
Assalamualaikum dok,  

Kalau kita mendam masalah sendiri apa bisa menimbulkan depresi?

💊Jawab:
Waalaikummussalam warahmatullah wabarakatuh

Bisa, jika pertahanan jiwa kita tidak kuat. Biasanya ada ditahap denial (menolak keadaan) sehingga tidak mampu menemukan solusi dari masalah itu.

Wallahu a'lam

0️⃣3️⃣ Uni ~ Ambon
Assalamualaikum dok,  

Bagaimana cara mengatasi kecemasan berlebihan?

💊Jawab:
Waalaikummussalam warahmatullah wabarakatuh

Bisa dengan cara meditasi atau afirmasi positif. Minta bantuan orang terdekat untuk menenangkan & meyakinkan bahwa semuanya akan baik-baik saja, dan semua sudah diatur Alloh ﷻ sesuai kemampuan kita. Yakinkan pada diri bahwa semua yang terjadi pasti ada hikmahnya & yang terbaik dari Alloh ﷻ.

Wallahu a'lam

🌷🌷🌷🔹🔹🔹🌷🌷🌷
 💎CLoSSiNG STaTeMeNT💎

Bersyukur kunci dari bahagia dan kesehatan jiwa.

Wallahu a'lam



ASAM LAMBUNG

 


OLeH : Ustadz Mukhtar Azizi, S.Pd.I.         

 💎M a T e R i💎

🌷ASAM LAMBUNG

Alhamdulillah bisa bertemu kembali dalam kajian super mantap.

Saat ini akan mengkaji asam lambung atau pun yang suka mual-mual atau juga ngidam (ingin sesuatu). 

 فَلْيَنظُرِ الإِنسَانُ إِلَى طَعَامِهِ أَنَّا صَبَبْنَا الْمَآءَ صَبّاً ثُمَّ شَقَقْنَا الاْرْضَ شَقّاً فَأَنبَتْنَا فِيهَا حَبّاً وَعِنَباً وَقَضْباً وَزَيْتُوناً وَنَخْلاً وَحَدَآئِقَ غُلْباً وَفَاكِهَةً وَأَبّاً مَّتَاعاً لَّكُمْ وَلاِنْعَامِكُمْ

"Maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya. Sesungguhnya Kami benar-benar telah mencurahkan air (dari langit), kemudian Kami belah bumi dengan sebaik-baiknya, lalu Kami tumbuhkan biji-bijian di bumi itu, anggur dan sayur-sayuran, zaitun dan pohon kurma, kebun-kebun (yang) lebat, dan buah-buahan serta rumput-rumputan, untuk kesenanganmu dan untuk binatang-binatang ternakmu.” (QS. Abasa : 24-32 )
 
Allah subhanahu wala dalam ayat di atas memerintahkan setiap manusia untuk melihat apa yang dia makan, apa yang masuk ke dalam perutnya.

Ciri-ciri orang yang terkena penyakit maag. Sakit maag sering terjadi diakibatkan oleh pola hidup yang kurang baik.

Akibat berbagai kesibukan atau rutinitas yang biasa kita kerjakan tiap hari, kadang membuat kita terlambat untuk makan sehingga sakit maag datang tanpa kita sadari. Pola hidup ini sering kita alami tanpa memerhatikan kesehatan pada diri kita.

Untuk menghindari nyeri lambung yang pertama harus dilakukan adalah menghilangkan penyebab eksternalnya. Yakni kecanduan rokok dan alkohol, terlalu banyak mengonsumsi makanan pedas dan asam, terinfeksi bakteri Helicobacter Pylori, dan efek samping obat yang dikonsumsi. 

Sementara penyebab internal yang harus dipahami dan dikelola dengan baik adalah stres dan pikiran yang terlalu banyak atau berat. 
Dalam sebuah riwayat Rasulullah ﷺ bersabda: 
”Malulah kepada Allah dengan sebenar-benarnya rasa malu. Para sahabat bertanya, ’Apakah sebenar-benarnya rasa malu itu’?” Beliau menjawab, “Menjaga kepala beserta isinya dan menjaga perut beserta isinya, serta mengingat kuburan dan kematian.”

Dijelaskan Ibnu Qayyim Al Jauziyah dalam kitabnya Ath-Thibbun Nabawi, bahwa ketika seorang sahabat mengeluhkan perutnya yang melilit, Rasulullah ﷺ menganjurkan untuk mengonsumsi madu. 

Lelaki itu sampai tiga kali menghadap Rasulullah ﷺ karena sakitnya tidak juga reda meski telah mengonsumsi madu. Tapi Rasul terus memerintahkan, “Minumkanlah ia madu.” Pada kali ketiga atau keempat lelaki itu kembali, Rasulullah ﷺ mengatakan, ”Sungguh Maha Benar Allah, dan sungguh perut saudaramu yang berdusta,” dan setelah berulang kali diminumkan madu, dia sembuh. 

Wallahu a'lam

🌷🌷🌷🔹🔹🔹🌷🌷🌷
        💎TaNYa JaWaB💎

0️⃣1️⃣ Nenock ~ Surabaya

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته Ustadz

Apakah sering sendawa juga gejala asam lambung, Ustadz?

Kemudian terapinya berarti madu begitu ya, Ustadz? 

💊Jawab:
 وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Sendawa secara berlebihan merupakan asam lambung naik.

Maka secara alamiah dengan madu tanpa ada efek samping. 

🔹Berarti terapinya minum air madu begitu nggih ustadz?

💊 Na'am, secara teratur pagi dan sore 1 sendok makan. 

Wallahu a'lam

0️⃣2️⃣ Widias ~ Semarang
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته Ustadz

1. Apakah jika asam lambung sudah kronis dan tidak segera diobati akan berakibat fatal?

2. Dan bagaimana cara mengatasi ketika asam lambung terus-menerus kambuh setiap harinya?

💊Jawab:
وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

1. Akan fatal bila pola kesehatan tidak terjaga, maka atur pola makan dan minum secara teratur serta pikiran maupun hati secara stabil. 

2. Cara mengatasinya secara rutin minum propolis dan gamet sehari 2 kali dan pola makannya maupun minum secara teratur. 

Wallahu a'lam

0️⃣3️⃣ Nurul.F ~ Tangsel
Bismillaah... 
Jazakallah khoyron Ustadz atas sharing ilmunya malam ini. Baarakallaahu fiik. 

1. Apakah orang yang memiliki asam lambung diperbolehkan untuk berpuasa?

2. Faktor apakah yang paling dominan pemicu asam lambung?

3. Apakah mengkonsumsi teh+madu+lemon baik untuk lambung?

4. Jika asam lambung sudah akut, apa yang harus dilakukan?

💊Jawab:
1. Bagi yang berpuasa akan terhindar dari asam lambung. 

2. Faktor pemicu adanya asam lambung tidak sarapan pagi dan emosi tinggi. 

3. Sangat baik tidak ada efek samping, maka konsumsi secara teratur. 

4. Segera kembali mengatur pola makan dan konsumsi madu asli. 

Wallahu a'lam

0️⃣4️⃣ Widias  ~Semarang 
Ustadz, sudah satu minggu lebih perut saya sakit perih melilit, dan saya mempunyai asam lambung yang sudah kronis, juga liver. Saya sudah berobat, minum obat juga rutin, makan juga teratur, tapi kenapa ya ustadz sampai sekarang masih terasa begitu sakit? 

💊Jawab:

Hindari obat kimia, karena bila di konsumsi akan kompleks ke penyakit lainnya. 

Maka atur pola makan dan kosumsi madu asli serta gamet.

Hindari makanan yang pedas maupun yang asam. 

0️⃣5️⃣ Bunda Nenock ~ Surabaya
Apakah kalau tidur malam suka gelisah dan kebangun itu juga gejala asam lambung, Ustadz?

💊Jawab: 
Asam lambung sedang naik, karena pikiran sedang tidak stabil ataupun yang tidak dapat tidur.

Wallahu a'lam

🌷🌷🌷🔹🔹🔹🌷🌷🌷
 💎CLoSSiNG STaTeMeNT💎

Lambung dapat stabil bila yang masuk dengan makanan & minuman yang halal dan mensehatkan, jiwa pun akan selalu stabil.

Wallahu a'lam


FUNGSI KELUARGA DALAM ISLAM

 


OLeH : Ustadzah Azizah, S.Pd.         

💎M a T e R i💎

بِسْمِ اللهِ الرَّحمنِ الرَّحِيْم


السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ ،َأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.، أَمَّا بَعْدُ؛


Puji dan syukur marilah kita panjatkan kehadirat Illahi Rabbi, atas karunia-Nya kita bisa sama-sama berkumpul bersama dalam rangka thalabulilmi, mencari ilmu. 


Serta kita bisa bersilaturahim, bertatap muka di majlis yang mulia ini dalam keadaan aman fi amanillah, sehat wal afiat. Semoga setiap derap langkah bisa membuahkan pahala bagi kita semua, bisa menjadi penghapus dosa dan pengangkat derajat dihadapan Alloh ﷻ. 


Tidak lupa semoga shalawat serta salam senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW., kepada keluarganya, sahabatnya, para tabi'in, tabiut tabiahum, kepada kita semua, serta kepada seluruh umat-Nya hingga akhir zaman yang menjadikan sebagai uswatun hasanah, suri tauladan yang baik.

Sahabat solehah,

Mari kita luruskan niat dalam belajar semata mata karena Alloh ﷻ...

Agar Alloh ﷻ memberikan Nur dalam qolbu kita untuk mencerna ilmu-ilmu-Nya. 


🌷FUNGSI KELUARGA DALAM ISLAM

بسم الله الرحمن الرحيم


الســـلام عليــكم ورحــمة اﻟلّـہ وبركاته


Allah Ta’ala berfirman,


{زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوَاتِ مِنَ النِّسَاءِ وَالْبَنِينَ وَالْقَنَاطِيرِ الْمُقَنْطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ وَالْأَنْعَامِ وَالْحَرْثِ ذَلِكَ مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَاللَّهُ عِنْدَهُ حُسْنُ الْمَآبِ}


“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia; dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).” (QS. Ali ‘Imran:14).

Bersamaan dengan itu, nikmat keberadaan istri dan anak ini sekaligus juga merupakan ujian yang bisa menjerumuskan seorang hamba dalam kebinasaan. Alloh ﷻ mengingatkan hal ini dalam firman-Nya.


{يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّ مِنْ أَزْوَاجِكُمْ وَأَوْلادِكُمْ عَدُوّاً لَكُمْ فَاحْذَرُوهُمْ}

“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya di antara istri-istrimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu, maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka…” (QS. At Taghaabun:14).

Makna “Menjadi Musuh Bagimu” adalah melalaikan kamu dari melakukan amal shaleh dan bisa menjerumuskanmu ke dalam perbuatan maksiat kepada Allah Ta’ala.

Beberapa hal yang menjadi fungsi keluarga dalam pandangan Islam. 

🔹1. Memperkuat Tujuan Akhir Dari Pernikahan

Menikah itu ibadah mengikuti salah satu sunnah dari rasul. Sehingga saat pernikahan sudah terjadi harusnya kegiatan ibadah di dalamnya menjadi lebih baik.

Menurut ustadz budi azhari. 

Kalau orang hebat hari ini berpikir 250 tahun ke depan. Kita dibiasakan oleh Islam berfikir sangat sangat jauh, yakni sesudah kematian.

🔹2. Mencegah Seluruh Keluarga Masuk Ke Dalam Neraka

Allah ta’ala berfirman yang artinya:

“Wahai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu. Penjaganya adalah Malaikat-malaikat yang kasar dan keras.” (QS. At Tahrim : 6)

★Diriwayatkan dari Ibnu Jarir dari Ibnu Abbas ra bahwa ayat ini mengandung makna: “Beramallah dalam ketaatan kepada Alloh ﷻ, jagalah diri kalian dari kemaksiatan kepada-Nya, dan perintahkanlah anak-anak kalian untuk menjalankan perintah Alloh ﷻ dan menjauhi larangan-Nya. Maka dengan itulah kalian menjaga (diri kalian dan keluarga) dari api neraka.”

★Dari Ali bin Abi Thalib ra. berkata tentang makna ayat ini : “Ajarkan diri kalian dan keluarga kalian akan kebaikan, ajarkanlah adab kepada mereka.”


Dalam tulisan ustadz faudzil azhim dikisahkan bahwa ada unta yang hobi dan suka makan roti. Karena disaat lapar yang ia temui adalah roti. Maka rasa lapar itu menjadi kenyang seperti istilah tidak ada rotan akarpun jadi.

Artinya apa? Tidak ada bayi atau balita yang sengaja ingin tahu apa itu YouTube. Tapi karena dari bayi sudah melihat orang tuanya asyik dengan benda itu maka iapun ingin dan terus ingin yang lain.

Awalnya yang ditonton kartun, lama-lama dia bisa download sendiri, dan saat dewasa atau remaja entah apa yang menjadi tontonannya yang menarik sedui usia pubertas dia.

Disinilah bencana mengintai.

🔹3. Membentuk Generasi Rabbani

Yakni anak anak yang taat pada agama dan kedua orang tuanya. Orang tua menjadi pendidik yang bukan hanya berilmu tinggi tapi juga berakhlak mulia. Karena seringkali sesuatu yang tidak terucapkan tetapi terajarkan. (Budi azhari, Lc)

Contoh bagaimana sikap kita sebagai orang tua, pada orang tua kita atau kakek nenek atau orang sepuh di lingkungan kita. Jika, santun maka itu akan dicontoh anak-anak kita.

Anak sholih itu anak yang taat pada Alloh ﷻ dan patuh pada perintah orang tuanya.

Imam Mujahid  rahimahullah: “Barangsiapa yang membuat kedua orang tuanya sedih, berarti dia telah mendurhakai keduanya.”

Kaab Al-Ahbar berkata, “Apabila orang tuamu memerintahkanmu dalam suatu perkara (selama bukan dalam maksiat) namun engkau tidak mentaatinya, berarti engkau telah melakukan berbagai macam kedurhakaan terhadap keduanya.”

🔹4. Menjadikan Keluarga Sebagai Tolok Ukur Kesuksesan Kepemimpinan

Keluarga adalah miniatur dari sebuah kepemimpinan yang skupnya paling kecil. Ada pembagian fungsi yang jelas di dalamnya. Salah satunya mengatur bagaimana bermuamalah dengan tetangga.

Allah Ta’ala berfirman,


ﻭَﺍﻋْﺒُﺪُﻭﺍ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻭَﻟَﺎ ﺗُﺸْﺮِﻛُﻮﺍ ﺑِﻪِ ﺷَﻴْﺌًﺎ

ﻭَﺑِﺎﻟْﻮَﺍﻟِﺪَﻳْﻦِ ﺇِﺣْﺴَﺎﻧًﺎ ﻭَﺑِﺬِﻱ ﺍﻟْﻘُﺮْﺑَﻰ

ﻭَﺍﻟْﻴَﺘَﺎﻣَﻰ ﻭَﺍﻟْﻤَﺴَﺎﻛِﻴﻦِ ﻭَﺍﻟْﺠَﺎﺭِ ﺫِﻱ

ﺍﻟْﻘُﺮْﺑَﻰ ﻭَﺍﻟْﺠَﺎﺭِ ﺍﻟْﺠُﻨُﺐِ


“ Beribadahlah kepada Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu bapak, karib kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh.” (QS. An Nisa: 36).

Nabi shallallahu ‘alaihi wassallam juga bersabda,

ﻣَﺎ ﺯَﺍﻝَ ﻳُﻮﺻِﻴﻨِﻰ ﺟِﺒْﺮِﻳﻞُ ﺑِﺎﻟْﺠَﺎﺭِ ﺣَﺘَّﻰ

ﻇَﻨَﻨْﺖُ ﺃَﻧَّﻪُ ﺳَﻴُﻮَﺭِّﺛُﻪُ

“Jibril senantiasa berwasiat kepadaku agar memuliakan (berbuat baik) kepada tetangga, sampai-sampai aku mengira seseorang akan menjadi ahli waris tetangganya." (HR. Al Bukhari no. 6014).

🔹5. Keluarga Adalah Tim Bukan Sekedar Sekumpulan Manusia

Bedakan orang-orang yang sedang kumpul-kumpul dan tim yang sadar sedang berjuang mencapai goal atau tujuan. Nah, tujuan membangun keluarga itu adalah sebagaimana keluarga nabi Ibrahim. Nabi Ibrahim senantiasa berdoa "rabbii habliiinassholihiin."

Mengapa Nabi Ibrahim bersungguh berdoa agar dikaruniakan anak yang sholeh?

Karena hanya anak yang sholeh saja yang mampu memberikan bantuan pada kita setelah kita meninggal. Ini difahami dari hadist Rasulullah ﷺ yang menegaskan:

إذا ماتَ ابن آدم انْقَطَعَ عنه عَمَلُهُ إلاَّ مِنْ ثَلاَثةٍ: صَدَقَةٍ جارِيَةٍ، أوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أوْ وَلَدٍ صالحٍ يَدْعُو لهُ


“Apabila meninggalnya anak Adam, terputuslah segala amalannya melainkan tiga perkara: (1) Sedekah jariah, (2) Ilmu yang bermanfaat, serta (3) Anak yang sholeh yang mendoakan mereka."

Wallahu a'lam bisshowab

🌸🌸🌸🌟🌟🌟🌸🌸🌸

        💎TaNYa JaWaB💎

0️⃣1️⃣ iiN~ Boyolali

Bunda, bagaimana cara baiknya agar anak-anak (4-7) tidak bermain gadget? Bila dirumah tidak ada gadget tapi banyak tetangga dan saudara yang memperkenalkannya.

Langkah apa yang harusnya di lakukan?

🌸Jawab:

Meminimalisir gadget pada anak. 

Jika masih balita:

1) Sibukkan anak dengan buku buku bergambar. Dengan warna-warna cerah, binatang, tumbuhan, bunga, atau jenis sayur-sayuran. 


2) Berceritalah dengan antusias, yang atraktif dan interaktif, yang membuat bocil (bocah kecil) merasa terlibat di dalam cerita.

3) Kalau bunda dulu ada buku tentang kentang, morning glory, putri malu, wortel, bunglon, kupu-kupu, bawang, dan lain-lain. Berupa ilmu isinya. Tapi diceritakan dengan suasana yang heroik begitu. Dan selalu ada pengulangan pertanyaan misal eh tadi kentang itu buahnya di tanah apa di batang ya deee? 

Kalau rambutan dimana? Warna bunganya apa ya? Ini merangsang daya ingat dan merekam info positif dalam otak anak.

4) Jika main ke tetangga harus disertai, ada yang menemani dan dibatasi jamnya. Boleh lihat hp tapi 1 jam saja. Setelah itu main sama bunda, bunda punya buku rahasia tentang...

 # kita punya stok buku-buku yang dirahasiakan. Ini bunda lakukan dulu. 

5) Ajak eksplore alam. Dulu anak bunda diajak ke pohon nangka samping rumah menemukan bunglon. Terus anak yang besar menjelaskan tentang apa bunglon itu. Dan itu kenangan indah buat mereka. Kadang belajar metamorfosis dari ulat ke kupu yang nempel di dinding rumah. 

6) Jika anaknya sudah lebih besar, paham aturan bikin aturan ketat. Berikan reward and punishment jika ada kebaikan yang mereka lakukan, dan ada hukuman yang harus diterima jika ada pelanggaran. Misal anak dicabut haknya untuk main HP besok. Atau hadiah boleh request ingin lauk apa buat makan siang.

Wallahu a'lam

0️⃣2️⃣ Novita ~ Ambon

Assalamualaykum, 

Bagaimana menyikapi anggota keluarga; suami, istri ataupun anak-anak yang tidak bisa menjalankan fungsinya dengan baik.

Maksudnya jauh dari standar umum, walaupun sudah dinasihati tapi belum banyak berubah.

Jazakillaah khoir

🌸Jawab:

Waalaikummussalam warahmatullah wabarakatuh

Bismillahirrohmanirrohiim

Bagaimana mengatasi anak-anak atau anggota keluarga yang tidak bisa taat aturan?

Tidak mudah untuk menyeragamkan kemauan di dalam satu keluarga. Itulah kenapa ada fungsi dalam keluarga yaitu qowam. Qowam itu memang harus kredibel dalam artian dia komitmen kemudian amanah dan tidak bersifat bunglon, kadang A dilain waktu dia B kadang di C. Tidak seperti itu. Jadi, aturan itu dibuat tegas. Anak-anak itu bisa diajak kerjasama sejak dini. Percuma kalau anak-anak itu dikenalkan aturan pada usia 7 tahun. Nanti anak akan  terlalu banyak protes. Anak dibiasakan dari kecil, misalnya meminta ijin dulu untuk mengambil makanan. Bukan berarti kita pelit, tetapi membiasakan mereka ketika di rumah orang tidak main ambil makanan, ya kalau itu untuk kita sebagai tamu, tetapi kalau itu pesenan orang, titipan orang, salah rumah atau bagaimana kan yang punya rumah jadi malu, sementara yang melakukannya anak kita kan kita juga jadi malu. 

Bagaimana jika dalam anggota keluarga itu tidak ada yang memenuhi standar? Makanya yang namanya rumah tangga itu adalah proses untuk beribadah sepanjang hayat, sepajang pernikahan itu ada. Meskipun bapak ibu meninggal kemudian anak-anaknya menikah sampai punya cucu, itu terus regenerasi. Yang namanya aturan di dalam berumah tangga terutama aqidah. Nah disini lemahnya kita adalah modal nikah ya nikah saja asal punya gaji lalu menikah, tanpa tahu fungsi dari masing-masing, tugas seorang istri, kewajiban seorang suami, tugas seorang anak. Dan ini tidak ada kolaborasi yang menuju pada satu visi dan misi yang sama, itu berat. Makanya, kalau punya anak laki-laki, didik anak laki-laki itu untuk punya komitmen, punya kredibilitas terhadap dirinya dan selalu amanah. Ini yang penting, kalau tidak, nanti dia tidak dapat memimpin keluarganya. Kenapa? Karena ia dibiasakan untuk sembarangan, untuk slebor untuk sembrono. Sehingga, dia merasa ya nanti saja belajarnya kalau sudah tua, ya telat. Justru  kenapa ranting itu, kalau mau diluruskan ya dari kecil, kalau diameter batangnya sudah sekian centi, itu susah untuk diluruskan lagi, perlu waktu tenaga dan lain-lain. 

Itu kenapa anak sejak kecil dibiasakan untuk menjalankan hal-hal yang positif itu dengan cara yang baik, kita contohkan. Karena anak tidak bisa hanya sekedar di omong, apalagi anak laki-laki. Beda mendidik anak laki-laki dan perempuan. Anak laki-laki hanya akan melihat contoh. Itulah kenapa memberi contoh itu adalah cara mendidik yang paling pas, itu kenapa Rasulullah ﷺ adalah uswatun hasanah (teladan yang baik) karena Beliau adalah contoh. Semua gerak Rasulullah ﷺ itu dilihat oleh sahabat dan itu menjadi contoh buat mereka. Oleh karena itu, kita tidak bisa dalam suatu keluarga antara suami dan istri kemudian beda pendapat. Mamanya nyuruh belajar, kata bapaknya biarin sajalah main dulu. Nah, kalau sudah seperti ini repot. Kenapa? Karena anak akan memilih yang santai. Nah butuh kesepakatan, keseragaman. Kalau visi dan misi saja sudah tidak jelas ketika menikah itu, maka ini berat kedepannya.

Anak-anak tidak akan tumbuh menjadi anak-anak yang paham untuk apa mereka ada di dunia ini karena mereka tidak pernah mengemban visi dan misi, mereka sekedar merasa takdir saja terlahir, takdir saja meninggal, tidak pernah berfikir tugas mereka itu apa sebenarnya di dunia. Itu kalau orang tua tidak paham, maka itu berat. Itu kenapa kita konsen memahamkan diri kita tentang agama ini dan bagaimana menyampaikan kepada anak. Bagaimana mungkin anak akan terbiasa bicara yang baik, bicara yang jujur, terbiasa sholat 5 waktu kemudian dia menjalankan pesan orang tua dengan benar kalau orang tuanya sendiri mencla-mencle. Kadang sholat kadang tidak, kadang jujur kadang tidak, jadi anak akan melihat itu.

Nah, bagaimana kalau ada anggota keluarga yang begini? Ya harus ada keinginan untuk berubah. Sepakati itu! Dan minta maaf kepada anak kalau memang ada kesalahan yang memang dilihat anak itu fatal, diakui bahwa ya ini kami salah sebagai orang tua. Wajar manusia yuk kita berubah, sebelum terlambat.

Karena semua yang kita lakukan, tidak ada orang yang punya pengalaman dalam berumah tangga wong semuanya masih single, baru berumah tangga itu ya ketika ketemu jodoh, baru itu namanya menjalankan rumah tangga, dan itu sama-sama belajar. Bahwa yang perempuan itu dari kekuarga yang lain, adat yang lain dengan suku yang berbeda, cara mendidik yang berbeda kemudian mereka bertemu dalam satu rumah, bagaimana menyelaraskan ini. Nah inilah yang harus selalu kita kaji. 

Ada tulisan yang bagus bahwa "menikah itu adalah seni untuk mengalah" jangan sampai ketika sudah menikah itu kemudian kita merasa ego. Istri merasa bahwa dia perempuan satu satunya di dalam rumah tangga bapak saya, saya tidak pernah dibentak bentak, tidak pernah disuruh suruh, yang disuruh itu kakak-kakak saya yang laki-laki. Lha sekarang dia itu adalah seorang ibu, dia seorang istri, masa iya suaminya yang disuruh suruh. Boleh menyuruh suami, kalau tidak sanggup untuk melakukan, Rosul kan menjahit terompahnya sendiri, kemudian memberi makan ternaknya. Jadi, tidak ada yang saling memberatkan. Kita tidak bisa menuntut kualitas rumah tangga kita sebagaimana seperti kita saat masih gadis.

Sebagaimana seorang anak laki-laki saat dia berada di dalam rumah tangga bapak atau ibunya, sekarang dia adalah qowam. Dia harus berdiri di kakinya sendiri, dia harus bisa memimpin seorang wanita yang bernama istrinya itu, ibu dari anak-anaknya itu. Makanya dia harus komitmen. Kalau dia sebagai laki-laki tidak bisa komitmen, bagaimana bisa mendidik anak-anak dan istrinya sementara tanggung jawab rumah tangga itu ada di pundak dia.

Jadi satu hal, kaau sudah terjadi hal yang seperti ini maka kaji ulang visi dan misi dari rumah tangga itu apa. Banyak yang tidak paham ini. Sehingga, tidak tahu rumah tangga ini mau kemana. Ada yang punya anak pokoknya nanti saya les kan, pinterin dia segala macam, biar nanti kaya kemudian bisa jalan-jalan ke luar negeri. Ada yang orientasinya adalah dunia. Dan itu tidak salah juga. Wajar kalau anaknya gajinya sekian ratus juta kemudian keliling-keliling dunia, tidak masalah. Tetapi, apa iya... hanya itu saja tujuannya? Apakah tidak ada kehidupan yang lain? Yang lebih abadi, dan itu menuntut apa yang kita pegang di dunia ini diamalkan kemana? Ini kalau tidak paham agama, jadi mikir: "inikan duit duit gue, kenapa elo sirik?" Padahal dengan adanya uang itu, justru uang itu bagaimana bisa maslahat. Zakat disebar ke tempat-tempat yang minus, infaq diberikan kepada orang-orang yang butuh, sehingga uang yang ada di dia itu produktif untuk menjadikan orang lain itu lebih memiliki kesejahteraan. Kan beda tujuannya, sama-sama menjadi kaya tetapi tujuan akhirnya berbeda. 

Jadi, kalau terjadi hal seperti ini, kaji ulang visi dan misinya. Duduk bersama, apalagi kalau anaknya sudah besar, dia juga diajak ngomong bahwa rumah tangga ini tidak bisa seperti ini terus, lama-lama bisa karam karena masing masing punya ego.

Wallahu a'lam

0️⃣3️⃣ Na~ Semarang

Assalamualaikum, 

Pada hadist nomor tiga, "Anak sholeh yang mendoakan." Apakah memang hanya anak sholeh yang doanya sampai kepada kedua orang tua? Apakah 'maaf' semisal pelacur, pembunuh dan mereka yang belum baik berarti tak payah mendoakan orang tuanya?

🌸Jawab:

Waalaikummussalam warahmatullah wabarakatuh

Bismillahirrohmanirrohiim

Hanya anak sholih yang doanya diterima Alloh ﷻ. 

Bagaimana kalau (na'udzubillah) punya anak yang tidak benar, misalnya anaknya penjudi, PSK, atau apalah, akankah doanya diterima? Ini tergantung bagaimana Alloh ﷻ yang jelas Alloh ﷻ hanya menerima sesuatu yang baik. Itu kenapa kita tidak boleh menyumbang masjid, menyumbang anak yatim, du'afa dari hasil kita mencopet, mencuri, me riba, itu tidak akan diterima. Anak yatim dan lain-lain itu tertolong, tetapi apakah diterima amalnya? Bahkan ada satu dalil yang mengatakan "Mereka berdoa sekhusyuk mungkin, sebanyak mungkin dan doanya tidak terkabul. Tidakkah engkau melihat apa yang engkau telan. Jangan jangan ada sesuatu yang haram yang masuk ke dalam tubuhmu sehingga doa itu tidak makbul."

Itu salah satu dalil shohih, bahwa tidak boleh ada sesuatu yang haram dalam tubuh kita yang menyebabkan doa kita tertolak. 

Kemudian apakah doanya anak yang penjudi? Kalau penjudi, bagaimana berdoanya? Sholat apa tidak dia? Padahal kalau judi itu jelas, itu adalah salah satu dosa besar. Apalagi pemabuk, dia hilang akalnya, terus berdoanya seperti apa? Sementara kalau berdoa kepada Alloh ﷻ itu perlu santun dan ada adab-adab berdoa yang harus kita lakukan. Sholat dulu, dzikir, sholawat, baru berdoa sama Alloh ﷻ. Sementara kita tidak bisa mengklaim bahwa doanya itu terkabul atau tidak terkabul, itu adalah kekuasaan Alloh ﷻ. Siapa yang dapat menghalangi, kalau Alloh ﷻ ingin mengabulkan?

Tetapi yang jelas, ada dalil yang mengatakan ada banyak sebab doa doa itu tidak dikabulkan oleh Alloh ﷻ, salah satunya adalah apa yang ada di dalam tubuhmu bersumber dari sesuatu yang haram. Apakah itu? Kita lihat, apakah ketika kita menelan makanan, apakah makanan kita itu bercampur dengan bir, arak, dengan sesuatu gelatin yang bukan dari sapi, dan kita cuek saja? Pokoknya saya makan dan saya bayar, padahal disitu jelas, tidak tertera halal MUI misalnya, tidak ada jaminan untuk itu, tetapi kita biasa saja, telan saja semuanya. Tidak boleh seperti itu. Jadi, yang kita kejar adalah ridhonya Alloh ﷻ. 

Seperti kita kepada anak kita, anak kita mau kita kasih apapun, asal dia manut. Coba kalau dia datang ke kita minta uang dan pakai nunjuk nunjuk ke jidat: "Mama minta uang!"

Akankah kita kasih? Tentu tidak, perilaku dahulu yang kita lihat. Misalnya: "Mama, aku dah bantuin melipat baju ya, boleh tidak sekarang aku..." karena kita sudah melihat hasil pekerjaannya yang membantu kita, maka kita kasihlah sebagai upah. Karena apapun yang kita lakukan, Alloh ﷻ tidak butuh kita, Alloh ﷻ itu mudah kalau mau menenggelamkan kita, Alloh ﷻ itu tidak butuh disembah. Kita yang butuh Alloh ﷻ. Nah caranya bagaimana agar Alloh ﷻ itu ridho? Ya lakukan apa yang Alloh ﷻ cintai. Apakah Alloh ﷻ suka dengan orang yang berzina? Naudzubillah

Mendekati zina saja tidak boleh, apalagi melakukan zina. Terus berdoa? Secara logika manusia betapa sulitnya. Lakukan dulu apa yang Alloh ﷻ ridhoi, maka insyaAllah ridho itu. Maka, kenapa disitu dikatakan doa anak yang sholih itu akan dikabulkan oleh Alloh ﷻ, sehingga kita wajib mendidik anak-anak kita menjadi anak-anak yang sholih.

🌴Ustadzah, bagaimana dengan sebuah hadist yang berartikan, "Sejengkal kaki seorang wanita (belum bersuami) yang keluar rumah tanpa menutup aurat, maka sejengkal pula Ayahanda masuk ke dalam neraka."

🌸Saya belum pernah menemukan dalil ini. Tetapi beberapa kali saya tanyakan, tidak ada yang menjelaskan dengan haq (shohih). Misalnya ini riwayat buchori, belum pernah saya mendengar ini. Wallahu a'lam.

Mungkin ini hanya sekedar kata-kata hikmah dan itu adalah benar. Jika seorang ayah, membiarkan anak perempuannya digandeng laki-laki kemana-mana, tidak berjilbab, tidak menutup aurat, dibiarkan saja bergaul dengan lawan jenisnya. Ya tentu saja bapaknya akan bertanggung jawab, meskipun tidak ada dalil yang mengatakan persis seperti itu. 

"Sejengkal kaki seorang wanita(belum bersuami) yang keluar rumah tanpa menutup aurat, maka sejengkal pula Ayahanda masuk ke dalam neraka." 

Saya belum pernah mendengar riwayatnya. Seperti riwayat yang mengatakan 3 doa yang tidak akan tertolak oleh Alloh ﷻ (doa orang tua kepada anaknya, doa orang-orang yang teraniaya...) itukan jelas riwayatnya. Kalau yang ini belum ada. 

Tetapi, bukan berarti tidak benar, dan itu benar. Kenapa? Di dalam rumah tangga suami adalah qowam, pemimpin untuk rumah tangga itu, apabila istrinya berkhianat. Bahkan di dalam rumah tangga itu jelas, Rosul di dalam suatu hadist mengatakan apabila seorang laki-laki itu dayyus, maka dia tidak dapat mencium baunya surga. Mencium baunya surga saja tidak. Kenapa? Berarti seorang suami itu harus pencemburu, jangan biarkan istrinya tiba-tiba kongkow, dijemput temannya kemana memang tidak melakukan apa-apa, hanya makan makan bersama, tetapi bersama teman laki-laki. Rombongan dijemput oleh teman laki-laki, suaminya hanya da-da da-da. Tidak bisa seperti itu, seorang suami harus melindungi anak perempuan dan istrinya dari gangguan orang luar. 

Apabila itu tidak dia lakukan, maka dia yang akan bertanggung jawab di atas mizan. Karena setelah menikah, tanggung jawab suami itu berat. Itu kenapa benar-benar harus dijaga, istri keluar harus dengan aurat tertutup rapat, tidak memakai baju yang tipis, meskipun panjang tapi menerawang sehingga lekuk tubuhnya kelihatan. Itu harus menjadi perhatian suami, tidak bisa sembarangan anak perempuan keluar pakai tanktop. Kalau tidak diingatkan oleh bapaknya, maka dia akan semakin jauh dari tuntunan syariat Alloh ﷻ. 

Jadi, punten kalau saya belum nemu dalilnya itu diriwayatkan oleh siapa. Itu bukan berarti salah. Itu merupakan kata hikmah yang mengingatkan para laki-laki betapa besarnya tanggung jawabnya kepada saudara perempuannya, ibu kandungnya, istrinya dan anak perempuannya. Empat orang ini menjadi tanggung jawab mutlak seorang laki-laki. Ketika ia sudah menikah. 

Jadi, tidak mudah, kenapa kepemimpinan itu diberikan kepada laki-laki  dan itu harus dijaga keempatnya (ibu, istri, kakak atau adik perempuan, anak perempuan). Itu menjadi tanggung jawab dia dan itu tidak lepas sampai dia menuju ke liang lahat. Alloh ﷻ akan mempertanyakan itu.

Wallahu a'lam

0️⃣4️⃣ Indika ~ Semarang

Bagaimana cara mendidik & mengenalkan Islam kepada anak umur 20 bulan?

🌸Jawab:

Bismillahirrohmaanirrohiim... 

Kalau 20 bulan itu belum 2 tahun yah, tapi anak-anak pada usia itu, daya tarik kepada sesuatu itu sudah sangat tinggi, karena saya punya cucu di usia itu ya, baru kemarin berapa bulan, baru 2 tahun ya. Tetapi ketertarikan dia untuk bertanya, "ini apa? itu apa?" itu keluar banyak begitu, "ini apa? itu apa?" terus saja begitu dan itu adalah salah satu sarana bagi kita untuk membekali otak dia dengan banyaknya pengetahuan hal yang positif, termasuk tata krama, ilmu pengetahuan, agama dan lain sebagainya. 

Anak ketika di usia itu harus lebih banyak di stimulus untuk memahami apa yang terjadi di lingkungannya.

Misal, "Dedek mamah mau salat dulu ya, mamah mau wudhu ya, dedek tunggu di sini",  jadi biarkan anak menunggu di depan pintu, sementara Mama wudhu dan dia akan melihat posisi seperti begitu itu wudhu berarti. Dia melihat dengan mata kepala sendiri proses wudhu itu kayak begitu ya kan. Kemudian dia mengenal kata wudhu, itu sudah disimpan, di keep oleh dia, bahwa ini adalah suatu proses yang sedang dilakukan oleh mama. Kemudian ajak dia untuk misalnya, kalau misalnya dia perempuan, ya kita kan pakai mukena, katakan "ini mukenah yah, Mama pakai mukenah dulu untuk shalat." Sehingga anak itu melihat oh kalau prosesnya tadi di kamar mandi itu, seperti begitu, maka akan melakukan seperti ini dan itu pelajarannya yang tidak main-main begitu. 

Karena pembiasaan positif itu akan sangat besar pengaruhnya. Itu kenapa kalau saya dulu mendidik anak-anak saya, di usia masih bayi 0 tahun begitu, begitu adzan terdengar, karena saya dekat ya dengan masjid di kampung itu, "Allahuakbar Allahuakbar", kencang sekali, langsung bilang ke anak saya, dedek sekarang adzan, adzan itu panggilan shalat. Alloh ﷻ memerintahkan kita untuk shalat, jadi dedek diam dulu ya. Ibu mau wudhu, nanti kita shalat. Saya bilang, "nanti kita shalat ya", bukan "ibu akan shalat", berarti dia tidak dong begitu kan. Saya bilang, nanti kita shalat, jadi saya persiapkan dia begitu masih bayi, masih nol, itu saya biasakan untuk mengajak bicara itu, sehingga ketika dia sudah usia 2 tahun, dia sudah terbiasa mendengar kata bahwa saya akan shalat, Saya akan ikut shalat, shalat, shalat, shalat sehingga rutinitas 5 waktu itu dia pahami. Bahwa ketika posisi ibu saya seperti begini, saya tidak bisa minta makan, Saya tidak bisa minta minum, Saya tidak bisa rewel.

Ibu tidak akan nyaut, itu di otak mereka akan tertanam itu. Karena saya akan bilang pada mereka, kalau Ibu lagi shalat seperti tadi, dedek minta apapun ibu tidak akan jawab, karena ibu lagi shalat. Sehingga dia akan diam pada saat kita itu shalat. 


Karena apa ya, karena dia tahu berkali-kali dia minta, ya kita diamkan, kita menyelesaikan sampai salam, baru kita akan mengambilkan dia minum susu, makan atau apalah begitu. 

Jadi usia golden age itu memang benar-benar harus kita optimalkan. Kita kenalkan anak dengan rutinitas yang baik. Jadi kalau misalnya dia terbangun, ketika kita mau sahur begitu di bulan Ramadhan, katakan, "ini loh sahur, setelah sahur itu tidak makan dan minum kalau sudah pagi-pagi sampai nanti. 

Mungkin kita akan seperti orang gila, menjelaskan kepada anak kecil, tetapi tidak, bagi anak kecil, dia punya otak yang akan menyerap begitu banyak informasi, yang akan dia "keep". Dia tidak bisa protes, dia kan belum bisa nanya, apa itu puasa? Kenapa puasa? Itu mungkin dia belum bisa, karena masih 2 tahun ya, kosakatanya masih terbatas, beda 3 tahun. Tetapi dia meng "keep" itu di otak dia dan itu adalah modal yang kita tanamkan dengan sangat baik kepada dia. 

Tadi baru saya menemukan satu tulisan dari seorang Ustadz, berita yang mengatakan bahwa ada adab-adab menyusui, bayangkan ada adab ketika menyusui. Salah satunya bahwa kalau bisa ibunya wudhu dulu. Coba bayangkan, ibunya wudhu dulu, kemudian anaknya dibacain doa.

Nanti saya bagi kalau misalnya memang dibutuhkan. Nanti saya share ini ya, saya posting begitu. Kalau memang ada di sini yang masih punya bayi-bayi yang masih menyusu begitu kan, yang belum 2 tahun. Itu ada adab-adab yang harus dilakukan. 

Bahkan saya pernah membaca, dulu ada warga Malaysia ya kalau tidak salah, seorang ibu itu yang akan membiarkan anaknya tuh nangis, ketika dia haus sebelum dia wudhu dulu, dia akan selalu wudhu dulu, kemudian dia akan membacakan doa, baru anak itu menyusu kepadanya, sambil dia tilawah. Sehingga ketika anaknya usia 3 tahun, maka anak itu sudah pintar membaca surat-surat pendek juz 30 itu tamat usia 3 tahun. 

Kalau tidak salah usia 5 tahun, anaknya itu sudah hafal Qur'an, jadi telaten ibunya itu. Masya Allah, punya anaknya kecil-kecil, belum usia 10 tahun sudah hafal Qur'an. Yang saya tahu, usia 3 tahun itu sudah berapa juz begitu, karena apa? Karena ibunya selama menyusui itu dia tidak ada aktivitas dengan gadget sama sekali. Tetapi dia tilawah. 

Bayangkan 2 tahun loh, menyesuaikan 2 tahun di bacaan Qur'an terus itu anak, masyaAllah. Sehingga benar-benar, apa yang anak dengar ketika dia itu menyusui itu adalah ayat begitu, makanya kemudian anaknya cowok lebih mudah untuk menjadi seorang penghafal Qur'an.

Wallahu a'lam

🌸🌸🌟🌟🌟🌸🌸🌸

💎CLoSSiNG STaTeMeNT💎

Bismillah...

Sebagai perempuan maka tiang negara ini ada dalam tanggung jawab kita, karena mendidik generasi peradaban itu adalah tugas utama kita. 

Jika kita salah mendidik anak maka bagaimana nasib perjalanan bangsa ini?

Wallahu a'lam